Sabtu, 07 Maret 2026
Program BERLIAN, Kapolsek Dusun Timur Pimpin "Gebrak Sahur”, Bagikan Nasi Bungkus untuk Satpam di Objek Vital Tamiang Layang
TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi memimpin kegiatan Gebrak Sahur dengan menyambangi petugas keamanan yang berjaga di sejumlah objek vital di Kota Tamiang Layang, sebagai implementasi program BERLIAN (Berbagi Kemuliaan di Bulan Ramadan) yang di gagas Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, Sabtu (7/3/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 02.45 WIB tersebut menyasar petugas satuan pengamanan (Satpam) yang sedang melaksanakan piket malam di beberapa kantor penting, seperti Kantor Pengadilan, Kantor Pegadaian, dan kantor Bank Kalteng Cabang Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama personel Polsek Dusun Timur membagikan nasi bungkus untuk sahur kepada para Satpam sekaligus melakukan sambang mitra Polri.
Selain itu, petugas juga mensosialisasikan layanan darurat kepolisian 110 yang dapat digunakan masyarakat apabila menemukan tindak pidana atau gangguan keamanan lainnya.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada para petugas keamanan yang tetap bertugas pada malam hari selama bulan Ramadan.
"Selain berbagi makanan sahur, kegiatan ini juga bertujuan mempererat komunikasi antara Polri dan Satpam sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan Gebrak Sahur tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Dusun Timur bersama Brigpol Deden Esa dan Bripda Anas Rizky.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan para petugas keamanan semakin kuat, sehingga mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Tamiang Layang. (zi/jp).
Jumat, 06 Maret 2026
Pemkab Barito Utara Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Rumah Jabatan Bupati
MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah di Rumah Jabatan Bupati, Jum'at (6/3/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat.
Dalam sambutannya Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, turunnya Al-Qur’an pada malam 17 Ramadan merupakan peristiwa agung yang menjadi pedoman hidup umat manusia. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Pemkab Barito Utara untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja dan mengabdi kepada masyarakat.
"Peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk bekerja dengan lebih jujur, tulus, dan peduli terhadap sesama,” kata H Shalahuddin.
Ia juga menegaskan, bahwa upaya membangun daerah dengan semangat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan perlu disertai dengan fondasi spiritual yang kuat agar pembangunan yang dilakukan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati, jajaran DPRD, Forkopimda, para ulama, serta seluruh tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
"Semoga keberkahan Al-Qur’an senantiasa menyertai setiap langkah kita dalam membangun Barito Utara yang lebih baik,” ujarnya.
Peringatan Nuzulul Qur’an ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Kabupaten Barito Utara serta keberkahan bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. (dsk/emca/jp).
Operasi Sikat Intan 2026, Polres HSS Ungkap 23 Kasus dan Amankan 33 Tersangka
KANDANGAN- Kepolisian Resor Hulu Sungai Selatan (Polres HSS) mengungkap 23 kasus tindak pidana dengan 33 tersangka selama pelaksanaan Operasi Sikat Intan 2026 yang digelar selama 14 hari, mulai 20 Februari hingga 5 Maret 2026.
Kapolres HSS, AKBP Awaluddin Syam, mengatakan bahwa operasi tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang hingga selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
"Operasi Sikat Intan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP Awaluddin Syam di hadapan awak media saat konferensi pers, di aula mapolres setempat, Jum'at (6/3/2026).
Ia menjelaskan, aktivitas masyarakat yang meningkat selama Ramadan berpotensi memicu berbagai tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Selama operasi berlangsung, Polres HSS berhasil mengungkap 23 perkara dengan total 33 tersangka. Rinciannya, empat perkara mabuk di tempat umum dengan 10 tersangka, tujuh perkara narkotika dengan sembilan tersangka, empat perkara kepemilikan senjata tajam dengan empat tersangka, serta empat perkara pencurian dengan pemberatan dengan empat tersangka.
Selain itu, polisi juga mengungkap satu perkara pencurian biasa dengan satu tersangka, satu perkara penipuan dan penggelapan dengan satu tersangka, serta dua perkara penjualan minuman keras tanpa izin dengan empat tersangka.
Kapolres menambahkan, dari total tersangka yang diamankan, empat orang merupakan target operasi (TO), sedangkan 29 lainnya merupakan non target operasi (Non TO).
"Jika dibandingkan dengan Operasi Sikat Intan tahun lalu, jumlah perkara mengalami penurunan dua kasus, namun jumlah tersangka meningkat delapan orang,” jelasnya. (ari/jp).
Perkuat Ketahanan Pangan IKN, Masyarakat Barito Timur Didorong Tingkatkan Produksi
TAMIANG LAYANG- Masyarakat Kabupaten Barito Timur didorong untuk aktif berpartisipasi dalam pengembangan sektor pangan guna mendukung peran daerah tersebut sebagai penyangga kebutuhan pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Upaya ini dilakukan melalui survei lapangan yang dilaksanakan Tim Survei Optimalisasi Daerah Penyangga IKN dari Universitas Palangka Raya. Survei tersebut bertujuan mengidentifikasi potensi masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, sekaligus mengetahui persepsi warga terhadap program pengembangan pangan, termasuk food estate.
Ketua tim survei, Dicky Perwira, mengatakan bahwa pengumpulan data dilakukan langsung dari masyarakat dengan metode sampling di sejumlah wilayah yang memiliki potensi usaha di sektor pangan.
"Data primer yang kami kumpulkan meliputi aktivitas pertanian, perikanan, dan peternakan masyarakat, termasuk pola konsumsi harian dan usaha yang mereka jalankan,” ujar Dicky kepada wartawan, Jum'at (6/3/2026).
Beberapa kecamatan yang menjadi lokasi pengambilan sampel. Antara lain Kecamatan Dusun Tengah, Dusun Timur, Patangkep Tutui, Paku, dan Paju Epat.
Pada sektor perikanan, kegiatan survei turut didampingi koordinator penyuluh perikanan Kabupaten Barito Timur, Didik Kariadi dan Pardiono. Keduanya membantu tim dalam menggali informasi dari kelompok pembudidaya ikan maupun nelayan tangkap di daerah tersebut.
Hasil survei ini diharapkan menjadi dasar penyusunan strategi pengembangan pangan daerah agar Barito Timur mampu menjadi pemasok utama komoditas pangan segar bagi IKN, seperti sayur-mayur, buah-buahan, daging ternak, serta ikan segar.
Pardiono berharap, kelompok perikanan, baik budidaya maupun penangkapan, dapat meningkatkan produksi secara signifikan untuk memenuhi peluang pasar tersebut.
"Jika produksi meningkat, Barito Timur berpeluang menjadi daerah penyangga utama IKN dalam penyediaan pangan segar,” katanya.
Upaya ini sejalan dengan berbagai program pemerintah daerah dan pusat yang mendorong penguatan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah, termasuk program pengembangan cetak sawah rakyat.
Dengan kolaborasi antara akademisi, penyuluh, dan masyarakat, Kabupaten Barito Timur diharapkan semakin siap menjalankan peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan bagi kawasan Ibu Kota Nusantara. (zi/jp).
Bupati Barito Timur Gelar Safari Ramadan di Masjid Miftahul Ulum, Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kebersamaan
TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Miftahul Ulum, Desa Banyu Landas, Kecamatan Banua Lima, Jum'at (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya Bupati M. Yamin, menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan iman dan takwa serta memperbanyak amal kebaikan.
"Ramadan adalah momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial, baik dalam lingkungan keluarga, tetangga, maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan salah satu bentuk pembinaan umat beragama yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dapat bertatap muka secara langsung dengan masyarakat, tokoh agama, serta berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.
Menurutnya, Safari Ramadan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di Kabupaten Barito Timur.
"Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kebersamaan dan sinergi dapat terus terjaga dalam membangun daerah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial demi mewujudkan Kabupaten Barito Timur yang lebih maju dan penuh keberkahan.
Di akhir sambutannya Bupati atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim.
"Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan, kebahagiaan, dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik di hadapan Allah SWT,” tutupnya.
Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kapolsek, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Banua Lima. (zi/jp).
Residivis Narkoba di Seruyan Diringkus, Polisi Sita 11 Paket Sabu dan 55 Butir Obat Tanpa Merek
KUALA PEMBUANG- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Seruyan menangkap seorang perempuan residivis yang diduga terlibat peredaran narkotika di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Kamis (5/3/2026).
Terduga pelaku berinisial J alias A.U diamankan sekitar pukul 13.05 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ais Nasution, RT 005 RW 001, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir.
Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, melalui Kasat Narkoba IPTU Dwi Triyanto, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.
"Berdasarkan informasi itu, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendatangi rumah kontrakan yang ditempati terduga pelaku,” ujar IPTU Dwi kepada wartawan di Kuala Pembuang, Jum'at (6/3/2026).
Saat tiba di lokasi, pelaku berada di dalam rumah. Petugas menghadirkan dua saksi, memperlihatkan surat perintah tugas, dan melakukan penggeledahan.
Dari penggeledahan, petugas menemukan sebuah dompet hitam berisi dua dompet lain yang memuat 55 butir obat tanpa merek dengan berat bruto 28,69 gram; 11 paket diduga sabu dalam empat plastik klip, dengan total berat sekitar 1,38 gram; dan satu unit telepon genggam dan sebuah tas selempang berisi Rp3.063.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.
"Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Seruyan untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar IPTU Dwi.
Ia juga menyatakan, bahwa pelaku J alias A.U merupakan residivis kasus narkotika.
"Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam jaringan peredaran narkotika lainnya di wilayah Kabupaten Seruyan," demikian IPTU Dwi. (gan/jp).
Program BERLIAN Kapolres Barito Timur Hadir di Pelosok Desa, Bhabinkamtibmas Telang Baru Berbagi Takjil
TAMIANG LAYANG- Program BERLIAN (Berbagi Kemuliaan di Bulan Ramadan) yang digagas Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, terus menjangkau hingga ke wilayah pelosok desa. Salah satunya dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Telang Baru dengan membagikan takjil kepada masyarakat setempat, Jum'at (6/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur itu dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas setempat, AIPDA Selamet Aryadi.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama aparatur Desa Telang Baru membagikan sebanyak 50 paket takjil kepada warga yang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Selain berbagi takjil, AIPDA Selamet Aryadi juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Warga juga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas.
Terpisah, Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Berlian yang bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat selama bulan Ramadan.
“Kegiatan ini tidak hanya berbagi takjil, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya. (zi/jp).
Polsek Pematang Karau Panen 4 Ton Jagung di Lahan Warga, Dukung Swasembada Pangan
TAMIANG LAYANG- Personel Kepolisian Sektor Pematang Karau, Polres Barito Timur bersama unsur pemerintah kecamatan dan penyuluh pertanian melaksanakan kegiatan panen jagung pipil di lahan milik warga di Kecamatan Pematang Karau, Jum'at (6/3/2026).
Panen dilaksanakan di lahan seluas 1 hektare milik Margedut dengan hasil produksi mencapai sekitar 4 ton jagung pipil.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Pematang Karau, Sekretaris Camat Pematang Karau, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pematang Karau beserta seluruh staf, serta sejumlah personel Polsek Pematang Karau, di antaranya Kanit Binmas Aipda Dodi Husaini, Aipda Vaulus J. N., Bripka Husin, dan Bhabinkamtibmas Desa Muru Duyung Bripda Muhamad Bagas.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Pematang Karau, Rikardo Hutahaean, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan produksi jagung pipil sehingga mampu mendukung program swasembada pangan nasional,” ujar IPDA Rikardo.
Selain itu, kegiatan panen bersama juga menjadi sarana pembinaan dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat serta peluang ekonomi dari budidaya jagung pipil.
Produksi jagung dari wilayah Pematang Karau diharapkan dapat membantu memenuhi pasokan ke gudang Bulog di wilayah Buntok. (zi/jp).
Pemkab Bartim Ajak Pedagang Pasar Temenggoeng Djaja Karti Jaga Kebersihan dan Tidak Buang Sampah Sembarangan
TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengimbau para pedagang dan masyarakat di kawasan Pasar Temenggoeng Djaja Karti, Tamiang Layang, agar tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan selokan atau saluran pembuangan air.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati Barito Timur, M. Yamin melalui Asisten I Setda Bartim, Ari Panan Putut Lelu saat kegiatan kerja bakti bersama di kawasan pasar, Jum'at (6/3/2026).
Kegiatan gotong royong dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga instansi vertikal di Kabupaten Barito Timur. Mereka bersama-sama membersihkan area pasar serta saluran drainase di sekitarnya.
Ari Panan mengatakan, kebersihan lingkungan pasar sangat penting karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama dari pedagang maupun warga untuk tidak membuang sampah sembarangan agar lingkungan pasar tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Ari juga menekankan pentingnya menjaga selokan atau saluran pembuangan air agar tidak tersumbat oleh sampah. Menurutnya, selokan yang tersumbat dapat menimbulkan genangan air, bau tidak sedap, bahkan berpotensi menyebabkan banjir di area pasar.
"Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri dalam rangka mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Sejumlah organisasi perangkat daerah turut menjadi koordinator kegiatan, di antaranya Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Timur.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Barito Timur berharap budaya hidup bersih terus meningkat, khususnya di kawasan pasar, sehingga tercipta lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. (zi/jp).
Terus Implementasikan Program Berlian, Polsek Dusun Timur Gelar “Gebrak Sahur”, Bagikan Nasi Bungkus dan Imbau Keselamatan kepada Sopir
TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Dusun Timur melaksanakan kegiatan “Gebrak Sahur” dengan membagikan nasi bungkus kepada para pengemudi yang sedang beristirahat di wilayah Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (6/3/2026) dini hari.
Kegiatan tersebut sebagai langkah implementasi program Bernagi Kemuliaan di Bulan Ramadan (Berlian) yang digagas oleh Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 03.15 WIB tersebut dilaksanakan di area sekitar Langgar Darussalam Km 4, Kelurahan Tamiang Layang. Selain berbagi makanan sahur, petugas juga memberikan imbauan kepada para sopir mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas serta menjaga ketertiban umum.
Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Aipda Cipto Handoyo, Aipda Muhammad Sahruji, Brigpol M. Aris F., Bripda Muhammad Rafi’i, dan Bripda Anas Rizky.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa kegiatan Gebrak Sahur merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi yang masih berada di perjalanan saat waktu sahur.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. (zi/jp).
Operasi Sikat Intan 2026, Polres Tabalong Ungkap 16 Kasus Kejahatan dan Sita Sabu Lebih dari 1 Kg
TANJUNG- Polres Tabalong, Polda Kalimantan Selatan mengungkap 16 kasus tindak pidana selama pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Operasi Sikat Intan 2026 yang berlangsung selama 14 hari, sejak 20 Februari hingga 5 Maret 2026.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla. melalui Ps. Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H. mengatakan, dari total 16 kasus yang berhasil diungkap, enam di antaranya merupakan target operasi (TO) dan 10 kasus lainnya non-target operasi.
"Kasus yang berhasil diungkap meliputi berbagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” ujar IPTU Heri kepada wartawan, Jum'at (6/3/2026).
Ia merinci, kasus yang diungkap meliputi penipuan dan penggelapan sebanyak dua kasus, pencurian dengan pemberatan dua kasus, pencurian biasa dua kasus, penadahan satu kasus, tindak pidana asusila satu kasus, serta peredaran dan penyalahgunaan narkotika sebanyak lima kasus.
Selain itu, polisi juga menindak aktivitas balapan liar yang dinilai meresahkan masyarakat, dan mengamankan 23 unit sepeda motor yang digunakan para pelaku.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa unit sepeda motor, dokumen kendaraan, serta surat perjanjian terkait perkara penipuan dan penggelapan.
Sementara dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, polisi mengamankan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dengan berat total lebih dari satu kilogram.
"Selain sabu, petugas juga menyita timbangan digital, plastik klip, alat hisap, telepon genggam, serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika,” jelas IPTU Heri.
Menurut IPTU Heri, Operasi Sikat Intan 2026 merupakan bentuk komitmen Polres Tabalong dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tabalong.
"Penindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya. (fah/jp).
Kamis, 05 Maret 2026
Dinas Pendidikan Kalteng Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama
PALANGKA RAYA- Keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dalam rangka bulan suci Ramadan di Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pegawai Dinas Pendidikan, kepala sekolah, pengawas sekolah, serta perwakilan guru dari SMA, SMK, dan Sekolah Khusus di Kota Palangka Raya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Muhammad Reza Prabowo, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan seluruh insan pendidikan di Kalimantan Tengah.
"Melalui kegiatan ini kita memperkuat silaturahmi keluarga besar Dinas Pendidikan, sekaligus merajut kebersamaan untuk peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung tema “Merajut Kebersamaan Melalui Falsafah Huma Betang untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Kalimantan Tengah.”
Selain buka puasa bersama, acara juga diisi dengan penyerahan cenderamata serta ucapan terima kasih kepada pegawai negeri sipil di lingkungan Dinas Pendidikan yang telah purna tugas atau memasuki masa pensiun.
Menurutnya, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian para aparatur yang telah memberikan dharma bakti bagi dunia pendidikan di Kalimantan Tengah.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada para pensiunan PNS serta yang akan memasuki masa pensiun atas segala pengabdian dan dharma baktinya untuk pendidikan di Kalimantan Tengah,” katanya.
Reza menambahkan, kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi momen istimewa karena sebelumnya pada hari yang sama Dinas Pendidikan telah meluncurkan sejumlah program pendidikan.
"Tadi siang kita melaksanakan launching program pendidikan, kemudian sore hari dilanjutkan dengan syukuran sekaligus buka puasa bersama. Mudah-mudahan kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi kita semua,” pungkasnya. (emca/jp).
Polsek Dusun Timur Gelar Patroli KRYD Malam Hari, Jaga Kamtibmas di Tamiang Layang dan Sekitarnya
TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur melaksanakan patroli malam dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 23.25 WIB dengan lokasi patroli di wilayah Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.
Patroli tersebut dilaksanakan oleh personel piket Polsek Dusun Timur yang terdiri dari Aipda Cipto Handoyo, Aipda Muhammad Sahruji, Brigpol M. Aris F., Bripda Muhammad Rafi’i, dan Bripda Anas Rizky.
Adapun sasaran patroli meliputi wilayah Mungkur Kandangan dan Desa Dorong. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kehadiran polisi berseragam di tengah masyarakat sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa patroli KRYD merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Melalui patroli rutin ini, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas, serta situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Dusun Timur tetap terjaga kondusif,” ujarnya. (zi/jp).
Gubernur Muhidin Resmikan Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito di Batola
BATOLA- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin meresmikan kawasan wisata bawah Jembatan Barito di Kabupaten Barito Kuala, Kamis (5/2/2026) sore.
Peresmian kawasan ruang terbuka hijau (RTH) tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Muhidin. Kegiatan itu turut didampingi Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi serta Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady.
Usai peresmian, rombongan meninjau kawasan RTH yang berada di bawah Jembatan Barito. Gubernur bersama para pejabat juga naik ke lantai dua bangunan yang baru selesai dibangun untuk menikmati pemandangan senja di sekitar kawasan tersebut.
Gubernur H Muhidin mengatakan, bahwa kawasan wisata tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan luas sekitar 1,5 hektare.
"Hari ini kita meresmikan bangunan RTH di bawah Jembatan Barito bersama Bupati H Bahrul Ilmi, sekaligus berbuka puasa bersama masyarakat setempat,” ujar H Muhidin.
Ia menjelaskan, bahwa kawasan wisata itu juga dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan masyarakat. Selain area ruang terbuka hijau, tersedia fasilitas bermain anak serta bangunan yang disiapkan untuk restoran.
Menurutnya, peresmian ini menandai pemanfaatan pertama bangunan yang telah rampung dibangun dan diharapkan dapat menjadi ruang publik baru bagi masyarakat.
H Muhidin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kawasan tersebut sebagai tempat rekreasi dan aktivitas keluarga.
"Silakan masyarakat datang dan menikmati berbagai fasilitas yang tersedia, apalagi lokasinya dekat dengan pemandangan Jembatan Barito,” katanya.
Dengan diresmikannya kawasan ini, pemerintah berharap objek wisata bawah Jembatan Barito dapat menjadi destinasi baru bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Barito Kuala. (mr/ali/jp).
Pemkab HSS Gelar Safari Ramadan 1447 H Perdana di Masjid Ar-Raudah Kandangan
KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah perdana di Masjid Ar-Raudah, Kandangan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor.
Safari Ramadan ini menjadi agenda tahunan pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS, para alim ulama, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, H Muhammad Noor, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian, Camat Kandangan, serta masyarakat yang memadati Masjid Ar-Raudah.
Dalam sambutannya Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
Ia berharap, seluruh amal ibadah yang dilaksanakan selama bulan suci ini diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi masyarakat.
Menurutnya, Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan pemerintah daerah, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara pemerintah, alim ulama, dan masyarakat dalam suasana religius.
"Ramadan mengajarkan kita untuk meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat kebersamaan, serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan, menjaga kerukunan, serta memperkuat solidaritas sosial.
Ia berharap, Masjid Ar-Raudah terus menjadi pusat pembinaan umat, tempat memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemkab Hulu Sungai Selatan berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin harmonis serta dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang religius, sejahtera, dan berkeadilan. (ari/jp).
Komisi III DPRD Kalsel Bahas Program Strategis 2024–2029 Bersama Sejumlah UPTD
BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat kerja bersama sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk membahas rencana program strategis periode 2024–2029 serta program kerja tahun 2026, Kamis (5/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kalsel Lantai IV Gedung A itu dipimpin Ketua Komisi III, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si.
Dalam rapat tersebut, beberapa UPTD memaparkan rencana program strategis masing-masing, di antaranya UPTD BPAM Banjarbakula, UPTD Kebun Raya Banua, UPTD Terminal Tipe B dan Trans Perkotaan, serta UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi.
Program yang disampaikan meliputi peningkatan layanan air bersih di kawasan Banjarbakula, pengembangan kawasan konservasi Kebun Raya Banua, rehabilitasi terminal tipe B, hingga penguatan pengujian mutu bahan konstruksi guna menjamin kualitas pembangunan daerah.
Pada hari yang sama, Komisi III juga menggelar rapat bersama UPTD lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, yakni UPTD Laboratorium Lingkungan, UPTD Laboratorium Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta UPTD Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjarbakula.
Pembahasan dalam rapat tersebut mencakup evaluasi capaian program tahun 2025 dan rencana kegiatan tahun 2026, termasuk kebutuhan tambahan sarana dan prasarana operasional.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menegaskan rapat kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap perencanaan, pelaksanaan, serta efektivitas penggunaan anggaran di lingkungan perangkat daerah.
Ia menyebutkan, bahwa sejumlah UPTD masih memerlukan dukungan tambahan peralatan guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa di antaranya juga memiliki potensi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Melalui rapat kerja ini, kami ingin memastikan program yang direncanakan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dilaksanakan secara efektif,” ujarnya.
Komisi III DPRD Kalsel berharap sinergi antara DPRD dan perangkat daerah terus diperkuat agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp).
Bupati Tabalong Minta Pokir DPRD Diselaraskan dengan RPJMD dan Program Prioritas Daerah
TANJUNG- Bupati Tabalong, M. Noor Rifani mengapresiasi penyampaian pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Tabalong.
Ia menekankan agar seluruh usulan tersebut diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah serta program prioritas pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Tabalong ke-16 Masa Sidang II Tahun 2026 dengan agenda penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Tahun 2025, Kamis (5/3/2026).
Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD atas pokir yang disampaikan.
Ia menilai, pokir tersebut merupakan aspirasi nyata masyarakat yang berkembang di lapangan.
Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa usulan tersebut perlu disesuaikan dengan dokumen perencanaan pembangunan, yakni RPJMD Kabupaten Tabalong 2025–2029, RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan, serta RPJMN 2025-2029.
Selain itu, pokir juga harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, program prioritas pembangunan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurutnya, tahap pembahasan ini menjadi momentum penting untuk mencocokkan berbagai usulan dengan tujuh program prioritas daerah sehingga dapat menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
"Pokir-pokir tadi nanti kita selaraskan. Ini masih dalam tahap pembahasan, sehingga menjadi kesempatan yang baik untuk kita cocokkan dengan RPJMD daerah, provinsi, dan pusat, serta tujuh program prioritas daerah. Insya Allah dapat kita bahas bersama dan menjadi keputusan bersama demi kesejahteraan masyarakat Tabalong,” ujar M. Noor Rifani.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan pembangunan daerah. Menurutnya, tantangan pembangunan akan lebih mudah dihadapi apabila dikerjakan secara sinergis.
Pemkab Tabalong berharap dukungan DPRD terus terjalin secara solid agar kebijakan dan program pembangunan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (fah/jp).
Safari Ramadan di Karusen Janang, Bupati Barito Timur Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barito Timur di Masjid Muhajirin Trans 100, Desa Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Rabu (5/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala SOPD, camat, kepala desa, tokoh agama serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat kepedulian sosial.
"Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, pemerintah daerah dapat bertatap muka secara langsung dengan masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dan kebersamaan dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk memperbanyak amal ibadah serta menjaga persatuan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Barito Timur.
Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.
"Melalui kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita berharap dapat mewujudkan Kabupaten Barito Timur yang SEGAH dan penuh keberkahan,” katanya.
Di akhir sambutannya Bupati Barito Timur juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim.
"Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan, kebahagiaan, serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tutupnya. (zi/jp).
Lurah Pelambuan Bersama PKK Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan di Depan Kantor Kelurahan
BANJARMASIN- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, Lurah Pelambuan, Junaidi bersama istri, staf kelurahan, serta Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di depan Kantor Kelurahan Pelambuan tersebut menyasar para pengguna jalan, warga sekitar, serta masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Lurah Pelambuan, Junaidi, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah kelurahan kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
"Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Junaidi.
Pembagian takjil berlangsung tertib dan lancar. Warga yang menerima takjil menyambut baik kegiatan tersebut, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.
Menurut Junaidi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kelurahan Pelambuan dalam membangun kedekatan, solidaritas, dan kebersamaan antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.
Ia berharap, kegiatan sosial seperti pembagian takjil dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
"Semoga kegiatan ini dapat membawa kebaikan dan keberkahan bagi masyarakat Kelurahan Pelambuan dan sekitarnya,” harapnya. (rhmd/jp).
Polsek Dusun Tengah Bagikan 70 Paket Takjil kepada Warga Ampah Kota
TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur membagikan 70 paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan berbagi takjil tersebut dilaksanakan di Jalan Ampah–Buntok, tepatnya di depan Markas Komando (Mako) Polsek Dusun Tengah, Kelurahan Ampah Kota.
Pembagian takjil dipimpin langsung Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, didampingi Wakapolsek, personel Polsek Dusun Tengah, serta Ketua Bhayangkari Ranting Dusun Tengah bersama anggota Bhayangkari.
Sebanyak 70 paket takjil dibagikan kepada warga dan pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ramadhan BERLIAN (Berbagi Kemuliaan di Bulan Ramadhan).
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.
"Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi dengan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Selain membagikan takjil, personel Polsek Dusun Tengah juga berinteraksi dengan masyarakat serta menyosialisasikan layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110. (zi/jp).
Rakorda Bangga Kencana Kalsel 2026 Dibuka, Gubernur Muhidin Tekankan Percepatan Penurunan Stunting
BANJARMASIN- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmen memperkuat pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana 2026 yang digelar di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (5/3/2026).
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin yang diwakili Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, HM. Muslim, membuka secara resmi kegiatan tersebut. Rakorda dinilai sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam menjalankan program pembangunan keluarga.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Muhidin, menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan atas terselenggaranya Rakorda Program Bangga Kencana.
"Kegiatan ini merupakan forum strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan sekaligus mengevaluasi program dan kegiatan yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan keluarga,” ujarnya.
H Muhidin juga menyoroti kondisi Indonesia yang saat ini berada dalam periode bonus demografi. Menurutnya, situasi tersebut menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus tantangan yang harus dikelola secara tepat.
"Bonus demografi adalah peluang besar untuk memperkuat daya saing bangsa. Namun tanpa pengelolaan yang baik, kondisi ini juga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial dalam pembangunan,” katanya.
Di sisi lain, berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia diperkirakan mencapai 65,82 juta jiwa pada 2045. Hal ini menunjukkan Indonesia juga mulai memasuki fase penuaan penduduk.
Oleh karena itu, berbagai langkah transformasi yang dilakukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dinilai menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan keluarga.
Sejumlah program prioritas yang dijalankan antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta penguatan peran lanjut usia.
Program tersebut juga diperkuat dengan upaya peningkatan kualitas gizi keluarga, termasuk melalui program pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan.
H Muhidin menyebutkan, bahwa upaya penanganan stunting di Kalimantan Selatan dalam lima tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang signifikan. Namun demikian, diperlukan langkah strategis dan kolaboratif untuk terus menurunkan angka stunting di daerah.
"Rakorda ini penting untuk merumuskan program, kegiatan, dan rencana aksi dalam mempercepat penurunan stunting di Kalimantan Selatan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026 antara Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Farah Adibah, dengan 13 kepala perangkat daerah kabupaten/kota yang membidangi kependudukan dan pembangunan keluarga.
Selain itu, diserahkan sejumlah bantuan dari para pemangku kepentingan serta penghargaan Genting Award 2025 dan penghargaan lainnya terkait pelaksanaan Program Bangga Kencana.
Kegiatan Rakorda ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda Kalimantan Selatan, TP PKK Provinsi Kalsel, instansi vertikal, SOPD lingkup Pemprov Kalsel, DPRD kabupaten/kota, mitra kerja strategis, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. (ran/ali/jp).
Kemenhaj Barito Timur Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
TAMIANG LAYANG- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengimbau jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan hingga situasi di Timur Tengah kembali kondusif.
Imbauan tersebut disampaikan H Ahmad Fauzi menyusul kondisi keamanan kawasan Timur Tengah yang dinilai belum stabil dan berpotensi mengalami eskalasi.
"Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar H Ahmad Fauzi di Tamiang Layang, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, langkah penundaan ini bukan berarti membatalkan ibadah, melainkan sebagai upaya antisipatif guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Selain itu, H Ahmad Fauzi, meminta seluruh jemaah umrah asal Barito Timur yang saat ini berada di Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak panik.
Ia juga mengimbau keluarga jemaah untuk tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
"Kami berharap masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pemerintah,” tegasnya. (zi/jp).
Safari Ramadan di Tawan Jaya, Bupati Barito Utara Ajak Warga Perkuat Persaudaraan
MUARA TEWEH- Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali berlanjut. Kali ini, rombongan yang dipimpin Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, mengunjungi Desa Tawan Jaya (SP1), Kecamatan Teweh Selatan, yang menjadi titik ketujuh dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Muhajirin tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Meski telah menempuh perjalanan ke sejumlah desa sebelumnya, sambutan hangat warga Tawan Jaya disebut mampu menghilangkan rasa lelah rombongan safari.
Dalam kesempatan itu, Bupati H Shalahuddin, menyampaikan bahwa Safari Ramadan menjadi salah satu cara pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga mempererat hubungan dengan warga.
"Safari Ramadan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan memastikan pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya di kantor, tetapi juga bersama warga dalam kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan di tengah perbedaan.
"Ramadan adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan, memperkuat persatuan, serta menjaga kebersamaan dalam membangun daerah,” kata H Shalahuddin.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta kaum ibu di Desa Tawan Jaya yang telah menyambut rombongan Safari Ramadan dengan penuh kehangatan.
Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barito Utara rencananya akan terus berlanjut ke sejumlah desa lainnya selama bulan suci Ramadan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. (dsk/emca/jp).
Puluhan Anggota Polres Bartim dari Angkatan 43–51 Gelar Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
TAMIANG LAYANG- Dalam rangka menebar kebaikan serta mempererat soliditas, silaturahmi, dan persaudaraan di bulan suci Ramadan 1447 H, personel angkatan 43 hingga 51 Polres Barito Timur menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Mapolsek Dusun Timur Jalan A. Yani Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kamis (5/3/2026).
Sekitar 50 anggota turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka membagikan sebanyak 200 kotak takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.
Ketua pelaksana kegiatan, Briptu Andareksa, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya mempererat kebersamaan antaranggota sekaligus berbagi dengan masyarakat di bulan Ramadan.
Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan, solidaritas, serta memperkuat hubungan antara anggota kepolisian dan masyarakat.
Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat silaturahmi di antara para anggota. (zi/jp).
Safari Ramadan di Batola, Gubernur Kalsel Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan
BATOLA- Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, H Muhidin, menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan para alim ulama, habaib, tuan guru serta masyarakat Batola dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah.
"Ulun sangat himung bisa datang ke tempat ini. Bubuhan pian menyambut rombongan ulun dengan sangat ramah, penuh persaudaraan dan kekeluargaan. Mudah-mudahan Allah memberkahi pertemuan ini dengan kebaikan bagi banua kita dan masyarakat,” ujarnya.
H Muhidin juga menyampaikan, bahwa dirinya bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman telah memasuki tahun pertama masa kepemimpinan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan.
Ia pun memohon maaf kepada masyarakat apabila selama satu tahun pemerintahan masih belum dapat memenuhi seluruh harapan.
"Kami mohon maaf jika selama satu tahun ini belum bisa memenuhi semua harapan masyarakat. Kami terus berikhtiar dan memohon dukungan serta doa dari alim ulama dan masyarakat agar Kalimantan Selatan semakin maju,” katanya.
Menurut H Muhidin, mulai tahun 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan merealisasikan sejumlah proyek pembangunan strategis yang sebelumnya telah direncanakan.
Beberapa proyek tersebut di antaranya pembangunan lapangan sepak bola bertaraf internasional, pembangunan jembatan penghubung Tanah Bumbu–Kotabaru, serta berbagai pembangunan infrastruktur lainnya di wilayah Kalimantan Selatan.
"Insya Allah sebelum masa jabatan kami berakhir pada 2030, jembatan Kotabaru dan lapangan sepak bola internasional dapat diselesaikan selama tidak ada kendala,” ujarnya.
Khusus untuk Kabupaten Barito Kuala, Pemprov Kalsel pada tahun ini akan melakukan perbaikan jalan di wilayah Anjir Pasar, Wanaraya, dan Marabahan.
"Mudah-mudahan perbaikan jalan ini berjalan lancar dan masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Selain infrastruktur, Pemprov Kalsel juga terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program bantuan, seperti beasiswa luar negeri, bantuan bagi siswa kurang mampu, serta program pendidikan Paket A, B, dan C bagi masyarakat di kabupaten/kota.
H Muhidin berharap, program tersebut dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
"Dengan pendidikan yang baik, kita harapkan banua dan masyarakat kita bisa semakin maju,” tuturnya.
Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyalurkan dukungan CSR dari Bank Kalsel berupa paket sembako kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, Asisten Administrasi Umum Dinansyah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Syamsir Rahman, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Fatkhan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Husnul Hatimah, Kepala Dinas Pariwisata Iwan Fitriady, Kepala Dinas Kehutanan Fatimatuzzahra, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Galuh Tantri Narindra. (prkm/ali/jp).
Transparansi Program MBG Disorot, Anggaran Bahan Makanan Anak Diperkirakan Rp8.000–Rp10.000 per Porsi
KUALA PEMBUANG- Munculnya sejumlah kasus di berbagai daerah terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan sorotan publik terhadap transparansi penggunaan anggaran serta kesesuaian porsi makanan yang diterima anak-anak penerima manfaat.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan alokasi anggaran sebesar Rp15.000 per anak dalam program MBG. Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp5.000 dialokasikan untuk biaya operasional yang meliputi proses memasak, pengemasan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima.
Dengan demikian, nilai bahan baku makanan yang diterima anak-anak diperkirakan berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, tergantung pada jenjang usia dan tingkat pendidikan penerima.
Pengawas pusat BGN menjelaskan bahwa alokasi bahan baku makanan dibedakan berdasarkan kelompok usia. Untuk anak balita, taman kanak-kanak (TK), serta siswa sekolah dasar (SD) kelas 1 hingga kelas 3, anggaran bahan baku makanan diperkirakan sekitar Rp8.000 per porsi.
Sementara itu, bagi siswa SD kelas 4 hingga jenjang sekolah menengah atas (SMA), alokasi bahan baku makanan diperkirakan mencapai Rp10.000 per porsi.
Angka tersebut merupakan estimasi kebutuhan bahan mentah yang kemudian diolah menjadi menu makanan bergizi bagi anak-anak. Adapun biaya operasional seperti memasak, pengemasan, dan distribusi telah termasuk dalam alokasi Rp5.000 dari total anggaran program.
Penjelasan tersebut menjadi dasar bagi masyarakat untuk memahami struktur pembiayaan dalam program MBG. Pemerintah juga membuka ruang bagi publik untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut di lapangan.
Masyarakat dipersilakan menyampaikan kritik apabila porsi makanan yang diterima anak-anak dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, masyarakat juga dapat melaporkannya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Selain itu, pengelola dan penyelenggara MBG di daerah diharapkan menerapkan prinsip transparansi dalam pelaksanaan program. Salah satu bentuk keterbukaan yang dianjurkan adalah mencantumkan rincian harga menu serta kandungan gizi makanan yang dibagikan setiap hari.
Informasi tersebut dapat disampaikan melalui berbagai saluran, seperti media sosial resmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau melalui lembar informasi yang disertakan dalam kemasan makanan yang dibagikan kepada siswa.
Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas komposisi menu, nilai gizi, serta penggunaan anggaran dalam program MBG.
Dengan keterbukaan informasi tersebut, pelaksanaan program makan bergizi bagi anak-anak diharapkan dapat berjalan secara jujur, transparan, dan akuntabel sehingga tujuan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda dapat tercapai. (gan/jp).
Setahun Kepemimpinan Heriyus- Rahmanto Muhidin, Stabil, Produktif dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat
PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus dan Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin menandai satu tahun masa kepemimpinan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu dengan capaian konkret di berbagai bidang. Diantaranya peningkatan layananan kesehatan masyarakat, pendidikan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Satu tahun telah berlalu, sebuah perjalanan bukan sekedar tentang angka, melainkan tentang amanah yang dijalankan dengan hati,” tutur Bupati Heriyus di acara refleksi 1 tahun kepemimpinan Heriyus- Rahmanto (Hebat) dan Optimasi Kinerja 2026 yang berlangsung di aula rumah jabatan Bupati Mura, Kamis (5/3/2026).
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, Ketua TP-PKK Mura, Warnita Heriyus, Wakil Ketua I TP-PKK Mura, Dina Maulidah Rahmanto, Pj Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, para Kepala Organiasi Perangkat Daerah, Camat dan pejabat terkait lainnya.
Bupati Mura, Heriyus, juga menyampakan melalui kerja yang berpijak pada visi “Terwujudnya Murung Raya Hebat Semakin Maju Semakin Sejahtera Menuju Murung Raya Emas Tahun 2030”. Menegaskan arah pembangunan yang berkelanjutan dan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
Sementara itu, Wabup Mura, Rahmanto Muhidin, mengatakan bahwa Pemkab Murung Raya berhasil menyalurkan berbagai program kerakyatan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Berbagai program yang sudah dan akan berjalan menjadi bukti Kabupaten Murung Raya terus berbenah dari masa ke masa.
Pemkab Murung Raya menjalankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui Kartu Hebat Bantuan Langsung Tunai yang telah diberikan kepada hampir 1.400 penerima. Kartu Hebat Sehat Plus menanggung penuh iuran BPJS kesehatan kelas III bagi warga tidak mampu, serta memberikan bantuan tunai harian bagi keluarga pendamping pasien di RSUD Puruk Cahu atau rujukan.
"Kartu Hebat Pintar Santri” telah diberikan kepada hampir 800 santri di Kabupaten Murung Raya dan disalurkan setiap tiga bulan melalui lembaga masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan. Pemerintah Daerah juga menjalankan kartu hebat pintar teologia bagi putra-putri daerah yang menempuh pendidikan calon pastor maupun pendeta.
Kemudian “Kartu Hebat Murung Raya Cerdas” telah disalurkan melalui sekolah masing-masing, baik kepada siswa berprestasi maupun non-berprestasi. Kartu Hebat Mahasiswa” Pemerintah Daerah sudah meluncurkan hampir 1.170 mahasiswa penerima serta peningkatan tunjungan bagi damang, kepala adat, mantir adat, penghulu, guru ngaji, guru sekolah minggu, ketua RW dan ketua RT. (dsk/maya/jp).
Dinas P3A DALDUKKB Mura Salurkan Bantuan Program GENTING untuk Cegah Stunting
PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3A DALDUKKB) kembali menegaskan komitmennya dalam percepatan penurunan stunting melalui penyaluran bantuan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas P3A DALDUKKB Murung Raya, Firman Prihatin, S.K.M., M.M., di Aula Kantor Desa Juking Pajang, Kamis (5/3/2026).
Dalam kegiatan itu, juga dilaksanakan monitoring program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) serta sosialisasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Firman Prihatin mengatakan, program GENTING menyasar keluarga yang memiliki anak dengan risiko stunting, yakni kondisi yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak dalam jangka panjang.
"Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan makanan bergizi kepada keluarga dengan anak berisiko stunting sebagai dukungan dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang tepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program orang tua asuh cegah stunting merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam membantu keluarga berisiko stunting. Program ini melibatkan masyarakat, instansi pemerintah, dunia usaha, serta organisasi sosial.
"Program ini direalisasikan melalui semangat gotong royong, di mana masyarakat dapat menjadi orang tua asuh dengan memberikan bantuan pemenuhan gizi dan nutrisi selama periode 1.000 hari pertama kehidupan anak,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP3A DALDUKKB Murung Raya, Sholihatul Amaliah, S.E., M.IP., menyampaikan bahwa monitoring program DASHAT merupakan bagian dari upaya menekan angka stunting di tingkat desa dan kelurahan melalui pemanfaatan pangan lokal.
Menurutnya, program DASHAT yang diprakarsai oleh BKKBN kemudian diformulasikan kembali oleh Dinas P3A DALDUKKB Mura melalui bidang Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Keluarga agar sesuai dengan kondisi serta budaya masyarakat setempat.
"Program ini kemudian dikembangkan menjadi DASHAT GARANTUNG atau Gerakan Bersama Tuntaskan Stunting,” kata Sholihatul.
Ia berharap, berbagai program pencegahan stunting, seperti GENTING dan DASHAT, dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Kami berharap program-program ini tidak berhenti di sini. Upaya pencegahan dan penanggulangan stunting harus terus digalakkan karena merupakan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (maya/jp).
Langganan:
Komentar
(
Atom
)













































