BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Rabu, 29 April 2026

TP PKK HSS Perkuat PAAREDI di Gambah Dalam, Dorong Pola Asuh Adaptif di Era Digital

KANDANGAN- Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengintensifkan pembinaan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan keluarga di tengah tantangan perkembangan teknologi informasi.

Pembinaan dipimpin Ketua Bidang Pokja I TP PKK HSS, Hj Misnawati Suriani, dan dihadiri Camat Kandangan, Ketua TP PKK Kecamatan Kandangan, serta kader PKK desa.

Fokus kegiatan mencakup penguatan administrasi program serta peningkatan kapasitas kader dalam mengedukasi masyarakat terkait pola asuh anak dan remaja di era digital. 

Aspek administrasi diarahkan agar pelaksanaan program berjalan tertib dan terukur, sementara implementasi lapangan menitikberatkan pada kemampuan kader menghadapi dinamika pengasuhan di tengah maraknya penggunaan gawai.

Hj Misnawati menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan program. Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter anak, meski dihadapkan pada derasnya arus informasi digital.

"PAAREDI harus dipahami dan dijalankan secara nyata oleh kader, sehingga mampu memberikan dampak terhadap pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.

Dalam pembinaan tersebut, kader juga mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi. Salah satunya melalui pembuatan vlog bertema pencegahan pernikahan usia dini yang ditujukan untuk menjangkau kalangan remaja.

Inovasi ini dinilai relevan karena menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebiasaan generasi muda saat ini. Melalui konten digital, pesan edukatif diharapkan dapat tersampaikan lebih luas dan efektif.

TP PKK HSS berharap, pembinaan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelaksanaan program di tingkat desa, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat. 

Penguatan PAAREDI menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan adaptif di era digital. (ari/jp). 

Bupati HSS Terima 6 Calon Paskibra Provinsi, Target Lolos hingga Nasional

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor menerima enam calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan mewakili daerah pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Pertemuan berlangsung di ruang kerja bupati, Rabu (29/4/2026).

Keenam calon tersebut yakni Ahmad Hafi Maulidi dan Muhammad Nur Arifin dari SMAN 1 Kandangan, Muhammad Aidil Fitriady dari SMKN 1 Kandangan, Tyara Putri dari SMAN 2 Kandangan, Hidayatul Azkia dari SMAN 1 Kandangan, serta Raudah dari SMKN 1 Kandangan. Mereka hadir didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) HSS, Efran, jajaran pejabat terkait, serta pelatih dan pengasuh.

Dalam kesempatan itu, Bupati H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa yang berhasil lolos seleksi tingkat kabupaten. 

Ia menilai, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi selama proses seleksi.

"Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kalian tidak hanya membawa nama pribadi dan sekolah, tetapi juga nama daerah,” ujarnya.

Ia berpesan agar para calon Paskibraka menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, dan menampilkan kemampuan terbaik selama mengikuti tahapan seleksi di tingkat provinsi.

Bupati juga mendoakan seluruh peserta asal HSS dapat lolos hingga ke tingkat nasional.

"Saya berharap seluruhnya dapat mengikuti seleksi dengan baik dan meraih hasil maksimal, bahkan bisa melaju ke tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dijadwalkan mulai 4 Mei 2026 di Banjarbaru. Para peserta diharapkan mampu menunjukkan performa optimal selama proses seleksi berlangsung. (ari/jp). 

DPRD Kalsel Kawal Transformasi Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Progres 74 Persen Ditarget Tuntas Mei 2026

JAKARTA- Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengawal proses transformasi Bank Kalsel menuju bank devisa. Hingga Maret 2026, tindak lanjut rekomendasi teknis telah mencapai 74 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.

Kunjungan kerja dilakukan ke Kantor Cabang Bank Kalsel Jakarta, Rabu (29/4/2026), untuk meninjau kesiapan teknis, operasional, dan strategi pengembangan bisnis.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, H Suripno Sumas, mengatakan pengawasan ini merupakan bagian dari fungsi DPRD di sektor ekonomi dan keuangan. 

Ia menilai transformasi Bank Kalsel menjadi bank devisa strategis untuk memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Sinergi diperlukan agar transformasi berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Firman Yusi, menambahkan status bank devisa penting agar dana hasil ekspor daerah tidak hanya berputar di perbankan nasional.

"Jika dapat dihimpun Bank Kalsel, hal ini akan memperkuat likuiditas, meningkatkan laba, dan berdampak pada kenaikan dividen sebagai bagian dari PAD,” katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Dana dan Digital Bank Kalsel, Suwanto, menjelaskan pengajuan status bank devisa telah diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Juni 2025. Secara administratif, persyaratan telah terpenuhi, namun masih terdapat 53 rekomendasi teknis yang harus diselesaikan, meliputi penguatan teknologi informasi, sumber daya manusia, dan kesiapan operasional.

"Per Maret 2026, progres penyelesaian rekomendasi mencapai rata-rata 74 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh rekomendasi ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026. Setelah itu, Bank Kalsel akan melakukan simulasi layanan melalui skema mini bank di Cabang Utama Banjarmasin, Cabang Jakarta, dan Cabang Batulicin.

Simulasi mencakup layanan transaksi valuta asing, remitansi internasional, serta dukungan transaksi ekspor-impor.

Kepala Cabang Bank Kalsel Jakarta, Muhaimi Ahyat, menyebut bahwa asesmen kesiapan cabang telah dilakukan pada 5–6 November 2025. Hasilnya, infrastruktur utama seperti mesin sortir valuta asing, jaringan core banking, dan sistem informasi kurs telah tersedia.

Meski demikian, ia menekankan perlunya peningkatan pelatihan berkelanjutan, penguatan koordinasi dengan unit teknologi informasi, serta penyelarasan prosedur operasional.

Muhaimi optimistis status bank devisa akan membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas. Potensi Dana Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dari Kalsel dinilai dapat menjadi sumber likuiditas baru bagi bank daerah.

Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPRD Kalsel berencana mengundang Bank Indonesia untuk audiensi guna membahas potensi pengelolaan DHE SDA dan mekanisme perbankan devisa. (sar/ali/jp). 

DPRD Kalsel Dukung “Cooling System” May Day, Dorong Dialog Buruh Lebih Solutif

BANJARMASIN- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, mendukung kegiatan “Cooling System” yang digelar Polda Kalsel menjelang Hari Buruh Internasional. Forum ini dinilai menjadi ruang dialog untuk menyalurkan aspirasi pekerja secara kondusif dan solutif.

Kegiatan bertema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” tersebut berlangsung di halaman Polresta Banjarmasin, Rabu (29/4/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, Presidium Asosiasi Pekerja Buruh Banua (APBB) Kalsel, serta perwakilan pekerja ojek online.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, menyatakan peringatan Hari Buruh atau May Day seharusnya tidak hanya diisi dengan aksi turun ke jalan, tetapi juga menjadi momentum membangun komunikasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

"Dialog seperti ini membuat aspirasi buruh tersampaikan secara sejuk dan solutif. Semua pihak bisa duduk bersama mencari jalan tengah,” ujarnya.

Supian HK juga menegaskan, DPRD Kalsel akan mengawal hasil pertemuan agar tidak berhenti pada seremoni. Menurutnya, kolaborasi antara industri dan pekerja menjadi kunci pembangunan daerah.

"DPRD siap mengawal setiap kesepakatan yang dihasilkan. Industri yang maju dan pekerja yang sejahtera harus berjalan beriringan,” katanya.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, menjelaskan konsep “Cooling System” bertujuan menjaga situasi tetap kondusif menjelang May Day. Melalui forum tersebut, para pemangku kepentingan didorong mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan sekaligus menjaga iklim investasi di daerah.

Dalam dialog, Presidium APBB Kalsel menyampaikan sejumlah isu strategis, antara lain penghapusan sistem outsourcing, jaminan sosial pekerja, serta peningkatan keselamatan kerja.

Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada peserta. (sar/ali/jp).

Polres Tabalong Intensifkan Latihan Dalmas untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

TANJUNG- Polres Tabalong terus meningkatkan kesiapsiagaan personelnya melalui latihan Pengendalian Massa (Dalmas) yang digelar secara rutin di halaman Mapolres Tabalong, Rabu (29/4/26) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, para personel tampak antusias mengikuti latihan dengan menggunakan perlengkapan Dalmas seperti tameng dan tongkat. Latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis, fisik, serta kekompakan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Materi latihan meliputi Dalmas awal hingga Dalmas lanjutan. Pada tahap Dalmas awal dan negosiator, personel dilatih sikap pokok, sikap siaga, formasi tangan berkait, serta formasi tali Dalmas. 

Sementara pada Dalmas lanjutan, materi yang diberikan mencakup sikap tongkat samping, desak maju, formasi pleton bersaf, dorong maju, hingga sikap berlindung.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam penanganan aksi massa secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur.

Usai latihan, kegiatan dilanjutkan dengan arahan serta evaluasi dari Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla.

Kapolres menegaskan, bahwa latihan Dalmas merupakan bagian penting dalam membangun profesionalitas anggota Polri.

"Latihan ini menjadi bekal penting bagi personel dalam menghadapi situasi di lapangan. Kami ingin setiap anggota siap, tanggap, dan mampu bertindak secara humanis serta profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya. (fah/jp). 

103 Jemaah Calon Haji Barito Timur Siap Berangkat ke Tanah Suci Mekkah

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 103 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Barito Timur dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah pada musim haji 2026.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan jemaah telah berjalan dengan baik. Para jemaah dijadwalkan berangkat dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 4, 7, dan 8.

"Pada dini hari tadi, dua jemaah yang tergabung dalam kloter 4 telah berangkat menuju Madinah melalui Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 99 jemaah lainnya yang tergabung dalam kloter 7 akan berangkat dari Tamiang Layang pada 1 Mei malam. Mereka dijadwalkan masuk asrama haji pada 2 Mei pukul 14.05 WITA dan terbang menuju Madinah pada 3 Mei pukul 14.05 WITA.

Sementara itu, dua jemaah lainnya yang masuk dalam kloter 8 akan diberangkatkan bersama rombongan kloter 7 dari Tamiang Layang. Mereka dijadwalkan masuk asrama pada 3 Mei pukul 21.00 WITA dan terbang ke Madinah pada 4 Mei sekitar pukul 23.35 WITA.

H Ahmad Fauzi mengimbau seluruh jemaah agar mempersiapkan diri dengan optimal, terutama menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.

"Kami berharap seluruh jemaah dapat berangkat dan kembali dalam keadaan lengkap serta meraih haji yang mabrur,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polsek Muara Uya Cek Kadar Air Jagung Petani, Pastikan Sesuai Standar Bulog

TANJUNG- Jajaran Polsek Muara Uya, Polres Tabalong melakukan pengecekan kadar air jagung pakan milik Kelompok Tani (Poktan) Lumbung Rejeki di Desa Simpung Layung, Kecamatan Muara Uya, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring pascapanen sekaligus persiapan pengiriman hasil panen ke Bulog. Pengecekan dilakukan di rumah petani bernama Said di RT 05 Desa Simpung Layung.

Kapolsek Muara Uya, Ipda Rahmadi Ansyar, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama anggota. Mereka memantau proses penjemuran jagung guna memastikan kualitas sebelum didistribusikan.

Berdasarkan hasil pengecekan, jagung yang sedang dijemur diperkirakan mencapai sekitar 1.500 kilogram. Sementara itu, kadar air jagung setelah dua hari pascapanen tercatat sebesar 16 persen.

Petugas mengarahkan petani untuk melanjutkan proses penjemuran hingga kadar air mencapai standar ideal sekitar 14 persen agar kualitas jagung tetap terjaga saat pengiriman.

Secara terpisah, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, Rabu (29/4/2026), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan.

"Kami mendorong petani menjaga kualitas hasil panen, termasuk memastikan kadar air sesuai standar sebelum distribusi. Kami juga berkoordinasi dengan Bulog HST terkait rencana pengiriman serta memberikan edukasi penanganan pascapanen,” ujarnya.

Tindak lanjut kegiatan ini meliputi penjemuran hingga kadar air mencapai 14 persen, koordinasi dengan Bulog HST, serta edukasi kepada kelompok tani terkait penanganan jagung yang baik. (fah/jp). 

Polsek Kelua Pantau Pertumbuhan Jagung Pakan di Pasar Panas, Hadapi Kendala Cuaca dan Hama

TANJUNG- Jajaran Polsek Kelua, Polres Tabalong melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pakan di Desa Pasar Panas, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Selasa (28/4/2026) pagi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan. Pengecekan dilakukan pada lahan seluas 1,5 hektare yang dikelola BUMDes Berkat Rakat di RT. 03 Desa Pasar Panas.

Kapolsek Kelua, Iptu Djanan Kurniawan memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Bhabinkamtibmas Desa Pasar Panas Aiptu Ade L. Saragih. Lahan tersebut dikelola oleh Ketua BUMDes, Ika Rostini.

Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan bibit hibrida NK 19 bantuan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong. Saat ini, usia tanaman sekitar dua minggu dengan pola tanam monokultur dan sistem pengairan masih mengandalkan tadah hujan.

Estimasi panen diperkirakan pada Juli mendatang dengan potensi hasil sekitar 1 ton. Namun, terdapat sejumlah kendala di lapangan, seperti faktor cuaca akibat ketergantungan pada hujan, serta serangan hama ulat dan gangguan hewan liar seperti monyet.

Secara terpisah, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, Rabu (29/4/2026), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Kami ingin memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal, sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat agar tetap produktif di sektor pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis jonder diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengolahan lahan serta mendukung hasil panen yang lebih optimal. (fah/jp). 

Kapolres Bartim Pastikan Kesiapan Dalmas Hadapi May Day Lewat Pemeriksaan Kesehatan Personel

TAMIANG LAYANG- Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Regu Dalmas Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, menjalani pemeriksaan kesehatan di halaman Mapolres Bartim, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik personel dalam pelaksanaan pengamanan.

Pemeriksaan dipimpin tim Sidokkes Polres Barito Timur dan dihadiri langsung Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso bersama Kasat Samapta. Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan ketat terhadap kondisi kesehatan personel.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi fisik umum, serta evaluasi stamina anggota Regu Dalmas. Langkah ini menjadi upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi kesiapan tugas di lapangan.

Kapolres Bartim, AKBP Eddy Santoso, menegaskan bahwa kondisi fisik yang prima menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan pengamanan, terutama pada momentum May Day yang berpotensi melibatkan mobilisasi massa.

"Seluruh personel harus dalam kondisi siap, sehat, dan profesional agar dapat menjalankan tugas dengan maksimal serta tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujar Kapolres.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pengamanan kegiatan besar, tetapi sebagai bagian dari disiplin dan tanggung jawab setiap anggota Polri.

Sementara itu, tim Sidokkes memberikan rekomendasi medis bagi personel yang membutuhkan perhatian lebih berdasarkan hasil pemeriksaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh anggota berada dalam kondisi optimal saat bertugas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan Polres Barito Timur dalam pengamanan May Day agar berjalan aman, tertib, dan kondusif. 

Polres Bartim menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan pengamanan terbaik demi menjaga stabilitas wilayah. (zi/jp). 

Gudang Bulog Bartim Ditargetkan Rampung 2026, Distribusi Pangan Lebih Efisien

TAMIANG LAYANG- Pembangunan gudang baru Perum Bulog di Kabupaten Barito Timur ditargetkan rampung pada 2026 sebagai bagian dari program nasional pembangunan 100 gudang Bulog.

Pimpinan Cabang Bulog Buntok, Faris Jaya Permana, mengatakan saat ini proses administrasi tengah berlangsung, termasuk pengurusan balik nama sertifikat tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur kepada Perum Bulog.

"Proses administrasi masih berjalan. Kami juga menunggu izin resmi sebelum merinci spesifikasi teknis bangunan,” ujar Faris usai rapat koordinasi di ruang rapat Wakil Bupati Barito Timur, Rabu (29/4/2026).

Selama ini, distribusi pangan untuk wilayah Barito Timur masih bergantung pada gudang di Barito Selatan. Kehadiran gudang baru tersebut diharapkan dapat memangkas rantai distribusi.

"Dengan adanya gudang Bulog di Barito Timur, distribusi bisa lebih cepat dan efisien sehingga menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat,” katanya.

Gudang tersebut direncanakan memiliki kapasitas tampung hingga 1.000 ton komoditas, seperti beras, gula, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya. Pembangunan akan didanai oleh pemerintah pusat.

Keberadaan gudang ini juga diharapkan dapat memperkuat stabilitas ketahanan pangan serta mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok di wilayah tersebut. (zi/jp). 

Pemkab Barito Timur Percepat Legalitas Lahan untuk Pembangunan Gudang Bulog

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat pembangunan gudang Perum Bulog, dengan fokus pada pemenuhan aspek administratif dan legalitas lahan. Rapat dilaksanakan di ruang rapat wakil bupati setempat, Rabu (29/4/2026).

Rakor dipimpin Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku, yang diwakili Asisten II Setda, Amrullah. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Perum Bulog, Badan Pertanahan Nasional, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Sekda Barito Timur, Misnohartaku, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Amrullah, menyampaikan bahwa Pemkab Barito Timur telah menghibahkan lahan seluas sekitar 14.532 meter persegi di Jalan Janah Munsit, Desa Sarapat, Tamiang Layang, untuk lokasi pembangunan gudang.

"Langkah selanjutnya adalah memastikan seluruh persyaratan administratif antara pemerintah daerah dan Perum Bulog terpenuhi, serta mempercepat proses sertifikasi tanah agar memiliki kepastian hukum sebelum pembangunan fisik dimulai,” ujar Amrullah.

Ia menegaskan, pembangunan gudang Bulog merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung peran daerah sebagai penyangga pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pemkab juga mendorong sinergi lintas instansi agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana, termasuk memastikan aspek legalitas lahan dan perizinan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. 

Selain itu, diperlukan sinkronisasi teknis antara kebutuhan Bulog dan kesiapan infrastruktur daerah, serta penyusunan timeline kerja yang jelas.

"Jangan sampai prosedur birokrasi menghambat percepatan pembangunan yang bersifat strategis,” tegasnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Buntok, Faris Jaya Permana, menyampaikan bahwa rencana pembangunan gudang baru di Barito Timur sebagai bagian dari program pembangunan 100 gudang Bulog secara nasional yang ditargetkan rampung pada 2026.

Ia menyebut, bahwa saat ini proses administrasi tengah berjalan, termasuk pengurusan balik nama sertifikat tanah hibah dari Pemkab Barito Timur kepada Perum Bulog.

Selama ini, distribusi pangan untuk Barito Timur masih bergantung dari Barito Selatan. Kehadiran gudang baru diharapkan memangkas rantai distribusi sehingga lebih efisien.

"Dengan adanya gudang Bulog di Barito Timur, distribusi bisa lebih cepat dan efisien, sehingga menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat,” ujarnya.

Gudang tersebut direncanakan memiliki kapasitas tampung hingga 1.000 ton komoditas, seperti beras, gula, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya. Pembangunan akan didanai Pemerintah Pusat dan ditargetkan mulai serta rampung pada 2026.

Faris juga menyatakan, bahwa masih menunggu izin resmi sebelum merinci spesifikasi teknis bangunan. 

"Kehadiran gudang ini diharapkan memperkuat stabilitas ketahanan pangan dan mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok," tandasnya. (zi/jp). 

Kapolres Bartim Cek Layanan 110, Tekankan Respons Cepat dan Profesional

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengecek langsung layanan darurat Call Center 110 di Mapolres Bartim, Rabu (29/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, sistem, dan personel dalam memberikan respons cepat kepada masyarakat.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres didampingi Kepala SPKT dan Kasi TIK. Pemeriksaan meliputi fungsi perangkat komunikasi, sistem penerimaan panggilan, hingga alur koordinasi penanganan laporan.

Kapolres juga memantau langsung kinerja petugas saat menerima panggilan melalui simulasi. Ia menilai kemampuan respons cepat dan ketepatan penanganan menjadi faktor krusial dalam layanan darurat.

"Layanan 110 merupakan ujung tombak Polri dalam merespons laporan masyarakat. Kecepatan dan ketepatan menjadi kunci untuk menciptakan rasa aman,” ujar AKBP Eddy Santoso. 

Ia menekankan pentingnya profesionalitas, komunikasi yang jelas, serta ketenangan petugas dalam menghadapi berbagai situasi. Menurutnya, setiap laporan harus diprioritaskan karena berpotensi menyangkut keselamatan jiwa dan harta benda.

Selain itu, Kapolres meminta peningkatan kemampuan personel secara berkelanjutan melalui pelatihan dan evaluasi rutin. Peran unit TIK juga disorot untuk memastikan sistem komunikasi tetap optimal.

Dari hasil inspeksi, peralatan layanan 110 dinyatakan dalam kondisi baik dan siap digunakan. Sementara itu, personel dinilai telah memiliki kemampuan dasar yang memadai, meski peningkatan kualitas tetap diperlukan.

Kapolres menegaskan, optimalisasi layanan 110 menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan dapat diandalkan. (zi/jp).

Jelang May Day, Polres Bartim Intensifkan Latihan Dalmas untuk Antisipasi Unjuk Rasa

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Rabu (29/4/2026). Kegiatan dipimpin KBO Sabhara, Ipda Suparjo, di halaman Mapolres Bartim.

Latihan diikuti seluruh personel Dalmas dengan fokus pada peningkatan kemampuan teknis, kekompakan tim, serta kesiapan menghadapi potensi unjuk rasa.

Ipda Suparjo mengatakan, latihan bertujuan memastikan personel mampu bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur di lapangan. 

"Kesiapan tidak hanya fisik, tetapi juga mental dan koordinasi. Personel harus sigap dan solid saat menghadapi situasi,” ujarnya.

Materi yang diberikan meliputi formasi Dalmas awal dan lanjut, teknik pengendalian massa, serta simulasi penanganan situasi kontinjensi. Latihan dilakukan berulang untuk memperkuat pemahaman peran masing-masing anggota.

Selain itu, aspek komunikasi dan komando menjadi perhatian utama guna mencegah miskomunikasi saat bertugas. Pola koordinasi yang efektif dinilai penting dalam menjaga stabilitas situasi di lapangan.

Latihan ini merupakan bagian dari kesiapan Polres Barito Timur dalam mengamankan peringatan May Day. Pengamanan tetap mengedepankan prinsip humanis, profesional, dan proporsional sesuai standar operasional Polri.

Polres Bartim berharap kesiapan tersebut dapat menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta menjamin masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. (zi/jp).

Binrohtal Polres Tabalong Tekankan Syukur dan Hikmah sebagai Landasan Tugas Personel

TANJUNG- Personel Polres Tabalong mengikuti kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) di Musholla As Syams, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Tabalong, Kompol Slamet Hari Widodo, dan diikuti anggota dari berbagai satuan fungsi serta Polsek jajaran.

Binrohtal dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel dalam menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari. Kegiatan berlangsung khidmat dengan diisi tausiah keagamaan.

Dalam tausiahnya, Ustadz Ghazali Rahman, menyampaikan pentingnya memahami nikmat, rasa syukur, dan hikmah dalam kehidupan. Ia menekankan, bahwa setiap manusia telah dianugerahi berbagai nikmat, seperti kesehatan, keluarga, pekerjaan, dan kesempatan berbuat kebaikan.

"Orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya oleh Allah, sedangkan mereka yang mampu mengambil hikmah akan menjadi pribadi yang lebih bijaksana,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk membiasakan mengucapkan “Alhamdulillah” dalam berbagai kondisi, baik saat memperoleh kemudahan maupun menghadapi ujian. Menurutnya, sikap tersebut dapat membentuk pribadi yang sabar, ikhlas, dan bijak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan personel Polres Tabalong tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan spiritual dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Binrohtal rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan internal guna mendukung kinerja kepolisian yang humanis dan berintegritas. (fah/jp). 

Polsek Tanta Pantau Lahan Jagung Hibrida, Dukung Ketahanan Pangan Kuartal II 2026

TANJUNG- Jajaran Polsek Tanta melakukan pengecekan lahan jagung pakan hibrida milik Kelompok Tani (Poktan) Rumpun Ayah di Desa Tanta Hulu RT. 04, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Selasa (28/4/2026) siang. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan kuartal II tahun 2026.

Pengecekan dipimpin Kapolsek Tanta, Ipda Aris Sufariyadi bersama Bhabinkamtibmas Aipda Murjito dan Bripka Aris Bayu L. Kegiatan difokuskan pada pemantauan perkembangan tanaman yang saat ini berada pada fase awal pertumbuhan.

Hasil pengecekan menunjukkan lahan seluas sekitar 0,5 hektare tersebut ditanami jagung pakan hibrida jenis Syngenta Perkasa Sakti NK6172-Bt11xGA21 secara swadaya oleh kelompok tani. Tanaman berumur sekitar dua minggu dengan tinggi rata-rata 20–25 sentimeter.

Secara umum, kondisi tanaman terlihat tumbuh baik dan merata. Batang dan tunas berkembang optimal dengan pola tanam sistem tunggal. Kebutuhan air tercukupi melalui tadah hujan dan dukungan irigasi.

Petugas di lapangan menilai faktor pengairan yang memadai serta waktu tanam yang tepat menjadi penunjang utama pertumbuhan tanaman pada tahap awal. Masa panen diperkirakan berlangsung pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, Rabu (29/4/2026) menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya petani, guna memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal.

"Pendampingan dilakukan sejak tahap penanaman hingga panen, agar hasil yang diperoleh maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Polsek Tanta akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan sebagai upaya menjaga keberlanjutan produksi pertanian di wilayah tersebut. (fah/jp). 

Selasa, 28 April 2026

Bupati HSS : Hari Kartini Momentum Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor, menegaskan peringatan Hari Kartini 2026 harus menjadi momentum memperkuat komitmen pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bukan sekadar seremoni. 

Penegasan itu disampaikan Bupati H Syafrudin Noor saat menghadiri peringatan Hari Kartini di HSS, Selasa (28/4/2026).

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak dan pendidikan perempuan. 

Ia menekankan, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana perempuan diberi ruang untuk tumbuh, berkarya, dan berperan dalam pembangunan.

Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten HSS mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045”.

Bupati berharap, momentum Hari Kartini dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor serta membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi unggul melalui pola asuh berkualitas, pendidikan yang baik, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli PKK, Dr. Yuniarti, membacakan biografi singkat Raden Ajeng Kartini yang menginspirasi perjuangan emansipasi perempuan.

Rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini diisi dengan berbagai agenda, antara lain fashion show karya Hj Tata Syafrudin Noor, talk show, serta penyerahan penghargaan Kartini Inspiratif Kabupaten HSS Tahun 2026.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi wanita, tokoh perempuan, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSS. (ari/jp). 

Pemdes Bagok Jajaki Kerja Sama Pengembangan Potensi Desa dengan PT BUMA

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Desa (Pemdes) Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, menerima kunjungan silaturahmi dari PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), Selasa (28/4/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Desa Bagok, Risa Ramayati, bersama jajaran perangkat desa.

Kades Bagok, Risa Ramayati, menjelaskan bahwa pertemuan itu bertujuan menjajaki rencana pemberian bantuan sekaligus kolaborasi dalam pengembangan potensi desa.

Menurutnya, saat ini Pemdes Bagok dan pihak PT BUMA masih dalam tahap koordinasi intensif terkait bentuk dan mekanisme dukungan yang akan diberikan.

"Terkait bantuan untuk Desa Bagok, khususnya dalam penguatan potensi desa, saat ini masih dalam tahap pembahasan dan berbagi gagasan antara pemerintah desa dengan pihak ketiga, khususnya PT BUMA,” ujar Risa kepada wartawan ini. 

Ia menambahkan, pembahasan tersebut juga melibatkan pihak lain, termasuk anak perusahaan PT BUMA, yang turut berpartisipasi dalam penyusunan rencana program.

Risa berharap, kerja sama ini nantinya dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi serta mendorong kemandirian masyarakat desa.

"Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik pada pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Desa Bagok,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Tanam 4 Hektare Jagung di Desa Bantai Napu Dukung Swasembada Pangan

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, menanam jagung pakan di lahan seluas 4 hektare di Desa Bantai Napu, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Senin (28/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Penanaman dilakukan di dua lokasi lahan milik warga, masing-masing 2 hektare, yakni milik Budiman dan Kapeng di RT. 03 Desa Bantai Napu.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, didampingi Wakapolsek, Kapolsubsektor Paku, serta sejumlah personel. Hadir pula Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Paku dan para petani setempat.

Penanaman dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

"Selain memperkuat ketahanan pangan, penanaman jagung ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung pakan ternak di Kecamatan Paku dan menyuplai kebutuhan Bulog Buntok,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar memanfaatkan lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan.

Polsek Dusun Tengah berharap langkah ini dapat mendorong masyarakat mengembangkan komoditas jagung sebagai penopang ekonomi lokal. (zi/jp). 

Mahasiswa Government Visit, DPRD Kalsel Tekankan Kepemimpinan Responsif dan Transparan

BANJARMASIN- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syaripuddin, menerima audiensi mahasiswa dalam kegiatan Government Visit di Gedung DPRD Kalsel, Selasa  (28/4/2026) siang.

Mahasiswa yang hadir berasal dari Politeknik Hasnur serta Himpunan Mahasiswa Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat. 

Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai kepemimpinan, komunikasi publik, serta proses pengambilan kebijakan di tingkat daerah.

Dalam diskusi, legislator yang akrab disapa Bang Dhin menekankan pentingnya kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu merespons cepat berbagai persoalan sekaligus memastikan program berjalan sesuai kebutuhan publik.

"Pemimpin harus mampu memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, baik terkait program maupun persoalan yang berkembang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi pemerintah dalam menyampaikan kebijakan dan isu publik. Keterbukaan informasi, kata dia, menjadi kunci agar masyarakat memahami proses pemerintahan secara utuh.

Selain membahas kepemimpinan, Bang Dhin mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kapasitas intelektual melalui tulisan di media. 

Ia menilai peran mahasiswa penting dalam membangun kesadaran kritis terhadap isu-isu daerah dan capaian pembangunan.

Menurutnya, mahasiswa saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan mengisi berbagai peran strategis, baik di sektor pemerintahan, dunia usaha, maupun bidang lainnya.

"Mereka ke depan akan menggantikan peran kami, baik sebagai legislator, ASN, maupun pelaku usaha. Karena itu, penting bagi mahasiswa mulai menentukan arah dan pilihan masa depan sejak sekarang,” katanya. (sar/ali/jp). 

Pemkab Barito Timur Tata Pemanfaatan Jalan Kabupaten untuk Tambang, Dorong Kontribusi dan Perbaikan Infrastruktur

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan langkah penataan pemanfaatan aset daerah, khususnya jalan kabupaten yang digunakan perusahaan tambang. 

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Pemanfaatan Aset Daerah melalui agenda expose crossing bersama sejumlah perusahaan tambang, di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Selasa (28/4/2026).

Rapat dipimpin langsung Bupati Barito Timur, M. Yamin, dan dihadiri Asisten II Amrullah, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta perwakilan PT Rimau Grup dan PT BNJM.

Dalam arahannya, Bupati M. Yamin, menegaskan bahwa pemanfaatan jalan kabupaten harus memberikan manfaat yang seimbang antara kepentingan investasi dan daerah.

"Pemanfaatan jalan kabupaten oleh perusahaan harus diatur dengan baik. Kita ingin ada kontribusi yang jelas dan adil terhadap daerah, serta tetap menjaga kondisi infrastruktur agar tidak cepat rusak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak menutup ruang investasi, namun menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta tanggung jawab perusahaan atas dampak penggunaan infrastruktur publik.

"Pemerintah tidak menghambat investasi, tetapi semuanya harus berjalan sesuai ketentuan. Perusahaan juga wajib bertanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan, terutama terhadap penggunaan jalan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Barito Timur, Suma Wara Maharati, dalam laporannya memaparkan kondisi terkini pemanfaatan jalan kabupaten oleh perusahaan tambang serta potensi peningkatan pendapatan daerah dari sektor tersebut. 

Hal senada juga disampaikan Dinas Perhubungan terkait intensitas angkutan tambang yang berdampak pada infrastruktur jalan.

Paparan teknis turut disampaikan Kepala Bidang Retribusi dan Pendapatan Lainnya Bapenda, Warto, serta Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan, Davit Anggen. Keduanya menjelaskan mekanisme retribusi serta pengaturan lalu lintas angkutan tambang di jalan kabupaten.

Diskusi berlangsung dinamis dengan sejumlah masukan dari pihak perusahaan yang dipandu Asisten II Amrullah bersama Staf Ahli Bupati Avianson. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan. (zi/jp). 

Pengecekan Lahan Jagung Pakan di Desa Uwie, Polisi Temukan Kendala Cuaca dan Hama

TANJUNG- Aparat kepolisian melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pakan di Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Senin (27/4/2026) pagi. 

Kegiatan ini bertujuan memantau kondisi tanaman sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Pengecekan dilakukan di lahan pertanian milik desa yang dikelola oleh Mulyadi, dengan luas sekitar 2 hektare. Kegiatan tersebut melibatkan Brigadir Rony dan Bripda M. Inam.

Dari hasil pemantauan, tanaman jagung pakan tersebut berumur sekitar 20 hari sejak masa tanam pada 18 Februari 2026. Panen diperkirakan berlangsung pada 19 Mei 2026. Pola tanam yang diterapkan adalah monokultur, dengan sumber air berasal dari tadah hujan dan sumur.

Namun, sejumlah kendala ditemukan selama proses pertumbuhan tanaman. Ketergantungan pada curah hujan membuat lahan sangat dipengaruhi kondisi cuaca. 

Selain itu, suhu panas pascatanam menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang optimal sehingga diperlukan penyulaman. Petugas juga menemukan serangan hama ulat yang merusak daun tanaman.

Meski demikian, kegiatan pengecekan berlangsung aman dan lancar. Pengelolaan lahan diketahui telah menggunakan traktor serta melibatkan tenaga kerja dari kelompok tani setempat.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, Selasa (28/4/2026) menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

"Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap sektor pertanian masyarakat, khususnya untuk menjaga produktivitas lahan dan mengantisipasi kendala di lapangan, sehingga hasil panen dapat lebih optimal,” ujarnya. (fah/jp). 

Kasat Lantas Polres Bartim Turun ke Jalan, Edukasi Pengendara Tekankan Keselamatan

TAMIANG LAYANG- Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Barito Timur, AKP Asri Putra Bahari, turun langsung ke jalan memberikan edukasi keselamatan kepada pengendara sepeda motor di Jalan A. Yani, Tamiang Layang, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini menyasar pengendara roda dua yang masih kerap melakukan pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, serta tidak melengkapi kendaraan sesuai standar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan teguran sekaligus pemahaman langsung terkait pentingnya keselamatan berkendara.

AKP Asri Putra Bahari mengatakan, edukasi ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan sepeda motor.

"Keselamatan berkendara bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin guna membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah hukum Polres Barito Timur.

Sejumlah pengendara menyambut baik pendekatan persuasif yang dilakukan petugas karena dinilai lebih edukatif.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Barito Timur. (zi/jp). 

Bupati Heriyus Resmi Buka Program Magang PT SIS untuk Tingkatkan SDM Lokal

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, resmi membuka program pemagangan yang diselenggarakan PT Saptaindra Sejati (PT SIS), meliputi Operator Preparation Program (OPP), Mechanic Preparation Program (MPP), dan Tyreman Preparation Program (TPP), di Gedung Tira Tangka Balang, Selasa (28/4/2026).

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan produktif, khususnya di sektor industri pertambangan.

Dalam sambutannya Bupati Heriyus mengapresiasi komitmen PT SIS dalam mendukung pengembangan SDM, terutama bagi masyarakat lokal di wilayah Murung Raya.

"Program ini menjadi langkah nyata dalam membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja daerah agar mampu bersaing di industri pertambangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, termasuk penguatan program unggulan seperti Kartu HEBAT yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Chief Operation PT SIS, Didit Pramudya, menyampaikan bahwa program pemagangan OPP, MPP, dan TPP merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk “Bina Bakal Bangsa”.

Program tersebut, lanjutnya, telah berjalan sejak 2020 dan ditujukan bagi putra daerah di sekitar wilayah operasional PT Maruwai Coal.

"Program ini dilatarbelakangi komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan SDM yang terampil dan produktif, sekaligus berkontribusi terhadap program pemerintah,” jelas Didit.

Dalam pelaksanaannya, PT SIS bekerja sama dengan sejumlah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Kalimantan Tengah, yakni Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan.

Adapun persyaratan peserta meliputi lulusan minimal SLTA atau sederajat dengan usia minimal 20 tahun. Peserta akan melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes fisik, psikotes, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan (medical check-up). 

Peserta yang dinyatakan lulus wajib mengikuti pembinaan mental, fisik, dan disiplin (bintalsik) sebelum memulai program.

Program pemagangan ini sepenuhnya didukung melalui dana CSR PT SIS periode 2020–2026 sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas tenaga kerja di daerah. (maya/jp). 

Menuju 2027 Zero ODOL, DPRD Kalsel Tekankan Pengawasan Ketat dan Skema Transisi untuk Dunia Usaha

BANJARMASIN- Penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) di Kalimantan Selatan memasuki fase krusial menjelang target nasional pada 2027. Sejumlah pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif tanpa mengganggu stabilitas sektor logistik dan dunia usaha.

DPRD Kalimantan Selatan melalui Sekretaris Komisi II, H Jahrian, menyatakan dukungan terhadap penegakan kebijakan tersebut. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat, pemanfaatan teknologi seperti Weigh In Motion (WIM), serta peningkatan sosialisasi kepada pelaku usaha.

"Tingginya angka pelanggaran di lapangan yang masih mencapai lebih dari 60 persen menjadi perhatian serius. Kondisi ini berdampak pada kerusakan infrastruktur jalan dan meningkatnya risiko kecelakaan,” ujarnya usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bersama Polda Kalimantan Selatan di Hotel Grand Maya Banjarbaru, Selasa (28/4/2026).

Dalam FGD bertema “Sinergitas Stakeholder Menuju 2027 Zero Over Dimension Over Loading di Kalimantan Selatan” tersebut, Jahrian juga menyoroti kekhawatiran pelaku logistik terkait potensi kenaikan biaya operasional yang dapat berdampak pada harga barang.

Menurutnya, diperlukan pendekatan yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga adaptif melalui skema transisi yang terukur.

"Kami mendorong langkah transisi yang jelas, termasuk peremajaan armada serta kemungkinan pemberian insentif bagi pelaku usaha agar kebijakan ini dapat berjalan optimal,” katanya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan, KBP Fahri Anggia Natua Siregar, menyampaikan bahwa wacana penerapan Zero ODOL telah dibahas sejak 2009. Ia menegaskan perlunya formulasi kebijakan yang tepat agar implementasi berjalan efektif di lapangan.

"Penegakan hukum tidak hanya menyasar pengemudi, tetapi juga harus diimbangi pendekatan persuasif dan sosialisasi kepada pelaku usaha,” ujarnya.

Di sisi lain, akademisi dari Pusat Studi Disiplin Universitas Lambung Mangkurat, Rahmidah Erliani, menilai persoalan ODOL merupakan isu kompleks yang melibatkan banyak instansi, terlebih Kalimantan Selatan berperan sebagai pintu gerbang logistik.

"Kami mendukung implementasi kebijakan ini dilakukan secara kolaboratif, humanis, serta tetap memberikan perlindungan kepada pelaku usaha,” tuturnya. (sar/ali/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Gencarkan Sosialisasi Karhutla dan Kamtibmas

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kantor Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan pembagian sekaligus pemasangan stiker imbauan larangan membakar hutan dan lahan sebagai langkah preventif menekan potensi karhutla di wilayah setempat.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan upaya ini merupakan bagian dari pencegahan dini terhadap risiko kebakaran.

"Langkah ini merupakan upaya preventif untuk menekan potensi terjadinya karhutla di wilayah setempat,” ujarnya.

Selain sosialisasi karhutla, Bhabinkamtibmas Bripka Mujiono juga melaksanakan sambang kamtibmas dengan menyampaikan pesan kepada warga agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif.

Ia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang meluas.

Warga juga diberikan edukasi agar bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Selain itu, masyarakat turut disosialisasikan mengenai layanan call center 110 Polres Barito Timur sebagai sarana memperoleh bantuan kepolisian secara cepat dalam kondisi darurat.

IPDA Ichvan menambahkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan serta berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (zi/jp).

Bupati Seruyan Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pelayanan Publik dan Pengawasan

KUALA PEMBUANG- Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Selasa (28/4/2026), di Aula Kantor Bupati Seruyan.

Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengawasan internal.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Seruyan, H Supian, unsur Forkopimda, Plh. Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, perwakilan Koramil TNI, Kejaksaan Negeri Seruyan, serta undangan lainnya.

Adapun jabatan yang diisi meliputi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Sekretaris Inspektorat Daerah, serta Inspektur Pembantu Khusus pada Inspektorat Daerah.

Pejabat yang dilantik yakni Nomo Koeswoyo, S.STP sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Siti Nurraj Ahwati, ST sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah, serta Darmadi, SE sebagai Inspektur Pembantu Khusus pada Inspektorat Daerah.

Dalam sambutannya Bupati Ahmad Selanorwanda, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari upaya penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan.

"Kerja maksimal harus dikedepankan. Utamakan pelayanan kepada masyarakat, junjung tinggi disiplin, dan bertanggung jawab penuh atas amanah yang diberikan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pejabat struktural harus mampu menjadi motor penggerak perubahan sekaligus teladan dalam profesionalitas dan etos kerja.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya penguatan peran Inspektorat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan diharapkan semakin sigap dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Mengakhiri sambutannya ia mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menunjukkan dedikasi serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

"Selamat bertugas. Jadilah contoh dalam kinerja dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (gan/jp). 

Kasat Lantas Polres Bartim Beri Surat Peringatan kepada Pelanggar Lalu Lintas

TAMIANG LAYANG- Satuan Lalu Lintas Polres Barito Timur memberikan surat peringatan kepada sejumlah pelanggar lalu lintas dalam kegiatan penertiban di Jalan A. Yani, Tamiang Layang, Selasa (28/4/2026).

Penindakan dilakukan terhadap pengendara yang melanggar aturan, seperti tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, dan tidak melengkapi surat kendaraan.

Kasat Lantas Polres Barito Timur, AKP Asri Putra Bahari, mengatakan bahwa pemberian surat peringatan merupakan langkah preventif sekaligus edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

"Surat peringatan ini kami berikan sebagai pengingat agar pelanggar tidak mengulangi kesalahannya dan lebih disiplin saat berkendara,” ujarnya.

Selain memberikan surat peringatan, petugas juga menyampaikan imbauan secara langsung kepada pengendara mengenai pentingnya mematuhi aturan demi keselamatan di jalan.

Menurutnya, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dapat menekan risiko kecelakaan serta menciptakan ketertiban di jalan raya.

Sejumlah masyarakat juga menunjukkan respons positif terhadap kegiatan tersebut.

Satlantas Polres Barito Timur berharap upaya ini dapat mendorong terbentuknya budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. (zi/jp). 

Senin, 27 April 2026

Isu Puluhan TKA, PT PJM Tegaskan Hanya Dua dan Berizin Resmi

TAMIANG LAYANG- Isu keberadaan tenaga kerja asing (TKA) yang disebut belum melapor di Desa Sumber Garunggung, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, mendapat respon.

PT Pitu Jaya Mandiri (PJM) menegaskan bahwa informasi mengenai puluhan TKA yang beredar di masyarakat tidak sesuai fakta. Perusahaan menyebut jumlah tenaga kerja asing di lokasi tersebut sangat terbatas dan telah memenuhi prosedur resmi.

Direktur Utama PT PJM, Ariantho S. Muller, menyampaikan bahwa total penghuni mess perusahaan berjumlah 18 orang, terdiri dari 16 warga negara Indonesia (WNI) dan 2 warga negara asing (WNA) asal China.

"Kabar adanya puluhan TKA tidak benar. Hanya ada dua WNA di lokasi,” ujar Ariantho dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, kedua tenaga kerja asing tersebut menjabat sebagai Manajer Workshop dan Instruktur. Keduanya juga telah mengantongi Izin Tinggal Terbatas (KITAS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait pelaporan kepada pemerintah desa, Ariantho memastikan pihaknya telah melakukan pemberitahuan secara resmi sejak awal.

"Kami telah menyampaikan surat kepada Kepala Desa melalui nomor 11/BIE/III/2026 tertanggal 4 Maret 2026, lengkap dengan daftar penghuni mess,” katanya.

Ariantho juga menjelaskan keberadaan sejumlah warga negara asing lain yang sempat terlihat di lokasi. Menurutnya, mereka merupakan teknisi dari vendor alat berat yang bekerja secara sementara.

"Mereka hanya datang untuk pengecekan rutin, bukan tenaga kerja tetap perusahaan,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan aparat desa yang sempat menjadi sorotan, PT PJM menyatakan menghargai langkah tersebut sebagai bentuk pengawasan.

"Kami menghargai perhatian pemerintah desa. Ini bagian dari fungsi kontrol, namun perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” kata Ariantho.

Di sisi lain, perusahaan memastikan bahwa hingga saat ini belum ada aktivitas penambangan yang dilakukan oleh PT Padang Mulia. Kegiatan masih berada pada tahap persiapan.

"Saat ini kami fokus pada penyiapan mess dan perawatan alat berat sambil menunggu RKAB terbit,” ujarnya.

PT PJM juga menyatakan komitmennya untuk melibatkan tenaga kerja lokal apabila operasional perusahaan telah berjalan penuh.

"Kami akan mengutamakan tenaga kerja lokal agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Matangkan Proyek Multiyears, Siap Dipaparkan ke DPRD 30 April

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan pelaksanaan proyek multiyears, Senin (27/4/2026). Rapat ini difokuskan pada sinkronisasi program dan finalisasi data teknis sebelum dipresentasikan dalam sidang DPRD Barito Utara pada Kamis, 30 April 2026.

Sejumlah organisasi perangkat daerah dan tim teknis memaparkan progres serta strategi pelaksanaan proyek secara bertahap. Pembahasan mencakup kesiapan teknis di lapangan, skema penganggaran yang akuntabel, serta proyeksi dampak jangka panjang terhadap konektivitas infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa skema multiyears merupakan langkah percepatan pembangunan yang membutuhkan perencanaan matang dan pengawasan ketat.

"Pelaksanaan pekerjaan multiyears harus direncanakan secara matang, transparan, dan akuntabel, sehingga benar-benar memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mengawal program agar berjalan sesuai target. Dengan data yang komprehensif dan akurat, diharapkan paparan kepada DPRD dapat berjalan optimal dan memperoleh dukungan, guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (dsk/emca/jp). 

Bupati Barito Utara Paparkan Strategi Penurunan Stunting dalam Penilaian Kinerja Provinsi

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan Stunting yang dilaksanakan oleh Tim Penilai Provinsi Kalimantan Tengah secara hybrid, Senin (27/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, hadir langsung untuk memaparkan strategi percepatan penurunan stunting di daerahnya. Salah satu upaya yang diunggulkan adalah melalui program “Gaspol 11.12”.

Program tersebut mencakup lima program utama dan satu kegiatan prioritas yang difokuskan pada penanganan akar permasalahan stunting, antara lain peningkatan sanitasi lingkungan, penguatan ketahanan pangan keluarga, serta perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Bupati H Shalahuddin menyampaikan, bahwa keberhasilan penurunan stunting membutuhkan kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.

"Kami optimistis, melalui kerja kolaboratif dan program yang tepat sasaran, anak-anak di Barito Utara dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Penilaian kinerja ini menjadi bagian dari upaya evaluasi pemerintah provinsi terhadap pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di tingkat kabupaten/kota.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup sehat serta memanfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu secara rutin guna mendukung pencegahan stunting. (dsk/emca/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes