BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Sabtu, 27 November 2021

Yajid Fahmi Nilai Pemulihan Pasca Banjir di HST Belum Maksimal oleh Pemda

BARABAI- Anggota Komisi II DPRD Hulu Sungai Tengah, Yajid Fahmi menilai pemulihan Pasca Banjir di HST belum maksimal diselesaikan oleh Pemda.

"Saya mendesak agar Pemerintah lebih giat dan lebih serius lagi menyelesaikan masalah Pasca Banjir jangan sampai masyarakat berasumsi terjadi pembiaran," ujar Yajid Fahmi di Barabai, Jumat (26/11/2021).

Yajid mengatakan, APBD 2022 menjadi keharusan untuk lebih serius menangani ini, termasuk fokus mengatasi permasalahan pencegahan dari hulu sampai hilirnya.

"Seperti kali ini hujan 2 sampai 3 jam HST sudah kebanjiran, berarti ada yg salah terhadap tata kelola pengairan," kata dia.

Menurutnya, penting juga untuk menormalisasi sungai-sungai yang ada di wilayah HST, agar masyarakat jangan sampai selalu dihantui dengan persoalan Banjir.

"Petani was-was untuk menggarap lahan, pedagang dihantui akan musibah diawal tahun terjadi lagi. Jadi penting hadirnya Pemerintah untuk berupaya menghilangkan trauma akan hal itu," ujar Yajid.

Selain normalisasi sungai, lanjut Yajid, penting juga mitigasi awal di bagian hulu, agar bila hujan deras melanda Pemerintah paling tidak punya gambaran seberapa ketinggian air akan naik secara terukur.

"Selama ini justru banyak bergantung pada pihak swasta atau relawan, alangkah baiknya pemerintah membentuk pemuda-pemuda relawan banjir, dan membangun desa-desa siaga banjir di wilayah bantaran di sungai yang utama," kata dia.

Lebih lanjut Yajid mengatakan, jauh lebih penting lagi ada penanganan serius akan kerusakan lingkungan dan bukaan lahan yang tidak terkendali yang di akibatkan ilegal logging.

"Hal ini penting serta perlu keseriusan untuk diurus. Sebab, ini akan berkaitan dengan tindakan hukum," kata dia.

Yajid menambahkan, koordinasi dengan Polhut serta aparat penegakan hukum, supaya pemerintah jangan sampai terkesan tidak berdaya dengan praktek perusakan hutan.

"Kalau ini tidak ditangani dengan serius adalah sebuah ancaman yang sangat serius akan bencana alam, yang tentu akan berdampak pada kerugian masyarakat termasuk anggaran Pemerintah," demikian Yajid Fahmi. (hen/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes