BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Minggu, 20 September 2026

Patroli Tengah Malam, Satlantas Polres Kapuas Tilang 10 Pelaku Balapan Liar

KUALA KAPUAS- Aksi balapan liar di sejumlah ruas jalan di Kuala Kapuas menjadi sasaran patroli Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas, Sabtu (19/9/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, polisi menindak 10 pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas.

Patroli berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi perhatian petugas, di antaranya Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Tambun Bungai, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Kegiatan tersebut melibatkan Kaur Bin Ops Satlantas Polres Kapuas, Kanit Gakkum, serta personel Satlantas Polres Kapuas.

Selain mengantisipasi aksi balapan liar, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas dan potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatlantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan mengatakan, patroli dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas serta mencegah kegiatan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Dalam patroli itu, petugas memberikan tindakan berupa tilang terhadap 10 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas berupa balapan liar.

Petugas juga menyampaikan imbauan kepada pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kapuas mengedepankan langkah pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya aktivitas balapan liar yang dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. (fah/jp). 

Satlantas Polres Barito Timur Gelar Patroli Malam Antisipasi Balap Liar, Enam Motor Diamankan

TAMIANG LAYANG- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur menggelar patroli malam untuk mengantisipasi aksi balap liar sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Barito Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.

Patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan menyasar sejumlah titik di kawasan Kota Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Patroli yang dipimpin Plt. Kasat Lantas Polres Bartim, IPDA Sukisno Hendika bersama KBO Lantas IPDA Desta Anugrahno, dan jajaran tersebut di antaranya di Jalan A. Yani, tepatnya di depan SDN 3 Tamiang Layang dan di depan Kantor Dinas PUPR Perkim Tamiang Layang.

Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi balap liar dan gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tertib serta mematuhi peraturan lalu lintas.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur IPDA Sukisno Hendika mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Dusun Timur.

"Patroli ini dilaksanakan untuk mengantisipasi balap liar dan gangguan kamtibmas di seputaran Kota Tamiang Layang,” ujar IPDA Dika.

Selain melakukan patroli dan memberikan imbauan, petugas juga mengamankan enam unit sepeda motor dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap dengan adanya patroli ini dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Barito Timur. (zi/jp). 
 

Sabtu, 19 September 2026

Polres Tabalong Kawal Aksi Simbolik September Hitam HMI Cabang Tanjung

TANJUNG- Polres Tabalong mengamankan dan memberikan pelayanan selama aksi simbolik September Hitam yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung bersama sejumlah organisasi mahasiswa di Taman Giat Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong, Sabtu (19/9/2026) sore.

Aksi tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari HMI Cabang Tanjung, BEM STIA Tabalong, dan BEM STIT Syekh Nafis Tabalong. Kegiatan dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) sekaligus penanggung jawab aksi, Kabid PTKP HMI Cabang Tanjung, M. Kevindra Ilham.

Peserta mulai berkumpul di samping Gedung Sarabakawa, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tanjung, sekitar pukul 16.00 WITA. Mereka mengenakan pakaian serba hitam serta membawa pengeras suara dan sejumlah poster.

Sebelum bergerak menuju lokasi aksi, Korlap mengingatkan peserta agar menjaga ketertiban, memperhatikan pengguna jalan, serta tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Sekitar pukul 16.30 WITA, peserta tiba di Taman Giat Kota Tanjung, Jalan Pangeran Antasari, dan melanjutkan kegiatan melalui mimbar bebas serta penyampaian orasi reflektif oleh perwakilan mahasiswa.

Dalam orasinya, M. Kevindra Ilham menyampaikan refleksi terkait momentum yang dikenal sebagai “September Gelap” atau “September Hitam”. Istilah tersebut digunakan untuk mengingat berbagai persoalan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Indonesia pada bulan September.

Peserta juga membawa sejumlah alat peraga, di antaranya spanduk bertuliskan “Aksi Simbolik September Hitam”, “Indonesia Masih Lumpuh”, dan “Menolak Lupa”, serta poster bertuliskan “Waspada Karhutla”.

Selain menyampaikan aspirasi, peserta menggelar aksi sosial dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Sebanyak sekitar 500 masker dibagikan di sepanjang Jalan Pangeran Antasari, khususnya di sekitar Masjid Agung Ash-Shiratal Mustaqim dan kawasan Taman Giat Kota Tanjung.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.10 WITA. Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

 Pengamanan dan pelayanan kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Tabalong, Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M., dengan melibatkan personel Polres Tabalong.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan kepolisian berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan terhadap setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian aspirasi oleh mahasiswa.

"Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengapresiasi pelaksanaan aksi yang tetap memperhatikan ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Heri. (fah/jp). 

Polresta Banjarmasin Kawal Pemulangan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin mengawal pemulangan jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 dari RS Bhayangkara Banjarmasin menuju rumah duka keluarga, Sabtu (19/9/2026).

Pengawalan dilakukan setelah jenazah menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan di RS Bhayangkara Tingkat III Banjarmasin dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Personel Polresta Banjarmasin menggunakan kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal) untuk mengawal ambulans yang membawa jenazah hingga tiba di rumah duka. Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulangan berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin.melalui Kasi Humas IPDA Adi Harry Sucahyo, mengatakan pengawalan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada korban.

"Pengawalan ini merupakan bentuk pelayanan dan dukungan kepada keluarga korban yang sedang berduka,” ujar Adi.

kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Penanganan korban melibatkan sejumlah unsur, termasuk proses evakuasi, identifikasi, hingga pemulangan jenazah kepada keluarga.

Polresta Banjarmasin menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan memastikan pendampingan kemanusiaan terus diberikan selama rangkaian penanganan korban berlangsung. (fah/jp). 

Wakil Ketua I DPRD Seruyan Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Terdampak Kekeringan Jadi Prioritas

KUALA PEMBUANG- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang dan kekeringan. 

Aksi tersebut dilakukan melalui sinergi lintas sektor dengan melibatkan Dinas Sosial (Dinsos), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), serta sejumlah organisasi masyarakat. Bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama air untuk minum dan memasak.

Harsandi mengatakan, pihaknya telah melakukan inventarisasi terhadap sejumlah wilayah yang mengalami dampak kekeringan cukup parah. Menurut dia, pemenuhan kebutuhan air bersih untuk konsumsi menjadi prioritas dalam penanganan kondisi tersebut.

"Kita sudah inventarisir bahwa beberapa desa banyak yang kekeringan air bersih, terutama untuk konsumsi minum dan masak. Yang ini yang pertama-tama harus kita upayakan,” ujar Harsandi di sela kegiatan penyaluran bantuan, Sabtu (19/9/2026).

Berdasarkan pendataan tim lapangan, distribusi bantuan air bersih pada 19 September 2026 menyasar tiga titik di Kelurahan Sungai Undang dan satu titik tambahan di wilayah Sungai Keramat.

Penyaluran kemudian dijadwalkan berlanjut pada 20 September 2026, dengan sasaran dua titik di Desa Sungai Bakau dan satu titik di Pematang Kambat.

Sementara pada 26 September 2026, distribusi direncanakan menyasar tiga lokasi, yakni satu titik di Sungai Keramat, satu titik di Pematang Panjang, tepatnya di Pondok Pesantren Nurul Dzolam, serta satu titik di Trans Desa Bangun Harja Unit 2.
Harsandi berharap distribusi bantuan yang dilakukan secara bertahap tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seruyan, DPRD Seruyan, Dinsos, PDAM, KADIN, KONI, serta unsur masyarakat dalam penanganan dampak kekeringan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut penting agar kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi. 

Ia berharap, langkah serupa dapat mendorong lebih banyak elemen masyarakat untuk turut membantu warga yang membutuhkan. (gan/jp). 

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Bagok Tekankan Larangan Bakar Lahan dan Ancaman Pidana

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, AIPDA Mujiono mengingatkan masyarakat tentang larangan membuka hutan dan lahan dengan cara membakar. Sosialisasi tersebut dilakukan saat kegiatan sambang kamtibmas di Desa Bagok RT. 03, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan itu menyasar Ketua RT. 03 dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas AIPDA Mujiono, menyampaikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk konsekuensi hukum bagi pihak yang melakukan pembakaran untuk membuka lahan.

Ia juga menyampaikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan membuka hutan dan lahan dengan cara dibakar. Warga diimbau tidak menggunakan metode pembakaran karena dapat memicu karhutla dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa kegiatan sambang menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas sekaligus mencegah karhutla.

Selain pencegahan karhutla, ujar IPDA Ichvan, Bhabinkamtibmas mengingatkan warga agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi atau isu yang beredar sebelum memastikan kebenarannya.

Warga juga diberikan sosialisasi mengenai layanan Call Center 110 Polres Barito Timur. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh bantuan dan pelayanan kepolisian ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan.

Melalui kegiatan tersebut, Kapolsek berharap, koordinasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat semakin diperkuat, khususnya dalam upaya mencegah karhutla dan menjaga keamanan lingkungan.

Ia mengajak masyarakat Desa Bagok untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta segera menghubungi kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau pelayanan. (zi/jp). 

Terkendala Ongkos Pulang Usai Operasi, Polresta Banjarmasin Bantu Warga Menuju Kalteng

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin membantu seorang warga yang terkendala biaya perjalanan setelah menjalani operasi kuretase untuk kembali ke tempat suaminya bekerja di Kuala Purun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.

Perempuan tersebut, Ana Nuraini (30), warga Samarinda, Kalimantan Timur, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Banjarmasin setelah menjalani operasi kuretase di RSUD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kedatangan Ana diterima Perwira Pengawas Pamapta 1 Polresta Banjarmasin, IPDA H Sandhy Surya Maulana, S.H.

Kepada petugas, Ana menyampaikan bahwa dirinya kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan. Ia hendak menuju Kuala Purun, Kalimantan Tengah, tempat suaminya bekerja di PT KMJ, namun tidak memiliki ongkos untuk melanjutkan perjalanan.

Mendapat laporan tersebut, IPDA Sandhy bersama personel Polwan melakukan wawancara singkat untuk memastikan kondisi serta tujuan perjalanan Ana.

Setelah memastikan kebutuhan yang bersangkutan, petugas kemudian membantu memesankan kendaraan travel untuk mengantarkan Ana menuju tempat tujuan di Kuala Purun, Kalimantan Tengah.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, khususnya dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera.

Sebelum berangkat, Ana menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Banjarmasin atas bantuan yang diberikan sehingga dirinya dapat melanjutkan perjalanan menuju tempat suaminya bekerja. (fah/jp). 

Bupati Barito Utara Hadiri Kuliah Subuh Bersama Ulama Hadramaut

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menghadiri kuliah subuh bersama Al Munshif Al Habib Abdul Rahman bin Muhammad As Segaf dari Seiwun, Hadramaut, di Masjid Jami, Muara Teweh, Sabtu (19/9/2026) subuh. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis dan Kapolres Barito Utara. Kuliah subuh menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi dan kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Bupati H Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Al Habib Abdul Rahman bin Muhammad As Segaf di Barito Utara. Ia berharap kehadiran ulama dari Hadramaut tersebut dapat memberikan manfaat dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi masyarakat.

"Dengan kehadiran beliau, kita berharap membawa rahmat dan keberkahan bagi kita semua, serta menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar H Shalahuddin.

Ia juga berharap tausiah dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga hubungan sosial, persatuan, dan kebersamaan.

"Semoga apa yang beliau sampaikan dapat menjadi tuntunan bagi kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga kita senantiasa menjaga persatuan, kerukunan, dan kehidupan yang penuh keberkahan,” katanya.

Bupati juga menyatakan bahwa kegiatan keagamaan seperti kuliah subuh menjadi salah satu ruang untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun silaturahmi dan kerukunan di tengah masyarakat.

"Kami berharap, kegiatan ini turut mendorong terpeliharanya persaudaraan dan kehidupan masyarakat yang harmonis di Barito Utara," tandasnya. (emca/jp). 

 

Jumat, 18 September 2026

Polresta Banjarmasin Perketat Pengamanan Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin memperketat pengamanan proses evakuasi dan kedatangan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jum'at (18/9/2026) malam.

Pengamanan dilakukan sejak korban tiba hingga proses debarkasi di Terminal Penumpang Bandarmasih. Langkah tersebut untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Personel gabungan Polresta Banjarmasin ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan dermaga Terminal Penumpang Bandarmasih, Posko Terpadu, hingga jalur yang dilalui ambulans menuju RS Bhayangkara dan posko kesehatan.

Petugas juga mengatur arus dan situasi di sekitar pelabuhan untuk mencegah kepadatan yang berpotensi menghambat proses evakuasi. Jalur kendaraan darurat menjadi perhatian utama agar ambulans dapat bergerak cepat saat membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap pelaksanaan operasi SAR gabungan.

"Prioritas kami adalah memastikan proses evakuasi dan kedatangan korban berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus mendukung seluruh rangkaian operasi SAR gabungan,” ujarnya.

Dalam penanganan kecelakaan tersebut, Polresta Banjarmasin bersinergi dengan Basarnas, KSOP Kelas I Banjarmasin, unsur TNI/Polri, Pelindo, DVI Polda Kalimantan Selatan, DVI Mabes Polri, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Personel kepolisian juga mendukung kelancaran koordinasi antarinstansi, khususnya dalam proses pemindahan korban dari kapal menuju titik penanganan selanjutnya.

Selain kawasan pelabuhan, pengamanan difokuskan pada mobilisasi ambulans menuju fasilitas kesehatan. Petugas memastikan jalur evakuasi tetap terbuka sehingga proses penanganan medis terhadap korban tidak mengalami hambatan.

Polresta Banjarmasin menyatakan akan terus mendukung penanganan pascakecelakaan bersama seluruh unsur terkait. Pengamanan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban, petugas, serta masyarakat di sekitar kawasan Pelabuhan Trisakti.

Masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak menggunakan atau menghalangi jalur evakuasi. Langkah tersebut diperlukan agar proses pemindahan, identifikasi, penanganan medis, dan koordinasi antarinstansi dapat berlangsung secara cepat dan lancar. (fah/jp). 

Pemkab Barito Utara Peringati Maulid Nabi 1448 H Bersama Habib Abd. Rahman As Segaf

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Jum'at (18/9/2026) malam. Peringatan tersebut dihadiri ratusan jemaah dan berlangsung dalam suasana khidmat.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin hadir bersama unsur DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, ulama, habaib, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan Maulid Nabi turut dihadiri Al Munshib Al Habib Abd. Rahman Bin Muhammad As Segaf beserta rombongan dari Seiwun, Hadramaut.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Habib Abd. Rahman Bin Muhammad As Segaf. Menurutnya, kehadiran ulama dan habaib dalam peringatan Maulid Nabi menjadi bagian penting dalam mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

"Kehadiran beliau merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kita semua. Semoga keberadaan beliau di tengah-tengah kita membawa keberkahan serta mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah," kata H Shalahuddin.

Ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW," ujarnya.

Menurut H Shalahuddin, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan amanah pemerintahan dan pembangunan daerah.

"Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan amanah pemerintahan dan pembangunan daerah," katanya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lantunan shalawat dan tausiyah yang disampaikan Al Munshib Al Habib Abd. Rahman Bin Muhammad As Segaf. Tausiyah tersebut disimak dengan khusyuk oleh para jemaah.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Barito Utara mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat. (emca/jp). 

 

Sosialisasi Perda Kesehatan, H Supian HK Ingatkan Warga Danau Panggang : Jangan Bakar Lahan, Jaga Kesehatan

HSU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK mengingatkan masyarakat, khususnya petani, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. 

Imbauan itu disampaikan H Supian HK saat Sosialisasi/Penyebarluasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Perda, dan peraturan perundang-undangan (Sosper) di Desa Telaga Mas, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jum'at (18/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, H Supian HK menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kesehatan. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi salah satu landasan bagi pemerintah daerah dalam penyelenggaraan layanan kesehatan bagi masyarakat.

HSupian HK menegaskan, masyarakat perlu memahami haknya untuk memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus mengetahui peran pemerintah daerah dalam memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara merata dan terjangkau.

"Perda No. 1 Tahun 2021 ini kami sosialisasikan agar masyarakat paham bahwa pemerintah daerah wajib hadir dalam penyelenggaraan kesehatan, dari promotif, preventif, kuratif, sampai rehabilitatif. Baik itu ketersediaan tenaga kesehatan, fasilitas, sampai jaminan kesehatan untuk warga kurang mampu. Kita ingin tidak ada lagi warga Banua yang kesulitan berobat,” ujar H Supian HK.

Ia kemudian mengaitkan persoalan kesehatan dengan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalsel. Menurutnya, pencegahan karhutla penting dilakukan karena asap kebakaran dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Karena itu, H Supian HK secara khusus meminta warga Danau Panggang, terutama petani, menghindari pembukaan lahan dengan metode pembakaran.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya petani dan warga Desa Telaga Mas, jangan membuka lahan dengan cara membakar. Asap karhutla ini sangat berbahaya bagi kesehatan kita, terutama kesehatan paru-paru, anak-anak dan lansia. Ini sejalan dengan Perda Kesehatan yang kita sosialisasikan hari ini,” tegasnya.

H Supian HK juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah meluasnya karhutla dengan segera melaporkan setiap titik api yang ditemukan.

"Kalau ada yang melihat api sekecil apa pun di lahan atau hutan, segera laporkan ke aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas atau BPBD. Lebih baik kita cegah bersama daripada kita semua menghirup asap dan harus berobat. Mari kita jaga Banua kita tetap sehat tanpa asap,” katanya.

Sementara itu, warga Desa Telaga Mas, H Asmuni Sabran menyambut baik kegiatan Sosper tersebut. Ia menyampaikan sejumlah masukan, terutama mengenai akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah rawa serta dampak kabut asap terhadap kesehatan warga.

"Kami warga Desa Telaga Mas mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kalsel yang mengunjungi desa kami untuk menggelar Sosper ini. Kami akan menindaklanjuti penyebarluasan Perda serta imbauan Ketua DPRD pada Sosper tadi kepada seluruh masyarakat Desa Telaga Mas,” ujar Asmuni.

Melalui Sosper tersebut, DPRD Kalsel berharap pemahaman masyarakat terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2021 semakin meningkat dan manfaat penyelenggaraan kesehatan dapat dirasakan hingga tingkat desa.

Sosialisasi itu juga diharapkan mendorong masyarakat berperan aktif dalam pencegahan karhutla, terutama dengan menghindari pembukaan lahan menggunakan cara membakar, sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat. (sar/ali/jp). 

TP PKK HSS Dorong Keluarga Tanamkan Integritas dan Tertib Adminduk

KANDANGAN- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj Mustaidah Syafrudin Noor, mendorong keluarga menjadi fondasi utama dalam menanamkan nilai integritas dan kesadaran administrasi kependudukan sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Antikorupsi sekaligus peluncuran inovasi GAGATAS (Gerakan Keluarga Berintegritas) dan Sosialisasi Gerakan Keluarga Sadar Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Pendopo Bupati HSS, Jum'at (18/9/2026).

Kegiatan yang digelar Inspektorat Kabupaten HSS bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten HSS itu menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dalam membangun budaya integritas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan.

Menurut Hj Mustaidah, keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan. Karena itu, penanaman integritas perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari di lingkungan keluarga.

"Saya memandang peluncuran GAGATAS ini sebagai sebuah langkah yang baik. Keluarga adalah tempat pertama seorang anak belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan. Karena itu, membangun keluarga yang berintegritas berarti kita sedang mempersiapkan generasi dan masyarakat yang juga memiliki integritas,” ujarnya.

Selain penguatan nilai antikorupsi, kegiatan tersebut juga memperkenalkan Gerakan Keluarga Sadar Adminduk. Gerakan ini mendorong masyarakat untuk memiliki, memperbarui, dan memastikan kesesuaian dokumen kependudukan, antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), serta akta kelahiran dan akta kematian.

Hj Mustaidah menilai kesadaran terhadap administrasi kependudukan penting karena dokumen kependudukan menjadi dasar masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan dan memenuhi hak-haknya sebagai warga negara.

"Dokumen kependudukan menjadi dasar bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan dan memenuhi hak-haknya sebagai warga negara. Karena itu, kesadaran untuk memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sesuai dengan kondisi sebenarnya perlu terus kita tingkatkan,” katanya.

Ia juga mengajak kader PKK untuk berperan aktif sebagai penggerak di tengah masyarakat, baik dalam menyampaikan informasi maupun mendorong keluarga menerapkan nilai integritas dan tertib administrasi kependudukan.

Menurutnya, upaya tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membiasakan kejujuran, tanggung jawab, tertib administrasi, serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

"Tidak harus dengan sesuatu yang besar. Cukup dengan membantu mengingatkan keluarga di sekitar kita agar membiasakan diri untuk jujur, bertanggung jawab, tertib administrasi, serta memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara,” tuturnya.

Peluncuran GAGATAS juga diarahkan untuk memperkuat peran Pokja I TP PKK dalam pembinaan karakter keluarga, khususnya melalui penanaman nilai moral, etika, kejujuran, dan tanggung jawab.

Hj Mustaidah berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi dan peluncuran inovasi, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita jadikan kegiatan hari ini bukan hanya sebagai kegiatan sosialisasi dan peluncuran sebuah inovasi. Yang lebih penting, mari kita bawa semangatnya ke rumah masing-masing dan ke lingkungan tempat kita berada. Dengan demikian, nilai-nilai integritas dan kesadaran administrasi kependudukan dapat benar-benar tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Turut hadir Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten HSS, Hj Misnawati Suriani, Ketua Bidang II TP PKK Kabupaten HSS, Hj Elyani Yustika M. Noor, Inspektur Daerah Kabupaten HSS, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten HSS, para narasumber, Ketua TP PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Kabupaten HSS, serta peserta sosialisasi. (ari/jp). 

Wakil Ketua DPRD Kalsel Ajak Warga Sungai Raya Hidupkan Kearifan Lokal untuk Jaga Lingkungan

HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari mengajak masyarakat Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan Desy saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Sungai Raya, Jum'at (18/9/2026). Dalam kegiatan itu, ia menyosialisasikan Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal.

Menurut Desy, budaya dan kearifan lokal tidak semata-mata berkaitan dengan kesenian, adat istiadat, atau tradisi yang diwariskan antargenerasi. Di dalamnya terdapat nilai dan kebiasaan masyarakat dalam berinteraksi dengan alam dan lingkungan.

Karena itu, menurut dia, pelestarian budaya perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Pengetahuan lokal mengenai cara menjaga sungai, hutan, lahan, dan lingkungan tempat tinggal merupakan bagian dari warisan masyarakat yang perlu dipertahankan.

"Kalau kearifan lokal kita jaga, bukan hanya budayanya yang kita pertahankan, tetapi juga nilai-nilai baik yang mengajarkan kita bagaimana hidup berdampingan dengan alam,” ujar Desy.

Ia menilai perubahan zaman turut memengaruhi pola kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut membuat nilai-nilai kearifan lokal perlu terus dikenalkan dan diterapkan, terutama kepada generasi muda.

Desy berharap Perda Nomor 4 Tahun 2017 tidak dipahami sebatas aturan mengenai pelestarian budaya. Menurutnya, nilai yang terkandung dalam kearifan lokal dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga budaya tetap hidup sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan.

"Pelestarian budaya bukan hanya soal menjaga tradisi, tetapi juga mempertahankan nilai-nilai yang menjadi pedoman masyarakat dalam kehidupan, termasuk dalam memperlakukan alam,” ujarnya.

Melalui Sosper tersebut, Desy mendorong masyarakat Sungai Raya untuk terus merawat budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas Banua, sekaligus meneruskan nilai-nilai tersebut kepada generasi berikutnya. (sar/ali/jp). 

H Supian HK Apresiasi Peran PMI Kalsel, Soroti Antusiasme Donor Darah

BANJARMASIN- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, mengapresiasi konsistensi Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya membantu penanganan bencana dan kebutuhan masyarakat di Kalsel.

Apresiasi tersebut disampaikan H Supian HK saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-81 PMI di Halaman Kantor Pemerintah Kota Banjarmasin, Jum'at (18/9/2026).

Menurut H Supian HK, keberadaan PMI memiliki peran penting dalam penanganan berbagai persoalan kemanusiaan di daerah. Ia menilai kerja-kerja kemanusiaan PMI membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.

"Hari ini kami memenuhi undangan HUT ke-81 PMI, usianya hanya terpaut satu bulan dengan HUT Kemerdekaan RI,” ujar Supian HK seusai kegiatan.

Mengenakan seragam resmi PMI, H Supian HK menyampaikan penghargaan kepada jajaran PMI Kalsel di bawah kepemimpinan Ketua PMI Kalsel, H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah.

"PMI selalu berada di garda terdepan dalam penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan. Atas nama DPRD Kalsel, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh jajaran PMI,” katanya.

Ia menegaskan, kerja kemanusiaan bukan hanya menjadi tanggung jawab PMI, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.

"Ini bukan hanya kerja PMI, tapi kerja kolektif. Semua elemen masyarakat dan instansi terkait harus bahu-membahu membantu sesama,” ujarnya.

H Supian HK juga mengapresiasi keterlibatan PMI dalam penanganan evakuasi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kalsel. Menurutnya, keterlibatan relawan dalam situasi darurat menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan organisasi kemanusiaan dalam merespons kejadian di lapangan.

Selain penanganan kebencanaan, ia menyoroti tingginya antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan donor darah yang menjadi bagian dari rangkaian HUT PMI ke-81.

"Target donor darah hari ini 100 orang, yang datang membeludak hampir 200 orang. Ini membuktikan Kalimantan Selatan memiliki kepedulian tinggi. Semoga tahun depan lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Tingginya partisipasi tersebut, kata H Supian HK, menjadi modal penting untuk menjaga ketersediaan stok darah sekaligus memperkuat budaya donor darah di tengah masyarakat.

Ia berharap PMI terus menjalankan tugas kemanusiaan secara konsisten dan hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

"PMI bekerja bukan setahun sekali, tapi setiap saat, di mana pun masyarakat membutuhkan,” jelasnya.

Puncak peringatan HUT ke-81 PMI di Banjarmasin turut dirangkai dengan apel bersama, donor darah massal, serta pemberian penghargaan kepada relawan dan pendonor darah aktif. (sar/ali/jp).

Wakil Ketua DPRD Kalsel Dorong Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Kehamilan

TANAH BUMBU- Pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Peran keluarga, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam memastikan kesehatan ibu dan anak.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM. Alpiya Rakhman, saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Kesehatan di Desa Barakat Mufakat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Jum'at (18/9/2026).

HM. Alpiya mengatakan, desa menjadi salah satu titik penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, keluarga dan lingkungan terdekat merupakan garda terdepan dalam memastikan ibu hamil memperoleh perhatian dan asupan gizi yang memadai, serta anak mendapatkan pemantauan tumbuh kembang secara optimal.

"Kesehatan ibu dan anak harus kita jaga sejak awal. Jangan menunggu ada masalah baru kita bertindak. Pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi, imunisasi, serta pemantauan pertumbuhan anak harus menjadi perhatian bersama,” ujar HM. Alpiya.

Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, pada 2024 terdapat sekitar 40 anak yang mengalami stunting di wilayah Satui. Angka tersebut, kata dia, kemudian menurun setelah dilakukan berbagai upaya bersama, mulai dari pembinaan, sosialisasi pencegahan stunting hingga pemberian makanan bergizi. Saat ini, disebutkan tersisa empat anak yang masih mengalami stunting.

"Ini menunjukkan bahwa kalau kita bergerak bersama, memberikan pembinaan, pendampingan dan perhatian terhadap pemenuhan gizi anak, hasilnya bisa terlihat. Tentunya empat anak yang masih mengalami stunting juga harus terus kita dampingi agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.

Menurut HM. Alpiya, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat.

Ia pun mendorong bidan serta kader kesehatan desa untuk terus memberikan pendampingan kepada keluarga. Edukasi mengenai pemenuhan gizi, kebersihan lingkungan, pola hidup sehat, pemeriksaan kehamilan, imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang balita dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan.

"Kader dan bidan desa memiliki peran yang sangat penting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kalau keluarga mendapatkan pendampingan dan informasi yang benar, berbagai risiko terhadap kesehatan ibu dan anak dapat diketahui lebih cepat,” ujarnya.

Selain membahas pencegahan stunting, HM. Alpiya menjelaskan substansi Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Kesehatan. Menurutnya, perda tersebut menjadi salah satu landasan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan di daerah.

Karena itu, ia mendorong masyarakat memahami substansi regulasi tersebut, termasuk kewajiban pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan hak masyarakat sebagai penerima pelayanan.

"Dengan adanya perda ini, kita ingin masyarakat mengetahui apa yang menjadi kewajiban pemerintah daerah sekaligus memahami hak-haknya sebagai pasien dan masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Dalam sesi dialog, seorang relawan kesehatan menyampaikan aspirasi mengenai meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan tenaga pelayanan dan tenaga kesehatan.

Menanggapi aspirasi tersebut, HM. Alpiya mengatakan akan berupaya mengakomodasi masukan masyarakat melalui koordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Kita akan berusaha mengakomodir masukan dan aspirasi masyarakat ini untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait, baik di kabupaten maupun provinsi. Termasuk dalam pembahasan Raperda tentang Kesehatan yang saat ini masih dibahas dan digodok, berbagai masukan yang relevan tentu akan menjadi perhatian,” katanya.

HM. Alpiya berharap kegiatan Sosper tidak berhenti pada penyampaian informasi mengenai regulasi, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyerap persoalan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Kita ingin anak-anak Satui, khususnya, tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang baik. Karena itu, pencegahan stunting harus dimulai dari sekarang, dari keluarga, dari desa, dan dari perhatian kita kepada ibu hamil serta balita. Ini adalah investasi menuju generasi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Koordinasi dengan Kejari Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Timur sebagai langkah meningkatkan sinergi dan kesiapsiagaan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, Jum'at (18/9/2026).

Koordinasi berlangsung di Kantor Kejari Barito Timur dan dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto. Ia didampingi Plh. Kepala Pengamanan Rutan Zidan Jabal A.B. dan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Junaidi.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Kejari Barito Timur, Abdul Halim, Kasi Intelijen Sodiq Suksmana Hadi, Kasi Pidsus Riza Pramudya Maulana, serta jajaran staf pengamanan dan pelayanan tahanan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang.

Koordinasi difokuskan pada penguatan komunikasi dan kerja sama antarlembaga, termasuk pertukaran informasi serta langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Kepala Kejari Barito Timur, Abdul Halim menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin. Menurutnya, sinergi antarlembaga perlu dipelihara untuk mendukung pelaksanaan tugas secara terpadu, terutama dalam meningkatkan kewaspadaan dan mempercepat penyampaian informasi ketika menghadapi situasi yang memerlukan penanganan bersama.

Sementara itu, Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan koordinasi lintas instansi merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam menjaga keamanan dan kondisi kondusif di lingkungan Rutan.

"Kami terus berkomitmen memperkuat sinergitas dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Komunikasi yang baik dan koordinasi yang cepat menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Agung.

Ia menambahkan, hasil koordinasi akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi jajaran Rutan Tamiang Layang untuk meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan petugas dalam menjalankan tugas.

Penguatan koordinasi tersebut diharapkan menghasilkan pola komunikasi yang lebih efektif antara Rutan Tamiang Layang dan Kejari Barito Timur. Dengan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, setiap perkembangan maupun potensi permasalahan dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana komunikatif dan penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian koordinasi berjalan aman dan lancar sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp).

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satuan Lantas Polresta Banjarmasin Gelar Bakti Sosial Bersama Ojol

BANJARMASIN- Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Banjarmasin menggelar bakti sosial bersama komunitas ojek online (ojol) di Kota Banjarmasin, Jum'at (18/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana keakraban sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan para pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin melalui Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Embang Pramono, mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan Polantas dengan masyarakat.

Menurutnya, peran Polantas tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga membangun komunikasi dan kepedulian bersama masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara Sat Lantas Polresta Banjarmasin dengan komunitas ojek online, sekaligus mengajak bersama-sama menciptakan budaya tertib dan keselamatan dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kota Banjarmasin.

Keterlibatan komunitas ojol dinilai penting karena para pengemudi memiliki intensitas tinggi dalam beraktivitas di jalan raya sehingga dapat turut berperan dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib. (fah/jp). 

8 Kali Terbang, Helikopter Water Bombing PT Sinarmas Perkuat Pemadaman Karhutla di Seruyan

KUALA PEMBUANG- PT Sinarmas mengerahkan satu unit helikopter water bombing untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Sejak mulai beroperasi pada 9 September 2026, helikopter tersebut telah melakukan delapan kali penerbangan pemadaman.

Pelaksana Harian PT Sinarmas, Arif, mengatakan pengerahan helikopter merupakan bentuk sinergi perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung percepatan penanganan karhutla.

"Dalam menghadapi penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan, pihak PT Sinarmas bersinergi dengan menurunkan satu unit helikopter water bombing. Kami mulai beroperasi pada 9 September sampai saat ini. Hingga kini, helikopter telah melakukan delapan kali penerbangan operasi pemadaman,” kata Arif saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jum'at (18/9/2026).

Menurut Arif, salah satu lokasi yang menjadi sasaran operasi pemadaman berada di wilayah Pukun, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.

"Kami sudah melakukan delapan kali penerbangan atau penanganan karhutla (_landing take off_) dan menyasar titik di daerah Pukun, Seruyan Hilir Timur,” ujarnya.

Arif menjelaskan, setiap penerbangan dilakukan berdasarkan laporan mengenai titik api dan koordinat yang telah dianalisis oleh tim internal. Dengan mekanisme tersebut, pengerahan helikopter diarahkan ke lokasi yang membutuhkan penanganan.

"Kami bekerja berdasarkan laporan yang ditentukan titik koordinatnya. Tim internal mempelajari daerah atau titik _hotspot_ mana yang perlu kami atasi penanganannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kecepatan menjadi faktor penting dalam operasi pemadaman, terutama dalam kondisi tanggap darurat karhutla. Waktu yang diperlukan untuk proses pendaratan, pengisian kebutuhan operasional, dan kembali mengudara menjadi bagian yang harus diperhitungkan.

"Kita menghadapi zona tanggap darurat karhutla. Artinya, kita membutuhkan _mopping_ yang cepat. Dari _landing_ ke terbang lagi membutuhkan waktu,” katanya.

Untuk menunjang operasional helikopter, PT Sinarmas menyiapkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang didatangkan dari Kabupaten Kotawaringin Timur melalui PT Baratama.

"Pasokan BBM untuk helikopter water bombing kami suplai dari Kotim melalui Baratama. Terkait antisipasi pengamanan tempat BBM yang ada di lokasi Bandara Kapten Mulyono, kami sudah melakukan tahapan pengamanan dengan mempersiapkan segala sesuatu semaksimal mungkin,” ungkap Arif.

Pengamanan BBM di lokasi Bandara Kapten Mulyono juga melibatkan petugas pemadam kebakaran bandara. Peralatan pemadam disiapkan sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi keadaan darurat.

"Untuk antisipasi pengamanan BBM, kami dibantu pemadam kebakaran milik bandara. Fire extinguisher ada dua macam, yaitu foam dan cairan. Artinya, saat kami review, mereka selalu standby,” tegasnya.

Di tengah ancaman karhutla, Arif mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia mengingatkan bahwa pembakaran lahan dapat memicu dan memperluas kebakaran serta berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat. (gan/jp). 

 

Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Seorang Pria, Lima Paket Sabu Seberat 2,03 Gram Disita

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas mengamankan seorang pria berinisial MDF (28) yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika di sebuah rumah di Jalan Patih Rumbih Gang 8A, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu (16/9/2026).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 15.10 WIB oleh personel Satresnarkoba Polres Kapuas yang dipimpin Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo.

Dari hasil penggeledahan di lokasi, polisi menemukan lima paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 2,03 gram. 

Selain paket yang diduga sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang lainnya, di antaranya satu timbangan digital, satu sendok yang diduga digunakan untuk mengambil sabu, plastik klip, satu kotak rokok, satu unit telepon seluler Redmi Note 14, serta uang tunai sebesar Rp1,8 juta. 

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari pengembangan perkara penyalahgunaan narkotika yang sebelumnya ditangani Satresnarkoba Polres Kapuas.

Dari pemeriksaan terhadap seorang terlapor yang telah diamankan sebelumnya, polisi memperoleh informasi bahwa narkotika jenis sabu tersebut diduga diperoleh dari MDF.

"Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa terlapor berada di sebuah rumah di Jalan Patih Rumbih Gang 8A, Kelurahan Selat Barat," ujar AKP Budi Utomo, Jum'at (18/9/2026). 

Setelah memastikan keberadaan terlapor, petugas mendatangi lokasi dan mengamankannya pelaku MDF. Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan seorang warga setempat yang merupakan ketua RT.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan lima paket yang diduga sabu beserta sejumlah barang lainnya. Berdasarkan laporan kepolisian, barang-barang tersebut diakui oleh terlapor sebagai miliknya.

AKP Budi Utomo menyebut, bahwa saat ini terlapor beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Kapuas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," pungkasnya.  (fah/jp). 

Dini Hari, Polisi Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Selat Hilir Kapuas, 3 Paket Seberat 1,19 Gram Disita

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di Jalan MT Haryono, RT. 006, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang laki-laki berinisial IR (21), warga Kabupaten Kapuas, pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu yang dilakukan oleh terduga pelaku di kawasan Jalan MT Haryono.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Kapuas kemudian melakukan penyelidikan," ujar Budi Utomo, Jum'at (18/9/2026).

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada di kawasan Jalan MT Haryono. Polisi kemudian melakukan penindakan dan mengamankan pelaku. 

Dalam penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan tiga paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 1,19 gram.

Selain barang yang diduga sabu, polisi juga mengamankan dua plastik klip kosong, satu buah baju berwarna hitam cokelat, satu unit telepon seluler Vivo Y21 warna biru, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty beserta kunci kontak, serta satu buah casing telepon seluler berwarna hitam.

AKP Budi Utomon menyebutkan, bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kapuas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Terduga pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," tandasnya. (fah/jp).

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Apel Kesiapan Personel Hadapi Karhutla

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., memimpin langsung apel pagi di Polsubsektor Paku, Jum'at (18/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti personel Polsubsektor Paku serta personel BKO dari Polsek Dusun Tengah.

Apel pagi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel dalam menghadapi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah.

Dalam arahannya, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., menekankan pentingnya kesiapan personel, baik dari sisi kekuatan maupun koordinasi, dalam menghadapi penanggulangan karhutla. Setiap personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pengecekan tersebut juga bertujuan memastikan personel Polsubsektor Paku dan personel BKO siap bergerak apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melakukan penanganan karhutla.

Kesiapan personel menjadi perhatian khusus mengingat wilayah hukum Polsek Dusun Tengah mencakup Kecamatan Paku dan Kecamatan Karusen Janang yang memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada kondisi tertentu.

Melalui apel tersebut, Kapolsek berharap seluruh personel tetap siaga dan mampu melakukan penanganan karhutla secara cepat serta terkoordinasi. 

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah dan menanggulangi karhutla di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah," tandasnya. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gelar Salat Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar Salat Istisqa dan doa bersama di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah setempat, Jum'at (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan sekaligus mendoakan kesehatan dan keselamatan seluruh keluarga besar Rutan Tamiang Layang.

Salat Istisqa dilaksanakan di lapangan Rutan Tamiang Layang mulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan diikuti 110 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pegawai, petugas keamanan, dan peserta magang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Istisqa secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama. Dalam doa tersebut, para peserta memohon agar hujan segera turun sehingga kabut asap berkurang dan kualitas udara kembali membaik.

Selain memohon turunnya hujan, doa juga ditujukan untuk memohon kesehatan, keselamatan, dan perlindungan bagi WBP, pegawai, petugas keamanan, peserta magang, serta keluarga besar Rutan Tamiang Layang.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepribadian, khususnya pembinaan keagamaan bagi WBP. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh jajaran dan WBP melakukan ikhtiar serta mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah kondisi kabut asap.

"Melalui Salat Istisqa dan doa bersama ini, kita berharap Allah SWT segera menurunkan hujan, memberikan kesehatan dan keselamatan, serta melindungi seluruh keluarga besar Rutan Tamiang Layang,” ujar Agung.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga selesai. Salat Istisqa dan doa bersama tersebut menjadi bagian dari pembinaan kerohanian yang dilaksanakan Rutan Tamiang Layang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan WBP serta mendukung terciptanya kehidupan yang tertib dan harmonis di lingkungan Rutan. (zi/jp). 

Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Barito Timur Gencarkan Patroli Malam di Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Barito Timur, Kamis (17/9/2026) malam.

Patroli dilaksanakan mulai sekitar pukul 22.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah kawasan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat dan aktivitas balap liar.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli yakni Jalan A. Yani, tepatnya di depan SDN 3 Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut melibatkan tiga personel Satlantas Polres Barito Timur, yakni Brigpol Krisna Ardi Wibowo, Briptu Andra Permana, dan Bripda Ahmad Muhsin.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya aksi balap liar di kawasan Kota Tamiang Layang.

"Patroli antisipasi balap liar ini dilaksanakan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Dusun Timur,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, kata IPDA Dika, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang melintas agar selalu tertib dan mematuhi aturan lalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Barito Timur berupaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

IPDA Dika berharap, melalui patroli itu dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan serta mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Kamis, 17 September 2026

Kejari Barito Timur Perkuat Pengawalan Proyek Strategis Infrastruktur Jalan 2026

TAMIANG LAYANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Timur melalui Bidang Intelijen memperkuat fungsi pengawalan dan pencegahan terhadap potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) dalam pelaksanaan Proyek Strategis Daerah (PSD) bidang infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026.

Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan pemaparan PSD bidang infrastruktur jalan yang disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Barito Timur. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Kejari Barito Timur, Kamis (17/9/2026). 

Kegiatan dihadiri Kepala Kejari Barito Timur, Abdul Halim, Kepala Seksi Intelijen Sodiq Suksmana Hadi, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Riza Pramudya Maulana, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Christian Hadi Gunawan, serta jajaran pegawai Kejari Barito Timur.

Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Timur Yumail J. Paladuk, beserta jajaran, para penyedia barang/jasa, serta konsultan yang terlibat dalam pelaksanaan PSD bidang infrastruktur jalan.

Dalam pemaparan tersebut dibahas rencana pelaksanaan sejumlah proyek rekonstruksi jalan di wilayah Kabupaten Barito Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan Kejari Barito Timur untuk mendukung pelaksanaan pembangunan agar berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaan PSD bidang infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026 tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Barito Timur Nomor 180/140/HUK/2026 tanggal 11 Mei 2026 tentang Penetapan Pengadaan Barang/Jasa Strategis Pemerintah Kabupaten Barito Timur Tahun 2026.

Adapun sejumlah paket pekerjaan yang masuk dalam PSD bidang infrastruktur jalan tersebut meliputi rekonstruksi Ruas Jalan Bagok–Bamban; rekonstruksi Ruas Jalan Natampin–Muara Awang; rekonstruksi Ruas Jalan Tamiang Layang–Telang Lama; rekonstruksi Ruas Jalan Maragut–Gumpa; dan rekonstruksi Ruas Jalan Songko–Ampah II.

Kajari Barito Timur, Abdul Halim melalui Kasi Intelijen Sodiq Suksmana Hadi menegaskan, kegiatan pemaparan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarpihak dalam mengantisipasi potensi AGHT selama pelaksanaan proyek.

"Melalui kegiatan pemaparan ini, dilakukan penyamaan persepsi dan koordinasi dalam rangka mengantisipasi serta mencegah potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang dapat timbul dalam pelaksanaan proyek,” ujar Sodiq.

Menurutnya, fungsi Intelijen Kejari Barito Timur memberikan dukungan hukum sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dukungan tersebut diarahkan agar pembangunan dapat berlangsung secara tertib, transparan, akuntabel, dan terhindar dari potensi AGHT.

"Pengawalan terhadap Proyek Strategis Daerah merupakan bagian dari upaya preventif untuk mendukung kelancaran pembangunan dan memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Namun, Sodiq menegaskan, bahwa pengawalan yang dilakukan Kejaksaan bukan merupakan pengganti kewenangan maupun tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), penyedia barang/jasa, konsultan, dan pihak terkait lainnya tetap bertanggung jawab menjalankan tugas dan kewenangannya masing-masing sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan.

"Fungsi pengawalan yang dilakukan oleh Kejaksaan tetap berada dalam koridor kewenangan dan tidak mengambil alih tanggung jawab para pihak dalam pelaksanaan proyek,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kejari Barito Timur menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan.

Optimalisasi fungsi Intelijen diharapkan dapat memberikan dukungan informasi serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi AGHT, sehingga pelaksanaan proyek strategis daerah dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan hukum serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Kapuas Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis

KUALA KAPUAS- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas menggelar bakti kesehatan berupa donor darah serta pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Tingang Menteng Panunjung Polres Kapuas, Kamis (17/9/2026). Bakti kesehatan tersebut melibatkan petugas Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kapuas.

Sebanyak 45 peserta mengikuti pemeriksaan untuk donor darah. Dari jumlah tersebut, 32 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara 13 peserta lainnya tidak dapat melakukan donor karena hasil pemeriksaan menunjukkan kadar hemoglobin rendah dan tekanan darah tinggi.

Selain donor darah, layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis diikuti 57 orang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari, bersama para pejabat utama dan personel Polres Kapuas, Pj Ketua Bhayangkari Cabang Kapuas, serta komunitas ojek online.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatlantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan mengatakan, bakti kesehatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71," ujar Aries.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kapuas turut mendorong kepedulian terhadap kesehatan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. (fah/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes