BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 18 September 2026

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satuan Lantas Polresta Banjarmasin Gelar Bakti Sosial Bersama Ojol

BANJARMASIN- Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Banjarmasin menggelar bakti sosial bersama komunitas ojek online (ojol) di Kota Banjarmasin, Jum'at (18/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana keakraban sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan para pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin melalui Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Embang Pramono, mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan Polantas dengan masyarakat.

Menurutnya, peran Polantas tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga membangun komunikasi dan kepedulian bersama masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara Sat Lantas Polresta Banjarmasin dengan komunitas ojek online, sekaligus mengajak bersama-sama menciptakan budaya tertib dan keselamatan dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kota Banjarmasin.

Keterlibatan komunitas ojol dinilai penting karena para pengemudi memiliki intensitas tinggi dalam beraktivitas di jalan raya sehingga dapat turut berperan dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib. (fah/jp). 

8 Kali Terbang, Helikopter Water Bombing PT Sinarmas Perkuat Pemadaman Karhutla di Seruyan

KUALA PEMBUANG- PT Sinarmas mengerahkan satu unit helikopter water bombing untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Sejak mulai beroperasi pada 9 September 2026, helikopter tersebut telah melakukan delapan kali penerbangan pemadaman.

Pelaksana Harian PT Sinarmas, Arif, mengatakan pengerahan helikopter merupakan bentuk sinergi perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung percepatan penanganan karhutla.

"Dalam menghadapi penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan, pihak PT Sinarmas bersinergi dengan menurunkan satu unit helikopter water bombing. Kami mulai beroperasi pada 9 September sampai saat ini. Hingga kini, helikopter telah melakukan delapan kali penerbangan operasi pemadaman,” kata Arif saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jum'at (18/9/2026).

Menurut Arif, salah satu lokasi yang menjadi sasaran operasi pemadaman berada di wilayah Pukun, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.

"Kami sudah melakukan delapan kali penerbangan atau penanganan karhutla (_landing take off_) dan menyasar titik di daerah Pukun, Seruyan Hilir Timur,” ujarnya.

Arif menjelaskan, setiap penerbangan dilakukan berdasarkan laporan mengenai titik api dan koordinat yang telah dianalisis oleh tim internal. Dengan mekanisme tersebut, pengerahan helikopter diarahkan ke lokasi yang membutuhkan penanganan.

"Kami bekerja berdasarkan laporan yang ditentukan titik koordinatnya. Tim internal mempelajari daerah atau titik _hotspot_ mana yang perlu kami atasi penanganannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kecepatan menjadi faktor penting dalam operasi pemadaman, terutama dalam kondisi tanggap darurat karhutla. Waktu yang diperlukan untuk proses pendaratan, pengisian kebutuhan operasional, dan kembali mengudara menjadi bagian yang harus diperhitungkan.

"Kita menghadapi zona tanggap darurat karhutla. Artinya, kita membutuhkan _mopping_ yang cepat. Dari _landing_ ke terbang lagi membutuhkan waktu,” katanya.

Untuk menunjang operasional helikopter, PT Sinarmas menyiapkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang didatangkan dari Kabupaten Kotawaringin Timur melalui PT Baratama.

"Pasokan BBM untuk helikopter water bombing kami suplai dari Kotim melalui Baratama. Terkait antisipasi pengamanan tempat BBM yang ada di lokasi Bandara Kapten Mulyono, kami sudah melakukan tahapan pengamanan dengan mempersiapkan segala sesuatu semaksimal mungkin,” ungkap Arif.

Pengamanan BBM di lokasi Bandara Kapten Mulyono juga melibatkan petugas pemadam kebakaran bandara. Peralatan pemadam disiapkan sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi keadaan darurat.

"Untuk antisipasi pengamanan BBM, kami dibantu pemadam kebakaran milik bandara. Fire extinguisher ada dua macam, yaitu foam dan cairan. Artinya, saat kami review, mereka selalu standby,” tegasnya.

Di tengah ancaman karhutla, Arif mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia mengingatkan bahwa pembakaran lahan dapat memicu dan memperluas kebakaran serta berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat. (gan/jp). 

 

Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Seorang Pria, Lima Paket Sabu Seberat 2,03 Gram Disita

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas mengamankan seorang pria berinisial MDF (28) yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika di sebuah rumah di Jalan Patih Rumbih Gang 8A, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu (16/9/2026).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 15.10 WIB oleh personel Satresnarkoba Polres Kapuas yang dipimpin Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo.

Dari hasil penggeledahan di lokasi, polisi menemukan lima paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 2,03 gram. 

Selain paket yang diduga sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang lainnya, di antaranya satu timbangan digital, satu sendok yang diduga digunakan untuk mengambil sabu, plastik klip, satu kotak rokok, satu unit telepon seluler Redmi Note 14, serta uang tunai sebesar Rp1,8 juta. 

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari pengembangan perkara penyalahgunaan narkotika yang sebelumnya ditangani Satresnarkoba Polres Kapuas.

Dari pemeriksaan terhadap seorang terlapor yang telah diamankan sebelumnya, polisi memperoleh informasi bahwa narkotika jenis sabu tersebut diduga diperoleh dari MDF.

"Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa terlapor berada di sebuah rumah di Jalan Patih Rumbih Gang 8A, Kelurahan Selat Barat," ujar AKP Budi Utomo, Jum'at (18/9/2026). 

Setelah memastikan keberadaan terlapor, petugas mendatangi lokasi dan mengamankannya pelaku MDF. Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan seorang warga setempat yang merupakan ketua RT.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan lima paket yang diduga sabu beserta sejumlah barang lainnya. Berdasarkan laporan kepolisian, barang-barang tersebut diakui oleh terlapor sebagai miliknya.

AKP Budi Utomo menyebut, bahwa saat ini terlapor beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Kapuas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," pungkasnya.  (fah/jp). 

Dini Hari, Polisi Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Selat Hilir Kapuas, 3 Paket Seberat 1,19 Gram Disita

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di Jalan MT Haryono, RT. 006, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang laki-laki berinisial IR (21), warga Kabupaten Kapuas, pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu yang dilakukan oleh terduga pelaku di kawasan Jalan MT Haryono.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Kapuas kemudian melakukan penyelidikan," ujar Budi Utomo, Jum'at (18/9/2026).

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada di kawasan Jalan MT Haryono. Polisi kemudian melakukan penindakan dan mengamankan pelaku. 

Dalam penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan tiga paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 1,19 gram.

Selain barang yang diduga sabu, polisi juga mengamankan dua plastik klip kosong, satu buah baju berwarna hitam cokelat, satu unit telepon seluler Vivo Y21 warna biru, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty beserta kunci kontak, serta satu buah casing telepon seluler berwarna hitam.

AKP Budi Utomon menyebutkan, bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kapuas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Terduga pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," tandasnya. (fah/jp).

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Apel Kesiapan Personel Hadapi Karhutla

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., memimpin langsung apel pagi di Polsubsektor Paku, Jum'at (18/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti personel Polsubsektor Paku serta personel BKO dari Polsek Dusun Tengah.

Apel pagi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel dalam menghadapi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah.

Dalam arahannya, IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., menekankan pentingnya kesiapan personel, baik dari sisi kekuatan maupun koordinasi, dalam menghadapi penanggulangan karhutla. Setiap personel diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pengecekan tersebut juga bertujuan memastikan personel Polsubsektor Paku dan personel BKO siap bergerak apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melakukan penanganan karhutla.

Kesiapan personel menjadi perhatian khusus mengingat wilayah hukum Polsek Dusun Tengah mencakup Kecamatan Paku dan Kecamatan Karusen Janang yang memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada kondisi tertentu.

Melalui apel tersebut, Kapolsek berharap seluruh personel tetap siaga dan mampu melakukan penanganan karhutla secara cepat serta terkoordinasi. 

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah dan menanggulangi karhutla di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah," tandasnya. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gelar Salat Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar Salat Istisqa dan doa bersama di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah setempat, Jum'at (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan sekaligus mendoakan kesehatan dan keselamatan seluruh keluarga besar Rutan Tamiang Layang.

Salat Istisqa dilaksanakan di lapangan Rutan Tamiang Layang mulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan diikuti 110 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pegawai, petugas keamanan, dan peserta magang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Istisqa secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama. Dalam doa tersebut, para peserta memohon agar hujan segera turun sehingga kabut asap berkurang dan kualitas udara kembali membaik.

Selain memohon turunnya hujan, doa juga ditujukan untuk memohon kesehatan, keselamatan, dan perlindungan bagi WBP, pegawai, petugas keamanan, peserta magang, serta keluarga besar Rutan Tamiang Layang.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepribadian, khususnya pembinaan keagamaan bagi WBP. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh jajaran dan WBP melakukan ikhtiar serta mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah kondisi kabut asap.

"Melalui Salat Istisqa dan doa bersama ini, kita berharap Allah SWT segera menurunkan hujan, memberikan kesehatan dan keselamatan, serta melindungi seluruh keluarga besar Rutan Tamiang Layang,” ujar Agung.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat hingga selesai. Salat Istisqa dan doa bersama tersebut menjadi bagian dari pembinaan kerohanian yang dilaksanakan Rutan Tamiang Layang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan WBP serta mendukung terciptanya kehidupan yang tertib dan harmonis di lingkungan Rutan. (zi/jp). 

Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Barito Timur Gencarkan Patroli Malam di Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi aksi balap liar dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Barito Timur, Kamis (17/9/2026) malam.

Patroli dilaksanakan mulai sekitar pukul 22.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah kawasan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat dan aktivitas balap liar.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli yakni Jalan A. Yani, tepatnya di depan SDN 3 Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut melibatkan tiga personel Satlantas Polres Barito Timur, yakni Brigpol Krisna Ardi Wibowo, Briptu Andra Permana, dan Bripda Ahmad Muhsin.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya aksi balap liar di kawasan Kota Tamiang Layang.

"Patroli antisipasi balap liar ini dilaksanakan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Dusun Timur,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, kata IPDA Dika, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang melintas agar selalu tertib dan mematuhi aturan lalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Barito Timur berupaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

IPDA Dika berharap, melalui patroli itu dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan serta mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Kamis, 17 September 2026

Kejari Barito Timur Perkuat Pengawalan Proyek Strategis Infrastruktur Jalan 2026

TAMIANG LAYANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Timur melalui Bidang Intelijen memperkuat fungsi pengawalan dan pencegahan terhadap potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) dalam pelaksanaan Proyek Strategis Daerah (PSD) bidang infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026.

Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan pemaparan PSD bidang infrastruktur jalan yang disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Barito Timur. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Kejari Barito Timur, Kamis (17/9/2026). 

Kegiatan dihadiri Kepala Kejari Barito Timur, Abdul Halim, Kepala Seksi Intelijen Sodiq Suksmana Hadi, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Riza Pramudya Maulana, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Christian Hadi Gunawan, serta jajaran pegawai Kejari Barito Timur.

Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Timur Yumail J. Paladuk, beserta jajaran, para penyedia barang/jasa, serta konsultan yang terlibat dalam pelaksanaan PSD bidang infrastruktur jalan.

Dalam pemaparan tersebut dibahas rencana pelaksanaan sejumlah proyek rekonstruksi jalan di wilayah Kabupaten Barito Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan Kejari Barito Timur untuk mendukung pelaksanaan pembangunan agar berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaan PSD bidang infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026 tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Barito Timur Nomor 180/140/HUK/2026 tanggal 11 Mei 2026 tentang Penetapan Pengadaan Barang/Jasa Strategis Pemerintah Kabupaten Barito Timur Tahun 2026.

Adapun sejumlah paket pekerjaan yang masuk dalam PSD bidang infrastruktur jalan tersebut meliputi rekonstruksi Ruas Jalan Bagok–Bamban; rekonstruksi Ruas Jalan Natampin–Muara Awang; rekonstruksi Ruas Jalan Tamiang Layang–Telang Lama; rekonstruksi Ruas Jalan Maragut–Gumpa; dan rekonstruksi Ruas Jalan Songko–Ampah II.

Kajari Barito Timur, Abdul Halim melalui Kasi Intelijen Sodiq Suksmana Hadi menegaskan, kegiatan pemaparan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarpihak dalam mengantisipasi potensi AGHT selama pelaksanaan proyek.

"Melalui kegiatan pemaparan ini, dilakukan penyamaan persepsi dan koordinasi dalam rangka mengantisipasi serta mencegah potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang dapat timbul dalam pelaksanaan proyek,” ujar Sodiq.

Menurutnya, fungsi Intelijen Kejari Barito Timur memberikan dukungan hukum sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dukungan tersebut diarahkan agar pembangunan dapat berlangsung secara tertib, transparan, akuntabel, dan terhindar dari potensi AGHT.

"Pengawalan terhadap Proyek Strategis Daerah merupakan bagian dari upaya preventif untuk mendukung kelancaran pembangunan dan memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Namun, Sodiq menegaskan, bahwa pengawalan yang dilakukan Kejaksaan bukan merupakan pengganti kewenangan maupun tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), penyedia barang/jasa, konsultan, dan pihak terkait lainnya tetap bertanggung jawab menjalankan tugas dan kewenangannya masing-masing sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan.

"Fungsi pengawalan yang dilakukan oleh Kejaksaan tetap berada dalam koridor kewenangan dan tidak mengambil alih tanggung jawab para pihak dalam pelaksanaan proyek,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kejari Barito Timur menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan.

Optimalisasi fungsi Intelijen diharapkan dapat memberikan dukungan informasi serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi AGHT, sehingga pelaksanaan proyek strategis daerah dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan hukum serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Kapuas Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis

KUALA KAPUAS- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas menggelar bakti kesehatan berupa donor darah serta pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Tingang Menteng Panunjung Polres Kapuas, Kamis (17/9/2026). Bakti kesehatan tersebut melibatkan petugas Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kapuas.

Sebanyak 45 peserta mengikuti pemeriksaan untuk donor darah. Dari jumlah tersebut, 32 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara 13 peserta lainnya tidak dapat melakukan donor karena hasil pemeriksaan menunjukkan kadar hemoglobin rendah dan tekanan darah tinggi.

Selain donor darah, layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis diikuti 57 orang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari, bersama para pejabat utama dan personel Polres Kapuas, Pj Ketua Bhayangkari Cabang Kapuas, serta komunitas ojek online.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatlantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan mengatakan, bakti kesehatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71," ujar Aries.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kapuas turut mendorong kepedulian terhadap kesehatan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. (fah/jp). 

Raperda Perubahan APBD Barito Utara 2026 Disetujui, Bupati Dorong Percepatan Pembangunan

MUARA TEWEH- Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2026 mendapat persetujuan dalam Rapat Paripurna DPRD Barito Utara, Kamis (17/9/2026).

Rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Barito Utara tersebut dihadiri Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, didampingi Sekda Muhlis. Hadir pula anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, H Benny Siswanto. Agenda diawali dengan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD 2026.

Dokumen pendapat akhir seluruh fraksi kemudian diserahkan kepada pimpinan DPRD. Rangkaian rapat dilanjutkan dengan pembacaan rancangan Berita Acara Persetujuan Bersama antara kepala daerah dan DPRD oleh Sekretaris DPRD.

Persetujuan bersama tersebut kemudian ditandatangani sebagai bagian dari proses pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026. Pada kesempatan yang sama, pimpinan DPRD menyerahkan pendapat akhir fraksi-fraksi kepada Bupati Barito Utara.

Bupati H Shalahuddin selanjutnya menyerahkan naskah sambutan kepala daerah terkait Raperda Perubahan APBD Barito Utara Tahun Anggaran 2026 kepada pimpinan DPRD.

Dalam sambutannya H Shalahuddin mengajak jajaran pemerintah daerah dan DPRD memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

"Mari kita bangun Barito Utara dengan semangat Huma Betang, yaitu kebersamaan, persaudaraan, gotong royong, dan hidup berdampingan dalam keberagaman, agar pembangunan bermuara pada kesejahteraan masyarakat yang maju, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan persetujuan Raperda Perubahan APBD 2026 tersebut, pemerintah daerah selanjutnya menyiapkan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Perubahan anggaran diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Barito Utara. (emca/jp). 

El Nino Diperkirakan Berlanjut hingga 2027, Pemkab Barito Utara Siapkan Tanggap Darurat Karhutla

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa fenomena El Nino masih berlangsung hingga awal 2027. Kondisi tersebut diperparah laporan Dinas Kesehatan yang menyebut kualitas udara saat ini telah berada pada kategori berbahaya.

Langkah antisipasi itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Ruang Rapat A Sekretariat Daerah Barito Utara, Kamis (17/9/2026).

Rakor membahas penguatan kesiapsiagaan, pencegahan, deteksi dini, hingga percepatan respons terhadap potensi karhutla. Paparan disampaikan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan BMKG, serta dilengkapi laporan kondisi wilayah dari sembilan kecamatan.

Dalam paparannya, BMKG menyampaikan El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027. Kondisi iklim tersebut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan kekeringan dan kerawanan kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan melaporkan kualitas udara di wilayah Barito Utara telah masuk kategori berbahaya. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rencana peningkatan status penanganan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat pada 18 September hingga 2 Oktober 2026.

Peningkatan status tersebut juga menuntut penguatan pemantauan kualitas udara dan perlindungan masyarakat. Pemerintah daerah mengantisipasi dampak paparan asap karhutla terhadap kesehatan, terutama apabila konsentrasi asap meningkat.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menegaskan, perubahan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat tidak boleh diartikan sebagai menurunnya kewaspadaan. Menurutnya, perubahan status justru harus diikuti penguatan kesiapsiagaan dan langkah pencegahan.

"Peralihan status dari siaga darurat menuju tanggap darurat bukan berarti menurunkan kewaspadaan. Justru ini harus kita maknai sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan, dengan mengutamakan pencegahan dan deteksi dini terhadap setiap potensi Karhutla,” tegasnya.

H Shalahuddin meminta pemantauan terhadap kondisi cuaca, vegetasi, titik rawan kebakaran, dan aktivitas masyarakat terus dilakukan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah, TNI-Polri, BPBD, Damkarmat, pemerintah kecamatan dan desa, relawan, dunia usaha, serta masyarakat.

Setiap laporan potensi karhutla, lanjutnya, harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak berkembang dan meluas.

"Jangan menunggu api membesar, karena kecepatan dalam bertindak sangat menentukan keberhasilan penanganan Karhutla,” tegas H Shalahuddin.

Rakor kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Bupati dan Forkopimda, penyampaian kesimpulan, serta arahan untuk memperkuat pencegahan dan respons cepat di lapangan.

Dengan El Nino yang diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027 dan kualitas udara yang dilaporkan berada pada kategori berbahaya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong seluruh unsur terkait meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah pencegahan karhutla serta perlindungan masyarakat dari dampak asap. (emca/jp). 

Komisi III DPRD Kalsel Bahas Anggaran Perhubungan 2027, Perlengkapan Jalan Jadi Perhatian

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan membahas kebutuhan anggaran sektor perhubungan untuk Tahun Anggaran 2027 bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel dan UPTD Terminal, Kamis (17/9/2026).

Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, tersebut membahas sejumlah program prioritas, termasuk usulan penambahan anggaran untuk penyediaan dan pemeliharaan perlengkapan jalan.

Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel dalam rapat itu diwakili Sekretaris Dinas Perhubungan bersama jajaran terkait.

Mustaqimah mengatakan, usulan anggaran untuk sektor perhubungan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan dan skala prioritas.

"Usulan penambahan anggaran harus melihat kebutuhan yang benar-benar ada di lapangan. Penyediaan perlengkapan jalan penting, tetapi pemeliharaannya juga harus diperhatikan agar fasilitas yang sudah ada tetap berfungsi secara optimal,” ujarnya.

Menurut dia, perlengkapan jalan memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan, ketertiban, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas. Karena itu, penambahan fasilitas perlu dibarengi dengan pemeliharaan secara berkala.

"Intinya kita ingin program yang direncanakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kita akan melihat usulan-usulan tersebut berdasarkan prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” kata Mustaqimah.

Selain perlengkapan jalan, rapat juga membahas dan mengevaluasi rencana program Dinas Perhubungan serta UPTD Terminal yang akan dilaksanakan pada 2027.

Komisi III mendorong agar setiap program disusun secara terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan, skala prioritas, dan kemampuan keuangan daerah. Penganggaran, kata Mustaqimah, tidak hanya diarahkan untuk pembangunan fasilitas baru, tetapi juga memastikan fasilitas yang telah tersedia tetap terpelihara dan berfungsi optimal.

Melalui rapat tersebut, Komisi III DPRD Kalsel menegaskan akan mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan program sektor perhubungan. Pengawasan dilakukan agar anggaran yang nantinya dialokasikan dapat digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan mendukung peningkatan pelayanan transportasi serta keselamatan pengguna jalan di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Kemensos-Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Rp582 Juta kepada 137 Penerima

KUALA KAPUAS- Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyalurkan bantuan sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp582 juta kepada 137 penerima manfaat dalam rangkaian Bakti Sosial Kemensos RI di Kabupaten Kapuas.

Penyerahan bantuan menjadi bagian dari puncak kegiatan Bakti Sosial Kemensos RI yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Kapuas, Dodo. 

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Direktorat Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas Kemensos RI, Septi Elliza, Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Radna Dewi Sartika, Kepala Dinas Sosial Kapuas, Karolinae, unsur Forkopimda, sejumlah kepala OPD, camat, lurah, tenaga kesehatan, serta penerima manfaat.

Sebanyak 137 penerima manfaat yang mendapatkan bantuan ATENSI berasal dari kelompok anak, penyandang disabilitas, dan eks-penderita kusta. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar dan nutrisi, paket sembako, perlengkapan sekolah, sepeda, serta alat bantu aksesibilitas.

Alat bantu tersebut antara lain kruk, alat bantu dengar, walker, tongkat kaki empat, kursi roda manual, dan kursi roda elektrik.

Bakti Sosial Kemensos RI di Kabupaten Kapuas berlangsung 15–18 September 2026. Selain penyaluran ATENSI, kegiatan tersebut diisi berbagai layanan sosial dan kesehatan, di antaranya khitanan massal bagi 14 anak, pembersihan dan penataan lingkungan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), serta penanganan dan pendampingan program Bebas Pasung di Kecamatan Kapuas Timur.

Kegiatan lainnya berupa operasi katarak gratis bagi 86 penerima manfaat yang dilaksanakan bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dan Vision Center Kapuas, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Usai membuka kegiatan dan menyerahkan bantuan secara simbolis, Wakil Bupati Kapuas, Dodo bersama rombongan meninjau Vision Center Kapuas. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat fasilitas pelayanan medis dan berinteraksi dengan sejumlah pasien katarak yang tengah menunggu penanganan.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI, Sentra Budi Luhur Banjarbaru, PERDAMI, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan bakti sosial tersebut.

"Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian berbagai pihak dari Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Kementerian Sosial, hingga PERDAMI yang telah menyalurkan bantuan sekitar Rp582 juta untuk berbagai kegiatan sosial dan medis ini. Ini sangat membantu warga kita, dan kami berharap sinergi serta kepedulian seperti ini terus berlanjut ke depannya,” ujar Wakil Bupati Kapuas.

Pemkab Kapuas juga meminta camat, lurah, dan kepala desa melakukan pembenahan serta pemutakhiran Data Tunggal Kementerian Sosial (Desil 1–10) melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Pemutakhiran data tersebut dilakukan untuk mendukung ketepatan sasaran program bantuan sosial berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Radna Dewi Sartika mengatakan, seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan asesmen bersama dinas teknis terkait.

Menurutnya, sinergi antara Kemensos, pemerintah daerah, dan pihak terkait perlu terus diperkuat agar program rehabilitasi sosial dapat mendukung peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Kapuas. (fah/hru/jp).

Wisuda 134 Sarjana PAI STAI Kuala Kapuas, Bupati Tekankan Peran Guru Bentuk Karakter Generasi

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, menekankan pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter, akhlak dan kepribadian generasi muda. 

Pesan itu disampaikan Bupati HM. Wiyatno saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi PAI Angkatan XXVIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas Tahun Akademik 2025/2026.

Wisuda yang digelar di Aula Tingang Menteng, Kuala Kapuas, Kamis (17/9/2026), tersebut diikuti 134 wisudawan dan wisudawati.

Bupati mengatakan, gelar akademik yang diperoleh para lulusan bukan merupakan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal perjalanan untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

"Ijazah dan gelar akademik bukanlah tujuan akhir pendidikan. Gelar sarjana harus menjadi simbol tanggung jawab karena saudara telah mendapatkan pendidikan tinggi," pesan HM. Wiyatno.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga dituntut memiliki integritas, akhlak dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Khusus bagi lulusan PAI, HM. Wiyatno menilai profesi guru memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi bangsa. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga berperan dalam membangun karakter, moral, akhlak dan kepribadian peserta didik.

Peran tersebut semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, media sosial dan kecerdasan buatan (AI), serta perubahan sosial yang berlangsung cepat. Menurut Bupati, derasnya arus informasi harus diimbangi kemampuan untuk menyaring dan memahami informasi secara benar.

"Dunia pendidikan membutuhkan guru-guru yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, matang secara emosional dan memiliki keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Ia berharap lulusan STAI Kuala Kapuas Prodi PAI Tahun 2026 mampu menjalankan peran tersebut dengan mengedepankan ilmu, keteladanan dan pengabdian.

"Jadilah guru yang kehadirannya dirindukan oleh peserta didik. Jadilah guru yang tidak hanya mengajarkan apa yang harus diketahui, tetapi juga memberikan contoh tentang apa yang harus dilakukan," pesannya. 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manusia. Begitu pula kemajuan ekonomi harus disertai pembangunan karakter.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai agama dan budaya di tengah kemajuan teknologi.

Dalam hal ini, HM. Wiyatno menyebut STAI Kuala Kapuas memiliki peran dalam mendukung pembangunan daerah. Perguruan tinggi tersebut diharapkan tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga menghasilkan SDM yang berilmu, beriman, berakhlak, profesional dan memiliki jiwa pengabdian.

Kepada para lulusan, Bupati berpesan agar terus belajar dan meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, menjadikan agama dan akhlak sebagai fondasi kehidupan, serta memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan diri.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak takut memulai perjalanan karier dari bawah.

"Kesuksesan tidak selalu datang melalui jalan yang cepat. Di manapun nanti saudara berada, hadirkan kebaikan bagi orang banyak," ujarnya.

Sementara itu, Ketua STAI Kuala Kapuas, H Ushansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan yang diberikan kepada STAI Kuala Kapuas.

Ia mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan puncak dari proses pendidikan yang telah dilalui para mahasiswa sekaligus awal perjalanan baru untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

"Momentum wisuda ini hendaknya menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, daerah, bangsa dan negara," ujarnya.

Menurut Ushansyah, gelar akademik yang diperoleh para lulusan merupakan amanah dan tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu dengan sebaik-baiknya.

Pada akhir sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa, dukungan, pengorbanan dan kesabaran hingga para lulusan menyelesaikan pendidikan.

"Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, menjadi bekal dalam menjalani kehidupan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, Kabupaten Kapuas, bangsa dan negara," pungkasnya. (fah/hru/jp). 

Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan, Diskannak Bartim Sinergi dengan Rutan Kelas IIB Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Barito Timur resmi menjalin kerja sama dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang. 

Sinergi interinstansi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembinaan kemandirian warga binaan serta penguatan ketahanan pangan di lingkungan rutan. Penandatanganan PKS itu dilaksanakan di Aula Pangunraun Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Kamis (17/9/2026). 

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Abianhin, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bidang Perikanan Noveta Wijanti, menyatakan apresiasinya atas kepercayaan Rutan Tamiang Kelas IIB Layang dalam membangun kolaborasi lintas sektoral tersebut.

"Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung kegiatan pembinaan dan pemberdayaan. Kami berharap program ini menjadi sarana transfer pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman praktis bagi warga binaan melalui kegiatan yang produktif," ujar Noveta.

Ia menambahkan, program kolaboratif ini tidak sekadar berfokus pada pemenuhan pangan, melainkan difokuskan sebagai bekal pembinaan mental dan keterampilan. Harapannya, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memiliki keahlian yang dapat diandalkan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Diskannak Barito Timur siap memberikan dukungan teknis yang disesuaikan dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). 

Bentuk dukungan yang disiapkan meliputi bantuan fisik berupaya penyaluran benih ikan, bibit ternak, serta pakan; pendampingan teknis berupa penyuluhan cara pemeliharaan, pencegahan penyakit, hingga tata cara pengelolaan hasil produksi; dan pengawasan berkelanjutan berupa pelibatan penyuluh perikanan dan peternakan lokal untuk mengawal tata kelola budidaya secara berkala.

Noveta menegaskan, bahwa PKS ini dirancang untuk jangka panjang agar dampak positifnya dirasakan secara langsung dan berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial.

"Semoga sinergi ini terus terjalin erat demi mendukung pembangunan daerah serta memperkuat program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Barito Timur," pungkasnya. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Perkuat Ketahanan Pangan lewat Budidaya Perikanan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengembangan budidaya perikanan. Upaya tersebut dilakukan melalui penyuluhan teknik budidaya perikanan bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut digelar di Aula Rutan Kelas IIB Tamiang Layang. Penyuluhan diikuti jajaran Rutan, petugas pembinaan kemandirian, perwakilan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, warga binaan/tamping yang terlibat dalam kegiatan budidaya perikanan, serta peserta Magang Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026.

Dalam penyuluhan, peserta memperoleh materi mengenai teknik dasar budidaya perikanan, meliputi persiapan kolam atau media budidaya, pemilihan dan penebaran benih, pemberian pakan, pemeliharaan kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, hingga teknik pemanenan.

Perwakilan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur turut memberikan arahan mengenai pengelolaan budidaya perikanan yang efektif dan berkelanjutan. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab dengan peserta.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan penyuluhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui keterampilan yang produktif dan dapat dikembangkan.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dikembangkan selama menjalani masa pembinaan. Sinergi dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur tentunya sangat membantu dalam pengembangan kegiatan budidaya perikanan di Rutan,” ujar Agung.

Setelah penyuluhan, kegiatan akan dilanjutkan dengan praktik budidaya perikanan di lingkungan Rutan. Lahan dan sarana yang tersedia akan dioptimalkan untuk mendukung pengembangan budidaya perikanan sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur juga akan melakukan koordinasi dan pendampingan secara berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan untuk memastikan kegiatan budidaya perikanan dapat dikembangkan secara berkesinambungan. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dan Dinas Perikanan Barito Timur Perkuat Kerja Sama Ketahanan Pangan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan, Kamis (17/9/2026).

Penandatanganan PKS berlangsung di Aula Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dan dihadiri Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto serta Kepala Bidang Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Noveta Wijantri, bersama jajaran.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kegiatan produktif dan berkelanjutan di lingkungan Rutan, antara lain budidaya perikanan, peternakan, pemanfaatan lahan produktif, serta peningkatan keterampilan warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan.

"Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas melalui kegiatan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Agung.

Menurut Agung, pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan Rutan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi pelaksanaan pembinaan warga binaan.

Melalui PKS tersebut, kedua pihak akan mendorong pelaksanaan kegiatan di bidang perikanan dan peternakan serta pemanfaatan lahan produktif. Program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Penandatanganan naskah PKS kemudian dilanjutkan dengan dokumentasi bersama jajaran Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur.

Rutan Tamiang Layang selanjutnya akan menindaklanjuti kerja sama tersebut melalui kegiatan nyata di bidang perikanan, peternakan, dan pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari penguatan pembinaan kemandirian warga binaan. (zi/jp). 

Kejari Barito Timur Kaji Pendampingan Hukum Program Revitalisasi Sekolah TA 2026

TAMIANG LAYANG- Kejaksaan Negeri Barito Timur melalui Bidang Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Timur menggelar ekspose permohonan pendampingan hukum yang diajukan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur di Aula Kantor Kejari setempat, Selasa (15/9/2026).

Ekspose tersebut membahas rencana pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 untuk jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Barito Timur, Abdul Halim, bersama Kasi Datun, Denny Reynold Octavianus. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Pendidikan Barito Timur, H Bunyamin, pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), tim teknis, serta sejumlah kepala sekolah penerima manfaat.

Kajari Barito Timur, Abdul Halim melalui Kasi Datun Kejari Barito Timur, Denny Reynold Octavianus, menjelaskan bahwa ekspose ini merupakan tahapan krusial. Langkah ini bertujuan memetakan kondisi awal, kebutuhan, hingga potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) selama proses pembangunan fisik.

"Pendampingan hukum dari Jaksa Pengacara Negara (JPN) bersifat preventif. Tujuannya memastikan anggaran negara untuk sektor pendidikan ini tepat mutu, tepat waktu, tepat anggaran, dan tertib administrasi," kata Denny, Kamis (17/9/2026). 

Ia mengungkapkan, terdapat belasan paket pekerjaan revitalisasi sekolah tahun ini. Namun, Kejari tidak serta-merta memberikan pendampingan ke seluruh proyek tersebut.

"Kami telaah terlebih dahulu berdasarkan tingkat urgensi dan kondisi di lapangan. Dari belasan proyek itu, sebagian sudah mulai berjalan," ujarnya.

Melalui pendampingan hukum ini, Denny berharap proyek revitalisasi sekolah di Barito Timur terlaksana sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Gelar Tes Urine ASN, Bupati Tegaskan Bahaya Narkoba

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan Deteksi Dini dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika melalui tes urine. Kegiatan dilaksanakan di Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (17/9/2026) pagi.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, didampingi Sekda Muhlis, menghadiri sekaligus membuka kegiatan tersebut. Turut hadir Asisten I, para kepala organisasi perangkat daerah, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Pelaksanaan tes urine diikuti sejumlah perangkat daerah, antara lain Sekretariat Daerah (Setda), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menekankan, bahwa ASN memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga integritas serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

"Sebagai aparatur pemerintah, kita memiliki tanggung jawab yang lebih besar. ASN bukan hanya dituntut memiliki kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam perilaku, disiplin, integritas, dan kepatuhan terhadap aturan. Oleh karena itu, seluruh ASN harus memiliki komitmen yang kuat untuk menjauhi narkotika dan segala bentuk penyalahgunaannya," kata H Shalahuddin.

Menurutnya, pelaksanaan tes urine tidak semata-mata dimaksudkan sebagai bentuk pemeriksaan atau pengawasan terhadap ASN. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan, perlindungan, dan pembinaan untuk menciptakan lingkungan kerja pemerintahan yang sehat, bersih, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Bupati berharap kegiatan deteksi dini tersebut dapat memperkuat komitmen seluruh aparatur untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus menjaga integritas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Rustanto, mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat berdampak luas, termasuk terhadap keluarga, pekerjaan, karier, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

"Apabila seorang pegawai terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, dampaknya tidak berhenti pada dirinya sendiri. Keluarga dapat menjadi korban, pekerjaan dapat terganggu, masa depan karier dapat terancam, dan yang lebih besar lagi adalah hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah," tegas Mada. (emca/jp). 

Bupati HSS Buka Festival Semangka, Dorong Penguatan Pertanian Daha Selatan

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor membuka Festival Semangka di kawasan Pelabuhan Daha Selatan, Kabupaten HSS. Festival ini menjadi ajang promosi komoditas semangka sekaligus mendorong pengembangan potensi pertanian dan peningkatan nilai ekonomi bagi petani setempat.

Komoditas semangka yang dikembangkan masyarakat di wilayah Daha Selatan mendapat dukungan melalui kemitraan petani dengan PT East West Seed Indonesia (Ewindo), pemegang merek benih Panah Merah. Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan komoditas pertanian sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil produksi petani.

H Syafrudin Noor mengapresiasi pelaksanaan Festival Semangka yang mempertemukan unsur pemerintah, petani dan pihak swasta dalam mendorong pengembangan pertanian lokal.

Menurutnya, potensi pertanian di wilayah Daha Selatan perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memiliki daya saing dan memberikan dampak ekonomi bagi petani.

 "Potensi pertanian yang dimiliki wilayah Daha Selatan perlu terus dikembangkan agar memiliki daya saing dan memberikan manfaat ekonomi bagi para petani,” ujarnya, Kamis (17/9/2026). 

Festival Semangka juga diharapkan menjadi sarana promosi hasil pertanian lokal sekaligus mendorong petani untuk meningkatkan inovasi dan produktivitas.

Pengembangan komoditas tersebut dinilai dapat memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sumber penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten HSS.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, Wakil Bupati HSS, H Suriani bersama Ketua GOW Kabupaten HSS, Hj Misnawati Suriani, Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, HM. Noor, perwakilan PT East West Seed Indonesia, kepala OPD di lingkungan Pemkab HSS, para camat, serta petani dari wilayah Daha Selatan. (ari/jp). 

Cegah Karhutla, Polsek Patangkep Tutui Sosialisasi Imbauan dan Bagikan 500 Masker ke Warga

TAMIANG LAYANG- Kepolisian Sektor (Polsek) Patangkep Tutui, Polres Barito Timur, terus menggalakkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya, Kamis (17/9/2026). 

Selain membentangkan spanduk imbauan di kawasan rawan, petugas juga membagikan sebanyak 500 masker gratis kepada warga yang melintas.

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H bersama jajaran. Petugas membentangkan spanduk bertuliskan “STOP MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN” yang mencantumkan secara tegas sanksi pidana 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar bagi para pelaku pembakaran, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain menyampaikan imbauan secara langsung, aksi kepedulian ditunjukkan dengan membagikan 500 unit masker guna menjaga kesehatan pernapasan warga dari potensi paparan kabut asap akibat cuaca kering.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.si melalui Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk edukasi sekaligus tindakan preventif dalam melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Warisan hutan dan lingkungan yang lestari adalah untuk anak cucu kita kelak. Pembagian masker ini juga menjadi langkah kepedulian kami agar masyarakat tetap terjaga dari risiko asap. Mari bersama-sama kita jaga wilayah Barito Timur dari ancaman karhutla,” ujar IPDA Bambang Wahyudi, S.H.

Melalui kegiatan ini, IPDA Bambang Wahyudi, S.H mengharapkan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk karhutla semakin meningkat.

"Sehingga angka potensi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Patangkep Tutui dapat ditekan secara maksimal," tandasnya. (zi/jp). 

Satlantas Polres Barito Timur Donorkan 10 Kantong Darah Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

TAMIANG LAYANG- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur melaksanakan bakti kesehatan berupa donor darah dalam rangka menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Tamiang Layang, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Plt. Kasatlantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika dan diikuti personel Satlantas. Dari kegiatan tersebut, terkumpul 10 kantong darah yang terdiri atas golongan darah A sebanyak 2 kantong, B sebanyak 4 kantong, AB sebanyak 2 kantong, dan O sebanyak 2 kantong.

Sebelum menjalani proses donor, para personel terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh tim medis UTD RSUD Tamiang Layang. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), serta riwayat kesehatan untuk memastikan calon pendonor memenuhi persyaratan medis.

Dari 12 personel Satlantas yang mengikuti rangkaian kegiatan, 10 personel berhasil melakukan donor darah. Dua personel tidak dapat mendonorkan darah setelah hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah rendah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasatlantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika mengatakan, kegiatan donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial personel Polri sekaligus upaya membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Donor darah ini merupakan bentuk kepedulian dan kemanusiaan personel Satlantas Polres Barito Timur. Kami berharap darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan medis dan menyelamatkan masyarakat yang membutuhkan,” ujar IPDA Dika.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergitas antara Polri dan RSUD Tamiang Layang dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mewujudkan kehadiran Polantas yang humanis dan memberikan manfaat secara langsung,” katanya.

Bakti kesehatan donor darah tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, dengan mengedepankan semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat. (zi/jp). 

Hingga 16 September, Kasus ISPA Capai 1.579 di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menyusul tercatatnya 1.579 kasus yang dihimpun dari 11 puskesmas selama periode 20 Agustus hingga 16 September 2026.

Data Dinas Kesehatan Barito Timur menunjukkan, kasus ISPA masih terjadi secara fluktuatif di sejumlah wilayah. 

Secara harian, jumlah kasus tertinggi tercatat pada 31 Agustus 2026 sebanyak 118 kasus. Setelah itu, kasus masih mengalami naik turun hingga pada 16 September 2026 tercatat sebanyak 84 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur, dr. Jimmi W.S Hutagalung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan balita.

"Agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ibu hamil, bayi dan balita. Apabila perlu keluar, diharapkan menggunakan masker,” ujar Jimmi kepada wartawan ini melalui sambungan via whatsapp, Kamis (17/9/2026). 

Selain penggunaan masker, masyarakat juga diminta konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan dan gangguan saluran pernapasan.

dr. Jimmi menegaskan, masyarakat yang mulai mengalami gejala ISPA agar tidak menunda pemeriksaan dan segera mendapatkan penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Bila ada gejala ISPA, segera berobat. Bila terjadi sesak napas atau kekurangan oksigen, segera ke fasilitas kesehatan, karena di sana tersedia ruang oksigen,” katanya.

Menurut dr. Jimmi, Dinas Kesehatan Barito Timur melakukan pemantauan kasus ISPA secara rutin. Data dari 11 puskesmas direkap dan dilaporkan setiap hari untuk mengetahui perkembangan kasus di wilayah tersebut.

"Dinkes selalu setiap hari melaporkan data ISPA yang direkap dari 11 puskesmas,” jelasnya.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan kasus ISPA sekaligus untuk memastikan perkembangan penyakit dapat diketahui lebih cepat.

Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan PHBS, menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah, serta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala ISPA, terutama jika disertai sesak napas atau tanda kekurangan oksigen.

Masyarakat juga diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita yang termasuk kelompok yang perlu mendapat perlindungan lebih dari gangguan saluran pernapasan. (zi/jp).

LPTQ Barito Timur Siap Kirim Hingga 35 Peserta ke MTQ XXXIV Tingkat Provinsi di Katingan

TAMIANG LAYANG- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Barito Timur (Bartim) memastikan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Katingan pada 20–28 November mendatang.

Sekretaris LPTQ Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Janawi, menyampaikan bahwa pihaknya akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sebagai bentuk keseriusan, kata dia, pihak LPTQ telah melakukan peninjauan awal ke lokasi kegiatan.

"Insyaallah kita akan mengikuti kegiatan tersebut. Kita sudah melakukan survei tempat pemondokan di Katingan, dan saat ini pihak sekretariat sedang mempersiapkan para peserta yang akan diberangkatkan, termasuk berkas dan persyaratan administrasi lainnya," ujar H Ahmad Janawi kepada wartawan ini, Kamis (17/9/2026). 

H Ahmad Janawi menjelaskan, LPTQ Bartim mengestimasi jumlah kontingen peserta yang akan dikirimkan sebanyak 30 hingga maksimal 35 orang. Sementara untuk jumlah pendamping atau official akan disesuaikan kemudian.

Terkait proses rekrutmen peserta, H Ahmad Janawi menyebutkan, bahwa pihak LPTQ tidak menggelar seleksi terbuka tingkat kabupaten secara penuh. Sebagian besar peserta memanfaatkan hasil pembinaan dan seleksi tahun sebelumnya, sedangkan sisanya dilakukan melalui mekanisme penjaringan sederhana.

"Kita melihat beberapa peserta yang sudah diperoleh dari tahun lalu. Namun, memang ada beberapa yang perlu penjaringan secara sederhana saja, jadi tidak ada seleksi besar-besaran. Paling kita memanggil satu dua peserta untuk dipantau penampilannya," pungkasnya. (zi/jp). 

Kemenag Barito Timur Kejar Legalitas Lahan KUA Raren Batuah dan Karusen Janang, Pembangunan Ditargetkan 2027

TAMIANG LAYANG- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur (Bartim) terus mematangkan persiapan administrasi dan legalitas tanah untuk pembangunan gedung Kantor Urusan Agama (KUA). Saat ini, fokus pengelolaan legalitas aset menyasar dua wilayah, yakni KUA Raren Batuah dan KUA Karusen Janang.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Bartim, H Ahmad Janawi, menjelaskan bahwa untuk KUA Raren Batuah yang berlokasi di Lenggang, proses sertifikasi tanahnya telah rampung. Sementara itu, untuk KUA Karusen Janang yang berada di wilayah Dayu (sekitar Simpang Lagan), legalitas lahan saat ini sedang dalam tahapan pemprosesan.

"Untuk KUA Raren Batuah di Desa Lenggang, sertifikat tanahnya sudah selesai. Sedangkan untuk KUA Karusen Janang di Dayu, berkasnya sudah lengkap dan saat ini masih berada di Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk proses legalitas," ujar H Ahmad Janawi kepada wartawan ini, Kamis (17/9/2026). 

Ia tidak menampik adanya keterlambatan dalam pengurusan berkas lahan KUA Karusen Janang. Hal tersebut disebabkan oleh kendala administratif, mengingat pemilik tanah sebelumnya telah meninggal dunia sehingga membutuhkan proses pengurusan ahli waris dan pemberkasan yang lebih panjang.

Mengenai skema perolehan tanah, H Ahmad Janawi menerangkan, bahwa lahan itu merupakan hasil tukar dari anggaran pemerintah.

Terkait pengerjaan fisik, H Ahmad Janawi menargetkan pembangunan gedung permanen untuk kedua KUA tersebut dapat terealisasi pada tahun 2027 mendatang. Langkah ini ditujukan untuk memaksimalkan dan menyempurnakan fasilitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat.

"Harapan kita dari provinsi, pembangunan gedung KUA ini dapat ditargetkan pada tahun 2027. Jika kedua KUA ini berhasil dibangun, maka seluruh KUA di 10 kecamatan yang ada di Barito Timur sudah memiliki bangunan fisik yang permanen," pungkasnya. (zi/jp). 

ISPU Tabalong Capai 1.878, Polres Perbanyak Pembagian Masker kepada Warga

TANJUNG- Kualitas udara di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, berada pada kategori berbahaya. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Tabalong memperbanyak pembagian masker kepada masyarakat, terutama pengguna jalan yang beraktivitas di luar ruangan.

Pembagian masker dilakukan personel Polres Tabalong di traffic light depan Mapolres Tabalong, Kamis (17/9/2026) pagi. Masker dibagikan kepada pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas.

Selain membagikan masker, petugas juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan kabut asap dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari kanal Kementerian Lingkungan Hidup, indeks standar pencemar udara (ISPU) Kabupaten Tabalong pada Kamis (17/9/2026) pukul 06.00 WITA tercatat 1.878, yang masuk kategori berbahaya. 

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan. Bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker dianjurkan sebagai salah satu upaya mengurangi paparan partikel dan polutan di udara.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan selama kondisi kabut asap berlangsung.

"Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan kurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan. Mari bersama-sama menjaga kesehatan diri dan keluarga sampai kondisi udara kembali membaik,” imbaunya.

Polres Tabalong juga terus memantau kondisi di wilayah hukumnya serta mengedepankan pelayanan dan perlindungan masyarakat selama kondisi kualitas udara memburuk. (fah/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes