BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 22 September 2026

Bupati Kapuas Jawab Pemandangan Tujuh Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno menyampaikan jawaban Pemerintah Kabupaten Kapuas atas pemandangan umum tujuh fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2026.

Jawaban tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kapuas, Selasa (22/9/2026).

Rapat paripurna turut dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Dodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Dalam penyampaiannya, Bupati HM. Wiyatno mengapresiasi pimpinan DPRD, pimpinan dan anggota fraksi, serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Kapuas atas pemandangan umum yang disampaikan pada Rapat Paripurna Ke-9.

Pemerintah daerah, kata dia, telah mencermati pemandangan umum dari tujuh fraksi DPRD, yakni Fraksi Partai Golongan Karya, PDI Perjuangan, NasDem, Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, serta Fraksi Nurani Bintang Demokrat Pembangunan Sejahtera.

"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas pemandangan umum yang telah disampaikan. Kami mencermati bahwa fraksi-fraksi pendukung DPRD Kabupaten Kapuas dapat menerima dan menyetujui Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme dan tahapan yang telah ditetapkan,” ujar HM. Wiyatno.

Menurutnya, perubahan APBD diperlukan untuk menyesuaikan rencana penerimaan dan belanja daerah dengan perkembangan serta kebutuhan selama tahun anggaran berjalan. Penyusunannya harus didasarkan pada kebutuhan dan prioritas daerah dengan mempertimbangkan kewenangan serta kemampuan pendapatan daerah.

HM. Wiyatno menegaskan, penyusunan Perubahan APBD 2026 tetap diarahkan pada penganggaran berbasis kinerja. Setiap program dan kegiatan diharapkan memiliki target serta capaian yang terukur, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas.

"Hal ini dilakukan guna menggerakkan roda pembangunan yang lebih produktif sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses perubahan APBD juga menjadi bagian dari komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat mengenai prioritas pengalokasian anggaran yang dibahas bersama DPRD.

Melalui pembahasan tersebut, pemerintah daerah dan DPRD berkomitmen mengarahkan anggaran pada program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata serta mampu menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat Kabupaten Kapuas.

Bupati berharap seluruh tahapan pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 dapat berjalan sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan. Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, menurutnya, diperlukan agar proses pembahasan hingga penetapan dapat berlangsung secara efektif.

"Demikian jawaban dan tanggapan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas terhadap pemandangan umum ketujuh fraksi pendukung DPRD Kabupaten Kapuas yang terhormat,” pungkasnya. (fah/hru/jp). 

Bupati Kapuas Dorong Pramuka Perkuat Pembinaan Generasi Muda dan Sekolah Ramah Anak

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno mendorong Gerakan Pramuka memperkuat perannya dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Pesan tersebut disampaikan Bupati melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM), Budi Kurniawan, saat menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang dirangkai dengan Sarasehan Gerakan Pramuka di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Selasa (22/9/2026).

Budi Kurniawan menegaskan, bahwa peringatan Hari Pramuka tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan generasi muda.

Menurut Budi, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Peran tersebut dinilai sejalan dengan tema sarasehan, yakni "Peran Pramuka dalam Menciptakan Sekolah Ramah Anak".

"Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi setiap anak. Anak harus dapat belajar tanpa rasa takut, mendapatkan perlakuan yang adil, dihargai pendapatnya dan dilindungi dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi maupun perundungan,” ujar Budi. 

Budi juga mendorong agar nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma tidak hanya dipahami sebagai bagian dari kegiatan kepramukaan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah.

Para pembina Pramuka diharapkan mampu menjadi sahabat sekaligus teladan bagi peserta didik melalui pola pembinaan yang humanis, mendidik, dan menyenangkan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang positif bagi tumbuh kembang anak.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyematan Tanda Penghargaan Pancawarsa kepada anggota Pramuka yang dinilai telah menunjukkan pengabdian dan dedikasi dalam membina serta mengembangkan Gerakan Pramuka.

Budi turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting, pembina, pelatih, kepala sekolah, guru, orang tua, panitia, serta seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam pembinaan Gerakan Pramuka di Kabupaten Kapuas.

Kepada peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 yang menerima Tanda Ikut Serta Kegiatan (TISKA), Budi berpesan agar pengalaman selama mengikuti jambore dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian, kemampuan bekerja sama, serta keteladanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Mari kita bersama-sama mewujudkan Pramuka yang berkarakter, sekolah yang ramah anak dan generasi muda Kapuas yang unggul untuk Indonesia,” pungkasnya. (fah/hru/jp). 

Komisi III DPRD Kalsel Soroti Anggaran Bappeda 2027, Tekankan Efisiensi dan Tepat Sasaran

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta perencanaan program dan kegiatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel tahun anggaran 2027 benar-benar berbasis kebutuhan, efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi III bersama Bappeda Kalsel membahas rencana kerja dan program Bappeda tahun anggaran 2027, di Ruang Rapat Komisi III Lantai IV Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Nomor 18, Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., dan berlangsung dengan pembahasan serta tanya jawab antara anggota Komisi III dengan Kepala Bappeda Kalsel beserta jajaran.

Salah satu perhatian Komisi III adalah usulan anggaran Bappeda Kalsel tahun 2027 yang mengalami penurunan dibandingkan anggaran tahun 2026. Berdasarkan pemaparan Bappeda, pagu anggaran yang disiapkan untuk tahun 2027 mencapai lebih dari Rp48 miliar.

Mustaqimah menilai penyesuaian anggaran tersebut dapat dipahami sepanjang telah disusun berdasarkan kebutuhan riil program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

"Anggaran itu pada dasarnya sesuai kebutuhan. Kalau memang tahun ini kebutuhannya sebesar itu, ya kita laksanakan. Tinggal bagaimana aplikasi dan evaluasinya,” ujar Mustaqimah.

Selain besaran anggaran, Komisi III juga menyoroti pentingnya sinergi dan harmonisasi perencanaan pembangunan antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan pemerintah kabupaten/kota.

Menurut Mustaqimah, koordinasi tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya tumpang tindih program maupun penganggaran, terutama dalam penentuan lokasi kegiatan pembangunan.

"Ketika sebuah SOPD menentukan titik lokasi, misalnya untuk PJU, harus dipastikan titik tersebut tidak tumpang tindih dengan program kabupaten. Apakah koordinatnya sudah sesuai atau ternyata sudah dikerjakan kabupaten. Dengan begitu, anggaran bisa tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih,” jelasnya.

Ia berharap seluruh program yang direncanakan Bappeda Kalsel untuk 2027 dapat diarahkan pada kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan dengan prinsip efektivitas serta efisiensi anggaran.

"Ke depan, pastilah anggaran itu memang optimal menyentuh masyarakat dan yang pastinya efektif dan efisien,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, menjelaskan kebutuhan anggaran Bappeda secara umum diarahkan untuk mendukung layanan administrasi inti dan operasional berkelanjutan.

Selain itu, anggaran tersebut juga mendukung penguatan koordinasi lintas sektor serta proses perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan yang berbasis data.

Untuk tahun anggaran 2027, Bappeda Kalsel merencanakan pelaksanaan 3 program, 15 kegiatan, dan 73 subkegiatan, dengan total pagu anggaran lebih dari Rp48 miliar. (sar/ali/jp).

Kemenag Barito Timur Usulkan Pembangunan Dua Gedung KUA Definitif pada 2027

TAMIANG LAYANG- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur mengusulkan pembangunan gedung definitif Balai Nikah dan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Raren Batuah dan Kecamatan Karusen Janang pada 2027.

Kepala Kemenag Barito Timur, H Khairani, mengatakan pembangunan dua gedung KUA tersebut menjadi prioritas karena hingga kini keduanya belum memiliki kantor sendiri dan masih menempati bangunan sewaan milik masyarakat.

Dari total 10 KUA yang berada di Kabupaten Barito Timur, sembilan di antaranya telah ditinjau langsung dalam rangkaian kunjungan kerja. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi sarana dan prasarana sekaligus memastikan fasilitas yang tersedia mendukung pelayanan administrasi kepada masyarakat.

"Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi sarana dan prasarana di setiap KUA, guna memastikan kelayakan pelayanan administrasi kepada masyarakat," ujar H Khairani di Tamiang Layang, Selasa (22/9/2026).

Untuk mendukung realisasi usulan pembangunan kepada Kementerian Agama RI pada 2027, Kemenag Barito Timur kini memprioritaskan penyiapan dokumen administrasi serta kepastian lahan selama 2026.

H Khairani menjelaskan, efisiensi anggaran pada 2026 membuat pengadaan lahan melalui mekanisme pembelian pemerintah belum dapat dilakukan. Sebagai alternatif, Kemenag mengupayakan penyediaan lahan melalui hibah dari masyarakat.

"Alhamdulillah, masyarakat menyambut baik. Di Kecamatan Raren Batuah terdapat dua pilihan titik lokasi hibah tanah, yakni di daerah Lenggang dan kawasan arah Sibung. Sementara di Kecamatan Karusen Janang, lokasi tanah hibah terletak di Simpang Lagan dengan dokumen sertifikat yang sudah lengkap," jelasnya.

Untuk lokasi di Raren Batuah, penentuan titik pembangunan nantinya akan diserahkan kepada tim penilai kelayakan dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah. Tim tersebut akan menentukan lokasi yang dinilai paling memenuhi persyaratan pembangunan gedung KUA.

Selain mengusulkan pembangunan dua KUA baru, Kemenag Barito Timur juga melakukan pendataan terhadap sejumlah KUA di kecamatan lain yang membutuhkan relokasi lahan.

Relokasi diperlukan karena beberapa kantor KUA saat ini berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah atau berada di kawasan hutan lindung. Kondisi tersebut menjadi kendala karena lahan belum tercatat sebagai milik Kementerian Agama.

H Khairani berharap penyiapan lahan dan kelengkapan administrasi dapat memenuhi persyaratan pengusulan, sehingga pembangunan gedung definitif dua KUA tersebut dapat direalisasikan pada 2027. (zi/jp). 

Wagub Kalteng : Kemarau dan El Nino Tingkatkan Risiko Karhutla serta Krisis Air Bersih

TAMIANG LAYANG- Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Edy Pratowo, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, serta kekeringan yang terjadi selama musim kemarau.

Edy mengatakan, kondisi kemarau tahun ini diperkirakan tidak berlangsung sepanjang tahun-tahun sebelumnya. Namun, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena disertai fenomena El Nino yang dapat meningkatkan suhu dan memperbesar risiko kekeringan.

"Musim kemarau tahun ini mungkin pendek, tetapi dibarengi atau diikuti adanya El Nino. Kondisi ini menyebabkan cuaca panas dan udara panas sehingga menambah dampak kekeringan,” kata Wagub Edy Pratowo disela menyalurkan bantuan karhutla bagi masyarakat Barito Timur, di GPU Mantawara Tamiang Layang, Selasa (22/9/2026). 

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di sejumlah lokasi lain, di antaranya SDN Rodok Desa Rodok, Kantor Kecamatan Paku, GPU Desa Dayu, GPU Ampah, dan SMAN Bambulung.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Barito Timur, M. Yamin, unsur forkopimda, berberapa kepala OPD lingkup Pemprov Kalteng dan Kabupaten Barito Timur, para asisten, camat, dan ratusan masyarakat. 

Menurut Edy, kondisi kering membuat sungai, lahan, dan tumbuhan mengalami kekeringan sehingga lebih mudah terbakar. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan.

"Kondisi yang sangat panas dan kering membuat puntung rokok yang dibuang sembarangan pun berpotensi mengakibatkan kebakaran,” ujarnya.

Edy menambahkan, pemerintah bersama TNI, Polri, relawan, Manggala Agni, mahasiswa, pelajar, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat terus melakukan upaya pemadaman karhutla.

Ia menyebut, bahwa sekitar 10 ribu tenaga sukarela turut terlibat dalam penanganan kebakaran di wilayah Kalteng. Upaya tersebut, kata dia, dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi bersama jajaran terkait.

Selain penanganan karhutla, pemerintah juga mengambil langkah untuk mengatasi dampak kekeringan dan krisis air bersih. Bantuan dari pemerintah pusat antara lain berupa kendaraan pemadam kebakaran serta pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah.

"Selain itu, ada penyaluran air bersih. Saat ini hampir dua juta liter air sudah dibagikan kepada masyarakat,” kata Edy.

Ia menjelaskan, kondisi kekeringan juga berdampak terhadap sejumlah wilayah yang berada dekat pesisir, termasuk Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. Intrusi air laut menyebabkan air menjadi asin sehingga tidak dapat digunakan secara optimal untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kalau air sudah sangat asin, digunakan untuk mandi tidak bisa, apalagi untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Kondisi tersebut juga berdampak terhadap produksi air bersih karena sumber air baku mengalami peningkatan kadar garam. Karena itu, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat melalui distribusi air bersih dan pemanfaatan sumber air alternatif, termasuk sumur bor.

Edy juga mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan mencegah agar api tidak meluas apabila terjadi kebakaran.

"Kalau kita sudah bahu-membahu, kita harapkan masyarakat juga membantu menjaga supaya kebakaran hutan dan lahan tidak menyebar,” katanya.

Selain upaya teknis di lapangan, Edy mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan bermunajat agar hujan segera turun sehingga kondisi kemarau dapat berakhir.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama cuaca panas dan berasap. Masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta memperbanyak konsumsi air mineral guna mencegah dehidrasi.

"Kalau keluar rumah, gunakan masker. Kemudian sering-sering mengonsumsi air mineral dan banyak minum supaya tidak terjadi dehidrasi,” pesannya.

Menurut Edy, kondisi kabut asap juga berpotensi meningkatkan gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan. Karena itu, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan selama musim kemarau dan karhutla masih terjadi.

Pemerintah Provinsi Kalteng, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta seluruh unsur terkait dalam menangani dampak kemarau, karhutla, dan kebutuhan air bersih di masyarakat. (zi/jp). 

 

Bupati M. Yamin Apresiasi Pemprov Kalteng, Bantuan Dinilai Hadir di Tengah Tekanan Karhutla

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat Barito Timur melalui kunjungan kerja serta penyaluran berbagai bantuan dan pelayanan.

Apresiasi tersebut disampaikan M. Yamin saat menyambut kunjungan kerja Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo di Kabupaten Barito Timur. Kegiatan dipusatkan di GPU Mantawara, Tamiang Layang, dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemprov Kalteng dan Pemkab Barito Timur, para camat, serta ratusan masyarakat, Selasa (22/9/2026). 

Menurut M. Yamin, kunjungan kerja Pemprov Kalteng memiliki arti penting karena tidak hanya memperkuat sinergi antarpemerintahan, tetapi juga diwujudkan melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Barito Timur,” kata M. Yamin.

Dalam kunjungan tersebut, Pemprov Kalteng melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya penyaluran bantuan uang tunai melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, bantuan pangan berupa paket sembako, cek kesehatan gratis, pasar sembako murah, serta operasi pasar LPG subsidi.

M. Yamin menilai berbagai program tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Salah satu program yang mendapat apresiasi khusus dari Bupati adalah pasar sembako murah yang dikoordinasikan melalui Dinas Perdagangan.

Program tersebut menyasar PNS golongan I dan II, PPPK, PPPK Paruh Waktu, serta tenaga outsourcing dengan jumlah sasaran mencapai 3.572 orang. Paket sembako dapat ditebus dengan harga Rp10.000 dengan persyaratan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.

M. Yamin mengatakan, program tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli.

Selain itu, Pemprov Kalteng juga menggelar operasi pasar LPG subsidi sebanyak 300 tabung dengan harga tebus Rp19.500 per tabung.

"Operasi pasar ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh LPG dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga ketersediaannya di tengah masyarakat,” ujarnya.

M. Yamin juga mengapresiasi penyaluran bantuan yang berlangsung di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Barito Timur.

Ia menilai dampak karhutla tidak hanya menyangkut persoalan lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, kualitas udara, kesehatan, hingga kegiatan sosial dan ekonomi.

Karena itu, bantuan pangan, pasar sembako murah, operasi pasar LPG, bantuan sosial, dan pelayanan kesehatan gratis dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat.

"Terlebih dalam situasi yang dipengaruhi asap akibat karhutla, pelayanan kesehatan menjadi bagian yang sangat penting dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat,” kata M. Yamin.

Di sisi lain, Pemkab Barito Timur bersama Forkopimda dan unsur terkait terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan karhutla, termasuk pemadaman serta perlindungan masyarakat dari dampaknya.

M. Yamin mengajak masyarakat turut berperan dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

"Penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Penyerahan bantuan oleh Wakil Gubernur Kalteng, H Edy Pratowo berlangsung di GPU Mantawara, Tamiang Layang. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di SDN Rodok Desa Rodok, Kantor Kecamatan Paku, GPU Desa Dayu, GPU Ampah, dan SMAN Bambulung.

M. Yamin berharap perhatian dan dukungan Pemprov Kalteng terhadap Barito Timur dapat terus berlanjut melalui penguatan sinergi dan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan agar memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan.

"Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar M. Yamin. (zi/jp).

Sensus Ekonomi 2026 Batola, BPS Optimistis Data Jadi Dasar Penguatan Ekonomi Daerah

MARABAHAN- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, masih melakukan penyisiran data dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan usaha di wilayah Batola tercakup dalam pendataan.

Kepala BPS Kabupaten Barito Kuala, Rudy Nooryadi, mengatakan proses pendataan lapangan yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 15 September 2026 telah melibatkan sekitar 346 petugas.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui awak media di Kantor BPS Kabupaten Barito Kuala, Selasa (22/9/2026).

Menurut Rudy, jumlah petugas disesuaikan dengan beban kerja serta kondisi wilayah masing-masing desa dan kelurahan. Batola memiliki 195 desa dan enam kelurahan dengan karakteristik kegiatan ekonomi yang berbeda-beda.

"Sekarang petugas masih menyisir lagi, mencari kemungkinan ada usaha yang sebelumnya belum ditemukan atau belum didata,” ujarnya.

Penyisiran dilakukan dalam rangka memastikan bahwa seluruh usaha, baik usaha yang dilakukan keluarga atau usaha yang berada di lokasi khusus usaha sudah terdata, sekaligus memastikan tidak ada pelaku usaha yang terlewat.

Rudy menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan program nasional BPS yang dilaksanakan setiap 10 tahun. Sebelumnya, Sensus Ekonomi sudah digelar sejak tahun 1986 dan hingga sekarang.

Berbeda dengan sensus penduduk yang berfokus pada jumlah dan karakteristik penduduk, sasaran utama Sensus Ekonomi adalah kegiatan usaha. Pendataan mencakup berbagai skala usaha, mulai dari usaha kecil dan menengah hingga perusahaan berskala besar.

Di Batola, pendataan mencakup berbagai sektor ekonomi, seperti pertanian, pertambangan dan penggalian, industri, perdagangan, transportasi, hingga pariwisata. Usaha berbasis digital dan online juga menjadi bagian dari pendataan untuk melihat perkembangan kegiatan ekonomi yang semakin beragam.

Pelaku usaha dapat memberikan informasi melalui kuesioner yang diisi bersama petugas maupun secara mandiri melalui tautan yang telah disediakan BPS.

Salah satu tantangan dalam pelaksanaan sensus adalah masih adanya kekhawatiran masyarakat mengenai penggunaan data, terutama informasi terkait pendapatan yang dianggap berpotensi berkaitan dengan perpajakan.

BPS menjelaskan, data hasil sensus nantinya diolah dan disajikan secara agregat atau makro. Informasi yang dipublikasikan tidak mencantumkan identitas pemilik usaha secara individual.

Dengan demikian, data dapat digunakan untuk menggambarkan jumlah usaha dan kondisi ekonomi suatu sektor secara keseluruhan tanpa mengungkap identitas pemilik usaha.

Dalam pelaksanaan SE 2026, BPS juga menerapkan sistem pendataan digital. Jika pada sensus sebelumnya petugas menggunakan formulir kertas yang kemudian dimasukkan ke komputer, kini jawaban responden dapat langsung dimasukkan melalui perangkat telepon seluler.

Data yang masuk secara digital dapat dipantau dan diperiksa. Apabila ditemukan isian yang keliru atau data yang dinilai tidak wajar, petugas dapat melakukan perbaikan.

Meski pendataan lapangan telah selesai pada 15 September, hasil Sensus Ekonomi 2026 belum dapat langsung dipublikasikan. Data masih harus melalui tahapan pemeriksaan dan pembahasan internal sebelum ditetapkan menjadi angka resmi.

BPS juga akan melakukan pendataan lanjutan menggunakan metode sampel dengan pertanyaan yang lebih rinci. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pengolahan dan analisis hasil sensus.

Rudy mengatakan, hasil Sensus Ekonomi diharapkan dapat menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan ekonomi daerah.

Data tersebut dapat membantu pemerintah melihat sektor-sektor ekonomi yang perlu dikembangkan, termasuk pertanian, industri, perdagangan, serta aspek pemasaran hasil usaha.

"Kalau tidak ada data, kita tidak bisa menentukan petani yang mana yang perlu dibantu, industri apa yang dikembangkan, kemudian pemasarannya ke mana. Jadi data itu penting untuk jangka panjang,” katanya.

Menurut BPS, hasil pendataan juga dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam merancang program bantuan, pembiayaan, maupun pelatihan bagi pelaku usaha.

Misalnya, apabila data menunjukkan terdapat banyak usaha kecil yang membutuhkan dukungan pembiayaan, informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kementerian maupun instansi terkait dalam menyusun program.

Karena itu, BPS menghimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif memberikan informasi, menjawab dengan sejujurnya informasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi.

BPS menilai pendataan ekonomi tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan angka statistik, tetapi juga untuk menyediakan gambaran mengenai struktur dan potensi ekonomi daerah yang dapat digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan dalam jangka panjang. (lim/jp).

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan Gratis untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan gratis kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Timur, Selasa (22/9/2026). Bantuan tersebut disertai layanan kesehatan, cek kesehatan gratis, serta pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan tekanan harga kebutuhan pokok.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo di GPU Mantawara, Tamiang Layang. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di sejumlah lokasi lain, di antaranya SDN Rodok Desa Rodok, Kantor Kecamatan Paku, GPU Desa Dayu, GPU Ampah, dan SMAN Bambulung.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Barito Timur, M. Yamin, unsur forkopimda, berberapa kepala OPD lingkup Pemprov Kalteng dan Kabupaten Barito Timur, para asisten, camat, dan ratusan masyarakat. 

Wagub Edy mengatakan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Dampak kebakaran terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat juga perlu mendapat perhatian pemerintah.

"Dampak karhutla ini mengganggu sisi kehidupan dan ekonomi masyarakat kita. Belum lagi tantangan geopolitik global yang memicu kenaikan harga BBM. Karena itu, Pemprov Kalteng menggulirkan program pro-rakyat yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Edy saat penyerahan bantuan di GPU Mantawara Tamiang Layang. 

Bantuan pangan yang disalurkan berupa beras, gula, dan minyak goreng. Paket tersebut memiliki nilai subsidi Rp139.000 dan diberikan secara gratis kepada penerima, termasuk ASN golongan I dan II, PPPK, serta tenaga non-ASN atau honorer.

Selain bantuan pangan, Pemprov Kalteng menyediakan layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian vitamin. Pemerintah juga menyalurkan bantuan tabung LPG 3 kilogram sekaligus menjaga daya bagi pelaku usaha mikro.

Menurut Edy, penyaluran bantuan dilakukan secara serentak di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah. Program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi.

Di sisi lain, Edy mengatakan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah menghadapi tantangan, terutama pada wilayah yang memiliki lahan gambut. Api pada lahan gambut dapat merambat dan membakar lapisan di bawah permukaan tanah sehingga pemadaman membutuhkan waktu dan penanganan berulang.

"Kedalaman bara bisa mencapai 0,5 hingga 1 meter di bawah permukaan tanah. Karena itu, meskipun bagian permukaan terlihat sudah padam, api masih dapat kembali muncul,” jelasnya.
Untuk mendukung pemadaman, Pemprov Kalteng menyiapkan enam unit helikopter yang dapat digunakan dalam operasi water bombing. Namun, operasi udara tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal karena terkendala kabut asap yang mengurangi jarak pandang.

"Kita menyiapkan enam unit helikopter pemadam. Namun, saat ini helikopter belum bisa terbang maksimal karena kabut asapbangan. Pilot harus memperhitungkan sejumlah potensi bahaya di lapangan, termasuk keberadaan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi pekat membatasi jarak pandang operasional helikopter yang membutuhkan minimal 5 km demi keselamatan penerbangan,” kata Edy.

Ia menambahkan, kondisi jarak pandang yang terbatas juga meningkatkan risiko penerbangan. Pilot harus memperhitungkan sejumlah potensi bahaya di lapangan, termasuk keberadaan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) dan pepohonan.

Edy mengajak masyarakat menjaga solidaritas dan bekerja sama dalam menghadapi dampak karhutla. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

"Rasa solidaritas dan kebersamaan sangat penting dalam situasi seperti ini. Mari kita jaga hasil-hasil pembangunan dan bahu-membahu mengatasi dampak karhutla bersama-sama,” pungkasnya. (zi/jp). 

Bupati Heriyus Dorong Kwarcab Pramuka Murung Raya Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, mendorong kepengurusan baru Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Murung Raya masa bakti 2025–2030 untuk memperkuat pembinaan generasi muda dan meningkatkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Heriyus saat menghadiri pelantikan Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Murung Raya masa bakti 2025–2030 di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Selasa (22/9/2026).

Heriyus mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin berkembang serta meningkatkan eksistensi Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.

"Pelantikan ini merupakan awal dari amanah dan tanggung jawab untuk meningkatkan aktivitas serta pembinaan Gerakan Pramuka di Murung Raya. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat terus mengembangkan organisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heriyus.

Menurut Heriyus, tantangan yang dihadapi generasi muda ke depan semakin beragam. Karena itu, diperlukan semangat pengabdian, ketulusan, serta kemauan untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat.

Ia juga menilai regenerasi kepengurusan penting untuk memberikan ruang kepada para kader dalam mengembangkan potensi sekaligus mengambil peran dalam kegiatan organisasi dan pengabdian.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Murung Raya masa bakti 2025–2030, Rumiadi, berharap seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan amanah organisasi dengan memperkuat program pembinaan dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Pramuka harus terus hadir sebagai bagian dari masyarakat. Melalui kegiatan pembinaan, sosial, dan pengabdian, kami ingin membangun generasi muda yang peduli, disiplin, berkarakter, serta memiliki semangat untuk berbuat bagi sesama,” kata Rumiadi.

Rumiadi juga menekankan pentingnya kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat cabang, ranting, hingga gugus depan.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pendidikan bagi anggota Pramuka untuk menumbuhkan kepedulian, simpati, dan empati terhadap lingkungan sekitar.

Dengan kepengurusan baru tersebut, Gerakan Pramuka Murung Raya diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter, keterampilan, serta semangat pengabdian. (dsk/maya/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Silaturahmi dan Bangun Sinergi Bersama Brimob

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat koordinasi dengan jajaran Korps Brimob Polri Detasemen Batalyon C Pelopor Kalteng, Ampah, melalui kegiatan silaturahmi dan komunikasi kelembagaan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, bersama Sri Rahayu, dan jajaran Korps Brimob Detasemen Batalyon C Pelopor Kalteng.

Pertemuan menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan membangun koordinasi antarlembaga, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta aspek pengamanan di lingkungan Rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan sinergi dengan aparat penegak hukum diperlukan untuk menjaga komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

"Melalui silaturahmi dan komunikasi yang baik, diharapkan sinergitas antarlembaga semakin kuat sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing secara optimal,” ujar Agung.

Menurutnya, koordinasi dengan jajaran Brimob juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di lingkungan Rutan, terutama melalui komunikasi dan kerja sama yang terbangun antarpihak.

"Rutan Tamiang Layang akan terus menjaga dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui koordinasi tersebut, Rutan Tamiang Layang dan jajaran Brimob diharapkan dapat terus menjaga komunikasi serta memperkuat kerja sama dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Seruyan Perkuat Sinergi Lima Pilar

KUALA PEMBUANG- Memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Seruyan menggelar syukuran dan doa bersama dengan melibatkan lima pilar terkait di Aula Kantor Satlantas Polres Seruyan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Seruyan, Kompol Syaifullah, bersama unsur lima pilar. Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas instansi dalam mendukung tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

Syukuran dan doa bersama juga diisi dengan doa untuk keselamatan serta kelancaran seluruh personel dalam menjalankan tugas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wakapolres Seruyan, Kompol Syaifullah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satlantas Polres Seruyan atas dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Seruyan.

"Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 kepada seluruh personel Satlantas Polres Seruyan. Semoga momentum ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meningkatkan profesionalisme dalam bertugas, serta memperkuat sinergitas dengan seluruh instansi terkait dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas,” ujar Kompol Syaifullah.
Sinergitas lintas instansi menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi kepolisian bersama lima pilar diperlukan untuk mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas, yakni keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Seruyan.

Momentum peringatan tersebut juga menjadi refleksi atas pengabdian Satlantas Polres Seruyan dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengaturan, pengamanan, serta edukasi kepada masyarakat di bidang lalu lintas.

Satlantas Polres Seruyan berharap koordinasi dan sinergitas yang telah terjalin bersama instansi terkait dapat terus diperkuat. Kerja sama lintas sektor tersebut diharapkan mendukung terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (gan/jp). 

Gempur Rokok Ilegal, Polsek Seruyan Hulu dan Bea Cukai Edukasi Pedagang

KUALA PEMBUANG- Upaya mencegah peredaran rokok ilegal di Kabupaten Seruyan diperkuat melalui edukasi langsung kepada pedagang dan masyarakat. Polsek Seruyan Hulu bersama Bea Cukai Sampit dan Satpol PP Kabupaten Seruyan menyosialisasikan ketentuan di bidang cukai dalam program “Gempur Rokok Ilegal” Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Selasa (22/9/2026).

Sosialisasi yang berlangsung di Kantor Kecamatan Seruyan Hulu tersebut diikuti Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Seruyan, Fenny Meiselly, perwakilan Bea Cukai Sampit, Agus Dwi Setia Kuncoro, Camat Seruyan Hulu, Samsul, Kapolsek Seruyan Hulu, IPDA Edi Purwanto, perwakilan Danramil Seruyan Hulu Sertu Alexander, para kepala desa dan ketua BPD se-Kecamatan Seruyan Hulu, Ketua RT 01 hingga RT 09 Desa Tumbang Manjul, serta pedagang dan pemilik toko.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat pemahaman mengenai ketentuan dan peraturan di bidang cukai, khususnya yang berkaitan dengan produk hasil tembakau. Pedagang juga diingatkan agar lebih teliti dalam memilih produk sebelum menjualnya kepada konsumen.

Materi sosialisasi turut membahas cara mengenali ciri-ciri rokok ilegal, antara lain rokok tanpa pita cukai, penggunaan pita cukai palsu, pita cukai yang tidak sesuai peruntukan, serta penggunaan pita cukai yang tidak semestinya.

Kapolsek Seruyan Hulu, IPDA Edi Purwanto, mengatakan edukasi kepada pedagang penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan cukai sekaligus mencegah peredaran produk yang melanggar aturan.

"Kami mendukung kegiatan ini sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para pedagang, agar mengetahui ketentuan di bidang cukai dan mampu mengenali ciri-ciri rokok ilegal. Dengan pemahaman tersebut, pedagang diharapkan lebih teliti dalam memilih produk yang akan diperjualbelikan,” ujar Edi.

Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut menjadi sarana koordinasi antara Polri, Bea Cukai, Satpol PP, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor diperlukan untuk memperluas pemahaman mengenai ketentuan cukai hingga ke tingkat desa.

Melalui sosialisasi “Gempur Rokok Ilegal”, masyarakat dan pelaku usaha di Kecamatan Seruyan Hulu diharapkan semakin memahami ketentuan di bidang cukai serta mampu mengenali produk hasil tembakau yang tidak memenuhi ketentuan.

Edukasi secara langsung menjadi salah satu langkah preventif untuk mendukung pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Seruyan. (gan/jp). 

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polresta Banjarmasin Gelar Doa Bersama

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Masjid Al Muhtadin Polresta Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, dan diikuti jajaran Polresta Banjarmasin serta sejumlah pihak terkait.

Doa bersama digelar sebagai ungkapan syukur atas pengabdian personel lalu lintas sekaligus memohon keselamatan dan kelancaran bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, doa dipanjatkan untuk mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, mengatakan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan lalu lintas harus terus mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, dan presisi dalam menjalankan tugas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial. Polresta Banjarmasin menyerahkan tali asih berupa Al-Qur’an dan sajadah kepada anak-anak Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kesehatan, pimpinan PT Jasa Raharja, pejabat utama Polresta Banjarmasin, serta personel Satlantas Polresta Banjarmasin. (fah/jp). 

PAM Bandarmasih Siapkan Pasokan Air Bersih untuk Posko Darurat KM Virgo Transport 8

BANJARMASIN- PAM Bandarmasih memastikan kesiapan memasok air bersih untuk memenuhi kebutuhan Posko Tanggap Darurat KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan pasokan air bersih akan disesuaikan dengan kebutuhan petugas dan kondisi di lapangan selama masa tanggap darurat.

"Kami siap melayani kebutuhan pasokan air bersih untuk posko tanggap darurat KM Virgo Transport 8,” kata Zulbadi.

Menurut Zulbadi, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang penting untuk menunjang aktivitas petugas gabungan serta pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan pascakecelakaan kapal.

Dukungan pasokan air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya PAM Bandarmasih membantu kelancaran penanganan kondisi darurat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar di lokasi posko.

PAM Bandarmasih juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyaluran air bersih dapat dilakukan sesuai kebutuhan selama masa tanggap darurat.

Kesiapan tersebut merupakan bagian dari dukungan PAM Bandarmasih terhadap pelayanan kemanusiaan dan penanganan kondisi darurat di wilayah Banjarmasin. (fah/jp). 

Hadapi Kabut Asap Karhutla, Pemkab Seruyan Keluarkan Gerakan Wajib Masker

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan memperketat langkah perlindungan kesehatan masyarakat menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Seruyan Nomor 47 Tahun 2026 tentang Gerakan Antisipasi Dampak Kesehatan Akibat Pencemaran Udara Kabut Asap Karhutla. Surat edaran ditetapkan di Kuala Pembuang pada 18 September 2026 dan berlaku bagi jajaran pemerintah daerah hingga seluruh masyarakat Seruyan.

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, mengatakan paparan kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan serta meningkatkan risiko gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Jika aktivitas tidak dapat ditunda dan tetap harus dilakukan di luar ruangan, masyarakat diwajibkan menggunakan masker,” kata Wanda di Kuala Pembuang, Selasa (22/9/2026). 

Perlindungan khusus, lanjutnya, perlu diberikan kepada kelompok rentan, antara lain anak-anak, lanjut usia, ibu hamil serta masyarakat yang memiliki penyakit jantung dan paru.
Ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara memburuk. Kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah dan kepala desa diminta meniadakan kegiatan kedinasan di luar ruangan serta memastikan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai menggunakan masker saat beraktivitas di luar.

Untuk mengurangi paparan asap di dalam rumah, warga diminta menutup pintu, jendela dan ventilasi. Masyarakat juga dianjurkan menggunakan pendingin ruangan dan pemurni udara (air purifier) jika tersedia.

Selain itu, warga diminta menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air putih serta mengonsumsi sayur dan buah. Pemkab juga mendorong seluruh elemen masyarakat turut menyosialisasikan gerakan wajib masker sebagai upaya bersama menghadapi dampak kabut asap karhutla.

Bupati menegaskan, perlindungan kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas selama kualitas udara terdampak kabut asap karhutla. (gan/jp).

Kabut Asap Diduga Ganggu Jarak Pandang, Tabrakan Dua Motor di Bararawa Tewaskan Satu Pengendara

TAMIANG LAYANG- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Ampah–Buntok, tepatnya di RT. 005, Desa Bararawa, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 18.10 WIB. Satu pengendara meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Ampah.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha F1 warna merah putih tanpa nomor polisi yang dikendarai Abdul Ghani (19), berboncengan dengan Ahmad Jamaludin (17), dan sepeda motor Honda Sonic warna hitam dengan nomor polisi KH 5806 DK yang dikendarai Dede Riady (29).

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika, mengatakan kecelakaan bermula saat Yamaha F1 melaju dari arah Buntok menuju Ampah.

Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga mengambil jalur ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan. Pada saat bersamaan, Honda Sonic melaju dari arah Ampah menuju Tamiang Layang.

“Diduga pengendara Yamaha F1 mengambil jalur ke kanan karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas IPDA Dika di Tamiang Layang, Selasa (22/9/2026). 

Benturan mengakibatkan kedua sepeda motor beserta pengendaranya terjatuh di badan jalan. Abdul Ghani mengalami memar pada bagian dada dan cedera kepala berat. Ia kemudian meninggal dunia saat mendapat perawatan di Puskesmas Ampah.

Sementara itu, Dede Riady mengalami patah tulang tertutup pada tangan kanan. Adapun Ahmad Jamaludin, penumpang Yamaha F1, mengalami luka lecet pada lutut kiri.

Kedua sepeda motor juga mengalami kerusakan. Yamaha F1 mengalami kerusakan pada bagian depan dan bodi sebelah kiri, sedangkan Honda Sonic mengalami kerusakan pada bagian depan serta bodi sebelah kanan dan kiri. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan sekitar Rp1 juta.

IPDA Dika mengatakan, berdasarkan laporan awal, kecelakaan diduga dipicu kurang hati-hatinya pengendara Yamaha F1. Selain itu, kondisi kabut asap yang mengurangi jarak pandang, waktu kejadian pada malam hari, serta kecepatan kendaraan menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam keselamatan berkendara.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di wilayah terdampak kabut asap, agar meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, dan memastikan kondisi jalan serta jarak pandang benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Satlantas Polres Barito Timur telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, antara lain mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mendata dan mencatat keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

IPDA Dika menambahkan, kondisi jalan dan cuaca yang dapat mengurangi jarak pandang perlu menjadi perhatian setiap pengendara.

"Utamakan keselamatan dan jangan memaksakan berkendara ketika jarak pandang terbatas. Kurangi kecepatan, tingkatkan kewaspadaan, serta pastikan kendaraan dan pengendara dalam kondisi siap sebelum melakukan perjalanan,” pungkasnya. (zi/jp). 

Apel Pagi Polsek Patangkep Tutui, Kapolsek Tekankan Patroli dan Pencegahan Karhutla

TAMIANG LAYANG- Polsek Patangkep Tutui, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengendalian melalui apel pagi sekaligus pemeriksaan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) personel, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mako Polsek Patangkep Tutui tersebut dipimpin Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H.

Dari total 17 personel, sebanyak 15 personel hadir dalam apel, sementara dua personel tidak hadir. Dalam pelaksanaan apel tersebut tercatat dinas luar (DL) nihil dan dua personel melaksanakan dinas dalam (DD).

Dalam arahannya, Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H., menyampaikan terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Personel diingatkan untuk meningkatkan kegiatan patroli karhutla serta memberikan imbauan kepada masyarakat guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan Gaktibplin terhadap personel. Pemeriksaan meliputi telepon seluler terkait judi online dan pinjaman online, sikap tampang serta penampilan diri, kelengkapan gampol (seragam dan perlengkapan perorangan), serta kelengkapan data diri.

IPDA Bambang Wahyudi, S.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan personel tetap menjaga kedisiplinan, ketertiban.

"Selain itu, juga kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," tandasnya. (zi/jp). 

99,68 Gram Sabu Disikat Polisi di Hotel Bayu Kapuas, Pria 27 Tahun Diciduk

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti mencapai 99,68 gram di sebuah hotel di Kabupaten Kapuas.

Dalam pengungkapan yang berlangsung pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial M.M (27) di Hotel Bayu, Jalan Kenanga Nomor 40, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima polisi sehari sebelumnya.

Informasi itu menyebut terduga M.M kerap mengedarkan narkotika jenis sabu di kawasan Hotel Bayu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan. Polisi kemudian memperoleh informasi bahwa M.M sedang berada di hotel tersebut.

Petugas selanjutnya mendatangi lokasi dan mengamankan M.M. Saat penggeledahan yang disaksikan resepsionis hotel, polisi menemukan dua paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu.

"Barang bukti yang ditemukan berupa dua paket plastik klip berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekitar 99,68 gram,” ujar AKP Budi Utomo di Kuala Kapuas, (22/9/2026). 

Selain dua paket yang diduga sabu tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Barang bukti itu antara lain satu plastik klip kosong, satu kantong plastik warna hitam, satu jaket Volcom warna hitam, satu kotak warna putih tanpa merek, satu case telepon seluler warna ungu, satu unit telepon seluler OPPO A15 warna putih, satu unit sepeda motor Jupiter MX warna hijau, serta uang tunai Rp550.000.

AKP Budi menyebut, bahwa saat ini terduga M.M bersama seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Kapuas untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

"Atas perkara tersebut, pelaku M.M disangkakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," jelas AKP Budi Utomo. (fah/jp). 

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Tabalong Gelar Tausiyah dan Doa Bersama

TANJUNG- Memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Polres Tabalong menggelar tausiyah dan doa bersama di Mushola As Syam Polres Tabalong, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kasat Lantas Polres Tabalong, AKP Oki Hermawan tersebut dihadiri Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, Wakapolres Tabalong, Kompol Hasanudin, para pejabat utama, serta personel Satuan Lalu Lintas Polres Tabalong.

Sejumlah mitra kerja Satuan Lalu Lintas dari instansi terkait di Kabupaten Tabalong turut hadir, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, dan Jasa Raharja.

Sebelum tausiyah, Kapolres Tabalong membacakan sambutan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri. Dalam sambutan tersebut disampaikan tema Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, yakni "Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri".

Tema tersebut menjadi semangat bagi jajaran Polantas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi, profesionalisme, pendekatan humanis, serta penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan dengan tetap menjunjung tinggi integritas.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Nasrullah, menyampaikan bahwa tugas anggota Polri, khususnya polisi lalu lintas dalam melayani dan membantu masyarakat, dapat menjadi bagian dari ibadah apabila dilaksanakan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus memohon kelancaran dan keselamatan bagi personel Polantas dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong, IPTU Heri Siswoyo, mengatakan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara menjadi momentum bagi personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Semoga melalui momentum ini, personel Satuan Lalu Lintas semakin profesional, humanis, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (fah/jp). 

Turun Langsung Karhutla di Tanah Siang, Bupati Heriyus Prioritaskan Keselamatan Petugas

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tanah Siang, Senin (21/9/2026) malam. Dalam kunjungan tersebut, ia meminta seluruh tim gabungan mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama proses pemadaman.

Kehadiran Heriyus di lokasi menjadi bentuk dukungan terhadap personel gabungan yang terus melakukan penanganan dan pemadaman karhutla, termasuk pada malam hari.

Bupati Heriyus mengapresiasi kerja seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla. Menurutnya, dedikasi dan kesiapsiagaan petugas sangat dibutuhkan untuk menghadapi kondisi karhutla yang terjadi di wilayah Murung Raya.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota tim yang telah bekerja tanpa mengenal waktu, baik siang maupun malam, dalam melaksanakan tugas penanganan karhutla,” ujar Heriyus.

Selain mengapresiasi kinerja petugas, Heriyus meminta seluruh personel menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi selama menjalankan tugas di lapangan. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan petugas harus menjadi prioritas dalam setiap proses pemadaman.

"Saya mengingatkan seluruh tim untuk selalu menjaga kekompakan, mengutamakan keselamatan, serta menjaga kesehatan selama bertugas. Hal tersebut harus menjadi perhatian utama dalam penanganan karhutla,” tegasnya.

Heriyus juga meminta pengaturan waktu kerja dan pergantian personel dilakukan secara teratur. Petugas yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan diminta tidak memaksakan diri dan segera digantikan oleh personel lain.

"Jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan. Atur waktu dan lakukan pergantian tugas, sehingga penanganan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan petugas,” pesannya.

Heriyus menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah menetapkan status darurat karhutla. Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan penanganan secara serius dan terkoordinasi, terlebih dampak asap mulai semakin tebal dan berpengaruh terhadap kualitas udara di wilayah Murung Raya.

Pemkab Murung Raya bersama tim gabungan terus melakukan upaya penanganan di lapangan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel yang bertugas. (dsk/maya/jp). 

Karhutla Meluas, Wakil Ketua I DPRD Seruyan Soroti Keterbatasan Anggaran dan Krisis Air Bersih

KUALA PEMBUANG- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut diperparah kabut asap dalam beberapa pekan terakhir serta dampak musim kemarau yang mulai mengganggu ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Harsandi mengatakan, kondisi karhutla dan kabut asap telah menjadi kekhawatiran bersama. Pemerintah daerah pun telah meningkatkan status penanganan karhutla sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut.

"Karhutla yang melanda daerah kita ini memang sudah menjadi kekhawatiran bersama. Dalam beberapa minggu terakhir, kabut asap akibat karhutla cukup luas dan pemerintah daerah juga sudah meningkatkan statusnya,” ujar Harsandi kepada wartawan di Kuala Pembuang, Selasa (22/9/2026).

Menurut Harsandi, keterbatasan anggaran masih menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla. Karena itu, ia berharap peningkatan status penanganan dapat memperkuat perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap upaya penanggulangan karhutla di Seruyan.

Selain penanganan di lapangan, Harsandi meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di kawasan perkebunan yang memiliki potensi kebakaran cukup besar.

"Saya mengimbau masyarakat agar benar-benar menghindari pembakaran lahan. Terutama pada lahan perkebunan yang pembukaan lahannya cukup masif. Kami berharap perangkat desa dan tokoh masyarakat ikut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” katanya.

Selain karhutla, ujar Harsandi, DPRD Seruyan turut menyoroti dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Harsandi mengatakan pemerintah daerah melalui Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, DPRD juga turut membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Harsandi menyebut dirinya ikut menyalurkan bantuan dengan dukungan sejumlah organisasi, di antaranya KONI dan KADIN.

"Pemerintah daerah melalui Bupati Ahmad Selanorwanda kami lihat cukup masif melakukan penyaluran bantuan air bersih ke desa-desa terdampak. Dari DPRD juga ada, termasuk saya pribadi, dengan dibantu organisasi seperti KONI dan KADIN,” ungkapnya.

Namun, pendistribusian air bersih masih menghadapi kendala setelah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengalami kerusakan.

"Kami saat ini masih terkendala karena PDAM mengalami kerusakan. Mudah-mudahan hari ini bisa selesai diperbaiki sehingga kami dapat kembali melanjutkan pendistribusian bantuan air bersih ke desa-desa terdampak,” kata Harsandi.

Ia berharap penanganan dampak kekeringan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat.

"Kami berharap semua pihak bisa bersinergi membantu pendistribusian air bersih untuk masyarakat, baik lembaga maupun organisasi. Termasuk masyarakat yang memiliki kepedulian dan datang untuk bersama-sama membantu pendistribusian air bersih bagi warga terdampak,” pungkasnya. (gan/jp). 

Diduga Bakar Lahan di Hayaping, Dua Warga Diamankan Polisi di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barito Timur mengamankan dua warga berinisial SR dan YE yang diduga berkaitan dengan peristiwa pembakaran lahan di Desa Hayaping, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 16.48 WIB.

Kedua warga yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut diamankan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait kebakaran lahan di wilayah Desa Hayaping.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno mengatakan, personel Satreskrim langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan tersebut.

"Setibanya di lokasi, petugas menemukan dua orang yang diduga sebagai pemilik lahan dan berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan," kata Eko, Selasa (22/9/2026).

Selanjutnya, kedua warga tersebut dibawa ke Polres Barito Timur untuk dimintai keterangan dan menjalani proses penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan. Barang bukti tersebut berupa tiga liter oli, yang terdiri atas satu jeriken berisi dua liter dan dua botol air mineral berisi oli, serta satu jeriken berisi minyak tanah.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan barang bukti yang telah diamankan. Proses hukum dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan serta alat bukti yang diperoleh," ujar Eko.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Cara tersebut dinilai berisiko memicu kebakaran meluas serta membahayakan keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan juga diminta segera melaporkannya kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

Dalam perkara tersebut, kedua warga disangkakan melanggar Pasal 308 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Proses hukum terhadap keduanya masih berjalan. (zi/jp). 

 

Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Barito Timur Patroli Malam di Sejumlah Titik Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur meningkatkan kegiatan patroli malam untuk mengantisipasi aksi balap liar dan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Kota Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur.

Patroli dilaksanakan pada Senin (21/9/2026) mulai sekitar pukul 22.00 WIB hingga selesai. Kegiatan menyasar sejumlah titik di wilayah hukum Polres Barito Timur yang dinilai perlu mendapat pemantauan pada malam hari.

Dua lokasi yang menjadi sasaran patroli yakni Jalan A. Yani, tepatnya di depan Kantor Dinas PUPR Perkim Tamiang Layang, serta Jalan A. Yani di depan Alfamart Mungkur Kandangan.

Patroli dilakukan oleh personel Satlantas Polres Barito Timur, yakni Brigpol Nana Suharna dan Briptu Andra Permana Harjanto.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi balap liar sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

"Patroli antisipasi balap liar ini dilaksanakan di seputaran Kota Tamiang Layang untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya di wilayah Kecamatan Dusun Timur,” kata IPDA Dika, Selasa (22/9/2026) pagi. 

Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tertib berlalu lintas serta mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama.

Menurutnya, kegiatan patroli diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sekaligus menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

"Kami mengimbau masyarakat yang melintas di jalan raya agar tertib dan taat berlalu lintas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Barito Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas serta menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes