BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Rabu, 04 Maret 2026

Bupati Barito Utara Serahkan Hibah Rp1 Miliar untuk Masjid Nurul Ahya saat Safari Ramadan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menyerahkan hibah sebesar Rp1 miliar kepada Masjid Nurul Ahya di Kelurahan Lahei II, Kecamatan Lahei, dalam kegiatan Safari Ramadan, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung peningkatan sarana prasarana serta kegiatan keagamaan di Masjid Nurul Ahya. Penyerahan hibah disaksikan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga setempat yang menghadiri rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, mengatakan hibah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan fungsi rumah ibadah sekaligus mendorong pembangunan berbasis keagamaan.

"Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan ibadah dan pembinaan umat. Pemerintah daerah berkomitmen agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya akselerasi realisasi program kerja agar visi dan misi pembangunan daerah berjalan sesuai target. Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan Barito Utara yang sejahtera dan religius.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut diisi dengan silaturahmi, dialog bersama warga, serta penyampaian program prioritas pemerintah daerah. Acara berlangsung khidmat dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kelurahan Lahei II. (dsk/emca/jp). 

Pemkab Bartim Evaluasi Program MBG, Soroti Kapasitas SPPG hingga Pengelolaan Limbah

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (4/3/2026), di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Bartim, Misnohartaku, dan dihadiri unsur Forkopimda yang diwakili Pabung, Kasat Intel Polres, serta Kasi Datun Kejaksaan. Turut hadir para asisten dan staf ahli Setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain DLH, Dinas Kesehatan, Diskominfo, Dinas Pendidikan, RSUD Tamiang Layang, Koordinator MBG Bartim, serta para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Barito Timur.

Asisten I Setda Bartim, Ari Panan, mengatakan rapat evaluasi tersebut bertujuan mencermati berbagai permasalahan dan aspek teknis pelaksanaan Program MBG agar berjalan optimal, aman, dan sesuai ketentuan.

"Rapat membahas secara rinci tahapan kerja tim, mulai dari persiapan, proses pengolahan atau memasak, pengepakan hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat,” ujarnya.

Selain itu, pengelolaan limbah dapur maupun limbah di sekolah juga menjadi perhatian. Ketersediaan sarana pendukung seperti listrik, air bersih, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) turut dibahas untuk memastikan standar kebersihan dan kesehatan terpenuhi.

Ari Panan menambahkan, jumlah penerima manfaat yang melebihi kapasitas layanan SPPG di beberapa titik juga menjadi bahan diskusi dalam rapat tersebut. Kebersihan alat memasak dan ompreng, baik sebelum maupun setelah digunakan, turut disoroti.

Kesehatan petugas yang terlibat dalam program juga menjadi perhatian. Dinas Kesehatan bersama pihak RSUD memberikan penjelasan terkait kesiapan peralatan dan tenaga medis apabila terjadi kondisi darurat.

Selain itu, penanganan limbah domestik dan sampah, serta peran aktif pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung program MBG turut dibahas secara komprehensif.

Perwakilan Forkopimda juga menyampaikan sejumlah saran strategis, antara lain pentingnya koordinasi jika terjadi permasalahan di lapangan, evaluasi terhadap pemasok bahan makanan, serta kelengkapan perizinan seperti sertifikat SPPG dan SPPL.

Seluruh pihak juga diingatkan untuk mengantisipasi potensi persoalan hukum, bersikap cepat tanggap terhadap setiap masalah agar tidak berkembang di media sosial, serta memahami ketentuan yang berlaku.

Sekda Bartim, Misnohartaku, menegaskan Program MBG merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur terkait.

Ia meminta seluruh pihak mempelajari regulasi yang berlaku dan meningkatkan koordinasi apabila terdapat kendala di lapangan. Para camat hingga perangkat kelurahan dan desa juga diminta aktif melakukan monitoring guna memastikan program berjalan baik, aman, dan tepat sasaran.

Melalui evaluasi ini, Pemkab Bartim berharap pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Barito Timur semakin tertib, profesional, serta memberi manfaat optimal bagi masyarakat. (zi/jp). 

Safari Ramadan di Bentot, Sekda Bartim Tanggapi Usulan Lampu Jalan Warga

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 H/2026 M. Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid Nurul Iman, Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Rabu (4/3/2026).

Safari Ramadan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Timur Misnohartaku, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bartim, serta masyarakat setempat.

Camat Patangkep Tutui, Simon Stevin Oktavianus, menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan pemerintah daerah di wilayahnya.

"Atas nama masyarakat Kecamatan Patangkep Tutui, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Sekda dan rombongan Safari Ramadan. Kehadiran pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Simon juga menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Bentot terkait kebutuhan lampu penerangan jalan umum. Menurutnya, sejumlah ruas jalan di desa tersebut masih gelap pada malam hari sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi hal itu, Sekda Barito Timur, Misnohartaku, mengapresiasi aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui pemerintah kecamatan. Ia mempersilakan agar usulan tersebut diajukan dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026.

"Silakan Pak Camat mengusulkan pada anggaran perubahan 2026. Nanti akan kita bahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Barito Timur. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” kata Misnohartaku.

Sekda menjelaskan, setiap tahun total usulan pembangunan dari masyarakat di seluruh wilayah Barito Timur mencapai sekitar Rp2 triliun. Sementara kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih terbatas sehingga pemerintah harus menetapkan skala prioritas.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan iman dan takwa serta memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat bertatap muka langsung dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat.

"Marilah kita menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan suka cita. Jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan komitmen membangun daerah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda Barito Timur juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan kipas angin kepada pengurus Masjid Nurul Iman sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan di Desa Bentot.

Kegiatan Safari Ramadan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, ditutup dengan doa bersama serta silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. (zi/jp). 

Kecamatan Alalak Evaluasi Pelaksanaan APBDes 2026, Tekankan Tertib Administrasi dan Prioritas Program Desa

MARABAHAN- Pemerintah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026, Rabu (4/3/2026), di Aula Kecamatan Alalak.

Kegiatan tersebut dipimpin Camat Alalak, Didik Kaharudin, dan dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barito Kuala, Mujiburrahman, unsur Inspektorat Kabupaten Barito Kuala, Ketua APDESI Kecamatan Alalak Arafik, serta para kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan, dan kaur perencanaan se-Kecamatan Alalak.

Monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan serta pengelolaan keuangan desa agar berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kegiatan tersebut, tim evaluasi menelaah kesesuaian antara laporan administrasi kegiatan dengan realisasi pelaksanaan di lapangan, terutama pada program dan kegiatan yang dibiayai melalui APBDes 2026. 

Penilaian meliputi capaian fisik dan keuangan, kelengkapan administrasi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Selain itu, forum Monev juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pemerintah desa, baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, maupun penyerapan anggaran.

Camat Alalak, Didik Kaharudin, mengatakan keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kondusivitas wilayah dan sinergi seluruh perangkat desa.

"Keberhasilan desa didukung oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kondusivitas. Jika kita bekerja dalam suasana yang kondusif dan penuh kebersamaan, maka hasil pembangunan akan lebih optimal,” ujarnya.

Didik juga mengakui, bahwa keterbatasan anggaran berpotensi menyebabkan sejumlah program pembangunan desa mengalami penundaan. Karena itu, menurutnya, pemerintah desa perlu menetapkan skala prioritas agar kebutuhan mendesak masyarakat tetap dapat terpenuhi.

Ketua APDESI Kecamatan Alalak, Arafik, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut. 

Ia menilai kegiatan itu membantu pemerintah desa meningkatkan tertib administrasi sekaligus memperkuat koordinasi antara desa, kecamatan, dan pemerintah kabupaten.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala agar desa dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Barito Kuala, Mujiburrahman  menjelaskan bahwa saat ini Dana Desa terbagi dalam dua skema, yakni Dana Desa Reguler dan Dana Desa KDMP.

Menurutnya, porsi Dana Desa KDMP saat ini lebih besar dibandingkan dana reguler, sehingga pemerintah desa diharapkan memahami secara rinci peruntukan serta mekanisme pengelolaannya.

"Kami mengingatkan agar seluruh desa berhati-hati dan cermat dalam mengelola Dana Desa, baik reguler maupun KDMP, sehingga penggunaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, pemerintah kecamatan berharap pelaksanaan APBDes di seluruh desa di Kecamatan Alalak dapat berjalan sesuai perencanaan, transparan, akuntabel, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (lim/jp).

Bupati Barito Utara Sidak PDAM Muara Teweh, Tekankan Kualitas dan Standar pH Air

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PDAM Muara Teweh, Rabu (4/3/2026), guna memastikan kualitas air bersih yang disalurkan kepada masyarakat tetap memenuhi standar.

Sidak dilakukan bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung proses produksi dan pengolahan air, termasuk pengukuran tingkat kejernihan dan derajat keasaman (pH).

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan langkah tersebut merupakan respons atas sejumlah laporan masyarakat terkait layanan air bersih. 

Ia meminta manajemen dan pegawai PDAM menjadikan aduan warga sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

"Aduan dan laporan warga harus menjadi motivasi untuk memperbaiki pelayanan. Dengan disiplin dan komitmen seluruh pegawai, saya yakin kualitas produksi dan distribusi air bersih akan terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga standar mutu air agar tetap aman dikonsumsi serta memastikan distribusi berjalan lancar, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi kepada petugas lapangan yang tetap bekerja dalam berbagai kondisi cuaca demi menjaga pasokan air bersih bagi warga.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, lanjutnya, berkomitmen memperkuat pengawasan dan pembenahan layanan publik, termasuk sektor air bersih, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dsk/emca/jp). 

Sekretaris DPRD Batola Ucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1447 H


JURNALISPOST.ONLINE-Sekretaris DPRD Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

"Selamat berpuasa di bulan Ramadhan. Semoga puasa Anda penuh berkah dan makna."

DPRD Batola Ucapkan Selamat Memperingati Hari Gizi Nasional 2026


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Memperingati Hari Gizi Nasional pada tanggal 28 Februari 2026

DPRD Batola Ucapkan Selamat Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional pada tanggal 21 Februari 2026.

DPRD Batola Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional pada tanggal 9 Februari 2026.

DPRD Batola Ucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1447 H


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala mengucapkan "Marhaban ya Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi."

Kapolres Barito Timur Pimpin Pembagian Takjil di Depan Mako Polres

TAMIANG LAYANG- Jajaran Polres Barito Timur membagikan takjil kepada pengendara di depan Mako Polres, Jalan A. Yani, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, didampingi Kasatsamapta AKP Sukajim, dan Kasatbinmas AKP Asep Supriadi. Personel Satsamapta dan Satbinmas turut terlibat bersama Bhayangkari Cabang Barito Timur dalam pembagian paket makanan berbuka puasa kepada masyarakat yang melintas.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial jajaran kepolisian kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.

"Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial. Melalui pembagian takjil ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Warga yang menerima takjil menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar jajaran kepolisian tersebut. (zi/jp). 

Penanganan Polres Kapuas dalam Aksi Aliansi Masyarakat Adat Dayak di PT Asmin Bara Baronang

KUALA KAPUAS- Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K.,M.A.P.  menyampaikan turut prihatin atas kejadian yang sama-sama tidak diinginkan, dengan adanya korban dari anggota Polri maupun masyarakat dalam Penanganan Aksi penutupan jalan hauling milik PT Asmin Bara Bronang yang berlokasi di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Selasa (3/3/2026) sore. 

Kapolres menegaskan, bahwa Polres Kapuas tetap mengedepankan pendekatan humanis serta profesional dalam setiap penanganan situasi di lapangan.

Penanganan dilakukan setelah sebelumnya aparat kepolisian bersama unsur pemerintah dan tokoh adat setempat berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada massa Aliansi Masyarakat Adat (AMAD) yang melakukan pemortalan jalan.

Kapolsek Kapuas Tengah bersama Damang dan Mantir Adat Kecamatan Kapuas Tengah terlebih dahulu memberikan imbauan agar massa membubarkan diri secara tertib demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan sehingga situasi berkembang menjadi aksi saling dorong dan perlawanan terhadap petugas.

Dalam insiden tersebut, tiga personel kepolisian mengalami luka akibat serangan senjata tajam dan segera mendapatkan penanganan medis. 

Aparat kepolisian sebelumnya telah memberikan tembakan peringatan sebagai langkah preventif, namun karena situasi dinilai membahayakan keselamatan petugas, dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku penyerangan. Dua orang dari pihak massa mengalami luka tembak di bagian kaki dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

Seluruh korban, baik dari pihak kepolisian maupun massa aksi, telah memperoleh penanganan medis di Klinik Pama Persada Nusantara, selanjutnya dirujuk ke RS Bhayangkara Palangka Raya. Untuk dilakukan Perwatan Medis. 

Permasalahan ini berawal dari sengketa lahan antara pihak perusahaan dengan sejumlah warga yang didampingi Aliansi Masyarakat Adat. Upaya mediasi telah beberapa kali dilakukan, mulai dari tingkat Kecamatan Kapuas Tengah hingga Pemerintah Kabupaten Kapuas. Namun, hingga kini belum tercapai kesepakatan di antara para pihak.

Aksi penutupan jalan hauling yang berlangsung sejak 2 Maret 2026 menyebabkan terhentinya operasional pengangkutan batubara perusahaan dan berdampak pada kerugian materiil yang cukup besar.

Polres Kapuas menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil telah melalui prosedur dan berdasarkan surat perintah yang sah, serta tetap mengedepankan prinsip profesional, proporsional, dan humanis.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menyampaikan aspirasi melalui jalur hukum dan mekanisme dialog yang tersedia, sehingga permasalahan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan korban maupun kerugian lebih lanjut.

Situasi di lokasi saat ini telah berangsur kondusif dan aparat kepolisian masih melakukan pengamanan guna mencegah terjadinya eskalasi lanjutan.

Polres Kapuas berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kapuas secara luas. (fah/jp). 

Polres Tabalong dan Insan Pers Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni Anak Yatim di Ramadan 1447 H

TANJUNG- Mempererat kemitraan dengan insan pers sekaligus berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Tabalong menggelar kegiatan buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim, Rabu (4/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut diawali dengan penyerahan santunan dan bingkisan menu berbuka puasa dari Polres Tabalong kepada Yayasan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) “Kasih Ibu” yang berlokasi di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Bantuan berupa bingkisan dan tali asih dari Kapolres Tabalong diserahkan oleh Kasat Binmas Polres Tabalong, AKP Dedi Indarto kepada Ketua Yayasan “Kasih Ibu”. 

Selain itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabalong, H Sabirin Syukran Nafis, turut menyerahkan tali asih yang didampingi Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H.

Kegiatan buka puasa bersama ini juga dihadiri Wakapolres Tabalong, Kompol H Hasanudin, S.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Tabalong, Ketua PWI Kabupaten Tabalong, serta sejumlah insan pers dari media cetak, elektronik, dan daring di wilayah Kabupaten Tabalong.

Ketua PWI Kabupaten Tabalong, H Sabirin Syukran Nafis, mengapresiasi kegiatan yang digelar Polres Tabalong tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan insan pers.

"Kemitraan Polres Tabalong dengan insan pers merupakan satu kesatuan yang memiliki visi yang sama, yakni menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan akurat serta mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr. Opsla., melalui Kasi Humas Polres Tabalong, IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan insan pers yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Ia berharap, momentum Ramadan dapat semakin mempererat silaturahmi dan kerja sama antara Polres Tabalong dan media.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat silaturahmi dengan rekan-rekan media sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Kami juga akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan insan pers untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya. (fah/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dan Disperpusip Barito Timur Perbarui Kerja Sama Peminjaman Buku untuk Warga Binaan

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Barito Timur, Rabu (4/3/2026). 

Kunjungan tersebut membahas pembaruan kerja sama peminjaman buku guna mendukung peningkatan layanan pembinaan literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Sri Rahayu. 

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana pembaruan koleksi buku bacaan agar lebih variatif dan sesuai dengan kebutuhan warga binaan.

Selain itu, dibahas pula jumlah buku yang akan dipinjam pakai oleh pihak rutan untuk menambah ketersediaan bahan bacaan di perpustakaan warga binaan. Pembaruan dokumen perjanjian kerja sama juga menjadi salah satu agenda penting guna memastikan keberlanjutan serta legalitas program peminjaman buku.

Usai pertemuan, jajaran Disperpusip Kabupaten Barito Timur melakukan survei langsung terhadap koleksi buku yang tersedia serta meninjau kondisi ruang perpustakaan warga binaan. Kegiatan tersebut didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Junaidi, yang menjelaskan mekanisme pengelolaan serta pemanfaatan fasilitas perpustakaan oleh WBP.

Melalui koordinasi ini, diharapkan sinergi antara Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dan Disperpusip Kabupaten Barito Timur semakin kuat dalam mendukung program pembinaan berbasis literasi. 

Ketersediaan buku bacaan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, serta mendorong aktivitas positif dan produktif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan. (zi/jp). 

Waspada, Akun Palsu Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bartim, M. Yamin

TAMIANG LAYANG- Masyarakat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Timur diminta meningkatkan kewaspadaan setelah ditemukan akun media sosial palsu yang mengatasnamakan Bupati Barito Timur, M. Yamin, dan diduga digunakan untuk upaya penipuan.

Informasi tersebut mencuat menyusul laporan adanya pihak tak bertanggung jawab yang membuat akun atas nama Bupati dan menghubungi sejumlah pihak dengan maksud tertentu.

Menanggapi hal itu, Bupati Barito Timur, M. Yamin, menegaskan bahwa dirinya hanya memiliki dua akun media sosial resmi, yakni Instagram @m.yamin_official; dan TikTok @m.yamin_official

Di luar dua akun tersebut dipastikan bukan miliknya dan merupakan akun palsu.

Ia mengimbau masyarakat serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur agar tidak mudah percaya terhadap pesan, permintaan bantuan, ataupun informasi mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya melalui akun selain yang telah disebutkan.

"Masyarakat jangan mudah memberikan data pribadi atau informasi penting kepada pihak yang identitasnya tidak jelas,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan akun serupa guna mencegah potensi kerugian akibat tindak penipuan.

Bupati berharap seluruh pihak lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta meningkatkan literasi digital agar terhindar dari modus kejahatan siber yang kian beragam. (zi/jp). 

Pelaku Usaha Olahan Ikan di Desa Kalinapu Didorong Kuasai Pemasaran Lewat Media Sosial

TAMIANG LAYANG- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur menggelar sosialisasi pemasaran hasil pengolahan perikanan melalui media sosial di Desa Kalinapu, Kecamatan Paju Epat, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menyasar kelompok usaha pengolahan ikan setempat guna memperluas jangkauan pasar produk mereka.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tentang strategi promosi digital. Pemanfaatan media sosial dinilai menjadi langkah efektif untuk meningkatkan daya saing produk olahan perikanan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Di desa tersebut, terdapat kelompok pengolahan hasil perikanan, Kelompok Lestari, yang memproduksi kerupuk ikan patin dan ikan asin kering. Pemerintah desa menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap adanya pendampingan berkelanjutan agar pemasaran produk tidak berhenti pada tahap sosialisasi.

Kepala Desa Kalinapu, Hairollah, melalui Sekretaris Desa, Normiati, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berharap, dinas terkait dapat terus membina kelompok usaha agar mampu memasarkan produk secara konsisten dan profesional.

Narasumber dari Seksi Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perikanan dan Peternakan, Yosep Singgih Kurnia, menegaskan pentingnya media sosial sebagai sarana promosi UMKM sektor perikanan. 

"Media sosial menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen lebih luas,” ujarnya. 

Ia juga menyatakan kesiapan membantu pembuatan akun media sosial bagi Kelompok Lestari sebagai langkah awal pemasaran digital.

Ketua Tim Pengolahan dan Pemasaran dinas setempat, Hewu Rama, menambahkan pihaknya siap memfasilitasi promosi produk Kelompok Lestari, termasuk menampilkan produk di Dekranasda Kabupaten Barito Timur agar lebih dikenal masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Barito Timur, Pardiono, S.Pi., mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas kemasan agar produk mampu bersaing di pasar modern dan ritel premium.

Ketua Kelompok Lestari, Nurhalifah, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. 

Ia berharap, pendampingan dari dinas dapat terus berlanjut, tidak hanya pada aspek pemasaran, tetapi juga inovasi produk dan pengemasan.

Kegiatan yang dihadiri anggota kelompok dan perangkat desa tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk olahan ikan lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kalinapu. (zi/jp). 

Kapolsek Dusun Timur Pimpin "Gebrak Sahur”, Implementasikan Program Berlian

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur menggelar kegiatan “Gebrak Sahur” dengan membagikan nasi bungkus kepada para pengemudi di sekitar Masjid Ar-Rahman, Jalan A. Yani, Kelurahan Tamiang Layang, Rabu (4/3/2026) pukul 03.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Berbagi Kemuliaan di Bulan Ramadan (Berlian) yang digagas Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso. Aksi sosial ini dipimpin langsung Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, S.E.

Sasaran kegiatan adalah para sopir yang tengah beristirahat maupun melintas di sekitar lokasi. Selain membagikan makanan sahur, petugas juga menyampaikan imbauan terkait keselamatan berlalu lintas serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pengemudi yang tetap bekerja pada dini hari selama Ramadan.

"Selain berbagi makanan sahur, kami juga mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan Regu II Polsek Dusun Timur yang terdiri dari lima personel. Program ini sekaligus menjadi langkah preventif kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan. (zi/jp). 

Selasa, 03 Maret 2026

Pemkab Barito Timur Gelar Rakor Terbatas, Perkuat Implementasi Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI, Selasa (3/3/2026), di ruang rapat Wakil Bupati. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tertanggal 18 Februari 2026.

Rakor dipimpin Asisten I dan dihadiri Asisten II, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta seluruh camat se-Barito Timur.

Dalam rapat tersebut, dibahas strategi implementasi Gerakan Indonesia ASRI di daerah, yang mencakup peningkatan keamanan, kebersihan, kesehatan lingkungan, serta pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah menyepakati penerbitan surat edaran tentang pelaksanaan kerja bakti dan senam bersama. Kegiatan kerja bakti dan senam akan dilaksanakan setiap Selasa di lingkungan kerja masing-masing instansi, serta setiap Jumat secara terpusat di lokasi yang telah ditentukan.

Untuk menekan penggunaan sampah plastik, rapat-rapat pemerintahan tidak lagi menyediakan air minum dalam kemasan. Sebagai gantinya, akan digunakan galon isi ulang dan peserta diwajibkan membawa tumbler pribadi.

Selain itu, kerja bakti terpadu akan dijadwalkan hingga ke sejumlah kecamatan prioritas. Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup juga akan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar dengan dukungan TNI, Polri, dan Kejaksaan guna memastikan standar kebersihan dan kesehatan lingkungan terpenuhi.

Bupati Barito Timur, M. Yamin, menginstruksikan para camat untuk mengoordinasikan pemerintah desa dan kelurahan, pelaku usaha, serta masyarakat agar berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di wilayah masing-masing.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat budaya hidup bersih, sehat, dan tertib di Kabupaten Barito Timur secara berkelanjutan. (zi/jp). 

Pemkab HSS Syukuran Raih Apresiasi Ombudsman RI dan Predikat Pelayanan Prima

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) menggelar syukuran atas capaian pelayanan publik berupa apresiasi dari Ombudsman Republik Indonesia dan predikat Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Selasa (3/3/2026). Kegiatan dirangkai dengan buka puasa bersama di Depot Rezki, Jalan Al Falah, Kandangan.

Acara dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor, Wakil Bupati Suriani, Ketua GOW HSS, para asisten Setda, Inspektur Kabupaten HSS, Kepala Dinas Sosial beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menilai, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Dinas Sosial.

"Bulan suci Ramadan mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Syafrudin, apresiasi dari Ombudsman RI menjadi indikator komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang sesuai standar, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

Sementara itu, predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PANRB mencerminkan konsistensi dalam membangun sistem kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan publik.

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Dinas Sosial, mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.

"Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas, dan menghadirkan inovasi,” katanya.

Sebagai perangkat daerah yang menangani persoalan sosial dan kelompok rentan, Dinas Sosial diharapkan tetap mengedepankan profesionalisme yang dibarengi empati. Pelayanan, lanjutnya, tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga humanis dan berkeadilan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Menutup sambutannya Bupati mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum Ramadan dan capaian tersebut sebagai penguat komitmen membangun daerah menuju masyarakat yang sejahtera, mandiri, agamis, dan berdaya saing berbasis teknologi sesuai visi pembangunan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (ari/jp). 

Perkuat Kolaborasi Publikasi Pembangunan, Wabup HSS Terima Audiensi Kompas Gramedia

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani,  menerima audiensi jajaran Kompas Gramedia di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi publikasi program pembangunan daerah dan peningkatan kualitas komunikasi publik.

Audiensi turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten HSS, Hendro Martono, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Rakhmad Rizali, serta staf Bidang KIP.

Dari pihak Kompas Gramedia hadir Hanny selaku Group Head Business Management dan Sadna sebagai Business Management Kompas TV. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dengan agenda penjajakan peluang kerja sama di bidang publikasi dan penyebarluasan informasi pembangunan.

Wakil Bupati HSS, H Suriani, menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

"Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif dan mencerahkan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan media akan memperkuat transparansi sekaligus memperluas jangkauan informasi pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan terbuka terhadap kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kualitas komunikasi publik, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang utuh terkait program, capaian, dan agenda pembangunan daerah.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kompas Gramedia dalam menghadirkan informasi pembangunan yang akurat, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat. (ari/jp). 

DPRD Kalsel Minta Pemprov Lengkapi Data Pembangunan Stadion Internasional

BANJARMASIN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) menggelar rapat kerja ekspose rencana pembangunan stadion bertaraf internasional, Selasa (3/3/2026), di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Gedung B Lt. 4 DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, menghadirkan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, di antaranya Tenaga Ahli Gubernur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Biro Administrasi Pembangunan.

Turut diundang perwakilan instansi vertikal dan organisasi olahraga, yakni General Manager Bandara Syamsuddin Noor, Ketua KONI Kalsel, dan Ketua PSSI Kalsel.

Supian HK mengatakan, bahwa rapat tersebut merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah karena proyek stadion menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"DPRD sebagai mitra kerja pemerintah provinsi siap mendukung melalui fungsi penganggaran dan pengawasan. Kami ingin memastikan pembangunan stadion bertaraf internasional ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Namun, DPRD menyoroti minimnya data yang dipaparkan Dinas PUPR, terutama terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), status alih fungsi lahan, penanggung jawab pembangunan, hingga rencana pengelolaan stadion.

Menurut Supian HK, Komisi III dan IV meminta seluruh data tersebut disampaikan secara rinci dalam rapat lanjutan yang dijadwalkan sebulan mendatang.

"Kami memberi waktu satu bulan untuk rapat kembali guna memperjelas siapa yang bertanggung jawab dalam pembangunan ini, baik dari sisi perencanaan maupun konstruksi,” tegas politisi senior dari Partai Golkar tersebut.

Ia menambahkan, meski AMDAL dan alih fungsi lahan seluas 29,7 hektare untuk pembangunan stadion disebut telah rampung, DPRD tetap meminta dokumen resmi diserahkan sebagai bahan pengawasan.

"AMDAL sangat menentukan masa depan proyek ini. Kami perlu mengetahui sejauh mana dampak positif dan negatifnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menjelaskan pihaknya telah melaksanakan studi kelayakan dan penyusunan AMDAL pada 2025. Untuk pembebasan lahan seluas 29,7 hektare, prosesnya kini berlangsung di Kantor Wilayah Pertanahan dengan anggaran sekitar Rp65 miliar.

"Anggaran pembebasan lahan kurang lebih Rp65 miliar. Ada sekitar 88 sertifikat lahan masyarakat yang terdampak. Saat ini kami fokus pada area stadion seluas 29,7 hektare. Untuk alih fungsi lahan tahap berikutnya akan diproses pada periode selanjutnya karena membutuhkan waktu yang cukup panjang,” jelas Yasin. (sar/ali/jp). 

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Kurvey Bersama, Wujud Nyata Dukung Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, memimpin langsung kegiatan kurvey bersama dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Selasa (3/3/2026),  di area parkiran Mako Polsek Dusun Tengah, Kecamatan Dusun Tengah. 

Kegiatan ini melibatkan seluruh personel Polsek Dusun Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan penataan lingkungan kerja. Aksi yang dilakukan meliputi pembersihan sampah secara terpadu, perapian rumput taman, serta penataan area parkir agar lebih tertib dan nyaman.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. 

Dalam arahannya, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani persoalan sampah secara serius, sistematis, dan terintegrasi, sekaligus mendorong terciptanya ruang publik yang bersih, sehat, serta bernilai estetika.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, menyampaikan bahwa kegiatan kurvey ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan institusi kepolisian dan masyarakat sekitar.

"Gerakan Indonesia ASRI ini mengandung makna yang luas. Aman berarti lingkungan tertib dan nyaman, sehat berarti bebas dari sampah dan potensi penyakit, resik berarti bersih secara menyeluruh, dan indah berarti tertata rapi sehingga memberi kesan positif. Kami ingin memberi contoh bahwa perubahan besar dimulai dari langkah sederhana,” ujar IPTU Suprayitno.

Ia menambahkan, bahwa lingkungan yang bersih dan tertata bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mendukung citra pelayanan publik yang profesional. 

Selain itu, gerakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.

Kegiatan kurvey bersama ini menjadi wujud komitmen Polsek Dusun Tengah dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah di wilayah hukum Polsek Dusun Tengah Polres Barito Timur. (zi/jp). 

Kakanwil Ditjenpas Kalteng Safari Ramadan ke Enam UPT, Perkuat Pembinaan dan Kepedulian Sosial

PALANGKA RAYA- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah ke enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Kalimantan Tengah, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Rutan Kelas IIA Palangka Raya, LPKA Kelas II Palangka Raya, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Bapas Kelas I Palangka Raya, serta Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan.

I Putu Murdiana mengatakan, Safari Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan optimal.

"Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, memastikan pembinaan berjalan optimal, serta membangun semangat kebersamaan di antara seluruh insan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, rangkaian kegiatan diisi dengan tausiah keagamaan yang menghadirkan penceramah di masing-masing UPT. Materi tausiah menitikberatkan pada peningkatan keimanan, pengendalian diri, serta perbaikan kualitas diri selama bulan suci Ramadhan, baik bagi petugas maupun warga binaan.

Kegiatan juga dirangkai dengan buka puasa bersama antara jajaran Kantor Wilayah, petugas, dan warga binaan.

Menurut I Putu Murdiana, Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pembinaan yang menyentuh sisi mental, spiritual, dan sosial warga binaan.

"Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan agar mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Selain kegiatan keagamaan, Safari Ramadan 1447 H juga diisi dengan bakti sosial berupa penyaluran paket sembako kepada keluarga warga binaan dan klien Pemasyarakatan di sejumlah UPT.

Ia menyebutkan, bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemasyarakatan terhadap keluarga warga binaan.

"Melalui bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan hadir tidak hanya bagi warga binaan di dalam lapas dan rutan, tetapi juga peduli terhadap keluarga mereka. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan mempererat hubungan silaturahmi,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah berharap nilai kebersamaan, integritas, dan kepedulian sosial terus terjaga di seluruh UPT, serta memperkuat komitmen mewujudkan Pemasyarakatan yang profesional dan humanis di Kalimantan Tengah. (zi/jp). 

Polsek Dusun Timur Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, jajaran Polres Barito Timur, mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran agar menitipkan kendaraan di kantor polisi terdekat guna menghindari risiko pencurian.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menegaskan bahwa layanan penitipan kendaraan tersedia secara gratis bagi masyarakat selama periode mudik.

"Mudik aman, titipkan kendaraan di Polsek Dusun Timur. Layanan ini gratis. Kendaraan akan diperiksa petugas dan dipantau CCTV untuk mencegah terjadinya pencurian,” ujar IPDA Sulkhan Sururi di Tamiang Layang, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, fasilitas penitipan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat merayakan hari besar keagamaan maupun menjalani libur panjang.

Selain menyediakan penitipan kendaraan, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat Polri melalui nomor 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

"Layanan Polisi 110 bebas pulsa dan siap melayani masyarakat selama 24 jam. Jangan ragu menghubungi kami apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” tambahnya.

Ia berharap, dengan adanya fasilitas penitipan kendaraan dan layanan darurat tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Dusun Timur dan Kabupaten Barito Timur tetap aman dan kondusif selama arus mudik Lebaran. (zi/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Gencarkan Kampanye P4GN, Pasang Spanduk Anti-Narkoba di Selat Dalam

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas memasang spanduk bertema “Hidup Sehat Tanpa Narkoba” di pangkalan ojek Jalan Pemuda, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Budi Utomo bersama sejumlah personel sebagai langkah preventif mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Kapuas.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, mengatakan pemasangan spanduk dilakukan di lokasi strategis yang dinilai rawan serta menjadi titik aktivitas masyarakat.

"Lokasi ini cukup ramai dan memiliki potensi kerawanan. Karena itu kami hadir untuk memberikan pengingat sekaligus ajakan kepada masyarakat agar menjauhi narkoba,” ujar Budi.

Menurut dia, kampanye tersebut bertujuan mendorong masyarakat menjalani hidup bersih, sehat, dan berprestasi, serta berani menolak penyalahgunaan narkotika demi masa depan yang lebih baik.

Selain pemasangan spanduk, petugas juga memberikan edukasi secara langsung kepada warga sekitar melalui pendekatan humanis.

"Edukasi ini untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika,” kata AKP Budi.

Budi menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) guna mendukung terwujudnya Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Kelurahan Selat Dalam.

Ia menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam melindungi generasi muda dan masyarakat dari bahaya narkoba. (fah/jp).

Seluruh Personel Polsek Dusun Tengah Negatif Narkoba dalam Tes Urine Mendadak

TAMIANG LAYANG- Seluruh personel Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur dinyatakan negatif narkoba setelah menjalani tes urine yang digelar Selasa (3/3/2026) di Markas Komando Polsek Dusun Tengah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasi Propam bersama anggota Satresnarkoba dan tim Dokkes Polres Barito Timur. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh anggota sebagai bagian dari pengawasan internal dan komitmen menjaga integritas institusi.

Proses tes urine berlangsung transparan dan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kandungan Methamphetamine maupun zat terlarang lainnya pada seluruh personel yang diperiksa. Kegiatan berakhir pukul 10.30 WIB dalam situasi aman dan tertib.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, menegaskan bahwa tes urine tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

"Tes urine ini bentuk komitmen kami menjaga marwah institusi dan memastikan seluruh personel bersih dari narkoba. Polri harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkotika, dimulai dari internal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan serupa akan dilakukan secara berkala maupun mendadak sebagai bagian dari pembinaan disiplin. Menurutnya, integritas dan kedisiplinan anggota menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan hasil pemeriksaan seluruhnya negatif, Polsek Dusun Tengah menegaskan dukungannya terhadap upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (zi/jp).

Kepala Desa Belandean Apresiasi Warga atas Partisipasi Bersihkan Pohon Tumbang

MARABAHAN- Kepala Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Elly Rahmah, memberikan apresiasi kepada warga yang telah berpartisipasi dalam membersihkan pohon galam tumbang akibat derasnya angin menjelang magrib, Senin (2/3/2026) malam di Jalan Ray 17 RT. 014 Desa Belandean, sehingga mengakibatkan padamnya listrik.
 
Kegiatan ini melibatkan Linmas, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh pemuda dan nasyarakat setempat yang berpartisipasi membersihkan pohon tumbang tersebut.

Kades Belandean, Elly Rahmah, menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan kepedulian warga yang sigap menangani pohon tumbang tersebut. 

"Semoga Allah SWT membalas niat baik semua pihak yang terlibat,” ujar Kades Elly Rahmah kepada wartawan ini, Selasa (3/3/2026). 

Pohon galam yang tumbang sempat mengganggu akses jalan dan membahayakan keselamatan warga sekitar. Berkat kerja sama cepat warga dan aparat desa, pohon tersebut berhasil dibersihkan.

Sementara itu, Wakil Ketua LPM Desa Belandean, Jumadin, mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap pohon-pohon tinggi yang berada di pinggir jalan, terutama yang berdekatan dengan saluran listrik. 

"Partisipasi warga sangat penting untuk mencegah potensi kecelakaan," ucap Jumadin. (ali/jp).

Bundaran Ikon Kuala Pembuang Seruyan Rusak dan Gelap, Warga Kritik Pemeliharaan

KUALA PEMBUANG- Kondisi Bundaran 1 di Jalan Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, yang sempat dipercantik melalui proyek renovasi pemerintah daerah, kini memprihatinkan. Fasilitas pencahayaan tidak berfungsi, ornamen hilang, dan dekorasi terlihat terbengkalai.

Bundaran yang berada di jalur utama dan menjadi simpul aktivitas warga itu awalnya dirancang sebagai penanda visual identitas kota. Namun, pantauan media menunjukkan kondisi jauh dari kesan representatif sebagai wajah ibu kota kabupaten.

Sejumlah lampu hias yang dahulu menyala terang pada malam hari kini padam. Instalasi tulisan nama kota yang sering dijadikan latar swafoto warga terlihat kusam, bahkan sebagian komponennya rusak. Beberapa rangka dan material dekoratif tampak tidak terurus.

Renovasi bundaran dilakukan Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai bagian dari program penataan ruang kota. Proyek ini diklaim bertujuan memperkuat estetika kawasan sekaligus menegaskan identitas Kuala Pembuang sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi daerah.

Namun, kondisi saat ini menimbulkan pertanyaan soal pemeliharaan. Warga menilai pembangunan fisik tanpa sistem perawatan berkelanjutan berisiko membuat anggaran yang telah dikeluarkan sia-sia.

"Dulu malam hari terlihat terang dan indah. Sekarang gelap dan banyak yang rusak. Sangat disayangkan,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan.

Persoalan tanggung jawab pengawasan juga menjadi sorotan. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaan rutin fasilitas tersebut. Ketidakjelasan ini memunculkan kekhawatiran publik terkait tata kelola aset daerah.
Ketua PWRI Kabupaten Seruyan, Muhammad Yasir, menekankan bahwa keberhasilan proyek infrastruktur publik tidak hanya diukur dari pembangunan, tetapi juga keberlanjutan pengelolaannya. 

"Bundaran bukan sekadar elemen lalu lintas atau ruang olahraga, tetapi simbol kota. Ketika simbol itu dibiarkan rusak, yang terdampak bukan hanya estetika, tetapi juga citra pemerintah dalam mengelola pembangunan,” ujarnya.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret perbaikan menyeluruh, evaluasi sistem pengawasan, dan transparansi pengelolaan anggaran pemeliharaan. 

"Tanpa itu, siklus renovasi dan kerusakan dikhawatirkan akan terus berulang, meninggalkan beban biaya dan kekecewaan warga,” tandas Muhammad Yasir. (gan/jp). 

Polres Kapuas Ungkap Kasus Narkotika, Sabu 0,56 Gram Disita

KUALA KAPUAS- Satresnarkoba Polres Kapuas bersama Polsek Kapuas Hilir berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pelaku berinisial MF (38), warga Jalan Sari Pulau, Desa Pulau Mambulau, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas. Ia ditangkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat pada Minggu (1/3/2026) mengenai peredaran narkotika di wilayah tersebut.

"Berdasarkan informasi itu, dilakukan penyelidikan lapangan,” kata Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, Selasa (3/3/2026). 

Saat penggeledahan, petugas menemukan dua paket plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan total berat 0,56 gram, satu kotak rokok Surya Gudang Garam merah, satu tisu putih, satu celana panjang Levi’s biru, satu unit HP OPPO A5S merah, dan satu sepeda motor Yamaha Jupiter Z biru-hitam dengan nomor polisi KH 2324 BE. Penggeledahan disaksikan Lurah Barimba, Erni Sandan.

Barang bukti kemudian diuji menggunakan alat Test General Screening Drugs. Indikator yang semula berwarna kuning berubah menjadi biru setelah diuji, menandakan kandungan methamphetamine.

Atas perbuatannya, MF dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP jo. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (fah/jp). 

IBITEK Selama Ramadan Gelar Pengajian Rutin dan Fasilitasi PMB KIP Kuliah

BANJARMASIN- Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK) meliburkan kegiatan perkuliahan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Meski demikian, Rektor IBITEK, Dr. Yanuar Bachtiar SE MSi, menyatakan kampus tetap menggelar pengajian rutin mingguan yang diperuntukkan bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.

"Kegiatan ini diadakan agar Ramadan di IBITEK tetap berwarna dan bermakna bagi seluruh civitas akademika,” ujar Yanuar.

Selain itu, beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di IBITEK juga menyelenggarakan buka bersama. Menurut Yanuar, kegiatan buka bersama secara akademik tidak lagi digelar karena sudah terwakili oleh program UKM.

Di lingkungan kampus, IBITEK memiliki dua gedung penting, yaitu Gedung Rektorat Ir. H. Muhammad Said dan Gedung Pasca Sarjana Hajjah Norlatifah Said. Pemberian nama ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para pendiri Yayasan LPKNI yang berperan penting dalam pengembangan pendidikan di Kalimantan Selatan.

"Ini merupakan bentuk penghargaan kepada founder kami. Ir. H Muhammad Said adalah pendiri Yayasan LPKNI, sedangkan Hajjah Norlatifah Said adalah bendahara yayasan sekaligus salah satu founder. Pemberian nama gedung ini menjadi penghormatan bagi kontribusi mereka,” jelas Yanuar.

Kegiatan perkuliahan akan kembali dilaksanakan setelah libur cuti bersama. Sementara itu, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IBITEK dibuka hingga akhir Oktober 2026. Para calon mahasiswa diimbau segera mendaftar agar berkesempatan memperoleh Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

"Kami sarankan calon mahasiswa mendaftar lebih awal untuk memastikan prioritas dalam kuota KIP Kuliah yang ditetapkan pemerintah. Pendaftaran awal akan memberikan keuntungan lebih bagi calon penerima,” tegas Yanuar.

Beasiswa KIP Kuliah merupakan bantuan pendidikan pemerintah Indonesia bagi lulusan SMA/sederajat maksimal dua tahun sebelumnya yang berprestasi namun memiliki keterbatasan ekonomi. Bantuan mencakup pembebasan biaya pendidikan hingga 8 semester dan tunjangan biaya hidup bulanan. Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs KIP Kuliah.  (hru/jp). 

Pemkab Barito Timur Gelar Pelatihan Paralegal Pos Bantuan Hukum untuk 100 Desa dan 3 Kelurahan

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Pelatihan Paralegal Pos Bantuan Hukum (Posbankum) bagi perwakilan desa dan kelurahan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara, Selasa (3/3/2026). Kegiatan berlangsung selama dua hari, 3–4 Maret 2026.

Pelatihan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Barito Timur, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, serta calon paralegal. Kegiatan merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan Tengah, dan PLBH Pijar Barito.

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut atas peresmian Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan yang dilakukan pada 6 November 2025 di Palangka Raya oleh Menteri Hukum dan HAM RI.

Bupati Barito Timur, M. Yamin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Barito Timur, Misnohartaku, menyampaikan bahwa wilayahnya terdiri dari 10 kecamatan, 100 desa, dan 3 kelurahan. Dari 100 desa, 99 dipimpin kepala desa definitif, sementara satu desa, Desa Pinang Tunggal, masih dijabat pejabat kepala desa.

"Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi hukum masyarakat desa sekaligus memperkuat akses terhadap keadilan,” ujarnya. 

Saat ini, sebanyak 886 paralegal telah dibentuk di seluruh desa dan kelurahan, dengan rata-rata lima orang per desa. Karena keterbatasan kapasitas tempat, pelatihan kali ini hanya diikuti perwakilan dari masing-masing desa dan kelurahan.

Peserta pelatihan akan memperoleh sertifikasi paralegal dan diharapkan mampu memberikan layanan konsultasi hukum, membantu penyusunan dokumen hukum, serta mendampingi berbagai persoalan hukum tingkat desa, termasuk perkara perdata, sengketa tanah, warisan, dan persoalan hukum lainnya.

Sekda berharap, Pos Bantuan Hukum di setiap desa dan kelurahan dapat berfungsi optimal sebagai garda terdepan pelayanan hukum masyarakat, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan desa yang sadar hukum dan berkeadilan.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Hajrianor, menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah berhasil menempati peringkat ke-4 tercepat secara nasional dalam pembentukan Posbankum di desa dan kelurahan. Namun, kata dia, pembentukan Posbankum hanyalah langkah awal; tantangan berikutnya adalah memastikan layanan ini aktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Paralegal memiliki posisi strategis, bukan hanya menyelesaikan persoalan hukum tetapi juga membangun kesadaran hukum, mencegah konflik, dan menjaga harmoni sosial. Pelatihan ini bertujuan memastikan seluruh paralegal memahami mekanisme pendampingan, teknik komunikasi yang baik, serta tata cara pelaporan yang akuntabel,” ujarnya.

Hajrianor menegaskan, keberhasilan Provinsi Kalimantan Tengah harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pelaporan, dan menjamin konsistensi layanan hukum berbasis desa. 

"Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif bertanya, dan manfaatkan setiap materi. Jadilah paralegal profesional, berintegritas, dan menjadi solusi bagi masyarakat,” pesannya. (zi/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes