BREAKING NEWS
#

Rabu, 14 Juli 2021

Tingkatkan IPLM, Dispersip HSU Gelar Sosialisasi Penguatan Literasi

AMUNTAI - Dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Hulu Sungai Utara (HSU). Pemerintah Kabupaten HSU melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), menggelar Sosialisasi Penguatan Literasi bertempat di Aula Dispersip, Selasa (13/7/2021).

Bupati HSU, H. Abdul Wahid HK saat membuka membuka kegiatan sosialisasi mengungkapkan, kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis, karena kegiatan ini tentunya memiliki tujuan untuk membangun penguatan literasi di kabupaten HSU serta meningkatkan kerjasama semua stakeholder.

"Para pemangku kebijakan, pegiat literasi, komunitas-komunitas literasi dan penulis serta berbagai elemen masyarakat dalam pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca” ucap Wahid.

Dijelaskan, menurut undang- undang 43 tahun 2007 tentang perpustakaan dan sesuai peraturan daerah Kabupaten HSU no. 03 tahun 2020 tentang penyelenggaraan perpustakaan di Kabupaten HSU.

Selain itu, Wahid mengatakan prioritas pemerintah pada rencana pembangunan jangka menengah (RPJMN) 2020 - 2024 menitik beratkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Menurutnya, untuk mencapai ke arah tersebut memerlukan pembangunan manusia yang berkarakter melalui penguatan budaya literasi, inovasi, dan kreativitas.

"Perpustakaan sekarang sudah bertransformasi menjadi sahabat masyarakat dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul," kata Wahid.

Melalui kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusisosial, bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui berbagai aktivitas pendampingan keahlian sesuai di bidangnya masing-masing yang difasilitasi oleh perpustakaan umum
daerah.

"Untuk mencapai ke arah tersebut memerlukan pembangunan manusia yang berkarakter melalui penguatan budaya literasi, inovasi, dan kreativitas," tambahnya.

Wahid juga mengatakan, pada tahun 2020 kemarin nilai IPLM kalsel berada di urutan pertama nasional.

"Dengan nilai 48,7 dan Kabupaten HSU sesuai laporan tahunan dengan nilai IPLM 18,9, nilai tersebut diatas rata rata target nasional yaitu 12,5,” jelasnya.

Adapun, kegiatan sosialisasi penguatan literasi seperti ini akan terus dilaksanakan untuk mendongkrak minat baca masyarakat. Untuk itu, diharapkan peran serta para pengelola perpustakaan, perpustakaan sekolah maupun perpustakaan desa, pegiat literasi, komunitas – komunitas literasi dapat membantu gerakan sadar literasi yang sedang kita galakkan.

"Hal ini merupakan tugas kita bersama untuk daerah yang kita cintai, mewujudkan masyarakat yang cerdas dan inovatif adalah tujuan kita bersama," ujarnya

Melalui forum ini, ia juga mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang terus menunjukkan progres yang baik dalam bidang tugasnya.

"Jalinan kerjasama ini terus ditingkatkan guna pencapaian tujuan bersama dalam meningkatkan literasi masyarakat membangun banua yang kita cintai ini," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip HSU Hj. Lailatanur Raudhah, mengatakan salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia adalah peningkatan pengetahuan masyarakat dengan mendorong minat dan kemauan masyarakat untuk membaca buku.

"Karena pentingnya budaya literasi ini sampai sekarang untuk tahun ini di PKK juga merupakan program nasional bagaimana meningkatkan minat baca, hanya saja kebetulan leading sektornya ada di tempat kita, jadi ini artinya seluruh Indonesia mengharapkan agar IPLM kita meningkat," ucap Lailatanur

Menurutnya, pemanfaatan teknologi bisa dimaksimalkan untuk memberdayakan kreatifitas dalam pengembangan literasi yang mempunyai pengaruh penting dalam keberhasilan generasi muda.

"Pengembangan perpustakaan dan pembudayaan penggemaran membaca harus dilaksanakan melalui berbagai kegiatan dan sinergitas seluruh elemen masyarakat, salah satunya bekerjasama dengan komunitas-komunitas pegiat literasi," tutupnya. (dskmnf/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes