BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 10 April 2026

SMSI Nyatakan Empat Sikap atas Perjanjian Dagang Digital Prabowo–Trump

JAKARTA- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyampaikan empat poin sikap terkait perjanjian Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya pada sektor perdagangan digital dan teknologi.

Pernyataan tersebut merupakan hasil Rapat Pimpinan Nasional SMSI yang digelar pada 6–7 Maret 2026 di Jakarta, dipimpin Ketua Umum SMSI, Firdaus, dan dihadiri para ketua SMSI daerah, termasuk Ketua SMSI Kalimantan Selatan, Anang Fadilah.

SMSI memandang perjanjian dagang antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ditandatangani pada 19 Februari 2026 di Washington DC sebagai bagian dari dinamika geopolitik global yang tidak dapat dihindari.

Dalam konteks hubungan internasional dan persaingan penguasaan teknologi digital, SMSI menilai pendekatan konfrontatif, seperti pembatalan atau renegosiasi sepihak, bukan solusi yang efektif.

Sebaliknya, perjanjian tersebut dinilai menjadi momentum untuk mendorong kemandirian dan kedaulatan digital Indonesia, baik bagi pemerintah maupun ekosistem pers nasional.

Atas dasar itu, SMSI menyampaikan empat poin sikap Mendesak pemerintah bersama DPR RI segera merumuskan undang-undang atau regulasi terkait kedaulatan digital.

Mendorong pembangunan infrastruktur teknologi digital guna mempercepat kemandirian nasional di sektor tersebut.

Mengusulkan integrasi media layanan publik dalam satu platform digital nasional untuk memperkuat daya saing pers Indonesia.

Mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk industri media, untuk berkolaborasi dalam memperkuat ekosistem digital nasional.

SMSI menegaskan bahwa langkah strategis tersebut diperlukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama dalam ekonomi digital global. (rls/ali/jp). 

Jelang May Day, Polres Bartim Gandeng Serikat Pekerja Jaga Kondusivitas

TAMIANG LAYANG- Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, Polres Barito Timur memperkuat sinergi dengan serikat pekerja melalui kegiatan silaturahmi dan halal bihalal di Aula D’Lounge Polres Bartim, Jum'at (10/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres, perwakilan serikat pekerja dari SPSI dan FSP KEP-KSPI, serta insan pers.

Kapolres AKBP Eddy Santoso, menegaskan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara kepolisian dan pekerja guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang May Day.

"Melalui silaturahmi yang kuat, kami optimistis situasi kamtibmas di Barito Timur tetap kondusif,” ujarnya.

Ia juga menekankan komitmen Polri melalui program Desk Ketenagakerjaan sebagai mediator dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial serta penanganan pengaduan pekerja secara humanis.

Ketua DPC SPSI Barito Timur, Dominikus Dominggo Fernandez, mengapresiasi langkah Polres Bartim dalam membangun hubungan harmonis dengan pekerja. Ia mengajak seluruh buruh menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi isu yang berpotensi memecah persatuan.

Hal senada disampaikan Koordinator Wilayah FSP KEP-KSPI Bartim–Tabalong–Balangan, Syahrul, yang menegaskan komitmen pekerja untuk menjaga situasi tetap aman serta menolak provokasi dan paham radikal menjelang May Day.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan serikat pekerja dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di wilayah dengan aktivitas industri perkebunan dan pertambangan yang cukup tinggi. (zi/jp). 

Bupati Barito Kuala Lantik 25 Kepala Sekolah, Total 107 Pejabat Pendidikan Resmi Dikukuhkan

MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, melantik dan mengambil sumpah jabatan 25 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Jum'at (10/4/2026), di Aula Dinas Pendidikan.

Pelantikan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya sebanyak 82 kepala sekolah dilantik pada 26 Januari 2026. Dengan demikian, total kepala sekolah yang telah dikukuhkan mencapai 107 orang.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola dan kepemimpinan di sektor pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bahrul Ilmi, menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai ujung tombak peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Ia berharap, para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan amanah jabatan secara profesional, berintegritas, serta mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan.

"Jabatan ini adalah kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepala sekolah diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan pendidikan di Barito Kuala,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menilai penguatan kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan visi pembangunan daerah di bidang pendidikan. (dsk/ali/jp). 

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Desa Bamban, Camat Benua Lima Sampaikan Keprihatinan

TAMIANG LAYANG- Kebakaran melanda satu unit rumah milik warga di Desa Bamban, RT. 005, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Rumah milik Surtekusuma terbakar hebat hingga sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Camat Benua Lima, Mahadani, S.AP., M.M, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya.

"Kami turut prihatin atas kebakaran yang menimpa rumah warga di Desa Bamban tersebut,” ujarnya kepada wartawan ini melalui sambungan whatsapp, Jum'at (10/4/2026). 

Mahadani juga mengapresiasi Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pak Wabup dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan pasca kebakaran, baik berupa tenaga, logistik, maupun dukungan moril kepada korban," tambahnya.

Ia berharap, warga yang terdampak musibah diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

"Kami berharap warga tetap tabah atas musibah yang terjadi,” pungkasnya. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Tanam Jagung di Lahan 4,5 Hektare, Dukung Ketahanan Pangan

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah bersama warga Desa Unsum, Kecamatan Raren Batuah, menanam jagung di lahan seluas 4,5 hektare, Jum'at (10/4/2026), sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan berlangsung di lahan milik warga bernama Yudi dan melibatkan Kapolsek Dusun Tengah IPTU Suprayitno, jajaran personel, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta kelompok tani setempat.

Dalam kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 60 kilogram bibit jagung pakan. Polsek Dusun Tengah juga menyalurkan bantuan berupa 100 kilogram pupuk dan empat kantong bibit jagung guna mendukung keberlanjutan produksi.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan bahwa penanaman jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pangan.

"Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, petani, dan penyuluh pertanian menjadi kunci dalam mengoptimalkan lahan produktif di wilayah tersebut.

Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian masyarakat.

Diharapkan penanaman jagung ini dapat meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Polisi Tangkap Pria 24 Tahun dengan 8 Paket Sabu di Kuala Kapuas

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas menangkap seorang pria berinisial MM (24) yang diduga terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelaku MM yang merupakan warga Jalan Mawar Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas itu ditangkap di sebuah rumah di kawasan Perumahan NSD (New Site Development), Jalan Handel Berkat Makmur, RT 008, Kecamatan Selat Utara, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.

"Setelah menerima informasi, anggota melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku,” ujarnya, Jum'at (10/4/2026).

Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan barang bukti berupa delapan paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat bruto 5,17 gram. Barang tersebut ditemukan di saku celana sebelah kiri yang dikenakan tersangka.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang lain, antara lain satu unit telepon genggam, satu wadah warna biru, satu celana panjang jeans, serta satu unit sepeda motor beserta kunci kontak.

AKP Budi Utomo menyebutkan, bahwa saat ini tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, serta ketentuan terkait dalam KUHP, dengan ancaman pidana penjara. (fah/jp). 

Satresnarkoba Polres Kapuas Tangkap Perempuan 22 Tahun, Diduga Edarkan Sabu di Kuala Kapuas

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas mengamankan seorang perempuan berinisial NN (22) yang diduga terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Perempuan itu ditangkap di rumahnya di kawasan Perumahan NSD Jalan Handel Berkat Makmur, RT. 008, Kecamatan Selat Utara, Kabupaten Kapuas.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.

"Menindaklanjuti informasi itu, anggota melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan satu orang perempuan yang diduga sebagai pelaku,” ujarnya, Jum'at (10/4/2026). 

Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam kamar tersangka. Barang bukti tersebut antara lain dua paket plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bruto 1,60 gram.

Selain itu, turut diamankan satu unit timbangan digital, alat bantu berupa sendok sabu dari sedotan plastik, satu pack plastik klip, uang tunai sebesar Rp1.950.000, serta satu unit telepon genggam.

AKP Budi Utomo menyebutkan, bahwa saat ini tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan terkait dalam KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara. (fah/jp). 

Pemdes Gumpa Salurkan BLT-DD Triwulan I 2026 kepada 8 KPM

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Desa Gumpa, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode Januari hingga Maret 2026 kepada delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah desa dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi dampak ekonomi bagi warga kurang mampu.

Kepala Desa Gumpa, Imanuel, mengatakan bahwa proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran sesuai dengan data yang telah diverifikasi sebelumnya. 

Ia menegaskan, bahwa seluruh penerima merupakan warga yang memenuhi kriteria dan telah melalui tahapan musyawarah desa.

"Bantuan ini diberikan kepada delapan KPM yang telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan kesepakatan bersama. Kami memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar Imanuel kepada wartawan ini melalui sambungan whatsapp, Jum'at (10/4/2026). 

Setiap KPM menerima bantuan sesuai ketentuan yang berlaku untuk tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari, dan Maret 2026. 

Pemdes berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Selain itu, Imanuel juga mengingatkan para penerima agar menggunakan dana bantuan secara bijak dan tepat guna. 

Dengan penyaluran BLT-DD ini, Imanuel berharap dapat meringankan beban masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat desa. (zi/jp). 

Pemkab Tabalong Rilis Hasil Seleksi JPT Pratama, 16 Peserta Ikuti Tahap Makalah dan Wawancara

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mengumumkan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk tiga Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Pengumuman tersebut memuat nilai penulisan makalah dan wawancara dari 16 peserta.

Tiga jabatan yang diperebutkan dalam seleksi ini meliputi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Berdasarkan hasil penilaian, Fauzan meraih nilai tertinggi untuk jabatan Kepala BKPSDM dengan skor makalah 16,56 dan wawancara 29,05. Pada formasi Kepala Dinas Kesehatan, nilai tertinggi diraih Ahmad Baihaki dengan skor makalah 16,24 dan wawancara 28,49. Sementara itu, untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Gusti Judid Ihsan Permana mencatatkan nilai tertinggi dengan skor makalah 16,32 dan wawancara 28,70.

Dalam pengumuman resmi disebutkan, keputusan panitia seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Kepala Bidang Mutasi dan Penilaian Kinerja Aparatur, Maman Suherman, menyatakan seluruh hasil penilaian akan diproses melalui mekanisme resmi sesuai prosedur Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Setelah seluruh tahapan selesai, nilai akan diinput ke dalam aplikasi ASN Karier. Selanjutnya, melalui Bupati, kami mengajukan permohonan rekomendasi kepada Kepala BKN secara daring. Jika berkas dinyatakan lengkap, rekomendasi akan diterbitkan paling lambat lima hari kerja,” ujar Maman.

Setelah rekomendasi dari BKN terbit, panitia seleksi akan mengumumkan hasil akhir untuk menetapkan kandidat terpilih yang akan menduduki tiga jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut. (fah/jp). 

Polsek Pematang Karau Gelar Gerakan Indonesia ASRI di KUA, Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Kantor KUA dan Balai Nikah Kecamatan Pematang Karau, Jum'at (10/4/2026). 

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat. 

Aksi ini difokuskan pada pembersihan lingkungan kerja dan area terbuka guna menciptakan suasana yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pelayanan publik.

Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berorientasi pada kebersihan semata, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

"Gerakan ini bertujuan meningkatkan kepedulian semua pihak agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya dalam mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang menekankan pentingnya penanganan sampah secara serius dan terintegrasi, sebagaimana menjadi perhatian pemerintah pusat. (zi/jp). 

Kapolsek Dusun Timur Turut Ambil Bagian Wujudkan Lingkungan Bersih dalam Aksi Indonesia Asri

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, bersama jajaran turut ambil bagian dalam kegiatan Indonesia Asri yang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. 

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait, Jum'at (10/4/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, terlihat sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para relawan. Mereka bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah titik yang telah ditentukan, mulai dari fasilitas umum hingga lingkungan permukiman warga.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa keterlibatan pihak kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Ia juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan Indonesia Asri ini juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga ekosistem. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.

Kehadiran TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus ditingkatkan. 

Kapolsek Dusun Timur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan mendukung program-program positif demi terciptanya Indonesia yang lebih asri. (zi/jp). 

Pria Asal Barito Timur Tewas Tersengat Kabel Listrik Saat Memancing di Pinggir Jalan

BUNTOK- Seorang pria asal Kabupaten Barito Timur, Darmansyah, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memancing di pinggir Jalan Teluk Cambai, Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban pergi memancing bersama dua rekannya, Sukran dan Asnawi. Dalam perjalanan pulang, ketiganya melihat lokasi yang dinilai potensial untuk memancing di pinggir jalan dan memutuskan untuk berhenti.

Sukran dan Asnawi turun mendekati sungai, sementara korban memilih memancing dari atas, tepat di pinggir jalan.

Tak lama kemudian, terdengar suara letupan keras dari arah atas. Kedua saksi yang kembali ke lokasi mendapati korban sudah tergeletak.

Korban diduga tersengat aliran listrik dari kabel yang berada sekitar empat meter di atasnya. Dugaan tersebut diperkuat dengan posisi joran fiber milik korban yang tersangkut pada kabel listrik.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar di telapak kaki kiri dan tangan kanan, serta mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Saat ditemukan, korban masih sempat bernapas namun dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kedua saksi berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi pihak keluarga. Tim medis dari Puskesmas Desa Kandris juga sempat dipanggil ke lokasi. Namun, sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Karau Kuala yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Kapolsek Karau Kuala, AKP Budi Susanto, menyampaikan bahwa pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan visum.

"Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Desa Kandris, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur,” ujarnya. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Laksanakan Kurvei Dukung Program Gerakan Indonesia Asri

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka mendukung program pemerintah Gerakan Indonesia Asri, jajaran Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan kurvei di lingkungan Mako Polsek Benua Lima, Jum'at (10/4/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto bersama seluruh personel. Sasaran kurvei meliputi ruangan kerja serta area sekitar markas komando.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Asri bukan sekadar kegiatan bersih-bersih rutin, melainkan bagian dari upaya strategis dalam mendukung program pemerintah terkait pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.

"Gerakan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan peran institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya di bidang lingkungan,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan kurvei ini selain menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat, juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. (zi/jp).

Pemkab Barito Timur Gencarkan “Indonesia Asri”, Warga Diingatkan Tak Tutup Selokan

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur menggelar kegiatan “Giat Indonesia Asri Bartim” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan permukiman, Jum'at (10/4/2026). 

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, mengungkapkan masih ditemukan sejumlah warga yang menutup selokan di depan rumah mereka. 

Penutupan tersebut dilakukan karena warga enggan membangun jembatan kecil sebagai akses masuk, sehingga aliran air menjadi tersumbat.

"Praktik ini berpotensi menyebabkan genangan air saat hujan turun karena drainase tidak berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa kondisi tersebut dapat memicu berbagai permasalahan lingkungan, mulai dari banjir kecil hingga munculnya sumber penyakit akibat air tergenang.

Melalui kegiatan ini, ia mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal, termasuk menjaga fungsi selokan agar tetap lancar.

"Warga diharapkan tidak menutup saluran air dan rutin membersihkan lingkungan, sehingga tidak menimbulkan genangan saat musim hujan,” tambahnya.

Ia berharap gerakan “Indonesia Asri Bartim” dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan Indonesia Asri di Barito Timur ini melibatkan unsur TNI-Polri, OPD dan relawan bencana. (zi/jp).

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran, Satu Rumah Warga di Desa Bamban Ludes

TAMIANG LAYANG- Kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Desa Bamban, RT. 05, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Rumah milik Surtekusuma tersebut terbakar hebat hingga sebagian besar bangunan tidak dapat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Berdasarkan keterangan saksi, Hendrik, api pertama kali diketahui oleh korban saat terbangun dari tidur dan melihat kobaran api berasal dari bagian tengah rumah. Korban kemudian meminta bantuan kepada saksi yang tinggal di depan rumahnya.

Saat keduanya kembali ke lokasi, api sudah membesar sehingga barang-barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan. Saksi hanya berhasil mengevakuasi dua unit sepeda motor yang terparkir di teras rumah.

Sejumlah relawan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, Ipda Ichvan Herianto, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dugaan awal, api berasal dari korsleting listrik di bagian tengah rumah. Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp100 juta,” ujarnya, Jum'at (10/4/2026). 

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. (zi/jp). 

Kamis, 09 April 2026

Kejurcab Domino ORADO Barito Timur 2026 Resmi Dibuka, Polsek Dusun Timur Lakukan Pengamanan Maksimal

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada pembukaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Barito Timur Tahun 2026, yang digelar di Story Coffee, Jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Kamis (9/4/2026) sore. 

Pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran kegiatan yang dihadiri panitia penyelenggara, pengurus cabang ORADO Barito Timur, peserta lomba, serta tamu undangan. 

Selain itu, personel juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Adapun personel yang terlibat dalam pengamanan tersebut, yakni AIPTU Cipto Handoyo, AIPDA Muhammad Sahruji, dan BRIPDA Anas Rizky Indrawan.

Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang pembinaan dan pengembangan olahraga domino di Kabupaten Barito Timur sekaligus menjadi sarana seleksi atlet untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi di Palangka Raya.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang olahraga, agar dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Selain pengamanan, petugas juga memberikan imbauan keselamatan berkendara kepada peserta dan undangan," ujarnya. 

Sekedar informasi, Kejurcab Domino di Barito Timur dijadwalkan final pada hari ini, Jum'at (10/4/2026). (zi/jp). 

Wabup Kapuas Saksikan Lomba Besei Kambe, Puluhan Tim Ramaikan Perayaan HUT Kapuas

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyaksikan secara langsungl lomba Besei Kambe yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun  ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas, di Pelabuhan KP3, Jalan Sudirman, Kamis (9/4/2026).

Perlombaan olahraga tradisional khas Dayak Ngaju ini diikuti puluhan peserta, terdiri dari 32 tim putra kategori umum dan pelajar serta 21 tim putri kategori yang sama. Kegiatan tersebut juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi acara.

Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kapuas, Vitrianson, Camat Selat, Syarifullah, serta para peserta lomba.

Besei Kambe merupakan olahraga tradisional yang bermakna “dayung arwah” atau “dayung leluhur”. Dalam praktiknya, dua regu berada dalam satu perahu dan saling tarik-menarik dayung hingga melewati batas tertentu, menyerupai tarik tambang di atas air.

Wakil Bupati Dodo menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

Ia menilai, lomba Besei Kambe tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian penting dalam pelestarian budaya lokal.

"Melalui kegiatan ini, kita mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat kecintaan terhadap budaya warisan leluhur,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda, sehingga budaya daerah tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Wabup juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga keamanan selama perlombaan berlangsung.

"Selamat berlomba, semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Dirgahayu Kota Kuala Kapuas ke-220 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke-75. Semoga Kapuas semakin BERSINAR,” tutupnya. (fah/hru/jp). 

Menteri Imipas Tegaskan Komitmen Berantas Narkotika di Lapas dan Rutan

JAKARTA- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). 

Penegasan ini disampaikan menyusul sorotan Anggota Komisi III DPR RI terkait masih adanya praktik peredaran narkotika di dalam lapas, Kamis (9/4/2026). 

Agus mengapresiasi perhatian dan masukan Komisi III DPR RI sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap sistem pemasyarakatan.

"Ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memperkuat pemberantasan narkotika. Segala bentuk peredaran narkotika, baik yang melibatkan warga binaan maupun oknum petugas, adalah pelanggaran serius dan tidak akan ditoleransi,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, pemerintah terus melakukan langkah konkret untuk memperketat pengawasan dan menutup celah peredaran narkotika. Upaya tersebut antara lain melalui penguatan sistem keamanan berbasis teknologi, termasuk pemasangan CCTV terintegrasi, serta peningkatan razia rutin dan insidentil bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Kementerian Imipas juga memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk penindakan terpadu.

Dalam aspek internal, Agus menegaskan pentingnya penegakan disiplin dan integritas petugas. Ia memastikan setiap pelanggaran oleh oknum petugas akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

"Kami menindak tanpa pandang bulu. Petugas yang terbukti terlibat akan dikenai sanksi tegas hingga proses hukum,” tegasnya.

Agus mengungkapkan, sejumlah oknum petugas telah dijatuhi sanksi disiplin berat hingga pemecatan karena terbukti terlibat peredaran narkotika. Selain itu, sebanyak 2.284 warga binaan kategori bandar dan berisiko tinggi telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

Menurutnya, pemindahan tersebut bertujuan memutus jaringan peredaran narkotika di lapas dan rutan sekaligus menjadi langkah represif dan rehabilitatif bagi warga binaan berisiko tinggi.

"Pemindahan ini diharapkan dapat membersihkan lapas dan rutan dari aktivitas narkotika, sekaligus mendorong warga binaan mengikuti program pembinaan secara optimal,” jelasnya.

Selain penindakan, Kementerian Imipas juga memperkuat program pembinaan, termasuk rehabilitasi dan pembinaan kepribadian, bekerja sama dengan instansi pemerintah dan organisasi nonpemerintah.

Agus menekankan, bahwa peredaran narkotika di lapas dan rutan merupakan persoalan kompleks yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan kolaboratif. Ia membuka ruang masukan dari berbagai pihak untuk meningkatkan efektivitas penanganan.

"Kami akan terus melakukan evaluasi agar lapas dan rutan menjadi tempat pembinaan yang aman, bersih dari narkotika, dan mendukung reintegrasi sosial warga binaan,” pungkasnya. (zi/jp).

Pemkab Murung Raya Gelar Pemilihan Bakah Bawe Pariwisata 2026, Dorong Peran Pemuda Promosikan Wisata

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata menggelar Pemilihan Bakah Bawe Pariwisata 2026 tingkat kabupaten, Kamis (9/4/2026), di GPU Tira Tangka Balang, Puruk Cahu.

Kegiatan tahunan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang hadir mewakili Bupati Heriyus.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, Rahmanto Muhidin, disampaikan bahwa ajang tersebut menjadi salah satu agenda strategis daerah dalam mendorong pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang seni, budaya, dan pariwisata.

"Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi figur inspiratif sekaligus duta pariwisata yang berperan aktif dalam mempromosikan kekayaan budaya dan destinasi wisata Kabupaten Murung Raya secara berkelanjutan,” ujar Rahmanto.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bersifat positif dan edukatif sebagai bagian dari pembinaan generasi muda dalam mengembangkan bakat, kreativitas, dan kecerdasan.

Selain itu, ajang ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta dan panitia untuk menjunjung tinggi sportivitas demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan.

Pemilihan Bakah Bawe Pariwisata menjadi salah satu upaya Pemkab Murung Raya dalam menyiapkan duta wisata yang berperan aktif memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas. (dsk/maya/jp). 

Wabup Kapuas Buka Lomba Manyipet, 34 Peserta Meriahkan Festival Tingang Menteng 2026

KUALA KAPUAS- Wakil Bupati Kapuas, Dodo, resmi membuka Lomba Manyipet dalam rangka Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026, Kamis (9/4/2026).

Sebanyak 34 peserta ambil bagian dalam lomba olahraga tradisional tersebut, terdiri dari 25 laki-laki dan 9 perempuan. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, organisasi, instansi, hingga sekolah di Kabupaten Kapuas.

Ketua panitia, Syahrin, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kabupaten Kapuas, mengatakan lomba Manyipet tidak sekadar menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga sebagai ajang seleksi dan persiapan menghadapi Lomba Isen Mulang di Palangka Raya pada Mei mendatang.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap atlet Manyipet dari Kapuas dapat lebih siap bersaing di tingkat provinsi,” ujarnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Dodo, menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah, khususnya budaya Dayak di Kalimantan Tengah.

Ia juga berharap, generasi muda semakin mengenal dan mencintai Manyipet sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal.

Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2026 menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong pengembangan olahraga tradisional di tingkat lokal maupun regional. (fah/hru/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gelar Layanan Kesehatan Gratis Sambut HBP ke-62

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi pegawai, pengunjung, dan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (9/4/2026). 

Kegiatan berlangsung di area ruang kunjungan, tepatnya di depan klinik rutan, dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

Peserta kegiatan mencakup pejabat manajerial, jajaran pegawai, pegawai non-PNS (PPNPN), peserta magang, serta keluarga WBP yang datang berkunjung. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh JFT Perawat Terampil dibantu peserta magang. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar asam urat, gula darah, dan kolesterol melalui tes darah. 

Selain layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi media edukasi tentang pola hidup sehat. Peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatannya secara langsung dengan tenaga medis.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian rutan terhadap kesehatan pegawai dan masyarakat. 

"Kami ingin memastikan kondisi kesehatan pegawai tetap prima sekaligus memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat,” ujar Agung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 Tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Rutan Tamiang Layang berharap tercipta lingkungan rutan yang sehat, produktif, dan humanis dalam pelayanan. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Bersama Warga Desa Unsum Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan

TAMIANG LAYANG- Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur bekerja sama dengan warga Desa Unsum menanam jagung pakan di lahan seluas 3,5 hektarr milik Sdra. Abdul Rozak, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan jajaran kepolisian setempat, termasuk Kapolsek Dusun Tengah, Wakapolsek, Aiptu Salmon Tarigan (Kanit Binmas), Brigadir Ade N, Bripda Alfin, dan Bripda Aditya Ramadhan, serta PPL Kecamatan Raren Batuah dan para petani jagung Desa Unsum.

Sebanyak 50 kg bibit jagung pakan ditanam, dengan tambahan bantuan berupa 100 kg pupuk dan 4 kantong bibit jagung dari Polsek Dusun Tengah untuk mendukung keberhasilan panen.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah, bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Raren Batuah. 

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung lokal sekaligus menjaga stabilitas pangan di tengah tantangan global.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, menunjukkan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan melalui sektor pertanian. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Dorong Swasembada Pangan Lewat Penanaman Jagung Pakan

TAMIANG LAYANG- Guna mendukung ketahanan pangan nasional, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur turun langsung ke lahan pertanian warga Desa Kandris, Kecamatan Benua Lima, Kamis (9/4/2026), mendorong penanaman jagung pakan.

Kegiatan ini melibatkan aparat desa, Ketua BPD, petani setempat, dan Bhabinkamtibmas Aipda Aulia Rakhman. Selama kegiatan, dilakukan penanaman jagung seluas 1 hektare serta penyerahan bantuan berupa 5 kg bibit jagung, 20 kg pupuk kandang, dan 50 kg dolomit.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menegaskan kegiatan ini bagian dari dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.

"Kami hadir untuk memotivasi masyarakat sekaligus memberikan bantuan agar produktivitas pertanian, khususnya jagung pakan, meningkat,” ujarnya.

Selain meningkatkan produksi jagung lokal, kegiatan ini juga menyiapkan pasokan bagi Bulog Buntok serta memberikan edukasi terkait manfaat dan peluang budidaya jagung pakan. 

Langkah ini menunjukkan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung kesejahteraan melalui sektor pertanian. (zi/jp). 

Ratusan Peserta Ramaikan Kejurcab Domino Barito Timur, Bidik Tiket ke Tingkat Provinsi

TAMIANG LAYANG- Ratusan pecinta domino memadati Story Coffee, Jalan Nansarunai, saat Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Federasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kabupaten Barito Timur resmi digelar, Kamis (9/4/2026).

Kejurcab dibuka Sekretaris Daerah Barito Timur, Misnohartaku, yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada atlet. Pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, pengurus Orado, panitia, serta masyarakat.

Sebanyak 64 tim senior dan 10 tim junior ambil bagian dalam ajang ini dengan total sekitar 200 peserta. Selain memperebutkan gelar juara, kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya pada 13–14 April 2026.

Mewakili Ketua Umum Pengcab Orado Barito Timur, Sekretaris Orado Supawardani A. Batur menyatakan domino kini berkembang menjadi olahraga prestasi yang menuntut kecerdasan dan strategi.

"Ini bukan sekadar permainan, tetapi ajang melahirkan atlet yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kejuaraan ini menjadi wadah menjaring bibit unggul sekaligus mempererat silaturahmi antarpecinta domino di daerah tersebut.

Sementara itu, Sekda Barito Timur, Misnohartaku mengapresiasi penyelenggaraan Kejurcab yang dinilai mampu mendorong pengembangan olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

"Bertandinglah dengan menjunjung sportivitas, hormati lawan dan wasit,” pesannya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi yang diikuti Sekda bersama Forkopimda.

Melalui ajang ini, Barito Timur menegaskan komitmennya mengembangkan olahraga domino sebagai cabang prestasi, dengan harapan melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. (zi/jp). 

Bupati Heriyus Dukung KORMI Murung Raya Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bugar

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menegaskan dukungan terhadap keberadaan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui olahraga rekreasi dan tradisional.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus, saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KORMI Kabupaten Murung Raya masa bakti 2024–2028, yang digelar di Aula Dewan Adat Dayak (DAD) Murung Raya, Kamis (9/4/2026).

Pelantikan pengurus dilakukan oleh Sekretaris KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Hamdan, mewakili Ketua KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Edy Pratowo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP) Murung Raya Jayadie Y. Dadi, unsur Forkopimda, perwakilan KONI, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pengurus KORMI Kabupaten Murung Raya.

Pengurus KORMI Murung Raya yang dilantik yaitu Rahmanto Muhidin sebagai ketua, Fakhrul Rozi sebagai sekretaris, dan Tasmi Rudiannor sebagai bendahara.

Dalam sambutannya Bupati Heriyus, menegaskan Pemkab Murung Raya siap mendukung program KORMI dalam mendorong masyarakat hidup sehat melalui olahraga.

"Olahraga tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, solidaritas sosial, serta melestarikan budaya daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menjelaskan KORMI membawahi berbagai induk olahraga masyarakat seperti senam, balogo, sepak sawut, mambesei, dan olahraga rekreasi lainnya yang dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat tanpa batas usia maupun latar belakang. (dsk/maya/jp). 

Vaksinasi Susulan JCH Barito Timur Dikebut, 25 Calon Haji Telah Terlayani

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 25 dari total 103 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Barito Timur untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi telah mengikuti vaksinasi susulan. Vaksin yang diberikan meliputi COVID-19, meningitis, dan polio sebagai bagian dari persyaratan kesehatan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi susulan ini dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia.

"Pelaksanaan hari ini diikuti 22 JCH. Dari jumlah tersebut, 20 orang menerima vaksin COVID-19, sedangkan dua orang lainnya mendapatkan vaksin meningitis dan polio,” ujar Ahmad Fauzi kepada wartawan ini melalui sambungan via whatsapp, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, proses vaksinasi susulan masih akan berlanjut pada pertengahan April. Pada tahap berikutnya yang dijadwalkan 15 April 2026, sebanyak tiga JCH akan menjalani penyuntikan vaksin COVID-19.

Menurutnya, vaksinasi ini menjadi salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi oleh setiap calon jemaah sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Ia mengimbau seluruh JCH yang belum melengkapi vaksinasi agar segera mengikuti jadwal yang telah ditentukan, sehingga tidak menghambat proses administrasi maupun keberangkatan ke Tanah Suci. (zi/jp). 

Bupati Barito Timur Tunggu Edaran Resmi Terkait Kebijakan WFH

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyatakan bahwa pemerintah daerah masih menunggu surat edaran resmi terkait kebijakan Work From Home (WFH) sebelum mengambil langkah lanjutan.

Hal itu diungkapkan Bupati M. Yamin saat diwawancarai wartawan baru-baru ini. 

"Kita tunggu nanti. Masih menunggu aturan edarannya seperti apa. Tentunya kalau sudah ada edarannya, akan kita sampaikan kepada teman-teman media,” ujar M. Yamin. 

Ia menegaskan, bahwa kebijakan yang akan diterapkan di daerah akan disesuaikan dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. 

Dengan demikian, penerapan WFH di lingkungan pemerintah daerah belum dapat dipastikan dan masih menunggu kejelasan regulasi yang akan menjadi dasar pelaksanaan. (zi/jp). 

Pansus III DPRD Kalsel Serap Masukan di Kalteng, Perkuat Raperda Pengelolaan Air Tanah

PALANGKA RAYA- Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2018 mengenai pengelolaan air tanah. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (9/4/2026).

Wakil Ketua Pansus III, H Mushaffa Zakir, mengatakan kunjungan ini menghasilkan sejumlah masukan strategis, meski Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah belum memiliki perda khusus terkait pengelolaan air tanah.

Menurutnya, masukan tersebut mencakup pembinaan pelaku usaha pengguna air tanah, penguatan perizinan, hingga pola kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, termasuk dalam aspek konservasi dan pengawasan.

"Kami berterima kasih atas berbagai masukan yang diberikan. Ini akan memperkaya substansi ranperda kami dalam rangka penyempurnaan regulasi,” ujar Mushaffa.

Politisi PKS itu menegaskan, revisi perda ini tidak hanya bertujuan memberikan kepastian hukum, khususnya bagi pelaku usaha dalam hal perizinan, tetapi juga untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air tanah.

"Regulasi ini diharapkan mampu melindungi air tanah dari kerusakan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah, Syaripudin, mengapresiasi kunjungan Pansus III DPRD Kalsel. 

Ia berharap, raperda tersebut segera ditetapkan menjadi perda sehingga dapat menjadi rujukan bagi daerah lain, termasuk Kalimantan Tengah.

"Kunjungan ini menjadi bahan bagi kami dalam penataan serta pembinaan perizinan air tanah di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Syaripudin juga mendorong pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM, untuk menghadirkan regulasi yang konsisten dan tidak sering berubah.

"Kami berharap ada kepastian regulasi dari pemerintah pusat agar daerah memiliki landasan yang jelas dalam menyusun perda terkait pengelolaan air tanah,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Pengelolaan Air Tanah Diperketat, Pansus III DPRD Kalsel Sinkronkan Kewenangan Pusat-Daerah

SEMARANG- Pengelolaan air tanah diarahkan semakin ketat dengan pendekatan berkelanjutan melalui pengendalian pemanfaatan dan kejelasan pembagian kewenangan antarlevel pemerintahan. Sinkronisasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dinilai krusial untuk mencegah tumpang tindih kebijakan sekaligus memperkuat pengawasan di lapangan.

Upaya tersebut menjadi fokus kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026) pagi.

Ketua Pansus III, Husnul Fatahillah, menegaskan revisi peraturan daerah tentang pengelolaan air tanah difokuskan pada penegasan pembagian kewenangan. Hal ini dinilai penting agar implementasi kebijakan lebih efektif dan tidak saling bertabrakan.

"Retribusi tetap menjadi kewenangan kabupaten/kota, sedangkan provinsi berperan dalam penerbitan izin serta persetujuan pengambilan air tanah,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan regulasi tersebut akan diintegrasikan dengan kebijakan pemerintah pusat guna menciptakan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur.

"Integrasi ini penting agar ada pembagian peran yang jelas antara pusat dan provinsi dalam pengelolaan air tanah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, S. Ismaillyaningsih, menyampaikan bahwa mekanisme pajak dan retribusi air tanah masih dalam tahap kajian komprehensif.

Menurutnya, kajian tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara optimalisasi penerimaan negara dan perlindungan kepentingan masyarakat.

"Kami mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampak terhadap penerimaan negara serta opsi relaksasi, seperti penghapusan denda administrasi bagi masyarakat yang telah memiliki izin resmi,” jelasnya. (sar/ali/jp). 

Tiga Daerah Sepakat Bangun PSEL Banjarmasin Raya, Targetkan Solusi Sampah Jadi Energi 30 Tahun

BANJARBARU- Upaya penanganan sampah di Kalimantan Selatan memasuki fase baru. Pemerintah pusat bersama tiga daerah menandatangani kerja sama pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk kawasan aglomerasi Banjarmasin Raya, Kamis (9/4/2026), di Gedung Idham Khalid.

Tiga daerah yang terlibat dalam proyek strategis ini meliputi Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala.

Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, turut hadir dalam penandatanganan tersebut. Ia menilai proyek PSEL sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah di daerah.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah menandatangani kesepakatan terkait penanggulangan sampah. Harapannya, program pembangunan pengolahan sampah menjadi energi ini dapat terwujud dan memberi manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, yang mewakili Menteri LHK, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan proyek.

Menurutnya, daerah harus memastikan ketersediaan lahan serta pasokan sampah sebagai bahan baku utama operasional PSEL.

"Kami melihat komitmen pemerintah daerah dalam penyediaan pasokan sampah, kesiapan lahan, serta dukungan pengelolaannya. Mengingat masa operasional proyek ini direncanakan hingga 30 tahun, program ini perlu masuk dalam perencanaan pembangunan daerah masing-masing,” jelasnya.

Proyek PSEL Banjarmasin Raya dirancang sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur ramah lingkungan yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan energi listrik.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah awal kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama para pejabat kementerian dan kepala daerah sebagai simbol dimulainya pembangunan infrastruktur hijau di kawasan tersebut. (dsk/ali/jp). 

Bupati HSS Hadiri Muscab PKB HSS–Tapin, Dorong Konsolidasi dan Kepemimpinan Solid

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten HSS dan Tapin di Gedung Pramuka Kandangan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang digelar secara kolaboratif oleh dua kabupaten tersebut dibuka Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan, Cucun Ahmad Syamsurijal. Turut hadir Ketua TP PKK HSS, Hj Tata Syafrudin Noor, Wakil Bupati HSS, Suriani, Bupati Tapin, Yamani, Wakil Ketua I DPRD HSS, Husnan, pimpinan partai politik, serta undangan lainnya.

Ketua DPC PKB HSS, Yuniati, menyebut Muscab kali ini istimewa karena mempertemukan kader dari HSS dan Tapin dalam satu forum. Menurutnya, kolaborasi tersebut mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan PKB di wilayah Banua Enam.

"Ini menjadi simbol ukhuwah yang melampaui batas administrasi wilayah,” ujarnya.

Bupati Syafrudin Noor menegaskan, Muscab merupakan forum strategis bagi partai untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta memperkuat konsolidasi organisasi.

"Muscab diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan organisasi,” ucapnya.

Ia berharap, forum tersebut melahirkan program kerja yang realistis, keputusan yang bijaksana, serta kepemimpinan yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan.

"Hindari perpecahan dan perkuat soliditas, karena kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan anggotanya,” pesannya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalsel, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan bahwa Muscab PKB dilaksanakan serentak secara nasional dengan mengedepankan mekanisme musyawarah.

Ia menjelaskan, proses pemilihan ketua DPC kini dilakukan melalui musyawarah, dilanjutkan dengan uji kelayakan dan wawancara terhadap kandidat yang diusulkan, menggantikan mekanisme penunjukan langsung. (ari/jp). 

Pemkab Barito Timur Gelar Job Fit dan Evaluasi 17 Pejabat JPT Pratama, Perkuat Kinerja Birokrasi

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melaksanakan uji kompetensi (job fit) dan evaluasi kinerja bagi pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 guna memperkuat penataan birokrasi dan meningkatkan efektivitas kinerja organisasi.

Sebanyak 17 pejabat mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 6–7 April 2026. Rinciannya, 13 pejabat eselon II menjalani job fit, sementara 4 pejabat lainnya mengikuti evaluasi jabatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar memenuhi ketentuan administratif, tetapi menjadi langkah konkret untuk memastikan kesesuaian kompetensi, kinerja, dan potensi pejabat dengan jabatan yang diemban.

"Job fit ini menjadi instrumen untuk menilai secara objektif kompetensi dan kinerja pejabat dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, hasil evaluasi diharapkan mendorong penyegaran birokrasi yang berdampak langsung pada peningkatan efektivitas kerja dan kualitas pelayanan publik.

"Melalui evaluasi ini akan terlihat pejabat yang layak dipertahankan dengan peningkatan kinerja maupun yang perlu penyesuaian sesuai kebutuhan organisasi,” tambahnya.

Hasil penilaian akan menjadi dasar pertimbangan pemerintah daerah dalam penempatan dan pengisian jabatan ke depan, dengan komposisi penilaian 70 persen hasil wawancara dan 30 persen rekam jejak.

Sebelumnya, Pemkab Barito Timur telah membentuk Tim Evaluasi Kinerja dan Panitia Seleksi Uji Kompetensi JPT Pratama 2026 melalui dua Keputusan Bupati yang ditandatangani Bupati M. Yamin.

Keputusan Bupati Nomor 180/65/HUK/2026 mengatur pembentukan Tim Evaluasi Kinerja sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 junto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang manajemen PNS, yang mengatur masa jabatan JPT maksimal lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi.

Tim evaluasi bertugas menilai capaian kinerja, kesesuaian kompetensi, serta kebutuhan organisasi melalui wawancara dan penelusuran rekam jejak.

Sementara itu, Keputusan Bupati Nomor 180/54/HUK/2026 menetapkan Panitia Seleksi yang bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan akademisi.

Panitia seleksi juga menyusun metode dan materi uji kompetensi, melaksanakan tahapan seleksi, serta menyampaikan rekomendasi kepada bupati.

Seluruh pembiayaan kegiatan ini bersumber dari APBD melalui DPA Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2026. (zi/jp). 

Dua Rumah di Tabalong Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta, Tanpa Korban Jiwa

TANJUNG- Kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di Kelurahan Agung RT. 05, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 16.20 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta.

Dua rumah yang terdampak masing-masing milik Ajai (45), seorang sopir, dan Wahyu (50), pekerja swasta. Keduanya berdomisili di Jalan Jenderal Basuki Rahmat RT. 05, Kelurahan Agung.

Berdasarkan keterangan saksi, Nurul Hilmi (65) dan Nurayama (50), api pertama kali terlihat sudah membakar bagian atap rumah milik Ajai. Warga setempat segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas.

Namun, api cepat membesar akibat bangunan yang didominasi material kayu serta kondisi cuaca panas disertai angin kencang, sehingga merambat ke bangunan di sekitarnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.15 WITA oleh tim gabungan dari UPBS Tabalong, Kremsak Tabalong, BPBD Kabupaten Tabalong, serta dibantu masyarakat.

Kapolsek Tanjung Kota, Ipda Fery Andika Mei, bersama anggota yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan area, pendataan saksi, membantu pemadaman sisa api, serta memasang garis polisi.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Kami memastikan tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat cuaca panas dan angin kencang,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, kedua rumah mengalami kerusakan sekitar 80 persen beserta isinya. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. (fah/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes