BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 22 Juni 2026

Wabup Seruyan Lepas Kafilah MTQ VIII KORPRI Kalteng 2026, Tekankan Penguatan Integritas ASN

KUALA PEMBUANG- Wakil Bupati Seruyan, H Supian, secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (22/6/2026), dengan dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah, pengurus KORPRI, serta para peserta kafilah.

Dalam sambutannya H Supian, menegaskan bahwa MTQ KORPRI bukan sekadar ajang kompetisi atau perolehan prestasi, melainkan sarana strategis untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kecintaan aparatur sipil negara (ASN) terhadap Al-Qur’an.

"Melalui MTQ ini saya berharap dapat meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi antar-ASN se-Kalimantan Tengah, serta meningkatkan kualitas dan integritas ASN Kabupaten Seruyan sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari guna membentuk karakter ASN yang religius, profesional, dan berintegritas. Supian juga mengingatkan peserta kafilah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan di Kabupaten Murung Raya.

"Saya berpesan agar seluruh kafilah menjaga kesehatan, kekompakan, serta menunjukkan sikap dan perilaku terbaik. Bawa nama baik Kabupaten Seruyan dan tampilkan kemampuan maksimal,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan kafilah pada ajang tingkat provinsi tersebut. Ia berharap partisipasi tahun ini mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan daerah.

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan yang juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, melaporkan bahwa MTQ VIII KORPRI tingkat Provinsi Kalteng akan digelar di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pada 24–28 Juni 2026.

"Seruyan mengirimkan peserta pada 15 cabang lomba, di antaranya hafalan hadis, tilawah Al-Qur’an, kaligrafi, adzan, khutbah Jumat, doa, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, serta cipta dan baca puisi Islami,” jelasnya.

Rombongan kafilah yang dipimpin Kepala BKPSDM Kabupaten Seruyan tersebut terdiri dari peserta, official, tim kesehatan, dan pendamping. (gan/jp). 

Polemik Mendidih di Seruyan, DPRD Soroti Pembatalan Calon Kades Pematang Limau

KUALA PEMBUANG- DPRD Kabupaten Seruyan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mengkaji ulang pembatalan penetapan bakal calon Kepala Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir. DPRD juga mengusulkan agar pelaksanaan Pilkades ditunda hingga terdapat kepastian hukum dan administrasi.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi A DPRD Seruyan di Aula Serbaguna DPRD, Senin (22/6/2026), yang turut dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan panitia terkait.

RDP dihadiri Ketua Komisi A DPRD Seruyan Bejo Rianto, Wakil Ketua Subani, Sekretaris Kuling, serta anggota Hardianto dan Deni Rahmadani. Hadir pula Ketua Bapemperda Arrahman, Camat Seruyan Hilir Oon Hariyanto, perwakilan Kejaksaan, Kepala DPMDes Rusdi Hidayat, serta instansi terkait lainnya.

Ketua Komisi A DPRD Seruyan, Bejo Rianto, menegaskan pembatalan pencalonan Syahroni perlu dikaji ulang karena sebelumnya telah ditetapkan oleh panitia pemilihan desa, bahkan sudah memasuki tahapan pengundian nomor urut.

"Secara administrasi, tahapan sudah berjalan hingga penetapan calon. Karena itu kami minta Pemkab mengkaji ulang keputusan pembatalan tersebut,” ujarnya.

Menurut Bejo, pembatalan yang dilakukan setelah penetapan calon berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum serta merugikan hak politik warga. Ia juga mendorong agar pelaksanaan Pilkades Pematang Limau ditunda sementara waktu.

"Pilkades sebaiknya ditunda sampai ada kejelasan agar tidak ada hak masyarakat yang terabaikan,” katanya.
Bejo menilai persoalan ini seharusnya dapat diselesaikan sejak tahap verifikasi administrasi, sehingga tidak menimbulkan polemik pada tahap akhir proses.

Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi antar pihak penyelenggara, baik panitia desa, panitia kabupaten, maupun instansi terkait.

"Jika sejak awal ditemukan kekurangan administrasi, seharusnya bisa dikembalikan untuk diperbaiki, bukan dibiarkan sampai tahap akhir,” ujarnya.

DPRD Seruyan menegaskan agar penyelesaian persoalan tidak dipengaruhi kepentingan politik dan tetap mengedepankan kepastian hukum, transparansi, serta perlindungan hak konstitusional masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades. (gan/jp). 

Polres Barito Kuala Salurkan 500 Liter Air Bersih di Marabahan, Sambut Hari Bhayangkara ke-80

MARABAHAN- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Barito Kuala melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Kecamatan Marabahan, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih yang dibutuhkan untuk keperluan konsumsi, kebersihan lingkungan, dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Pendistribusian air bersih dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Barito Kuala, AKP Saepudin, bersama personel Sat Intelkam Polres Barito Kuala. Sebelum pelaksanaan, petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan kegiatan berjalan tertib.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 liter air bersih disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan dengan menggunakan sarana yang telah disiapkan, serta dibantu personel di lapangan sehingga distribusi berjalan cepat dan lancar.

Selain penyaluran bantuan, jajaran Polres Barito Kuala juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat. Personel berdialog mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengimbau warga agar terus menjaga kerukunan dan segera melapor apabila mengetahui potensi gangguan keamanan.

Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian melalui Kasi Humas IPTU Budi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang responsif terhadap kebutuhan warga,” ujarnya.

Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Barito Kuala. Bantuan air bersih dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menunjukkan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Barito Kuala. (hru/jp). 

DPRD Kalsel Bawa Aspirasi Mahasiswa ke DPR RI, Soroti MBG hingga Daya Beli Masyarakat

JAKARTA- DPRD Provinsi Kalimantan Selatan membawa sejumlah aspirasi mahasiswa dan masyarakat ke tingkat nasional melalui audiensi dengan DPR RI di Gedung Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Rombongan dipimpin Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel Kartoyo dan Alpiya Rakhman, Ketua Komisi IV Jihan Hanifha, serta anggota Komisi IV DPRD Kalsel.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari tuntutan yang sebelumnya disampaikan Aliansi BEM se-Kalsel dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan dalam berbagai aksi di daerah.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI tersebut diterima sejumlah anggota DPR RI, termasuk Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda.

Dalam pertemuan itu, DPRD Kalsel menyampaikan sejumlah isu strategis, di antaranya evaluasi Program Makan Bergizi (MBG), dampak kebijakan ekonomi terhadap daya beli masyarakat, persoalan ketenagakerjaan, serta peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan publik.

"Kami membawa mandat masyarakat dan mahasiswa. Aspirasi ini lahir dari keresahan nyata di daerah dan harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” ujar H Supian HK.

Ia menegaskan, DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap aspirasi tidak berhenti pada penyampaian, tetapi ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan DPR RI akan menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan.

"Aspirasi ini akan kami terima dan kaji bersama pemerintah agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat,” katanya.

Melalui audiensi ini, DPRD Kalsel menegaskan perannya sebagai penghubung aspirasi daerah ke pusat, sekaligus menunjukkan komitmen dalam mengawal suara mahasiswa dan masyarakat agar masuk dalam perumusan kebijakan nasional yang lebih responsif. (sar/ali/jp). 

Bupati Barito Utara Lepas Kafilah MTQ Korpri VIII, Targetkan Pertahankan Juara Umum

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri ke-VIII untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah Barito Utara, Senin (22/06/2026).

Dalam arahannya, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan target mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih sebelumnya. Ia meminta seluruh kafilah untuk tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah selama mengikuti perlombaan.

Kafilah Barito Utara akan mengikuti 18 cabang lomba, di antaranya Tilawah, Tartil, Hafalan Juz ‘Amma, Hadis, Tafsir Al-Qur’an yang meliputi Surah Al-Imran, Al-Baqarah, An-Nisa serta tujuh surah pilihan, serta cabang Dakwah, Khutbah Jumat, Azan, dan Doa.

Bupati juga menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai keagamaan. Ia menekankan bahwa ajang MTQ bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Mengakhiri arahannya, Bupati mendoakan agar seluruh kafilah diberikan kemudahan dan keberhasilan dalam setiap tahapan lomba. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, ia secara resmi melepas keberangkatan kafilah menuju Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah penyelenggara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis, Asisten I Setda Barito Utara, perwakilan Kementerian Agama Barito Utara, kepala organisasi perangkat daerah terkait, serta seluruh anggota kafilah yang akan berlaga di MTQ Korpri ke-VIII tingkat provinsi. (emca/jp). 

Tiga Rumah Terbakar di Sungai Buluh Tabalong, Kerugian Ditaksir Rp325 Juta

TANJUNG- Kebakaran melanda tiga rumah warga di Desa Sungai Buluh RT. 05, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga, Rahmatullah (44), yang melihat kobaran api dari dapur belakang rumah milik Hipni Riadi. Ia kemudian segera memberi tahu warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Namun, api dengan cepat merambat ke rumah di sekitarnya karena jarak bangunan yang berdekatan. Dua rumah yang turut terdampak masing-masing milik Ariyanto (35) dan Nurul Epatil Hasanah (42).

Akibat kejadian tersebut, rumah Hipni Riadi hangus terbakar 100 persen. Sementara itu, rumah Ariyanto mengalami kerusakan sekitar 75 persen dan rumah Nurul Epatil Hasanah sekitar 35 persen.

Petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Kelua bersama relawan dan warga berjibaku memadamkan api. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.15 WITA.

Personel Polres Tabalong dan Polsek Kelua yang dipimpin Kapolsek IPTU Djanan Kurniawa langsung melakukan pengamanan di lokasi serta melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp325 juta. Rinciannya, rumah Hipni Riadi sebesar Rp150 juta, Ariyanto Rp100 juta, dan Nurul Epatil Hasanah Rp75 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman. (fah/jp). 

Pemkab Barito Utara Salurkan Bansos Permakanan dan Honorarium untuk Perangkat Adat serta RT/RW

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara meluncurkan program Bantuan Sosial (Bansos) Permakanan sekaligus menyalurkan honorarium bagi perangkat adat dan RT/RW se-Kabupaten Barito Utara tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Gudang Bulog Muara Teweh, Senin (22/06/2026).

Program ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan dukungan operasional kepada kelembagaan adat dan lingkungan yang berperan langsung dalam pelayanan masyarakat.

Adapun penerima honorarium kelembagaan terdiri dari 9 orang Damang, 9 orang Sekretaris Damang, 45 orang Mantir Kecamatan, 309 orang Mantir Desa, serta 179 orang RT/RW yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.

Kegiatan peluncuran dan penyaluran tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara Muhlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepala perangkat daerah, para camat, serta para penerima manfaat.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat peran kelembagaan lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui dukungan langsung kepada pihak yang bersentuhan dengan pelayanan publik di tingkat akar rumput.

Melalui program ini, ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal serta mampu mendorong peningkatan kinerja perangkat adat dan RT/RW dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat. (emca/jp). 

Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin dan Loyalitas ASN dalam Apel Pagi

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan pentingnya disiplin dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Dinas Inspektorat Kabupaten Barito Utara, Senin (22/6/2026).

Bupati menyebut, bahwa semangat membangun daerah harus diawali dari sikap disiplin yang kuat. Menurutnya, kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menciptakan kinerja pemerintahan yang efektif dan terpercaya.

Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab dan loyalitas ASN menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. ASN diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh jajaran untuk terus menjaga kekompakan dan sinergi antarpegawai. Hal tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program dan kebijakan daerah dapat berjalan optimal.

Bupati juga mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan yang prima, menurutnya, akan berdampak langsung pada peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Melalui apel pagi tersebut, Bupati berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dapat terus meningkatkan kinerja, disiplin, dan dedikasi demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Barito Utara. (emca/jp). 

Ketua PWI Barito Timur Minta Bawaslu Cepat dan Akurat Tangkal Hoaks di Era Digital

TAMIANG LAYANG- Maraknya hoaks dan disinformasi di era digital menjadi tantangan serius bagi lembaga publik, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Untuk itu, Bawaslu dituntut menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami agar tidak kalah dari informasi menyesatkan yang beredar di media sosial.

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Timur, Agustinus Bole Malo, saat menjadi narasumber dalam kegiatan peningkatan kapasitas kehumasan Bawaslu Barito Timur, Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan bertajuk "Membangun Informasi Pengawasan Pemilu yang Humanis, Akurat, dan Dipercaya Publik" itu, Agustinus didampingi anggota PWI Barito Timur, Anigoru. Materi juga disampaikan oleh perwakilan Ikatan Wartawan Online (IWO) Barito Timur, Muhammad Zackirin.

Agustinus menegaskan, kehumasan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena itu, setiap informasi yang dipublikasikan harus mampu membangun kepercayaan publik serta dapat dipertanggungjawabkan.

"Kehumasan bukan sekadar mempublikasikan kegiatan, tetapi membangun kepercayaan publik, menjaga reputasi lembaga, menyampaikan informasi yang benar, serta menangkal hoaks,” ujarnya.

Ia menilai, perkembangan teknologi informasi membuat arus informasi bergerak sangat cepat. Kondisi tersebut memudahkan masyarakat memperoleh informasi, namun sekaligus membuka ruang luas bagi penyebaran berita bohong yang belum terverifikasi.

"Informasi yang tidak disampaikan dengan baik akan kalah oleh informasi yang salah tetapi viral,” tegasnya.

Karena itu, Agustinus mendorong jajaran Bawaslu untuk lebih aktif menyampaikan informasi pengawasan dengan bahasa sederhana, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi publik yang efektif akan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi pengawasan pemilu.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan media massa. Wartawan membutuhkan data, fakta, dampak, serta narasumber yang kompeten untuk menghasilkan pemberitaan berkualitas.

"Keterbukaan informasi dan penyediaan data yang valid menjadi kunci agar informasi yang disampaikan tetap akurat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustinus juga membagikan materi dasar jurnalistik, mulai dari penulisan berita, nilai berita, teknik wawancara, hingga pentingnya menghadirkan pemberitaan yang humanis.

Ia menekankan, masyarakat cenderung lebih tertarik pada informasi yang menampilkan manfaat dan dampak nyata dibandingkan laporan kegiatan yang bersifat seremonial.

"Pemberitaan harus humanis dan berbasis fakta. Dokumentasi yang baik akan memperkuat publikasi,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Peserta juga mendapatkan tips praktis terkait teknik pengambilan foto jurnalistik serta produksi konten media sosial agar informasi pengawasan lebih menarik dan menjangkau masyarakat luas.

Menutup pemaparannya, Agustinus menegaskan bahwa penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami merupakan kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

"Kerja pengawasan akan lebih bermakna ketika diketahui dan dipahami masyarakat,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polres Kapuas Ikuti Pertandingan Orado Kapolda Cup di Polda Kalteng

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas mengikuti kegiatan pembukaan dan pertandingan Orado dalam rangka Kapolda Cup yang digelar di Polda Kalimantan Tengah, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Kapuas Nomor Sprin/897/VI/Ren.4.2./2026 tertanggal 19 Juni 2026. Agenda berlangsung selama dua hari, mulai Senin, 22 Juni 2026 hingga Selasa, 23 Juni 2026.

Rangkaian acara pembukaan pertandingan Orado diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana yang juga Dirresnarkoba Polda Kalteng, Ketua Harian Orado Pusat, serta Wakapolda Kalimantan Tengah.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan Orado yang terbagi dalam beberapa kategori, yakni kategori Polri, kategori umum, dan kategori wartawan.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan sinergi.

"Selain itu, juga pembinaan kemampuan personel melalui ajang kompetisi," ujarnya. (fah/jp). 

Polres Tabalong Dukung Swasembada Pangan 2026, Tanam Jagung Pakan Serentak di Muara Harus

TANJUNG- Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional 2026, Polres Tabalong bersama unsur Forkopimcam, penyuluh pertanian, dan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung pakan serentak kuartal II, Senin (22/6/2026) pagi.

Kegiatan berlangsung di lahan Kelompok Tani Nusantara Bersatu Sub Poktan Teluk Unggang, Desa Padangin RT. 03, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Muara Harus IPTU Abdul Gani, Camat Muara Harus, perwakilan Balai Penyuluh Pertanian, serta anggota kelompok tani setempat.

Penanaman dilakukan di lahan seluas sekitar 1,3 hektare yang tersebar di tiga titik. Benih yang digunakan merupakan jagung pakan hibrida varietas Titian 19 bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kabupaten Tabalong. Proses tanam menggunakan metode tugal dengan memanfaatkan sumber air tadah hujan dan penyiraman, serta ditargetkan panen pada Oktober 2026.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tabalong dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh, dan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap produktivitas sektor pertanian meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap swasembada pangan,” ujarnya.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, di antaranya ketergantungan pada curah hujan, potensi serangan hama seperti ulat dan monyet, serta kondisi lahan dataran rendah yang rawan tergenang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan hasil panen nantinya optimal dan mampu mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Minggu, 21 Juni 2026

Bupati Barito Utara Resmikan Car Free Day, Wadah Hidup Sehat Sekaligus Penggerak UMKM Lokal

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, resmi meluncurkan program Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Buah, Muara Teweh, Minggu (21/6/2026). Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menghadirkan ruang publik yang sehat, nyaman, dan produktif bagi masyarakat.

Pelaksanaan perdana Car Free Day disambut antusias warga. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta berbagai komunitas. Suasana kebersamaan dan semangat hidup sehat tampak mewarnai kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, mengatakan bahwa Car Free Day akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Minggu. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendorong masyarakat untuk berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana mempererat interaksi sosial antarwarga.

"Car Free Day ini kami hadirkan sebagai ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga, beraktivitas, dan bersilaturahmi. Ke depan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Minggu sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di Barito Utara,” ujar H Shalahuddin.

Usai melaunching kegiatan, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Muhlis serta jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan jogging bersama menyusuri kawasan Car Free Day. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap gaya hidup aktif dan sehat di tengah masyarakat.

Selain menjadi sarana olahraga, Car Free Day juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut membuka stan di sepanjang area kegiatan untuk menawarkan beragam produk makanan, minuman, kerajinan, dan produk unggulan daerah.

Bupati bersama rombongan juga menyempatkan mengunjungi sejumlah stan UMKM dan berdialog dengan para pelaku usaha. Kehadiran UMKM dalam kegiatan Car Free Day diharapkan mampu memperluas peluang promosi, meningkatkan penjualan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui pelaksanaan Car Free Day, diharapkan tercipta ruang publik yang tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. (emca/jp). 

Senoman Hadrah AS Belandean Harumkan Batola, Raih Harapan I di Festival HUT Bhayangkara ke-80

MARABAHAN- Grup Senoman Hadrah AS Belandean yang mewakili Polsek Alalak dan Polres Barito Kuala berhasil meraih Juara Harapan I pada Lomba Hadrah dalam ajang Festival Seni Budaya Kearifan Lokal yang digelar Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Nomor: Kep/147/VI/2026 tentang Penetapan Pemenang Lomba Kearifan Lokal HUT Bhayangkara ke-80 yang diumumkan pada Minggu (21/6/2026), perwakilan Polres Barito Kuala berhasil meraih prestasi pada dua cabang lomba.

Pada cabang Lomba Madihin, perwakilan Polres Barito Kuala meraih Juara II dengan nilai 988. Sementara pada cabang Lomba Hadrah, Senoman Hadrah AS Belandean berhasil menempati posisi Juara Harapan I dengan nilai 960.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polres Barito Kuala sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian seni budaya dan kearifan lokal Banjar di tingkat provinsi.

Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih grup Senoman Hadrah AS Belandean dalam ajang tersebut.

"Alhamdulillah, kami bersyukur dapat meraih Juara Harapan I pada lomba hadrah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota grup dan dukungan berbagai pihak,” ujarnya.
Elly juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Alalak yang selama ini aktif membina dan mendukung kegiatan Senoman Hadrah AS Belandean, serta kepada Polres Barito Kuala yang telah memberikan kesempatan kepada kelompok seni dari Desa Belandean untuk tampil pada festival seni budaya yang digelar di Lapangan Murjani, Banjarbaru.

"Terima kasih kepada Polsek Alalak atas pembinaan dan dukungannya selama ini. Kami juga mengapresiasi Polres Barito Kuala yang telah mengikutsertakan kearifan lokal Desa Belandean dalam ajang festival seni budaya tingkat provinsi,” katanya.

Lebih lanjut, Elly mengucapkan selamat kepada seluruh anggota Senoman Hadrah AS Belandean atas prestasi yang diraih dan berharap kelompok tersebut terus menjaga kekompakan serta berkontribusi dalam melestarikan seni budaya daerah.

"Selamat kepada seluruh anggota grup. Terus jalin kebersamaan, berkarya, dan melestarikan seni budaya kearifan lokal Desa Belandean. Mudah-mudahan pada kesempatan berikutnya dapat meraih prestasi yang lebih tinggi,” harapnya.

Festival Seni Budaya Kearifan Lokal HUT Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polda Kalsel menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan dan melestarikan berbagai seni tradisional daerah, sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya lokal. (ali/jp). 

Senoman Hadrah Ambun Sihai Desa Belandean Wakili Polres Batola di Festival Budaya Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel

BANJARBARU- Grup Senoman Hadrah Ambun Sihai dari Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), dipercaya mewakili Polres Barito Kuala dalam Festival Seni Budaya Lomba Hadrah dan Madihin yang diselenggarakan Polda Kalimantan Selatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Minggu (21/6/2026).

Festival seni budaya ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Berbagai perlombaan berbasis kearifan lokal turut digelar, di antaranya lomba hadrah dan madihin yang menampilkan kekayaan budaya Banjar.

Keikutsertaan Senoman Hadrah Ambun Sihai Desa Belandean menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Barito Kuala. Grup tersebut tampil membawakan seni hadrah dengan mengenakan pakaian adat Banjar yang mencerminkan nilai religius, budaya, dan tradisi masyarakat setempat.

Rombongan yang mendampingi peserta terdiri dari Kanit Binmas Polsek Alalak Aiptu Asbie, Kepala Desa Belandean Elly Rahmah, tokoh masyarakat, serta para pendamping yang memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan lomba. Kebersamaan mereka turut diabadikan di depan panggung utama Festival Seni Budaya Hari Bhayangkara ke-80.
Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada Senoman Hadrah Ambun Sihai untuk mewakili Polres Barito Kuala dalam ajang bergengsi tersebut.

"Kami sangat bersyukur dan bangga dapat berpartisipasi dalam festival ini. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan seni budaya Banjar, khususnya hadrah dan madihin, kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Elly, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan budaya seperti ini sangat penting agar warisan seni tradisional tetap hidup dan terus berkembang di tengah arus modernisasi.

Melalui festival tersebut, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus menumbuhkan semangat pelestarian budaya lokal di Kalimantan Selatan. (lim/jp). 

Hari Kedua Kejurnas Time Rally Tabalong Smart 2026 Meriah, Kapolres dan Bupati Tabalong Ikut Wisata Rally

TANJUNG- Pelaksanaan hari kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Time Rally 2026 Tabalong Smart IKN Golden Triangle Trophy Bupati dan Wakil Bupati Tabalong dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung meriah di Kabupaten Tabalong, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Pendopo Bersinar, Jalan H Dandung Suchrowardi, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain para pereli nasional, kegiatan juga diramaikan oleh peserta kategori eksekutif yang diikuti unsur Forkopimda dan pejabat daerah.

Bupati Tabalong, HM. Noor Rifani bersama Wakil Bupati Tabalong Habib Taufani Alkaf turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Ketua DPRD Tabalong Reza Fahlipi, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, Ketua IMI Kalimantan Selatan Edy Sudarmadi, Ketua IMI Tabalong Agus Saihu, Ketua Pelaksana Kejurnas M. Dzaky Makarim, Ketua KONI Tabalong Irwan Hidayat, serta sejumlah kepala SKPD, perwakilan BUMN dan BUMD, panitia, peserta, dan tamu undangan lainnya.

Pada etape kedua, sebanyak 66 peserta Kejurnas dan 34 peserta kategori eksekutif mengikuti perlombaan dengan rute yang dimulai dari Pendopo Bersinar menuju Pasar Agribisnis Desa Kembang Kuning, Kecamatan Haruai. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Desa Bilas dan Desa Kaong sebelum peserta beristirahat di Pusat Kebudayaan Dayak Deah, Desa Pangelak, Kecamatan Upau.

Setelah menyelesaikan seluruh titik kontrol, peserta kembali menuju garis finis di Halaman Pendopo Bersinar, Kecamatan Murung Pudak.

Berbagai kelas dipertandingkan dalam kejuaraan ini, antara lain Kejurnas Umum Time Rally, Seeded B, Non-Seeded, Wanita, Team Club/IMI Provinsi, U-23, Fun Rally IMI Kalimantan Selatan, serta kategori Executive dan Fun Rally.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga otomotif, Kejurnas Time Rally 2026 juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi wisata, budaya, dan pembangunan daerah Kabupaten Tabalong. Para peserta diajak menikmati sejumlah destinasi dan potensi unggulan daerah yang dilalui sepanjang rute perlombaan.

Kejuaraan yang digelar selama dua hari, sejak Sabtu (20/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026), menempuh total jarak sekitar 200 kilometer. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat dukungan panitia, tim pengamanan, tim medis, serta seluruh pihak yang terlibat. (fah/jp).

Sabtu, 20 Juni 2026

Bupati HSS Hadiri Haul ke-5 Guru Kapuh, Wujud Penghormatan kepada Ulama Banua

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten HSS, Hj Tata Syafrudin Noor, menghadiri peringatan Haul ke-5 TGH. Muhammad Ridwan Baseri atau yang dikenal sebagai Guru Kapuh di Pendopo Guru Kapuh, Jum'at (19/6/2026) malam.

Kehadiran Bupati HSS menjadi bentuk penghormatan pemerintah daerah terhadap jasa dan keteladanan ulama yang selama hidupnya berperan dalam pembinaan keagamaan serta pendidikan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Peringatan haul Guru Kapuh tahun ini kembali dilaksanakan selama tiga hari dan telah menjadi agenda keagamaan rutin yang mendapat perhatian luas dari masyarakat. Rangkaian kegiatan dibagi dalam beberapa sesi yang diperuntukkan bagi relawan, keluarga, dan masyarakat umum. Pada malam tersebut, kegiatan diikuti oleh keluarga besar dan kerabat dekat almarhum.

Kedatangan Bupati beserta rombongan disambut panitia pelaksana dan putra Guru Kapuh, Ustadz Muhammad Fauzan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan haul yang dihadiri keluarga besar Guru Kapuh, para kerabat, serta masyarakat yang memadati area sekitar kubah.

Haul Guru Kapuh tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa dan perjuangan almarhum dalam menyebarkan syiar Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Puncak peringatan Haul ke-5 Guru Kapuh dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) malam. Ribuan jemaah dari berbagai daerah diperkirakan akan menghadiri kegiatan tersebut untuk mengikuti pembacaan manaqib, doa bersama, dan tausiah keagamaan.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menilai kegiatan haul memiliki peran penting dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada para ulama yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembinaan umat dan pembangunan karakter religius di daerah. (ari/jp). 

Wabup HSS Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXVII Kalsel, Beri Semangat 53 Kafilah Daerah

MARABAHAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Lapangan 5 Desember, Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026).

MTQ Nasional XXXVII tingkat provinsi tersebut menjadi ajang syiar Islam sekaligus wadah pembinaan dan pengembangan generasi Qurani yang diikuti kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Pada kesempatan itu, H Suriani juga meninjau stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang turut berpartisipasi dalam pameran MTQ. Berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khas HSS dipamerkan sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Pembukaan MTQ secara resmi dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, yang ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol dimulainya rangkaian perlombaan dan kegiatan MTQ yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Usai mengikuti pembukaan, Wabup H Suriani, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengirimkan 53 peserta terbaik untuk berlaga pada berbagai cabang lomba MTQ tahun ini.

"Alhamdulillah, malam ini kita dapat berhadir langsung pada pembukaan MTQ Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengirimkan 53 peserta terbaik untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan, dan seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selain menghadiri pembukaan, Wakil Bupati HSS juga mengunjungi asrama kafilah HSS guna memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta yang akan bertanding membawa nama daerah.

"Kami berharap seluruh kafilah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dapat menampilkan kemampuan terbaik, meraih prestasi membanggakan, dan mengharumkan nama Banua Hulu Sungai Selatan di tingkat provinsi,” katanya.

Melalui pelaksanaan MTQ, pemerintah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. (ari/jp). 

Ratusan Warga Hadiri Pengesahan Anggota Baru PSHT Seruyan di Hanau

KUALA PEMBUANG- Ratusan warga memadati Gedung Serbaguna di Jalan Bakti Entong, Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau, Sabtu (20/6/2026) malam. Mereka menghadiri kegiatan Pengesahan Warga Baru Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Seruyan Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan tertib.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu menjadi momentum penting bagi para calon warga PSHT yang resmi bergabung sebagai anggota tingkat I. Pengesahan tersebut sekaligus menandai bertambahnya generasi penerus pesilat PSHT di Kabupaten Seruyan.

Acara dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Rahmanundin, Camat Hanau M. Abdi Radhiyanie, Kapolsek Hanau IPDA Bima Satria Susilo, perwakilan Danramil 1015-11 Pembuang Hulu Serka Agus Salim, kepala desa, tokoh masyarakat, pengurus cabang dan ranting PSHT se-Kabupaten Seruyan, serta orang tua dan wali calon warga PSHT.

Kapolsek Hanau, IPDA Bima Satria Susilo, mengatakan kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan yang positif, sekaligus untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
"Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. PSHT merupakan organisasi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan budi luhur sehingga penting bagi kami untuk terus bersinergi,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, pengesahan warga baru PSHT diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berkarakter, berbudi pekerti luhur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. (gan/jp). 

Gubernur dan DPRD Hadiri Pembukaan MTQ XXXVII Kalsel di Barito Kuala

MARABAHAN- Gubernur Kalimantan Selatan bersama jajaran DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten Barito Kuala menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Marabahan, Sabtu (20/6/2026) malam.

Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Barito Kuala menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ sebagai ajang keagamaan terbesar di tingkat provinsi yang berfungsi membina dan mengembangkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Barito Kuala, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, hadir bersama Wakil Ketua DPRD H Bahriannoor dan Harmuni, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.

Pembukaan MTQ secara resmi dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan dan perlombaan.

MTQ XXXVII ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pimpinan dan anggota DPRD Barito Kuala menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sebagai sarana membangun generasi Qurani yang berakhlak, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan syiar Islam semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkualitas di Kalimantan Selatan, khususnya di Barito Kuala sebagai tuan rumah. (hru/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Patroli dan Cek Posko Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara

KUALA KAPUAS- Personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas melaksanakan patroli sekaligus pengecekan Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (20/6/2026) malam.

Kegiatan yang dipimpin oleh KBO Satresnarkoba Polres Kapuas bersama anggota tersebut sebagai upaya preventif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Kapuas.

Patroli dilakukan di lingkungan Kelurahan Selat Utara yang telah ditetapkan sebagai Posko Kampung Tangguh Bebas dari Narkoba. Selain melakukan pengecekan posko, personel juga berinteraksi dengan masyarakat untuk mempererat silaturahmi serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak masyarakat untuk berani hidup bersih, sehat, dan berprestasi serta menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba demi masa depan yang lebih baik.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. Dengan peran aktif warga, diharapkan terwujud Kampung Tangguh Bebas Narkoba yang aman, sehat, dan kondusif," ujar AKP Budi Utomo. (fah/jp). 

Asisten II Setda Barito Utara Tutup Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2026, Kresna Barut Putra dan Putri Raih Gelar Juara

MUARA TEWEH- Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Barito Utara, Bahrum F. Girsang, mewakili Bupati Barito Utara, secara resmi menutup Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2026 di Arena Terbuka Tiara Batara, Sabtu (20/6/2026) malam. Turnamen tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Penutupan berlangsung meriah disaksikan ratusan penonton yang memadati arena pertandingan. Kejuaraan yang berlangsung selama beberapa hari itu menjadi ajang kompetisi sekaligus mempererat kebersamaan dan semangat sportivitas masyarakat Barito Utara.

Pada partai final, tim Kresna Barut Putra berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Reky Family. Sementara di kategori putri, Kresna Barut Putri sukses menundukkan Teweh Tengah dan mengamankan gelar juara.

Dalam sambutannya Bahrum F. Girsang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen, mulai dari panitia, wasit, sponsor, hingga masyarakat yang memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, kejuaraan olahraga seperti Kapolres Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persatuan serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat kejuaraan.

"Selamat kepada para juara yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pertandingan. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas. Semoga melalui kegiatan ini lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu membawa nama Barito Utara ke tingkat yang lebih tinggi," ujar Bahrum.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada jajaran Polres Barito Utara. Di usia ke-80 tahun, Polri diharapkan terus menjadi institusi yang profesional, presisi, dan senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk jajaran Polres Barito Utara. Semoga sinergi, kebersamaan, serta komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus terpelihara demi kemajuan Barito Utara," tutupnya. (emca/jp). 

Polsek Pematang Karau Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla, Warga Diajak Stop Membakar Lahan

TAMIANG LAYANG- Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan edukasi bertajuk "Stop Pembakaran Hutan dan Lahan" dilaksanakan di Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (20/6/2026).

Sosialisasi dilakukan oleh personel Polsek Pematang Karau, BRIPDA Muhamad Bagas, sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla, terutama menjelang musim kemarau.

Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai dampak serius kebakaran hutan dan lahan, mulai dari kerusakan ekosistem, pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan akibat kabut asap, hingga kerugian ekonomi yang ditimbulkan. Masyarakat juga diingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan tindakan melanggar hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai bagian dari kampanye pencegahan karhutla, personel Polsek Pematang Karau bersama warga membentangkan spanduk bertuliskan “Stop Pembakaran Hutan dan Lahan” yang berisi pesan edukasi serta peringatan hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menegaskan bahwa pencegahan karhutla memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

"Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi memicu kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga berdampak buruk terhadap kesehatan, lingkungan, dan kehidupan masyarakat secara umum. Kami mengajak warga untuk menjaga kelestarian alam dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan serta meninggalkan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan risiko terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Pematang Karau.

Dari hasil sosialisasi, warga menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan turut berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (zi/jp). 

Gubernur Kalsel Buka MTQ XXXVII di Batola, Ajak Masyarakat Perkuat Kecintaan terhadap Al-Qur’an

BATOLA-  Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Lapangan 5 Desember, Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026) malam.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug, disaksikan ribuan peserta dan tamu undangan. Kedatangan gubernur disambut Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, dan Wakil Bupati H Herman Susilo melalui prosesi pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan.

MTQ tingkat provinsi ini mengusung tema "Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola Satu (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul)” dan berlangsung pada 18–26 Juni 2026.

Sebanyak 1.391 kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan ambil bagian dalam ajang tersebut. Para peserta akan berkompetisi pada sembilan cabang lomba yang terbagi dalam 27 golongan, di antaranya tilawah, tahfiz, qira’at, tafsir, syarhil, fahmil, khat (kaligrafi), karya tulis ilmiah Al-Qur’an, serta cabang ekshibisi barzanji dan hadis.

Dalam sambutannya Gubernur H Muhidin mengapresiasi penyelenggaraan MTQ sebagai upaya pembinaan generasi Qurani sekaligus memperkuat syiar Islam di daerah.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ ke-37 tingkat provinsi ini,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai momentum meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, terutama di tengah tantangan era modern yang sarat dengan pengaruh media sosial dan gaya hidup digital.

"Berbagai hiburan dan teknologi modern seringkali melalaikan, khususnya generasi muda, dari kebiasaan membaca Al-Qur’an,” katanya.

Gubernur juga mengajak para orang tua membiasakan anak-anak membaca Al-Qur’an sejak dini, minimal selepas salat Maghrib, agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ia berpesan kepada Dewan Hakim untuk menjunjung tinggi objektivitas dan profesionalisme dalam penilaian, serta kepada peserta agar mengikuti lomba dengan niat ibadah.

"Nilailah secara sportif. Ini adalah Al-Qur’an, jangan dipermainkan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, berharap MTQ dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dalam mengamalkan nilai-nilainya.

"Melalui MTQ ini, diharapkan terbentuk masyarakat yang unggul, berbudaya, dan berkarakter,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung program keagamaan.

Pembukaan MTQ turut dimeriahkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat, penampilan drum band, serta defile kafilah dari seluruh kabupaten/kota.

Acara ditutup dengan pengibaran bendera MTQ dan doa bersama sebagai simbol dimulainya rangkaian perlombaan.

Turut hadir unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala daerah se-Kalimantan Selatan, tokoh agama, alim ulama, serta seluruh peserta kafilah. (rfq/ali/jp). 

Polsek Pematang Karau Tutup Turnamen Voli HUT Bhayangkara ke-80, Diikuti Ratusan Warga dan Berlangsung Sportif

TAMIANG LAYANG- Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, resmi menutup Turnamen Bola Voli se-Kecamatan Pematang Karau dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang dirangkai dengan pembagian hadiah kepada para juara tersebut berlangsung di Lapangan Voli Polsek Pematang Karau, Sabtu (20/6/2026) malam. 

Acara penutupan dihadiri Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, Ketua Ranting Bhayangkari Pematang Karau, Sekretaris Kecamatan Pematang Karau, Danramil Pematang Karau, Kepala Desa Bambulung, Kepala Desa Kupang Bersih, seluruh tim peserta, serta sekitar 500 warga yang turut memeriahkan kegiatan.

Turnamen yang berlangsung dalam suasana kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas itu ditutup dengan penyerahan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih selama pertandingan.

Pada kategori voli putra, tim FWE Bambulung dari Desa Bambulung berhasil meraih gelar juara pertama. Posisi kedua ditempati tim Kupang Bersih dari Desa Kupang Bersih, disusul tim Sat Cobra Pemka dari Desa Bambulung di peringkat ketiga, serta tim Lampeong dari Desa Lampeong di posisi keempat.

Sementara pada kategori voli putri, tim Kecamatan Squat dari Desa Bambulung keluar sebagai juara pertama. Tim Lebo Nganen dari Desa Lebo menempati posisi kedua, diikuti tim Jihi dari Desa Bambulung sebagai juara ketiga, dan tim Sat Cobra Pemka dari Desa Bambulung sebagai juara keempat.

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat. Tingginya partisipasi warga menunjukkan dukungan terhadap upaya membangun kebersamaan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, mengatakan bahwa turnamen tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari juara, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

"Melalui kegiatan olahraga ini, kami ingin menumbuhkan semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan antarwarga. Selain itu, turnamen ini menjadi wadah mempererat hubungan Polri dengan masyarakat guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung serta menyukseskan kegiatan ini,” ujar IPDA Rikardo.

Dengan berakhirnya turnamen tersebut, Polsek Pematang Karau berharap nilai-nilai sportivitas, persatuan, dan kebersamaan yang terbangun selama kompetisi dapat terus terjaga sebagai modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif di wilayah Kecamatan Pematang Karau. (zi/jp).

H Jahrian Hadiri Pembukaan MTQ Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalsel di Barito Kuala

BATOLA- Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Jahrian, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 tingkat Kabupaten Barito Kuala yang berlangsung meriah dan diikuti kafilah dari seluruh kecamatan, Sabtu (20/6/2026) malam. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta MTQ. Tahun ini, MTQ mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu dan Unggul)”.

H Jahrian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ yang dinilainya sebagai sarana syiar Islam sekaligus wadah memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Menurutnya, MTQ tidak hanya berfokus pada aspek lomba membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.

"MTQ ini diharapkan menjadi momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita dapat mewujudkan masyarakat yang religius sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai keislaman,” ujar H Jahrian.

Ia menegaskan, nilai-nilai Al-Qur’an harus tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa guna memperkuat persatuan, kebersamaan, serta pembangunan yang berkelanjutan.

H Jahrian berharap, MTQ ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam mengamalkan ajaran Islam di tengah masyarakat.

Pembukaan MTQ ke-37 tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan berbagai penampilan bernuansa Islami, serta menjadi ajang silaturahmi antarkafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Barito Kuala. (sar/ali/jp). 

13 Mobil Hias Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Kalsel XXXVII di Barito Kuala

MARABAHAN- Sebanyak 13 mobil hias dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan memeriahkan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu (20/6/2026).

Iring-iringan mobil hias yang dipadukan dengan barisan kafilah peserta berlangsung meriah dan menyedot perhatian masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai di Kota Marabahan.

Pawai Ta’aruf mengambil titik start di depan Tribun Lapangan 5 Desember Marabahan dan menempuh rute Jalan A.E.S. Nasution, Jalan Kartini, Jalan Sudirman, Jalan Bastun, sebelum kembali ke lokasi awal.

Setiap daerah menampilkan mobil hias dengan beragam ornamen dan dekorasi bernuansa Islami yang mencerminkan identitas serta kekhasan daerah masing-masing.

Pawai secara resmi dilepas oleh Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Batola Bukhari Muslim, pimpinan SOPD, Ketua TP-PKK Batola Hj Noorhayati, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kafilah Kabupaten Tabalong menjadi peserta pertama yang melintas, sementara rombongan tuan rumah Kabupaten Barito Kuala tampil sebagai peserta penutup.

Meski cuaca terik menyelimuti Marabahan, antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pawai tetap tinggi. Warga tampak memadati sisi jalan guna melihat langsung berbagai atraksi dan mobil hias yang ditampilkan peserta.

Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi mengapresiasi semangat para peserta dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan MTQN XXXVII Kalimantan Selatan.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi media perekat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Mobil hias yang berwarna-warni menjadi simbol keberagaman yang indah dalam menyukseskan MTQN ke-37 Kalimantan Selatan di Barito Kuala,” ujarnya.

Salah seorang warga mengaku terhibur dengan pelaksanaan pawai tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam itu jarang digelar sehingga menjadi hiburan sekaligus ajang silaturahmi bagi masyarakat.

Pawai Ta’aruf menjadi salah satu rangkaian pembukaan MTQN XXXVII Kalimantan Selatan yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Barito Kuala dan diikuti kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. (hru/jp). 

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

CILACAP- Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi keberhasilan transformasi kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan sekaligus pusat pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Nusakambangan bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Titiek meninjau berbagai program pemberdayaan yang dikembangkan jajaran Pemasyarakatan, mulai dari sektor pertanian, peternakan, produksi pupuk organik, pengolahan sampah, pelatihan konveksi, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.

Menurut Titiek, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Nusakambangan tidak lagi semata dikenal sebagai kawasan pemasyarakatan dengan tingkat pengamanan tinggi, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi kawasan produktif yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

"Usaha ini sangat baik dan diharapkan dapat ditiru serta direplikasi di daerah lain,” ujar Titiek.

Ia menilai program pembinaan berbasis produktivitas yang dijalankan di Nusakambangan tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna setelah mereka kembali ke masyarakat.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, menyatakan pihaknya akan menjadikan berbagai masukan dari Komisi IV DPR RI sebagai bahan evaluasi guna memperkuat dan memperluas program yang telah berjalan.

Menurut Agus, optimalisasi lahan tidur (idle) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) terus dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memenuhi kebutuhan internal pemasyarakatan.

"Pemanfaatan lahan produktif ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian warga binaan serta mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan,” katanya.

Saat ini, kawasan Nusakambangan mengelola sekitar 135 hektare lahan produktif yang melibatkan ratusan warga binaan dalam berbagai sektor usaha dan kegiatan pemberdayaan.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan, produktivitas, dan kemandirian saat kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (zi/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes