BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 11 Agustus 2026

Polsek Pematang Karau Panen 8 Ton Jagung Pakan, Perkuat Dukungan Swasembada Pangan

TAMIANG LAYANG- Polsek Pematang Karau bersama Pemerintah Desa Sumber Rejo, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani Tunas Muda memanen sekitar 8 ton jagung pakan dari lahan seluas 2 hektare di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Selasa (11/8/2026).

Panen tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan, khususnya melalui peningkatan produksi komoditas jagung.

Kegiatan panen diikuti Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, bersama personel Polsek Pematang Karau, yakni Aipda Dodi Husaini, Briptu Iqbal dan Bripda Alghan. Hadir pula PPL Desa Sumber Rejo, Pemerintah Desa Sumber Rejo serta anggota Kelompok Tani Tunas Muda.

Dari lahan pertanian milik masyarakat tersebut, petani menghasilkan sekitar 8 ton jagung pakan dalam bentuk tongkol. Hasil panen itu selanjutnya diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani sekaligus mendukung ketersediaan bahan baku pakan.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, mengatakan keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

"Kami dari Polsek Pematang Karau terus mendukung masyarakat dan kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Panen jagung ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program swasembada pangan sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian,” ujar IPDA Rikardo.

Ia mengatakan, hasil panen tersebut juga diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan jagung pakan, termasuk rencana suplai ke Bulog Buntok.

Selain terlibat dalam kegiatan panen, personel Polsek Pematang Karau turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengembangan tanaman jagung pipil. Komoditas tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan apabila dikelola dengan baik.

"Kami mengajak masyarakat untuk melihat sektor pertanian sebagai salah satu peluang yang dapat dikembangkan secara serius. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, produksi jagung di Kecamatan Pematang Karau diharapkan terus meningkat,” katanya.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur.

Panen jagung di Desa Sumber Rejo diharapkan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan mendukung ketersediaan jagung untuk kebutuhan pakan di wilayah sekitar. (zi/jp). 

Semarak HUT ke-81 RI, Polsek Dusun Timur Gelar Beragam Lomba Bersama Anak TK

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Dusun Timur menggelar berbagai perlombaan di halaman Markas Polsek Dusun Timur, Selasa (11/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polsek Dusun Timur, pengurus Bhayangkari Ranting Dusun Timur, serta anak-anak TK yang didampingi guru dan orang tua.

Berbagai perlombaan bernuansa kemerdekaan digelar untuk menciptakan suasana ceria dan mempererat kebersamaan. Perlombaan yang dilaksanakan antara lain memasukkan paku ke dalam botol, membawa kelereng menggunakan sendok, serta makan kerupuk.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan bersama tersebut diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi, membangun semangat kebersamaan dan kekeluargaan, serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak dan keluarga. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga," ujar IPDA Sulkhan Sururi.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan lomba tersebut, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Polsek Dusun Timur berlangsung dalam suasana penuh keceriaan, kebersamaan, dan kekeluargaan. (zi/jp). 

Bupati Barito Timur Lepas Kontingen Jamnas XII, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, melepas Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Timur yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta. Pelepasan berlangsung di halaman kantor bupati setempat, Selasa (11/8/2026).

Pelepasan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, perwakilan Dandim 1012/Buntok, perwakilan Kapolres Barito Timur, kepala sekolah peserta Jamnas XII, pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Barito Timur, pembina pendamping (bindam), staf kontingen, serta orang tua peserta.

Dalam arahannya, Bupati M. Yamin berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga disiplin, kekompakan, kesehatan, serta nama baik Kabupaten Barito Timur dan Kalimantan Tengah selama mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas XII.

"Kalian berangkat bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi membawa nama Kabupaten Barito Timur dan Kalimantan Tengah. Karena itu, jagalah disiplin, patuhi aturan, tunjukkan sikap yang santun, serta jaga kekompakan dan kebersamaan di sana,” ujar M. Yamin.

Ia menegaskan, keikutsertaan dalam Jamnas XII tidak semata-mata ditujukan untuk meraih penghargaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk memperluas pengalaman, membangun persaudaraan, serta membentuk karakter yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.

"Saya tidak hanya meminta kalian pulang membawa penghargaan. Yang lebih penting, pulanglah sebagai pribadi yang lebih disiplin, mandiri, percaya diri, dan berkarakter,” tegasnya.

Bupati mengingatkan sedikitnya lima hal yang harus menjadi perhatian peserta selama berada di Buperta Cibubur. Pertama, mematuhi seluruh aturan dan jadwal kegiatan. Kedua, menjaga sikap dan nama baik daerah dengan berperilaku santun serta menghargai sesama peserta.

Ketiga, menjaga kekompakan dan mengutamakan kepentingan kontingen. Keempat, mengikuti seluruh kegiatan secara sungguh-sungguh sebagai sarana mengasah kreativitas, keaktifan, dan kemandirian. Kelima, mengutamakan keselamatan dan kesehatan serta selalu berkoordinasi dengan pembina pendamping.

Menurut M. Yamin, para anggota Pramuka yang terpilih harus mampu memanfaatkan Jamnas XII sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan diri. Selain memperoleh pengalaman baru, peserta juga diharapkan dapat membangun jejaring persaudaraan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati berharap seluruh kontingen dapat menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma selama mengikuti Jamnas XII serta kembali ke Barito Timur dalam kondisi sehat dan selamat dengan membawa pengalaman serta kebanggaan bagi daerah.

Sebelumnya, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Barito Timur, Misnohartaku, dalam laporannya menyampaikan, Kontingen Cabang Barito Timur dibentuk sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu mengembangkan keterampilan dan kepemimpinan.

Kontingen Barito Timur berjumlah 41 orang, terdiri atas dua pimpinan kontingen, empat pembina pendamping, 32 peserta putra dan putri, satu petugas keamanan, serta dua staf kontingen.

"Seluruh anggota kontingen telah memenuhi persyaratan administrasi, kesehatan, dan kepesertaan, serta mengikuti pembekalan dan Training Center sebelum keberangkatan," kata Misnohartaku.

Persiapan kontingen telah dilakukan sejak April 2026. Tahapan tersebut meliputi pembentukan panitia dan kontingen pada 22 April, seleksi peserta dan pembina pendamping pada 25 April, serta Training Center dan pembinaan teknis yang berlangsung pada 7 Juni hingga 2 Agustus 2026 dalam 11 kali pertemuan. (zi/jp). 

Senin, 10 Agustus 2026

MTQH XIX-FSQ Seruyan 2026 Resmi Ditutup, Pemenang Diganjar Trofi hingga Bonus Umrah

KUALA PEMBUANG- Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Kabupaten Seruyan 2026 resmi berakhir. Penutupan berlangsung di Area Islamic Center Kuala Pembuang, Senin (10/8/2026) malam, sekaligus dirangkai dengan pemberian trofi dan penghargaan kepada para pemenang.

Penutupan dilakukan Wakil Bupati Seruyan, H Supian yang mewakili Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda. Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir, di antaranya Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi, perwakilan Polres Seruyan, Kejaksaan Negeri Seruyan, unsur DPRD Seruyan, Pabung Kodim 1015, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Wabup H Supian, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQH XIX-FSQ Seruyan 2026 sehingga berlangsung meriah, aman, dan kondusif.

"Apresiasi setinggi-tingginya buat Kecamatan Seruyan Hilir yang telah berhasil menyelenggarakan MTQH XIX-FSQ Seruyan dengan sukses dan meriah. Dan tak lupa kepada semua pihak yang berpartisipasi membantu terlaksananya kegiatan ini sampai di akhir kegiatan," ujar H Supian.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQH dan FSQ tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah, panitia, peserta, masyarakat, serta seluruh unsur yang terlibat.

H Supian juga memberikan motivasi kepada para peserta, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh kemenangan.

"Selamat dan sukses buat para pemenang lomba. Semoga dengan kemenangan ini menjadi motivasi untuk selalu belajar dan berkarya lebih tinggi lagi. Serta buat yang belum meraih kemenangan, diharap jangan putus asa dan terus belajar lagi lebih giat," katanya.

Pada kesempatan itu, H Supian mengungkapkan, bahwa penghargaan bagi para pemenang tidak hanya diberikan melalui Pemerintah Kabupaten Seruyan. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda juga memberikan bonus secara pribadi, berupa uang tunai hingga paket umrah gratis sebagai bentuk apresiasi atas prestasi peserta.

Bonus tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan prestasi, khususnya di bidang keagamaan dan seni Islami.
Usai sambutan, MTQH XIX-FSQ Seruyan 2026 secara resmi ditutup. Acara dilanjutkan dengan penyerahan trofi dan bonus kepada para pemenang.

Penghargaan dan bonus secara pribadi juga diberikan oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama istri, Wakil Bupati Seruyan H. Supian bersama istri, serta Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi bersama istri.

Rangkaian penutupan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai penanda berakhirnya MTQH XIX-FSQ Seruyan 2026.

Pelaksanaan MTQH XIX-FSQ Seruyan 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi dan seremoni. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah memperkuat syiar Islam, menggali potensi generasi muda, serta mendorong lahirnya generasi Seruyan yang berprestasi, berkarakter, dan mencintai Al-Qur'an serta seni budaya Islami. (gan/jp). 

Kelurahan Pelambuan Bagikan Bendera Merah Putih, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

BANJARMASIN- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Lurah Pelambuan, Junaidi, S.Hut., menyasar warga yang datang ke kantor kelurahan untuk mendapatkan pelayanan serta pengendara yang melintas di depan kantor kelurahan.

Di sela pembagian bendera, Junaidi mengimbau masyarakat yang menerima bendera agar segera memasang dan mengibarkannya di lingkungan tempat tinggal masing-masing selama bulan kemerdekaan.

"Gerakan pembagian bendera Merah Putih bukan hanya menekankan pada jumlah bendera yang dibagikan, tetapi lebih kepada penguatan makna agar semangat kemerdekaan tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Junaidi.

Menurutnya, pembagian bendera tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang digagas Kementerian Dalam Negeri untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Gerakan serupa dilaksanakan pemerintah daerah, termasuk di tingkat kecamatan dan kelurahan, selama bulan Agustus.
Junaidi mengajak seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi menyukseskan gerakan pengibaran bendera Merah Putih. Ia juga mengimbau warga mempercantik lingkungan permukiman dengan memasang berbagai dekorasi bernuansa merah putih sebagai bentuk semangat kebangsaan.

"Melalui gerakan ini, kita ingin melihat bendera Merah Putih sebagai identitas, simbol, sekaligus alat pemersatu bangsa berkibar di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Ia berharap semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya terlihat dari pemasangan bendera dan dekorasi, tetapi juga tercermin dalam kebersamaan serta partisipasi masyarakat dalam menjaga semangat persatuan dan nasionalisme. (rhmt/jp). 

Komisi IV DPRD Kalsel Dorong Percepatan Penuntasan Anak Tidak Sekolah

BANJARMASIN- Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong percepatan penuntasan anak tidak sekolah (ATS) melalui penguatan pendataan, penjangkauan, serta kolaborasi lintas sektor.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Senin (10/8/2026), sebagai langkah merumuskan strategi penanganan ATS secara lebih terarah dan menyeluruh.

Persoalan ATS di Kalsel dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, keterbatasan akses pendidikan di wilayah pesisir dan pelosok, hingga minimnya sarana transportasi pendukung.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, mengatakan penanganan ATS membutuhkan perhatian khusus serta pendekatan lintas sektor yang terintegrasi.

Menurutnya, penyelesaian persoalan ATS tidak cukup hanya dengan menambah atau memperbaiki sarana fisik sekolah. Pemerintah juga perlu memastikan akurasi data anak tidak sekolah serta mendorong kesadaran keluarga agar pendidikan menjadi prioritas.

"Komisi IV siap mendukung penuh keberlanjutan program Disdikbud Kalsel, baik dari sisi pengawasan maupun penganggaran, agar persoalan Anak Tidak Sekolah ini dapat tuntas dan akses pendidikan merata hingga ke pelosok,” ujar Jihan.

Selain persoalan ATS, pemerataan tenaga pendidik turut menjadi perhatian. Disdikbud Kalsel masih menghadapi tantangan pemenuhan beban kerja guru di sejumlah sekolah, khususnya di wilayah pesisir dan pelosok.

Salah satu kebutuhan yang masih terbatas ialah guru agama non-Islam di sejumlah sekolah. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat solusi agar layanan pendidikan keagamaan tetap terpenuhi secara merata.

"Kita tidak hanya melihat tantangannya, tetapi berfokus pada solusi konkret. Kita coba dengan skema guru tamu hingga opsi kolaborasi dengan yayasan keagamaan daerah,” kata Jihan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kalsel, Faisal, menyambut positif arahan Komisi IV DPRD Kalsel.

Ia menegaskan, Disdikbud Kalsel siap menindaklanjuti melalui penguatan program penjangkauan ATS serta pemetaan dan penataan guru secara lebih profesional.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pemerataan tenaga pendidik sekaligus memastikan kualitas dan akses pendidikan di seluruh wilayah Kalsel terus meningkat. (sar/ali/jp). 

Listrik 24 Jam Masuk Muara Awang, Camat Dusun Tengah : Mimpi Panjang Warga Akhirnya Terwujud

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 167 rumah warga Desa Muara Awang, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, kini menikmati aliran listrik 24 jam setelah mendapat sambungan listrik gratis melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dalam Program Listrik Perdesaan (Lisdes) yang bersumber dari APBN 2025.

Masuknya jaringan listrik tersebut menjadi kabar penting bagi masyarakat Muara Awang yang selama ini menantikan akses listrik secara penuh. Selain memenuhi kebutuhan penerangan, ketersediaan listrik diharapkan mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik di desa.

Camat Dusun Tengah, Prismayandi, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan jaringan dan sambungan listrik perdesaan di Muara Awang. Menurutnya, kehadiran listrik 24 jam menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah dan mewakili seluruh lapisan masyarakat Desa Muara Awang, kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Prismayandi.

Ia mengapresiasi Pemerintah Pusat yang telah mengalokasikan dukungan pembangunan infrastruktur energi melalui program tersebut. 

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur, khususnya Bupati M. Yamin beserta jajaran, serta PT PLN (Persero) yang telah mendukung dan menyelesaikan pembangunan jaringan listrik di Desa Muara Awang.

Dalam pelaksanaan Program Lisdes, sebanyak 167 Sambungan Rumah (SR) telah direalisasikan secara gratis melalui BPBL. Selain itu, terdapat 11 fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) non-BPBL yang juga telah mendapatkan sambungan listrik.

Prismayandi menyebut, bahwa realisasi tersebut bukan sekadar capaian pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi tanda terbukanya akses energi bagi masyarakat desa.

"Hadirnya aliran listrik 24 jam ini merupakan mimpi panjang warga yang akhirnya terwujud,” katanya.

Menurut Prismayandi, tersedianya listrik secara penuh diharapkan memberikan dampak terhadap berbagai sektor. Pelaku usaha lokal kini memiliki akses energi yang lebih memadai untuk mengembangkan kegiatan ekonomi, sementara anak-anak dapat belajar lebih nyaman pada malam hari.

Ketersediaan listrik juga dinilai akan mendukung pelayanan pemerintahan dan berbagai kegiatan sosial masyarakat di tingkat desa.

"Kami meyakini masuknya listrik tidak hanya memerdekakan warga dari kegelapan, tetapi juga akan mendongkrak perekonomian lokal, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak kita, serta menunjang pelayanan publik di Desa Muara Awang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Barito Timur, M. Yamin meninjau langsung kesiapan pelaksanaan peresmian Program Lisdes di Desa Muara Awang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan sarana pendukung menjelang agenda peresmian.

Peresmian Program Lisdes tersebut dijadwalkan berlangsung melalui telekonferensi secara serentak di 10 wilayah kabupaten/kota di Indonesia dan akan dihadiri Presiden Republik Indonesia melalui telekonferensi.

Bagi masyarakat Muara Awang, terealisasinya Program Lisdes menjadi momentum penting karena manfaat pembangunan tidak berhenti pada tersambungnya jaringan listrik. Akses energi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kegiatan ekonomi, pendidikan, serta aktivitas sosial di desa.

Program Lisdes di Muara Awang sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerataan akses energi hingga wilayah perdesaan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (zi/jp). 

Legislator Kalsel Dorong PKK Banjarmasin Perkuat Pemilahan Sampah dari Rumah

BANJARMASIN- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Banjarmasin, Dewi Damayanti Said, mendorong kader PKK memperkuat budaya memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah tangga. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan persoalan sampah perkotaan sekaligus menjaga sungai dan lingkungan Banjarmasin.

Dorongan itu disampaikan Dewi saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah di Kedai 99 Trisakti, Jalan Yos Sudarso, Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ibu-ibu PKK Kota Banjarmasin. Dewi menilai kader PKK memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan masyarakat di tingkat RT/RW.

Menurut Dewi, pengelolaan sampah tidak cukup hanya dengan membuang sampah pada tempatnya. Masyarakat perlu mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya, mengurangi sampah yang dihasilkan, serta memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna dan ekonomi.

"Pengelolaan sampah bukan hanya membuang sampah pada tempatnya. Kita harus mulai dari memilah sampah organik dan anorganik, kemudian mengolah sampah yang masih memiliki nilai ekonomi,” ujar Dewi.

Dalam sosialisasi tersebut, Dewi didampingi praktisi lingkungan hidup dan pegiat komunitas sungai, Romadhini Putri Wulandari, serta pengusaha pengelolaan limbah dan anggota komunitas lingkungan, Hendri Gunadi.

Keduanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk potensi daur ulang sebagai salah satu peluang ekonomi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengubah pandangan masyarakat bahwa sampah tidak selalu menjadi limbah yang harus dibuang, tetapi sebagian dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali.

Dewi juga memaparkan sejumlah ketentuan dalam Perda Nomor 8 Tahun 2018, termasuk kewajiban masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga, peran dunia usaha, serta ketentuan sanksi administratif bagi pihak yang melanggar aturan.

Ia meminta kader PKK tidak berhenti pada mengikuti sosialisasi, tetapi meneruskan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat di lingkungannya.

"Kewajiban mengelola sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Saya berharap ibu-ibu PKK dapat menerapkan sekaligus menyampaikan kembali kepada keluarga dan lingkungan masing-masing,” katanya.

Menurut Dewi, peran PKK sangat penting dalam mendorong perubahan perilaku karena kebiasaan pengelolaan sampah bermula dari rumah tangga. Edukasi yang dilakukan secara konsisten di tingkat keluarga diharapkan dapat membentuk kebiasaan memilah dan mengurangi sampah sebelum dibuang.

Persoalan tersebut dinilai semakin penting bagi Banjarmasin yang memiliki banyak kawasan permukiman di sekitar sungai. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari perairan, menyumbat aliran sungai dan memperbesar risiko genangan saat musim hujan.

Melalui sosialisasi Perda Nomor 8 Tahun 2018, Dewi berharap kesadaran masyarakat tidak berhenti pada menjaga kebersihan lingkungan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan mengurangi, memilah, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah.

Dengan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan kader PKK, pengelolaan sampah di Banjarmasin diharapkan semakin terarah sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. (sar/ali/jp). 

Pemkab Murung Raya Matangkan Persiapan Peringatan HUT ke-81 RI

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Senin (10/8/2026).

Rapat dibuka oleh Bupati Murung Raya, Heriyus diwakili Asisten II Setda Murung Raya, K. Zen Wahyu Priyatna. Pertemuan tersebut diikuti Ketua Panitia HUT ke-81 RI Hendra Hadikusuma, perwakilan Forkopimda, sejumlah kepala perangkat daerah, serta pihak terkait lainnya.

Rapat membahas kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Murung Raya dapat terlaksana secara lancar, tertib, dan sesuai rencana.

K. Zen Wahyu Priyatna menegaskan, persiapan harus dilakukan secara matang dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah serta seluruh unsur yang terlibat.

"Peringatan HUT ke-81 RI merupakan momentum penting bagi kita semua. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan dengan baik dan terkoordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan khidmat,” ujar K. Zen Wahyu.

Ia juga meminta setiap organisasi perangkat daerah menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai pembagian yang telah ditetapkan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari kendala dalam pelaksanaan kegiatan dan memastikan setiap kebutuhan dapat dipenuhi tepat waktu.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-81 RI, Hendra Hadikusuma, menyampaikan bahwa sejumlah persiapan masih terus dimatangkan. Panitia bersama perangkat daerah dan stakeholder terkait akan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh kebutuhan dan agenda peringatan kemerdekaan dapat dipersiapkan secara optimal.

Dengan koordinasi yang dilakukan sejak tahap persiapan, Pemkab Murung Raya berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di daerah tersebut dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat. (dsk/maya/jp). 

Warga Simpang Bingkuang Bartim Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Tergantung, Polisi Lakukan Penyelidikan

TAMIANG LAYANG- Seorang warga Desa Simpang Bingkuang, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. 

Korban diketahui berinisial K alias T (47), warga Desa Simpang Bingkuang RT 001. Korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya berinisial Y (48), yang datang ke rumah korban.

Saat tiba di rumah tersebut, Y mendapati korban dalam kondisi tergantung. Y kemudian meminta bantuan pihak keluarga untuk menurunkan korban.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Dusun Tengah. Setelah menerima laporan, personel piket mendatangi lokasi dan melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP).

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kasihumas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, membenarkan adanya penanganan atas penemuan warga meninggal dunia tersebut.

"Benar, anggota Polsek Dusun Tengah telah melakukan TPTKP terkait penemuan warga meninggal dalam kondisi tergantung di Desa Simpang Bingkuang," ujar AKP Eko Sutrisno, Senin (10/8/2026) malam.

Menurut Eko, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah diturunkan oleh pihak keluarga.

Polisi kemudian melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya menerima laporan, mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan visum terhadap korban.

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa seutas tali. Selanjutnya, penyidik akan melakukan gelar perkara dan proses penyelidikan untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian peristiwa serta latar belakang kejadian tersebut.

Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. (zi/jp). 

Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Bupati Kapuas Dorong Penguatan Sinergi TNI dan Pemda

PALANGKA RAYA- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I. Sangkai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai di Lapangan Upacara Makodam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya, Senin (10/8/2026).

Peringatan HUT yang mengusung rangkaian kegiatan parade, defile, dan syukuran tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Upacara dipimpin Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin selaku inspektur upacara. Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Hadir pula Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, serta kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam amanatnya, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, mengatakan peringatan HUT ke-1 merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan Kodam XXII/Tambun Bungai sekaligus meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Kalimantan.

Menurut Zainul, selama satu tahun perjalanan, Kodam XXII/Tambun Bungai terus berkembang sebagai salah satu kekuatan pertahanan di wilayah Kalimantan. Berbagai pencapaian yang diraih, kata dia, tidak terlepas dari dedikasi, pengorbanan para pendahulu, serta loyalitas seluruh prajurit dalam menjalankan tugas.

Ia juga mengapresiasi seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai yang dinilai telah menunjukkan profesionalisme dan integritas dalam menjaga kedaulatan, stabilitas keamanan, serta ketenteraman masyarakat.

"Keberhasilan pelaksanaan tugas Kodam XXII/Tambun Bungai tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Zainul.

Ia menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan kemitraan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah, termasuk penanganan bencana alam, pengamanan wilayah, serta dukungan terhadap program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks, Zainul meminta seluruh prajurit terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional. Prajurit juga dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika sosial di wilayah tugas masing-masing.

"Jadilah prajurit modern yang adaptif, namun tetap memegang teguh jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang selalu hadir memberikan solusi di tengah kesulitan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai menjadikan HUT ke-1 sebagai momentum memperkuat tekad, menyamakan persepsi, dan merapatkan barisan untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, turut diserahkan penghargaan atas prestasi pembinaan satuan (Binsat). Penghargaan kategori terbaik Binsat Satwil diraih Kodim 1006/Banjar, kategori terbaik Binsat Batalyon TP Markas Komando diraih Yonif TP 830/Isen Mulang, sedangkan kategori terbaik Binsat Batalyon TP Marshalling Area diraih Yonif TP 924/Uria Mapas.

Selain itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai bersama Gubernur Kalimantan Tengah menyerahkan piala bergilir kepada Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 884/Saijaan yang menjadi juara umum bidang olahraga militer.

Kehadiran Bupati Kapuas, HM. Wiyatno bersama Sekda Kapuas Usis I. Sangkai dalam peringatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, stabilitas, serta mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. (fah/hru/jp). 

Wabup Dodo Hadiri Penutup KKN Uniska 2025/2026, 521 Mahasiswa Tuntas Mengabdi di Kapuas

KUALA KAPUAS- Sebanyak 521 mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Kabupaten Kapuas. Penutupan KKN dilaksanakan di Auditorium Kampus Uniska Handil Bakti, Senin (10/8/2026).

Penutupan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Dodo, didampingi Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Kesejahteraan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat.

Kegiatan KKN Uniska tahun akademik 2025/2026 dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, dan Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Secara keseluruhan, sebanyak 1.705 mahasiswa mengikuti program tersebut, dengan 521 mahasiswa ditempatkan di Kabupaten Kapuas.

Wakil Rektor I Uniska Prof. Dr. Ir. Aam Gunawan, MP., IPU, yang mewakili Rektor Uniska Prof. Dr. H Muhammad Zainul, SE., MM., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga pelaksanaan KKN berjalan lancar.

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar, tidak ada insiden yang membahayakan. Dari 1.705 orang yang mengikuti KKN, semuanya kembali dengan selamat,” ujarnya.

Atas kelancaran tersebut, pihak Uniska menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, mulai dari bupati dan wakil bupati, camat, kepala desa, hingga ketua RW dan RT yang turut mendukung pelaksanaan KKN.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemerintah daerah, mulai dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, Bapak dan Ibu Camat, Kepala Desa, Bapak dan Ibu RW, serta Bapak dan Ibu RT yang telah mendukung kegiatan ini dengan baik sehingga dapat berjalan dengan lancar dan berhasil,” tuturnya.

Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Uniska Drs. H Budiman Mustofa, mengatakan penutupan KKN bukan sekadar menandai berakhirnya program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

Menurutnya, selama menjalankan KKN, mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi, tetapi juga belajar berinteraksi dengan masyarakat, memahami potensi dan persoalan di desa, serta memberikan kontribusi melalui gagasan, tenaga, dan pengetahuan.

"Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas, HM. Wiyatno yang diwakili Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi kepada Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari yang telah menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari yang telah mempercayakan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan KKN,” kata Dodo.

Menurut Dodo, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian sekaligus sarana mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dalam memahami kehidupan sosial masyarakat, mengenali potensi daerah, serta melihat secara langsung berbagai tantangan dan kebutuhan masyarakat selama melaksanakan KKN.

"Kegiatan KKN merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

Dodo menambahkan, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, sosial budaya, serta penguatan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Ia berpesan agar pengalaman mahasiswa selama melaksanakan KKN di Kabupaten Kapuas dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, membangun karier, dan menjalani kehidupan bermasyarakat.

"Jadikan setiap pengalaman, interaksi, dan persoalan yang ditemui selama berada di tengah masyarakat sebagai pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih matang, peduli, dan bertanggung jawab,” pesannya. (fah/hru/jp). 

Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan, Perkuat Keselamatan Penerbangan dan Mitigasi Bencana

MUARA TEWEH- Gedung Radar Cuaca C-Band Muara Teweh di Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara H. Muhammad Sidik resmi diresmikan pada Senin (10/8/2026). Fasilitas ini diharapkan memperkuat layanan informasi meteorologi, mendukung keselamatan penerbangan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Peresmian tersebut dihadiri Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Deputi Bidang Infrastruktur BMKG M.A. Purwoadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Muhlis yang mewakili Bupati Barito Utara, Inspektur BMKG Nasrun Waton, PPK Balai Besar Wilayah III BMKG I Kadek Ocha Santika, unsur Forkopimda, serta kepala dan perwakilan stasiun meteorologi di wilayah Kalimantan Tengah.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Muhlis, menyampaikan apresiasi atas peresmian Radar Cuaca Muara Teweh. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah strategis di tengah meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem yang dipengaruhi perubahan iklim.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas peresmian fasilitas Radar Cuaca Muara Teweh ini," ujar Muhlis. 

Muhlis mengatakan, keberadaan radar cuaca diharapkan dapat memperkuat keselamatan masyarakat, mendukung mitigasi bencana, menunjang pembangunan daerah, serta meningkatkan pelayanan dan keselamatan penerbangan di Bandara H. Muhammad Sidik.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen memperkuat sinergi dengan BMKG dan seluruh pemangku kepentingan dalam pemanfaatan informasi cuaca dan sistem peringatan dini.

Radar Cuaca Muara Teweh juga diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara, tetapi juga Kabupaten Murung Raya dan wilayah sekitarnya.

Dengan beroperasinya fasilitas tersebut, ketersediaan informasi cuaca yang lebih cepat dan akurat diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, serta memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan keselamatan penerbangan di kawasan Barito dan sekitarnya. (emca/jp). 

HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Wabup Barito Utara Tegaskan Sinergi TNI-Pemda

PALANGKA RAYA- Wakil Bupati Barito Utara (Barut), Felix Soenadi Y. Tingan, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Felix saat menghadiri upacara dan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai Tahun 2026 di Lapangan Upacara Makodam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya, Senin (10/8/2026).

Felix mengapresiasi peran Kodam XXII/Tambun Bungai dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, khususnya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Barito Utara, kami menyampaikan selamat ulang tahun ke-1 kepada Kodam XXII/Tambun Bungai. Kehadiran Kodam ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat stabilitas keamanan, ketenteraman, serta mendukung pembangunan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” ujar Felix.

Menurut Felix, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah. Karena itu, kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat terus diperkuat melalui koordinasi dan kolaborasi dalam berbagai bidang.

"Kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan TNI terus diperkuat, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi keamanan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Upacara dan syukuran tersebut dipimpin Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin selaku inspektur upacara. Kegiatan turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah undangan lainnya.

Zainul Arifin mengatakan, HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan satuan sekaligus meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Kalimantan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodam XXII/Tambun Bungai atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

"Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk penanganan bencana alam serta mendukung pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Zainul.

Rangkaian HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai juga diisi dengan penyerahan penghargaan Pembinaan Satuan (Binsat) dan piala bergilir kepada satuan-satuan berprestasi. Pada bidang olahraga militer, Yonif TP 884/Saijaan meraih predikat juara umum.

Peringatan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat soliditas dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung pembangunan berkelanjutan. (emca/jp). 

Perkuat Sinergi TNI-Pemda, Wabup Bartim Hadiri HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai

PALANGKA RAYA- Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu menghadiri Upacara Parade, Defile, dan Syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai Tahun 2026 di Lapangan Upacara Makodam XXII/Tambun Bungai, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, serta para bupati, wali kota, dan wakil bupati se-Kalimantan Tengah, dan Kalsel. 

Peringatan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan soliditas antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.

Kehadiran Wakil Bupati Barito Timur mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sinergitas TNI dan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas wilayah dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, ditandai dengan parade dan defile pasukan serta syukuran sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pengabdian Kodam XXII/Tambun Bungai. (zi/jp). 

Hadir dan Peduli, Satresnarkoba Polres Kapuas Berbagi Sembako kepada Warga Membutuhkan

KUALA KAPUAS- Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Kapuas. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), kepolisian hadir langsung di tengah masyarakat kurang mampu dengan menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Usang RT. 09 RW.02, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Dalam kegiatan itu, personel Satresnarkoba Polres Kapuas menyerahkan dua paket sembako kepada warga yang membutuhkan, yakni Jamrud (75) dan Nurrohma (60), yang keduanya merupakan warga Jalan Usang RT. 09 RW. 02, Kelurahan Selat Utara.

Bantuan diserahkan langsung oleh jajaran Satresnarkoba Polres Kapuas yang terdiri dari Kasatresnarkoba, Kanit Satresnarkoba, Kaurmin Satresnarkoba, serta personel Satresnarkoba.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu dan membutuhkan bantuan.

"Kami ingin hadir dan melihat langsung kondisi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujar AKP Budi Utomo.

Menurutnya, kehadiran anggota kepolisian tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga membangun kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat.

"Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan mempererat hubungan antara polisi dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir, peduli, dan siap membantu,” katanya.

Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian jajaran Polres Kapuas dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.

Melalui kegiatan seperti ini, Polres Kapuas berupaya menjaga hubungan yang humanis dengan masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, harmonis, dan saling peduli. (fah/jp). 

Kwarcab Batola Lepas 40 Anggota Kontingen ke Jamnas XII 2026

MARABAHAN- Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Kuala (Batola) melepas 40 anggota kontingen untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta. Pelepasan dilakukan Ketua Kwarcab Batola, Hj Noor Hayati Bahrul Ilmi, di Aula Selidah, Marabahan, Senin (10/8/2026).

Kontingen Batola terdiri atas 32 peserta penggalang putra dan putri, dua pembina pendamping putra, dua pembina pendamping putri, dua pimpinan kontingen cabang (Pinkoncab) masing-masing putra dan putri, serta dua anggota tim pendukung logistik.

Dalam sambutannya Hj Noor Hayati, berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Batola selama mengikuti rangkaian Jamnas XII. Menurutnya, para peserta tidak hanya membawa nama Gerakan Pramuka, tetapi juga menjadi duta daerah di tingkat nasional.

"Melalui Jambore Nasional, adik-adik penggalang diharapkan menjadi pramuka yang rajin, terampil, dan senantiasa mengamalkan nilai-nilai Tri Satya serta Dasa Darma Pramuka,” ujarnya.

Ia juga meminta peserta menjaga sikap selama berada di lokasi kegiatan dengan mengedepankan keramahan, sopan santun, budi pekerti luhur, serta semangat membantu sesama.

Hj Noor Hayati berharap Jamnas menjadi momentum bagi peserta untuk memperluas pengalaman, mengasah jiwa kepemimpinan, membangun persaudaraan, sekaligus memperkenalkan Kabupaten Barito Kuala kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Kontingen Jamnas Batola, Rusdiansyah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala atas dukungan yang diberikan melalui dana hibah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Batola.

Dukungan juga datang dari sejumlah mitra dan instansi daerah, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD), serta Bank Kalsel. Bantuan tersebut turut menunjang pemenuhan sarana dan kebutuhan kontingen selama mengikuti kegiatan.

"Keberangkatan ini bukan hanya sekadar mengikuti kegiatan nasional, tetapi merupakan kesempatan untuk belajar, bersaudara, berbagi pengalaman, dan membawa pulang prestasi serta citra baik bagi Kabupaten Barito Kuala,” kata Rusdiansyah.

Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan panji kontingen secara simbolis dari Ketua Kwarcab Batola kepada Ketua Kontingen, dilanjutkan dengan penyerahan perlengkapan peserta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Kwarcab, Andalan, pembina, Dewan Kerja Cabang (DKC), serta seluruh anggota kontingen. (dsk/ali/jp). 

Wabup Batola Tegur ASN Tak Pakai Topi Saat Apel, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

MARABAHAN- Wakil Bupati Barito Kuala (Batola), H Herman Susilo, S.M., menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin Apel Senin di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (10/8/2026). Dalam apel tersebut, ASN yang tidak mengenakan topi diminta memisahkan diri dan membentuk barisan tersendiri.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan disiplin sekaligus pengingat bagi ASN agar mematuhi kelengkapan atribut saat mengikuti apel. Herman menegaskan, tindakan itu bukan dimaksudkan sebagai hukuman, melainkan bagian dari upaya membangun budaya saling mengingatkan di lingkungan pemerintahan.

"Saya memerintahkan agar berbaris di samping bagi yang tidak memakai topi bukan berarti itu sebagai hukuman, tetapi kita sama-sama saling menasihati. Nanti akan kita cek lagi bagi yang belum memakai ID card. Terutama kepada kepala SKPD yang bertanggung jawab terhadap anggotanya agar terus mengingatkan,” tegasnya.

Herman juga mengingatkan ASN mengenai pentingnya menghayati sumpah jabatan, mematuhi norma kode etik, serta menjalankan Panca Prasetya KORPRI, khususnya poin kelima yang menekankan kejujuran, keadilan, disiplin, serta peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme.

Menurut Herman, nilai-nilai tersebut harus menjadi landasan ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Disiplin dan profesionalisme, katanya, tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kelengkapan atribut, tetapi juga harus tercermin dalam sikap dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ia juga mengajak ASN melakukan introspeksi terhadap setiap tindakan dalam menjalankan tugas negara. Setiap tindakan, baik maupun buruk, menurutnya memiliki konsekuensi dan dapat berdampak terhadap diri sendiri maupun lingkungan kerja.

Karena itu, Herman meminta seluruh ASN mempersiapkan diri secara fisik dan mental dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa jabatan dan tugas sebagai ASN harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Apel Senin tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Penyerahan bendera Merah Putih dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Barito Kuala bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kepada perwakilan penerima, yakni Camat Marabahan, Camat Bakumpai, Camat Barambai, Kelurahan Marabahan Kota, Kelurahan Ulu Benteng, Desa Bagus, Desa Baliuk, dan Desa Penghulu. (dsk/ali/jp). 

Listrik Menyala di Desa Muara Awang, Kapolsek Dusun Tengah Hadiri Syukuran Bersama Warga

TAMIANG LAYANG- Kebahagiaan warga Desa Muara Awang, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, terpancar saat listrik akhirnya menyala di desa mereka. Momen tersebut ditandai dengan kegiatan syukuran sekaligus peninjauan hasil pemasangan jaringan listrik yang dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Pustu Desa Muara Awang itu turut dihadiri Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, bersama Bupati Barito Timur, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur, Pimpinan PLN Tamiang Layang, Kepala BPBD Kabupaten Barito Timur, perwakilan Yonif TP Tamiang Layang, Camat Dusun Tengah beserta staf, serta sejumlah kepala desa.

Kehadiran Kapolsek Dusun Tengah dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi kepolisian bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung momentum penting bagi warga Desa Muara Awang. Selain memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, kehadiran kepolisian juga menunjukkan dukungan terhadap pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah.

Turut hadir Kepala Desa Muara Awang beserta perangkat desa, Ketua BPD Muara Awang beserta anggota, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan para undangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Muara Awang, Rahmadi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga jaringan listrik dapat masuk dan menyala di desa tersebut.

"Masuknya listrik ke Desa Muara Awang merupakan hal yang sangat berarti bagi masyarakat. Selain menerangi rumah-rumah warga, kehadiran listrik diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Rahmadi. 

Sementara itu, Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengingatkan masyarakat agar menggunakan listrik secara bijak dan bertanggung jawab. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam penggunaan listrik untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kehadiran listrik di Desa Muara Awang disambut antusias oleh masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas warga, termasuk kegiatan rumah tangga, pendidikan, sosial, dan perekonomian.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, melalui kehadirannya dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. (zi/jp). 


Semarak HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-18 Desa Gumpa, Malam Puncak Diisi Pembagian Hadiah dan Hiburan Serta Pelepasan Mahasiswa KKN UPR

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Desa Gumpa, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, akan melaksanakan pembagian hadiah lomba dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-18 Desa Gumpa Tahun 2026, Senin (17/8/2026) malam.

Pembagian hadiah tersebut akan dirangkai dengan malam hiburan bagi masyarakat Desa Gumpa. Selain itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Palangka Raya (UPR) yang telah melaksanakan kegiatan di desa setempat.

Kepala Desa Gumpa, Imanuel, mengatakan, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-18 Desa Gumpa, pemerintah desa telah menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat. Perlombaan tersebut di antaranya ditujukan bagi anak-anak, ibu-ibu, serta pertandingan bola voli putri.

"Sore ini, voli putri akan bertanding di depan Balai Hindu Desa Gumpa,” kata Imanuel kepada wartawan ini, Senin (10/8/2026).

Menurut Imanuel, rangkaian perlombaan tersebut menjadi bagian dari kegiatan peringatan HUT ke-81 RI sekaligus HUT ke-18 Desa Gumpa. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan momentum hari kemerdekaan dan hari jadi desa.

Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Senin (17/8/2026) malam dengan agenda pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, malam hiburan, serta pelepasan mahasiswa KKN UPR. Kegiatan tersebut diharapkan berlangsung meriah dan menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat Desa Gumpa. (zi/jp).

Menang Mutlak, Murianto Dipercaya Pimpin Koperasi BMJB Lanpasa hingga 2029

KUALA PEMBUANG- Murianto, S.Kom terpilih sebagai Ketua Koperasi BMJB Desa Lanpasa, Kabupaten Seruyan, periode 2026–2029 setelah meraih kemenangan telak dalam pemilihan yang berlangsung Senin (10/8/2026).

Murianto yang maju sebagai calon nomor urut 02 memperoleh 185 suara, jauh mengungguli calon nomor urut 01, Romansyah, yang meraih 42 suara. Dengan hasil tersebut, Murianto mendapat mandat mayoritas anggota untuk memimpin koperasi selama tiga tahun ke depan.

Pemilihan Ketua Koperasi BMJB Desa Lanpasa diikuti dua kandidat. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Romansyah memperoleh 42 suara, sedangkan Murianto mengantongi 185 suara.

Hasil tersebut menempatkan Murianto sebagai pemenang dengan selisih 143 suara, sekaligus menunjukkan kuatnya dukungan anggota terhadap kepemimpinannya.

Usai ditetapkan sebagai calon dengan perolehan suara terbanyak, Murianto menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan anggota.

"Alhamdulillah, saya telah dipercaya oleh anggota koperasi untuk memimpin di periode selanjutnya,” kata Murianto.

Sejak pencalonan, Murianto membawa visi menjadikan Koperasi BMJB sebagai wadah ekonomi yang unggul dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat Desa Lanpasa.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menetapkan empat nilai utama sebagai landasan kepemimpinannya, yakni transparan, profesional, amanah, dan bermanfaat.

Menurut Murianto, nilai-nilai tersebut akan menjadi pijakan dalam membangun tata kelola koperasi yang terbuka, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan serta kesejahteraan anggota.

"Saya mencalonkan diri dalam pemilihan ini dari awal membawa visi menjadikan koperasi sebagai wadah yang unggul dan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh anggota serta masyarakat Desa Lanpasa,” tegasnya.

Murianto menilai kemenangan dalam pemilihan bukan semata-mata pencapaian politik di internal koperasi, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.
Karena itu, ia berkomitmen memperkuat tata kelola koperasi dengan mengedepankan transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas. Ia juga menargetkan Koperasi BMJB dapat berkembang sebagai wadah ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi anggota sekaligus berkontribusi terhadap masyarakat Desa Lanpasa.

"Nilai tersebut menjadi landasan yang ditawarkan dalam upaya membangun tata kelola koperasi yang terbuka, bertanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Murianto turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dan pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pencalonan hingga pelaksanaan pemilihan.

Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan melalui 185 suara tersebut akan dijawab dengan kesungguhan dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai ketua koperasi.

"Apresiasi buat semua pihak yang telah membawa saya ke puncak ini dan saya berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajiban saya dalam memimpin koperasi ini ke depannya,” pungkas Murianto.

Dengan terpilihnya Murianto, pekerjaan berikutnya adalah membuktikan mandat anggota melalui kinerja dan tata kelola yang baik. Dukungan 185 suara menjadi modal sekaligus tanggung jawab bagi Murianto untuk membawa Koperasi BMJB Desa Lanpasa semakin maju, transparan, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota. (gan/jp). 

Listrik Masuk Muara Awang, Bupati Barito Timur : Jadi Energi Baru untuk Pendidikan dan Ekonomi Desa

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin meninjau kesiapan Desa Muara Awang, Kecamatan Dusun Tengah, menjelang peresmian masuknya listrik desa yang akan dilakukan secara daring oleh Presiden Republik Indonesia melalui program bantuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (10/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan seluruh rangkaian kegiatan peresmian berjalan lancar. Bagi masyarakat Desa Muara Awang, hadirnya listrik menjadi momentum penting setelah selama ini menghadapi keterbatasan akses penerangan.

Bupati M. Yamin mengatakan, masuknya listrik tidak sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan usaha dan memanfaatkan teknologi.

"Masuknya listrik ke desa ini bukan hanya tentang lampu yang menyala. Ini adalah tentang harapan yang mulai terang,” ujar M. Yamin.

Menurut dia, ketersediaan listrik akan memberikan manfaat langsung bagi aktivitas masyarakat. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, sementara pelaku usaha memiliki kesempatan mengembangkan kegiatan ekonomi dengan dukungan teknologi dan informasi.

"Dengan hadirnya listrik, anak-anak kita dapat belajar dengan lebih nyaman. Masyarakat dapat mengembangkan usaha dengan lebih baik. Akses teknologi dan informasi semakin terbuka, dan berbagai kegiatan masyarakat dapat dilakukan dengan lebih mudah,” katanya.

M. Yamin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga bantuan listrik tersebut dapat direalisasikan dan dinikmati masyarakat Desa Muara Awang.

Ia berharap masyarakat tidak berhenti pada pemanfaatan listrik sebagai sarana penerangan, tetapi menjadikannya sebagai pendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan.

"Mari kita semakin rajin belajar, kembangkan usaha masyarakat, tingkatkan keterampilan, dan manfaatkan teknologi untuk membuka peluang ekonomi baru,” pesannya.

Bupati juga meminta pemerintah desa dan masyarakat menjaga serta memanfaatkan fasilitas kelistrikan yang telah dibangun secara optimal. Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, mari kita terus menjaga gotong royong, persatuan dan keharmonisan,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Camat Dusun Tengah Prismayandi, jajaran PLN, serta unsur TNI dan Polri.

Desa Muara Awang memiliki potensi di bidang pertanian, perkebunan dan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Dengan tersedianya listrik, potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara lebih optimal, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dalam kegiatan produksi dan usaha.

Bupati M. Yamin menegaskan, kehadiran listrik harus menjadi momentum untuk mendorong kemajuan desa, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan perekonomian, memperluas akses teknologi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Momentum ini sejalan dengan semangat kita untuk mewujudkan Barito Timur SEGAH — Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis. Mari kita jadikan listrik sebagai cahaya baru bagi pendidikan, ekonomi, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Muara Awang,” pungkasnya.

Peresmian secara daring oleh Presiden RI diharapkan menjadi penanda penting bagi masyarakat Desa Muara Awang. Masuknya akses listrik diharapkan tidak hanya mengakhiri keterbatasan penerangan, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. (zi/jp). 

Wakil Ketua I DPRD Seruyan Dorong Kades Definitif Percepat Pembangunan dan Tekan Kemiskinan

KUALA PEMBUANG- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, meminta seluruh kepala desa definitif yang baru dilantik segera bekerja dan mempercepat pembangunan di wilayah masing-masing. Ia menekankan, pemerintah desa harus menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung target pengentasan kemiskinan di Kabupaten Seruyan.

Hal itu disampaikan Harsandi usai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji kepala desa terpilih di Lapangan Indoor Tenis, Kuala Pembuang, Senin (10/8/2026).

Harsandi mengapresiasi terlaksananya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) hingga proses pelantikan kepala desa definitif. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Seruyan dan Kementerian Desa.

"Alhamdulillah, pihak kami bekerja sama dengan Kementerian Desa dan diizinkan melaksanakan Pilkades. Kemarin sukses dilaksanakan dan hari ini kita sama-sama menjadi saksi pelantikan dan sumpah janji kepala desa terpilih,” kata Harsandi.

Ia menyebut, bahwa pelaksanaan Pilkades hingga pelantikan kepala desa definitif merupakan harapan yang telah diperjuangkan sejak 2023. Karena itu, ia meminta para kepala desa tidak menjadikan pelantikan sekadar seremoni, tetapi sebagai awal untuk menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa secara maksimal.

"Harapan yang lama menjadi harapan kita semenjak tahun 2023, semua saat ini menjadi kenyataan,” ujarnya.

Menurut Harsandi, kepala desa definitif memiliki posisi strategis karena memiliki legitimasi dan kewenangan yang kuat dalam menjalankan pemerintahan desa.

"Bagaimanapun tugas kades definitif jauh lebih kuat dalam melaksanakan tugas-tugasnya dalam memimpin desa,” tegasnya.

Harsandi juga meminta kepala desa yang baru dilantik menjalankan pemerintahan sesuai pola dan sistem yang telah dibangun pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten, menurutnya, menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan searah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Besar harapan kami kades yang baru terpilih bisa dan mampu menjalankan tugas dan kewajiban dengan menjalankan pola dan format serta sistem yang dibangun oleh pemerintahan sekarang,” katanya.

Selain pembangunan, Harsandi menekankan pentingnya pengentasan kemiskinan menjadi prioritas kepala desa. Ia meminta pemerintah desa menggali dan mengoptimalkan potensi serta sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kades tidak hanya mengurus administrasi pemerintahan, tetapi harus mampu melahirkan program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Harsandi bahkan menargetkan kepala desa definitif turut berkontribusi dalam menghapus predikat kemiskinan yang masih disandang Kabupaten Seruyan.

"Dengan terpilih dan terlantiknya kades baru di setiap desa, harapan kami bisa menghapus tingkat kemiskinan di Kabupaten Seruyan yang selama ini disandang. Target tahun 2027 predikat tersebut akan hilang dari Bumi Gawi Hatantiring ini,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, ia meminta seluruh kepala desa membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah kabupaten karena pemerintah desa memiliki posisi paling dekat dengan masyarakat.

Karena itu, setiap kepala desa diminta menjalankan program secara terukur dan mengejar target kinerja yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

"Kades definitif harus mengejar target kinerja yang sudah pemerintah daerah susun. Itu harapan kami,” pungkas Harsandi.

Pelantikan kepala desa definitif tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pemerintahan desa, mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung target Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menekan angka kemiskinan pada 2027. (gan/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes