TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, melaksanakan reses perorangan di daerah pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Dusun Tengah, Raren Batuah dan Pematang Karau selama tiga hari, Kamis (5/3/2026) hingga Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memantau program pembangunan yang sebelumnya telah diusulkan warga.
Ketua DPRD Bartim, Nursulistio, mengatakan bahwa setiap anggota DPRD memiliki tanggung jawab untuk kembali ke daerah pemilihannya guna menjalin silaturahmi dengan masyarakat serta menampung berbagai aspirasi.
"Reses ini merupakan kewajiban kami untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memonitor program yang sudah berjalan maupun yang sedang diusulkan,” ujarnya kepada wartawan ini, Selasa (10/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Nursulistio mengunjungi Desa Sibung, Desa Unsum, serta Poson Teleng di Kelurahan Ampah Kota.
Di Desa Sibung, masyarakat masih mengusulkan peningkatan infrastruktur, khususnya lanjutan pembangunan fasilitas pendidikan.
"Masyarakat mengusulkan rehabilitasi ruang belajar, pembangunan ruang kelas baru, kantor sekolah, ruang guru, pagar, halaman serta fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.
Selain itu, warga juga meminta perbaikan akses jalan induk kabupaten yang menghubungkan Sibung– Puri dan Sibung–Talohen karena kondisinya mengalami kerusakan.
Masyarakat juga mengusulkan peningkatan jalan Malintut- Turan Amis dan Tangkum- Muara Awang yang sebelumnya telah dibuka namun belum ditindaklanjuti secara optimal.
Tidak hanya itu, warga turut mengusulkan peningkatan jalan usaha tani, baik untuk akses perkebunan maupun pembangunan jembatan sebagai penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara di Desa Unsum, warga mengusulkan peningkatan sarana air bersih melalui layanan PDAM.
"Untuk Desa Unsum, tahun ini sudah ada peningkatan sarana air bersih PDAM dan juga pembangunan sumur gali di beberapa desa lainnya,” katanya.
Sedangkan saat pertemuan di Poson Teleng, Kelurahan Ampah Kota, yang juga dihadiri masyarakat dari Kecamatan Pematang Karau, warga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti hand tractor dan traktor mini.
Selain alsintan, masyarakat juga meminta peningkatan jalan usaha tani serta perbaikan jalan lingkungan guna mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas warga.
"Secara umum, aspirasi masyarakat masih didominasi usulan pembangunan infrastruktur, sarana pertanian, dan fasilitas dasar yang menunjang perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (zi/jp).










































