MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala bersama PDAM Barito Kuala dan Kodim 1005/Barito Kuala kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak intrusi air laut. Penyaluran memasuki hari ke-10 dan kali ini menyasar masyarakat di Kecamatan Rantau Badauh, Selasa (29/9/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Kuala, Selamat Riyanto, mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mengurangi beban pengeluaran masyarakat yang kesulitan memperoleh air layak akibat air asin.
"Hari ini penyaluran air bersih sudah memasuki hari ke-10. Pemkab Barito Kuala bersama PDAM dan Kodim 1005/Barito Kuala terus mendistribusikan air ke kecamatan yang terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Selamat.
Menurutnya, penyaluran air bersih akan terus dilakukan dengan menyasar desa dan kecamatan yang masih membutuhkan pasokan. Pemerintah daerah juga memastikan air yang didistribusikan telah melalui pengujian laboratorium oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan.
"Air yang dibagikan telah melalui uji laboratorium sehingga kualitasnya dipastikan sesuai untuk kebutuhan konsumsi masyarakat,” ujarnya.
Dewan Pengawas PDAM Barito Kuala, M. Wahyu Adibawono, mengatakan distribusi dilakukan setelah melihat kondisi masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
"Bantuan ini kami salurkan karena masyarakat di wilayah terdampak mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami berharap distribusi ini dapat membantu mengurangi beban warga,” kata Wahyu.
Penyaluran air bersih tersebut turut dihadiri jajaran kepala dinas, camat, kepala desa, personel Kodim 1005/Barito Kuala, serta warga setempat.
Pemkab Barito Kuala memastikan distribusi bantuan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah yang terdampak air asin. (dsk/ali/jp).







