BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Rabu, 05 Agustus 2026

DPRD Kalsel Segera Gelar RDP Bahas Anjloknya Harga Ayam dan Telur, Cari Solusi untuk Peternak

BANJARMASIN- DPRD Provinsi Kalimantan Selatan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh pemangku kepentingan menyusul keluhan pelaku usaha perunggasan terkait anjloknya harga ayam dan telur serta dampak pemadaman listrik bergilir terhadap usaha peternakan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas audiensi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Selatan yang diterima Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK didampingi Sekretaris Komisi II H Jahrian di Gedung DPRD Kalsel, Rabu (5/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Pinsar Kalsel menyampaikan kondisi industri perunggasan di daerah yang dinilai sedang tidak kondusif akibat harga ayam dan telur yang terus berfluktuasi dan belum berpihak kepada peternak. Selain itu, pemadaman listrik bergilir juga disebut turut menambah beban operasional usaha peternakan.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, mengatakan DPRD menerima seluruh aspirasi yang disampaikan para peternak sebagai bahan untuk dicarikan solusi bersama.

"Atas nama DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, kami menerima dengan baik aspirasi dari Pinsar Kalsel. Dunia perunggasan ini sangat penting karena menyangkut ketersediaan protein hewani bagi masyarakat Banua sekaligus keberlangsungan ribuan pelaku UMKM peternak," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kalsel akan mengundang seluruh instansi dan lembaga terkait dalam RDP guna membahas langkah konkret untuk menstabilkan kondisi sektor perunggasan.

"Kami tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Dalam waktu dekat DPRD akan menggelar RDP dengan menghadirkan Dinas Peternakan, Dinas Perdagangan, Karantina, Bulog, serta seluruh asosiasi peternak. Tujuannya satu, mencari solusi konkret agar harga kembali stabil dan usaha peternakan tidak terus terganggu," tegas H Supian HK.

Ia menjelaskan, RDP nantinya akan memfokuskan pembahasan pada dua isu utama, yakni stabilisasi harga ayam dan telur agar tidak merugikan peternak maupun konsumen, serta penguatan koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, DPRD Kalsel berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan tersebut melalui fungsi pengawasan dan penganggaran.

"Kami di DPRD siap mengawal melalui fungsi anggaran dan pengawasan. Jika sektor perunggasan terganggu, dampaknya akan meluas terhadap harga pangan dan daya beli masyarakat Banua. Karena itu, langkah bersama harus segera dilakukan," pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Belajar dari Gunungkidul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pemberdayaan Ekonomi

GUNUNGKIDUL- Memasuki hari kedua kegiatan kaji tiru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai upaya memperkuat kapasitas pemerintahan melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antardaerah, Rabu (5/8/2026). 

Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh agama, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemerintah daerah membahas berbagai isu strategis, di antaranya penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pendidikan, pengawasan berbasis digital, percepatan penurunan stunting, hingga penanggulangan kemiskinan ekstrem.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada Bupati Gunungkidul beserta jajaran atas sambutan hangat yang diberikan. Menurutnya, kegiatan kaji tiru bukan sekadar meniru kebijakan daerah lain, melainkan menjadi sarana memperluas wawasan, menyerap inovasi, dan memperoleh pembelajaran yang dapat diadaptasi sesuai karakteristik serta kebutuhan Kabupaten Barito Utara.

"Hasil kaji tiru ini tidak semata-mata untuk ditiru secara utuh, melainkan menjadi bahan pembelajaran yang akan kami sesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, dan kemampuan Pemerintah Kabupaten Barito Utara," ujar H Shalahuddin.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyambut baik kunjungan rombongan Barito Utara. Ia mengapresiasi keunikan rombongan yang selalu melibatkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Utara dalam setiap agenda kunjungan kerja.

Pada kesempatan tersebut, Endah juga memaparkan sejumlah kebijakan daerah yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus pelestarian lingkungan. Salah satunya adalah kebijakan penggunaan produk pangan lokal dalam setiap kegiatan resmi pemerintah.

"Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak menyajikan makanan dan minuman berbahan dasar gandum, seperti roti, dalam kegiatan kedinasan. Sebagai gantinya, kami mengutamakan hasil pertanian lokal seperti olahan singkong, ubi, jagung, porang, kacang-kacangan, hingga hasil laut," jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menerapkan kebijakan tidak menyajikan buah impor dalam jamuan resmi. Seluruh kebutuhan buah dipenuhi dari hasil pertanian lokal, seperti pisang raja, sawo, dan jambu. Kebijakan ramah lingkungan lainnya adalah mengganti karangan bunga berbahan styrofoam dengan tanaman hidup atau rangkaian sayuran sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan.

Kegiatan kaji tiru ini diharapkan semakin mempererat sinergi antarpemerintah daerah serta melahirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di Kabupaten Barito Utara guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (emca/jp). 

Bangun Karakter dan Bibit Atlet Muda, Disdik Barito Timur Gelar Lomba Senam Anak Indonesia Hebat Tingkat SD

TAMIANG LAYANG- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur mendorong penguatan karakter dan budaya hidup sehat peserta didik melalui Lomba Senam Anak Indonesia Hebat jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Barito Timur Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti perwakilan 10 kecamatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Rabu (5/8/2026).

Sebanyak 50 peserta didik dari jenjang SD ambil bagian dalam perlombaan ini, dengan didampingi 10 guru pendamping. Setiap kecamatan mengirimkan satu tim yang terdiri dari lima peserta untuk berkompetisi menampilkan kemampuan terbaik dalam olahraga senam.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, H Bunyamin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan memiliki daya saing melalui implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

"Tujuh kebiasaan tersebut, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat, menjadi fondasi penting dalam membentuk murid yang sehat, disiplin, berintegritas, dan berdaya saing," ujarnya.

Menurutnya, Lomba Senam Anak Indonesia Hebat tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pengembangan potensi dan pembentukan karakter peserta didik.

"Melalui kegiatan ini, murid dapat berinovasi, berprestasi, serta berkompetisi secara sehat dengan tetap menjunjung tinggi semangat sportivitas," katanya.

Ia menambahkan, lomba tersebut juga menjadi langkah strategis untuk menemukan dan membina bibit-bibit berbakat di bidang olahraga senam agar dapat dikembangkan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan para juri agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi integritas dalam memberikan penilaian kepada seluruh peserta.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar (PPSD) Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Erik Bimantara, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Nomor 800/1333/1.1/2026 tanggal 27 Juli 2026 tentang Pembentukan Panitia Lomba Senam Anak Indonesia Hebat Jenjang SD Tingkat Kabupaten Barito Timur Tahun 2026.

"Peserta lomba berjumlah 50 orang yang terdiri dari 10 tim perwakilan kecamatan. Selain itu, terdapat 10 guru pendamping sehingga total peserta kegiatan mencapai 60 orang," jelas Erik.

Erik menyebutkan, bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani, membangun kebiasaan hidup sehat, menanamkan disiplin sejak dini, serta menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan jiwa sportivitas peserta didik.

"Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat persatuan dan kebersamaan antarpeserta didik melalui kegiatan positif dan edukatif," pungkasnya. (zi/jp). 

Heri Iswandi Serahkan Tongkat Kepemimpinan Desa Beringin kepada Hadimulah

MARABAHAN- Pemerintah Desa Beringin, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, menggelar acara pisah sambut Kepala Desa di Balai Desa Beringin, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Heri Iswandi dan dimulainya kepemimpinan Hadimulah sebagai Kepala Desa Beringin.

Acara tersebut dihadiri Camat Alalak, unsur Forkopimcam, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Tim Penggerak PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga Desa Beringin.

Dalam sambutannya Heri Iswandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan perangkat desa yang telah memberikan dukungan selama dirinya memimpin. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa jabatannya masih terdapat kekurangan.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Beringin atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Mari kita bersama-sama mendukung kepemimpinan Bapak Hadimulah agar pembangunan Desa Beringin semakin maju," ujar Heri.

Sementara itu, Kepala Desa Beringin yang baru, Hadimulah, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Mohon doa restu dan dukungan dari seluruh warga. Mari bersama-sama membangun Desa Beringin agar semakin maju, sejahtera, dan religius. Pintu saya selalu terbuka untuk menerima aspirasi masyarakat," kata Hadimulah.

Pada kesempatan yang sama, Camat Alalak mengapresiasi dedikasi Heri Iswandi selama memimpin Desa Beringin. Ia juga berharap Hadimulah segera melakukan konsolidasi dengan perangkat desa serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa guna mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi penyerahan memori jabatan dari Heri Iswandi kepada Hadimulah sebagai simbol estafet kepemimpinan, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat. (fah/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Perkuat Sinergi dengan Pemdes, Gencarkan Edukasi Cegah Karhutla dan Hoaks

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, Aipda Mujiono, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Desa Bagok melalui kegiatan sambang kamtibmas yang disertai sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), literasi digital, serta layanan Call Center 110 Polri, di Kantor Desa Bagok, RT 02, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, dalam rangka mempererat koordinasi antara Polri dan pemerintah desa guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Dalam kegiatan itu, Aipda Mujiono berdialog dengan Kepala Desa Bagok beserta perangkat desa untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung berbagai program pemeliharaan kamtibmas.

Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan pentingnya pencegahan karhutla dengan mengimbau masyarakat agar tidak membuka hutan maupun lahan dengan cara dibakar. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, serta berpotensi menimbulkan sanksi hukum.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk mencegah karhutla dan meningkatkan kesadaran dalam bermedia sosial.

"Bhabinkamtibmas hadir sebagai mitra masyarakat. Sinergi dengan pemerintah desa menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas, mencegah karhutla, serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya. Penyaringan informasi sebelum dibagikan dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan dan mengganggu stabilitas kamtibmas.

Tak hanya itu, Bhabinkamtibmas turut menyosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Barito Timur sebagai sarana pengaduan dan pelayanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis ketika membutuhkan bantuan atau dalam situasi darurat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan Pemerintah Desa Bagok semakin erat sehingga upaya pencegahan karhutla, peningkatan kesadaran bermedia sosial, dan pemeliharaan kamtibmas dapat berjalan lebih efektif dengan dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat. (zi/jp). 

Wabup HSS Dorong Penerapan Manajemen Talenta untuk Perkuat Sistem Merit ASN

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, membuka kegiatan Pendampingan Penerapan Manajemen Talenta dalam Sistem Merit Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Ramu, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kepegawaian berbasis kompetensi guna mewujudkan birokrasi yang profesional dan berintegritas.

Dalam sambutannya Wakil Bupati H Suriani, menegaskan bahwa penerapan Sistem Merit merupakan fondasi penting dalam menciptakan manajemen ASN yang objektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.

Menurutnya, Manajemen Talenta menjadi strategi utama dalam menyiapkan sumber daya aparatur yang berkualitas melalui pengelolaan ASN berdasarkan kompetensi, kualifikasi, potensi, prestasi, dan capaian kinerja. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan pemimpin birokrasi yang kompeten, berintegritas, serta adaptif menghadapi tantangan pembangunan.

Wabup mengajak seluruh organisasi perangkat daerah untuk berkomitmen mendukung implementasi Manajemen Talenta secara berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup pendataan kompetensi ASN, penilaian kinerja, pengembangan kapasitas, hingga pembinaan karier yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan terukur.

"Melalui penerapan Manajemen Talenta yang konsisten, kita berharap mampu menghadirkan ASN yang unggul, profesional, dan berintegritas sehingga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat terus meningkat," ujarnya.

Ia berharap kegiatan pendampingan ini dapat mengoptimalkan penerapan Sistem Merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan sekaligus memperkuat reformasi birokrasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan tersebut dihadiri Tim Pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda HSS, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Hulu Sungai Selatan beserta jajaran, serta perwakilan peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (ari/jp). 

Kelurahan Pelambuan Terima Siswa PKL, Bekali Pengalaman Administrasi dan Pelayanan Publik

BANJARMASIN- Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin kembali menerima siswa dan mahasiswa peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan kompetensi peserta didik melalui pengalaman kerja di lingkungan pemerintahan.

Program magang yang dikoordinasikan melalui satuan pendidikan di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut bertujuan menyelaraskan kompetensi peserta didik dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program ini, siswa dan mahasiswa memperoleh kesempatan menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku pendidikan sekaligus mengenal budaya kerja profesional.

Di Kelurahan Pelambuan, peserta PKL dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan, mulai dari pelayanan administrasi kepada masyarakat, pengelolaan administrasi perkantoran, hingga mengikuti apel dan aktivitas kedinasan bersama aparatur kelurahan.

Lurah Pelambuan, Junaidi, S.Hut., mengatakan penerimaan peserta PKL merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun ajaran baru berdasarkan pengajuan dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun perguruan tinggi.

"Tujuan utama magang adalah menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama belajar sekaligus membangun keterampilan dan etos kerja yang akan menjadi bekal saat memasuki dunia kerja setelah lulus," ujar Junaidi, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, kehadiran peserta PKL juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan tata kelola pemerintahan dan menanamkan budaya pelayanan publik kepada generasi muda.

"Kami berharap para peserta memperoleh pengalaman nyata mengenai pelayanan kepada masyarakat, memahami tata kelola pemerintahan, serta memiliki bekal dan kepercayaan diri yang lebih baik ketika memasuki dunia kerja," tambahnya.

Melalui program tersebut, Kelurahan Pelambuan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan ruang belajar yang aplikatif bagi siswa dan mahasiswa, khususnya di bidang administrasi pemerintahan dan pelayanan publik. (rhmt/jp). 

Hari Jadi ke-24 Seruyan, Bupati Ajak Seluruh Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan di Halaman Kantor Bupati Seruyan, Rabu (5/8/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema "Bersama Berkarya untuk Seruyan Sejahtera".

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda selaku inspektur upacara. Peringatan hari jadi tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan pembangunan Kabupaten Seruyan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Setda Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo yang mewakili Gubernur H Agustiar Sabran, serta sejumlah kepala daerah dan pejabat dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah, unsur forkopimda Seruyan, Sekda, kepala OPD, camat, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. 
Dalam amanatnya, Bupati Ahmad Selanorwanda menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan kepada seluruh masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

"Semoga momentum ini semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Seruyan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," ujar Bupati.

Sementara itu, kehadiran personel Polres Seruyan dalam upacara tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Seruyan. 

Selain melakukan pengamanan, kehadiran Polri juga menjadi wujud komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. (gan/jp). 

Polres Bartim dan Bhayangkari Salurkan 200 Paket Sembako bagi Warga Kurang Mampu

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur bersama Bhayangkari Cabang Barito Timur menggelar bakti sosial dengan menyalurkan 200 paket sembako kepada warga kurang mampu di sejumlah desa binaan Bhabinkamtibmas, Rabu (5/8/2026).

Pendistribusian bantuan diawali dengan pelepasan rombongan bakti sosial oleh Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, didampingi Wakapolres Kompol Alexsander F. Sitepu, Ketua Cabang Bhayangkari, dan Wakil Ketua Cabang Bhayangkari di halaman Mapolres Barito Timur.

Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Kapolres sebagai simbol dimulainya penyaluran bantuan. Selanjutnya, para Bhabinkamtibmas bergerak menuju desa binaan masing-masing untuk menyerahkan paket sembako secara langsung kepada warga penerima manfaat.

Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi Polres Barito Timur dan Bhayangkari dalam menghadirkan kepedulian sosial kepada masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan warga di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan bakti sosial merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus semakin mempererat hubungan antara Polri dan warga di wilayah binaan Bhabinkamtibmas," ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua Cabang Bhayangkari Polres Barito Timur, Ny. Yuyun Eddy Santoso, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bhayangkari Peduli yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

"Program Bhayangkari Peduli merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Kami berharap paket sembako yang disalurkan dapat membantu meringankan beban warga yang membutuhkan serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial," katanya.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Barito Timur dan Bhayangkari berharap sinergi dengan masyarakat terus terjalin sehingga tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan sejahtera di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Kapolres Bartim Lepas Baksos Bhabinkamtibmas, 200 Paket Sembako Disalurkan kepada Warga

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, didampingi Wakapolres Kompol Alexsander F. Sitepu, bersama Ketua Cabang Bhayangkari dan Wakil Ketua Cabang Bhayangkari, secara simbolis melepas rombongan bakti sosial Bhabinkamtibmas di halaman Mapolres Barito Timur, Rabu (5/8/2026).

Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Kapolres sebagai tanda dimulainya pendistribusian bantuan sosial ke desa-desa binaan. Sebanyak 200 paket sembako disiapkan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui para Bhabinkamtibmas.

Usai pelepasan, seluruh Bhabinkamtibmas bergerak menuju wilayah tugas masing-masing guna memastikan bantuan diterima langsung oleh warga sasaran. Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah warga, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, mengatakan bakti sosial merupakan bagian dari komitmen Polres Barito Timur dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan di wilayah binaan Bhabinkamtibmas. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," ujar Kapolres.

Sementara itu, Wakapolres Barito Timur, Kompol Alexsander F. Sitepu menegaskan, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Polri di desa. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Bhabinkamtibmas juga menjadi penghubung dalam membangun kedekatan, kebersamaan, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Barito Timur berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Bacok Pedagang di Pasar Saik, Terduga Pelaku Dibekuk Resmob Polres Seruyan dalam Hitungan Jam

KUALA PEMBUANG- Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Seruyan bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pembacokan terhadap seorang pedagang di kawasan Pasar Saik, Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Terduga pelaku berinisial A berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah peristiwa yang terjadi pada Selasa (4/8/2026).

Korban berinisial NJ, yang diketahui merupakan pedagang di Pasar Saik, mengalami luka serius setelah diduga diserang menggunakan senjata tajam jenis parang. Korban segera dilarikan ke RSUD Kuala Pembuang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan dugaan aksi pembacokan juga beredar luas di media sosial dan menarik perhatian publik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh personel Resmob Polres Seruyan. Setelah melakukan penyelidikan dan pengejaran, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku di kawasan yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Terduga pelaku diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Seruyan untuk menjalani pemeriksaan.

"Kami masih mendalami motif pembacokan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti guna mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh," ujar Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasat Reskrim AKP M. Affandi di Kuala Pembuang, Rabu (5/8/2026).

Menurut AKP M. Affandi, penyidik masih terus melengkapi alat bukti dan memastikan proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang. Penyidik juga menunggu kondisi korban membaik agar dapat dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyidikan.

AKP M. Affandi menegaskan, cepatnya penangkapan terduga pelaku merupakan bentuk respons kepolisian dalam menangani tindak kriminal yang meresahkan masyarakat. 

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak berspekulasi mengenai motif kejadian, serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada penyidik hingga tuntas. (gan/jp). 

Selasa, 04 Agustus 2026

Komisi III DPRD Kalsel Evaluasi Kinerja DESDM, Soroti Serapan Anggaran Perubahan 2026

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengevaluasi capaian kinerja dan realisasi anggaran Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Kalimantan Selatan dalam rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Komisi III DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat No. 18, Banjarmasin, Selasa (4/8/2026).

Rapat tersebut bertujuan memastikan seluruh program dan kegiatan DESDM telah disusun serta dilaksanakan sesuai target, sasaran, dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, mengatakan pihaknya telah mencermati paparan Kepala DESDM terkait realisasi kinerja, realisasi fisik, dan realisasi keuangan Tahun Anggaran 2026.

"Kami mengapresiasi capaian kinerja DESDM. Berdasarkan data per 31 Juli 2026, sebagian besar indikator kinerja telah melampaui 77 persen, bahkan beberapa di antaranya telah mencapai 100 persen. Namun, realisasi fisik baru mencapai 61 persen, sedangkan realisasi keuangan masih berada di angka 46 persen," ujarnya.

Selain mengevaluasi capaian kinerja, Komisi III juga membahas usulan anggaran perubahan Tahun Anggaran 2026 senilai lebih dari Rp1,6 miliar.

Apt. Mustaqimah meminta DESDM menyusun rincian kegiatan yang akan dibiayai melalui anggaran perubahan agar penggunaannya lebih terukur dan tepat sasaran. Ia berharap seluruh target program maupun serapan anggaran dapat terealisasi secara optimal hingga akhir tahun.

"Ada beberapa kegiatan yang memerlukan tambahan anggaran. Kami meminta agar usulan tersebut dirinci secara jelas. Dari penjelasan yang disampaikan, DESDM optimistis seluruh target anggaran dan program dapat tercapai hingga akhir Tahun Anggaran 2026," tegasnya. (sar/ali/jp).

Komisi III DPRD Kalsel Dalami Usulan Perubahan APBD 2026, BAPPEDA : Fokus pada Penataan Ulang Anggaran

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat kerja bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kalimantan Selatan untuk membahas usulan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Selasa (4/8/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Achmad Maulana. Sementara BAPPEDA dipimpin Kepala BAPPEDA, Suprati Tri Astuti, didampingi jajaran.

Dalam rapat tersebut, BAPPEDA memaparkan usulan perubahan APBD 2026 yang disusun berdasarkan perkembangan pelaksanaan program pembangunan, penyesuaian prioritas daerah, serta kondisi fiskal Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Komisi III menelaah secara mendalam setiap usulan, khususnya yang berkaitan dengan sektor infrastruktur, perhubungan, energi, lingkungan hidup, dan bidang lain yang menjadi ruang lingkup komisi. Pembahasan dilakukan untuk memastikan perubahan anggaran mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Achmad Maulana, menegaskan pembahasan perubahan APBD harus dilakukan secara cermat, transparan, dan akuntabel.

"Setiap program yang diusulkan harus memiliki manfaat nyata bagi masyarakat serta selaras dengan visi pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Provinsi Kalimantan Selatan, Suprati Tri Astuti, menjelaskan bahwa usulan Perubahan APBD 2026 bukan merupakan penambahan anggaran dalam jumlah besar, melainkan penataan ulang alokasi anggaran yang telah tersedia agar lebih sesuai dengan kebutuhan pembangunan saat ini.

"Secara umum pagu anggaran hampir tidak berubah. Yang dilakukan adalah penyesuaian komposisi atau relokasi anggaran sehingga pelaksanaan program lebih efektif dan tepat sasaran," jelasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu menjawab dinamika pembangunan serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Melalui rapat kerja tersebut, pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 diharapkan dapat berjalan optimal sehingga program-program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat dilaksanakan secara efektif, berkelanjutan, dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. (sar/ali/jp).

Komisi II DPRD Kalsel Evaluasi Serapan Anggaran 2026, Prioritaskan Program Berdampak bagi Masyarakat

BANJARMASIN- Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengevaluasi realisasi serapan anggaran dan capaian program sejumlah perangkat daerah sebagai bahan penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Evaluasi dilakukan dalam rapat kerja yang digelar pada Selasa (4/8/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Jahrian, dan dihadiri mitra kerja Komisi II, yakni Badan Pendapatan Daerah, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan.

Pembahasan difokuskan pada perkembangan pelaksanaan program dan tingkat serapan anggaran masing-masing perangkat daerah. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar bagi Komisi II dalam memberikan rekomendasi saat pembahasan Perubahan APBD 2026 bersama Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Jahrian, mengatakan realisasi anggaran merupakan indikator penting untuk menilai efektivitas pelaksanaan program sekaligus menentukan prioritas anggaran pada perubahan APBD.

"Kami ingin melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program dan serapan anggaran masing-masing perangkat daerah. Dari situ akan terlihat program mana yang perlu terus diperkuat dan diperjuangkan," ujarnya.

Menurut H Jahrian, keterbatasan kapasitas fiskal daerah mengharuskan pemerintah dan DPRD menetapkan skala prioritas secara cermat agar setiap alokasi anggaran memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

"Program yang akan kami dorong nantinya harus memiliki dampak yang jelas, sesuai kebutuhan masyarakat, serta sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan," tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menyusun kebijakan anggaran yang efektif, tepat sasaran, serta mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Melalui evaluasi tersebut, Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berharap pembahasan Perubahan APBD 2026 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih berkualitas, berorientasi pada hasil, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (sar/ali/jp).

Pj Sekda Murung Raya Buka Sosialisasi Perbup PJPK 2026–2030, Perkuat Arah Pembangunan Berbasis Kependudukan

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2026 tentang Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Murung Raya Tahun 2026–2030 di Aula Bapperida Kabupaten Murung Raya, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan dibuka Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, narasumber dari LPPM Universitas Palangka Raya Bambang S. Lautt dan Jackson P. Mairing, kepala perangkat daerah, pejabat terkait, serta peserta sosialisasi.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Pj Sekda, Sarwo Mintarjo, menegaskan bahwa pembangunan kependudukan merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Penduduk tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek sekaligus modal utama dalam mewujudkan kemajuan daerah.

Ia mengatakan, Dokumen PJPK 2026–2030 bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan arah kebijakan strategis yang mengintegrasikan berbagai sektor pembangunan. Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2026 menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah untuk mengintegrasikan perspektif kependudukan ke dalam kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan.

Ia juga menekankan lima fokus utama dalam PJPK 2026–2030, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan keluarga, pengendalian kuantitas penduduk, pemerataan persebaran penduduk, serta peningkatan kualitas data kependudukan. Kelima fokus tersebut diarahkan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, berpendidikan, dan berdaya saing.

Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional bertajuk SI PELANDUK (Strategi Implementasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Murung Raya) yang digagas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A DALDUKKB) Kabupaten Murung Raya, Pirman Prihatin.

Sarwo juga memberikan apresiasi terhadap inovasi tersebut. Menurutnya, SI PELANDUK diharapkan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat implementasi kebijakan, serta memastikan PJPK menjadi acuan dalam proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah.

Sebagai tindak lanjut sosialisasi, Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan membentuk Forum Koordinasi Daerah Implementasi PJPK. Forum tersebut akan menjadi wadah kolaborasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk menyusun langkah strategis, menyelaraskan kebijakan, serta mengawal pelaksanaan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di Kabupaten Murung Raya selama periode 2026–2030. (dsk/maya/jp). 

Polsek Dusun Tengah Dukung Swasembada Pangan, Panen Jagung 14 Ton dan Salurkan Bantuan kepada Petani

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan panen jagung pakan ternak di lahan milik Abdul Rozak yang berlokasi di Desa Unsum, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolsek Dusun Tengah, Bripda Afrijal, personel Brimob Batalyon C Pelopor, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Raren Batuah, serta para petani jagung Desa Unsum.

Panen dilakukan di lahan seluas 3,5 hektare dengan hasil produksi mencapai 14 ton jagung pakan ternak. Selain membantu proses panen, Polsek Dusun Tengah juga menyerahkan bantuan kepada petani berupa 200 kilogram pupuk dan empat kantong benih jagung, masing-masing berisi satu kilogram.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya memperkuat swasembada pangan nasional.

"Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani, mulai dari proses budidaya hingga panen. Kami juga berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat," ujar IPTU Stefanus Rantealo.

Ia menambahkan, peningkatan produksi jagung pakan ternak di Kecamatan Raren Batuah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasokan ke Bulog Buntok. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat serta peluang ekonomi dari budidaya jagung pakan.

Melalui sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Kaji Tiru ke DIY, Pelajari Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

YOGYAKARTA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melaksanakan kunjungan kerja berupa kaji tiru ke Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (4/8/2026), guna mempelajari praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan, akuntabilitas kinerja, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin Bupati H Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, beserta jajaran kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), tokoh agama, dan undangan lainnya. Kunjungan berlangsung di Ghedong Pracimasana, Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur DIY.

Kedatangan rombongan disambut Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, yang mewakili Gubernur DIY.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Pemerintah DIY dalam berbagi pengalaman penyelenggaraan pemerintahan.

"Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami sekaligus bentuk nyata semangat kolaborasi antardaerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik," ujarnya.

Menurut H Shalahuddin, kaji tiru tersebut menjadi sarana untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan Pemerintah DIY.

Hasil kunjungan ini diharapkan menjadi referensi dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif, menyempurnakan tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.

Sementara itu, Gubernur DIY dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, menegaskan bahwa studi banding tidak sekadar menjadi ajang melihat keberhasilan daerah lain, tetapi harus dimaknai sebagai proses mempelajari pengalaman, menemukan prinsip-prinsip yang relevan, kemudian mengadaptasinya sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa orientasi pembangunan saat ini harus bergeser dari sekadar menghasilkan output menjadi menciptakan outcome dan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerintah DIY juga memaparkan capaian akuntabilitas kinerja dengan mempertahankan predikat A (Sangat Memuaskan) dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dari Kementerian PAN-RB selama delapan tahun berturut-turut sejak 2018.

Keberhasilan tersebut, menurut dr. Gregorius Anung Trihadi, ditopang oleh komitmen kepemimpinan yang kuat, sinergi antarperangkat daerah, tata kelola yang transparan, pemanfaatan teknologi secara optimal, serta budaya kerja yang terbuka terhadap inovasi.

dr. Gregorius Anung Trihadi berharap kunjungan kaji tiru ini menghasilkan diskusi yang terbuka, substantif, dan konstruktif sehingga dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, baik di Kabupaten Barito Utara maupun daerah lainnya. (emca/jp). 

Kerja Bakti Massal Sambut HUT Bartim ke-24 dan HUT ke-81 RI, Pemkab Bersihkan Kawasan Strategis Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar kerja bakti massal, Selasa (4/8/2026) pagi, sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Barito Timur dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu. Seluruh peserta terlebih dahulu berkumpul di halaman Kantor Bupati Barito Timur sebelum bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan.

Kerja bakti melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta berbagai satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Masing-masing instansi mengerahkan sedikitnya 20 personel yang mengenakan pakaian dinas lapangan atau pakaian olahraga serta membawa peralatan kebersihan.

Fokus pembersihan dilakukan di sejumlah kawasan strategis Kota Tamiang Layang, meliputi sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani mulai dari lampu merah simpang Jalan Nansarunai hingga Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Timur. Selain itu, kegiatan juga menyasar kawasan Kantor Bupati Barito Timur dan Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara.

Sebelum kegiatan dimulai, Ari Panan Putut Lelu memberikan arahan kepada seluruh peserta di halaman Kantor Bupati Barito Timur. Ia mengajak seluruh aparatur menjaga kekompakan dan menumbuhkan semangat gotong royong sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kerja bakti ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang bertujuan membangun budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta bergotong royong menyapu jalan, memungut sampah, memangkas rumput liar, merapikan taman, hingga membersihkan saluran drainase. Aksi bersama tersebut membuat kawasan pusat pemerintahan dan ruang publik terlihat lebih bersih, rapi, dan tertata.

Pelaksanaan kerja bakti dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Timur untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan efektif.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap semangat gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat. Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan diharapkan menjadi budaya yang terus dijaga, sehingga Barito Timur tidak hanya siap menyambut HUT ke-24 kabupaten dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga semakin mewujudkan daerah yang S.E.G.A.H., yakni Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah, dan Harmonis. (zi/jp).

Kapolres Tanah Laut Dampingi Forkopimda Kalsel Tinjau PLTU Asam-Asam, Dorong Percepatan Pemulihan Listrik

PLEIHARI- Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mendampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan peninjauan ke PT PLN Indonesia Power UBP Asam-Asam (PLTU Asam-Asam), Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (4/8/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan pasokan listrik menyusul pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Rombongan dipimpin Gubernur Kalimantan SelatanH, H Muhidin, didampingi Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Kabinda Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Sentot Adi Dharmawan, serta dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan. Turut hadir Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tanah Laut.

Dalam pemaparannya, manajemen PT PLN Indonesia Power menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih dalam tahap pemulihan akibat gangguan pada Generator PLTU Asam-Asam Unit 3. Saat ini, unit tersebut masih menjalani proses perbaikan dan pengujian sebelum kembali dioperasikan.

Forkopimda meninjau langsung lokasi perbaikan Unit 3 guna memastikan progres pekerjaan di lapangan. Selain itu, PLN memaparkan perkembangan pemulihan sistem kelistrikan Kalselteng, kondisi terkini pembangkit, serta langkah-langkah percepatan agar Unit 3 segera kembali beroperasi secara optimal.

Peninjauan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah dan aparat terhadap upaya PLN mempercepat normalisasi pasokan listrik. Sinergi lintas instansi dinilai penting untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan, mengurangi dampak pemadaman, serta memastikan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor strategis tetap terpenuhi.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, menegaskan Polres Tanah Laut siap mendukung pengamanan dan koordinasi selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami siap mendukung penuh pengamanan dan koordinasi lintas instansi agar proses perbaikan infrastruktur kelistrikan berjalan aman, lancar, dan dapat mempercepat pemulihan pasokan listrik bagi masyarakat," tegas Kapolres. (fah/lim/jp). 

Komisi III DPRD Kalsel Dorong Kawasan Perkantoran Pemprov Jadi Destinasi Wisata Religi dan Edukasi

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong pengembangan kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru sebagai destinasi wisata religi dan edukasi. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang berkunjung ke kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari hingga Kebun Raya Banua.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, mengatakan peningkatan kunjungan masyarakat perlu diimbangi dengan penguatan sarana dan prasarana pendukung agar kawasan tersebut semakin nyaman, mudah diakses, dan memiliki nilai tambah sebagai ruang publik.

"Saat ini jumlah pengunjung di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel terus meningkat. Karena itu, bersama BRIDA kami mendorong kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua dikembangkan menjadi destinasi wisata religi dan edukasi," ujarnya saat Rapat Kerja Komisi III DPRD Kalsel bersama BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Selasa (4/8/2026).

Selain pengembangan destinasi, Mustaqimah juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas umum, khususnya integrasi transportasi menuju kawasan perkantoran.

"Kami mendorong penyediaan fasilitas umum, termasuk halte Bus Trans Banjarbakula, sehingga akses masyarakat menuju kawasan ini semakin mudah, nyaman, dan terintegrasi," katanya.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, menyatakan siap mendukung melalui penyusunan kajian dan riset sebagai dasar pengembangan kawasan.

Menurutnya, kajian tersebut akan difokuskan pada penguatan sarana pendukung, integrasi transportasi publik, serta pengembangan potensi wisata religi dan edukasi di kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua.

Melalui kolaborasi antara DPRD dan BRIDA, pengembangan kawasan Perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan diharapkan mampu menghadirkan ruang publik yang representatif, meningkatkan kenyamanan masyarakat, sekaligus memperkuat daya tarik Banjarbaru sebagai pusat pemerintahan, wisata religi, dan edukasi di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

30 Calon Paskibraka Barito Timur Jalani Pemusatan Latihan Hingga 15 Agustus

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 30 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Timur mulai menjalani pemusatan latihan sejak 3 Agustus 2026 sebagai persiapan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Latihan akan berlangsung hingga 15 Agustus 2026, dan dilakukan pengukuhan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ketua Panitia Seleksi Paskibraka Kabupaten Barito Timur, Anda Kriselina, melalui Heryudiansyah, Selasa (4/8/2026), mengatakan seluruh peserta yang mengikuti pemusatan latihan berjumlah 30 orang, terdiri atas 15 laki-laki dan 15 perempuan. Selama mengikuti kegiatan, para peserta diinapkan di Hotel Ade Tamiang Layang.

Menurut Heryudiansyah, pemusatan latihan bertujuan membentuk kesiapan fisik, mental, disiplin, serta kemampuan teknis peserta dalam melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Ia menjelaskan, proses pelatihan melibatkan instruktur dari unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ketiga unsur tersebut memberikan pembinaan secara terpadu guna memastikan seluruh peserta mampu menjalankan tugas sesuai standar yang ditetapkan.

Selama masa pemusatan latihan, peserta juga diwajibkan mematuhi seluruh jadwal dan tata tertib yang telah ditetapkan panitia. Selain pembinaan fisik dan baris-berbaris, peserta akan dibekali penguatan karakter, jiwa kepemimpinan, serta tanggung jawab sebagai anggota Paskibraka.

Heryudiansyah mengimbau seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, mempertahankan disiplin, dan mengikuti setiap rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh. 

"Dengan persiapan yang maksimal, diharapkan seluruh anggota Paskibraka dapat melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barito Timur secara sukses dan khidmat. (zi/jp).

Senin, 03 Agustus 2026

Komisi III DPRD Kalsel Bahas Perubahan APBD 2026, Dorong Program Infrastruktur Prioritas Masuk Anggaran

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mulai membahas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan. Pembahasan difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program tahun berjalan, optimalisasi pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), serta penyusunan prioritas pembangunan infrastruktur yang akan diakomodasi dalam perubahan anggaran.

Rapat kerja berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (3/8/2026) malam, dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., didampingi anggota komisi.

Dalam rapat tersebut, Komisi III mengevaluasi realisasi fisik dan keuangan program Dinas PUPR, sekaligus mengidentifikasi sejumlah kegiatan yang belum dapat terlaksana pada APBD murni 2026 agar dapat diprioritaskan melalui Perubahan APBD sesuai kapasitas fiskal daerah.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menegaskan pembahasan perubahan anggaran tidak hanya berorientasi pada penyesuaian alokasi dana, tetapi juga memastikan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat tetap menjadi prioritas.

"Selain membahas perubahan anggaran, kami juga mengevaluasi realisasi pelaksanaan program, SiLPA yang tersedia, serta rencana kegiatan yang akan dimasukkan dalam perubahan anggaran. Bersama Dinas PUPR, kami mengidentifikasi program-program yang belum dapat direalisasikan agar dapat diprioritaskan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026," ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu mengatakan masih terdapat sejumlah kebutuhan pembangunan infrastruktur yang belum terakomodasi dalam APBD murni. Karena itu, pemanfaatan SiLPA di lingkungan Dinas PUPR diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program-program yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Anggaran yang belum dapat terakomodasi akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. SiLPA yang tersedia di Dinas PUPR diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membiayai program-program prioritas yang akan dilaksanakan melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026," katanya.

Selain membahas Perubahan APBD 2026, rapat kerja tersebut juga menjadi langkah awal menelaah rencana program dan kegiatan Dinas PUPR untuk Tahun Anggaran 2027. Pembahasan ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bartim Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri, Bapak Indra Gunawan, SE., MPA mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 tahun pada tanggal 03 Agustus 2026.

"Semoga Kabupaten Barito Timur semakin maju, masyarakatnya Sejahera, dan menjadi daerah yang unggul dengan tetap melestarikan adat budaya dan kearifan lokal."

Dinas Perikanan dan Peternakan Ucapkan Selamat Harjad Bartim Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 pada tanggal 03 Agustus 2026.

Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Ucapkan Selamat Harjad Barito Timur ke-24

JURNALISPOST.ONLINE- Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 pada tanggal 03 Agustus 2026.

PCNU Bartim Ucapkan Selamat Hari Jadi Barito Timur Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Ketua PCNU Barito Timur, H. Ahmad Janawi beserta jajarannya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 pada tanggal 03 Agustus 2026.

"Sinergi Budaya dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis (SEGAH)."

Camat Pematang Karau Ucapkan Selamat Hari Jadi Barito Timur Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Camat Pematang Karau, Ibu Setia Murni, S.IP., M.M beserta staf dan jajarannya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-24 tahun Kabupaten Barito Timur, 03 Agustus 2002 - 03 Agustus 2026.

"Sinergi Budaya dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis (SEGAH)."

Bupati Barito Kuala Lantik Pj Sekda dan Kepala Bapperida, Tekankan Percepatan Kinerja Birokrasi

MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi resmi melantik dan mengambil sumpah/janji Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) serta seorang Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Pelantikan dilaksanakan di Aula Selidah, Senin (3/8/2026).

Dua pejabat yang dilantik yakni Sugimin, SKM., M.Kes. sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala dan H Akhdiyat Sabari, S.T., M.T. sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Dalam sambutannya Bupati H Bahrul Ilmi, mengatakan pengangkatan Penjabat Sekda dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan hingga ditetapkannya Sekda definitif. Menurutnya, keberadaan Pj Sekda penting untuk menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Pelantikan Penjabat Sekda ini penting untuk memastikan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik tetap berjalan secara optimal, efektif, dan berkelanjutan," ujarnya.

Bupati menegaskan Sekda memiliki peran strategis sebagai koordinator birokrasi daerah, penggerak pelaksanaan kebijakan pemerintah, sekaligus penghubung antara eksekutif, legislatif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat.

Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan bekerja cepat dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab. Selain itu, Pj Sekda diharapkan mampu mengonsolidasikan seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), mengoptimalkan sumber daya aparatur, serta memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif dan tepat sasaran.

H Bahrul Ilmi juga mengingatkan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Barito Kuala agar terus menghadirkan inovasi dalam bekerja tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di akhir sambutannya ia mengajak seluruh kepala SKPD, camat, dan aparatur sipil negara (ASN) untuk memberikan dukungan penuh kepada Pj Sekda demi memperkuat sinergi pemerintahan dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

"Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat diraih secara individu, melainkan melalui kerja keras bersama. Selamat bekerja dan selamat menjalankan tugas," tutupnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat eselon II dan III, Ketua TP PKK Barito Kuala, serta para camat se-Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp). 

Bupati Barito Kuala Buka Diklat Paskibraka 2026, 41 Pelajar Disiapkan Kibarkan Merah Putih

MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Barito Kuala Tahun 2026, Senin (3/8/2026). Sebanyak 41 pelajar terbaik dari berbagai SMA/sederajat akan menjalani pelatihan intensif sebagai persiapan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan diklat berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Barito Kuala, H Herman Susilo, jajaran pemerintah daerah, serta para pembina dan pelatih Paskibraka.

Dalam sambutannya Bupati Bahrul Ilmi mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi. Menurutnya, kepercayaan menjadi calon anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan pribadi, saya mengucapkan selamat kepada anak-anakku sekalian yang telah terpilih dan dipercayakan mewakili sekolahnya masing-masing untuk mengemban amanah mulia ini pada Puncak Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.

Bupati menegaskan keberhasilan sebagai anggota Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga mental, kedisiplinan, dan karakter yang kuat. Ia mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh serta menjadikan setiap proses sebagai bekal untuk masa depan.

"Siapkan mentalitas yang kuat, pendirian yang kokoh, serta pengorbanan yang besar. Jadilah putra-putri yang tangguh dan buktikan bahwa kalian adalah kebanggaan orang tua," pesannya.

Wakil Bupati H Herman Susilo turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menyebut para calon Paskibraka merupakan pelajar terbaik yang telah melewati seleksi ketat, baik dari aspek fisik, mental, maupun wawasan kebangsaan.

Menurutnya, seluruh tahapan pelatihan harus dijalani dengan semangat dan rasa bangga. Rasa lelah selama proses latihan, kata dia, merupakan bagian dari pembentukan karakter yang akan menjadi pengalaman berharga.

"Suksesnya kalian mengibarkan Sang Merah Putih nantinya akan menjadi kebanggaan luar biasa bagi keluarga dan Kabupaten Barito Kuala," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Barito Kuala, Ikhwan Ridhany, mengatakan pemusatan diklat bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa patriot, dan memiliki semangat cinta tanah air. Selain untuk mempersiapkan petugas pengibar bendera pada upacara HUT Kemerdekaan RI, pembinaan juga menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.

Sebanyak 41 peserta yang terdiri atas 21 putra dan 20 putri berasal dari SMA, SMK, MA, hingga pondok pesantren se-Kabupaten Barito Kuala. Mereka akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada 2–18 Agustus 2026 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Marabahan dan Lapangan 5 Desember.

Selama pelatihan, para peserta dibimbing tim pelatih gabungan dari Kodim 1005/Barito Kuala dan Polres Barito Kuala, didampingi pamong dari Badan Kesbangpol bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI/DPPI) Kabupaten Barito Kuala, serta mendapat pendampingan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp). 

Bupati HSS Lepas 41 Kontingen Pramuka Menuju Jambore Nasional XII 2026

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor, secara resmi melepas 41 anggota Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka HSS untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, Kandangan, Senin (3/8/2026).

Kontingen HSS akan mengikuti Jamnas XII yang digelar pada 12–21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan pelepasan dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka HSS Syamsuri Arsyad, jajaran pengurus Kwarcab, kepala perangkat daerah terkait, serta orang tua peserta.

Dalam sambutannya Bupati H Syafrudin Noor, mengatakan para peserta merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya mewakili Kabupaten Hulu Sungai Selatan di tingkat nasional.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah terpilih. Kalian adalah putra-putri terbaik yang akan membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Kesempatan ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya," katanya.

Bupati menegaskan Jambore Nasional tidak sekadar menjadi ajang perkemahan, tetapi juga wahana pembentukan karakter, memperluas wawasan, mempererat persatuan, serta membangun persahabatan antarpeserta dari seluruh Indonesia.

Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga nama baik daerah dengan menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab selama mengikuti kegiatan.

"Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Teruslah belajar dan ambil pengalaman sebanyak-banyaknya sebagai bekal masa depan. Jagalah kesehatan dan patuhi seluruh petunjuk pembina," pesannya.

Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan orang tua yang telah memberikan bimbingan dan dukungan kepada peserta.

Sebelumnya, Kepala Rombongan Kwarcab HSS, Wagito Munawar, mengatakan kontingen HSS terdiri atas 41 orang, yakni 29 peserta Pramuka Penggalang yang terdiri dari 13 putra dan 16 putri, empat pembina pendamping, satu pimpinan kontingen (Pinkon), serta tujuh anggota tim pendukung.

Menurutnya, seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi, pembinaan, serta pemantapan fisik dan mental sebelum diberangkatkan.

"Seluruh peserta telah melalui proses seleksi, pembinaan, serta pemantapan fisik dan mental sebelum diberangkatkan," ujarnya.

Selama mengikuti Jamnas XII, kontingen HSS akan mengikuti berbagai kegiatan pendidikan kepramukaan, antara lain keterampilan dan petualangan kepramukaan, petualangan air, Scout for SDGs, Kampung Pertanian Terpadu, teknologi, seni budaya, Kampung Digital, wisata edukasi, Giat Pinkon, hingga Jumpa Tokoh.

Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti kegiatan Car Free Day di Jakarta serta wisata edukasi ke Masjid Istiqlal, Monumen Nasional (Monas), Kota Tua Jakarta, dan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan tas punggung kepada dua perwakilan peserta putra dan putri serta penyerahan bendera pataka Gerakan Pramuka kepada Kepala Rombongan sebagai simbol amanah membawa nama baik Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada Jambore Nasional XII 2026. Acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati beserta tamu undangan kepada seluruh anggota kontingen. (ari/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes