BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Sabtu, 06 Juni 2026

Camat Apresiasi Peresmian Polsubsektor Paju Epat, Dorong Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama

TAMIANG LAYANG- Camat Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Fredi Tangkasiang, mengapresiasi peresmian Polsubsektor Paju Epat yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat dalam meningkatkan pelayanan kepolisian serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.

Apresiasi tersebut disampaikan Fredi Tangkasiang usai menghadiri peresmian Polsubsektor Paju Epat, Sabtu (6/6/2026).

Menurut dia, kehadiran Polsubsektor Paju Epat memberikan dampak positif bagi masyarakat karena mampu memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

"Kehadiran Polsubsektor Paju Epat memang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dan situasi kamtibmas yang terjaga, masyarakat akan merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Fredi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan Polsubsektor Paju Epat. 

Ia menegaskan, bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif pemerintah dan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat terus mendukung serta bersama-sama menciptakan rasa aman di lingkungan masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut, Fredi berharap keberadaan Polsubsektor Paju Epat dapat mencapai tujuan yang diharapkan, yakni meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Paju Epat. (zi/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Tebar Kepedulian, Salurkan Bansos untuk Warga Kurang Mampu di Sei Pasah

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas melaksanakan kegiatan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, bersama personel Satresnarkoba.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Jalan Kapuas Seberang dan Jalan Trans Kalimantan RT. 006, Kelurahan Sei Pasah. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyerahkan dua paket sembako kepada warga yang dinilai membutuhkan bantuan.

Penerima bantuan masing-masing adalah seorang warga berusia 54 tahun yang berdomisili di Jalan Trans Kalimantan RT. 006, Kelurahan Sei Pasah, serta seorang warga berusia 41 tahun yang tinggal di Jalan Kapuas Seberang II Gang Karya Baru RT. 006, Kelurahan Sei Pasah.

Kasatresnarkoba Polres Kapuas  AKP Budi Utomo, mengatakan kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga,” ujarnya. (fah/jp). 

Dayak Patriot Nusantara Gagas Musyawarah Kapakat Dayak 2026, Hidupkan Semangat Persatuan Tumbang Anoi

PALANGKA RAYA- Organisasi kemasyarakatan Dayak Patriot Nusantara menggagas pelaksanaan Musyawarah Kapakat Dayak Hai Berkah Rakyat Dayak Kalimantan Tengah Tahun 2026 sebagai forum konsolidasi dan penyerapan aspirasi masyarakat Dayak. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Palangka Raya pada 15–16 September 2026 itu diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat persatuan, perdamaian, dan kebersamaan yang diwariskan melalui Rapat Besar Tumbang Anoi 1894.

Ketua Dayak Patriot Nusantara, Gadjonedy Simpei, mengatakan musyawarah tersebut akan menjadi ruang bersama bagi masyarakat Dayak untuk membahas berbagai persoalan strategis yang dihadapi Kalimantan Tengah saat ini.

"Kami ingin membangun kembali spirit dan roh Tumbang Anoi, yakni semangat persatuan, perdamaian, dan kebersamaan masyarakat Dayak dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi saat ini," ujar Gadjonedy saat menyampaikan pidato dalam agenda Musyawarah Kapakat Dayak Hai Berkah, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, Dayak Patriot Nusantara yang berdiri pada 23 September 2023 telah aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Organisasi tersebut juga terlibat dalam membantu penyelesaian sengketa melalui mekanisme peradilan adat, baik antarmasyarakat adat maupun antara masyarakat adat dengan perusahaan perkebunan dan pertambangan.

Gadjonedy menjelaskan, organisasi itu telah memperoleh status badan hukum berdasarkan Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia yang diterbitkan pada 13 Desember 2024. Organisasi tersebut berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Ia menilai, masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti menurunnya semangat kebersamaan, keterbatasan akses ekonomi dan lapangan pekerjaan, konflik agraria, serta persoalan penegakan hukum yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi rasa keadilan masyarakat adat.

Karena itu, kata dia, diperlukan forum yang mampu menghimpun berbagai aspirasi dan merumuskan rekomendasi bagi para pemangku kepentingan.

"Kami melihat perlu ada ruang bersama untuk mendengar, menerima, merumuskan, dan mencari solusi atas berbagai persoalan rakyat yang paling mendasar agar dapat menjadi rekomendasi bagi para pemangku kepentingan," katanya.

Gadjonedy menegaskan, semangat penyelenggaraan musyawarah tersebut berangkat dari nilai-nilai yang lahir dalam Rapat Besar Tumbang Anoi Tahun 1894, yang menjadi tonggak penting persatuan berbagai subetnis Dayak dan mengakhiri konflik antarkelompok melalui kesepakatan bersama.

Menurut dia, para leluhur Dayak telah mewariskan nilai perdamaian, penghormatan terhadap perbedaan, serta kehidupan bermasyarakat yang harmonis yang tetap relevan hingga saat ini.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Dayak Patriot Nusantara mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh adat, akademisi, pelaku usaha, perusahaan daerah, perusahaan swasta, hingga masyarakat umum untuk berpartisipasi dan memberikan dukungan.

Sebagai pusat koordinasi, panitia telah membuka Posko Musyawarah Kapakat di Markas Besar Dayak Patriot Nusantara di Jalan Cik Ditiro Nomor 10, Palangka Raya.

Dalam waktu dekat, organisasi tersebut juga akan melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Tengah dan sejumlah pihak terkait guna menyampaikan rencana pelaksanaan musyawarah sekaligus menghimpun dukungan dari berbagai kalangan.

"Kami berharap Musyawarah Kapakat Dayak Hai Berkah dapat menjadi wadah bersama dalam merumuskan solusi dan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Dayak dan Kalimantan Tengah secara keseluruhan," ujar Gadjonedy. (emca/jp). 

Polres Bartim Dukung Turnamen Esports SK Gen Z 2026, Wadah Kreativitas dan Prestasi Generasi Muda

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur (Bartim) mendukung penuh pelaksanaan Tournament Esports Offline SK Gen Z 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bakti Bung Karno Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendorong pengembangan bakat, kreativitas, dan prestasi generasi muda melalui kegiatan positif dan kompetitif.

Turnamen berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tamiang Layang, Sabtu (6/6/2026), dan diikuti puluhan tim dari berbagai kalangan anak muda di Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan esports kini menjadi salah satu bidang yang diminati generasi muda dan memiliki peluang besar untuk berkembang secara profesional. Karena itu, Polri mendukung kegiatan yang mampu menyalurkan minat dan bakat anak muda ke arah yang positif.

"Turnamen esports ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Bulan Bakti Bung Karno Tahun 2026, tetapi juga rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kompetisi yang sehat, sportif, dan produktif,” ujarnya.

Pada turnamen tersebut, cabang Mobile Legends diikuti 32 tim dengan komposisi lima pemain utama dan satu cadangan setiap tim. Sementara kategori Free Fire (FF) diikuti 24 tim yang masing-masing terdiri dari empat pemain utama dan satu pemain cadangan. Adapun kategori PUBG Mobile diikuti 10 tim dengan empat pemain utama dan satu pemain cadangan.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap semangat kompetisi para peserta, Kapolres Bartim juga memberikan tambahan hadiah bagi para pemenang. Juara pertama pada masing-masing kategori mendapatkan tambahan uang pembinaan sebesar Rp1 juta.

Kami memberikan tambahan hadiah sebesar Rp1 juta untuk setiap juara pertama pada kategori Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile. Semoga ini dapat memotivasi para peserta untuk bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play,” kata Eddy.

Turnamen berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton yang hadir. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar-komunitas esports di Barito Timur sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berprestasi. (zi/jp). 

Kapolres Bartim Resmikan Polsubsektor Paju Epat, Dekatkan Pelayanan dan Perkuat Kamtibmas

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso meresmikan Kantor Polsubsektor Paju Epat di Desa Telang, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (6/6/2026). 

Kehadiran Polsubsektor tersebut diharapkan memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.

Peresmian dihadiri Wakapolres Barito Timur, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Barito Timur, Kapolsek Dusun Timur, personel Polres dan Polsek Dusun Timur, Camat Paju Epat, perwakilan Danramil, sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, tokoh adat, jajaran kademangan, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya AKBP Eddy Santoso, menegaskan bahwa pembentukan Polsubsektor Paju Epat merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan respons terhadap berbagai persoalan kamtibmas.

"Kehadiran Polsubsektor ini diharapkan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Keamanan dan ketertiban tidak bisa diwujudkan sendiri oleh kepolisian, tetapi melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Polsubsektor akan mempermudah masyarakat menyampaikan informasi maupun laporan kepada kepolisian sehingga penanganan berbagai persoalan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Saat ini, Polsubsektor Paju Epat diperkuat empat personel. Polres Barito Timur berencana menambah dua personel guna mengoptimalkan pelayanan dan pengamanan di wilayah tersebut.

"Kami akan menambah personel agar pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan lebih maksimal,” kata Eddy.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan mendukung tugas kepolisian demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Sementara itu, Camat Paju Epat, Fredi Tangkasiang, menyambut baik peresmian Polsubsektor tersebut. Menurutnya, keberadaan kantor polisi di Kecamatan Paju Epat merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kecamatan Paju Epat dan masyarakat, kami mengapresiasi Polres Barito Timur atas hadirnya Polsubsektor ini. Kehadirannya akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kepolisian dan meningkatkan rasa aman,” ujarnya.

Fredi menilai, keberadaan Polsubsektor akan memudahkan warga dalam melaporkan berbagai permasalahan, berkoordinasi dengan aparat kepolisian, serta memperoleh perlindungan hukum secara lebih cepat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberadaan Polsubsektor Paju Epat agar tujuan pembentukannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dapat tercapai secara optimal.

"Dengan dukungan dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Paju Epat dapat terus terjaga,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polres Kapuas Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba, Tekankan Risiko Gangguan Mental hingga Kematian

KUALA KAPUAS- Kepolisian Resor (Polres) Kapuas terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui edukasi kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen memberantas peredaran gelap narkoba sekaligus melindungi generasi muda dari dampak buruk zat terlarang tersebut.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan penggunanya.

"Narkoba memiliki dampak yang sangat berbahaya apabila disalahgunakan. Selain merusak kesehatan fisik dan mental, penyalahgunaan narkoba juga dapat menimbulkan persoalan sosial serta berujung pada sanksi hukum,” kata AKP Budi Utomo, Sabtu (6/6/2026). 

Menurutnya, terdapat tiga dampak utama yang mengintai para pengguna narkoba, yakni gangguan mental, kerusakan fisik, serta konsekuensi sosial dan hukum.

Dari sisi mental, penyalahgunaan narkoba dapat memicu depresi, kecemasan, halusinasi, penurunan kemampuan berpikir dan daya ingat, hingga gangguan kepribadian yang berdampak pada perilaku agresif.

Sementara itu, dari sisi fisik, narkoba dapat merusak fungsi otak dan organ tubuh, mengganggu sistem saraf, menimbulkan ketergantungan, serta meningkatkan risiko overdosis yang dapat berujung pada kematian.

Tak hanya itu, dampak sosial dan hukum yang ditimbulkan juga tidak kalah besar. Pengguna narkoba berisiko mengalami keretakan hubungan keluarga, terganggunya pendidikan dan karier, terlibat tindak kriminal, hingga menghadapi proses hukum dan hukuman penjara.

Untuk mencegah semakin luasnya penyalahgunaan narkoba, Polres Kapuas mengajak masyarakat, khususnya kalangan remaja, menerapkan sejumlah langkah pencegahan. Di antaranya memilih lingkungan pergaulan yang positif, aktif dalam kegiatan produktif, memiliki pendirian yang kuat untuk menolak ajakan negatif, serta berani mencari bantuan atau berkonsultasi saat menghadapi masalah.

Melalui kampanye bertajuk “Pilih Hidup Sehat, Jauhi Narkoba!”, Polres Kapuas berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dan mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari narkotika. (fah/jp). 

Jumat, 05 Juni 2026

Seruyan Darurat Narkoba, Wabup Tegaskan Tak Ada Ampun bagi ASN yang Terlibat

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menyatakan komitmennya untuk memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah tersebut. 

Wakil Bupati Seruyan, H Supian, mengakui bahwa Kabupaten Seruyan saat ini telah masuk kategori zona merah peredaran narkoba dan membutuhkan penanganan serius dari seluruh pihak.

Pernyataan itu disampaikan Supian kepada awak media usai menghadiri kegiatan di depan Gedung DPRD Kabupaten Seruyan, Kamis (4/6/2026).

"Kita akui Kabupaten Seruyan ini sudah zona merah dalam hal narkoba. Saat ini pihak kepolisian sedang gencar melakukan penanganan, dan pemerintah daerah mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan aparat penegak hukum,” kata H Supian.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci untuk menekan peredaran gelap narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan dapat mengurangi hingga menghentikan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Seruyan.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Pemkab Seruyan telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah. Hasil koordinasi tersebut antara lain membahas rencana pembangunan fasilitas Badan Narkotika Nasional (BNN) di tingkat kabupaten serta peningkatan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.

"Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan diri sendiri dan keluarga, tetapi juga berdampak pada lingkungan sosial serta masa depan daerah,” ujarnya.

Terkait isu dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyalahgunaan narkoba, H Supian menegaskan bahwa ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Ia memastikan Pemkab Seruyan akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan ASN yang terbukti terlibat.

"Kita berharap tidak ada ASN yang terlibat. Namun apabila ada yang terbukti, tentu akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Selain sanksi, pembinaan dan pengawasan terhadap ASN juga akan terus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Pemkab Seruyan berharap langkah pencegahan, penegakan hukum, serta edukasi kepada masyarakat dapat menjadi upaya bersama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah tersebut. (gan/jp). 

Bupati Barito Utara Tinjau Proyek Jembatan Strategis, Pastikan Pembangunan Tahun Jamak Berjalan Sesuai Target

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan rangkaian kegiatan Safari Jumat, Jum'at (5/6/2026).

Di sela agenda tersebut, Bupati dan rombongan meninjau progres pembangunan sejumlah infrastruktur strategis, yakni Jembatan Sikan–Tumpung Laung dan Jembatan Petake. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana sekaligus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi penunjang konektivitas antarwilayah di Kabupaten Barito Utara.

Bupati H Shalahuddin mengatakan, program pembangunan daerah yang dijalankan bersama Wakil Bupati Felix S. Tingan tetap berlangsung sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, sejumlah proyek infrastruktur saat ini dikerjakan melalui skema pembiayaan multi years (tahun jamak), sehingga membutuhkan waktu dan proses pengerjaan yang tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

"Sejumlah proyek infrastruktur dilaksanakan melalui skema pembiayaan multi years (tahun jamak), sehingga membutuhkan proses dan waktu pengerjaan yang tidak dapat diselesaikan secara instan,” ujar H Shalahuddin.

Ia mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan bersabar menunggu penyelesaian proyek-proyek strategis tersebut.

"Kami optimistis hasil pembangunan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Barito Utara,” tegasnya.

Ia berharap, pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan dapat selesai sesuai target sehingga mampu memperkuat konektivitas dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah. (emca/jp).

Bupati Kapuas Terima Penghargaan Kapolda Kalteng atas Dukungan Renovasi Mako Ditsamapta

PALANGKA RAYA- Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno menerima penghargaan dari Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan atas dukungan hibah dana Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk renovasi Markas Komando (Mako) Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah. Penghargaan tersebut diserahkan saat peresmian renovasi Mako Ditsamapta Polda Kalteng di Palangka Raya, Jum'at (5/6/2026).

Bupati Kapuas hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai. Kegiatan itu juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dr. Linae Victoria Aden yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, jajaran Pejabat Utama Polda Kalteng, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung renovasi Mako Ditsamapta, termasuk Pemerintah Kabupaten Kapuas yang berkontribusi melalui hibah dana.

Menurutnya, renovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih layak, nyaman, dan representatif bagi personel kepolisian.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno atas perhatian dan dukungan yang diberikan, tidak hanya kepada Polres Kapuas tetapi juga kepada Polda Kalimantan Tengah. Dukungan ini sangat berarti dalam menunjang pelaksanaan tugas anggota di lapangan,” ujarnya.

Kapolda menegaskan, fasilitas yang memadai akan berdampak pada meningkatnya motivasi dan kinerja personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden yang membacakan sambutan Gubernur Kalteng menyebut peresmian Mako Ditsamapta menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalisme kepolisian.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang aman dan sejahtera.

Direktur Samapta Polda Kalteng, Kombes Pol. Viddy Dasmasela, menjelaskan renovasi Mako Ditsamapta berlangsung selama 210 hari dengan cakupan pekerjaan meliputi pembangunan dan pembenahan aula, barak personel, ruang kantor, lobi, taman, rumah dinas, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

"Terima kasih kepada Bupati Kapuas beserta jajaran atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Mako yang lebih modern, nyaman, dan representatif untuk mendukung tugas personel,” katanya.

Usai menerima penghargaan, Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, menegaskan dukungan yang diberikan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung tugas kepolisian sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Ia berharap, sinergi antara Pemkab Kapuas dan Polda Kalimantan Tengah terus diperkuat guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas hasil renovasi Mako Ditsamapta Polda Kalteng dan penyerahan piagam penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi dalam pembangunan serta renovasi fasilitas kepolisian. (fah/hru/jp). 

H Rais Ruhayat Apresiasi Gerakan ASRI Polda Kalsel, Dorong Budaya Peduli Lingkungan Berkelanjutan

BANJARMASIN- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Rais Ruhayat, mengapresiasi pelaksanaan Program Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diselenggarakan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan di kawasan Taman Siring 0 Kilometer Banjarmasin, Jum'at (5/6/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, instansi pemerintah, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.

H Rais Ruhayat menilai, Gerakan ASRI merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam secara berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi Polda Kalsel yang tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui Gerakan ASRI. Kegiatan seperti ini sangat positif dan patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, upaya menjaga kebersihan lingkungan, terutama kawasan sungai dan ruang publik, tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan sinergi dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar gerakan pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

"Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam Gerakan ASRI menjadi modal penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” katanya.

Rais berharap, Gerakan ASRI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

"Dengan kepedulian dan keterlibatan semua pihak, kita dapat mewujudkan Kalimantan Selatan yang semakin bersih, hijau, dan nyaman untuk generasi sekarang maupun yang akan datang,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Reses di 16 Titik Banjarmasin, Ketua Komisi I DPRD Kalsel Serap Aspirasi Warga Soal Pembangunan dan Pelayanan Publik

BANJARMASIN- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Rais Ruhayat, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel I Kota Banjarmasin. Selama delapan hari pelaksanaan reses, ia mengunjungi 16 titik untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam setiap pertemuan, H Rais Ruhayat berdialog dengan warga dari berbagai kalangan. Beragam persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari pembangunan daerah, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga penataan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman.

Menurut H Rais Ruhayat, reses merupakan agenda penting bagi anggota DPRD untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai aspirasi warga dapat tersampaikan secara langsung kepada lembaga legislatif.

"Melalui kegiatan reses ini, kami ingin memastikan aspirasi masyarakat dapat terserap secara langsung. Setiap masukan yang disampaikan warga akan menjadi perhatian dan bahan pertimbangan dalam pelaksanaan tugas kami sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama pelaksanaan reses akan dikaji dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku sesuai kewenangan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain menjadi sarana penyerapan aspirasi, kegiatan reses juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan DPRD. Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi kunci untuk memahami kebutuhan riil masyarakat sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

"Reses merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dan DPRD. Kami hadir untuk mendengar, mencatat, serta memperjuangkan berbagai aspirasi warga agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

H Rais Ruhayat juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir di seluruh rangkaian kegiatan reses. Ia menilai keterlibatan aktif warga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, DPRD Kalimantan Selatan diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan dan harapan masyarakat sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan serta pengawasan pelaksanaan pembangunan di daerah. (sar/ali/jp). 

Polwan Presisi Polres Bartim Jaga Keamanan Salat Jumat dan Berbagi Makanan di Desa Bentot

TAMIANG LAYANG- Personel Polisi Wanita (Polwan) Presisi Polres Barito Timur menggelar patroli pengamanan sekaligus kegiatan sosial dalam program Jumat Berkah di Masjid Nurul Islam, Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (5/6/2026).

Sebanyak delapan personel Polwan diterjunkan untuk melaksanakan patroli dan pengamanan selama pelaksanaan Salat Jumat. Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang beribadah serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan melakukan pemantauan dan pengecekan situasi di sekitar masjid, termasuk area parkir kendaraan jamaah, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas. Selain itu, masyarakat juga diberikan imbauan kamtibmas agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Polwan Presisi Polres Bartim turut mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menghadapi gangguan keamanan.

Usai pelaksanaan Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian makanan kepada jamaah melalui program Jumat Berkah Polres Barito Timur. Aksi sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang mengapresiasi kepedulian Polri terhadap kebutuhan warga.

Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Senior Polwan Polres Bartim KOMPOL Volvy Apriana, S.Pd., M.A., mengatakan kegiatan patroli dan Jumat Berkah merupakan bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

"Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan Salat Jumat, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat melalui program Jumat Berkah. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian," ujar Volvy.

Kehadiran Polwan Presisi di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dan terlindungi selama menjalankan ibadah. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Panen 8,1 Ton Jagung Pakan, Salurkan 200 Kg Pupuk untuk Dukung Swasembada Pangan

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, melaksanakan panen jagung pakan ternak sekaligus menyalurkan bantuan pupuk kepada petani di Desa Batuah, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (5/6/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Panen dilakukan di lahan milik Imam seluas 2 hektare yang ditanami jagung pakan sejak 6 Maret 2026. Dari lahan tersebut, petani berhasil memanen sebanyak 8,1 ton jagung pakan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak serta memperkuat pasokan komoditas pertanian di Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan panen dihadiri Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, Wakapolsek Dusun Tengah, Kanit Binmas Polsek Dusun Tengah, Bripda Alfin, Bripda Afrijal, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Raren Batuah, serta sejumlah petani setempat.

Selain mengikuti panen, Polsek Dusun Tengah juga menyerahkan bantuan berupa 200 kilogram pupuk kepada petani sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian, khususnya budidaya jagung pakan.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Melalui kegiatan panen jagung dan pemberian bantuan pupuk ini, kami berharap dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” katanya.

Menurutnya, pengembangan jagung pakan di Kecamatan Raren Batuah memiliki prospek yang menjanjikan karena mampu mendukung kebutuhan pakan ternak serta memperkuat rantai pasok komoditas pertanian di daerah. Potensi tersebut juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Para petani menyambut positif dukungan yang diberikan Polsek Dusun Tengah. Mereka berharap sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendorong peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta penguatan sektor pertanian di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Rutan Tamiang Layang dan Pemdes Sarapat Survei Lahan 1 Hektare untuk Program Desa Binaan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang bersama Pemerintah Desa Sarapat melakukan survei lahan yang akan digunakan untuk mendukung Program 1 UPT 1 Desa Binaan, Jum'at (5/6/2026). 

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program pembinaan kemandirian warga binaan yang terintegrasi dengan penguatan ketahanan pangan.

Survei dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, didampingi Kepala Subseksi Pengelolaan Sri Rahayu. Hadir pula Kepala Desa Sarapat Ertono beserta perangkat desa.

Tim gabungan meninjau lahan milik Desa Sarapat di Kabupaten Barito Timur yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan sektor pertanian dan perikanan berbasis agrobisnis. Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan identifikasi terhadap sejumlah aspek teknis, seperti batas lahan, akses menuju lokasi, kondisi topografi, hingga ketersediaan sumber air sebagai penunjang kegiatan budidaya.

Selain survei lapangan, kedua pihak juga membahas mekanisme pelaksanaan program, termasuk pengamanan warga binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja luar serta pola pengelolaan lahan yang akan dikembangkan bersama.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan Program 1 UPT 1 Desa Binaan merupakan bentuk sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah desa dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.

"Program ini tidak hanya mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki bekal saat kembali ke masyarakat. Kami berharap kerja sama dengan Pemerintah Desa Sarapat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujar Agung.

Hasil survei menunjukkan terdapat lahan potensial seluas sekitar satu hektare yang dinilai layak untuk dikembangkan sebagai area pembinaan kemandirian berbasis pertanian dan perikanan. Kedua pihak juga mencapai kesepahaman awal untuk menindaklanjuti kerja sama melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar pelaksanaan program.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Melalui kolaborasi tersebut, Program 1 UPT 1 Desa Binaan diharapkan mampu menjadi model pembinaan yang produktif, berkelanjutan, serta mendukung upaya penguatan ketahanan pangan nasional. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Sosialisasikan Zona Integritas, Tegaskan Pelayanan Gratis dan Bebas Korupsi

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas korupsi melalui sosialisasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada masyarakat di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (5/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh BRIPDA Wahyu Ramadhan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembangunan Zona Integritas sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, pungutan liar (pungli), maupun gratifikasi.

Dalam sosialisasi itu, masyarakat diberikan penjelasan terkait pentingnya peran Zona Integritas sebagai upaya membangun budaya kerja yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik. Petugas juga menegaskan bahwa seluruh layanan kepolisian diberikan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa dipungut biaya atau imbalan dalam bentuk apa pun.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan antikorupsi, kegiatan turut diisi dengan foto bersama masyarakat sambil mengampanyekan pesan “Stop Korupsi” dan mendukung terwujudnya Polres Barito Timur yang berintegritas.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui peningkatan transparansi dan kualitas pelayanan kepolisian.

"Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami bahwa seluruh pelayanan kepolisian diberikan secara profesional, transparan, dan tanpa pungutan biaya. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan Zona Integritas demi terwujudnya Polri yang bersih, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat menyambut positif sosialisasi tersebut serta memahami bahwa seluruh layanan di Polres Barito Timur maupun Polsek Benua Lima diberikan tanpa pungutan liar maupun gratifikasi.

Polsek Benua Lima berharap kegiatan serupa dapat terus meningkatkan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. (zi/jp). 

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati HSS Ajak Warga Bergerak Nyata Hadapi Perubahan Iklim

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan di kawasan Perumahan Komunitas Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya, Jum'at (5/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, itu diisi dengan penanaman pohon, pencanangan Bank Sampah Unit Perumahan Komunitas, edukasi pemilahan sampah rumah tangga, serta program tukar sampah dengan sembako bekerja sama dengan Bank Sampah Induk Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Peringatan tersebut dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor, didampingi Wakil Bupati Suriani, Sekda Muhammad Noor, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, unsur BUMN dan BUMD, komunitas lingkungan, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati H Syafrudin Noor, menegaskan bahwa perubahan iklim dan kerusakan lingkungan bukan lagi ancaman masa depan, melainkan persoalan nyata yang saat ini dirasakan masyarakat.

"Cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, penurunan kualitas lingkungan, hingga persoalan sampah menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama. Karena itu, peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk bergerak dan bertindak nyata," katanya.

Menurutnya, upaya menjaga kelestarian lingkungan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga dan masyarakat. Karena itu, pelaksanaan kegiatan di kawasan perumahan komunitas dinilai menjadi simbol penting bahwa masyarakat merupakan garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Bupati HSS juga mengapresiasi berbagai program yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan tersebut. Ia menilai penanaman pohon dan penguatan pengelolaan sampah merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran sekaligus partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Penanaman pohon bukan sekadar menanam bibit, tetapi menanam harapan bagi generasi mendatang. Pohon yang ditanam hari ini akan menjadi peneduh, penyimpan air, penghasil oksigen, sekaligus bagian dari upaya mengurangi dampak perubahan iklim," ujarnya.

Selain itu, H Syafrudin berharap keberadaan bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengumpulan sampah, tetapi juga menjadi pusat edukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan, pemilahan, dan pemanfaatan kembali sampah.

"Sampah yang dikelola dengan baik bukan lagi menjadi masalah, tetapi dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan akan terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan. Namun, keberhasilan pembangunan lingkungan hidup memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, hingga generasi muda.

Pada kesempatan itu, H Syafrudin juga mengajak masyarakat membiasakan langkah sederhana yang berdampak besar, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menanam pohon, menghemat energi dan air, serta melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, khususnya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten HSS, Pemerintah Desa Sungai Raya Selatan, komunitas peduli lingkungan, dunia usaha, perbankan, lembaga pendidikan, serta masyarakat yang terus berperan menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Rakat Mufakat. (ari/jp). 

Polres Kapuas Gencarkan Kampanye Anti Narkoba, Ajak Masyarakat Berani Melapor

KUALA KAPUAS- Kepolisian Resor (Polres) Kapuas, Kalimantan Tengah, terus menggencarkan kampanye anti narkoba sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Kampanye tersebut bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, agar berani menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) AKP Budi Utomo, mengatakan sosialisasi yang disebarluaskan melalui berbagai media visual mengusung pesan utama, “Pilih Hidup Sehat, Jauhi Narkoba!”.

"Kami menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dapat menghancurkan masa depan bangsa,” ujar AKP Budi Utomo, Jum'at (5/6/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah dampak serius yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Selain merusak kesehatan fisik dan mental hingga berpotensi menyebabkan kematian, narkoba juga dapat menghancurkan keharmonisan keluarga dan hubungan antaranggota keluarga.

Tidak hanya itu, penyalahgunaan narkoba juga dapat menghancurkan masa depan penggunanya karena berisiko berhadapan dengan hukum pidana. Di sisi lain, peredaran narkoba menjadi ancaman bagi terwujudnya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Untuk membentengi diri dari pengaruh narkoba, Polres Kapuas mengajak masyarakat mengisi waktu luang dengan kegiatan positif dan produktif, meningkatkan prestasi untuk meraih cita-cita, memperkuat iman dan takwa sebagai fondasi moral, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar guna mencegah peredaran narkoba.

“Ayo berani menolak narkoba demi diri sendiri, keluarga, dan masa depan,” ajaknya.

AKP Budi Utomo juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian melalui nomor 110 yang siaga melayani selama 24 jam dan tidak dipungut biaya,” tandasnya. (fah/jp). 

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tabalong Bersihkan Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir

TANJUNG- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tabalong menggelar bakti kebersihan di bantaran Sungai Tabalong dan Sungai Mangkusip, Jum'at (5/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).

Bakti kebersihan dipimpin Kasat Samapta Polres Tabalong, AKP I Nyoman Sudharma, bersama personel Sat Samapta. Mereka membersihkan sampah dan material yang berpotensi menghambat aliran air di sepanjang bantaran sungai.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga kelestarian ekosistem sungai yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, aksi bersih-bersih ini juga bertujuan mengurangi risiko banjir akibat penyumbatan aliran sungai oleh sampah. Sungai yang terjaga kebersihannya diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Melalui kegiatan ini, Polres Tabalong juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai yang dapat menimbulkan pencemaran dan berbagai dampak negatif lainnya.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, mengatakan bakti kebersihan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

"Melalui kegiatan bakti kebersihan ini, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar,” ujar IPTU Heri.

Ia menambahkan, kebersihan kawasan sungai tidak hanya berfungsi sebagai langkah mitigasi bencana, tetapi juga dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sehingga kawasan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi maupun aktivitas sosial lainnya. (fah/jp). 

Manuver Politik Jokowi dan PSI Dinilai Berpotensi Ganggu Stabilitas Politik Nasional

JAKARTA- Langkah politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan akan turun langsung memperkuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hingga tingkat kabupaten dan kota memunculkan beragam respons di ruang publik. Di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan masyarakat, manuver tersebut dinilai berpotensi memicu dinamika politik baru yang dapat memengaruhi stabilitas pemerintahan.

Saat masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok dan melemahnya daya beli, sebagian kalangan menilai agenda konsolidasi politik elite seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan sensitivitas publik. Sebab, perhatian masyarakat saat ini lebih banyak tertuju pada persoalan ekonomi dibanding kompetisi politik antarkelompok kekuasaan.

Pernyataan Jokowi yang siap turun gunung untuk membesarkan PSI dipandang sejumlah pengamat sebagai sinyal bahwa pengaruh politik mantan presiden tersebut masih kuat hingga ke daerah. Meski tidak lagi menjabat, Jokowi dinilai masih memiliki jaringan politik yang luas dan mampu menggerakkan konsolidasi kekuatan politik di berbagai wilayah.

Di sisi lain, muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa pengaruh politik tersebut masih menjangkau berbagai institusi yang struktur organisasinya tersebar hingga daerah. Persepsi semacam ini, benar atau tidak, berpotensi memunculkan spekulasi dan kecurigaan publik terhadap netralitas institusi negara.

Dinamika tersebut mulai terlihat dari munculnya aksi penolakan terhadap PSI dan kunjungan Jokowi di sejumlah daerah. Di Makassar, misalnya, kelompok mahasiswa menyampaikan penolakan secara terbuka dan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap agenda politik yang dianggap tidak sejalan dengan aspirasi sebagian masyarakat.

Situasi ini mengingatkan publik pada gelombang demonstrasi besar yang terjadi pada Agustus tahun lalu ketika isu politik dinasti memicu kritik luas dari berbagai elemen masyarakat. Meski konteksnya berbeda, muncul kekhawatiran bahwa polarisasi politik dapat kembali menguat apabila elite tidak mampu mengelola komunikasi publik secara bijak.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah perlu menjaga stabilitas politik dan kepercayaan masyarakat. Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan sekaligus merespons berbagai tantangan yang berkembang.

Rencana perombakan kabinet (reshuffle) yang beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan publik dapat dimanfaatkan sebagai momentum penyegaran pemerintahan. Penataan ulang posisi kementerian dan lembaga diharapkan mampu meningkatkan koordinasi serta memperkuat respons pemerintah terhadap persoalan ekonomi dan sosial yang dihadapi masyarakat.

Fokus utama pemerintah saat ini seharusnya tertuju pada upaya memperkuat ekonomi nasional, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau. Langkah-langkah tersebut dinilai lebih mendesak dibandingkan kompetisi politik yang berpotensi memperlebar jarak antara elite dan masyarakat.

Pada akhirnya, tantangan terbesar pemerintah bukan hanya menjaga stabilitas politik, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan negara mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Sebab, apabila persoalan ekonomi tidak segera ditangani secara efektif, ketidakpuasan publik berpotensi berkembang menjadi gejolak sosial yang lebih luas. (*/jp). 

Kamis, 04 Juni 2026

Bupati Barito Utara Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur dan Fasilitas Publik

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, bersama jajaran pemerintah daerah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas publik di wilayah Kabupaten Barito Utara, Kamis (4/6/2026). 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.

Peninjauan diawali di kawasan Waterfront City (WFC) Perkimtan Lanjas dan Waterfront City Pendopo. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan turap di Karang Jawa guna melihat progres pekerjaan yang sedang berlangsung.

Selanjutnya, Bupati meninjau rencana lokasi pelaksanaan Batara Expo yang akan menjadi salah satu agenda penting daerah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengecek kesiapan fasilitas dan sarana pendukung yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) untuk memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat. Bupati menilai keberadaan MPP sangat penting dalam meningkatkan kualitas dan kemudahan akses layanan publik bagi warga Barito Utara.

Rangkaian peninjauan ditutup dengan melihat progres pembangunan Jembatan Lemo. Proyek tersebut menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan dapat mendukung konektivitas wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu, sesuai target, dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala dinas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) agar melakukan pengawasan berkala di lapangan. 

"Jangan hanya menerima laporan di balik meja. Jika ditemukan kendala teknis, segera koordinasikan dan cari solusinya bersama,” tegasnya. (emca/jp). 

Pj Sekda Sarwo Mintarjo Buka Diskusi Publik Kajian Risiko Bencana Murung Raya 2026–2030

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Diskusi Publik Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Murung Raya Tahun 2026–2030 di Aula Bapperida Murung Raya, Kamis (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Sarwo Mintarjo.

Dalam sambutannya Sarwo Mintarjo, menyampaikan bahwa penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana 2026–2030 merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari berbagai potensi bencana.

"Dengan hadirnya dokumen KRB 2026–2030, kita kini memiliki data ilmiah yang valid, peta zonasi yang lebih presisi, serta rekomendasi aksi yang konkret sebagai dasar pengambilan kebijakan penanggulangan bencana,” ujar Sarwo.

Ia menjelaskan, Kabupaten Murung Raya memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan sejumlah potensi bencana yang perlu diantisipasi, seperti banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Karena itu, Sarwo meminta Bapperida dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengintegrasikan hasil kajian dan rekomendasi dalam dokumen KRB ke dalam berbagai dokumen perencanaan pembangunan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta para camat agar menjadikan dokumen tersebut sebagai acuan dalam penyusunan program kerja sektoral.

"Kepada BPBD Murung Raya agar segera menindaklanjuti dokumen KRB ini menjadi Rencana Penanggulangan Bencana dan Rencana Kontinjensi yang lebih teknis. Selain itu, perkuat sosialisasi dan edukasi berbasis komunitas di desa-desa rawan bencana agar masyarakat semakin tangguh dan sadar terhadap risiko bencana,” tegasnya.

Diskusi publik tersebut turut dihadiri Asisten I Setda Murung Raya Rahmat K. Tambunan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) para camat, lurah, serta sejumlah undangan lainnya. (maya/jp). 

DPRD Seruyan Gelar Paripurna, Pemkab Ajukan Dua Raperda Strategis tentang Limbah Domestik dan Perhubungan

KUALA PEMBUANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Paripurna DPRD Seruyan, Kamis (4/6/2026). Agenda rapat kali ini adalah mendengarkan pidato pengantar Bupati Seruyan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah.

Dua Raperda yang diajukan Pemerintah Kabupaten Seruyan tersebut, yakni Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Seruyan, Muhtadin, dan dihadiri Wakil Bupati Seruyan, H Supian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Pidato pengantar Bupati Seruyan disampaikan oleh Wakil Bupati H Supian. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa kedua Raperda tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memperkuat pelayanan publik.

Menurut Supian, Raperda Pengelolaan Air Limbah Domestik diperlukan sebagai dasar hukum dalam pengelolaan limbah rumah tangga secara terpadu guna menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

"Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik ini akan menjadi landasan yang kuat bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mengatur mekanisme pengumpulan, pengolahan, hingga pembuangan air limbah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan dinilai penting untuk mendukung sistem transportasi yang aman, tertib, dan berdaya saing. Regulasi tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Potensi dan peran sektor perhubungan harus terus dikembangkan guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta angkutan. Ini penting untuk mendukung pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah Kabupaten Seruyan,” kata H Supian.

Melalui pengajuan dua Raperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap pembahasan bersama DPRD dapat segera dilakukan sehingga regulasi yang dihasilkan mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (gan/jp). 

Pemkab Seruyan Apresiasi PT CKS, Pajak Perusahaan Kini Masuk ke Daerah

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan mengapresiasi keputusan PT Ciptatani Kumai Sejahtera (CKS) yang resmi memindahkan domisili hukum dan domisili fiskalnya dari Jakarta ke Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Langkah tersebut dinilai menjadi momentum positif bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah.

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Seruyan, Ashadi, mengatakan perpindahan domisili perusahaan merupakan bentuk kepatuhan administrasi yang patut diapresiasi. Selain itu, kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap pencatatan kewajiban perpajakan perusahaan di Kabupaten Seruyan.

“Domisili hukum PT CKS kini berada di Kabupaten Seruyan. Dengan demikian, kewajiban perpajakan perusahaan dibayarkan di daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ashadi, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, langkah PT CKS sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan daerah guna mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Kontribusi sektor usaha melalui pajak dinilai menjadi salah satu penopang penting bagi pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul surat resmi PT CKS Nomor 114/CKS-LEGAL/VI/2026 tertanggal 3 Juni 2026 yang ditujukan kepada Bupati Seruyan melalui Bapenda. Dalam surat itu, perusahaan melaporkan perubahan domisili fiskal sekaligus menegaskan bahwa PT CKS telah resmi terdaftar sebagai wajib pajak yang berdomisili di Kabupaten Seruyan.

Adapun alamat domisili fiskal perusahaan tercatat berada di Desa Trans B2 Sukamandang, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan.

Secara terpisah, Direktur Legal PT CKS, Goleong Sihotang, mengatakan pelaporan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan kewajiban hukum dan administrasi perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami berkomitmen untuk terus memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah tempat perusahaan menjalankan aktivitas usaha,” katanya.

Ashadi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Seruyan berencana memberikan apresiasi kepada PT CKS sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan administrasi dan perpajakan yang ditunjukkan perusahaan tersebut.

Ia berharap, langkah PT CKS dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Seruyan untuk menyesuaikan domisili hukum dan fiskalnya sesuai lokasi kegiatan usaha.

"Pemerintah daerah mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif. Pada saat yang sama, kami berharap seluruh pelaku usaha memberikan kontribusi nyata bagi daerah melalui kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan,” tegas Ashadi.

Pemerintah Kabupaten Seruyan menilai sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Dengan semakin meningkatnya kepatuhan administrasi dan perpajakan perusahaan, manfaat investasi diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat melalui peningkatan pembangunan dan kualitas pelayanan publik.(gan/jp). 

Polres Kapuas Gaspol Kampanye Antinarkoba “Say No to Narkoba”

KUALA KAPUAS- Kepolisian Resor (Polres) Kapuas, Kalimantan Tengah, terus menggencarkan kampanye antinarkoba melalui imbauan bertajuk “Say No to Narkoba!” sebagai langkah preventif melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika, khususnya generasi muda.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, menegaskan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

"Narkoba adalah perusak masa depan yang nyata. Jauhi sekarang, selamatkan diri dan keluarga,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Sebagai bagian dari edukasi publik, Polres Kapuas memaparkan sejumlah dampak buruk narkoba, di antaranya merusak fungsi otak dan saraf, menyebabkan ketergantungan, menghancurkan keharmonisan keluarga, menjerat pelaku dengan ancaman pidana berat, serta berisiko menyebabkan kematian akibat overdosis.

Selain kampanye edukatif, Polres Kapuas juga mengusung slogan “Generasi Hebat Tanpa Narkoba” dan “Berani Tolak Narkoba”, serta mengajak masyarakat berkomitmen menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika, menjaga diri dan keluarga, menciptakan lingkungan sehat, serta mendukung pemberantasan peredaran gelap narkoba.

AKP Budi Utomo menambahkan, pihaknya membuka ruang partisipasi masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba. Warga yang mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungannya diimbau segera melapor melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam tanpa biaya.

Melalui sinergi aparat kepolisian dan masyarakat, Polres Kapuas berharap wilayah hukumnya dapat terbebas dari peredaran gelap narkotika demi terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, dan berkualitas. (fah/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Open Base Jupiter Aerobatic Team di Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, mengapresiasi pelaksanaan Open Base Jupiter Aerobatic Team yang digelar Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang juga menjadi bagian dari Remain Over Night (RON) ini berlangsung pada 4–5 Juni 2026 dan terbuka bagi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta masyarakat Kalimantan Selatan. Acara tersebut menampilkan atraksi udara dari Jupiter Aerobatic Team menggunakan pesawat KT-1 Woong Bee, yang dikenal dengan manuver presisi dan formasi khasnya.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan udara, melainkan memiliki nilai edukatif dan strategis dalam mengenalkan dunia kedirgantaraan kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Banua.

"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Lanud Sjamsudin Noor turut serta mengenalkan serta mengembangkan aerobatik dirgantara di Bumi Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Jupiter Aerobatic Team menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia dirgantara sekaligus mempererat hubungan antara TNI AU dan masyarakat.

"Ini sekaligus mempererat hubungan baik antara TNI AU dengan masyarakat Kalsel,” tambahnya.

Sebagai Ketua DPRD Kalsel, Supian HK juga menegaskan dukungan terhadap kegiatan yang memperkuat sinergi sipil dan militer serta mendorong semangat kebangsaan. 

Ia menyatakan, DPRD Kalsel siap bersinergi dengan Lanud Sjamsudin Noor dalam berbagai program yang berdampak positif bagi pembangunan daerah. (sar/ali/jp). 

Bupati Kapuas Lantik 1.044 ASN, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno melantik dan mengambil sumpah/janji 1.044 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (4/6/2026).

Dari total tersebut, sebanyak 850 orang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diambil sumpah/janjinya, serta 194 orang pejabat fungsional yang resmi dilantik.

Acara dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ny. Hj. Siti Saniah Wiyatno, Ketua GOW Ny. Hertitati Dodo, para camat, rohaniawan, serta para ASN yang dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno menyampaikan selamat kepada seluruh ASN yang telah resmi mengemban amanah baru setelah melalui proses seleksi panjang. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat birokrasi yang profesional dan berintegritas.

"ASN harus mampu menjadi teladan, bekerja dengan dedikasi, serta mengedepankan etika, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang prima,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Selain itu, ASN diminta adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepada pejabat fungsional yang baru dilantik, Bupati berharap agar momentum tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan kompetensi, kinerja, dan inovasi sesuai bidang tugas masing-masing. Jabatan fungsional, katanya, memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan.

"Selamat bekerja dan mengabdi. Jaga nama baik keluarga dan Pemerintah Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai dalam laporannya menyebutkan pelantikan terdiri atas 850 PNS dan 194 pejabat fungsional. Ia berharap seluruh ASN yang telah diambil sumpah/janji dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab.

"ASN harus berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” katanya. (fah/hru/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes