BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Selasa, 04 Agustus 2026

Polsek Dusun Tengah Dukung Swasembada Pangan, Panen Jagung 14 Ton dan Salurkan Bantuan kepada Petani

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan panen jagung pakan ternak di lahan milik Abdul Rozak yang berlokasi di Desa Unsum, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolsek Dusun Tengah, Bripda Afrijal, personel Brimob Batalyon C Pelopor, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Raren Batuah, serta para petani jagung Desa Unsum.

Panen dilakukan di lahan seluas 3,5 hektare dengan hasil produksi mencapai 14 ton jagung pakan ternak. Selain membantu proses panen, Polsek Dusun Tengah juga menyerahkan bantuan kepada petani berupa 200 kilogram pupuk dan empat kantong benih jagung, masing-masing berisi satu kilogram.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya memperkuat swasembada pangan nasional.

"Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani, mulai dari proses budidaya hingga panen. Kami juga berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat," ujar IPTU Stefanus Rantealo.

Ia menambahkan, peningkatan produksi jagung pakan ternak di Kecamatan Raren Batuah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasokan ke Bulog Buntok. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat serta peluang ekonomi dari budidaya jagung pakan.

Melalui sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Kaji Tiru ke DIY, Pelajari Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

YOGYAKARTA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melaksanakan kunjungan kerja berupa kaji tiru ke Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (4/8/2026), guna mempelajari praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan, akuntabilitas kinerja, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin Bupati H Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, beserta jajaran kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), tokoh agama, dan undangan lainnya. Kunjungan berlangsung di Ghedong Pracimasana, Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur DIY.

Kedatangan rombongan disambut Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, yang mewakili Gubernur DIY.

Dalam sambutannya Bupati H Shalahuddin, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Pemerintah DIY dalam berbagi pengalaman penyelenggaraan pemerintahan.

"Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami sekaligus bentuk nyata semangat kolaborasi antardaerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik," ujarnya.

Menurut H Shalahuddin, kaji tiru tersebut menjadi sarana untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan Pemerintah DIY.

Hasil kunjungan ini diharapkan menjadi referensi dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif, menyempurnakan tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.

Sementara itu, Gubernur DIY dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, menegaskan bahwa studi banding tidak sekadar menjadi ajang melihat keberhasilan daerah lain, tetapi harus dimaknai sebagai proses mempelajari pengalaman, menemukan prinsip-prinsip yang relevan, kemudian mengadaptasinya sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa orientasi pembangunan saat ini harus bergeser dari sekadar menghasilkan output menjadi menciptakan outcome dan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerintah DIY juga memaparkan capaian akuntabilitas kinerja dengan mempertahankan predikat A (Sangat Memuaskan) dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dari Kementerian PAN-RB selama delapan tahun berturut-turut sejak 2018.

Keberhasilan tersebut, menurut dr. Gregorius Anung Trihadi, ditopang oleh komitmen kepemimpinan yang kuat, sinergi antarperangkat daerah, tata kelola yang transparan, pemanfaatan teknologi secara optimal, serta budaya kerja yang terbuka terhadap inovasi.

dr. Gregorius Anung Trihadi berharap kunjungan kaji tiru ini menghasilkan diskusi yang terbuka, substantif, dan konstruktif sehingga dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, baik di Kabupaten Barito Utara maupun daerah lainnya. (emca/jp). 

30 Calon Paskibraka Barito Timur Jalani Pemusatan Latihan Hingga 15 Agustus

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 30 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Timur mulai menjalani pemusatan latihan sejak 3 Agustus 2026 sebagai persiapan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Latihan akan berlangsung hingga 15 Agustus 2026, dan dilakukan pengukuhan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ketua Panitia Seleksi Paskibraka Kabupaten Barito Timur, Anda Kriselina, melalui Heryudiansyah, Selasa (4/8/2026), mengatakan seluruh peserta yang mengikuti pemusatan latihan berjumlah 30 orang, terdiri atas 15 laki-laki dan 15 perempuan. Selama mengikuti kegiatan, para peserta diinapkan di Hotel Ade Tamiang Layang.

Menurut Heryudiansyah, pemusatan latihan bertujuan membentuk kesiapan fisik, mental, disiplin, serta kemampuan teknis peserta dalam melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Ia menjelaskan, proses pelatihan melibatkan instruktur dari unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ketiga unsur tersebut memberikan pembinaan secara terpadu guna memastikan seluruh peserta mampu menjalankan tugas sesuai standar yang ditetapkan.

Selama masa pemusatan latihan, peserta juga diwajibkan mematuhi seluruh jadwal dan tata tertib yang telah ditetapkan panitia. Selain pembinaan fisik dan baris-berbaris, peserta akan dibekali penguatan karakter, jiwa kepemimpinan, serta tanggung jawab sebagai anggota Paskibraka.

Heryudiansyah mengimbau seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, mempertahankan disiplin, dan mengikuti setiap rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh. 

"Dengan persiapan yang maksimal, diharapkan seluruh anggota Paskibraka dapat melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barito Timur secara sukses dan khidmat. (zi/jp).

Senin, 03 Agustus 2026

Komisi III DPRD Kalsel Bahas Perubahan APBD 2026, Dorong Program Infrastruktur Prioritas Masuk Anggaran

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mulai membahas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan. Pembahasan difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program tahun berjalan, optimalisasi pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), serta penyusunan prioritas pembangunan infrastruktur yang akan diakomodasi dalam perubahan anggaran.

Rapat kerja berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (3/8/2026) malam, dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., didampingi anggota komisi.

Dalam rapat tersebut, Komisi III mengevaluasi realisasi fisik dan keuangan program Dinas PUPR, sekaligus mengidentifikasi sejumlah kegiatan yang belum dapat terlaksana pada APBD murni 2026 agar dapat diprioritaskan melalui Perubahan APBD sesuai kapasitas fiskal daerah.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menegaskan pembahasan perubahan anggaran tidak hanya berorientasi pada penyesuaian alokasi dana, tetapi juga memastikan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat tetap menjadi prioritas.

"Selain membahas perubahan anggaran, kami juga mengevaluasi realisasi pelaksanaan program, SiLPA yang tersedia, serta rencana kegiatan yang akan dimasukkan dalam perubahan anggaran. Bersama Dinas PUPR, kami mengidentifikasi program-program yang belum dapat direalisasikan agar dapat diprioritaskan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026," ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu mengatakan masih terdapat sejumlah kebutuhan pembangunan infrastruktur yang belum terakomodasi dalam APBD murni. Karena itu, pemanfaatan SiLPA di lingkungan Dinas PUPR diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program-program yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Anggaran yang belum dapat terakomodasi akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. SiLPA yang tersedia di Dinas PUPR diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membiayai program-program prioritas yang akan dilaksanakan melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026," katanya.

Selain membahas Perubahan APBD 2026, rapat kerja tersebut juga menjadi langkah awal menelaah rencana program dan kegiatan Dinas PUPR untuk Tahun Anggaran 2027. Pembahasan ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bartim Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri, Bapak Indra Gunawan, SE., MPA mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 tahun pada tanggal 03 Agustus 2026.

"Semoga Kabupaten Barito Timur semakin maju, masyarakatnya Sejahera, dan menjadi daerah yang unggul dengan tetap melestarikan adat budaya dan kearifan lokal."

Dinas Perikanan dan Peternakan Ucapkan Selamat Harjad Bartim Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 pada tanggal 03 Agustus 2026.

Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Ucapkan Selamat Harjad Barito Timur ke-24

JURNALISPOST.ONLINE- Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 pada tanggal 03 Agustus 2026.

PCNU Bartim Ucapkan Selamat Hari Jadi Barito Timur Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Ketua PCNU Barito Timur, H. Ahmad Janawi beserta jajarannya mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-24 pada tanggal 03 Agustus 2026.

"Sinergi Budaya dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis (SEGAH)."

Camat Pematang Karau Ucapkan Selamat Hari Jadi Barito Timur Ke-24


JURNALISPOST.ONLINE - Camat Pematang Karau, Ibu Setia Murni, S.IP., M.M beserta staf dan jajarannya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-24 tahun Kabupaten Barito Timur, 03 Agustus 2002 - 03 Agustus 2026.

"Sinergi Budaya dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Barito Timur Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis (SEGAH)."

Bupati HSS Lepas 41 Kontingen Pramuka Menuju Jambore Nasional XII 2026

KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Syafrudin Noor, secara resmi melepas 41 anggota Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka HSS untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, Kandangan, Senin (3/8/2026).

Kontingen HSS akan mengikuti Jamnas XII yang digelar pada 12–21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan pelepasan dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka HSS Syamsuri Arsyad, jajaran pengurus Kwarcab, kepala perangkat daerah terkait, serta orang tua peserta.

Dalam sambutannya Bupati H Syafrudin Noor, mengatakan para peserta merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya mewakili Kabupaten Hulu Sungai Selatan di tingkat nasional.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah terpilih. Kalian adalah putra-putri terbaik yang akan membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Kesempatan ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya," katanya.

Bupati menegaskan Jambore Nasional tidak sekadar menjadi ajang perkemahan, tetapi juga wahana pembentukan karakter, memperluas wawasan, mempererat persatuan, serta membangun persahabatan antarpeserta dari seluruh Indonesia.

Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga nama baik daerah dengan menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab selama mengikuti kegiatan.

"Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Teruslah belajar dan ambil pengalaman sebanyak-banyaknya sebagai bekal masa depan. Jagalah kesehatan dan patuhi seluruh petunjuk pembina," pesannya.

Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan orang tua yang telah memberikan bimbingan dan dukungan kepada peserta.

Sebelumnya, Kepala Rombongan Kwarcab HSS, Wagito Munawar, mengatakan kontingen HSS terdiri atas 41 orang, yakni 29 peserta Pramuka Penggalang yang terdiri dari 13 putra dan 16 putri, empat pembina pendamping, satu pimpinan kontingen (Pinkon), serta tujuh anggota tim pendukung.

Menurutnya, seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi, pembinaan, serta pemantapan fisik dan mental sebelum diberangkatkan.

"Seluruh peserta telah melalui proses seleksi, pembinaan, serta pemantapan fisik dan mental sebelum diberangkatkan," ujarnya.

Selama mengikuti Jamnas XII, kontingen HSS akan mengikuti berbagai kegiatan pendidikan kepramukaan, antara lain keterampilan dan petualangan kepramukaan, petualangan air, Scout for SDGs, Kampung Pertanian Terpadu, teknologi, seni budaya, Kampung Digital, wisata edukasi, Giat Pinkon, hingga Jumpa Tokoh.

Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti kegiatan Car Free Day di Jakarta serta wisata edukasi ke Masjid Istiqlal, Monumen Nasional (Monas), Kota Tua Jakarta, dan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan tas punggung kepada dua perwakilan peserta putra dan putri serta penyerahan bendera pataka Gerakan Pramuka kepada Kepala Rombongan sebagai simbol amanah membawa nama baik Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada Jambore Nasional XII 2026. Acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati beserta tamu undangan kepada seluruh anggota kontingen. (ari/jp). 

Apresiasi Kinerja Polda Kalsel, DPRD Siap Dukung Anggaran Penanganan Narkoba dan Kejahatan Jalanan

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, mengapresiasi capaian kinerja jajaran Polda Kalsel dalam menekan angka kriminalitas dan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Banua.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Gelar Operasional (GO) dan Pembinaan Triwulan II Tahun 2026 yang dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Rupatama Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (3/8/2026).

"DPRD Kalsel mengapresiasi kinerja Polda Kalsel sepanjang Triwulan II 2026. Penurunan angka gangguan kamtibmas serta penguatan program preventif menjadi bukti nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat,” ujar Supian HK yang hadir didampingi anggota Komisi III, Ahmad Syarwani.

Meski demikian, H Supian HK mencermati sejumlah tantangan keamanan yang masih memerlukan penanganan intensif, seperti maraknya kejahatan jalanan, peredaran narkoba, serta potensi gangguan kamtibmas di kawasan rawan.

Untuk mengatasi hal tersebut, DPRD Kalsel menyatakan kesiapannya dalam mendukung penguatan operasional kepolisian, baik dari sisi fungsi anggaran maupun pengawasan.

"Kami siap mendukung program prioritas Polda Kalsel, termasuk peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kapasitas SDM, hingga program pembinaan masyarakat agar berjalan optimal,” tegasnya.

Ia berharap evaluasi Triwulan II ini menjadi acuan strategis dalam merumuskan langkah penanganan pada Triwulan III dan IV mendatang. Menurutnya, stabilitas keamanan yang mantap merupakan syarat mutlak bagi keberlanjutan pembangunan dan iklim investasi di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Bantu Jaga Stabilitas Harga, Polsek Dusun Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Senin (3/8/2026).
Langkah ini dilakukan untuk membantu menjaga stabilitas harga pokok dan menekan angka inflasi di tingkat tapak.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak dimulainya kegiatan. Sebanyak 150 kilogram beras SPHP yang dikemas dalam 30 karung berukuran 5 kilogram habis terjual. Beras kualitas premium tersebut dijual seharga Rp12.000 per kilogram, jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk hadirnya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

"Kami hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau. Langkah ini juga efektif untuk menjaga daya beli warga sekaligus meminimalisasi potensi penimbunan atau spekulasi harga," ujar IPTU Stefanus.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan program pemerintah ini diharapkan dapat menciptakan sistem ketahanan pangan yang adil dan berkelanjutan di wilayah Barito Timur.

Polsek Dusun Tengah berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan serupa di wilayah-wilayah yang membutuhkan. (zi/jp). 

Respons Cepat Karhutla, Polsek Dusun Tengah Padamkan Sisa Api Hotspot di Desa Kalamus

TAMIANG LAYANG- Personel gabungan Polsubsektor Paku dan Polsek Dusun Tengah bersama warga bergerak cepat menyisir titik panas (hotspot) yang terdeteksi satelit di Desa Kalamus, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Senin (3/8/2026).

Pengecekan lapangan (groundcheck) yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung Kapolsubsektor Paku guna mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Titik panas tersebut sebelumnya terdeteksi melalui data satelit NASA-NSSP pada koordinat Latitude -1,90795 dan Longitude 115,22321. Lokasi berjarak sekitar 20 kilometer dari Polsubsektor Paku dan ditempuh menggunakan kendaraan darat, dilanjutkan berjalan kaki selama 10 menit.

Tim gabungan yang terdiri dari empat personel Polri dan empat warga setempat mengerahkan satu unit sepeda motor serta tiga unit mobil untuk menjangkau lokasi.

Setibanya di titik koordinat, tim mendapati api utama telah padam. Meski demikian, petugas tetap melokalisasi area dan memadamkan sejumlah titik yang masih mengeluarkan kepulan asap agar api tidak kembali menyala.
Di lokasi yang sama, Bhabinkamtibmas turut mengedukasi warga sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan potensi kebakaran.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, menegaskan bahwa respons cepat terhadap data satelit merupakan langkah krusial pencegahan karhutla, terlebih saat memasuki puncak musim kemarau.

"Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat mengecek setiap *hotspot* yang terdeteksi. Selain penanganan fisik di lapangan, edukasi pencegahan kepada masyarakat terus kami guncangkan," tegas IPTU Stefanus.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mengawal wilayah Barito Timur dari ancaman karhutla.

Meski api utama berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan berkala pada area sisa asap guna mencegah munculnya titik api baru. (zi/jp). 

Jelang Pengaspalan Jalan Veteran KM 5,5, DPRD Kalsel Desak Penutupan Total Akses Perbaikan

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama persroom Sekretariat DPRD Kalsel meninjau langsung kondisi akhir pembangunan Jalan Veteran KM 5,5 Kelurahan Sungai Lulut, Senin (3/8/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan penutupan total dan pengaspalan jalan tembus menuju Martapura Lama pada 10 Agustus mendatang.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, HM. Rosehan Noor NB, menekankan pentingnya kepastian kondisi teknis di lapangan sebelum proses pengaspalan dimulai. Pihaknya mengimbau Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel serta kontraktor pelaksana untuk memastikan struktur jalan benar-benar stabil.

"Kami ingin memastikan persiapan jelang penutupan tanggal 10 Agustus berjalan baik. Jangan sampai ada bagian jalan yang retak atau terkelupas (rabit) karena itu bisa memicu potensi longsor. Langkah antisipasi harus disiapkan secara matang,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain masalah teknis, Rosehan juga menyoroti pentingnya sterilisasi area pengerjaan. Menurutnya, akses jalan harus ditutup secara total dari lalu lalang warga agar proses pemadatan hingga pengaspalan berjalan maksimal dan tepat waktu.

"Harus ada ketegasan. Jika pengerjaan ingin cepat dan leluasa, jalannya ditutup total. Jika perlu, libatkan pihak Kepolisian, Satpol PP, atau berdayakan warga sekitar untuk membantu menjaga area pengerjaan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kalsel, Misna Putri Wiharti, menjelaskan bahwa progres perbaikan jalan tembus tersebut saat ini telah mencapai 90 persen.

Saat ini pihak pengerjaan sedang melakukan pemadatan ulang pada Lapis Pondasi Bawah (LPB) untuk memastikan kestabilan struktur tanah sebelum dilapisi aspal. Pihaknya juga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melintas hingga pengerjaan selesai dan jalan resmi dibuka kembali pada 10 Agustus 2026. (sar/ali/jp). 

Wabup HSS Lantik 25 Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

KANDANGAN- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H Suriani, melantik dan mengambil sumpah jabatan 25 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS atas nama Bupati H Syafrudin Noor. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Bupati HSS, Kandangan, Senin (3/8/2026).

Pelantikan dihadiri Sekretaris Daerah HSS, H Muhammad Noor, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten HSS, para asisten Sekretariat Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Prosesi diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Wakil Bupati dan dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan bagi para pejabat yang mendapat amanah baru.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan tertulis Bupati H Syafrudin Noor. Ia menegaskan, bahwa jabatan merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini dilantik. Saya berharap amanah yang diberikan dapat diterima dengan rasa syukur sekaligus kesadaran bahwa di balik setiap jabatan terdapat harapan masyarakat yang harus diwujudkan melalui kerja nyata," kata H Suriani. 

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan semakin kompleks sehingga aparatur dituntut menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, ramah, dan akuntabel. Karena itu, seluruh pejabat diminta meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, dan membangun budaya kerja yang kolaboratif.

"Jangan sampai masyarakat harus menunggu terlalu lama hanya karena kita kurang berkomunikasi atau kurang berinisiatif mencari solusi. Keberhasilan sebuah daerah tidak ditentukan oleh satu orang pemimpin, melainkan ketika seluruh jajaran bekerja sebagai satu tim. Hilangkan sekat-sekat yang menghambat kolaborasi," tegasnya.

Menurut dia, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan birokrasi agar semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan para tamu undangan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.

Adapun 25 pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat administrator dan pengawas, yakni:

Normaya Ratnani – Sekretaris Dinas PMD, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kartika Apriyani – Kepala Bagian Organisasi Setda.
Nurdiana Citra Dewi – Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan.
Latipah – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Kesehatan.
Daru Priyanto – Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan.
dr. Artaty – Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Kesehatan Lanjutan Dinas Kesehatan.
Maya Irene – Kepala Bidang Kelembagaan dan Kerja Sama Desa Dinas PMD, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Juni Anwar – Sekretaris Kecamatan Daha Selatan.
Amelia Budhiarti – Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Desa Dinas PMD, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Wahyuni Darmawati – Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan.
Feradina Amelia – Kepala Subbagian Perencanaan Sekretariat DPRD.
Rizky Agustina – Kepala Subbagian Tata Usaha Pimpinan, Staf Ahli, dan Kepegawaian Setda.
Dini Ramadoniah – Kepala Subbagian Perencanaan Dinas Kesehatan.
Surti Laila Rahmi – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Diskominfo Statistik dan Persandian.
Norlaila Hasanah – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas PUPR.
Ali Sadikin – Kepala Seksi Pembinaan Pemuda Disporapar.
Reni Cahyani – Kepala Subbagian Keuangan Disporapar.
M. Wahyuni – Kepala Seksi Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Daha Barat.
Suriansyah – Kepala Seksi Ketertiban Umum Kecamatan Daha Utara.
Tuti Harlina – Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Kalumpang.
Mirajjudin – Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kandangan Kota.
Khairan Noor – Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Balai Pembibitan dan Pengembangan Ternak Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan.
Hernyanti – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kandangan Barat.
Siti Hadijah – Sekretaris Kelurahan Kandangan Barat.
Saniah – Sekretaris Kelurahan Kandangan Utara. (ari/jp). 

Gandeng Warga Selat Utara, Polres Kapuas Sikat Ruang Gerak Narkoba Lewat Branding Pos Kamling

KUALA KAPUAS- Upaya mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika terus digencarkan Kepolisian Resor (Polres) Kapuas. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), kepolisian menggandeng aparatur kelurahan dan warga menggelar aksi penataan serta branding Pos Kamling "Kampung Bebas dari Narkoba" di RT. 07, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Senin (3/8/2026).

Langkah kolaboratif ini tidak sekadar mempercantik fasilitas keamanan warga, tetapi juga menjadi fondasi benteng pertahanan moral masyarakat dalam melawan ancaman narkoba dari tingkat lingkungan terkecil.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatresnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, menegaskan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan warga merupakan kunci utama menjaga kondusivitas wilayah.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian bersama. Kami ingin memperkuat komitmen moral masyarakat untuk tegas menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan mereka sendiri," tegas AKP Budi Utomo. 

Kegiatan tersebut melibatkan KBO dan Kanit II Satresnarkoba bersama Lurah Selat Utara, Ketua RT. 07, serta puluhan warga setempat.

Aksi diawali dengan kerja bakti membersihkan seluruh area Pos Kamling. Petugas dan warga kemudian memasang identitas visual resmi bertuliskan "KAMPUNG BEBAS DARI NARKOBA" lengkap dengan banner spanduk berisi imbauan serta ancaman bahaya narkotika di lokasi yang strategis dan mudah terlihat pengguna jalan.

Hasilnya, Pos Kamling RT. 07 Kelurahan Selat Utara kini tampil lebih terang, bersih, dan representatif. Selain kembali optimal sebagai pos ronda malam, fasilitas ini kini sekaligus berfungsi sebagai sarana edukasi visual bagi masyarakat yang melintas.

Melalui gerakan ini, AKP Budi berharap kesadaran kolektif masyarakat makin terpacu sehingga peredaran narkoba dapat ditutup rapat mulai dari tingkatan RT. (fah/jp). 

Polisi Selidiki Kebakaran 5 Rumah di Barito Kuala, Duga Korsleting Kulkas Jadi Pemicu

MARABAHAN- Kebakaran hebat menghanguskan lima rumah warga di Desa Tamban Bangun RT. 003, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Guna memastikan penyebab pasti kebakaran, jajaran Polsek Tamban bersama Tim Identifikasi Polres Barito Kuala menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu (2/8/2026).

"Pemeriksaan sementara menunjukkan titik awal api berasal dari rumah milik M.K. (30) yang dalam keadaan kosong sejak sore hari," ujar Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati, melalui Kasi Humas IPTU Budi, Senin (3/8/2026). 

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, api pertama kali muncul dari bagian tengah rumah, tepatnya di area kulkas. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik.

Konstruksi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat kobaran api cepat membesar dan merambat ke pemukiman sekitar. Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 23.30 WITA setelah warga dan petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman.

Akibat insiden ini, lima unit rumah milik H.S.J. (77), M. (48), M.K. (30), B. (71), dan K.A. (44) beserta harta benda di dalamnya rata dengan tanah.

Dalam olah TKP yang dipimpin Kapolsek Tamban, IPDA Rifai Sutanto, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, seperti kulkas, kipas angin, dan setrika yang terbakar, serta sampel kayu sisa kebakaran. Garis polisi juga telah dipasang di lokasi kejadian.

Atas kejadian ini, Polres Barito Kuala mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama saat hendak bepergian.

"Pastikan instalasi listrik aman dan matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," imbau IPTU Budi. (hru/jp). 


Dina Maulidah : Karnaval Budaya Mura Jadi Wadah Pemersatu dan Pelestarian Tradisi

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Karnaval Budaya di halaman Kompleks Perkantoran Pemkab Mura, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya.

Karnaval bertema "Culture for Prosperity” (Kebudayaan untuk Kemakmuran Masa Depan) tersebut diikuti sebanyak 1.950 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah, sekolah, lembaga, hingga masyarakat umum.

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. Menurutnya, partisipasi aktif warga membuktikan bahwa peringatan HUT Mura bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

"Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kekompakan luar biasa. Karnaval ini menjadi sarana memperkuat persatuan, membangkitkan semangat gotong royong, sekaligus menanamkan rasa cinta budaya kepada generasi muda," ujar Dina, yang juga dipercaya menjadi salah satu juri dalam ajang tersebut.

Dina menambahkan, kebersamaan dan kekompakan yang ditunjukkan para peserta merupakan modal penting dalam membangun Murung Raya yang maju, rukun, dan bernilai budaya. 

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat yang turut menjaga kelancaran acara.

"Karnaval ini milik seluruh masyarakat Murung Raya. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahunnya dengan kualitas yang semakin baik," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Murung Raya, Heriyus, Ketua DPRD Rumiadi, Ketua TP-PKK Wanita Heriyus, jajaran Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah, serta tim juri dari Provinsi Kalimantan Tengah. (maya/jp).

Karnaval Budaya Murung Raya 2026 Resmi Dibuka, Libatkan 1.950 Peserta Usung Tema Culture for Prosperity

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, resmi membuka Karnaval Budaya Tahun 2026 yang mengusung tema Culture for Prosperity (Kebudayaan untuk Kemakmuran). Kegiatan yang digelar di halaman kompleks perkantoran Pemkab Murung Raya, Senin (3/8/2026), menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya.

Karnaval budaya tahun ini diikuti 1.950 peserta dari 57 lembaga yang terdiri atas unsur pelajar, perangkat daerah, kecamatan, dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya Bupati Heriyus, mengatakan karnaval budaya bukan sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi sarana edukasi, promosi, dan pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

"Saya berharap acara ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda agar semakin mencintai seni budaya daerah serta terus melestarikannya di tengah arus modernisasi," ujar Heriyus.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus mendukung pengembangan seni dan budaya melalui penyelenggaraan festival maupun pelatihan bagi para pelaku seni. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah lahirnya generasi penerus yang mampu mengharumkan nama Murung Raya di tingkat provinsi hingga nasional.

"Karnaval Budaya ini harus menjadi upaya bersama untuk melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya daerah yang kaya dan beragam," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Karnaval Budaya, Putu Suranta, mengatakan penyelenggaraan kegiatan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan budaya daerah.

Menurutnya, tema Culture for Prosperity atau Kebudayaan untuk Kemakmuran dipilih untuk menegaskan bahwa budaya tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga dapat menjadi kekuatan dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kegiatan ini bertujuan melestarikan dan mengembangkan seni budaya sekaligus mendukung program pemerintah dalam memajukan kebudayaan daerah," ujarnya.

Putu menjelaskan, peserta karnaval berasal dari berbagai unsur, yakni sembilan satuan pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA dengan 340 peserta, instansi pemerintah, perangkat daerah, dan kecamatan sebanyak 1.340 peserta, serta sembilan lembaga dari unsur masyarakat umum dengan total 270 peserta.

Pembukaan Karnaval Budaya 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah, Ketua TP-PKK Murung Raya, tim juri dari Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. (maya/jp). 

Pemkab HSS Sampaikan Hasil Audit Sementara Kearsipan, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyampaikan Risalah Hasil Audit Sementara (RHAS) pelaksanaan Audit Kearsipan Internal Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di seluruh organisasi perangkat daerah.

Penyampaian RHAS digelar di Aula Rakat Mufakat Sekretariat Daerah Kabupaten HSS setelah seluruh proses verifikasi bukti dukung dari perangkat daerah selesai dilaksanakan.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, H Muhammad Noor, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan HSS, Akhmad Supian, serta diikuti para pengelola arsip dari seluruh organisasi perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

RHAS menjadi tahapan penting dalam Audit Kearsipan Internal Tahun 2026 sebagai bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan kearsipan di setiap perangkat daerah. Melalui hasil audit tersebut, masing-masing instansi dapat mengetahui capaian yang telah diraih sekaligus aspek yang masih perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas tata kelola arsip.

Dalam arahannya, Sekda H Muhammad Noor, menegaskan bahwa audit kearsipan tidak hanya berfungsi sebagai penilaian administrasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mendukung reformasi birokrasi serta penguatan sistem pemerintahan berbasis digital.

"Hasil audit ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di masing-masing instansi," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perangkat daerah yang berhasil meraih kategori Sangat Memuaskan dalam audit kearsipan dan berharap capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Sementara itu, bagi organisasi perangkat daerah yang belum memenuhi target, Sekda mengajak agar hasil evaluasi dijadikan momentum untuk melakukan perbaikan sehingga penyelenggaraan kearsipan semakin tertib, efektif, dan sesuai standar.

Melalui penyampaian RHAS, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menegaskan komitmennya membangun budaya tertib arsip sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. (ari/jp). 

Pemkab Barito Timur Resmi Buka Pemusatan Latihan Paskibraka, Kampung Bahagia di Hotel Ade Difungsikan untuk Karantina

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur resmi membuka Pemusatan Latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 sebagai persiapan menjelang Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bersamaan dengan itu, Kampung Bahagia di Hotel Ade, Tamiang Layang, resmi difungsikan sebagai lokasi karantina dan pembinaan para calon anggota Paskibraka.

Pembukaan kegiatan berlangsung pada Senin (3/8/2026) dan dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Uhing, mewakili Bupati Barito Timur, M. Yamin. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Timur, Anda Kriselina, jajaran panitia, pelatih, pembina, serta seluruh calon anggota Paskibraka.

Sebelum memasuki Kampung Bahagia, para calon anggota Paskibraka mengikuti prosesi tampung tawar, ritual adat Dayak yang sarat makna sebagai bentuk doa memohon kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan kelancaran selama menjalani masa karantina hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada HUT Kemerdekaan RI.

Prosesi tampung tawar dilakukan secara bergantian oleh Kepala Kesbangpol Barito Timur, Anda Kriselina, bersama para pelatih dan pembina kepada seluruh peserta. Ritual tersebut menjadi simbol harapan agar seluruh rangkaian pembinaan berjalan lancar, sekaligus memperkuat semangat, kekompakan, dan kesiapan para calon Paskibraka.

Rangkaian pembukaan juga ditandai dengan peresmian Kampung Bahagia melalui prosesi pengguntingan pita. Menariknya, prosesi tersebut dilakukan oleh salah seorang calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya masa pembinaan sekaligus bentuk kepercayaan kepada para putra-putri terbaik Barito Timur yang akan mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI tingkat kabupaten.

Dalam sambutan tertulis Bupati Barito Timur, M. Yamin, yang dibacakan Uhing, disampaikan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Melalui pemusatan latihan ini, para peserta diharapkan mampu membentuk karakter disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme yang tinggi.

"Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berlatih, menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, dan menunjukkan dedikasi terbaik. Jadilah teladan bagi generasi muda serta laksanakan tugas pengibaran bendera dengan penuh rasa bangga dan tanggung jawab," ujar Uhing.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Barito Timur, Anda Kriselina, mengatakan seluruh rangkaian pemusatan latihan telah dipersiapkan secara matang, termasuk penyediaan Kampung Bahagia di Hotel Ade sebagai tempat tinggal sementara para calon anggota Paskibraka selama menjalani masa karantina.

Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang nyaman sehingga para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan pembinaan secara optimal.

Selama pemusatan latihan, para calon Paskibraka akan menerima berbagai materi, mulai dari latihan baris-berbaris, pembinaan fisik dan mental, penguatan wawasan kebangsaan, hingga pembentukan karakter. Seluruh rangkaian pembinaan itu menjadi bekal penting sebelum mereka bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Barito Timur.

Melalui pemusatan latihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap seluruh calon anggota Paskibraka mampu menjalani setiap tahapan pembinaan dengan disiplin, menjaga kekompakan, serta menampilkan performa terbaik saat mengemban tugas pada upacara peringatan kemerdekaan mendatang. (zi/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Polda Musnahkan 172,4 Kg Sabu, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, mengapresiasi keberhasilan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalsel mengungkap kasus peredaran narkotika dan memusnahkan barang bukti dalam jumlah besar. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

Apresiasi itu disampaikan H Supian HK saat menghadiri konferensi pers dan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Senin (3/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polda Kalsel memusnahkan barang bukti berupa sabu seberat 172.495,43 gram atau sekitar 172,4 kilogram serta 556 butir ekstasi. Pengungkapan kasus tersebut juga disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam pemberantasan narkoba.

Acara itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, di antaranya Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel, Kabinda, Danlanal Banjarmasin, dan Danlanud Syamsuddin Noor.

"Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Kalsel, khususnya Ditresnarkoba, atas keberhasilan mengungkap kasus dan memusnahkan barang bukti narkoba dalam jumlah besar ini," ujar H Supian HK.

Ia menilai keberhasilan menggagalkan peredaran 172,4 kilogram sabu berpotensi menyelamatkan ratusan ribu generasi muda Kalimantan Selatan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

"Ini bukan sekadar pemusnahan barang bukti, tetapi bukti nyata negara hadir melindungi rakyatnya. Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan pemberantasan narkoba," tegasnya.

H Supian HK menegaskan, DPRD Kalimantan Selatan berkomitmen mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dukungan tersebut, kata dia, diwujudkan melalui penguatan regulasi daerah, dukungan anggaran bagi program rehabilitasi, serta peningkatan edukasi tentang bahaya narkoba di sekolah dan masyarakat.

"Kami di DPRD siap mengawal kebijakan dan anggaran yang diperlukan. Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Dibutuhkan sinergi antara DPRD, pemerintah, Polri, BNN, dan seluruh elemen masyarakat Banua," pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Tak Berkutik! Pelaku Kebakaran Penyebab Luka Berat Dibekuk, Kasus Curanmor Ikut Diungkap

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kapuas mengungkap dua kasus pidana yang menjadi perhatian masyarakat, yakni kebakaran yang mengakibatkan korban mengalami luka berat dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di halaman belakang Mapolres Kapuas, Senin (3/8/2026).

Konferensi pers dipimpin Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari didampingi Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasi Humas, personel Satreskrim, serta dihadiri sejumlah wartawan.

Kapolres AKBP Rina Perwitasari menjelaskan, kasus pertama merupakan tindak pidana yang mengakibatkan kebakaran sehingga membahayakan keamanan umum dan menyebabkan orang lain mengalami luka berat. Perkara tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/32/VII/2026/SPKT/Polres Kapuas/Polda Kalteng tertanggal 20 Juli 2026.

Dalam perkara itu, penyidik menetapkan seorang pria berinisial H alias Dayat sebagai tersangka. Ia disangkakan melanggar Pasal 308 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni dua botol minuman berbahan plastik dalam kondisi terbakar, satu aksesori tas berwarna cokelat yang ikut terbakar, serta satu potong tekstil berupa tumpukan pakaian yang hangus.

Selain kasus kebakaran, Satreskrim Polres Kapuas juga mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/9/VII/2026/SPKT/Polsek Kapuas Murung/Polres Kapuas/Polda Kalteng tertanggal 20 Juli 2026. Dalam perkara tersebut, pelaku dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu lembar STNK sepeda motor Yamaha Jupiter MX tahun 2011 bernomor polisi DA 3255 I atas nama Salim, satu buku BPKB, satu kotak telepon seluler, serta satu unit telepon genggam Vivo Y12S warna Glacier.

AKBP Rina mengatakan, pengungkapan kedua perkara tersebut merupakan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Satreskrim bersama jajaran sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Ia menegaskan, Polres Kapuas berkomitmen meningkatkan penegakan hukum secara profesional sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Kapuas. (fah/jp). 

Ketua GOW Barito Timur Raih Juara IV Kejuaraan Menembak Pangdam Cup 2026

PALANGKA RAYA- Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Barito Timur, Ny. Rada Karuniani Adi Mula Nakalelu, menorehkan prestasi pada Kejuaraan Menembak Pangdam Cup 2026 dengan meraih Juara IV di Kategori 20 Meter Eksekutif Forkopimda. Kejuaraan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kodam XXII/Tambun Bungai yang digelar di Lapangan Tembak Yonif 631/Antang, Palangka Raya, pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Kategori 20 Meter Eksekutif Forkopimda diikuti pejabat tinggi dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk pimpinan TNI dan Polri di Kalimantan. Di tengah persaingan tersebut, Ny. Rada Karuniani berhasil menembus empat besar.

Adapun hasil akhir kategori 20 Meter Eksekutif Forkopimda yakni Juara I Kapolda Kalimantan Selatan, Juara II Pangdam XXII/Tambun Bungai, Juara III Danrem 102/Panju Panjung, dan Juara IV Ny. Rada Karuniani Adi Mula Nakalelu, Ketua GOW Kabupaten Barito Timur.

Raihan tersebut menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi Kabupaten Barito Timur. Keberhasilan menempati posisi empat besar dinilai menunjukkan kemampuan, konsistensi, dan ketenangan dalam menghadapi kompetisi yang diikuti para pejabat dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Kejuaraan Menembak Pangdam Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga menembak, tetapi juga menjadi sarana mempererat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam rangka memperingati HUT Kodam XXII/Tambun Bungai.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barito Timur, M. Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu turut menghadiri kegiatan dan berfoto bersama usai pelaksanaan kejuaraan.

Prestasi yang diraih Ny. Rada Karuniani diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Barito Timur, khususnya perempuan, untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk cabang olahraga menembak. (zi/jp). 

Polres Kapuas Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Kampung Bebas dari Narkoba Selat Utara

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas menggelar kegiatan penyuluhan bahaya narkoba di Posko Kampung Bebas dari Narkoba, Kantor Kelurahan Selat Utara, Kabupaten Kapuas, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh KBO Satresnarkoba Polres Kapuas bersama personel Satresnarkoba. Penyuluhan diikuti oleh Lurah Selat Utara, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua RT/RW, serta warga setempat.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo, mengatakan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang telah dibentuk sebagai Kampung Bebas dari Narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba beserta dampak buruknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda. Selain itu, masyarakat juga dikenalkan dengan berbagai jenis narkotika serta contoh-contohnya agar lebih waspada terhadap peredarannya.

Tidak hanya itu, penyuluhan juga membahas ketentuan peraturan perundang-undangan terkait tindak pidana narkotika, termasuk sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan, pengedar, kurir, maupun bandar narkoba.

AKP Budi Utomo menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran bersama dalam mencegah peredaran gelap narkotika serta menjaga masa depan bangsa.

"Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat memiliki ketahanan diri untuk menolak ajakan menggunakan narkotika, sekaligus berani melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal," ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan penyuluhan ini dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan Kelurahan Selat Utara sebagai kawasan yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (zi/jp). 

Pengurus Cabang NU Barito Timur Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur Tahun 2026


Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur Tahun 2026


Pemerintah Kecamatan Pematang Karau Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur Tahun 2026



Bhabinkamtibmas Desa Bagok Jadi Pembina Upacara, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Siswa SDN Bagok

TAMIANG LAYANG- Dalam upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak usia dini, Bhabinkamtibmas Desa Bagok Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, Aipda Mujiono, menjadi pembina upacara bendera di SDN Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh dewan guru dan seluruh siswa SDN Bagok. Pada kesempatan itu, Aipda Mujiono menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas yang bertujuan membentuk karakter disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam arahannya, ia mengimbau para siswa untuk menghindari perilaku perundungan (bullying) dan body shaming, serta selalu menjaga sikap saling menghormati antar sesama. 

Selain itu, siswa juga diingatkan agar mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara bersama orang tua.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, dengan pihak sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran para pelajar akan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.

Terpisah, Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan di lingkungan sekolah merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (zi/jp).

Minggu, 02 Agustus 2026

Wakil Ketua DPRD Kalsel Sosialisasikan Dua Perda Strategis di HSS, Tekankan Perlindungan Perempuan dan Budaya Toleransi

HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, mengajak masyarakat memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak serta menjaga nilai toleransi sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. 

Ajakan tersebut disampaikan Desy saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Desa Gambah Luar dan Desa Gambah Dalam, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu (2/8/2026).

Dalam kegiatan itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Perda Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat.

Desy menilai kedua regulasi tersebut semakin relevan di tengah perkembangan era digital yang membawa berbagai tantangan sosial, mulai dari perundungan, penyebaran ujaran kebencian, hingga meningkatnya risiko kekerasan terhadap perempuan dan anak. Karena itu, masyarakat perlu memahami hak, kewajiban, dan mekanisme perlindungan yang telah diatur dalam peraturan daerah.

Perda Nomor 11 Tahun 2018 mengatur komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pemenuhan hak perempuan dan anak melalui perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, peningkatan peran perempuan dalam pembangunan, serta penguatan layanan pendampingan bagi korban. Sementara itu, Perda Nomor 12 Tahun 2022 mengamanatkan peran pemerintah dan masyarakat dalam memelihara toleransi, mencegah konflik sosial, serta memperkuat kehidupan yang aman, rukun, dan saling menghormati.

Desy menegaskan, keberhasilan implementasi kedua perda tersebut sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga.

"Perempuan yang merasa aman akan lebih leluasa berkarya. Anak-anak yang tumbuh tanpa kekerasan juga akan lebih percaya diri mengejar cita-citanya. Begitu pula toleransi, bukan sesuatu yang rumit, tetapi dimulai dari saling menghargai tetangga, mendengar pendapat orang lain, dan menyelesaikan persoalan dengan musyawarah," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak serta menjaga kerukunan sosial. Warga diharapkan tidak ragu saling mengingatkan apabila menemukan potensi kekerasan maupun bibit perselisihan di lingkungan sekitar.

"Saya percaya warga HSS memiliki budaya gotong royong yang kuat. Nilai itu menjadi modal besar agar setiap keluarga merasa terlindungi dan setiap perbedaan dapat disikapi dengan saling menghormati," katanya.

Menurut Desy, sosialisasi peraturan daerah bukan sekadar menyampaikan isi regulasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa setiap perda disusun untuk menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi daerah.

Ia berharap pemahaman masyarakat terhadap hak dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam kedua perda tersebut dapat mendorong terciptanya lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak, sekaligus memperkuat kerukunan yang menjadi ciri kehidupan masyarakat Hulu Sungai Selatan. (sar/ali/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Edukasi Warga Cegah Karhutla dan Bijak Bermedia Sosial

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, Aipda Mujiono, melaksanakan kegiatan sambang kamtibmas sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga di RT. 03, Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Minggu (2/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk tidak membuka hutan dan lahan dengan cara membakar sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga juga diimbau agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Selain itu, masyarakat diberikan sosialisasi mengenai layanan Call Center 110 Polres Barito Timur yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pelayanan kepolisian secara cepat dalam situasi darurat.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menyampaikan bahwa kegiatan sambang merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, terjalin hubungan dan koordinasi yang semakin baik antara Bhabinkamtibmas dengan unsur pemerintah desa, termasuk Bidan Desa Bagok, dalam mendukung program pemerintah, khususnya pencegahan karhutla dan pemeliharaan keamanan di lingkungan masyarakat.

Dari hasil kegiatan, masyarakat semakin memahami pentingnya tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial serta mengetahui manfaat layanan Call Center 110 Polres Barito Timur sebagai sarana memperoleh bantuan kepolisian secara cepat ketika dibutuhkan. (zi/jp). 

Sabtu, 01 Agustus 2026

Bupati Heriyus : Sinergi Semua Elemen Kunci Mewujudkan Murung Raya Maju dan Sejahtera

PURUK CAHU- Tema Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya, "Hebat Bersinergi Membangun Tana Malai Tolung Lingu, Menuju Murung Raya Maju, Mandiri dan Sejahtera," menjadi penegasan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam mempercepat pembangunan daerah. 

Pesan tersebut disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus, saat membuka Malam Hiburan Rakyat di Stadion Willy M. Yoseph, Puruk Cahu, Sabtu (1/8/2026) malam.

Heriyus menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, pemangku kepentingan, dan seluruh lapisan masyarakat.

"Pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen daerah," tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Menurut Heriyus, semangat kebersamaan yang telah terbangun selama ini harus terus dipelihara sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan pembangunan sekaligus mewujudkan Murung Raya yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Momentum Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, menjaga persatuan, serta berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Murung Raya yang lebih maju dan berdaya saing. (dsk/maya/jp). 

Ungu dan Faris Adam Hibur Ribuan Warga pada Puncak Perayaan HUT Ke-24 Murung Raya

PURUK CAHU- Penampilan grup musik nasional Ungu dan penyanyi Faris Adam memukau ribuan warga yang memadati Stadion Willy M. Yoseph, Puruk Cahu, Sabtu (1/8/2026) malam, dalam Malam Hiburan Rakyat yang menjadi puncak peringatan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya.

Kemeriahan acara tidak hanya diwarnai penampilan artis nasional, tetapi juga dimeriahkan oleh musisi lokal, yakni Ling Ling Puput, Yanson, Jems Jiva, dan Band Ganfash. Penampilan para seniman daerah tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekaligus menjadi ajang menampilkan potensi seni dan kreativitas putra-putri Murung Raya.

Bupati Murung Raya, Heriyus, mengatakan kehadiran artis nasional dan musisi lokal merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap insan seni sekaligus upaya menghadirkan hiburan yang berkualitas bagi masyarakat dalam momentum hari jadi daerah.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat kebersamaan serta membuka ruang bagi seniman lokal untuk terus berkarya dan menunjukkan potensi yang dimiliki," ujar Heriyus.

Malam Hiburan Rakyat berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme hingga akhir acara. Tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan semangat kebersamaan dalam memeriahkan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan terhadap daerah. (dsk/maya/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes