BREAKING NEWS

Jumat, 22 Mei 2026

DPRD Kalsel Soroti Lemahnya Pengelolaan Sampah, Dorong Kolaborasi Penanganan Limbah di Banjarmasin

BANJARMASIN- Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan, Ilham Nor, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah di salah satu rumah makan di Banjarmasin, Jum'at (22/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ilham Nor, menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan serius yang belum mendapat perhatian maksimal, terutama dalam aspek implementasi kebijakan di daerah.

"Perda ini sejatinya sudah memberikan landasan yang jelas, mulai dari pengurangan hingga penanganan sampah. Namun implementasinya di lapangan masih belum optimal karena minimnya komitmen dan konsistensi dari para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menilai, rendahnya kesadaran kolektif masyarakat turut berkontribusi terhadap meningkatnya volume sampah, khususnya di kawasan perkotaan. Karena itu, menurutnya, diperlukan perubahan pola pikir dalam pengelolaan sampah dengan menitikberatkan pada pengurangan sejak dari sumbernya.

"Perlu perubahan paradigma menuju pengelolaan yang berbasis pengurangan dari sumbernya. Kita tidak bisa lagi mengandalkan pola lama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ilham Nor juga mengundang perwakilan SPPI selaku pengelola Dapur MBG di Banjarmasin guna membuka peluang kolaborasi dalam pengelolaan limbah dapur.

Turut hadir Direktur PT Perusahaan Umum Daerah Pengelola Air Limbah (Perumda PAL), Endani, yang memaparkan sejumlah tantangan pengelolaan air limbah di Kota Banjarmasin. Ia menyebut, bahwa layanan pengelolaan limbah domestik hingga kini belum menjangkau seluruh wilayah kota sehingga sebagian masyarakat masih menggunakan sistem pembuangan tradisional.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Dwi Naniek Muhariyani, mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan regulasi teknis di lapangan.

"Kami sepakat bahwa pengelolaan lingkungan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat serta dukungan kebijakan yang konsisten agar pengelolaan sampah dan limbah di Banjarmasin bisa lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya. (sar/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes