BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Kamis, 21 Januari 2021

Penanganan Tanggap Darurat Sungai Handil Bhakti di Kerjakan

Wakil Bupati Batola, Rahmadian Noor meninjau lokasi yang tergenang air di wilayah Kecamatan Alalak

MARABAHAN- Guna mencegah terjadinya peningkatan debit air di Kabupaten Barito Kuala, sungai yang diduga menghambat turunnya air di kawasan Alalak, akan dibersihkan.

Rencana itu dilakukan seiring dengan meningkatnya debit ketinggian banjir di wilayah Kabupaten Batola. Apalagi dengan adanya genangan air yang masuk ke rumah-rumah warga, sehingga mengakibatkan banyaknya warga yang
mengungsi.

Wakil Bupati Batola, H. Rahmadian Noor meninjau secara langsung saluran air yang mana sudah tertutup semak belukar yang menghambat turunnya air mengakibatkan banjir melanda.
Peninjauan saluran sungai tersebut dilakukan dengan sejumlah pihak terkait seperti tokoh masyarakat, Camat Alalak, DPRD Kabupaten Batola dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Batola.

"Untuk mempercepat turunnya debit air yang mengenang ke sungai alalak dan terus ke sungai barito, pihak pemerintah kabupaten Batola akan segera melakukan pembersihan saluran sungai di sepanjang Sungai Handil Bhakti,” ujar Rahmadi, Selasa (19/1) lalu.

Dengan pembersihaan saluran sungai sepanjang jalur Handil Bakti tersebut, diperkirakan akan mengurangi banjir dikarenakan Sungai Barito masih dalam kondisi normal.

"Pembersihan sungai ini menggunakan alat excavatur yang kita pinjam dari pekerja yang mengerjakan pelebaran jalan nasional, dan satunya kita datangkan dari luar alalak, sehingga hari ini sudah mulai kita laksanakan dengan penanganan tanggap darurat," tegas Rahmadi panggilan akrab wakil bupati ini.

Dikatakan dia, memang untuk saluran sungai di sepanjang jalan Handil Bakti ini merupakan wewenang Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, sehingga untuk normalisasi sungainya adalah kewenangan BWS.

"Jadi untuk masalah ini kita akan kordinasi kesana," ucapnya.

Rahmadi juga menambahkan, dampak adanya banjir yang melanda Kabupaten Batola, sebagian besar rumah di wilayah Kecamatan Alalak, Mandastana dan Jejangkit, mulai terendam. Kendati demikian, warga tetap bertahan di rumah untuk menjaga harta bendanya.

"Untuk ketinggian air di jalan Trans Kalimantan tepatnya di kawasan Kelurahan Handil Bakti, Sungai Lumbah wilayah Kecamatan Alalak dan wilayah Kecamatan Mandastana tepatnya di Desa Puntik dan Lokrawa mengalami peningkatan ketinggian air hingga satu sampai dua meter," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SNVT PJPA WS Barito Provinsi Kalsel BWS Kalimantan III, Harliansyah. ST. MT ketika di konfirmasi Jurnalispost.Online melalui via WhatsApp, mengatakan bahwa untuk DIR Handil Bhakti wilayah Kecamatan Alalak tahun depan di program dan sudah di usulkan ke pusat.

"Insya Allah tahun depan 2022 sudah dilaksanakan pengerjaannya," ucapnya.

Dia menambahkan, bahwa saluran DIR Handil Bhakti yang berada di tepi ruas Jalan Nasional Kalselteng, jika memenuhi ketentuan dapat masuk kedalam keadaan darurat.

"Meliputi program siaga darurat atau tanggap darurat maupun transisi darurat ke pemulihan," ujarnya.

Salah seorang warga kelurahan Handil Bakti, Sugianor berharap agar ada tindakan pemerintah untuk membersihkan saluran air ini.

"Sebagian besar saluran air atau sungai di sepanjang jalan Handil Bakti, sudah hampir tertutup semak belukar sehingga memperlambat turunnya debit air banjir kawasan handil bakti,” pungkas. (mad/jp.)

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes