BREAKING NEWS

Jumat, 22 Mei 2026

Wakil Ketua DPRD Kalsel Dorong Penguatan Ekonomi Desa Lewat Pemberdayaan Masyarakat Longawang

HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Kartoyo, melaksanakan Sosialisasi Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Peraturan Daerah (Perda), serta peraturan perundang-undangan terkait Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Desa Longawang, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jum'at (22/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemberdayaan desa sekaligus menggali potensi lokal yang dinilai mampu memperkuat perekonomian warga.

Dalam sosialisasi itu, H Kartoyo menyoroti sejumlah usaha mikro dan industri rumahan yang telah berkembang secara turun-temurun di Desa Longawang, seperti produksi keripik singkong, tepung cingur, hingga tape khas desa setempat yang telah dikenal masyarakat di berbagai daerah.

"Hari ini kita melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Tadi kita juga menggali potensi-potensi yang ada di Desa Longawang sampai ke tingkat RT agar potensi masyarakat dapat teridentifikasi dengan baik,” ujar H Kartoyo.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat desa memerlukan dukungan lintas sektor melalui penguatan kebijakan, pendampingan, dan fasilitasi pengembangan usaha sesuai mekanisme serta kewenangan yang berlaku.

Ia menilai potensi ekonomi masyarakat Desa Longawang memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa berbasis kearifan lokal.

"Ada usaha masyarakat seperti keripik singkong, tepung cingur, dan tapai yang sudah berkembang secara turun-temurun. Potensi seperti ini perlu mendapat perhatian agar dapat terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan IV yang meliputi Kabupaten Hulu Sungai Selatan, H Kartoyo, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui dukungan kebijakan sesuai fungsi dan kewenangan DPRD.

Sementara itu, Pembakal Desa Longawang, Mohammad Syahrani, menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat desa bekerja di sektor pertanian dan perkebunan. Namun, industri rumahan juga menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan warga.

"Di Desa Longawang ada industri rumahan seperti tapai gumbili, tapai beras, kerupuk gumbili, dan kerupuk tepung atau cengor. Selain itu masyarakat juga memiliki aktivitas pertanian dan pekerjaan lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, produk tape khas Desa Longawang selama ini telah dipasarkan hingga wilayah Kandangan dan Negara sehingga memiliki potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (sar/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes