BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Selasa, 11 Oktober 2022

Kejar Capaian Target Penanaman Revolusi Hijau, Dishut Kalsel Gelar Rakor Percepatan Penanaman

BANJARBARU- Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan bersama Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Lingkup Dishut Provinsi Kalsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pelaksanaan Gerakan Revolusi Hijau. Rakor tersebut dilaksanakan di Aula Rimbawan 1 Dishut Kalsel, Selasa (11/10).

Rakor yang dibuka Plt Kabid Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (PDASRHL) I Gede Arya Subhakti itu dihadiri Kadishut Kalsel, Fathimatuzzahra, perwakilan Kepala KPH lingkup Dishut Provinsi Kalsel, Kepala Tahura Sultan Adam, dan Perwakilan Balai Perbenihan Tanaman Hutan.

Dalam sambutannya, I Gede menjelaskan, bahwa rakor hari ini akan lebih mendetailkan hasil-hasil rencana kegiatan UPTD lingkup Dishut Provinsi Kalsel ditahun 2022, seperti realisasi kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan dari bulan Januari sampai di bulan oktober 2022. 

"Nanti secara bergantian perwakilan kepala UPTD menyampaikan strategi yang ingin dilakukan selama dua bulan terakhir ke depan ini untuk kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan di setiap UPTD agar dapat bisa menyelesaikan targetnya 100 persen. Selain itu nanti dapat disampaikan kebutuhan bibit (Jenis dan Jumlah) untuk kebutuhan di setiap UPTD lingkup Dishut Prov Kalsel untuk di Tahun 2023 mendatang," kata I Gede Arya Subhakti.

Sementara itu,Kadishut Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra menyampaikan, bahwa kegiatan Program Revolusi Hijau adalah program unggulan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan juga salah satu program unggulan Kalimantan Selatan. 

"Program Revolusi Hijau ini harus didukung semua pihak seperti kegiatan dari perhutanan sosial dan kegiatan lainnya seperti penanaman yang menyangkut di Revolusi Hijau, itu semua harus dikerjasamakan dengan baik agar Program Revolusi Hijau semakin berkembang," ujarnya.

Aya sapaan akrab Kadishut menyebutkan, untuk tahun 2023 mendatang, pihaknya bersama Balai Perbenihan Tanaman Hutan, Kesatuan Pengelolaan Hutan) tidak lagi membuat bibit tanaman nantinya, karena sekarang pembuatan bibit dikomandani BPDASHL Barito. 

"Namun untuk tahun 2023 nanti tetap kita akan usulkan anggarannya di awal tahun," kata Aya.

Dalam Rakor Percepatan Gerakan Revolusi Hijau tersebut semua perwakilan Kepala UPTD lingkup Dishut Provinsi Kalsel menyampaikan hasil realisasi target kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan.

Kemudian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sampai dengan bulan Oktober 2022 serta penyampaian strategi untuk penyelesaian target 100 persen di kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di setiap UPTD serta penyampaian kebutuhan bibit (jenis dan jumlah) untuk kebutuhan di setiap UPTD lingkup Dishut Provinsi Kalsel di Tahun 2023 mendatang.(dsht/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes