BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Sabtu, 28 Maret 2026

Silaturahmi Akbar Zuriat Datu H Marais Perkuat Ikatan dan Lestarikan Nilai Leluhur

BANJARBARU- Ratusan zuriat (keturunan) Datu H Marais menghadiri Silaturahmi Akbar yang digelar pada Sabtu (28/3/2026) di Komplek Guntung Harapan Mas, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Fitriatunnisa tersebut diikuti perwakilan dari tujuh garis keturunan anak-anak Datu H Marais dalam suasana penuh kekeluargaan.

Ketua Zuriat Datu Marais, Harliansyah, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga besar yang selama ini tersebar di berbagai daerah.

"Silaturahmi ini menjadi ajang untuk saling mengenal lebih dekat sekaligus menjaga keharmonisan hubungan kekeluargaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertemuan ini juga menjadi wadah musyawarah dalam merumuskan program ke depan, seperti pendataan silsilah keluarga serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua panitia pelaksana, Muhammad Rizali, menyebut bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur.
Rangkaian acara diisi dengan ramah tamah, diskusi keluarga, serta doa bersama. Selain itu, dilaksanakan pula haul yang dipimpin Abdul Wahid dari zuriat Sulaiman Effendi, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Syahid Yusuf dari zuriat H Sulaiman Jazuli.

"Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menanamkan nilai religius dan penghormatan kepada para pendahulu,” kata Rizali.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Diharapkan, silaturahmi akbar ini mampu memperkuat persatuan, menjaga nilai kekeluargaan, serta melestarikan warisan budaya dan sejarah leluhur di kalangan zuriat Datu H Marais. (ali/jp). 

32 Casis Ikuti Verifikasi Awal Seleksi Akpol dan Bintara Polri 2026 di Polres Seruyan

KUALA PEMBUANG- Sebanyak 32 calon siswa (casis) mengikuti tahapan awal seleksi penerimaan terpadu Akademi Kepolisian (Akpol) dan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Patriatama 95 Polres Seruyan, Kuala Pembuang, Sabtu (28/3/2026). 

Tahap ini menjadi pintu awal dalam proses rekrutmen Polri yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dari total peserta, terdiri atas 2 casis Akpol, 23 casis Bintara PTU pria, dan 7 casis Bintara PTU wanita. Sejak pagi, seluruh casis menjalani verifikasi administrasi dan pemeriksaan fisik awal.

Tahapan tersebut meliputi absensi, pengukuran tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan kelengkapan dokumen, seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, surat domisili, dan keabsahan ijazah.

Wakapolres Seruyan, Kompol Hendry, S.E., menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Seluruh calon harus memenuhi syarat administrasi dan fisik. Proses ini diawasi secara internal maupun eksternal untuk menjamin transparansi,” ujarnya.
Pelaksanaan verifikasi melibatkan lintas instansi, di antaranya tim dari Polres Seruyan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Pengawasan juga dilakukan oleh fungsi internal Polri seperti Propam dan Siwas.

Selain itu, pengawasan eksternal turut melibatkan LSM Simpati Anak Bangsa guna memastikan proses seleksi berjalan objektif dan bebas dari penyimpangan.

Polri menegaskan komitmennya dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Para casis tampak antusias mengikuti setiap tahapan sebagai langkah awal menuju proses seleksi berikutnya dalam upaya menjadi anggota Polri. (gan/jp). 

Polres Tabalong Verifikasi Penerimaan Anggota Polri 2026, Tekankan Transparansi dan Bebas Pungutan

TANJUNG- Polres Tabalong melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) melaksanakan verifikasi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026, Sabtu (28/3/2026), di ruang Bag SDM Polres Tabalong mulai pukul 08.00 WITA.

Proses verifikasi dilakukan terhadap calon siswa (casis) jalur Taruna Akpol, Bintara, hingga Tamtama. Panitia memeriksa berkas pendaftar secara teliti dan sistematis guna memastikan kelengkapan administrasi sejak tahap awal seleksi.

Para pendaftar tampak tertib menunggu giliran di ruang lobi Polres Tabalong. Kondisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung menjadi anggota Polri.

Kegiatan tersebut dipimpin Kabag SDM Polres Tabalong, Kompol Slamet Hari Wahyudi, didampingi Kasubbag Dalpers Iptu Gunawan bersama personel Subbag Dalpers serta operator penerimaan.

Berdasarkan data sementara, jumlah pendaftar jalur Taruna Akpol tercatat satu orang pria. Untuk jalur Bintara PTU SPKT sebanyak 43 pendaftar, terdiri dari 32 pria dan 11 wanita. Sementara itu, Bintara Intelijen diikuti tiga pendaftar pria, serta satu pendaftar pria untuk Tamtama Brimob.

Meski demikian, sejumlah formasi masih minim peminat, di antaranya Bintara Polair, Bintara Humas, serta Bakomsus seperti tenaga kesehatan, pendidik, pertanian, perikanan, teknik sipil, penyidik, hingga akuntansi dan gizi.

Secara keseluruhan, proses verifikasi berlangsung tertib dan lancar sesuai prosedur. Pendaftaran penerimaan anggota Polri Tahun 2026 dijadwalkan berakhir pada Senin (30/3/2026).

Polri menegaskan bahwa proses seleksi mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta “clean and clear”. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan tanpa biaya dan diawasi oleh unsur internal maupun eksternal.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menyatakan komitmen pihaknya untuk menjalankan proses seleksi secara profesional dan transparan.

"Kami memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, karena seluruh proses seleksi dilakukan secara gratis dan transparan,” ujarnya.

Polres Tabalong juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah untuk mengikuti seleksi dan mengabdi sebagai anggota Polri. (fah/jp). 

Silaturahmi Akbar Zuriat Datu Marais Perkuat Ikatan Keluarga dan Lestarikan Sejarah Leluhur

BANJARBARU- Keluarga besar zuriat Datu Marais dan Hj Datu Chadatul Kubra menggelar pertemuan silaturahmi akbar di Komplek Guntung Harapan Mas, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus melestarikan sejarah leluhur kepada generasi muda.

Pertemuan berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan silsilah keluarga, agar generasi penerus memahami akar budaya serta jejak tokoh-tokoh terdahulu.

Ketua Zuriat Datu Marais, Harliansyah, menegaskan pentingnya menjaga hubungan kekerabatan yang berasal dari perpaduan dua latar belakang besar, yakni ulama dan bangsawan.

"Penting bagi generasi muda mengetahui bahwa keluarga ini merupakan perpaduan alim ulama dan bangsawan. Dengan memahami sejarah tersebut, diharapkan silaturahmi tetap terjaga dan tidak ada jarak antarsaudara,” ujarnya.

Harliansyah menyebut, bahwa garis keturunan dari pasangan Syahbudin dan Andin Hainah yang memiliki empat anak, yakni Dirja (Ki Demang Yuda), Ulang (Pembakal), Dipa, dan Aliyah. Dari garis tersebut lahir sejumlah tokoh penting di Kalimantan Selatan, di antaranya Gubernur Sarkawi dan mantan Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Ariffin.
Disebutkan pula bahwa Hj Datu Chadatul Kubra merupakan keturunan Pangeran Tumenggung dari Kerajaan Daha yang kemudian menikah dengan Datu H Marais, memperkuat perpaduan garis keturunan ulama dan bangsawan dalam keluarga ini.

Sebagai upaya menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya, keluarga besar ini juga membentuk Yayasan Rama Andin. Yayasan tersebut diharapkan menjadi wadah pelestarian dokumentasi sejarah, seperti foto-foto lama dan catatan silsilah keluarga.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar zuriat Datu Marais berharap generasi muda semakin aktif mengenali dan menjaga warisan sejarah serta mempererat ikatan persaudaraan lintas generasi. (lim/jp). 

Kades Belandean Apresiasi Kinerja Polres Barito Kuala dalam Pengamanan Mudik Lebaran

MARABAHAN- Kepala Desa (Kades) Belandean, Kecamatan Alalak, Elly Rahmah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Barito Kuala atas keberhasilan dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran. Pengamanan tahun ini dinilai berjalan sangat baik, aman, dan lancar.

​Elly menyampaikan, bahwa kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Barito Kuala tidak lepas dari dedikasi personel Polri di lapangan yang bersinergi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Senkom, Dinas Kesehatan (Dinkes), hingga para relawan.

​"Kami sangat mengapresiasi kerja keras Polres Barito Kuala dan seluruh instansi yang terlibat. Mereka tetap siaga di lapangan meskipun harus menghadapi cuaca ekstrem, baik hujan maupun panas terik, demi memastikan kenyamanan para pemudik," ujar Elly Rahmah dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026). 

​Lebih lanjut, Elly juga menyoroti aksi sigap petugas yang tidak hanya mengatur jalan, tetapi juga memberikan bantuan teknis kepada pemudik yang mengalami kendala kendaraan. 

Menurutnya, rasa empati dan pelayanan yang tulus dari petugas di lapangan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

​Ia berharap, dedikasi para petugas menjadi amal ibadah dan memacu Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
"Semoga Polri semakin profesional dan terus bersinergi dengan warga masyarakat, khususnya di Kabupaten Barito Kuala. Hidup Jaya Polri!"," jelasnya. 

Terpisah, Kapolres Batola, AKBP Anib Bastian melalui Kasi Humas AKP Marum, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pengamanan, serta masyarakat yang tertib selama pelaksanaan mudik. Sehingga arus mudik dan arus balik dapat berjalan lancar dan aman.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat dapat merayakan Hari Raya Lebaran dengan nyaman dan penuh kebahagiaan bersama keluarga, serta kembali ke tempat aktivitas masing-masing dengan selamat. (ali/jp).

Simpan Sabu 35 Gram dalam Botol Kopi, Pria di Sampit Diciduk Polisi

SAMPIT- Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di kawasan Sampit, Jum'at (27/3/2026) sore.

Tersangka berinisial EP (48) diamankan di kediamannya di Jalan Iskandar Gang Rambai VI, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita delapan bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat kotor total 35 gram. Barang haram tersebut ditemukan tersimpan di dalam sebuah botol kopi yang disembunyikan di lemari kamar tersangka.

Selain sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa timbangan digital, plastik klip kecil, potongan sedotan, satu unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp950 ribu yang diduga hasil transaksi narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Kotim, AKP Suherman, mengungkapkan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran sabu yang kerap dilakukan tersangka.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian, petugas berhasil mengamankan tersangka di rumahnya. Saat penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti yang diakui milik tersangka,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026). 

Penangkapan dilakukan dengan disaksikan aparat setempat dan warga sekitar. Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Kotim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat. (zi/jp). 

940 Butir Obat Diduga Narkotika Disita, Dua Pria Diciduk di Jekan Raya

PALANGKA RAYA- Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangka Raya menggagalkan peredaran ratusan butir obat diduga narkotika golongan I bukan tanaman dan menangkap dua pria di wilayah Kecamatan Jekan Raya, Jum'at (27/3/2026) sore.

Kedua terduga pelaku berinisial MF (36) dan SD (28) diamankan di sebuah barak di Jalan G. Obos VIII Gang Bakung 2, Kelurahan Menteng, sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari lokasi penangkapan, polisi menyita 940 butir obat berwarna putih tanpa merek dengan berat kotor sekitar 559,86 gram. Selain itu, turut diamankan satu tas selempang cokelat, satu unit telepon genggam, serta uang tunai Rp600 ribu yang diduga terkait transaksi.

Kasat Resnarkoba Polresta Palangka Raya, AKP Yonika Winner Te’dang, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan, tim bergerak dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Polisi juga melakukan penggeledahan di barak yang ditempati pelaku dan menemukan seluruh barang bukti yang diakui sebagai milik keduanya.

Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Polresta Palangka Raya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Atas perbuatannya, keduanya disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (zi/jp). 

Jumat, 27 Maret 2026

Triyono Ajukan Pengunduran Diri sebagai Kepala Desa Harara, Pemkab Belum Terima Surat Resmi

TAMIANG LAYANG- Kepala Desa Harara, Triyono, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Informasi tersebut beredar luas di tengah masyarakat Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, sejak Kamis (26/3/2026).

Kabar pengunduran diri itu mencuat setelah beredarnya tangkapan layar surat yang diduga ditandatangani Triyono. Dalam surat tertanggal 26 Maret 2026 tersebut, ia menyatakan mengundurkan diri sebagai kepala desa, disertai tanda tangan di atas materai Rp10 ribu.

Namun, hingga Jum'at (27/3/2026), Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengaku belum menerima surat pengunduran diri tersebut secara resmi.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Barito Timur, Yusia Simon Kameng, mengatakan pihaknya baru mengetahui informasi itu dari pesan berantai dan media sosial.

"Kami mengetahui dari pesan WhatsApp dan media sosial, belum ada surat resmi yang kami terima,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jum'at (27/3/2026).

Ia menegaskan, proses pengunduran diri kepala desa harus mengikuti mekanisme yang berlaku. Surat pengunduran diri wajib disampaikan secara resmi kepada bupati melalui camat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Menurut Yusia, pemerintah daerah bersama pihak kecamatan dan BPD telah melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi dampak administratif di tingkat desa.

"Saat ini kami masih menunggu penyampaian resmi melalui kecamatan,” katanya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait alasan pengunduran diri Triyono. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengunduran diri tersebut diduga berkaitan dengan persoalan pribadi. (zi/jp). 

Bupati Bartim Kunjungi Bapenda, Tekankan Optimalisasi PAD dan Pembinaan ASN

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Barito Timur, Jum'at (27/3/2026), untuk meninjau kinerja aparatur sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau sejumlah ruang kerja dan berdialog langsung dengan aparatur sipil negara (ASN). Ia memastikan pelayanan kepada wajib pajak dan pengelolaan retribusi daerah berjalan dengan baik.

Selain itu, Bupati juga memantau perkembangan tujuh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Bapenda yang akan mengikuti tahapan lanjutan Pelatihan Dasar (Latsar), termasuk diklat tatap muka dan seminar aktualisasi.

Bupati M. Yamin mengingatkan para CPNS agar mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab sebagai bekal menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga membuka ruang dialog dengan ASN. Salah satu CPNS menanyakan rencana pelaksanaan kegiatan community camp (comcat). 

Menanggapi hal itu, Bupati mempersilakan kegiatan dilaksanakan dengan pengaturan bergiliran serta tetap memperhatikan kondisi kesehatan peserta.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya peran Bapenda dalam meningkatkan PAD. Ia meminta seluruh jajaran lebih proaktif menggali potensi pendapatan daerah yang ada maupun peluang baru.

"Potensi PAD harus terus dioptimalkan melalui inovasi dan kerja maksimal untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Kunjungan kerja diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati dan jajaran ASN Bapenda. (zi/jp). 

Digerebek Saat Transaksi, Pemuda 22 Tahun di Kapuas Ditangkap dengan 8 Paket Sabu

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu seberat 4,50 gram dan mengamankan seorang pria berinisial A alias AN (22), Kamis (26/3/2026) malam.

Pemuda yang merupakan warga Desa Sei Pitung, Kecamatan Kapuas Barat, Kapuas itu ditangkap sekitar pukul 20.30 WIB di sebuah barak di Jalan Sumatera, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan adanya transaksi narkotika di lokasi tersebut.

"Setelah menerima informasi, anggota kami langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku di lokasi,” ujar AKP Budi Utomo, Jum'at (27/3/2026). 

Dalam proses penggeledahan yang disaksikan oleh Ketua RT setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya delapan paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat total 4,50 gram.

Selain itu, turut diamankan sebuah kotak rokok, plastik pembungkus, sendok sabu dari sedotan, serta satu unit telepon genggam dan tas.

AKP Budi Utomo menyebutkan, bahwa saat ini terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, A disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP junto Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (fah/jp).

Mobil Penumpang Terbakar di Tabalong Usai Isi BBM, Diduga Dipicu Rokok Elektrik

TANJUNG- Sebuah mobil penumpang terbakar di depan SPBU Desa Mantuil RT. 03, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Jum'at (27/3/2026) sekitar pukul 08.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kendaraan mengalami kerusakan berat.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J. melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, mengatakan mobil tersebut milik HAR (42), warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Kelua.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula setelah dirinya mengisi bahan bakar di SPBU. Saat kendaraan keluar dari area SPBU, korban menggunakan rokok elektrik di dalam mobil. Tak lama kemudian muncul percikan api dari dalam kendaraan yang dengan cepat membesar.

"Korban langsung keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri saat api mulai membesar,” ujar IPTU Heri.

Petugas SPBU bersama warga sempat melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Sekitar lima menit kemudian, petugas pemadam kebakaran dari UPBS Muara Harus tiba di lokasi dan melanjutkan penanganan hingga api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.

Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil mengalami kerusakan berat dengan perkiraan kerugian materiil sekitar Rp12 juta.

Polsek Muara Harus yang dipimpin Kapolsek IPTU Abdul Gani segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi dan korban, mengamankan lokasi, serta mengevakuasi kendaraan ke Mapolsek Muara Harus untuk penanganan lebih lanjut.

Polres Tabalong mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya tidak menggunakan atau menyalakan perangkat yang berpotensi menimbulkan api setelah mengisi bahan bakar, guna mencegah kejadian serupa terulang. (fah/jp). 

Polisi Ungkap Peredaran Sabu di Kahayan Kuala Pulang Pisau, 22 Paket Siap Edar Disita

PULANG PISAU- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pulang Pisau mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Kahayan Kuala, Rabu (25/3/2026) sore. Seorang pria berinisial MAN alias Azib diamankan dalam operasi tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Pulang Pisau, AKP Waryoto, mengatakan penangkapan bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di Desa Bahaur Tengah.

"Menindaklanjuti informasi itu, anggota melakukan penyelidikan dan pengintaian. Sekitar pukul 14.00 WIB, petugas mengamankan terduga pelaku di sebuah rumah di Jalan Cempaka,” ujar AKP Waryoto, Jum'at (27/3/2026).

Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, polisi menemukan barang bukti sabu yang telah dikemas dalam paket siap edar.

"Total ada 22 paket sabu dengan berat kotor 9,17 gram yang diamankan,” kata AKP Waryoto.

Selain sabu, petugas turut menyita barang bukti lain berupa plastik klip kosong, tas selempang, uang tunai Rp300 ribu, serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi.

Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan di Polres Pulang Pisau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, MAN dijerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (zi/jp). 

Kamis, 26 Maret 2026

Ketua TP PKK Kalsel Beserta Jajarannya Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H


JURNALISPOST.ONLINE-Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah, Ketua BKOW Provinsi Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya, beserta Ketua DWP Provinsi Kalsel, Ny. Masrupah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.

"Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin."

Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H


JURNALISPOST.ONLINE-Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin beserta Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman serta Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, drg. Ellyana Trisya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.

"Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin."

Pemprov Kalsel Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

JURNALISPOST.ONLINE-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.

"Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin."

Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Martapura

BANJAR- Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri puncak peringatan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan di Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (26/3/2026) pagi.

Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan hingga luar provinsi memadati kawasan masjid. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan maulid oleh Grup Maulid Dalam Pagar Ulu, serta doa bersama.

Doa dipimpin oleh Habib Ali bin Abdullah Alaydrus, dilanjutkan doa haul dan tahlil oleh TGH Wildan Salman.

Dalam sambutannya Wagub H Hasnuryadi, menyampaikan bahwa peringatan haul bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan masyarakat.

"Kehadiran jemaah dari berbagai daerah menjadi bukti kecintaan kepada ulama besar Datu Kalampayan, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keteladanan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari harus menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.

"Beliau adalah sosok ulama yang tidak hanya meninggalkan karya monumental, tetapi juga nilai akhlak dan syariat yang masih relevan hingga kini,” katanya.

Peringatan haul juga diisi dengan pembacaan manakib oleh Ustaz Ahmad Daudi Zen yang mengisahkan perjalanan hidup Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, mulai dari kelahiran di Desa Lok Gabang pada 1710 M hingga kiprahnya sebagai ulama besar di Kalimantan Selatan.

Dalam manakib tersebut dijelaskan, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dikenal sebagai ulama yang menguasai ilmu syariat, tarekat, dan hakikat, serta berpegang pada mazhab Syafi’i dan paham Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin, Ketua MUI Kalsel, KH Ahmad Syairazi, serta para ulama, habaib, dan tokoh masyarakat.

Peringatan haul ini menjadi momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan Datu Kalampayan sekaligus memperkuat nilai religius di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. (rfq/ali/jp).

Direktur Hilirisasi Hortikultura Kementan RI Tinjau Bantuan Olahan Nanas dan Capaian Tanam Padi di Batola

MARABAHAN- Direktur Hilirisasi Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Freddy, melakukan monitoring dan evaluasi bantuan sarana produksi olahan nanas serta capaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Barito Kuala, Kamis (26/3/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama di Desa Jelapat II. Selain meninjau pemanfaatan bantuan pengolahan hasil hortikultura, Freddy yang juga menjabat sebagai Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kalimantan Selatan turut memantau progres tanam padi di wilayah tersebut.

Pada Maret 2026, Barito Kuala ditargetkan mencapai LTT padi seluas 20.200 hektare. Pemerintah mendorong percepatan tanam guna menjaga ketahanan dan ketersediaan pangan di daerah.

KWT Karya Bunda Bersama menjadi salah satu pelaku hilirisasi hortikultura yang aktif mengembangkan produk berbahan dasar nanas. Produk yang dihasilkan meliputi manisan, jelly, sirup, selai, hingga minuman sari buah. Selain itu, kelompok ini juga memproduksi olahan lain seperti keripik singkong dan keripik pisang.

Dalam satu siklus produksi selama 1–2 minggu setiap bulan, kelompok tersebut mampu mengolah sekitar 30 kilogram nanas. Hasil produksi dipasarkan melalui pasar tradisional, sentra oleh-oleh, minimarket, serta berbagai kegiatan pameran di tingkat lokal.

Kegiatan monitoring turut didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala, H Wahyu Waguna, beserta jajaran.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap hilirisasi produk hortikultura di daerah semakin berkembang dan mampu mendukung percepatan swasembada pangan, khususnya di Kalimantan Selatan. (dsk/ali/jp). 

DPRD Kapuas Gelar Paripurna LKPJ 2025, Pemkab Ajukan 10 Raperda Strategis

KUALA KAPUAS- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan Tahun Sidang 2026, Kamis (26/3/2026). Agenda rapat meliputi penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kapuas Tahun Anggaran 2025 serta pengajuan 10 rancangan peraturan daerah (Raperda).

Rapat berlangsung di ruang paripurna DPRD Kapuas, dipimpin Ketua DPRD Ardiansah, didampingi Wakil Ketua I Yohannes dan Wakil Ketua II Berinto. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam penyampaiannya, Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah daerah kepada DPRD dan masyarakat atas pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun anggaran 2025.

"LKPJ ini merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian pembangunan yang diraih selama 2025 tidak terlepas dari dukungan DPRD dan masyarakat. Namun demikian, pihaknya tetap membuka ruang evaluasi untuk perbaikan ke depan.

"Kami mengharapkan masukan dan rekomendasi DPRD sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.

Selain LKPJ, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga mengajukan 10 Raperda strategis, di antaranya terkait pencegahan dan pemberantasan narkotika, ketertiban umum, pengelolaan sampah, kawasan tanpa rokok, rencana tata ruang wilayah 2026–2046, hingga pengelolaan barang milik daerah dan pelayanan ibadah haji.

Bupati menyebut, bahwa pengajuan Raperda tersebut merupakan langkah memperkuat landasan hukum pembangunan daerah.

"Raperda ini diharapkan menjadi instrumen regulasi yang efektif dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kapuas, Ardiansah, menegaskan pihaknya akan membahas LKPJ dan Raperda secara cermat dan sesuai mekanisme.

"DPRD akan menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara optimal agar setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui rapat paripurna ini, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik di Kabupaten Kapuas. (fah/hru/jp). 

Pemkab Tabalong Usulkan 165 Formasi CASN 2026, Fokus Kebutuhan Prioritas dan Batas Anggaran

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mengusulkan sebanyak 165 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk tahun 2026. Usulan ini diprioritaskan pada kebutuhan strategis dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran daerah.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi usulan kebutuhan ASN yang digelar di ruang rapat BPKAD Tabalong, Kamis (26/3/2026). Rapat dihadiri Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, Sekretaris Daerah, para kepala SOPD, serta Bupati Tabalong yang mengikuti secara daring.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Tabalong, Fauzan, menyampaikan bahwa total kebutuhan ASN tahun anggaran 2026 mencapai 1.620 orang, yang terdiri dari tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidik.

Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah serta adanya pembatasan belanja pegawai membuat seluruh kebutuhan tersebut tidak dapat diakomodasi. Pemerintah daerah hanya mengusulkan 165 formasi, mengacu pada ketentuan dari Kementerian PAN-RB.

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menjelaskan bahwa komposisi usulan tersebut terdiri dari 132 formasi CPNS (80 persen) dan 33 formasi PPPK (20 persen).

"Penyesuaian ini dilakukan karena belanja pegawai dibatasi maksimal 30 persen sesuai Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022. Saat ini posisi kita sudah mencapai 29 persen, sehingga tidak memungkinkan mengakomodasi seluruh usulan SOPD,” ujarnya.

Usulan formasi tersebut akan disampaikan ke Kementerian PAN-RB paling lambat 31 Maret 2026 untuk mendapatkan persetujuan.

Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap rekrutmen CASN tahun 2026 dapat menghasilkan aparatur yang profesional, mampu bekerja efektif, serta memperkuat sinergi dalam mendukung tujuh program prioritas daerah. (fah/jp). 

Polres Tabalong Gelar Panen Raya Jagung Hibrida Kuartal I 2026 Dukung Ketahanan Pangan Nasional

TANJUNG- Polres Tabalong kembali melaksanakan panen raya jagung hibrida untuk kuartal I tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan digelar Kamis (26/3/2026) di tiga kecamatan, yakni Tanta, Murung Pudak, dan Muara Uya.

Di Desa Padang Panjang RT. 02, Kecamatan Tanta, Kelompok Tani Panca Warga berhasil memanen jagung dari lahan seluas 4 hektare dengan total produksi mencapai 3 ton. Sementara itu, di Desa Kasiau Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kelompok Tani Bina Usaha yang diketuai Joko mengelola 1 hektare lahan dan menghasilkan sekitar 2 ton jagung.

Panen tertinggi dicatat Kelompok Tani Lumbung Rezeki di Desa Simpung Layung RT. 011, Kecamatan Muara Uya. Dari lahan seluas 2 hektare milik Sahid, kelompok ini memanen 6 ton jagung pakan.

Seluruh hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak lokal, tetapi juga dijual ke Bulog Barabai. Proses panen masih dilakukan secara manual oleh para petani. Setelah dipanen, jagung dipipil menggunakan mesin pemipil dan dijemur beberapa hari untuk menurunkan kadar air sebelum pengiriman ke Bulog.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr. Opsla, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Tanta, Kapolsek Murung Pudak, dan Kapolsek Muara Uya atas peran aktif mendukung panen raya jagung serentak.

"Kegiatan ini menunjukkan keseriusan Polri hingga tingkat Polsek dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya jagung, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Iptu Heri. (fah/jp). 

Ribuan Jemaah Hadiri Haul ke-220 Datu Kelampayan di Martapura, Supian HK Tegaskan Nilai Spiritual Ulama Kalsel

MARTAPURA- Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK, menghadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, yang lebih dikenal sebagai Datu Kelampayan, di kawasan Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (26/3/2026). Ribuan jemaah memadati kawasan tersebut untuk mengikuti prosesi haul yang dipusatkan di Masjid Tuhfaturraghibin.

Menurut Supian HK, Datu Kelampayan adalah ulama kharismatik Kalsel dan pengarang kitab Sabilal Muhtadin, yang hingga kini dipelajari tidak hanya di Kalsel tetapi juga di luar negeri. Kitab ini menjadi kebanggaan warga Kalsel.

"Haul Datu Kelampayan ini menjadi momentum spiritual bagi masyarakat Kalsel. Semoga kita sebagai warga Kalsel dapat meneladani akhlak dan ilmu beliau,” ujar Supian HK.

Acara haul juga dihadiri jajaran Forkopimda Kalsel, termasuk Kapolda Kalsel, Wakil Gubernur Kalsel, dan Sekretaris Daerah Kalsel. Hadir pula mantan Gubernur Kalsel periode 2005-2015, H Rudi Ariffin.

Ribuan jemaah datang dari berbagai daerah di Kalsel maupun luar Kalsel, baik melalui jalur darat maupun sungai Martapura. Acara berlangsung khidmat dan tertib, menegaskan nilai spiritual dan warisan keagamaan Datu Kelampayan bagi masyarakat Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

DPRD Kalsel dan Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Jalan

BANJARMASIN- Kunjungan rombongan Jasa Raharja Kalimantan Selatan ke DPRD Kalimantan Selatan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan di daerah. Rombongan disambut langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, di ruang kerjanya, Kamis (26/3/2026) siang.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait keselamatan berlalu lintas dibahas secara mendalam, mulai dari tingginya angka kecelakaan hingga upaya preventif yang perlu diperkuat melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

"Keselamatan pengguna jalan adalah hal yang sangat krusial. Kita tidak ingin angka kecelakaan terus meningkat. Perlu adanya sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan Jasa Raharja dalam memberikan edukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.

H Supian HK juga menegaskan kesiapan DPRD Kalsel untuk mendukung berbagai program yang berorientasi pada keselamatan masyarakat, termasuk penguatan regulasi dan pengawasan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Jasa Raharja Kalsel, Abdillah, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan dan aktif melakukan upaya pencegahan.

"Kami tidak hanya fokus pada penyaluran santunan, tetapi juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan,” jelas Abdillah.

Abdillah berharap, kunjungan ini dapat mempererat kolaborasi antara Jasa Raharja dan DPRD Kalsel, serta menghasilkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. (sar/ali/jp).

Ketua DPRD Kalsel Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Banua Bersama Putri Indonesia 2026

BANJARMASIN- Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK, menegaskan komitmennya dalam mengangkat dan melestarikan budaya daerah melalui pertemuan dengan Talita Fatimah, Putri Indonesia utusan Provinsi Kalimantan Selatan 2026, di kawasan Rumah Banjar DPRD Kalsel, Kamis (26/3/2026) siang.

Dalam pertemuan itu, Supian HK mengajak generasi muda untuk lebih aktif mengenal dan mencintai budaya Banua yang kaya akan nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal. 

Ia menekankan pentingnya budaya daerah sebagai identitas sekaligus daya tarik yang memperkuat citra Kalimantan Selatan di tingkat nasional.

"Budaya Kalimantan Selatan adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Melalui peran generasi muda seperti Talita Fatimah, kita ingin budaya Banua tidak hanya dikenal, tetapi juga diapresiasi oleh masyarakat luas,” ujar Supian HK.

Sementara itu, Talita Fatimah, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan budaya Kalimantan Selatan sebagai fokus utama dalam perjalanan sebagai Putri Indonesia utusan daerah. 

Ia menyoroti kekayaan budaya Banjar, termasuk kehidupan masyarakat yang erat dengan sungai, sebagai nilai unik yang patut diperkenalkan ke panggung nasional.

"Saya ingin membawa cerita tentang Kalimantan Selatan melalui budayanya, mulai dari Rumah Banjar, tradisi masyarakat, hingga identitas daerah yang dikenal dengan kehidupan sungainya ke tingkat yang lebih luas,” ungkap Talita Fatimah.

Pertemuan ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara lembaga pemerintahan dan tokoh muda dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Banua ke masyarakat luas. (sar/ali/jp). 

Desa Tampa Barito Timur Disiapkan Jadi Pusat Budidaya Perikanan

TAMIANG LAYANG- Kementerian Kelautan dan Perikanan mendorong Desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, menjadi salah satu sentra budidaya perikanan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Desa Tampa dialiri anak Sungai Paku dan memiliki Bendungan Tampa yang awalnya dibangun untuk mengairi lahan pertanian. Bendungan ini menghasilkan jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier yang menjangkau persawahan di desa tersebut. 

Pengamatan menunjukkan bahwa wilayah dengan sistem pengairan yang baik juga sangat potensial untuk pengembangan budidaya perikanan.

Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Barito Timur, Pardiono, S.Pi, Kamis (26/3/2026) menjelaskan bahwa pengembangan wilayah ini dilakukan melalui kolaborasi antara penyuluh perikanan dan pertanian. 

Berdasarkan data dan analisis, saluran irigasi tersier di Desa Tampa dinilai cocok untuk membudidayakan ikan gabus, patin, nila, lele, serta kijing (kerang air tawar).

"Selain mendukung ketahanan pangan lokal, pengembangan budidaya perikanan ini diharapkan dapat menjadikan Barito Timur sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur,” kata Pardiono. (zi/jp). 

Pemkab Tabalong Intensifkan Program Penanggulangan Kemiskinan, Target Turun 1 Persen per Tahun

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui program-program yang menyentuh langsung masyarakat miskin.

Bupati Tabalong, Haji Fani, memimpin arahan kepada seluruh lintas sektor di daerah agar mengintensifkan program penanggulangan kemiskinan, yang akan didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026.

Berdasarkan data tahun 2025, angka kemiskinan di Tabalong tercatat sebesar 4,67 persen. Bupati menegaskan, pemerintah daerah telah menyusun action plan berbasis data yang mengidentifikasi kelompok masyarakat miskin secara rinci, sehingga intervensi bisa dilakukan secara tepat sasaran.

"Rencana action plan ini fokus pada penanganan kemiskinan yang sudah kita identifikasi. Intervensi akan dilakukan langsung melalui APBD perubahan. Dengan demikian, saya yakin proses penurunan kemiskinan di Tabalong akan semakin cepat. Saat ini kita sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,94 persen, hampir 1 persen. Target kita ke depan, rata-rata penurunan 1 persen per tahun, sehingga mendekati nol persen,” ujar Haji Fani baru-baru ini. 

Pemerintah daerah juga mengajak dunia usaha untuk berperan aktif dalam pengentasan kemiskinan, mengingat potensi sumber daya alam Tabalong yang besar. Menurut Bupati, seharusnya kekayaan sumber daya alam tidak dibarengi dengan angka kemiskinan yang tinggi.

Untuk memastikan efektivitas program, seluruh kebijakan penanggulangan kemiskinan kini difokuskan pada satu data terpadu, sehingga intervensi lebih tepat sasaran dan meminimalisir manipulasi data.

Dengan strategi ini, Pemkab Tabalong optimistis penurunan kemiskinan dapat berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan. (fah/jp). 

Hadapi IKN, Tabalong Genjot Investasi untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong menyiapkan strategi percepatan pertumbuhan ekonomi menghadapi keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan fokus menjadikan Tabalong sebagai tujuan investasi yang menarik bagi pelaku usaha.

Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur hingga peningkatan akses transportasi. Salah satunya adalah perbaikan jalan dan optimalisasi Bandara Warukin untuk mempermudah mobilitas menuju wilayah Tabalong.

Bupati Tabalong, Haji Fani, menyatakan kemudahan akses menjadi kunci utama menarik minat investor sehingga aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih cepat. Pemerintah daerah juga aktif mengadakan komunikasi dan pertemuan dengan pengusaha untuk mendorong investasi.

"Kita ingin ekonomi tumbuh melalui investasi yang terus kita perbanyak. Selain itu, penting agar aliran dana dan penghasilan masyarakat berputar di Tabalong, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah meningkat,” ujar Haji Fani baru-baru ini. 

Potensi kawasan industri seperti Saradang dan Gunung Batu disiapkan untuk menampung berbagai kegiatan investasi, yang diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan menekan angka kemiskinan.

Selain sektor industri, pemerintah daerah juga membenahi sektor pendukung seperti pariwisata, hiburan, dan layanan kesehatan, baik dari sisi fasilitas maupun standar pelayanan, untuk meningkatkan daya saing Tabalong.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Tabalong optimistis mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperkuat ekonomi lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di masa mendatang. (fah/jp). 

Camat Pematang Karau Apresiasi Bantuan Bak Sampah dari PT. Borneo Green Lestari

TAMIANG LAYANG- Camat Pematang Karau, Setia Murni, menyampaikan apresiasi atas bantuan bak sampah yang diberikan oleh PT. Borneo Green Lestari (BGL) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat setempat.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami di Kecamatan Pematang Karau. Kami akan memastikan bak sampah ini digunakan dengan baik dan tepat sasaran. Terima kasih atas kepedulian dan dukungannya terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Setia Murni kepada wartawan ini, Kamis (26/3/2026).

PT. Borneo Green Lestari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan dengan fokus pada jasa lingkungan. Perusahaan ini memiliki izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan konsesi seluas 8.480,84 hektar di Kabupaten Barito Timur.

Dalam visi dan misinya, PT. BGL berkomitmen memastikan generasi mendatang dapat hidup di bumi yang lestari. 

Perusahaan ini juga berupaya merehabilitasi hutan-hutan terancam menjadi tempat pelestarian flora dan fauna liar serta melindungi hutan dari berbagai ancaman.

Kegiatan penyerahan bak sampah ke kantor Kecamatan Pematang Karau merupakan salah satu program CSR PT. BGL yang diharapkan memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar. 

Diharapkan langkah ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (zi/jp). 

Residivis Curas Dibekuk Tim Resmob Polres Kapuas Usai Aniaya dan Rampas Perhiasan Korban

KUALA KAPUAS- Tim Resmob Polres Kapuas menangkap seorang pria berinisial H alias Tadung (44), pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di sebuah pondok di Desa Pulau Telo Baru, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Pelaku ditangkap setelah diduga melakukan aksi perampasan disertai kekerasan terhadap korban Halimah (51), di kediamannya di Jalan Jepang, Desa Pulau Telo Baru, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Rizki Atmaka Rahadi, menyampaikan peristiwa terjadi saat korban sedang tidur seorang diri di rumah. Pelaku diduga masuk dengan cara memanjat dinding rumah yang terbuka, kemudian mematikan aliran listrik.

"Pelaku kemudian menindih korban, mengikat tangan korban menggunakan sarung, serta membekap mulut korban saat berusaha berteriak,” ujar AKP Rizki kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Dalam aksinya, pelaku secara paksa mengambil sepasang anting emas seberat sekitar 1,5 gram dari telinga korban. Selain itu, pelaku juga menggeledah rumah dan mengambil uang tunai sebesar Rp350 ribu serta satu lembar kuitansi pembelian emas.

Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku melakukan kekerasan dengan membenturkan wajah korban ke dinding hingga mengalami luka pada bibir dan hidung, serta menyebabkan tangan korban terkilir.

Sebelum melarikan diri melalui pintu belakang yang dirusak, pelaku juga sempat mengancam korban. Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 juta.

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban mengenali pelaku dari suara dan ciri fisik saat kejadian. Informasi tersebut membantu petugas dalam mengungkap kasus dan melakukan penangkapan.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu celana pendek olahraga warna biru dan satu kain sarung yang digunakan saat beraksi.

Pelaku dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam KUHP.

Diketahui, H alias Tadung merupakan residivis kasus pencurian dengan sejumlah catatan kriminal sejak 2011 hingga 2023, dengan berbagai vonis penjara.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Kapuas untuk proses hukum lebih lanjut. (fah/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gelar Apel dan Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Kerja Pasca Idufitri

TAMIANG LAYANG- Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menggelar apel pegawai sekaligus halal bihalal pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3/2026), di halaman kantor. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus meneguhkan semangat kerja jajaran Rutan.

Apel dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, dan diikuti oleh pejabat manajerial, pegawai JFT dan JFU, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), serta peserta magang. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan khidmat.

Dalam amanatnya, Agung menekankan pentingnya nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan, seperti disiplin, keikhlasan, kesabaran, dan integritas. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Kita harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional serta berintegritas. Setiap pegawai diharapkan terus meningkatkan kualitas kinerja dan menjaga etika dalam bekerja,” ujar Agung.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 

Agung mengimbau agar semua pegawai menghindari pelanggaran dan menjaga nama baik institusi.

Kegiatan ditutup dengan halal bihalal antarpegawai. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat saat seluruh peserta saling bersalaman dan bermaaf-maafan, menandai awal yang baik dalam melanjutkan tugas pasca Hari Raya Idulfitri. (zi/jp). 

BUMDes Pulau Alalak Kembangkan Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa

MARABAHAN- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pulau Alalak, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, mengembangkan budidaya ayam petelur sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian desa.

Kepala Desa Pulau Alalak, Ahmad Yani, mengatakan program ini lahir setelah sejumlah usaha sebelumnya, seperti perikanan dan pertanian, belum memberikan hasil optimal.

"Potensi pasar telur masih sangat besar, sehingga kami mencoba mengembangkan usaha di sektor peternakan ayam petelur,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, budidaya ayam petelur memerlukan ketelitian tinggi, terutama dalam menjaga kondisi kandang agar ayam tidak mengalami stres yang dapat menurunkan produksi telur.

"Yang penting ayam tidak dikagetkan. Sirkulasi udara harus lancar dengan kipas angin agar tidak kepanasan. Kalau stres, produksi telur bisa turun,” jelasnya.

Selain itu, pengaturan suhu air minum dan pencahayaan juga menjadi faktor penting. Penggunaan lampu otomatis dinilai efektif menjaga suhu kandang tetap stabil, terutama saat cuaca dingin.

Ahmad Yani juga mengingatkan pentingnya memilih bibit ayam berkualitas. Ia menyarankan peternak menghindari pembelian ayam afkir atau ayam yang telah melewati masa produktif.

"Saya memilih bibit usia 13 minggu dari Banjarbaru, biasanya mulai bertelur pada usia 18 minggu,” katanya.

Saat ini, BUMDes Pulau Alalak mengelola sekitar 380 ekor ayam petelur. 

Di sisi lain, tantangan utama dalam budidaya ini adalah menjaga kesehatan ayam. Stres menjadi faktor yang dapat menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan kematian.

Gejala stres pada ayam antara lain kerontokan bulu tidak wajar dan kotoran yang encer.

"Kalau bulu rontok dan kotorannya cair, itu tanda ayam sedang stres,” jelas Ahmad Yani.

Untuk efisiensi, peternak menggunakan sistem distribusi langsung dari pemasok. Selain itu, penggunaan obat-obatan disesuaikan dengan kondisi ayam untuk mencegah penyebaran penyakit.

Ketua BUMDes, Ahmad Syahrani, menambahkan produksi telur mulai berjalan meski belum maksimal.

"Produksi saat ini sekitar 30 butir per hari. Targetnya bisa mencapai 200 hingga 300 butir per hari saat semua ayam sudah produktif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, usaha ini mendapat dukungan masyarakat, terutama setelah beberapa usaha sebelumnya, seperti budidaya ikan dan penanaman cabai, mengalami kegagalan akibat faktor alam.

"Kalau hasilnya stabil, ke depan kandang akan kami perluas,” katanya.

Dengan pengelolaan yang baik, budidaya ayam petelur ini diharapkan mampu menjadikan Desa Pulau Alalak sebagai salah satu pemasok telur mandiri di wilayahnya sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa (PAD). (lim/jp). 

Puluhan Keluarga Besar Trah Bani Wagiyo dan Trah Yadi Gelar Doa Tahlil Bersama di Pati

PATI- Puluhan anggota keluarga besar Trah Bani Wagiyo dan Trah Yadi menggelar kegiatan tahlil dan dzikir bersama di Boto, Kecamatan Jaken, Pati, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

Acara ini digelar sebagai wujud silaturahmi dan pelestarian budaya leluhur, sekaligus untuk mempererat kerukunan di antara anggota keluarga besar Trah Bani Wagiyo.

Budi, cucu dari almarhum, mewakili keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua anggota keluarga, mulai dari canggah, buyut, putu, wayah, hingga anak-anak.

"Mudah-mudahan doa yang dimunajatkan dapat mengantarkan almarhum simbah menjadi hamba yang dicintai Allah dan ditempatkan di surga-Nya. Aamiin,” ujar Budi.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan dan keimanan seluruh anggota keluarga kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. 

Budi menambahkan, selain sebagai bentuk rasa syukur, doa bersama juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menyatukan balung pisah keluarga.

Acara diawali dengan saling berjabat tangan dalam suasana syawalan, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan tahlil untuk almarhum. (zi/jp). 

Wakapolres Barito Timur Pimpin Verifikasi Awal Rekrutmen Polri 2026, Tekankan Transparansi

TAMIANG LAYANG- Wakapolres Barito Timur, Kompol Alexander Ferdiasanta Sitepu, memimpin langsung proses verifikasi dan pemeriksaan administrasi awal (Pra Rikmin) penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun Anggaran 2026, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang Bag SDM Polres Barito Timur ini merupakan bagian dari tahapan seleksi dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Proses tersebut melibatkan tim internal Polri serta pengawasan dari pihak eksternal, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pendidikan, serta unsur LSM dan media.

Dalam tahapan Pra Rikmin, para calon siswa (casis) dari jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama menjalani sejumlah pemeriksaan, meliputi absensi, pengukuran tinggi dan berat badan, serta verifikasi dokumen administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan ijazah.

Jumlah peserta yang mengikuti tahapan ini terdiri dari 4 casis Akpol, 42 casis Bintara PTU pria, 6 casis Bintara PTU wanita, 5 casis Bintara Intelijen pria, 1 casis Bintara Intelijen wanita, 1 casis Bintara Polair, serta 1 casis Tamtama.

Kepala Bagian SDM Polres Barito Timur, H Ribut Pujiriyanto, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan sesuai aturan dengan pengawasan berlapis.

"Seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan diawasi berbagai pihak sebagai bentuk komitmen kami dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa adanya praktik kecurangan atau titipan.

Rangkaian kegiatan verifikasi dan Pra Rikmin berakhir pukul 14.30 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Melalui proses seleksi ini, diharapkan Polri dapat menjaring calon anggota yang berkualitas dan berintegritas tinggi. (zi/jp). 

Polres HSS Ungkap Kasus Penusukan Maut, Pelaku Ditangkap Usai Kabur ke Kabupaten Banjar

KANDANGAN- Kepolisian Resor Hulu Sungai Selatan (Polres HSS) mengungkap kasus kekerasan yang berujung kematian dalam waktu singkat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jum'at, 20 Maret 2026, dan sempat menggegerkan masyarakat setempat.

Kapolres HSS, AKBP Awaluddin Syam, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban Ruslan dan pelaku AR bersama sejumlah rekannya berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi tersebut, terjadi kesalahpahaman yang memicu aksi kekerasan.

"Pelaku melakukan penusukan terhadap korban,” ujar Kapolres, di hadapan awak media, Kamis (26/3/2026). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami dua luka tusuk di bagian perut sebelah kiri dan satu luka tusuk di bawah dagu. Luka terakhir terjadi saat korban diduga berusaha melerai pertikaian.

Korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Awalnya, kasus ini ditangani sebagai tindak pidana penganiayaan. Namun, setelah korban meninggal, status perkara ditingkatkan menjadi penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Pelaku yang sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Banjar akhirnya berhasil ditangkap dan kini menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres menegaskan, pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengantisipasi potensi konflik lanjutan, mengingat pelaku dan korban diketahui memiliki hubungan pertemanan. Langkah preventif dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, khususnya terkait maraknya kebiasaan membawa senjata tajam dan konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu tindak kekerasan.

Polres HSS mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam tanpa kepentingan jelas serta menghindari perilaku yang dapat memicu konflik.

Di akhir keterangannya, Kapolres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. (ari/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes