BREAKING NEWS

Rabu, 26 Agustus 2026

DPK Barito Timur Dapat Bantuan Program TPBIS, Tujuh Perpusdes Terima Fasilitas Literasi

TAMIANG LAYANG- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur mendapat bantuan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI tahun 2026.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat budaya baca, meningkatkan literasi masyarakat, sekaligus mendorong perpustakaan desa menjadi pusat informasi dan pemberdayaan masyarakat.

Bantuan program TPBIS tersebut diberikan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Perpusnas RI tentang penetapan perpustakaan desa/kelurahan penerima bantuan peningkatan layanan perpustakaan desa. Di Barito Timur, terdapat tujuh perpustakaan desa (perpusdes) yang menjadi penerima manfaat program.

Plt. Kepala DPK Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, S.H melalui Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca  sekaligus Plt. Sekretaris DPK, Ernawaty, S.Pd., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas layanan perpustakaan di tingkat desa.

"Program ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat budaya baca dan meningkatkan literasi masyarakat, khususnya melalui penguatan layanan perpustakaan desa,” kata Ernawaty di Tamiang Layang, Rabu (26/8/2026). 

Sebelum bantuan fisik disalurkan, DPK Barito Timur melaksanakan sejumlah tahapan program. Salah satunya berupa bimbingan teknis (bimtek) teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi tujuh pengelola perpusdes.

Bimtek tersebut didampingi Fasilitator Daerah (Fasda) Kabupaten, Imanuel Fransisco, S.Kom. DPK Barito Timur juga telah melaksanakan sosialisasi mekanisme penerimaan bantuan fisik TPBIS kepada perpustakaan desa penerima.

Selanjutnya, pada 26 Agustus 2026, bantuan fisik diserahkan kepada tujuh perpusdes penerima program. Masing-masing perpustakaan memperoleh dukungan berupa 250 judul atau 500 eksemplar buku bahan bacaan bermutu, satu paket buku bacaan, satu unit komputer, satu unit printer, dan satu unit rak buku.

Menurut Ernawaty, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menambah koleksi dan fasilitas perpustakaan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat desa.

"Bantuan ini merupakan wujud dukungan dalam meningkatkan layanan dan minat baca masyarakat di desa. Perpustakaan diharapkan semakin kuat perannya sebagai pusat informasi dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, optimalisasi bantuan tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan capaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Kabupaten Barito Timur.

Ernawaty berharap tujuh perpusdes penerima bantuan dapat memanfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan secara optimal dan berkelanjutan. Dengan demikian, perpustakaan desa tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga berkembang sebagai ruang belajar, memperoleh informasi, dan mendorong pemberdayaan masyarakat.

"Harapannya, tujuh perpusdes ini dapat lebih optimal dalam menjalankan fungsi sebagai penggerak literasi di wilayah Kabupaten Barito Timur,” pungkasnya. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes