TAMIANG LAYANG- Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, untuk memperkuat implementasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat dan kader Posyandu yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (21/9/2026).
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan transformasi Posyandu berjalan hingga tingkat kecamatan dan desa.
"Posyandu sudah bertransformasi di enam bidang SPM. Alhamdulillah, di Kabupaten Barito Timur sudah ada 10 Posyandu yang menerapkan enam SPM,” ujar Aisyah dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, transformasi Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan. Posyandu kini mencakup enam bidang, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
Transformasi tersebut, kata Aisyah, diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan dan pengaduan. Selanjutnya, kader Posyandu dapat meneruskan persoalan tersebut kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti.
"Jadi setiap aduan dari masyarakat itu bisa sampai ke Posyandu dan nanti ditindaklanjuti ke OPD terkait. Sebenarnya ini juga lebih memudahkan masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk intervensi enam bidang SPM sekaligus dukungan bagi masyarakat yang terdampak karhutla.
Bantuan yang disalurkan antara lain berupa 25 unit oksigen portabel dan 100 paket sembako dari Sekretariat Posyandu. Dari bidang pendidikan diserahkan 200 kotak masker anak dan 200 kotak susu.
Sementara itu, bidang kesehatan memberikan satu set Posyandu Kit dan 100 botol vitamin anak. Bidang pekerjaan umum menyerahkan satu unit pompa air untuk mendukung ketersediaan air bersih, khususnya di tengah kondisi musim kemarau dan dampak karhutla.
Dari bidang perumahan rakyat, bantuan yang diberikan berupa 150 botol susu beruang dan 150 botol UC 1000. Adapun bidang sosial menyalurkan 50 paket pakaian anak (kidswear), 50 botol UC 1000, serta 50 botol susu beruang.
Untuk bidang Trantibum Linmas, bantuan berupa pamflet dan masker diberikan sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat dan pencegahan gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap karhutla.
Aisyah mengatakan, bantuan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada para kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Bantuan untuk para kader adalah salah satu bentuk apresiasi dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah kepada para kader Posyandu yang ada di Kabupaten Barito Timur yang sudah berjuang memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan bantuan, Aisyah mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan selama musim kemarau dan menggunakan masker ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan ini tidak hanya peran dari Gubernur Kalimantan Tengah, tentunya juga membutuhkan dukungan dari semua masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten/kota,” katanya.
Aisyah menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak. Ia juga meminta masyarakat mendukung langkah pemerintah daerah dalam menangani bencana karhutla di Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Aisyah turut menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah sebelumnya telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Barito Selatan. Bantuan pangan juga direncanakan disalurkan kepada masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Barito Timur.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin, menyambut baik kunjungan dan bantuan yang diberikan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng.
Misnawaty berharap, dukungan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan kader Posyandu di wilayah Kecamatan Paku.
Ia juga berharap upaya bersama dalam pelayanan masyarakat dapat terus ditingkatkan, termasuk dalam penanganan stunting.
"Mudah-mudahan yang akan datang anak-anak stunting di sini sudah tidak ada. Semoga lebih maju lagi,” ujar Misnawaty.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran TP-PKK Provinsi Kalteng, Kepala OPD Provinsi Kalteng, Bupati Barito Timur, M. Yamin, Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin dan jajarannya, asisten setda, staf ahli bupati, kepala OPD se-Kabupaten Barito Timur, Camat Paku dan jajarannya, posyandu tingkat provinsi, posyandu tingkat kabupaten, posyandu se-Kecamatan Paku, tenaga kesehatan, penyuluh tingkat provinsi dan masyarakat umum serta tamu undangan lainnya. (zi/jp).