BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 21 September 2026

Bupati Murung Raya Pastikan Rumah Oksigen Siaga Layani Warga di Tengah Kabut Asap

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) memastikan Rumah Oksigen tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Murung Raya, Heriyus turun langsung memantau kesiapan Rumah Oksigen yang salah satunya berada di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Murung Raya, Puruk Cahu, Senin (21/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Heriyus didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Ia mengecek langsung ruang oksigen serta fasilitas pemeriksaan kesehatan yang tersedia untuk memastikan seluruh layanan dalam kondisi siap digunakan.

"Kami memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal agar masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan di tengah kondisi kabut asap seperti saat ini,” ujar Heriyus.

Selain memastikan kesiapan fasilitas, Heriyus meminta petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla turut memperhatikan kondisi kesehatan. Hal itu terutama bagi personel yang bekerja secara langsung di lapangan dan berpotensi terpapar asap.

Pemkab Murung Raya juga terus memperkuat kesiapsiagaan lintas perangkat daerah, termasuk melalui dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun personel yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Masyarakat diimbau menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap juga diimbau memanfaatkan layanan Rumah Oksigen yang telah disiapkan pemerintah. (dsk/maya/jp). 

PAM Bandarmasih Mulai Distribusikan Air Bersih Nonkonsumsi untuk MCK

BANJARMASIN- PT Air Minum Bandarmasih mulai mendistribusikan air bersih nonkonsumsi kepada masyarakat terdampak perubahan kualitas air baku. Distribusi dimulai Senin (21/9/2026) pukul 00.00 WITA dan air tersebut hanya diperuntukkan bagi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih, Zulbadi menegaskan, air yang didistribusikan dalam kondisi darurat tersebut tidak untuk diminum maupun digunakan untuk memasak.

"Mulai malam nanti pukul 00.00 WITA, kami akan mendistribusikan air bersih nonkonsumsi yang hanya digunakan untuk MCK,” ujar Zulbadi saat konferensi pers di Aula PAM Bandarmasih, Senin (21/9/2026).

Keputusan mendistribusikan air untuk kebutuhan MCK diambil setelah PAM Bandarmasih melakukan audiensi dengan masyarakat dan pelanggan di Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah, dan Banjarmasin Utara. Dari hasil audiensi tersebut, sekitar 70 persen warga menginginkan distribusi air tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan MCK sehari-hari.

Zulbadi menjelaskan, air tersebut tetap melalui tahapan pengolahan, mulai dari koagulasi, sedimentasi, filtrasi hingga disinfeksi. Namun, perubahan kualitas air baku membuat hasil pengolahan belum memenuhi standar untuk dikonsumsi.

"Prosesnya sama. Listriknya sama, bahan kimianya sama, tenaga kerjanya sama. Yang membedakan adalah output-nya karena input-nya juga berbeda,” jelasnya.

Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Banjarmasin Barat, enam kelurahan di Banjarmasin Tengah, yakni Teluk Dalam, Mawar, Kertak Baru Ilir, Kertak Baru Hulu, Pasar Lama, dan Antasan Besar. Selain itu, gangguan juga berdampak pada lima kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Utara.

Untuk memenuhi kebutuhan air minum, PAM Bandarmasih menyiapkan sejumlah tandon berkapasitas 3.000 liter di beberapa kawasan, di antaranya Alalak, Kuin Cerucuk, Pelambuan, dan Teluk Tiram.

Perusahaan juga mengajak pengurus RT, RW, musala, dan masjid yang bersedia menjadi titik keran umum untuk mendapatkan suplai air minum bagi masyarakat.

Distribusi air untuk kebutuhan MCK akan berlangsung selama kualitas air baku belum kembali memenuhi standar. Zulbadi berharap hujan segera turun sehingga kondisi air baku kembali normal.

"Selama hujan belum turun dan air bakunya masih di bawah standar, tentu kita tidak bisa mengolah,” katanya.

PAM Bandarmasih kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi air yang didistribusikan dalam kondisi darurat tersebut.

"Mudah-mudahan rekan-rekan media bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa ini nonkonsumsi, hanya untuk MCK,” pungkas Zulbadi. (fah/jp). 

Hadiri HUT ke-67 Barito Selatan, Bupati Barito Utara Tegaskan Pentingnya Sinergi Antar-Daerah

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran di Kantor Bupati Barito Selatan, Senin (21/9/2026).

Kehadiran H Shalahuddin menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah di Barito Selatan. Dalam agenda tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat sekaligus meluncurkan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Peringatan Hari Jadi ke-67 Barito Selatan mengusung tema "Bekerja Bersama, Merangkul Semua". 

Dalam sambutannya Gubernur H Agustiar menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan falsafah Huma Betang sebagai landasan memperkuat persatuan serta pemerataan pembangunan, termasuk hingga wilayah pedalaman.

Sejumlah isu strategis pembangunan daerah turut menjadi perhatian, di antaranya penguatan ekonomi lokal, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan, serta dukungan terhadap program prioritas nasional Asta Cita.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian, terutama menghadapi kondisi kemarau. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong kesiapsiagaan daerah, termasuk dukungan rumah oksigen dan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Barito Selatan atas peringatan hari jadi ke-67.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan. Semoga di bawah kepemimpinan dan sinergi yang terjalin, Barito Selatan semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujar H Shalahuddin.

Menurut H Shalahuddin, semangat “Bekerja Bersama, Merangkul Semua” dan nilai Huma Betang tidak hanya relevan dalam pembangunan Barito Selatan, tetapi juga dapat menjadi landasan memperkuat kerja sama antardaerah di Kalimantan Tengah.

"Sinergi lintas daerah dan kolaborasi erat dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah adalah kunci utama. Melalui semangat kebersamaan ini, kita di tingkat kabupaten/kota siap mendukung penuh kebijakan strategis Bapak Gubernur, termasuk program Kartu Huma Betang Sejahtera demi memberikan dampak nyata dan perlindungan sosial yang luas bagi masyarakat kita,” katanya.

Terkait penanganan karhutla, H Shalahuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran. Langkah tersebut diarahkan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat serta menjaga kelancaran aktivitas warga.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi dan kabupaten, kepala daerah atau perwakilan dari sejumlah kabupaten/kota, serta unsur masyarakat. (emca/jp). 

80 JCH Bartim Jalani Rikes, Kemenhaj Imbau Jaga Kesehatan Jelang Haji 1448 H

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 80 jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Barito Timur (Bartim) tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan (rikes) sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan pemeriksaan kesehatan JCH dilakukan melalui dua tahapan, yakni rikes tahap I dan tahap II. 

"Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan kesiapan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan," ujar H Ahmad Fauzi di Tamiang Layang, Senin (21/9/2026). 

Selain pemeriksaan kesehatan, ujar H Ahmad Fauzi, jemaah juga melengkapi tahapan administrasi, termasuk dokumen perjalanan dan perekaman biometrik. Proses perekaman biometrik dilakukan melalui aplikasi Saudi Visa Bio dengan pendampingan langsung petugas di Kantor Kemenhaj Kabupaten Barito Timur.

"Setelah tahapan pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan dokumen, proses selanjutnya adalah menunggu penetapan istitaah kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat,” ujarnya. 

Ia mengimbau seluruh JCH menjaga kondisi kesehatan sejak sekarang dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga pola makan, beristirahat cukup, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan. 

Imbauan tersebut dinilai semakin penting mengingat kondisi udara di wilayah Barito Timur turut terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan menerapkan PHBS. Apalagi saat ini ada kabut asap akibat dampak karhutla. Jika mengalami gangguan kesehatan, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” kata H Ahmad Fauzi. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Terima Bantuan Karhutla dari Pemprov Kalteng, 2.000 Paket Pangan Disalurkan

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menerima bantuan penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan berupa 2.000 paket pangan, 1.000 masker, dan 500 tablet vitamin tersebut disalurkan untuk masyarakat terdampak karhutla di Barito Utara.

Penyerahan bantuan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (21/9/2026), dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo. 

Selain bantuan penanganan dampak karhutla, Pemprov Kalteng juga menyerahkan Kartu Huma Betang Sejahtera kepada 7.664 penerima manfaat di Kabupaten Barito Utara.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Candra, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

"Pada kegiatan hari ini di wilayah Kabupaten Barito Utara, telah didistribusikan bantuan pangan Gubernur sejumlah 2.000 paket, 1.000 buah masker, serta 500 tablet vitamin yang ditujukan khusus bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, pada kesempatan ini juga diserahkan Kartu Huma Betang Sejahtera yang dialokasikan bagi 7.664 penerima manfaat,” kata Agus.

Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Barito Utara.

Ia mengatakan, dukungan dan kerja sama antarpemerintah diperlukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla.

"Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga mampu memberikan rasa aman, meringankan beban masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Inilah wujud nyata kepedulian dan kehadiran kita bersama dalam memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan dukungan yang layak, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Felix.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap dampak karhutla.

Ia meminta masyarakat menggunakan masker ketika kondisi udara kurang baik serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kepada masyarakat, saya minta tetap tenang namun waspada, gunakan masker saat kondisi udara di luar kurang baik, saling peduli, saling jaga, serta tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita terus jaga kesehatan diri dan keluarga, serta bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan gotong royong serta berdoa agar daerah kita senantiasa aman dari ancaman karhutla di masa yang akan datang,” tegas Edy.

Penyerahan bantuan kemudian dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat. Bantuan pangan, masker, vitamin, serta Kartu Huma Betang Sejahtera tersebut menjadi bentuk dukungan Pemprov Kalteng kepada Pemkab Barito Utara dalam membantu masyarakat terdampak karhutla. (emca/jp). 

Kabut Asap Menyelimuti Murung Raya, Bupati Bagikan 5.000 Masker kepada Warga

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) membagikan sekitar 5.000 masker gratis kepada masyarakat menyusul kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah setempat, Senin (21/9/2026).

Bupati Murung Raya, Heriyus bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah turun langsung membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan. Pembagian dilakukan di sejumlah titik yang ramai dilalui masyarakat, di antaranya lampu merah Bundaran Batu Bara depan RSUD Puruk Cahu dan simpang PU.

Bupati Heriyus mengatakan pembagian masker merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap kesehatan masyarakat.

"Ini sebagai langkah kita untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah,” ujar Heriyus.

Selain menggunakan masker, Heriyus mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan kondisi kesehatan tertentu, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih terjadi.

Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kualitas udara dan segera mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Pemkab Murung Raya terus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, sekaligus menjaga kesehatan selama kondisi tersebut berlangsung.

Pembagian masker menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan. (dsk/maya/jp). 

Bupati Murung Raya Siapkan Apresiasi Rp10 Juta bagi Pelapor Karhutla

PURUK CAHU-Bupati Murung Raya, Heriyus menyiapkan apresiasi sebesar Rp10 juta dari dana pribadi bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan pembakaran lahan secara sengaja hingga dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Hal tersebut disampaikan Heriyus saat meninjau pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas dan relawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Senin (21/9/2026).

Heriyus mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan Karhutla sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia menekankan, informasi dari masyarakat dapat membantu petugas mendeteksi dan menindaklanjuti potensi pembakaran lahan.

"Saya ingin memastikan seluruh petugas dan relawan yang bekerja di lapangan mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dengan baik. Mereka sudah bekerja keras membantu menangani Karhutla, sehingga kesehatan dan keselamatan mereka harus menjadi perhatian kita bersama," ujar Heriyus.

Saat peninjauan, Heriyus melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan dan memastikan kondisi petugas serta relawan yang terlibat dalam penanganan Karhutla tetap mendapat perhatian.

Menurutnya, kesehatan dan keselamatan personel merupakan bagian penting dalam penanganan bencana karena petugas menghadapi berbagai risiko selama menjalankan tugas di lapangan.

Terkait apresiasi bagi pelapor, Heriyus menegaskan dana sebesar Rp10 juta tersebut merupakan dukungan pribadi dan tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Murung Raya. 

Oemkab Murung Raya juga terus memperkuat penanganan Karhutla secara terpadu setelah ditetapkannya status tanggap darurat Karhutla dan kekeringan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. (dsk/maya/jp).

TP Posyandu Kalteng Salurkan Bantuan Karhutla dan Perkuat Posyandu 6 SPM di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, untuk memperkuat implementasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat dan kader Posyandu yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (21/9/2026). 

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan transformasi Posyandu berjalan hingga tingkat kecamatan dan desa.

"Posyandu sudah bertransformasi di enam bidang SPM. Alhamdulillah, di Kabupaten Barito Timur sudah ada 10 Posyandu yang menerapkan enam SPM,” ujar Aisyah dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, transformasi Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan. Posyandu kini mencakup enam bidang, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).

Transformasi tersebut, kata Aisyah, diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan dan pengaduan. Selanjutnya, kader Posyandu dapat meneruskan persoalan tersebut kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti.

"Jadi setiap aduan dari masyarakat itu bisa sampai ke Posyandu dan nanti ditindaklanjuti ke OPD terkait. Sebenarnya ini juga lebih memudahkan masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk intervensi enam bidang SPM sekaligus dukungan bagi masyarakat yang terdampak karhutla.

Bantuan yang disalurkan antara lain berupa 25 unit oksigen portabel dan 100 paket sembako dari Sekretariat Posyandu. Dari bidang pendidikan diserahkan 200 kotak masker anak dan 200 kotak susu.

Sementara itu, bidang kesehatan memberikan satu set Posyandu Kit dan 100 botol vitamin anak. Bidang pekerjaan umum menyerahkan satu unit pompa air untuk mendukung ketersediaan air bersih, khususnya di tengah kondisi musim kemarau dan dampak karhutla.

Dari bidang perumahan rakyat, bantuan yang diberikan berupa 150 botol susu beruang dan 150 botol UC 1000. Adapun bidang sosial menyalurkan 50 paket pakaian anak (kidswear), 50 botol UC 1000, serta 50 botol susu beruang.

Untuk bidang Trantibum Linmas, bantuan berupa pamflet dan masker diberikan sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat dan pencegahan gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap karhutla.

Aisyah mengatakan, bantuan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada para kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Bantuan untuk para kader adalah salah satu bentuk apresiasi dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah kepada para kader Posyandu yang ada di Kabupaten Barito Timur yang sudah berjuang memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan, Aisyah mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan selama musim kemarau dan menggunakan masker ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan ini tidak hanya peran dari Gubernur Kalimantan Tengah, tentunya juga membutuhkan dukungan dari semua masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten/kota,” katanya.

Aisyah menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak. Ia juga meminta masyarakat mendukung langkah pemerintah daerah dalam menangani bencana karhutla di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Aisyah turut menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah sebelumnya telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Barito Selatan. Bantuan pangan juga direncanakan disalurkan kepada masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Barito Timur.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin, menyambut baik kunjungan dan bantuan yang diberikan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng.

Misnawaty berharap, dukungan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan kader Posyandu di wilayah Kecamatan Paku.

Ia juga berharap upaya bersama dalam pelayanan masyarakat dapat terus ditingkatkan, termasuk dalam penanganan stunting.

"Mudah-mudahan yang akan datang anak-anak stunting di sini sudah tidak ada. Semoga lebih maju lagi,” ujar Misnawaty. 

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran TP-PKK Provinsi Kalteng, Kepala OPD Provinsi Kalteng, Bupati Barito Timur, M. Yamin, Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin dan jajarannya, asisten setda, staf ahli bupati, kepala OPD se-Kabupaten Barito Timur, Camat Paku dan jajarannya, posyandu tingkat provinsi, posyandu tingkat kabupaten, posyandu se-Kecamatan Paku, tenaga kesehatan, penyuluh tingkat provinsi dan masyarakat umum serta tamu undangan lainnya. (zi/jp). 

Dua Jenazah Tanpa Identitas Dievakuasi dari Pesisir Seruyan, Ditemukan Skoci KM Virgo Transport 8

KUALA PEMBUANG- Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan pemerintah desa mengevakuasi dua jenazah tanpa identitas yang ditemukan di wilayah pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Senin (21/9/2026).

Kedua jenazah ditemukan di lokasi berbeda. Jenazah pertama dievakuasi dari wilayah pesisir antara Sungai Tulis dan Sungai Gantingan sekitar pukul 08.38 WIB. Sementara jenazah kedua dievakuasi sekitar pukul 10.30 WIB dari kawasan pesisir Sungai Rambai.

Proses evakuasi diawali apel gabungan sekitar pukul 07.10 WIB di Kampung Sandurian. Apel dipimpin Kepala Basarnas Kalimantan Tengah Anak Agung Ketut Alit Suparnata sebagai persiapan sebelum tim bergerak menuju lokasi penemuan.

Personel yang terlibat antara lain Basarnas Kalteng, Kamarnit DAS Seruyan beserta personel, Danpos TNI AL beserta personel, Polsek Seruyan Hilir, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Perlu, aparatur Desa Sungai Perlu, serta personel Koramil 1015-09 Seruyan Hilir.

Kapolsek Seruyan Hilir, IPDA Eko Andrianto, mengatakan kedua jenazah telah berhasil dievakuasi dan proses identifikasi masih dilakukan.

"Kedua jenazah sudah berhasil kami evakuasi. Untuk identitas maupun asal-usulnya masih dalam proses pemeriksaan dan identifikasi. Kami bersama instansi terkait akan menindaklanjuti temuan ini sesuai prosedur,” ujar IPDA Eko.

Kedua jenazah selanjutnya akan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. Hingga proses evakuasi selesai, identitas serta asal-usul keduanya belum diketahui.
Selain mengevakuasi dua jenazah, tim menemukan satu unit skoci bertuliskan KM Virgo Transport 8. Temuan tersebut masih dalam tahap pendataan dan koordinasi dengan instansi terkait.

Belum ada kesimpulan bahwa skoci tersebut berkaitan dengan penemuan kedua jenazah. Tim masih melakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul dan status skoci tersebut.

Setelah seluruh proses evakuasi selesai, tim kembali ke Kantor Desa Sungai Perlu sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan konsolidasi.

Selanjutnya, proses pemeriksaan dan identifikasi kedua jenazah dilakukan di RS Bhayangkara Banjarmasin. Sementara itu, temuan skoci akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait. (gan/jp). 

PAD Seruyan Tak Capai Target, Wakil Ketua I DPRD Seruyan : APBD Perubahan Fokus Tutup Kekurangan Anggaran

KUALA PEMBUANG- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, menyoroti tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak terhadap ruang fiskal pemerintah daerah dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Harsandi mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang harus disikapi pemerintah daerah melalui penyesuaian anggaran. Terlebih, kemampuan fiskal daerah turut dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Harsandi seusai mengikuti Rapat Paripurna Ke-4 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun 2026-2027 dengan agenda penyampaian pidato pengantar Bupati Seruyan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, Senin (21/9/2026).

"PAD kita jauh berkurang dan tidak memenuhi target yang kita inginkan. Semua ini salah satunya dipengaruhi efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat,” kata Harsandi.

Menurut Harsandi, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus melakukan penataan kembali terhadap anggaran yang telah disusun. Dalam APBD Perubahan 2026, pemerintah tidak diarahkan untuk menambah program atau kegiatan baru, melainkan menyesuaikan anggaran dengan kemampuan fiskal yang tersedia.

 "Untuk perubahan ini semuanya murni dilakukan untuk menutupi defisit atau kekurangan anggaran karena PAD kita tidak terpenuhi. Pemerintah daerah juga sudah mengondisikan seluruh dinas agar menyesuaikan dengan kondisi fiskal yang ada,” ujarnya.

Harsandi menegaskan, keterbatasan fiskal tersebut harus menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kemampuan daerah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, DPRD Seruyan terus mendorong pemerintah daerah meningkatkan PAD melalui berbagai upaya agar kemampuan pembiayaan daerah tidak semakin terbatas.
"Kita menyadari sepenuhnya bahwa efisiensi anggaran ini terjadi di tahun kedua pemerintahan periode sekarang. Kami sudah melakukan upaya maksimal terkait peningkatan PAD. Dorongan akan terus kami lakukan agar ke depan PAD kita bisa meningkat lagi,” katanya.

Ia berharap peningkatan PAD menjadi agenda berkelanjutan sehingga Seruyan memiliki ruang fiskal yang lebih kuat. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menjaga pembiayaan pembangunan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar dan pelayanan publik.

Rapat Paripurna Ke-4 DPRD Seruyan tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Dalam kondisi ruang fiskal yang terbatas, DPRD dan pemerintah daerah diharapkan tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat, termasuk pelayanan dasar serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. (gan/jp). 

Sengketa Lahan Imey K dan PT ISA di Telang Masuk Tahap Verifikasi Koordinat

TAMIANG LAYANG- Sengketa lahan antara Imey K dan PT Indopenta Sejahtera Abadi (ISA) di Desa Telang, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, memasuki tahap verifikasi titik koordinat. Proses tersebut dilakukan melalui peninjauan lapangan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Timur bersama lintas instansi, Senin (21/9/2026).

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memverifikasi batas lahan yang menjadi objek klaim. Pengambilan dan pencatatan titik koordinat dilakukan oleh petugas Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Barito Timur.

"Kegiatan pengambilan data koordinat berjalan lancar dan disaksikan oleh seluruh pihak yang hadir,” ujar Kepala Kesbangpol Barito Timur, Anda Kriselina melalui Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, Erwin Nazwar Raharjo.

Berdasarkan Berita Acara Nomor 200.1.3.4/420/KESBANGPOL/IX/2026, pada awal peninjauan belum ditemukan patok batas pada lahan yang menjadi objek klaim. Perwakilan pihak Imey K, Patmo, kemudian memasang patok sebelum petugas BPN melakukan pengambilan lima titik koordinat, yakni P1 hingga P5.

Erwin mengatakan, para pihak telah menyepakati bahwa data hasil pengambilan koordinat akan terlebih dahulu diolah oleh ATR/BPN Barito Timur. Hasil pengolahan tersebut selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam proses mediasi.
"Para pihak sepakat bahwa hasil verifikasi koordinat tersebut selanjutnya akan diolah oleh pihak ATR/BPN Barito Timur. Hasil pengolahan data ini nantinya akan menjadi dasar pada tahapan mediasi selanjutnya,” kata Erwin.

Kegiatan peninjauan lapangan dan pengambilan data tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh para pihak terkait, antara lain M. Romi Andhika selaku Staf Legal PT ISA, Drs. Theodore YP Badowo, S.SH., serta Tioson D Palis.

Peninjauan juga disaksikan perwakilan Polres Barito Timur, Kodim 1012/Buntok, Kecamatan Paju Epat, Pemerintah Desa Telang, Damang Paju Epat, dan Penghulu Adat Desa Telang.b(zi/jp).

Barak Lima Pintu di Desa Danau Awang Terbakar, Kerugian Capai Rp104 Juta

TAMIANG LAYANG- Sebuah barak atau rumah kos lima pintu di Desa Danau RT. 01, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terbakar pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan dan sejumlah barang milik penghuni hangus terbakar.

Bangunan milik Teler Biwin (81) itu berukuran sekitar 5 x 13 meter. Sebagian besar konstruksinya terbuat dari kayu dengan atap seng.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Kapolsek Awang, IPTU Saiful Fazrianoor, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi bernama Eftani (40), api pertama kali terlihat dari bagian atas bangunan barak.

 “Menurut keterangan saksi, api terlihat berasal dari bagian atas barak dan diduga akibat korsleting listrik,” ujar IPTU Saiful.

Setelah melihat api, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kantor Desa Danau. Warga bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan yang terdiri atas lima pintu. Personel Polsek Awang kemudian tiba di lokasi dan membantu warga melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah proses pemadaman selesai, personel kepolisian memastikan kondisi di sekitar lokasi telah aman.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp104 juta. Rinciannya, kerugian milik Teler Biwin diperkirakan sekitar Rp90 juta, Juni sekitar Rp4 juta, dan Dedi sekitar Rp10 juta.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendataan terkait kebakaran.

Kapolsek Awang, IPTU Saiful Fazrianoor juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi dan penggunaan listrik.

"Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik, kabel, maupun peralatan elektronik secara berkala. Apabila ditemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan korsleting, segera lakukan perbaikan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pesannya. 

IPTU Saiful juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (zi/jp). 

Polresta Banjarmasin dan YLKI Kalsel Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin memperkuat sinergi dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kalimantan Selatan dalam upaya meningkatkan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat sebagai konsumen.

Penguatan sinergi itu dibahas dalam kunjungan silaturahmi YLKI Kalimantan Selatan ke Mapolresta Banjarmasin, Senin (22/9/2026). Kunjungan tersebut diterima Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, didampingi Kasat Reskrim Kompol Eru Alsepa.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta Banjarmasin mengapresiasi kunjungan YLKI dan menilai lembaga perlindungan konsumen merupakan salah satu mitra strategis kepolisian dalam menjaga hak-hak masyarakat.

Menurut Riza, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga konsumen diperlukan untuk merespons berbagai persoalan yang merugikan masyarakat, mulai dari peredaran barang ilegal, penipuan daring, hingga sengketa dalam perdagangan.

"Kami menyambut baik silaturahmi ini. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan YLKI sangat penting untuk memberikan edukasi, perlindungan, dan kepastian hukum bagi masyarakat Kota Banjarmasin sebagai konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua YLKI Kalimantan Selatan, H Fauzan Ramon, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antara YLKI dengan kepolisian.

Koordinasi terutama diperlukan dalam menangani laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran hak konsumen yang memiliki irisan dengan ranah pidana.

Fauzan berharap komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara YLKI dan Polresta Banjarmasin dapat mendukung penanganan pengaduan masyarakat secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan pemahaman konsumen mengenai hak dan perlindungan hukum yang tersedia.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara kepolisian dan lembaga perlindungan konsumen dalam memberikan edukasi serta merespons persoalan yang berkaitan dengan hak-hak konsumen di Kota Banjarmasin. (fah/jp). 

 

Bupati HSS Koordinasikan Penanganan Banjir dan Bendung Malutu dengan BWS serta BRMP Kalsel

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memperkuat koordinasi lintas instansi untuk menangani persoalan banjir dan optimalisasi infrastruktur sumber daya air, termasuk Bendung Malutu.

Langkah tersebut dilakukan Bupati HSS, H Syafrudin Noor, melalui koordinasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah III Banjarmasin dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan.

Dalam pertemuan itu, Bupati HSS bersama Kepala BWS Wilayah III Banjarmasin, Dedi Supriyadi, dan Kepala BRMP Kalimantan Selatan Wahidah Annisa Yusuf, membahas kondisi banjir di sejumlah wilayah HSS serta persoalan Bendung Malutu yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air dan aktivitas masyarakat.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menekankan bahwa penanganan banjir memerlukan sinergi lintas instansi, terutama dengan melibatkan lembaga yang memiliki kewenangan dan kompetensi teknis.

Menurutnya, dampak banjir terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga diperlukan penanganan yang lebih terpadu.

Selain banjir, Bendung Malutu turut menjadi perhatian dalam pembahasan. Infrastruktur tersebut berperan dalam pengelolaan sumber daya air yang mendukung kebutuhan masyarakat serta pengembangan sektor pertanian.

Pemkab HSS juga terus mendorong pengembangan program di sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan. Upaya itu diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung kesejahteraan petani dan pembudidaya ikan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya daerah.

Ketersediaan serta pengelolaan infrastruktur sumber daya air yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan.

"Koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret, baik dalam penanganan banjir maupun penguatan infrastruktur sumber daya air, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan di HSS,” ujar Bupati HSS, Senin (21/9/2026). 

Dalam koordinasi tersebut, Bupati HSS didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten HSS, Hj Lutfiana, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten HSS, Hj Rahmawaty. (ari/jp). 

Motor Ditabrak Kendaraan Diduga Dump Truck, Pengendara Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

TAMIANG LAYANG- Kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan sebuah dump truck berujung maut di Jalan Umum Tamiang Layang–Ampah, tepatnya di Desa Patung RT. 04, depan Gereja Maranatha, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor, Muhamad Arsad (21), meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan. Dua penumpangnya Nor Khotimah (21) dan Al Billal (4) mengalami luka-luka.

Kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan disebut berupa dump truck warna kuning. Namun, hingga laporan ini dibuat, identitas kendaraan maupun pengemudinya belum diketahui karena kendaraan tersebut meninggalkan lokasi setelah kejadian.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam-merah bernomor polisi KH 5424 DB yang dikendarai Muhamad Arsad melaju dari arah Tamiang Layang menuju Ampah.

Saat itu, korban membonceng Nor Khotimah dan anaknya, Al Billal.

"Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang kendaraan yang diduga dump truck warna kuning. Kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan jalan hingga masuk ke jalur sepeda motor. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan,” ujar IPDA Dika di Tamiang Layang, Senin (21/9/2026). 

Benturan menyebabkan sepeda motor bersama pengendara dan kedua penumpangnya terjatuh.

Muhamad Arsad mengalami luka berat pada bagian kepala serta patah tulang tangan dan kaki sebelah kanan. Korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Ampah, tetapi meninggal dunia dalam perjalanan.

Sedangkan Nor Khotimah mengalami patah tulang pada tangan dan kaki sebelah kanan. Sementara Al Billal mengalami luka lecet pada bagian pipi kanan.

Usai kecelakaan, kendaraan yang diduga dump truck warna kuning tersebut disebut meninggalkan lokasi kejadian menuju arah Ampah.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan dan pengemudinya. Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepolisian, kendaraan tersebut diduga tidak berhenti untuk memberikan pertolongan kepada korban maupun melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari penyelidikan polisi terkait dugaan tabrak lari dalam kecelakaan tersebut.

Dari pemeriksaan awal, sepeda motor korban mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Velg depan pecah dan rangka bagian depan penyok. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 juta. 

"Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut. Penanganan dan penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh Satlantas Polres Barito Timur,” jelas IPDA Dika.

Polisi juga mendata kondisi lingkungan di sekitar lokasi. Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah, namun terdapat kabut asap yang relatif tebal yang dapat mengganggu jarak pandang. Jalan dalam kondisi beraspal, arus lalu lintas sedang, dan terdapat permukiman penduduk di sekitar lokasi.

IPDA Dika mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau ciri-ciri dump truck warna kuning yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut agar segera memberikan informasi kepada kepolisian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terlebih ketika jarak pandang terganggu oleh kabut asap. Apabila mengetahui informasi mengenai kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut, masyarakat dapat menyampaikannya kepada pihak Kepolisian,” pungkas IPDA Dika. (zi/jp). 

 

Minggu, 20 September 2026

Wabup Rahmanto Muhiddin Dorong Musda V Golkar Murung Raya Jadi Momentum Konsolidasi Organisasi

PURUK CAHU- Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhiddin mendorong Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Murung Raya menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan organisasi untuk menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah ke depan.

Musda V Partai Golkar Murung Raya digelar di Aula Dewan Adat Dayak (DAD), Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhiddin, Anggota DPRD Provinsi Kalteng dari Partai Golkar Siti Nafsiah Rafles Baddak, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kalteng dan Kabupaten Murung Raya, serta sejumlah tamu undangan.

Bupati Murung Raya, Heriyus dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Rahmanto Muhiddin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada keluarga besar Partai Golkar Murung Raya yang telah melaksanakan Musda V sebagai bagian dari proses konsolidasi dan penguatan organisasi.

Menurut Rahmanto, Musda tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, memperkuat soliditas, serta menentukan arah perjuangan organisasi untuk periode mendatang.

"Musda merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, memperkuat soliditas, serta menentukan arah perjuangan organisasi untuk periode yang akan datang,” kata Rahmanto.

Ia menilai partai politik memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan. Peran tersebut, kata dia, tidak hanya dijalankan saat momentum pemilihan umum, tetapi juga melalui pendidikan politik, penyerapan aspirasi masyarakat, serta pengaderan untuk melahirkan kader-kader yang mampu mengabdi bagi bangsa dan daerah.

Rahmanto menegaskan, pembangunan Murung Raya membutuhkan kolaborasi berbagai elemen. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan DPRD, partai politik, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, dan seluruh lapisan masyarakat.

"Pembangunan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, DPRD, partai politik, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, serta seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Rahmanto berharap Musda V Partai Golkar Murung Raya dapat berlangsung secara demokratis, tertib, terbuka, dan mengedepankan semangat persaudaraan.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Karena itu, setiap perbedaan diharapkan dapat dikelola secara dewasa dengan mengedepankan etika politik dan kepentingan bersama.

"Perbedaan pandangan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh perbedaan tersebut hendaknya dikelola dengan kedewasaan, etika politik, dan semangat mengutamakan kepentingan bersama,” ujar Rahmanto.

Terkait kepemimpinan Partai Golkar Murung Raya ke depan, Rahmanto berharap siapa pun yang mendapat amanah dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

"Siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin Partai Golkar Kabupaten Murung Raya, saya berharap dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” pungkasnya. (maya/jp).

Pemkab Batola Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Air Sungai Asin di Mekarsari

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak air sungai asin di Desa Tinggiran Baru dan Desa Jelapat Dua, Kecamatan Mekarsari, Minggu (20/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Batola, Selamat Riyanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Aris Saputera, Camat Mekarsari, serta unsur TNI dan Polri.

Bupati H Bahrul Ilmi mengatakan, bantuan air bersih diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air layak digunakan akibat kondisi air sungai yang asin.

"Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kondisi air sungai yang asin,” kata H Bahrul.

Menurutnya, Pemkab Batola bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terus melakukan upaya pembenahan agar pasokan air bersih kepada masyarakat dapat kembali normal.

Pemkab Batola juga memastikan penyaluran bantuan air bersih akan dilakukan secara berkelanjutan selama masih terdapat masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, Sekda Batola, Selamat Riyanto menambahkan, bantuan serupa akan diperluas ke desa-desa lain yang mengalami kondisi serupa.

"Kami akan terus melanjutkan bantuan air bersih ke desa-desa yang terdampak. Bagi desa yang membutuhkan, dapat berkoordinasi dengan Pemkab Batola maupun PDAM,” ujarnya.

Pemkab Batola mengimbau masyarakat dan pemerintah desa yang mengalami kesulitan air bersih untuk segera menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti. (dsk/ali/jp). 

Alpiya Rakhman Dorong HKTI Perkuat Aspirasi dan Kesejahteraan Petani Kalsel

BANJARBARU- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM. Alpiya Rakhman, mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memperkuat peran dalam menyerap aspirasi petani dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pertanian di Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI se-Kalimantan Selatan sekaligus Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Kalimantan Selatan di Blue Diamond Grand Qin Hotel Banjarbaru, Minggu (20/9/2026).

HM. Alpiya menilai penguatan organisasi petani penting dilakukan secara berkelanjutan, seiring masih adanya berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, mulai dari produktivitas, sarana dan prasarana, kapasitas petani, hingga akses terhadap pasar.

"Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam menopang perekonomian daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, organisasi petani dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat,” ujar HM. Alpiya.

Menurut dia, HKTI memiliki posisi strategis sebagai wadah yang menghimpun sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat petani. Karena itu, kepengurusan yang baru diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi internal, tetapi juga aktif hadir di tengah masyarakat.

"HKTI diharapkan dapat terus hadir di tengah masyarakat petani, menyerap aspirasi dan mendorong lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani,” katanya.

Pelantikan pengurus DPC HKTI se-Kalimantan Selatan dilakukan Sekretaris Jenderal HKTI RI, Abdul Kadir Karding. 

Dalam kesempatan tersebut, ia berharap kepengurusan HKTI di Kalsel mampu memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan pertanian serta kesejahteraan petani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Ir. Ariadi Noor, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, di antaranya H Husnul Fatahillah selaku Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalsel.

Dalam pelantikan tersebut, Ilham Nor, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Partai Gerindra, dipercaya memimpin DPC HKTI Kota Banjarmasin.

Pelantikan pengurus DPC HKTI se-Kalimantan Selatan dan Musda DPD HKTI Kalsel menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus momentum memperkuat sinergi antarpengurus. Forum tersebut juga diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara HKTI, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp).

Karhutla Meluas, Bupati Barito Utara Perintahkan Alat Berat Standby di Teweh Selatan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiagakan alat berat di Kecamatan Teweh Selatan sebagai langkah mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Instruksi tersebut disampaikan H Shalahuddin saat meninjau langsung penanganan karhutla di Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (20/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sarana pendukung dalam menghadapi potensi perluasan kebakaran.

Menurut H Shalahuddin, Teweh Selatan menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan kesiapsiagaan tinggi. Alat berat, kata dia, harus berada dalam kondisi siap digunakan ketika diperlukan untuk mendukung proses pemadaman dan mencegah api meluas.

"Alat berat ini nantinya dapat difungsikan secara optimal, terutama untuk membuka akses jalan menuju titik api, membuat sekat bakar (firebreak), maupun membantu memutus jalur penyebaran api agar tidak meluas," kata H Shalahuddin.

Selain menyiagakan alat berat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat koordinasi penanganan karhutla melalui penambahan sarana pemadaman, penguatan posko, serta dukungan logistik bagi personel gabungan di lapangan.

Usai meninjau proses pemadaman, H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Barito Utara Felix Soenadi Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis memimpin rapat koordinasi (rakor) terkait kesiapan sarana dan prasarana penanganan karhutla.

Rakor tersebut digelar di tengah terganggunya kualitas udara akibat kabut asap dari karhutla. Dalam rapat itu, Shalahuddin meminta seluruh perangkat daerah terlibat dalam penanganan secara terpadu dan mempercepat dukungan terhadap petugas di lapangan.

"Semua organisasi perangkat daerah harus terlibat. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Peralatan harus ditambah, teknik pemadaman harus dipahami, posko harus diperkuat, dan khusus Kecamatan Teweh Selatan alat berat harus standby untuk membuka jalur dan membuat sekat bakar," ujarnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat dan seluruh  organisasi perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan serta ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang rawan. (emca/jp). 

Sabu 593 Gram Disembunyikan di Balik Pelat Mobil, Tiga Orang Diciduk Polres Seruyan



KUALA PEMBUANG- Satuan Reserse Narkoba Polres Seruyan mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat total 593 gram. 

Dalam pengungkapan, polisi mengamankan tiga orang pelaku masing-masing berinisial AH (22) warga Desa Bahaur, Kecamatan Hanau, dan MA (24) Warga Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau, serta AF (18) Desa Awayan, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan. 

Ketiganya diamankan di Jalan Jenderal Sudirman Km 142, Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di depan sebuah pondok di kawasan tersebut.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasatresnarkoba Polres Seruyan AKP Adhy Heriyanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penguasaan dan peredaran narkotika jenis sabu.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba Polres Seruyan melakukan penyelidikan hingga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut,” ujar Adhy kepada wartawan di Kuala Pembuang, Minggu (20/9/2026).

Setelah mengamankan ketiganya, petugas melakukan penggeledahan. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan telepon seluler milik MA dan AF.

Sementara itu, dari hasil penggeledahan badan terhadap AH, ujar AKP Adhy, tidak ditemukan barang yang diduga narkotika. Namun, berdasarkan keterangan yang diperoleh dalam pemeriksaan, polisi kemudian memeriksa kendaraan yang digunakan AH.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah tas belanja berwarna hijau yang disembunyikan di bagian belakang mobil Honda Brio warna abu-abu metalik dengan nomor polisi KB 1894 WT. Tas tersebut ditemukan di balik pelat nomor kendaraan.

Di dalam tas, polisi menemukan enam gumpalan yang dibalut lakban berwarna cokelat. Setelah dibuka, petugas mendapati sejumlah paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu.

Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke bagian dalam kendaraan. Polisi kembali menemukan satu paket kecil yang diduga sabu di balik karpet dasbor bagian depan mobil.

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, polisi mengamankan total tujuh paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan mencapai 593 gram.

Selain barang yang diduga sabu, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, antara lain satu alat hisap atau bong, dua pipet kaca, dua sedotan, satu sendok sabu yang dibuat dari potongan sedotan, plastik klip kosong, tisu, plastik pembungkus, lakban, serta satu unit mobil Honda Brio.

Polisi juga mengamankan tiga unit telepon seluler yang ditemukan dari masing-masing orang yang diamankan.

"Saat ini, kami masih mendalami keterlibatan masing-masing pihak, termasuk asal dan tujuan barang yang diduga narkotika tersebut," ujar AKP Adhy. 

Adhy mengatakan, ketiga tersangka beserta barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolres Seruyan guna proses hukum lebih lanjut.

"Ketiga pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," demikian AKP Adhy. (gan/jp). 

Patroli Tengah Malam, Satlantas Polres Kapuas Tilang 10 Pelaku Balapan Liar

KUALA KAPUAS- Aksi balapan liar di sejumlah ruas jalan di Kuala Kapuas menjadi sasaran patroli Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas, Sabtu (19/9/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, polisi menindak 10 pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas.

Patroli berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi perhatian petugas, di antaranya Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Tambun Bungai, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Kegiatan tersebut melibatkan Kaur Bin Ops Satlantas Polres Kapuas, Kanit Gakkum, serta personel Satlantas Polres Kapuas.

Selain mengantisipasi aksi balapan liar, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas dan potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatlantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan mengatakan, patroli dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas serta mencegah kegiatan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Dalam patroli itu, petugas memberikan tindakan berupa tilang terhadap 10 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas berupa balapan liar.

Petugas juga menyampaikan imbauan kepada pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kapuas mengedepankan langkah pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya aktivitas balapan liar yang dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. (fah/jp). 

Satlantas Polres Barito Timur Gelar Patroli Malam Antisipasi Balap Liar, Enam Motor Diamankan

TAMIANG LAYANG- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Timur menggelar patroli malam untuk mengantisipasi aksi balap liar sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Barito Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.

Patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan menyasar sejumlah titik di kawasan Kota Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Patroli yang dipimpin Plt. Kasat Lantas Polres Bartim, IPDA Sukisno Hendika bersama KBO Lantas IPDA Desta Anugrahno, dan jajaran tersebut di antaranya di Jalan A. Yani, tepatnya di depan SDN 3 Tamiang Layang dan di depan Kantor Dinas PUPR Perkim Tamiang Layang.

Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi balap liar dan gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tertib serta mematuhi peraturan lalu lintas.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur IPDA Sukisno Hendika mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Dusun Timur.

"Patroli ini dilaksanakan untuk mengantisipasi balap liar dan gangguan kamtibmas di seputaran Kota Tamiang Layang,” ujar IPDA Dika.

Selain melakukan patroli dan memberikan imbauan, petugas juga mengamankan enam unit sepeda motor dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap dengan adanya patroli ini dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Barito Timur. (zi/jp). 
 

Sabtu, 19 September 2026

Polres Tabalong Kawal Aksi Simbolik September Hitam HMI Cabang Tanjung

TANJUNG- Polres Tabalong mengamankan dan memberikan pelayanan selama aksi simbolik September Hitam yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung bersama sejumlah organisasi mahasiswa di Taman Giat Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong, Sabtu (19/9/2026) sore.

Aksi tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari HMI Cabang Tanjung, BEM STIA Tabalong, dan BEM STIT Syekh Nafis Tabalong. Kegiatan dipimpin Koordinator Lapangan (Korlap) sekaligus penanggung jawab aksi, Kabid PTKP HMI Cabang Tanjung, M. Kevindra Ilham.

Peserta mulai berkumpul di samping Gedung Sarabakawa, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tanjung, sekitar pukul 16.00 WITA. Mereka mengenakan pakaian serba hitam serta membawa pengeras suara dan sejumlah poster.

Sebelum bergerak menuju lokasi aksi, Korlap mengingatkan peserta agar menjaga ketertiban, memperhatikan pengguna jalan, serta tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Sekitar pukul 16.30 WITA, peserta tiba di Taman Giat Kota Tanjung, Jalan Pangeran Antasari, dan melanjutkan kegiatan melalui mimbar bebas serta penyampaian orasi reflektif oleh perwakilan mahasiswa.

Dalam orasinya, M. Kevindra Ilham menyampaikan refleksi terkait momentum yang dikenal sebagai “September Gelap” atau “September Hitam”. Istilah tersebut digunakan untuk mengingat berbagai persoalan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Indonesia pada bulan September.

Peserta juga membawa sejumlah alat peraga, di antaranya spanduk bertuliskan “Aksi Simbolik September Hitam”, “Indonesia Masih Lumpuh”, dan “Menolak Lupa”, serta poster bertuliskan “Waspada Karhutla”.

Selain menyampaikan aspirasi, peserta menggelar aksi sosial dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Sebanyak sekitar 500 masker dibagikan di sepanjang Jalan Pangeran Antasari, khususnya di sekitar Masjid Agung Ash-Shiratal Mustaqim dan kawasan Taman Giat Kota Tanjung.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.10 WITA. Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

 Pengamanan dan pelayanan kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Tabalong, Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M., dengan melibatkan personel Polres Tabalong.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan kepolisian berkomitmen memberikan pengamanan dan pelayanan terhadap setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian aspirasi oleh mahasiswa.

"Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengapresiasi pelaksanaan aksi yang tetap memperhatikan ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Heri. (fah/jp). 

Polresta Banjarmasin Kawal Pemulangan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin mengawal pemulangan jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 dari RS Bhayangkara Banjarmasin menuju rumah duka keluarga, Sabtu (19/9/2026).

Pengawalan dilakukan setelah jenazah menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan di RS Bhayangkara Tingkat III Banjarmasin dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Personel Polresta Banjarmasin menggunakan kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal) untuk mengawal ambulans yang membawa jenazah hingga tiba di rumah duka. Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulangan berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin.melalui Kasi Humas IPDA Adi Harry Sucahyo, mengatakan pengawalan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada korban.

"Pengawalan ini merupakan bentuk pelayanan dan dukungan kepada keluarga korban yang sedang berduka,” ujar Adi.

kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Penanganan korban melibatkan sejumlah unsur, termasuk proses evakuasi, identifikasi, hingga pemulangan jenazah kepada keluarga.

Polresta Banjarmasin menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan memastikan pendampingan kemanusiaan terus diberikan selama rangkaian penanganan korban berlangsung. (fah/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes