TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, memimpin langsung kegiatan monitoring dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait ketersediaan serta harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB itu melibatkan personel Polsek Dusun Tengah, yakni AIPTU Marhani, AIPDA Fransisco, dan BRIPDA Alfin. Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia bagi masyarakat serta mencegah potensi penyimpangan distribusi BBM bersubsidi.
Pengecekan diawali di SPBU 64.737.01 Ampah, Jalan Ampah–Tamiang Layang–Mantaliau, Kelurahan Ampah Kota. Berdasarkan keterangan petugas SPBU, stok BBM yang tersedia per 14 Juni 2026 terdiri dari Biosolar sebanyak 1.425 liter dengan harga Rp6.800 per liter, Pertamax 8.239 liter dengan harga Rp16.650 per liter, dan Pertamax Turbo 7.557 liter dengan harga Rp21.200 per liter. Sementara itu, stok Pertalite dan Pertamina Dex di SPBU tersebut dilaporkan kosong.
Selain memeriksa ketersediaan BBM di SPBU, petugas juga melakukan pemantauan harga BBM eceran di sejumlah titik di Kecamatan Dusun Tengah. Hasil monitoring menunjukkan harga Pertamax di tingkat pengecer berkisar antara Rp19.000 hingga Rp20.000 per liter, sedangkan Pertalite dijual dengan harga Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.
Dari hasil koordinasi di lapangan, diketahui bahwa kekosongan stok Pertalite disebabkan adanya kendala pengiriman dari PT Pertamina ke SPBU. Meski demikian, kondisi distribusi BBM di wilayah Kecamatan Dusun Tengah secara umum masih terpantau aman dan terkendali.
Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan kegiatan monitoring dilakukan secara rutin untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi serta mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar berjalan sesuai ketentuan.
"Monitoring stok dan distribusi BBM terus kami lakukan, baik di SPBU maupun di tingkat pengecer. Langkah ini bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi sekaligus mencegah potensi penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polsek Dusun Tengah akan terus melakukan pengawasan berkala terhadap aktivitas distribusi BBM di wilayah hukumnya sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan energi dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. (zi/jp).











































