BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 07 Desember 2021

Cerita Kades di Kalsel Kumpulin Duit buat ke KPK demi Lapor Gratifikasi

JAKARTA- Aisyah menceritakan perjuangannya saat melaporkan penerimaan gratifikasi ke KPK. Sebagai seorang kepala desa di Kalimantan Selatan (Kalsel), Aisyah sampai harus mengumpulkan uang untuk pergi ke KPK yang berada di Jakarta.

Dalam acara Penghargaan Pengendalian Gratifikasi 2021 yang disiarkan langsung dalam kanal YouTube KPK RI, Senin (6/12/2021), Aisyah merupakan 1 dari 7 sosok yang menerima penghargaan sebagai Pelapor Gratifikasi Inspiratif. 

Aisyah selaku Kepala Desa Sungup Kanan di Kotabaru itu mengaku menerima Rp50 juta dari perusahaan tambang batubara.

"Saya melaporkan gratifikasi uang sebesar Rp 50 juta, dimana waktu itu ada permasalahan surat hak pakai dari salah satu perusahaan tambang batubara terbit di lahan warga yang belum dibebaskan. Kemudian beberapa warga ada yang keberatan dan meminta mediasi ke BPN Kotabaru," ujar Aisyah dalam acara itu.

Aisyah mengatakan, dirinya ditemui oleh orang yang menyebut dari perusahaan terkait dan diminta mengumpulkan data-data. Namun Aisyah menyebut dirinya diberikan kantong plastik hitam yang berisi uang tunai.

"Beberapa hari kemudian ada orang yang datang menemui saya, mengaku dari pihak perusahaan dan ingin mengganti rugi lahan-lahan warga yang belum dibebaskan. Saya disuruh kumpulin data-data terkait permasalahan tersebut. Setelah itu beliau pulang dan memberi kantongan plastik berwarna hitam, katanya itu dititipkan perusahaan, kemudian ditaronya di meja dan dia pulang," tuturnya.

Aisyah mengaku berusaha mengembalikan dengan menelepon pemberi gratifikasi, tapi upaya tersebut gagal lantaran nomornya diblokir. Dia juga mengatakan telah mendatangi Pengadilan Negeri Kotabaru untuk mengembalikan uang tapi ditolak.

"Saya telepon beliau tapi nomor saya diblokir. Pada akhir tahun 2020 saya mendatangi Pengadilan Negeri Kotabaru ingin menyerahkan uang tersebut. Tapi pengadilan negeri Kotabaru menolak dan saya diarahkan ke KPK Jakarta," ujarnya.

Dia mengaku saat itu tak mengerti cara untuk melaporkan gratifikasi secara online. Sehingga dia berupaya mengumpulkan uang untuk datang ke Jakarta dan mengembalikan uang kepada KPK.

"Kebetulan pada waktu itu saya tidak mengerti melaporkan gratifikasi secara online, jadi saya berupaya mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk datang ke Jakarta. Setelah uang saya terkumpul barulah saya berangkat ke Jakarta, setelah itu saya serahkan uang itu ke KPK Jakarta dan saya meminta tanda terima, akhirnya saya pulang ke Kotabaru dengan tenang tidak ada beban lagi," tuturnya.

Diketahui KPK memberikan penghargaan kepada sejumlah pelapor gratifikasi. Para sosok itu ada yang menjabat sebagai kepala desa hingga seorang direktur utama dari badan usaha milik daerah atau BUMD.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia atau Hakordia 2021. Ada 4 kategori penghargaan yang diberikan yaitu kategori pelapor gratifikasi inspiratif, kategori insan UPG atau Unit Pengendali Gratifikasi, kategori Jaga Data Challenge, dan Jaga Maskot Challenge. (detikNews/jp).

Bupati lakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya program optimalisasi NUWSP

PELAIHARI- Dalam rangkaian menyambut Hari Jadi Ke - 56 Kabupaten Tanah Laut, PDAM Kabupaten Tanah Laut menggelar groundbreaking program optimalisasi national urban water supply project (NUWSP) di Kantor PDAM Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (4/12). 

Bupati Tanah Laut HM Sukamta mengatakan, proyek tersebut tentu kita dapat memperbarui hal yang paling vital dalam urusan distribusi air bersih kepada masyarakat.

Menurut dia, selama ini tingkat kebocoran pipa sangat tinggi, karena sejak pertama dibangun sekitar tahun 1980-an belum bernah diganti. 

Proyek ini dapat menurunkan tingkat kebocoran, tekanan air makin kuat dan masyarakat bisa terlayani dengan baik," ucap Sukamta.

Bupati  juga mengajak masyarakat agar bersama-sama berkontribusi dalam mendukung peningkatan layanan air bersih dan hasilnya kembali kepada masyarakat.

"Mari kita gotong royong membesarkan PDAM dengan taat membayar tagihan secara tepat waktu," pinta Sukamta.

Terpisah, Direktur PDAM Kabupaten Tanah Laut  Eko Sugiharto mengatakan,  Keberhasilan mendapatkan bantuan pada proyek tersebut tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. 

"Alhamdulillah, untuk Kalimantan Selatan  berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan jajarannya serta berkat koordinasi bersama, kita berhasil mendapatkan program yang dapat mambantu dalam akses pelayanan air bersih kepada masyarakat," ucap Eko.

Nilai anggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut, jelas dia, lebih kurang sebesar Rp37 miliar dari bantuan pusat yang disalurkan melalui Balai Permukiman dan Prasarana Wilayah (BPPW) Kalsel serta lebih kurang sebesar Rp7,4 miliar dari dana sharing Pemkab Tanah Laut melalui dana daerah Untuk bersama (DDUB).

Adapun jenis pekerjaan pada proyek tersebut, jelas dia,  dengan nama paket Optimalisasi Spam IKK Bajuin Kabupaten Tanah Laut berupa,  Pengembangan IKK Bajuin, Booster Angsa dan Jaringan Perpipaan.

Turut hadir pada acara tersebut, anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut, Dandim 1009/TLa, Perwakilan Kapolres Tanah Laut, Perwakilan BPPW Kalsel, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tanah Laut.

Kemudian, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanah Laut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Tanah Laut, Camat Pelaihari, Kepala Desa Panjaratan, Kepala Desa Tungkaran, Kepala Desa Ujung Batu, serta Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Supervisi pada proyek tersebut. (ant/jp).

Tergugat Tak Pernah Hadir Sidang, Gugatan Penggugat Dikabulkan

PALANGKA RAYA- Indra Kesuma memenangkan perkara gugatan tanah di Jalan Banteng (menyebrangi Jalan Lintas Mahir Mahar) RT 13/RW XIV Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalteng.

Tanah seluas 200X30 Meter persegi tersebut selaku pihak tergugat adalah Jaya, Yulia Indrawati dan 10 orang lainnya serta Badan Petanahan Nasional Kota Palangka.

Kuasa hukum penggugat, Adi mengatakan, bahwa gugatan pada Pengadilan Negeri Palangka Raya dengan perkara perdata Nomor 226/Pdt.G/2020/PN Plk gugatan klien kami dikabulkan Majelis Hakim yang mengadili perkara tersebut.

"Setelah itu tergugat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Kalimantan Tengah, dalam amar putusannya Hakim Tinggi menyatakan permohonan banding dari pembanding semula tergugat XIII tidak dapat diterima," kata Adi, Senin, 6 Desember 2021 di Palangka Raya.

Permohonan banding tergugat tidak diterima Pengadilan Tinggi karena melewati jangka waktu yang telah ditetapkan oleh ketentuan hukum yang berlaku, seharusnya 14 hari. Sedangkan mereka mengajukan banding setelah 14 hari.

"Terkait dengan klien kami, alas nya ada surat hibah dari pemilik asal dan dasar hibah itu verklaring. Dan Itu sudah ada SK dari Kementerian Lingkungan Hidup bahwa terkait untuk bisa dilakukan proses Tora," terang Adi.

Dijelaskan Adi, bahwa pihak tergugat menggunakan Sertifikat Hak Milik, tetapi disaat pembuktian di persidangan mereka tidak bisa menunjukan bukti bukti tersebut. Maka Majelis Hakim mengabulkan gugatan Indra Kesuma.

"Karena perkara perdata itu sistem pembuktian, tergantung para pihak memperlihatkan bukti di persidangan. Pada saat sidang yang punya SHM tidak hadir walaupun sudah dipanggil secara resmi dan patut," ujar Adi.

Karena pihak tergugat tidak menggunakan hak nya, maka tergugat secara otomatis tidak bisa memperlihatkan bukti di persidangan. Sementara, pihak penggugat lebih banyak menunjukan bukti penguasaan atas tanah lebih dari 20 tahun lamanya.

"Kami berupaya mediasi, namun dari awal telah dipanggil secara resmi dan patut tetapi tergugat tidak pernah hadir. Kalau sekarang telah selesai, pengadilan menyatakan tanah itu hak klien kami. Di lapangan fakta nya juga klien saya tetap menguasai tanah itu," pungkas Adi.(emca/jp).

Senin, 06 Desember 2021

Nataru, ASN Dilarang Cuti


TAMIANG LAYANG - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas menegaskan, larangan cuti kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) pada momen Natal dan Tahun Baru (Naratu). Menurutnya, apa yang menjadi larangan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penularan COVID-19.

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah tersebut juga mengajak, para pegawai untuk mendukung hal tersebut. Selain itu, sambungnya, dengan tidak keluar daerah.

"Karena pada saat Nataru juga akan diterapkan PPKM Level 3," sebut bupati Ampera di Tamiang Layang, Senin (06/12/2021).

Dia mengimbau, kepada seluruh lapisan masyarakat juga untuk tidak berpergian. Kemudian, membatasi perayaan dengan hanya di lingkungan keluarga. 

"Jika ada urusan maupun keperluan sangat mendesak dan harus keluar daerah wajib protokol kesehatan memakai masker, menghindari kerumunan, dan selalu jaga jarak," tegas bupati. 

Lanjutnya, kepada pihak swasta juga bisa menjaga agar tidak ada kasus harian COVID-19. Partisipasi aktif diharapkan agar rantai penularan virus asal Wu Han Cina tidak terjadi. 

"Meski nol kasus COVID-19 kita harus waspada dengan adanya prediksi gelombang ketiga," pungkas bupati. (zi/l/jp).

Lantik Direktur Utama, Paman Birin Minta Bank Kalsel Beradaptasi Dengan Dunia Digital


BANJARMASIN- Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor secara resmi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, Sabtu (4/12) di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, saat ini dan ke depan, persaingan dunia perbankan pasti lebih ketat lagi, seiring  dengan berkembangnya digitalisasi dalam berbagai layanan perbankan.

Sekarang ini, hampir seluruh perbankan memberikan layanan melalui sistem digital. Jika ingin transfer, maka  tidak perlu lagi datang ke bank, cukup melalui mobile banking, termasuk untuk pembayaran air, listrik dan lain-lain.

"Karena itu, saya minta kepada direktur utama, dan seluruh jajaran Bank Kalsel, agar tidak ketinggalan untuk beradaptasi dalam memanfaatkan sistem  digital,” pesannya.

Dikatakan, saat ini, Bank Kalsel memang sudah punya akses pelayanan dengan basis digital.

Tetapi, upaya untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelayanan, hendaknya selalu menjadi motivasi bagi seluruh kalangan Bank Kalsel.

Bagaimanapun, bisnis perbankan sesungguhnya juga bisnis pelayanan. semakin baik pelayanan di Bank Kalsel, maka bank kebanggaan urang Banua ini, akan semakin eksis dan sukses.

"Semoga, pelayanan terbaik dari Bank Kalsel, hadir di bawah kepemimpinan saudara Hanawijaya,” doa Paman Birin.

Potensi dan peluang bagi Bank Kalsel untuk berkembang lebih besar, sangat terbuka lebar.

Di antara potensi dan peluang itu, dapat diwujudkan melalui produk keuangan syariah dari Bank Kalsel.

Sebagai daerah dengan mayoritas penduduk beragama Islam, maka produk jasa keuangan syariah akan menjadi pilihan masyarakat, karena selaras dengan tatanan muamalah dalam agama Islam.

Ini akan menambah berkah dan kebaikan dalam membangun masyarakat yang agamis dan menumbuhkan perekonomian daerah yang Islami.

Saat ini produk jasa keuangan syariah bukan hanya perbankan syariah, tetapi juga sudah berkembang ke industri keuangan non-bank syariah seperti asuransi syariah, dana pensiun syariah, perusahaan pembiayaan syariah lainnya.

Gubernur Kalsel  berharap, produk syariah dari Bank Kalsel juga dapat meningkatkan upaya pengembangan pasar dengan dukungan pada sektor riil seperti  industri fashion, kesehatan, dan pariwisata syariah.

"Saya tekankan sekali lagi pesan utama kepada direktur utama dan seluruh jajaran Bank Kalsel, agar terus berinovasi dalam upaya digitalisasi pelayanan perbankan. Maksimalkan potensi kesyariahan dari produk jasa keuangan Bank Kalsel, dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, tentang layanan syariah di Bank Kalsel,” ujarnya.

Bank Kalsel juga  diminta membuat manajemen terbaik dilingkungannya, baik dari aspek pelayanan, pemasaran, peningkatan SDM termasuk kehadiran Bank Kalsel untuk mendukung pengembangan UMKM  serta mendorong pergerakan perekonomian daerah.

Hanawijaya  yang lahir pada 3 Desember 1963 ini, adalah alumni Institut Pertanian Bogor dan S-2 Jurusan Ilmu Manajeman Internasional Universitas Prasetya Mulya 1999. Hanawijaya pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng (2018-2017), kemudian Direktur Pembiayaan Mikro Kecil Bank Syariah Mandiri (2010-2014).

Ia juga sempat menjabat Direktur Pembiayaan Konsumen, Komersial Cabang dan Pengembangan Produk Bank Syariah Mandiri (2007-2010) dan Direktur Kepatuhan Manajeman Resiko, Produk dan IT Bank Syariah Mandiri 2005-2007.

Terkait harapan gubernur terhadap Bank Kalsel di era digital, Hanawijaya mengakui banyak tantangan yang harus dilewati Bank Kalsel untuk bertransformasi menjadi bank digital, sehingga mau tidak mau pihaknya harus mempercepat proses digitalisasi Bank Kalsel mengejar ketinggalan dan menjadi bank terdepan dalam digital banking.

“Bank ini adalah bank Banua, pendapatan terbaik adalah untuk masyarakat Kalsel. Mari manfaatkan Bank Kalsel sebagai tempat  penyimpanan hingga investasi,” imbaunya. (adpm/jp).

Gowes KORPRI, Paman Birin Berharap ASN Lebih Produktif


BANJARMASIN- Gubernur Kalimantan Selatan Dr (HC) H Sahbirin Noor lepas peserta gowes dalam rangka peringati HUT Korpri ke 50, di siring Nol Kilometer, Jl Jenderal Sudirman Banjarmasin, Minggu (5/12).

Para goweser menempuh jarak 17 Kilometer sekaligus menikmati udara pagi di dalam kota Banjarmasin.

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengatakan, gowes mempunyai banyak manfaat, selain mendapatkan kebugaran kegiatan ini juga dapat merekatkan silaturahmi dan meningkatkan persaudaraan.

"Kami berharap dengan badan dan jiwa yang sehat ASN akan lebih produktif lagi dalam bekerja. Jika produktif maka daya saing daerah akan semakin meningkat,” ujarnya.

Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu ikhtiar dalam meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah mengatakan, gowes ini dilaksanakan untuk menjaga kebugaran ASN di tengah Pandemi COVID 19.

"Pada pelaksanaan gowes ini tetap menaati protokol kesehatan yang ketat. Tiap SKPD lingkup Pemprov Kalsel dibatasi hanya mengikutsertaan 7 ASN,” jelasnya.

Peringatan Hari Jadi Korpri yang jatuh pada 29 November 2021, di lingkungan Pemprov Kalsel digelar beragam jenis lomba lomba. Salah satunya lomba yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel melalui berbagai even.

Bahkan kado terindah HUT Korpri ke 50, bagi Provinsi Kalsel adalah Kalsel dinobatkan sebagai Juara Umum MTQ Korpri 2021. (adpm/jp).

Tanbu dan HST Akan Dibangunkan Bendungan Sebagai Upaya Pengurangan Dampak Banjir


BANJARBARU- Pembangunan bendungan kusan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.Saat ini persiapan tengah dilakukan terutama penyiapan lahan untuk proyek tersebut

Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar mengatakan, disetujuinya pembangunan Bendungan Kusan diketahui setelah mereka berdiskusi dengan Bappenas dan Direktur Bendungan pada Kementerian PUPR.

"Dalam diskusi itu, rencana pembangunan Bendungan sangat direspon oleh pemerintah pusat,” katanya, saat mengikuti giat di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel belum lama ini.

Zairullah berujar, dalam pembangunan ini, Pemkab Tanah Bumbu mempunyai tanggungjawab terkait pembebasan lahannya.

"Ketika lahan siap, maka pembangunan bendungan langsung menjadi program prioritas nasional,” ujarnya.

Saat ini ungkapnya, pembebasan lahan sedang dilakukan. Luasnya mencapai 22 ribu hektare untuk menampung 2,3 juta kubik air.

"Jadi nanti lahan yang dibebaskan digenangi air, seperti Waduk Riam Kanan,” terangnya.

Dia menuturkan, lokasi rencana waduk berada di Kecamatan Teluk Kepayang. Ada enam desa yang terdampak dengan pembangunan.

"Sedangkan rumahnya, ada 122 KK yang kena dampak. Itu sudah disiapkan rumah pengganti untuk relokasi,” tuturnya.

Dirinya berharap, pembebasan lahan berjalan lancar. Sehingga pembangunan waduk dapat segera dilaksanakan.

"Kalau waduk selesai dibangun, maka pengairan untuk pertanian dan perikanan akan lebih baik,” ujarnya.

Di samping itu, Zairullah menyebut, di waduk nantinya akan dibangun tenaga listrik berkapasitas 42 MW yang bisa menyuplai kelistrikan di ibu kota negara baru di Penajam Paser Utara, Kaltim.

Pembangunan bendungan baru sendiri menjadi prioritas Pemprov Kalsel untuk penanganan banjir di Kalsel.

Ditambahkan Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira, selain Bendungan Kusan, juga ada bendungan Riam Kiwa yang kini dalam proses pembebasan lahan dan telah disetujui pusat untuk dilakukan pengerjaan fisik pada 2022.

Untuk Bendungan Kusan lanjutnya, pihaknya bersama Bupati Tanah Bumbu telah mengajukan pengusulan ke pemerintah pusat agar bisa menjadi program prioritas nasional.

“Sekarang masih dalam tahap pembebasan lahan dan kita di Pemprov Kalsel juga akan bantu pembebasan itu,” katanya.

Selain bendungan Kusan, Bendungan Pancur Hanau di HST terang Fajar juga akan dikawal hingga dapat dibangun oleh pemerintah pusat seperti bendungan Tapin sebelumnya.

Bendungan Pancur Hanau yang direncanakan dibangun pemerintah berada di empat desa yaitu Desa Alat, Datar Ajab, Hinas Kanan dan Murung B.

Dengan pembangunan dua bendungan tersebut maka pengurangan dampak banjir di Tanah Bumbu dan HST diharapkan dapat terwujud. (adpm/jp).

Serahkan DIPA dan TKDD, Gubernur Kalsel Ingatkan Akuntabilitas dan Transparansi


BANJARMASIN- Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan APBN tahun 2022, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, didampingi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel, Sulaimansyah, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada satuan kerja Kementerian/Lembaga dan Bupati/Wali Kota se-Kalsel, di Banjarmasin, Jumat (3/12/2021).

Penyerahan DIPA Petikan dan Buku Daftar Alokasi TKDD merupakan rangkaian dari penyerahan DIPA dan TKDD oleh Presiden pada tanggal 29 November lalu.

Pada kesempatan tersebut, Sahbirin berpesan agar Kepala Daerah/Bupati/Wali Kota dan pimpinan satuan kerja/SKPD untuk segera melakukan langkah-langkah optimalisasi penyerahan anggaran, sesuai dengan rencana kegiatan dan rencana penarikan dana yang telah disusun.

“Selanjutnya, tidak lupa selain bekerja dengan cepat dan responsif, aspek akuntabilitas dan transparansi juga harus dikedepankan. Penggunaan anggaran harus tetap dapat dipertanggung jawabkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mari tingkatkan koordinasi dan kolaborasi, juga semangat untuk bergerak bersama mewujudkan cita-cita untuk memajukan Banua, bangsa, dan negara,” kata Sahbirin.

Selain itu, Sahbirin juga memberikan apresiasi atas prestasi Pemerintah Daerah dan satuan kerja/KL terbaik dalam hal pengelolaan dan pelaksanaan belanja K/L maupun TKDD.

Untuk kategori Kabupaten/Kota dengan kinerja penyaluran DAK fisik terbaik, penghargaan diraih oleh Kabupaten Barito Kuala sebagai terbaik pertama, Kota Banjarbaru terbaik kedua, dan Kabupaten Tanah Laut sebagai terbaik ketiga.

Untuk kategori Kabupaten/Kota dengan kinerja penyaluran Dana Desa terbaik, penghargaan diraih oleh Kabupaten Tanah Bumbu sebagai terbaik pertama, Kabupaten Tapin terbaik kedua, dan Kabupaten Tabalong sebagai terbaik ketiga.

Untuk kategori K/L terbaik dalam kinerja pelaksanaan anggaran, dengan kriteria jumlah satker sampai dengan 3, penghargaan diraih oleh Badan Kepegawaian Negara Regional VIII Banjarmasin, kriteria jumlah satker 4 sampai dengan 10 penghargaan diraih oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan, dan dengan kriteria jumlah satker di atas 10 penghargaan diraih oleh Kementerian Keuangan Provinsi Kalimantan Selatan.

Terakhir, kategori kinerja pemanfaatan marketplace/digipay, penghargaan diraih oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Selatan. (mckalsel/jp).

Paman Birin Pimpin Latihan Karateka Sabuk Hitam


BANJAR- Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, memimpin secara langsung latihan ilmu bela diri karate  sabuk hitam di Kiram Park, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, pada Minggu (5/12).

Latihan karate ini digelar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) sebagai salah satu program strategis untuk mempersiapkan atlet karateka pada kejuaraan berskala nasional maupun internasional.

Tujuan lainnya, dalam rangka konsolidasi organisasi dan menumbuhkan spirit karateka di Bumi Lambung Mangkurat.

"Kita berharap FORKI ke depan lebih baik lagi, terutama dalam mempersiapkan atlet kita menghadapi kejuaraan nasional maupun dunia di masa mendatang,” tutur Sahbirin Noor sebelum memulai latihan.

Dikatakan Paman Birin, melalui latihan bersama paling tidak mampu menyiapkan laboratorium latihan mereka dulu, agar dapat latihan sebaik-baiknya untuk persiapan tampil sesuai event ke depan

Terkait PON 2024, Paman Birin menyebut soal persiapan sejak awal, yakni menggencarkan latihan yang dimanajemeni dengan baik.

"Di arena 2024 PON, kita sudah minta siapkan untuk bertempur di event itu. Karena maju dengan persiapan, maka kita akan tampil  prima hingga mampu menjadi juara. Ini karena lancar kaji karena diulang. Hari ini kita butuh latihan. Latihan pun perlu dimanajemeni dengan baik, mulai dari pelatihannya yang andal dan kesiapan atletnya sendiri,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Ketua FORKI Banjarmasin Johansyah Muchlis, mengatakan kehadiran Paman Birin mampu meningkatkan semangat kebersamaan dan persatuan karateka Kalsel.

"Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Paman Birin, kita makin semangat untuk meningkatkan prestasi karateka Banua semakin maju,” tutur Johansyah.

Menurut pria yang berkarier di Kejaksaan ini, kegiatan karate tanpa disadari dapat membantu masyarakat maupun pemerintah.

"Hampir 75 persen perkara di pengadilan menyangkut narkoba. Dengan olahraga karate, harapannya dapat membina adik-adik kita terhindar dari pergaulan bebas khususnya narkoba,” pungkasnya. (adpm/jp).

Finalis Lasqi Kapuas Juara Satu Nasional Bivo GTR NTB

KUALA KAPUAS- Ketua Umum DPD Lembaga Seni Qosidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat, SH. MH mengucapkan selamat dan sukses atas prestasi Ahmad Kamaluddin Abdi Bintang Vokalis Remaja Putera asal Kapuas yang dinobatkan sebagai Juara Pertama Bintang Vokalis Gambus Tingkat Remaja (Bivo GTR) Nasional ke XXV di Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 3 – 5 Desember 2021.

"Ini membuktikan bahwa DPD Lasqi Kabupaten Kapuas sangat konsen dan sungguh-sungguh membina kaum muda dan remaja untuk bagaimana cinta dengan seni qasidah sebagai salah satu cara kita mensosialisasikan/mengedukasi pemuda remaja untuk berkegiatan positif,” ucap Ary Egahni melalui selulernya Minggu (5/12) siang.

Ary Egahni yang juga Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalimantan Tengah ini mengharapkan kedepan agar pemuda dan remaja yang ada di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah semakin meningkatkan kemampuan di segala bidang.

Isteri orang nomor satu di Kapuas ini juga menegaskan jika pemuda remaja senantiasa berkegiatan positif untuk melawan agar tidak masuk kepada bahaya-bahaya narkoba, sex bebas dan kenakalan remaja lainnya, sehingga mereka merasa dibutuhkan dan yang mengambil bagian strategis dalam pembangunan di Kabupaten Kapuas.

"Saya yakin dan percaya kedepan akan terbit bintang-bintang dari Kabupaten Kapuas dalam segala bidang terutama seni qasidah. Mari terus kita tingkatkan etos kerja DPD Lasqi Kapuas melalui berbagai program yang nyata untuk selalu membina pemuda dan remaja di Kabupaten Kapuas supaya cinta seni qasidah,” harap Ary Egahni.

Sementara itu, Ketua Harian DPD Lasqi Kabupaten Kapuas H. Suwarno Muriyat yang hadir secara langsung bersama Sekretaris Umum H Hapip, Bendahara Hj Marlina Kasfiatie dan Pelatih Pendamping H Agon mengucapkan terima kasihnya kepada Bupati Kapuas dan Ketua Umum DPD Lasqi Kapuas sehingga finalis asal Lasqi Kapuas mampu meraih prestasi ditingkat nasional.

"Kepada DPW Lasqi Kalimantan Tengah saya ucapkan terima kasih kerjasama, bimbingan, bantuan dan pembinaannya. Juga DPD Lasqi Kabupaten Kapuas yang telah bekerja keras sejak seleksi, pembinaan dan keikutsertaan Ahmad Kamaludin Abdi bersama bintang vocalis yang tergabung dalam Kontingen Lasqi Kalimantan Tengah dan mampu meraih prestasi puncak,” pungkasnya. (hms/rb/jp)

Jadikan Peringatan Perjuangan Rakyat Marabahan Momentum Introspeksi

MARABAHAN- Peringatan Hari Perjuangan Rakyat Marabahan bukan semata seremonial, namun harus sarat makna. Jadikan momentum ini untuk melakukan introspeksi sejauh mana komponen masyarakat dapat mewarisi nilai-nilai perjuangan.

Demikian diutarakan Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS saat membina Upacara Peringatan Hari Perjuangan Rakyat Marabahan Tahun 2021 di Halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Batola, Senin (06/12/2021).

"Yang perlu kita renungi saat ini seberapa jauh komponen masyarakat dapat mewarisi nilai-nilai perjuangan, melanjutkan, serta mengisi kemerdekaan demi mencapai kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut Noormiliyani, peringatan harus mampu melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat perjuangan pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan, khususnya di Bumi Ije Jela tercinta.

Khusus untuk ASN lingkup Pemkab Batola, bupati perempuan pertama di Kalsel, ini mengharapkan agar peringatan yang bertepatan akhir tahun anggaran dapat dijadikan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing.

"Sehubungan akan berakhirnya tahun anggaran 2021 dan tertib administrasi pelaksanaan dan pengelolaan keuangan daerah agar memperhatikan batas waktu pengajuan SPM GU/TU/LS dan pengiriman SPM nihil tahun anggaran 2021,” kata Noormiliyani.

Wanita yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini mengharapkan di bulan Desember ini juga masing-masing SKPD memaksimalkan penyerapan anggaran di samping mulai memikirkan, merencanakan, dan menyusun rangkaian program dan kegiatan prioritas untuk tahun 2022 mendatang sehingga di awal tahun anggaran baru semuanya dapat bekerja optimal.

"Inilah yang kita harapkan bersama dalam berkarya dan mengabdikan diri bagi kepentingan daerah dan masyarakat dalam bingkai kebersamaan dan saling dukung dari seluruh SKPD termasuk dengan instansi pemerintah lainnya,” harapnya. 

Kepada seluruh ASN, isteri anggota DPRD Provinsi Kalsel H Hasanuddin Murad, ini mengimbau untuk senantiasa berdisiplin, berkinerja, dan melayani guna tercapainya Visi dan Misi Pembangunan Daerah 2012-2022 Batola Setara.

"Mari satukan tekad, semangat, dan jiwa pengabdian guna mendorong percepatan kemajuan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkesinambungan, adil dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Batola,” ajaknya.

Upacara yang juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Batola H Rahmadian Noor, para anggota forkopimda, Sekda H Zulkipli Yadi Noor, para pimpinan SKPD, pasukan TNI, Polri, Satpol-PP, ASN, KNPI, dan Karang Taruna ini juga berisi pembacaan sejarah singkat perjuangan rakyat Marabahan oleh Kabag P2BJ Rahmanto.

Kemudian, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua DPK KNPI Jejangkit Lukmanul Hakim. Sedangkan bertindak selaku Perwira Upacara Kabag Umum H Saipudin, Komandan Upacara Kabag Adpem Dodi Wahyu Prabowo, dan pembaca doa Staf Bagian Kesra Sabirin. (prkpmd/jp).

2013 Hingga 2021, Pemkab Barito Timur Sekolahkan 47 Orang Menjadi Dokter

TAMIANG LAYANG- Dalam upaya mempersiapkan serta meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Gumi Jari Janang Kalalawah. Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah membiayai puluhan orang anak muda dari kabupaten setempat untuk menjadi dokter.

Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas mengatakan, bahwa pelayanan kesehatan bagi masyarakat merupakan salah satu program prioritas yang harus terus ditingkatkan.

Oleh sebab itu, menurut Ampera, untuk mewujudkannya perlu persiapan dan peningkatan sumber daya manusia, khususnya untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Barito Timur.

"Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemkab Bartim telah membiayai pendidikan dokter sebanyak 47 orang sejak tahun 2013 -2021,” kata Ampera di Tamiang Layang, Senin (06/12/2021).

Dijelaskannya, dari 47 orang yang disekolahkan atau dibiayai oleh pemda, ada sebanyak 6 orang yang sudah lulus dan mengabdi dalam daerah. Di mana, para dokter yang telah menyelesaikan pendidikannya tersebut ditempatkan pada rumah sakit daerah dan puskesmas sesuai kebutuhan.

"Jadi yang sudah menyelesaikan pendidikan kedokteran dan mengabdi di daerah ada 6 orang, dan tiga orang internship,” timpal Ampera.

Ditambahkannya, Internship adalah pendidikan profesi untuk pemahiran dan pemandirian dokter, setelah lulus pendidikan dokter untuk penyelarasan hasil pendidikan dengan kondisi di lapangan.

"Magang atau internship adalah fase terakhir sebelum seseorang resmi menjadi dokter umum,” terang Ampera.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Tabalong ini juga mengatakan, putra putri Bartim yang menempuh pendidikan kedokteran tersebut tersebar disejumlah perguruan tinggi, seperti di Kalteng, Kalsel, dan Pulau Jawa.

Lanjutnya, untuk bisa ditanggung pembiayaan, mulai semester dua, selama kurun waktu lima tahun.

"Saya berharap dengan semakin banyaknya tenaga kesehatan dokter, maka pelayanan kesehatan bagi masyarakat kedepannya akan lebih baik lagi, untuk mewujudkan warga Bartim sehat,” tandasnya. (dsk/zi/jp).

Dandim 1002/HST Apresiasi Sekolah Vertical Rescue

BARABAI- Dandim 1002/HST, Letkol Inf Muh Ishak HB melalui Kepala Staf Kodim 1002/HST, Mayor Arm Agus Sutisna mengapresiasi Sekolah Vertical Rescue yang diselenggarakan oleh Vertical Rescue Regional Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Kodim HST, Mayor Arm Agus Sutisna, Senin (06/12), usai mengikuti acara pembukaan sekolah vertical rescue yang dibuka oleh Sunar Winarni selaku Staf Ahli Ekonomi Pembangunan Kabupaten HST di taman wisata Pagat Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah, Kalsel.

Dandim mengatakan, kegiatan ini sangat-sangat bernilai positif, dimana nantinya diharapkan akan dapat mencetak kader-kader tenaga kemanusiaan yang profesional dan siap bertugas dalam kondisi apapun, karena didukung oleh instruktur yang handal.

Menurutnya, dihadapkan dengan peringatan BMKG bahwa cuaca extrim yang masih akan terjadi sampai akhir tahun 2021, di wilayah Kalimantan Selatan tentunya para peserta sekolah vertikal rescue harus lebih bersemangat mengikuti latihan guna menghadapi tantangan kedepan.

"Saya hanya berpesan kepada panitia penyelenggara dan peserta untuk tetap mengutamakan faktor keamanan guna menghindari kerugian personel maupun materiil dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara pembukaan sekolah vertical rescue tersebut Sunar Wiwarni Staf Ahli Ekonomi Pembangunan, Kasdim 1002/HST Mayor Arm Agus Sutisna, Danramil 1002-07/Batu Benawa Kapten Inf Andi Tiro,  Wadan Yonif 621/Manuntung Kapten Inf Sandi Helly, Sekretaris Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten HST Agus Azhari,Kasat Sabhara Polres HST AKP Suoriono, Orari Lokal HST, dan peserta 60 orang. (pndm/hen/jp).


Pekat Indonesia Bersatu DPW Kalsel Serahkan Bansos untuk Korban Banjir HST

BARABAI- Pekat Indonesia Bersatu Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banjar Baru menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa Sembako untuk korban Banjir di Kabupaten HST, di halaman Mapolres HST, Senin (06/12/2021).

Rombongan yang beranggotakan empat orang tersebut tiba menggunakan mobil Avanza di Barabai yang merupakan ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk menyerahkan bantuan bagi korban Banjir.

"Semoga bantuan dari kami ini bisa meringankan beban saudara kita yang terdampak musibah banjir di HST," harap Taufiq Rahman Perwakilan Pekat IB DPD Banjar Baru.

Dalam penyerahan bantuan itu, Kabag Sumda AKP Rissan, S.Sos, M.A.P. atas nama bapak Kapolres Hulu Sungai Tengah mengucapkan terimakasih atas bantuan yang di berikan oleh Pekat IB DPW Kalsel.

"Bantuan ini akan kami salurkan kepada masyarakat Hulu Sungai Tengah yang terdampak Banjir," ujar Kabag Sumda. (hen/jp).

Sertifikasi Basic Remote Pilot Digelar Untuk Pilot Drone Kalimantan Selatan

BANJARBARU- Sertifikasi Remote Pilot FASI Kalimantan Selatan dibuka. Pelatihan dan Sertifikasi Basic Remote Pilot FASI Kalsel Ke-4 dibuka oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago dengan diikuti oleh 79 Remote Pilot dari Kalsel dan sekitarnya mulai tanggal 04-05 Desember 2021. 

Pelatihan Sertifikasi Drone Basic Remote Pilot  (BRP) di Lanud Sjamsudin Noor tersebut dimaksudkan agar para pilot drone khususnya di wilayah Kalimantan Selatan betul-betul memahami aturan-aturan, kreatif dan aman. Sebab, drone saat ini banyak digunakan di sektor lain, seperti pertanian, pertambangan, bahkan hobi aeromodelling.
 
Penggunaan drone oleh masyarakat di masa depan diperkirakan akan semakin banyak, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, aturan menerbangkan drone perlu terus disosialisasikan agar dapat menjamin keselamatan bagi semua pihak.

Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor sebagai pemegang otoritas ruang udara dan FASI Kalsel sebagai wadah komunitas penggiat pencinta dirgantara perlu melaksanakan edukasi dan sosialisasi tentang aturan penggunaan ruang udara kepada masyarakat umum, sebagai salah satu metode menjaga keamanan ruang udara dari berbagai pelanggaran penggunaan drone yang tanpa pengawasan, dan berpotensi menimbulkan bahaya pada kegiatan penerbangan. 

Setiap penerbang drone wajib memiliki sertifikasi agar nantinya dapat dipertanggungjawabkan, dan sekaligus menjadi penjuru, pembimbing di daerah tugas masing-masing, demi untuk keselamatan dan keamanan bersama baik dalam dunia kedirgantaraan maupun keamanan sendiri.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago dalam sambutannya pada acara pembukaan Sertifikasi Drone Basic Remote  Pilot (BRP) di Gedung Serbaguna asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Kalimantan Selatan, Sabtu, (04/12/2021).

Lebih lanjut, Danlanud Sjamsudin Noor menegaskan, untuk keselamatan dunia kedirgantaraan maka pengguna drone harus ditertibkan, agar tidak membahayakan bagi orang lain khususnya bidang penerbangan, kalau ada masyarakat menggunakannya yang tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan segera dilaporkan, yang bersangkutan akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. 

“Sosialisasi dan pelatihan penting, agar masyarakat paham sekaligus dapat menerbangkan drone dengan baik, aman, dan bertanggung jawab, oleh karenanya, peluang pelatihan yang sangat baik  ini kiranya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, agar dapat menambah ilmu dan wawasan dalam penggunaan drone secara benar sesuai aturan yang ditetapkan serta mendapat sertifikasi sesuai ketentuan”, jelasnya.

Selanjutnya Paban II Puan Potdirga Spotdirga TNI AU Kolonel Pnb Agung Sasongkojati sebagai pimpinan instruktur latihan, yang juga menjabat sebagai Ketua Drone Indonesia saat memberikan pembekalan menyampaikan beberapa materi pokok tentang bagaimana penggunaan dan pengoperasian drone yang benar dan tepat, perawatan dan pemeliharaan drone, serta aturan dan ketentuan peraturan pemerintah tentang penggunaan drone diantaranya PP No 4 Tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara, serta Permenhub lainnya yang terkait.

Dan mengatakan, bahwa bagi yang telah menyelesaikan pelatihan, Dispotdirgaau melalui FASI akan memberikan lisensi sebagai tanda kemampuan mereka menerbangkan drone ataupun wahana aeromodelling sebagai tanda bahwa sudah memenuhi faktor keamanan Negara dan keselamatan penerbangan.

Sebelum kegiatan, semua peserta dan panitia menjalani Swab Antigen dan pelaksanaan sesuai protokol kesehatan. Selanjutnya sebanyak 79 peserta dari komunitas drone di wilayah Kalsel mengikuti kegiatan pelatihan baik secara teori maupun praktek selama 2 hari kegiatan. Selain sosialisasi, peserta juga mendapatkan materi latihan terbang drone dan uji sertifikasi. 

Diharapkan kegiatan ini meningkatkan kesadaran, keselamatan dan keamanan ruang udara di Kalsel serta Indonesia pada umumnya. Pada saat kegiatan ini pula diberikan pengenalan teknik menerbangkan Drone kepada siswa-siswi SMU dan SMK yang ada disekitar wilayah kota Banjarbaru. Para peserta mengikuti latihan dengan rasa senang dan serius, selama pelatihan berjalan dengan aman dan lancar. (yet/jp).

Irma Membentuk Karakter Anak Melalui Wayang Kulit Banjar

PELAIHARI- Sikap sopan santun menjadi salah satu nilai yang akan diajarkan oleh orang tua kepada anak sejak dini. Upaya inilah yang dilakukan Irma, salah seorang warga Tanah Laut (Tala) yang ingin membentuk karakter anak melalui tontonan Wayang Kulit Banjar. 

Wayang Kulit Banjar telah didatangkan langsung dari Hulu Sungai Tengah oleh Pemerintah Kabupaten Tala yang digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-56 Kabupaten Tala. Gelaran yang diwarnai dengan pertunjukan teater dari Studi Penulisan, Pemeranan dan Pertunjukan (SP3) Bati-Bati kali ini, dibuka langsung oleh Bupati H.M. Sukamta di Lapangan Tenis Pemuda Pelaihari pada Sabtu malam (4/12/2021).

Setelah menonton bersama anaknya, Irma menyebutkan bahwa acara tersebut membawakan nilai moral yang baik.

"Tadi ada tentang akhlak kepada orang tua, ini bermanfaat karena bisa mengajari anak muda sekarang biar punya akhlak yang baik dan juga sekalian tahu adat istiadat," ujarnya.

Selaras dengan Irma, Bupati H.M. Sukamta juga menyampaikan bahwa gelaran Wayang Kulit diakui dapat menjadi salah satu media untuk pembentukan karakter generasi di Kabupaten Tala.

"Ini warisan kai nini kita, wayang bukan hanya tontonan tapi juga tuntunan dalam membangun bumi tuntung pandang, dan dalam bersosialisasi untuk mencapai cita-cita masyarakat," tutur Bupati.

Penampilan wayang bertema Saimbara Kambang Jujuran yang digelar sepanjang malam hingga pagi itu turut disaksikan oleh Sekda Tala H. Dahnial Kifli, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tala H. Hairul Rijal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala H. Zainal Abidin, para tamu undangan dan masyarakat. (dskmnf/jp).

Simpan Sabu Dibawah Laptop, Seorang Pria Diamankan

PALANGKA RAYA- Seorang pria berinisial SM (47) diamankan oleh personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah karena kedapatan menyimpan dua paket yang diduga narkotika jenis sabu.

Kasatresnarkoba Polresta Palangka Raya, Kompol Asep Deni Kusmaya, S.H. menjelaskan, tersangka diringkus di rumahnya yang terletak dibilangan Jalan Christopel Mihing, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Jumat (03/12/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Dari tangan tersangka petugas mengamankan dua paket diduga sabu seberat 0,57 gram yang sebelumnya disimpan dibawah laptop yang ada di kamar tersangka berikut barang bukti lain berupa 1 pak plastik klip dan 1 buah Handphone warna hitam,” beber Asep.

Asep menambahkan, saat ini tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Kantor Satresnarkoba Polresta Palangka Raya guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

"Akibat perbuatannya pelaku tersangka dapat dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang – Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya. (emca/jp).

Pemkab HSS Gelar Tausiyah Bersama Dr. Al Habib Segaf Baharun

KANDANGAN- Menjadi salah satu rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan ke-71, juga juga dalam rangka pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar acara Silaturahmi dengan Ulama yang juga dirangkai dengan Tausiyah. Bertempat di Pendopo Bupati HSS, Minggu (5/12/21).

Adapun kegiatan tausiyah ini diisi oleh Dr. Al Habib Segaf Baharun, M.H.I. Ia merupakan anak kedua dari Habib Hasan Baharun, pendiri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah / Pon Pes Dalwa Bangil, Pasuruan Jawa Timur. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Rektor Institut Agama Islam (IAI) Dalwa Jawa Timur.

Dalam rangkaian acara di awali dengan pembacaan Qori oleh Muhammad Mukhyar S.Pdi, dilanjutkan tausiyah bersama Dr. Al Habib Segaf Baharun. 

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan Drs. H. Achmad Fikry, M.AP, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan Syamsuri Arsyad, S. AP, MA, Sekretaris Daerah Kab. HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP, Ketua Dewan Masjid Kabupaten HSS H. Muhammad Thaha , para Camat se-kabupaten HSS, Asisten dan Staf Ahli Setda HSS, Alim Ulama dan tokoh masyarakat, juga para pejabat dilingkungan Pemkab HSS.

Bupati HSS dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya juga ucapan terimakasih kepada Dr. Al Habib Segaf Baharun bersama rombongan yang pada hari ini berkenan hadir untuk datang bersilaturahmi serta mengisi Tausiyah di Bumi Rakat Mufakat.

"Alhamdulillah terima kasih kepada Al Habib Segaf bin Hasan Baharun yang memenuhi harapan kita bersama untuk bisa menyempatkan datang kesini,” ucap Bupati.

Dikatakan Bupati, agenda ini telah lama didiskusikan bersama Alm Guru Kapuh, namun baru kali ini lah dapat terlaksana. Diharapkan kehadiran Dr. Al Habib Segaf Baharun ini dapat memberikan pencerahan kepada para pejabat lingkung Pemkab maupun kepada sekuruh masyarakat Kabupaten HSS.

"Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan ini mendapatkan keridhoan dan keberkahan dari Allah SWT dan bernilai ibadah disisi allah dan juga dapat mempererat jalinan silaturahmi kita," ucap Bupati

Sementara itu, tampak kebahagian terpancar dari wajah Al-Habib Segaf Baharun, yang dalam Tausiyahnya menjelaskan tentang keutamaan mencintai para habaib, para alim ulama para guru agama sehingga kita termasuk yang orang yang menjadi sasaran cintanya Nabi Muhammad SAW.

"Maka dari itu, alhamdulillah mari kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan anugerah kepada kita semua sebagai umat sebaik-baik manusia,” ajaknya.

Ia juga menjelaskan golongan orang yang paling dibenci Jin, yaitu orang yang paling banyak memberi manfaat terhadap agama dan sesamanya. Namun, diterangkannya bahwasanya ada ayat-ayat dalam Al-Quran yang paling tidak disenangi oleh iblis dan tidak disukai oleh setan, ditakuti dalam artian sebagai perlindungan untuk umat manusia yang telah membaca ayat tersebut.
Lebih lanjut ia mengatakan, hubungan diantara Ulama dan Umara tidak bisa dipisahkan. Jika diantara keduanya selalu beriringan dan tahu hak masing-masing, maka disaat itulah suatu Negara, Kota ataupun Kabupaten menjadi ‘baldatun thoyyibatun wa rabbun ghaffur’. 

"Maka saat itulah kita sebagai harapan Nabi Muhammad SAW dapat mencontoh sikap profesional dalam melaksanakan amanah untuk memimpin umatnya," jelasnya.

Kegiatan pun ditutup dengan dibacakannya Sholawat Nabi Khidir yang dapat bersama-sama kita amalkan, dipimpin langsung oleh Dr. Al Habib Segaf Baharun. 

"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan silaturahmi dan tausyiah ini kita semua mendapatkan keberkahan dan ridho dari Allah SWT untuk mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang sejahtera dunia dan akhirat. Aamiin yaa rabbal ’aalamiin," tutupnya. (dskmnf/jp).

Minggu, 05 Desember 2021

Ular Piton Muncul Saat Banjir Rob di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN- Ular piton sepanjang 2,5 meter menggigit dua orang pemuda saat berupaya menangkapnya.

Ular yang muncul saat terjadinya banjir rob di kawasan Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timut, Kota Banjarmasin, Kalsel, Minggu Malam (5/11/2021).

Informasi yang diperoleh Jurnalispost.online, saat terjadinya air pasang, seekor ular memasuki rumah warga. Adanya ular jenis piton keluar, sehingga membuat warga kaget.

Selanjutnya masyarakat yang terdiri dari beberapa orang pemuda menangkap ular tersebut.

"Saat air naik, warga yang punya rumah berteriak karena adanya ular," kata salah satu warga yang ikut menangkap ular tersebut.

Selanjutnya, dirinya bersama warga lainnya mendatangi lokasi kemunculan ular bersama-sama.

"Setelah itu dilakukan penangkapan sekitar 15 menit, ularnya jenis piton dengan panjang 2,5 meter," katanya sembari menyatakan dirinya sempat digigit.

"Ular itu sudah dimasukkan ke dalam karung," katanya. (yet/jp).

Masih Terendam, Mahang Paku Jadi Giat Terakhir GPS Al Umm Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Banjir

BARABAI- Berbeda dengan wilayah lain di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang sempat dilanda banjir dan saat ini sudah surut, Desa Mahang Matang Landung RT 6 Kecamatan Pandawan atau yang dikenal dengan Mahang Paku, justru menjadi daerah terakhir yang terendam dan berlangsung hingga hari ini, Minggu (5/12/21).

Atas kondisi tersebut, menggerakkan GPS Al Umm HST untuk mengarahkan bantuan bagi warga Mahang Paku berupa berbagai bahan pangan, seperti beras, mie instan, sarden, minyak goreng, telur, gula, kopi, teh, air putih dalam kemasan, kayu bakar dan bahan lainnya.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua GPS Al Umm HST beserta para relawan dan diserahterimakan kepada warga Mahang Paku di lokasi Dapur Umum yang mereka dirikan.

Salah satu Pembina GPS Al Umm HST, S. Enggo Widodo yang turut bersama dalam rombongan relawan, mengatakan bahwa bantuan tersebut sebagai respon dari kondisi yang terjadi terkait dengan musibah banjir yang masih melanda.

"Bantuan ini adalah jawaban dari GPS Al Umm HST terhadap harapan warga Mahang Paku kepada kami, dan sejalan dengan tanggap darurat Kabupaten HST hingga hari ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya berkunjung ke sini atas informasi dari Camat Pandawan ketika kami menyalurkan bantuan di desa lain.

"Pak Camat mengatakan bahwa Mahang Paku sangat memerlukan bantuan. Lantas bersama pak Camat kami cek langsung dan sekarang Alhamdulillah sudah bisa kami salurkan bantuannya untuk menyuplai bahan-bahan yang diperlukan oleh dapur umum," terang Enggo.
Enggo yang merupakan Sekretaris Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah yang menaungi GPS Al Umm HST, menerangkan bahwa Yayasan akan senantiasa mendukung kegiatan GPS Al Umm HST untuk menebar kebaikan dan manfaat.

"Sebagaimana arahan dari Ustadz Hasbi Ridhani selaku Ketua Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, Insya Allah kita berkomitmen untuk terus berbagi terhadap orang-orang yang membutuhkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan warga, Husni mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan GPS Al Umm HST kepada warga Mahang Paku.

"Kalau hanya kami mengabarkan, mungkin banyak pihak yang tidak percaya dengan kondisi warga di sini. Namun melihat dari dekat, memang beginilah kenyataannya. Untuk itu atas nama warga, kami ucapkan banyak terima kasih," pungkasnya. (hen/jp).

H Nordin Resmi Jabat Ketua RAPI Tanah Laut

TANAH LAUT- Ketua Rapi Kalimantan Selatan (Kalsel) Rosehan Norbahri SH melantik dan mengukuhkan pengurus Rapi wilayah 04 Tanah Laut, terpilih sebagai ketua H Nordin periode 2022-2026, di obyek wisata pantai Batakan, Sabtu (4/12/2021).

Pelantikan yang di rangkai ulang tahun Rapi ke 74, dihadiri pengurus dan anggota Rapi se-Kalimantan Selatan tersebut disajikan hiburan dan doorprize.

Ketua Rapi Kalsel, Rosehan Norbahri mengisyaratkan, anggota Rapi harus terdepan dalam membantu masyarakat terkait musibah bencana.

"Anggota Rapi didalam menggunakan frekuensi santun, dan tidak menyebarkan informasi bohong atau hoax," ujarnya.

Terpenting, tegas Rosehan yang anggota Komisi III DPRD Kalsel ini setiap penanganan sosial kemasyarakatan lakukan koordinasi dengan pemerintah.

"Sekarang ini masa pandemi COVID-19, Rapi juga terpanggil dan mendukung agar target vaksinasi didaerah tercapai diatas 70 persen," tegasnya.

Oleh karena itu, kata Rosehan, pihaknya bekerjasama dengan TNI dan Polri dilibatkan dalam kegiatan vaksinasi.

Ketua Rapi wilayah 04 Tanah Laut H Nordin kepada media menyatakan, Rapi sebagai organisasi sosial dan kemasyarakatan selama ini selalu terpanggil dan terlibat dalam penanganan musibah terutama di wilayah Tanah Laut.

"Apa lagi kondisi sekarang ini Kalsel beberapa kabupaten musibah banjir, kami anggota Rapi sebagai relawan hadir membantu masyarakat," ujarnya.

Untuk itu "tegas H Nordin asli puteri Desa Batakan ini, minta pengurus dan anggota Rapi wilayah 04 Tala yang baru terbentuk harus meningkatkan kebersamaan didalam membantu warga masyarakat," tegasnya. (yet/jp).

Pemulihan Kondisi Warga Pasca Banjir, GPS Al Umm Salurkan Sembako

BARABAI- Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sebagian besar sudah surut dan warga mulai menata kehidupannya kembali. Namun demikian, kondisi mereka masih banyak yang memprihatinkan.

Dalam upaya pemulihan kondisi masyarakat, terutama dari sisi ekonomi yang sempat lumpuh karena Banjir, GPS Al Umm HST kembali menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga korban yang terdampak Banjir, di Desa Masiraan, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu (5/12/21).

Dihadapan ratusan masyarakat yang dikumpulkan oleh Pemerintah Desa setempat, Ketua GPS Al Umm HST, Yuliansyah Abu Subki memperkenalkan tentang GPS Al Umm HST dan maksud maupun tujuannya ke Desa Masiraan.

"GPS Al Umm HST adalah Organisasi dibawah naungan Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, yang diamanahi untuk melaksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan.  Salah satunya adalah giat hari ini. Kami datang untuk menyalurkan bantuan dari para donatur yang diamanahkan kepada kami, berupa sembako sebanyak 185 paket," jelasnya.

Ditambahkan Yuliansyah, yang dilakukan oleh pihaknya tersebut, merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya selama terjadinya musibah banjir.

Dijelaskannya, bahwa saat banjir melanda, dirinya bersama para relawan GPS Al Umm HST berjibaku menembus banjir, untuk menyalurkan logistik berupa makanan maupun bahan makanan kepada warga yang terlewatkan atau belum tersentuh bantuan dari pihak lainnya, sehingga saling melengkapi.

Yuliansyah berharap, bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban hidup Warga Masiraan pasca musibah banjir yang merendam rumah dan lahan garapannya. 
Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat Masiraan yang juga merupakan Pembekal terpilih, Akhmad Fauzi mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih untuk bantuan tersebut.

"Atas nama warga masyarakat Desa Masiraan, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh GPS Al Umm HST. Semoga menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan kebaikan di sisi Allah," ucapnya.

Di tempat yang sama, Camat Pandawan, As'ad memberikan apresiasinya kepada GPS Al Umm HST yang memberikan bantuan kepada warganya.

"Saya benar-benar mengapresiasi tinggi atas kepedulian kawan-kawan dari GPS Al Umm HST kepada warga Kecamatan Pandawan. Bantuan ini, tentu sangat bermanfaat bagi warga kami, terutama warga Masiraan ini," ucapnya.

As'ad juga menyampaikan bahwa di wilayah kecamatannya, Pandawan, masih ada desa yang terendam banjir hingga saat ini. Sehingga dirinya berharap, kalo memungkinkan dapat juga menyalurkan bantuan ke wilayah tersebut, yang direspon positif oleh pihak GPS Al Umm HST. (hen/jp).

Polsek Dusun Tengah Amankan Pelaku Kekerasan Terhadap Istri dan Anak

TAMIANG LAYANG- Kepolisian Sektor (Polsek) Dusun Tengah mengamankan seorang pria yang diduga pelaku tindak pidana kekerasan terhadap istri dan anak, Sabtu (04/12/2021).

Pelaku diketahui berinisial SR (36) warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Barito Timur, AKBP Afandi Eka Putra melalui Kapolsek Dusun Tengah Ipda Supriyadi mengungkapkan, pelaku SR diamankan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/41/XI/2021/SPKT. UNIT RESKRIM/SEK DUSTENG/RES BARTIM/POLDA KALTENG, tanggal 4 Desember 2021.

"Kekerasan tersebut terjadi disebuah barak di Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur," ungkapnya.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian berawal sekira pukul 15.30 Wib pada saat korban M (34) ingin melihat 3 orang anaknya yang tinggal bersama pelaku disebuah barak.

Setiba di dekat barak, korban didatangi oleh pelaku yang mana langsung berkata 'apa urusan kamu mau mendatangi anak-anak'. Kemudian, korban menjawab 'wajar saja saya melihat anak-anak karena anak saya. Lalu, pelaku berkata lagi 'kamu sudah meninggalkan anak selama 6 (enam) bulan'.

Setelah berkata itu, pelaku langsung memukul korban di bagian muka dan bagian kepala yang langsung jatuh tersungkur ketanah dan langsung ditolong oleh dua orang masyarakat sekitar. Namun, pada saat ditolong, tangan pelaku masih menarik rambut korban sehingga susah dilepaskan. 

Karena tangan pelaku susah dilepaskan, selanjutnya datang 1 (satu) orang warga membantu melerai dengan menarik badan pelaku hingga berhasil dilerai. Setelah dilerai, pelaku pergi ke barak. Sedangkan korban pulang ke rumah orangtuanya.

Selanjutnya, sekitar jam 18.00 Wib, tiga anak korban mendatangi korban diantar dua orang warga untuk memberitahukan kepada korban bahwa juga telah dipukul oleh pelaku, yang masing-masing dipukul di bagian dahi dan disamping telinga, di bagian belakang menggunakan sapu, dan diinjak di bagian jari manis tangan sebelah kiri. 

Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Dusun Tengah.

Mendapat informasi tersebut, polisi langsung mendatangi TKP. Selanjutnya, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi dan mengamankan pelaku.

"Pada saat dilakukan penggeledahan dirumah pelaku di temukan barang bukti satu bilah gagang sapu dalam kondisi bengkok yang diduga digunakan pelaku untuk tindak pidana tersebut," jelasnya. (zi/jp).

 
 

Antasari Peduli, Kodim 1002/HST Terima Bansos dari Duta Mall Group Banjarmasin untuk Warga Terdampak Banjir

BARABAI- Duta Mall Group Banjarmasin turut serta membantu dan mendistribusikan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, bantuan sosial diserahkan melalui Kodim 1002/HST dan di terima oleh Pasi Logistik Kodim 1002/HST Kapten lnf Subhan, Minggu (5/12/21).

Adapun bantuan tersebut berupa paket sembako yang memang saat ini diperlukan oleh masyarakat yang terdampak banjir, seperti mie instan, beras, susu, telur, sarden, air mineral, minyak goreng dan lain sebagainya.

Humas Duta Mall Banjarmasin, Yenny Purnawati menyampaikan, bahwa pihaknya dari Duta Mall Group Banjarmasin turut serta dalam membantu dan menangani bencana banjir yang melanda Kabupaten HST dengan mengirimkan bantuan berupa Sembako yang kami serahkan melalui Kodim 1002/HST.

"Karena kondisi menuju ke lapangan masih cukup sulit untuk dilalui dan keterbatasan untuk mendistribusikan, sehingga kami serahkan ke Kodim 1002/HST," ucapnya.

Ia berharap bantuan ini bisa membantu para korban banjir. "Tentunya kolaborasi dengan TNI yang juga sangat membantu dalam pendistribusian bantuan," tukasnya.

Sementara itu, Pasi Logistik Kodim 1002/HST, Kapten lnf Subhan selaku perwakilan penerima bantuan Sembako menyampaikan terima kasih kepada Duta Mall Group Banjarmasin yang telah membantu dalam penanganan banjir di Kabupaten HST.

"Bantuan ini akan kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir," ucapnya. (qi/mah/jp).

Dandim HST Serahkan Langsung Bantuan Sosial ke Warga Terdampak Banjir

BARABAI- Kodim 1002/HST kembali menyalurkan bantuan berupa bahan makanan yang di peruntukan bagi masyarakat terdampak Banjir.

Kali ini, dipimpin langsung oleh Dandim 1002/HST Letkol Inf Muh Ishak HB didampingi Plh.Pasiter Kodim 1002/HST Kapten Inf Moh.Alip Suroso kepada warga terdampak banjir di tiga titik lokasi yaitu Desa Mahang Matang Landung dan Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, serta Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, Minggu (05/12).

Bantuan sembako tersebut diterima oleh perwakilan warga di posko dapur umum  masing-masing desa.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1002/HST menyampaikan, bahwa ini merupakan salah satu wujud jiwa sosial dan prihatin serta kepedulian dari anggota Kodim 1002/HST untuk membantu dalam mengurangi beban masyarakat yang terdampak Banjir. 

"Meskipun kami sebagian anggota juga terdampak Banjir," ujarnya.

Dandim menyampaikan, meskipun genangan Banjir berangsur mulai turun namun masyarakat masih banyak yang pemukimannya terendam, karena sebagian wilayah Kecamatan Pandawan dan Labuan Amas Utara merupakan dataran rendah.

"Sehingga air bisa menggenang lebih dari satu minggu," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya melalui para Babinsa menghimbau kepada warga masyarakat tetap waspada, pasalnya cuaca ekstrem di bulan Desember ini masih mengancam yang bisa menimbulkan banjir susulan.

"Semoga banjir yang terjadi kali ini merupakan banjir yang terakhir tidak terulang lagi seperti beberapa bulan lalu yang juga melanda masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah," imbuhnya.

"Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap  masyarakat  yang mengalami kesusahan maupun bencana," tandas Dandim. (pndm/hen/jp).

H Hasanuddin Murad Soroti Tingginya Angka Perkawinan Anak Usia Dini di Batola

MARABAHAN- Tingginya angka perkawinan anak usia dini di tahun 2021 yang mencapai angka 105 perkawinan di Kabupaten Barito Kuala (Batola) mendapat sorotan dari Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Dapil III H Hasanuddin Murad, SH.

Dirinya mengajak semua pihak baik lembaga pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya para orangtua dan anak-anak usia sekolah (remaja).

"Saya berharap semua pihak dapat bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para orangtua dan anak-anak kita, terhadap berbagai resiko yang akan dihadapi dalam usia perkawinan yang belum matang. Dan perlu juga memberikan konseling bila memang sudah terlanjur terjadi perkawinan pada usia dini”, tutur politikus kawakan dari Partai Golongan Karya disela Acara Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak di Gedung Serba Guna Bahalap Marabahan, Jumat (3/12/2021).

Disisi lain Hasan (sapaan akrabnya) menambahkan, mengingat masyarakat kita adalah masyarakat yang religius maka peran tokoh agama, ustadz dan ustadzah tentunya juga sangat diperlukan dan harus dilibatkan dalam upaya menekan laju perkawinan anak di bawah umur yang trennya mulai meningkat seiring pandemi COVID-19. Dan berencana menjadikan kegiatan sosper ini sebagai media untuk menekan tingginya angka perkawinan anak usia dini di Batola.

"Kita akan jadwalkan kegiatan sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2018 ini ke kecamatan-kecamatan di Kabupaten Batola dengan melibatkan berbagai narasumber dari lintas sektoral. Ada dari dinas terkait, PKK, DWP, tokoh agama, ustadz, ustadzah, dan juga kepolisian sehingga masyarakat bisa paham dan mengerti serta turut andil dalam penanganan permasalahan ini," jelas mantan Bupati Batola dua periode.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Barito Kuala, Hj Harliani menambahkan, bahwa tingginya angka perkawinan anak usia dini tersebut lebih banyak disebabkan oleh faktor ekonomi serta rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan.

"Kebanyakan masyarakat kita tidak memahami adanya perubahan Undang Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 menjadi UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan. Didalamnya mengatakan bahwa usia anak perempuan dan usia anak laki-laki itu sama 19 tahun. Sedangkan masyarakat kita tahunya usia minimal perempuan bisa menikah adalah 16 tahun," ujar Hj. Harli seraya menyambut baik dan mendukung rencana sosialisasi Perda 11/2018 ke seluruh wilayah Kabupaten Batola. (sar/mah/jp).

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes