BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 05 Oktober 2026

HUT TNI ke-81, Kapolres Bartim Perkuat Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas dan NKRI

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji bersama jajaran menyambangi Koramil Tamiang Layang, Senin (5/10/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan ucapan Dirgahayu TNI sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Barito Timur.

Kapolres Barito Timur datang bersama Wakapolres Barito Timur Kompol Alexander F. Sitepu, serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Barito Timur. Rombongan disambut jajaran Koramil Tamiang Layang dalam suasana penuh keakraban.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, mengatakan sinergitas TNI-Polri merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Di momentum HUT TNI ke-81 ini, kami dari Polres Barito Timur mengucapkan Dirgahayu TNI. Semoga TNI semakin kuat, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat. Sinergitas TNI-Polri harus terus kita jaga dan perkuat karena kebersamaan ini merupakan modal utama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara kedua institusi perlu terus diperkuat, terutama dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

"Kita harus terus menjaga kekompakan, saling mendukung, dan bersinergi dalam menjalankan tugas. Dengan soliditas TNI-Polri yang terjaga, kita dapat bersama-sama memelihara kamtibmas tetap aman dan kondusif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk komitmen jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Barito Timur untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan di wilayah hukum setempat.

Peringatan HUT ke-81 TNI diharapkan tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan koordinasi kedua institusi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (zi/jp). 

Bupati Barito Utara Pimpin Rakor Percepatan Pelebaran Jalan di Muara Teweh

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara, H Shalahuddin memimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan pelebaran sejumlah ruas jalan dalam Kota Muara Teweh, Senin (5/10/2026). Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat terkait.

Rakor digelar untuk memastikan proses pelebaran jalan berjalan terarah, transparan, dan tetap memperhatikan kepentingan serta hak masyarakat yang terdampak.

Dalam rapat tersebut, Bupati H Shalahuddin, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap tahapan pelaksanaan pelebaran jalan. Ia meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan yang jelas dan lengkap kepada masyarakat, terutama terkait rencana, tahapan pekerjaan, batas area, serta dampak yang mungkin ditimbulkan.

"Jelaskan secara terbuka rencana dan tahapan pelebaran jalan, termasuk batas area serta hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat yang terdampak,” tegasnya.

Bupati juga meminta setiap persoalan yang muncul di lapangan diselesaikan melalui musyawarah dengan mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Menurutnya, hak masyarakat yang terdampak, baik terkait lahan, bangunan maupun tempat usaha, harus dihormati dan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga, Bupati bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan Kepala Bapperida juga bersilaturahmi dengan Ketua Pengadilan Agama Muara Teweh beserta jajaran serta Ketua Pengadilan Negeri Muara Teweh beserta jajaran.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan lembaga peradilan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang tertib.

Koordinasi lintas lembaga itu juga diharapkan dapat memberikan kepastian serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat, khususnya dalam penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan pembangunan, termasuk proses pelebaran ruas jalan di dalam Kota Muara Teweh.

Bupati menegaskan, pembangunan harus dilaksanakan dengan tetap menjunjung prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.

"Pemerintah harus memastikan seluruh proses berjalan secara adil, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita cari titik temu melalui musyawarah, sehingga pembangunan dapat berjalan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat,” pungkasnya. (emca/jp).

HUT Ke-81 TNI, Polresta Banjarmasin Perkuat Sinergi dengan Kodim 1007/Banjarmasin

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin memperkuat sinergitas TNI-Polri melalui kunjungan silaturahmi ke Markas Kodim 1007/Banjarmasin dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Senin (5/10/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin bersama para pejabat utama Polresta Banjarmasin. Rombongan disambut Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Czi Slamet Riyadi, S.E., M.M., beserta jajaran.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Di HUT ke-81 TNI ini, kami berharap sinergitas dan soliditas TNI-Polri, khususnya di Kota Banjarmasin, semakin kuat dan kompak dalam menjaga keamanan, keutuhan NKRI, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Riza.

Menurutnya, kebersamaan dan koordinasi antara TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kota Banjarmasin.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolresta Banjarmasin kemudian menyerahkan tumpeng sebagai bentuk ucapan selamat HUT ke-81 TNI kepada jajaran Kodim 1007/Banjarmasin.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (fah/jp). 

Peradi Banjarmasin dan Polresta Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin menerima kunjungan silaturahmi Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Banjarmasin, Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dan organisasi advokat dalam mendukung penegakan hukum di wilayah hukum Polresta Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membangun koordinasi yang baik antara kepolisian dan advokat sebagai bagian dari aparat penegak hukum.

"Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan penegakan hukum,” ujar Riza.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan organisasi advokat diperlukan untuk mendukung proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas pentingnya menjaga komunikasi serta membangun kerja sama dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

"Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang baik ini dapat terus terjaga, sehingga dapat bersama-sama memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” kata Riza.

Kunjungan DPC Peradi Banjarmasin tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan advokat, sekaligus mendukung terciptanya proses penegakan hukum yang berjalan sesuai ketentuan dan mengedepankan kepentingan masyarakat. (fah/jp).

Bang Dhin Tekankan Pentingnya Skala Prioritas dalam Perencanaan Pembangunan kepada Mahasiswa UNISKA

BANJARMASIN- Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM. Syaripuddin, mendorong mahasiswa memahami pentingnya skala prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, keterbatasan anggaran dan sumber daya membuat pemerintah harus memilih program yang memberikan manfaat paling besar bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan HM. Syaripuddin saat menerima kunjungan akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (5/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, HM. Syaripuddin memaparkan perspektif perencanaan pembangunan daerah, termasuk mekanisme penyusunan program dan kebijakan yang melibatkan pemerintah serta masyarakat.

Ia menjelaskan, perencanaan pembangunan dilakukan melalui berbagai pendekatan, di antaranya pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), serta pendekatan dari atas ke bawah (top-down) melalui kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, pemahaman terhadap proses tersebut penting bagi mahasiswa karena dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana suatu kebijakan dirumuskan hingga ditetapkan sebagai program pembangunan.

"Mahasiswa perlu memahami bagaimana proses perencanaan pembangunan dilakukan. Dari sana mereka bisa melihat bagaimana kebutuhan masyarakat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program pemerintah,” ujarnya.

Diskusi bersama mahasiswa berlangsung interaktif. Sejumlah isu pembangunan daerah turut dibahas, mulai dari infrastruktur, ketahanan pangan, pendidikan hingga pelayanan publik.

HM. Syaripuddin menekankan, setiap sektor pembangunan memiliki tingkat kepentingan masing-masing. Namun, kondisi anggaran yang terbatas mengharuskan pemerintah menetapkan prioritas berdasarkan urgensi, kebutuhan, serta besarnya manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

"Jalan penting, pangan penting, pendidikan juga penting. Tetapi dengan anggaran yang terbatas, kita harus mampu menentukan program yang dampaknya paling besar bagi masyarakat. Itulah yang kemudian menjadi prioritas pembangunan,” kata Bang Dhin, sapaan akrab HM. Syaripuddin.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori perencanaan pembangunan, tetapi juga mampu melihat secara kritis proses penentuan kebijakan dan prioritas pembangunan di daerah. (sar/ali/jp). 

IKMA BARTIM Minta Penanganan Kasus Peladang Adat Dayak Maanyan Berperspektif Kearifan Lokal

TAMIANG LAYANG- Ikatan Mahasiswa Barito Timur (IKMA BARTIM) mendesak Polres Barito Timur menghentikan proses hukum terhadap dua warga adat Dayak Maanyan, Subarno (59) dan Yadi (53), warga Desa Hayaping, Kabupaten Barito Timur, yang ditangkap dan ditahan terkait dugaan pembakaran lahan.

IKMA BARTIM menilai penanganan perkara tersebut perlu mempertimbangkan konteks aktivitas berladang tradisional masyarakat adat Dayak Maanyan serta hak masyarakat adat yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Perwakilan IKMA BARTIM, Lutfi Arif Jailani, mengatakan Subarno tidak hanya berprofesi sebagai peladang, tetapi juga merupakan tokoh Wadian atau Balian Ipaket yang memiliki peran dalam pelaksanaan ritual adat masyarakat Dayak Maanyan, khususnya setelah masa panen.

Menurut dia, aktivitas berladang yang dilakukan Subarno dan Yadi merupakan bagian dari tradisi masyarakat setempat yang dilakukan secara gotong royong dengan menerapkan sekat bakar untuk mengendalikan api. IKMA BARTIM menyebut lahan yang menjadi objek perkara berada di luar kawasan gambut dan luasnya sekitar 1,1 hektare.

"Berladang secara tradisional merupakan bagian penting dari kehidupan dan budaya masyarakat Dayak Maanyan. Karena itu, penegakan hukum dalam perkara ini perlu melihat konteks kearifan lokal dan ketentuan hukum yang mengatur masyarakat adat,” kata Lutfi, Senin (5/10/2026). 

IKMA BARTIM merujuk Pasal 69 ayat (2) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mengatur pengecualian terhadap larangan pembukaan lahan dengan cara membakar dengan memperhatikan sungguh-sungguh kearifan lokal di daerah masing-masing.

Namun, organisasi mahasiswa tersebut juga mempersoalkan perbedaan data mengenai luas lahan yang menjadi objek perkara. IKMA BARTIM menyebut terdapat informasi dari pihak kepolisian yang mencantumkan luas lahan sekitar 11 hektare, sementara berdasarkan temuan penasihat hukum, luas lahan disebut sekitar 1,1 hektare.

Perbedaan data tersebut, menurut Lutfi, perlu diklarifikasi secara terbuka agar proses hukum berjalan berdasarkan fakta dan hasil pengukuran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam pernyataan sikapnya, IKMA BARTIM menyampaikan empat tuntutan terkait perkara tersebut.

Pertama, meminta Polres Barito Timur membebaskan Subarno dan Yadi serta menghentikan proses hukum apabila tidak ditemukan bukti yang cukup untuk melanjutkan perkara.

Kedua, IKMA BARTIM meminta aparat penegak hukum melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan secara proporsional, termasuk mengusut sumber kebakaran berdasarkan bukti dan fakta lapangan tanpa mengabaikan aktivitas masyarakat adat.

Ketiga, IKMA BARTIM meminta perlindungan terhadap keberlangsungan budaya dan ritual adat Dayak Maanyan. Organisasi tersebut menilai status Subarno sebagai tokoh Wadian perlu menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan dalam penanganan perkara.

Keempat, IKMA BARTIM meminta Kapolda Kalimantan Tengah dan Kapolri mengevaluasi penanganan perkara oleh jajaran Polres Barito Timur, terutama terkait penerapan hukum terhadap masyarakat yang menjalankan aktivitas berladang secara tradisional.

IKMA BARTIM menyatakan akan terus mengawal perkara tersebut bersama masyarakat sipil, tokoh adat, dan elemen mahasiswa. Mereka juga meminta seluruh pihak mengedepankan proses hukum yang transparan serta menghormati hak-hak masyarakat adat.

Hingga berita ini disusun, pernyataan mengenai penangkapan dan dugaan pembakaran lahan tersebut masih berasal dari IKMA BARTIM. Keterangan dari Polres Barito Timur mengenai kronologi penangkapan, dasar penahanan, luas lahan, serta status hukum kedua warga perlu dimuat sebagai penyeimbang dalam pemberitaan. (zi/jp). 

Satbinmas Polres Seruyan Edukasi Pelajar SMPN 2 Kuala Pembuang soal Karhutla, Narkoba, dan Perundungan

KUALA PEMBUANG- Satbinmas Polres Seruyan memberikan edukasi kepada pelajar SMPN 2 Kuala Pembuang terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penyalahgunaan narkoba, perundungan, serta berbagai bentuk kenakalan remaja melalui program Seruyan Masuk Sekolah untuk Pelajar (SERMA SEKAR), Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar di SMPN 2 Kuala Pembuang, Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Edukasi disampaikan Kasat Binmas Polres Seruyan, AKP Eko Muji Hartono bersama Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas AIPDA Natalia Lidia M. dalam rangkaian upacara sekolah dan diikuti para guru serta pelajar.

Dalam arahannya, AKP Eko mengingatkan para pelajar untuk memahami dampak karhutla serta turut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Selain isu lingkungan, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai bahaya kenakalan remaja, mulai dari bullying atau perundungan, tindakan asusila, bolos sekolah, merokok, balap liar hingga penyalahgunaan narkoba.

Para pelajar juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial dan selektif dalam memilih lingkungan pergaulan sehingga tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
"Kami ingin para pelajar memahami bahwa menjaga lingkungan, menjauhi narkoba dan perundungan, serta bijak bermedia sosial merupakan tanggung jawab bersama. Gunakan masa sekolah untuk belajar dan mengembangkan diri, bukan terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Eko.

Dalam kesempatan tersebut, Satbinmas Polres Seruyan turut menyampaikan informasi mengenai penerimaan murid baru SMA Taruna Kemala Bhayangkari Tahun Ajaran 2027/2028 sebagai salah satu informasi pendidikan lanjutan bagi para pelajar.

Melalui program SERMA SEKAR, Satbinmas Polres Seruyan mendorong terjalinnya komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan sekaligus membangun kesadaran pelajar untuk peduli terhadap lingkungan, disiplin, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. (gan/jp). 

Bhabinkamtibmas Dampingi Pemeriksaan Kesehatan Ayam Petelur, Dukung Ketahanan Pangan Desa Pematang Limau

KUALA PEMBUANG- Bhabinkamtibmas Desa Pematang Limau, Bripka Yohanes Werren, mendampingi kunjungan Tim Balai Kesehatan Hewan untuk memantau kondisi ayam petelur di lahan ketahanan pangan Desa Pematang Limau, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur BUMDes Desa Pematang Limau, Mariani. Kunjungan ini menjadi bagian dari koordinasi dalam memastikan kesehatan ternak sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan peternakan ayam petelur yang dikembangkan melalui program ketahanan pangan desa.

Tim Balai Kesehatan Hewan melakukan pemantauan terhadap kondisi ayam petelur di lokasi. Pemeriksaan kesehatan ternak dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga dapat mendukung produktivitas dan keberlangsungan usaha peternakan.

Bripka Yohanes mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan Bhabinkamtibmas terhadap program pemberdayaan masyarakat, khususnya sektor peternakan yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

"Kami mendampingi kegiatan ini untuk membantu koordinasi di lapangan sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang ada di Desa Pematang Limau. Pemantauan kesehatan ternak penting agar pengelolaan ayam petelur dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bripka Yohanes.

Menurutnya, sinergi antara pengelola program, pemerintah desa, petugas kesehatan hewan, dan Bhabinkamtibmas diperlukan agar pengelolaan peternakan dapat berjalan secara optimal.

Pendampingan tersebut sekaligus menunjukkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di desa, termasuk pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (gan/jp).

LPTQ Barito Timur Siapkan 24 Peserta untuk MTQ XXXIV Kalteng di Katingan

TAMIANG LAYANG- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Barito Timur (Bartim) menyiapkan 24 peserta untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kasongan, Kabupaten Katingan, 20–28 November 2026.

Sekretaris LPTQ Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Janawi, mengatakan 24 peserta tersebut akan menjadi bagian dari kafilah Barito Timur pada ajang tingkat provinsi tersebut.

"Peserta yang disiapkan sebanyak 24 orang. Sementara untuk perangkat kafilah, seperti pelatih, pendamping, dan lainnya, akan ditetapkan kemudian,” ujar H Ahmad Janawi kepada wartawan, Senin (5/10/2026).

Menurut H Ahmad Janawi, LPTQ Barito Timur tidak menggelar seleksi khusus untuk menentukan peserta MTQ tahun ini. Peserta ditetapkan berdasarkan hasil kejuaraan yang dilaksanakan pada 2025.

"Tidak ada seleksi. Peserta diambil dari hasil kejuaraan tahun 2025. Waktu yang tersisa akan dimaksimalkan untuk pembinaan,” katanya.

Ia mengatakan, penetapan peserta berdasarkan hasil kejuaraan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan prestasi yang telah diraih. LPTQ Barito Timur selanjutnya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melakukan pembinaan secara maksimal sebelum kafilah diberangkatkan ke Katingan.

Pada MTQ XXXIV tingkat Provinsi Kalteng, kafilah Barito Timur akan mengikuti sejumlah cabang dan golongan lomba.

Cabang Seni Baca Al-Qur’an meliputi golongan Tartil Putra dan Putri, Tilawah Anak Putra dan Putri, Tilawah Remaja Putra dan Putri, serta Tilawah Dewasa Putra.

Sementara cabang Qiraat Al-Qur’an meliputi golongan Mujawwad Dewasa Putra dan Murattal Dewasa Putra.

Untuk cabang Hifzh Al-Qur’an, peserta Barito Timur akan mengikuti golongan 1 Juz dan Tilawah Putra dan Putri, 5 Juz dan Tilawah Putra, serta 10 Juz Putra dan Putri.

Selain itu, kafilah Barito Timur juga akan turun pada cabang Fahmil Qur’an Putra dan Putri, Syarhil Qur’an Putra dan Putri, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

H Ahmad Janawi berharap pembinaan yang dilakukan menjelang pelaksanaan MTQ dapat meningkatkan kesiapan dan kualitas para peserta. 

"Dengan persiapan yang optimal, kafilah Barito Timur diharapkan mampu meraih hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah," jelasnya.(zi/jp). 

Pemkab Batola Integrasikan Data 42.471 UMKM untuk Tepatkan Pembinaan

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala memperkuat pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis data melalui pemanfaatan Data Tunggal UMKM. Langkah ini ditujukan untuk mencegah tumpang tindih program sekaligus memastikan pembinaan lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pemanfaatan Data Tunggal UMKM melalui Smart Service Centre (SSC) PLUT UMKM BAIMAN, yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Kabupaten Barito Kuala, Senin (5/10/2026), di Aula Diskopperindag.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut peluncuran SSC PLUT UMKM BAIMAN. Selain membahas pemanfaatan data, forum ini juga menyusun rencana kerja, mengoordinasikan program dan kegiatan, serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam pembinaan UMKM.

Kepala Diskopperindag Kabupaten Barito Kuala, Hery Sasmita, mengatakan pembinaan UMKM ke depan harus dilakukan secara terpadu, mulai dari data, kelembagaan hingga bentuk intervensi yang diberikan.

Menurut Hery, pembinaan UMKM tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan. Pelaku usaha perlu mendapatkan pendampingan berkelanjutan sesuai persoalan dan kebutuhan masing-masing, mulai dari legalitas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, produktivitas, pemasaran hingga akses pembiayaan.

"Kalau data kita masih sendiri-sendiri, pembinaan juga bisa tidak fokus. Bahkan bisa terjadi program yang sama diberikan kepada pelaku usaha yang sama, sementara yang lain belum mendapatkan pembinaan,” kata Hery.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya satu basis data yang dapat digunakan bersama oleh seluruh perangkat daerah.

Dengan data yang terintegrasi, setiap perangkat daerah dapat mengetahui profil pelaku usaha, kondisi usahanya, riwayat pembinaan yang telah diterima, serta kebutuhan pengembangan yang masih diperlukan.

Pemkab Barito Kuala mendorong implementasi Batola Satu Data UMKM melalui integrasi data dengan dukungan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Data yang dihimpun melalui SSC PLUT UMKM BAIMAN diharapkan menjadi rujukan bersama perangkat daerah dalam menentukan bentuk pembinaan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Kebutuhan tersebut dapat mencakup fasilitasi legalitas dan perizinan, peningkatan kualitas kemasan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, fasilitasi peralatan produksi, perluasan pemasaran hingga akses pembiayaan.

Saat ini terdapat sekitar 42.471 UMKM di Kabupaten Barito Kuala. Data tersebut masih perlu diverifikasi dan dimutakhirkan agar dapat digunakan sebagai basis pembinaan yang lebih akurat.

"Data yang kita miliki cukup besar, sekitar 42.421 UMKM. Data ini perlu kita verifikasi sehingga nantinya kita benar-benar mengetahui siapa pelaku usahanya, apa kebutuhannya, dan pembinaan seperti apa yang tepat diberikan,” ujar Hery.

Dengan demikian, Data Tunggal UMKM tidak hanya menjadi basis informasi administratif, tetapi juga diharapkan menjadi instrumen pemerintah daerah dalam merancang program dan menentukan sasaran pembinaan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, perwakilan perangkat daerah juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai mekanisme mengakses dan menarik data UMKM melalui SSC PLUT UMKM BAIMAN.

Tim IT Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Kuala memberikan pelatihan kepada tim teknis perangkat daerah mengenai pemanfaatan data sesuai kebutuhan masing-masing.

Melalui mekanisme tersebut, organisasi perangkat daerah dapat melakukan pemetaan dan penyaringan data berdasarkan aspek pembinaan, seperti kelembagaan, sumber daya manusia, produktivitas, pemasaran dan pembiayaan.

Pemanfaatan data menjadi bagian penting dalam implementasi SSC PLUT UMKM BAIMAN. Sebab, keberadaan basis data terpadu tidak akan optimal apabila hanya berhenti sebagai informasi tanpa digunakan untuk menyusun program dan menentukan intervensi.

Dengan satu sumber data, organisasi perangkat daerah juga tidak perlu membangun basis data secara terpisah untuk kebutuhan pembinaan yang sama.

Komitmen penggunaan data bersama sebelumnya diperkuat melalui penandatanganan NKS pemanfaatan Data Tunggal UMKM bersama 14 organisasi perangkat daerah Kabupaten Barito Kuala pada rangkaian peluncuran SSC PLUT UMKM BAIMAN.

Kesepakatan tersebut mendorong organisasi perangkat daerah menggunakan sumber data yang sama dalam pelaksanaan program pembinaan UMKM.

Pemanfaatan satu data diharapkan dapat mengurangi duplikasi penerima manfaat dan tumpang tindih kegiatan, sekaligus membantu pemerintah mengidentifikasi pelaku UMKM yang belum mendapatkan pembinaan.

Melalui pendekatan tersebut, kebutuhan setiap pelaku usaha dapat dipetakan lebih spesifik. UMKM yang terkendala legalitas, misalnya, dapat diarahkan pada fasilitasi perizinan. Sementara pelaku usaha yang menghadapi persoalan kualitas produk dapat memperoleh intervensi pada aspek produktivitas dan kemasan.

Begitu pula pelaku usaha yang menghadapi kendala pemasaran atau permodalan dapat diarahkan pada program perluasan pasar maupun fasilitasi akses pembiayaan.

Pola tersebut mendorong perubahan dari pembinaan berbasis program menjadi pembinaan berbasis kebutuhan pelaku usaha. 

Rapat koordinasi turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Barito Kuala, Rudy Nooryadi selaku Pembina Data Statistik Kabupaten.

Rudy menyambut baik upaya pemerintah daerah membangun Data Tunggal UMKM sebagai rujukan bersama dalam pelaksanaan pembinaan.

Keterlibatan BPS diharapkan turut memperkuat tata kelola dan kualitas data sehingga informasi yang digunakan pemerintah daerah memiliki standar yang baik, konsisten, dapat dimutakhirkan dan dipertanggungjawabkan.

Kolaborasi Diskopperindag, Diskominfo, BPS dan perangkat daerah pembina UMKM menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola data UMKM yang terintegrasi di Kabupaten Barito Kuala.

Setelah pembekalan teknis, kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi program dan penyusunan rencana kerja SSC PLUT UMKM BAIMAN.

Tahapan tersebut diarahkan untuk memastikan data yang tersedia tidak berhenti pada sistem, tetapi diterjemahkan menjadi program pembinaan yang saling melengkapi antarperangkat daerah.

Hery berharap rapat koordinasi tersebut menjadi tonggak awal pembinaan UMKM secara terpadu di Kabupaten Barito Kuala.

Menurutnya, keberhasilan SSC PLUT UMKM BAIMAN tidak hanya ditentukan oleh tersedianya sistem digital, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah daerah menggunakan data untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi pelaku usaha.

Melalui data yang terintegrasi, pemerintah dapat memetakan UMKM yang membutuhkan legalitas, peningkatan kapasitas SDM, peningkatan produktivitas, perluasan pemasaran maupun fasilitasi pembiayaan.

"Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi Kabupaten Barito Kuala,” kata Hery.

Pemkab Barito Kuala menargetkan pemanfaatan SSC PLUT UMKM BAIMAN menjadi bagian dari pola pembinaan UMKM yang lebih terintegrasi, kolaboratif, berbasis data dan berorientasi hasil.

Data menjadi dasar pemetaan, kolaborasi antarperangkat daerah menjadi instrumen pelaksanaan, sedangkan peningkatan kapasitas dan kelas usaha menjadi sasaran akhir pembinaan.

Dengan pembinaan yang lebih tepat sasaran, pemerintah daerah berharap UMKM semakin mampu memperkuat usaha, memperluas pasar, memperoleh akses pembiayaan dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Kuala. (lim/jp).

HUT ke-81 TNI, Polsek Patangkep Tutui Perkuat Sinergi dengan Koramil

TAMIANG LAYANG- Polsek Patangkep Tutui, Polres Barito Timur, memperkuat sinergi dengan Koramil 1012-02/Patangkep Tutui melalui momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senin (5/10/2026).

Kegiatan berlangsung di halaman Makoramil 1012-02/Patangkep Tutui, Jalan Manunggal, Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur.

Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Selain menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI, Kapolsek menyerahkan nasi tumpeng dan kue tart secara simbolis kepada Ps. Danramil 1012-02/Patangkep Tutui.

Kegiatan tersebut turut dihadiri personel Koramil 1012-02/Patangkep Tutui dan personel Polsek Patangkep Tutui.

Momentum HUT TNI tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan memperkuat kerja sama antara TNI dan Polri dalam pelaksanaan tugas di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui.

Kapolsek Patangkep Tutui, IPDA Bambang Wahyudi, S.H., menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan komunikasi antara kedua institusi.

"Sinergi antara TNI dan Polri harus terus dijaga dan ditingkatkan. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, pelaksanaan tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan secara optimal,” ujar IPDA Bambang.

Ia berharap hubungan yang selama ini terjalin antara Polsek Patangkep Tutui dan Koramil 1012-02/Patangkep Tutui terus dipertahankan serta ditingkatkan, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Patangkep Tutui dan Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas TNI-Polri di tingkat kewilayahan. (zi/jp). 

DPRD Batola Peringati Peristiwa G30S/PKI 2026


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala memperingati peristiwa bersejarah Republik Indonesia G30S/PKI di tanggal 30 September 2026.

"Jangan lupakan sejarah, jaga persatuan."

DPRD Batola Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-81


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 pada tanggal 02 September 2026.

DPRD Batola Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kapolres Batola Ke-47


JURNALISPOST.ONLINE-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kapolres Barito Kuala, Ibu AKBP Susilawati, S.H., M.H Ke-47 tahun pada tanggal 09 September 2026

Perluas IKD dan Pendataan Perlinsos, Disdukcapil Bartim Gandeng Bhabinkamtibmas

TAMIANG LAYANG- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Timur menggelar sosialisasi dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi jajaran Polres Barito Timur, Senin (5/10/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung di Mapolres Barito Timur tersebut, seluruh Bhabinkamtibmas juga didaftarkan sebagai Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Langkah ini dilakukan untuk memperluas pemanfaatan IKD sekaligus memperkuat peran Bhabinkamtibmas dalam membantu pendataan masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial dan bantuan pemerintah.

Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Barito Timur, M. Mursalim, mengatakan Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya.

"Dengan didaftarkannya Bhabinkamtibmas sebagai Agen Perlinsos, mereka dapat membantu memeriksa data dan mendaftarkan warga yang membutuhkan agar masuk dalam pendataan calon penerima bantuan sosial,” kata M. Mursalim.

Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat membantu menjangkau warga kurang mampu yang belum terdata dalam program perlindungan sosial. Pendataan yang dilakukan di tingkat masyarakat juga diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh data yang lebih akurat sebagai dasar penyaluran bantuan.

Selain penguatan pendataan perlindungan sosial, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya Disdukcapil memperluas penggunaan IKD di Kabupaten Barito Timur. Aktivasi IKD diharapkan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan secara digital.

M. Mursalin berharap sinergi dengan Polres Barito Timur dapat terus diperkuat, baik dalam pemanfaatan IKD maupun pendataan masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial. 

Dengan dukungan Bhabinkamtibmas, pemerintah diharapkan dapat menjangkau warga yang selama ini berpotensi belum terdata dan memastikan program perlindungan sosial lebih tepat sasaran. (zi/jp). 

 

Minggu, 04 Oktober 2026

Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan dan Layanan Sosial ke Warga Seruyan

KUALA PEMBUANG- Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, bersama Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menyalurkan bantuan pangan dan berbagai layanan sosial kepada masyarakat di Kabupaten Seruyan, Minggu (4/10/2026).

Penyaluran bantuan dan pelayanan sosial tersebut dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Seruyan Raya, Danau Seluluk, dan Hanau. Kegiatan dipusatkan di halaman kantor kecamatan dan diikuti masyarakat penerima manfaat.

Bantuan dan layanan yang diberikan meliputi Bantuan Pangan Gubernur, KHBS, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian masker dan vitamin, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Seruyan. Menurutnya, kehadiran gubernur sekaligus penyaluran bantuan menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh warga masyarakat Kabupaten Seruyan, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas berkenannya Bapak Gubernur hadir bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan yang memang kita tunggu,” ujar Wanda.

Ia mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan manfaat pembangunan secara langsung kepada masyarakat.

"Ini sebagai bukti bahwa Pak Gubernur memperhatikan kita masyarakat Seruyan. Bantuan ini didistribusikan di seluruh Kalimantan Tengah dan hari ini hadir di Kecamatan Seruyan Raya untuk Bapak dan Ibu warga masyarakat sekalian,” katanya.

Bupati Wanda juga mengajak masyarakat mendoakan Gubernur Kalimantan Tengah beserta keluarga agar senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah.
"Semoga Pak Gubernur beserta keluarga selalu sehat, selalu bahagia, sukses, semakin amanah ke depannya. Insyaallah yang kita lakukan ini sebagai wujud dari Kalteng Makin Berkah dan insyaallah kita semuanya akan mendapat keberkahan,” tuturnya.

Menurut Wanda, kegiatan serupa akan dilaksanakan di sejumlah titik lainnya di Kabupaten Seruyan. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan komitmen dan sinergi pemerintah dalam memastikan pelayanan serta bantuan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan, unsur kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan dunia usaha dan perbankan, serta masyarakat penerima manfaat.

Melalui penyaluran bantuan pangan dan layanan sosial tersebut, pemerintah berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terbantu sekaligus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju “Kalteng Makin Berkah". (gan/jp).

Ketua TP PKK HSS Hadiri Reuni Akbar SMPN 1 Sungai Raya, Alumni Donasikan Bantuan untuk Sekolah

KANDANGAN- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hj Mustaidah Syafrudin Noor menghadiri Reuni Akbar Alumni SMP Negeri 1 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kontribusi alumni bagi kemajuan sekolah.

Reuni yang mengusung tema "Melepas Rindu, Menjalin Silaturahmi dalam Persaudaraan Antar Sesama Alumni”, itu mempertemukan purna guru, guru, dan alumni dari berbagai angkatan, khususnya periode 1983 hingga 1999.

Dalam sambutannya Hj Mustaidah menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah memberikan ilmu, bimbingan, dan dedikasi dalam mendidik para alumni.

Ia menilai peran guru menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan para alumni. Karena itu, jasa serta pengabdian para pendidik diharapkan terus dikenang dan menjadi amal kebaikan yang mendapat keberkahan.

"Semoga setiap ilmu dan bimbingan yang diberikan para guru menjadi amal jariah yang senantiasa mendapat rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya.

Hj Mustaidah berharap reuni tidak berhenti sebagai ajang temu kangen, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan, membangun kepedulian, dan memberikan kontribusi nyata bagi almamater.

Menurutnya, dukungan para alumni dapat menjadi bagian dari upaya mendorong SMP Negeri 1 Sungai Raya terus berkembang serta melahirkan generasi yang berprestasi.

Dalam kegiatan tersebut, para alumni juga menunjukkan kepedulian terhadap almamater dengan menyalurkan donasi untuk mendukung kemajuan dan pengembangan SMP Negeri 1 Sungai Raya.

Kegiatan reuni akbar tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara alumni, guru, dan sekolah sekaligus menjaga semangat kebersamaan untuk memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan di Kabupaten HSS. (ari/jp).

Polisi Kawal Kunjungan Gubernur Kalteng di Seruyan Raya, Warga Terima Beragam Bantuan

KUALA PEMBUANG- Kepolisian memastikan rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, S.Kom. di Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, berjalan aman dan tertib, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB di halaman Kantor Kecamatan Seruyan Raya tersebut diisi dengan berbagai agenda pelayanan masyarakat. Di antaranya penyerahan bantuan pangan, penyerahan simbolis Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian masker dan vitamin, serta penyediaan air bersih.

Kapolsek Danau Sembuluh, IPTU Rakhmat Efendi, hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Kehadiran kepolisian merupakan bagian dari koordinasi lintas sektor sekaligus upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Personel kepolisian melakukan pemantauan situasi selama kegiatan berlangsung serta membantu mengatur kelancaran rangkaian agenda. Pengamanan tersebut dilakukan agar masyarakat dapat mengikuti proses penyerahan bantuan dan layanan publik dengan nyaman.

Kegiatan turut dihadiri Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, Dandim 1015 Sampit, Letkol Inf. Dwi Candra Setiawan, Camat Seruyan Raya, Zainal Arifin, Danramil 1015 Telaga Pulang, Kapten Inf Jarwo, Danposramil 1015-10 Seruyan Raya, Serma Endarto, serta para kepala desa se-Kecamatan Seruyan Raya.

Kapolsek Danau Sembuluh, IPTU Rakhmat Efendi, mengatakan kepolisian mendukung penuh kegiatan pelayanan masyarakat melalui pengamanan dan koordinasi dengan seluruh unsur terkait.
"Kami mendukung rangkaian kunjungan dan pelayanan kepada masyarakat dengan memastikan situasi tetap tertib serta melakukan koordinasi bersama unsur terkait. Kehadiran kepolisian diharapkan dapat membantu kegiatan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat mengikuti seluruh agenda dengan nyaman,” ujar Rakhmat.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas sekaligus mendukung kelancaran penyaluran bantuan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan kunjungan kerja dan pelayanan masyarakat tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (gan/jp).

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Gencarkan Pencegahan Karhutla, Jemaat GKE Simpun Bagok Diimbau Tak Bakar Lahan

TAMIANG LAYANG- Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur. Bhabinkamtibmas Desa Bagok, AIPDA Mujiono, memanfaatkan momentum ibadah Perjamuan Kudus di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Simpun Bagok untuk menyampaikan sosialisasi larangan membakar hutan dan lahan kepada jemaat, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pendeta, penatua, diakon, serta jemaat GKE Simpun Bagok, Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur.

Dalam sosialisasinya, AIPDA Mujiono mengingatkan jemaat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diminta tidak menggunakan cara membakar dalam membuka maupun membersihkan lahan.

Selain menyampaikan imbauan secara langsung, Bhabinkamtibmas turut menyosialisasikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan pembakaran hutan dan lahan. Pesan tersebut diperkuat dengan pembentangan spanduk bertuliskan "Stop Membakar Hutan dan Lahan”.

Terpisah, Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.

"Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” ujarnya.

Menurutnya, sosialisasi secara langsung kepada masyarakat merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran warga sekaligus meminimalkan potensi terjadinya karhutla.

Melalui kegiatan sambang dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Benua Lima terus mendorong masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan serta berperan aktif dalam mencegah karhutla di wilayah Kecamatan Benua Lima. (zi/jp). 

Satlantas Polres Kapuas Tindak 22 Pelanggar, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran

KUALA KAPUAS- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas menindak 22 pelanggar dalam patroli dan penertiban lalu lintas yang menyasar aksi balap liar, pengendara ugal-ugalan, serta kendaraan dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Penindakan berlangsung Sabtu (3/10/2026) mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai di sejumlah wilayah hukum Polres Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kegiatan melibatkan Kaurbinopsnal Satlantas, Kanit Gakkum Satlantas, dan personel Satlantas Polres Kapuas. Petugas menerapkan pola hunting system dengan melakukan patroli dan menindak langsung pengguna jalan yang kedapatan melakukan pelanggaran.

Selain balap liar dan perilaku berkendara yang membahayakan pengguna jalan lain, petugas menyasar kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang dikenal dengan istilah knalpot brong.

Dari hasil penindakan, sebanyak 22 pelanggar dikenai tilang. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan potensi kecelakaan lalu lintas sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hari.

Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari melalui Kasatlantas Polres Kapuas, AKP Aries Gunawan, mengatakan penindakan merupakan bagian dari upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

"Penindakan ini diharapkan dapat menciptakan wilayah hukum Polres Kapuas yang bebas dari aksi balap liar, pengendara ugal-ugalan serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujarnya. 

AKP Aries Gunawan mengimbau masyarakat, terutama pengguna kendaraan bermotor, untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara. (fah/jp).

Sabtu, 03 Oktober 2026

Wakil Ketua I DPRD Seruyan Dorong Pengembangan Danau Sembuluh Jadi Destinasi Wisata Unggulan

KUALA PEMBUANG- Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Harsandi, mendorong pengembangan kawasan Danau Sembuluh sebagai destinasi wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026 di Dermaga Pisew, Taman Air Telaga Bintang, Desa Sembuluh II, Sabtu (3/10/2026).

Harsandi mengatakan, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen mengoptimalkan potensi wisata Danau Sembuluh agar semakin dikenal masyarakat, baik di dalam maupun luar daerah.

"DPRD bersama pemerintah daerah Kabupaten Seruyan akan memaksimalkan tempat wisata Danau Sembuluh agar menarik perhatian, baik untuk masyarakat sekitar maupun wisatawan dari luar daerah,” ujar Harsandi.

Menurut dia, Danau Sembuluh merupakan salah satu potensi wisata alam yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Keberadaan Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026, kata dia, tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak terhadap pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus memperluas kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif di sekitar kawasan Danau Sembuluh.

"Dengan berkembangnya pariwisata, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di sekitar kawasan juga diharapkan mendapatkan peluang untuk meningkatkan pendapatan,” katanya.

Harsandi menambahkan, pengembangan pariwisata membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda dinilai memiliki peran dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Seruyan.

"Kolaborasi semua pihak menjadi bagian penting dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Seruyan tercinta ini,” pungkasnya. (gan/jp).

Hari ke-14, Bantuan Air Bersih Menjangkau Warga Beringin dan Sungai Lumbah

MARABAHAN- Penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak krisis air akibat intrusi air laut di Kabupaten Barito Kuala terus diperluas. Memasuki hari ke-14, bantuan menyasar warga Desa Beringin dan Desa Sungai Lumbah, Kecamatan Alalak, Sabtu (3/10/2026).

Penyaluran pertama berlangsung di halaman Poskesdes Desa Beringin. Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Kuala, Selamat Riyanto, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Barito Kuala sekaligus menyampaikan salam kepada masyarakat.

"Hari ini memasuki hari ke-14 penyaluran air bersih hasil kerja sama Pemkab Barito Kuala, PDAM, Kodim 1005/Barito Kuala, serta Forkopimda. Meskipun jumlahnya mungkin tidak terlalu besar, harapan kami bantuan air bersih gratis ini dapat sedikit meringankan beban pengeluaran warga sehari-hari,” ujar Selamat di hadapan warga Desa Beringin.

Ia memastikan air bersih yang disalurkan telah melalui pemeriksaan baku mutu sehingga aman digunakan masyarakat. Perwakilan Direktur PDAM Barito Kuala juga mengimbau warga untuk terlebih dahulu memasak air sebelum dikonsumsi.

Dari Desa Beringin, rombongan kemudian melanjutkan penyaluran bantuan ke titik kedua di halaman Langgar Miftahul Jannah, Desa Sungai Lumbah.

Warga di kedua desa menyambut penyaluran bantuan tersebut dan mengapresiasi perhatian pemerintah bersama unsur terkait dalam menangani krisis air bersih yang terjadi akibat intrusi air laut.

Penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan secara berkesinambungan di wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, tetap terpenuhi selama kondisi krisis berlangsung. (dsk/ali/jp).

Jumat, 02 Oktober 2026

M. Noor Purna Tugas sebagai Sekda HSS, Yustan Azidin Lanjutkan Estafet Pemerintahan

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar malam pengantar purna tugas Sekretaris Daerah (Sekda) HSS, H Muhammad Noor, di Pendopo Bupati HSS, Jum'at (2/10/2026) malam. Acara tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian dan dedikasi Muhammad Noor selama menjalankan tugas sebagai Sekda HSS.

Malam pengantar purna tugas berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Muhammad Noor hadir bersama istrinya, Elyani Yustika, dan menerima apresiasi dari jajaran Pemerintah Kabupaten HSS, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala perangkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan Sekda HSS yang baru, Ir. H Yustan Azidin, S.T., M.T., beserta istri. Ia akan melanjutkan tugas dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan di Kabupaten HSS.

Kegiatan dihadiri Bupati HSS, H Syafrudin Noor bersama Ketua TP PKK HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, Wakil Bupati H Suriani bersama Ketua GOW HSS Hj Misnawati Suriani, para asisten dan staf ahli Setda HSS, jajaran Forkopimda, kepala OPD beserta istri, camat beserta istri, serta pejabat struktural di lingkungan Pemkab HSS.

Selain menjadi momentum penghormatan bagi Sekda yang memasuki masa purna tugas, rangkaian kegiatan juga diisi sejumlah agenda yang berkaitan dengan penguatan inovasi, pelayanan publik, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati HSS turut menyaksikan penyerahan hak cipta dan hak merek dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kalimantan Selatan. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya perlindungan kekayaan intelektual sekaligus mendorong inovasi dan kreativitas di daerah.

Agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten HSS dan PT Bank Perekonomian Rakyat Hulu Sungai Selatan (Perseroda) tentang penguatan permodalan bagi pelaku usaha mikro.

Kerja sama tersebut diharapkan memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab HSS juga meluncurkan dua proyek perubahan, yakni SI TANGGUH LEBAK yang digagas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan HSS, Hj Luthfiana, serta HSS SUKSES yang digagas Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah HSS, Nafarin, S.STP., M.Si.

Kedua inovasi tersebut diharapkan memperkuat kinerja perangkat daerah serta menghadirkan pelayanan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan malam pengantar purna tugas bagi Muhammad Noor dan istri. Suasana haru dan kekeluargaan mewarnai momen tersebut sebagai ungkapan terima kasih atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSS.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi Muhammad Noor.

"Kami mendoakan agar masa purna tugas dapat dijalani dengan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bersama keluarga," ungkapnya.

Sementara itu, dengan hadirnya Sekda baru, Bupati berharap kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan di HSS tetap berjalan secara optimal demi memberikan manfaat bagi masyarakat. (ari/jp). 

Hari Batik Nasional, GATRIWARA DPRD Kalsel Bagikan 300 Nasi Kotak kepada Masyarakat

BANJARMASIN- Pengurus Gabungan Istri Wakil Rakyat (GATRIWARA) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membagikan 300 nasi kotak kepada masyarakat dalam kegiatan Jumat Berkah, Jum'at (2/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan depan dan belakang Kantor DPRD Kalsel tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober.

Para pengurus GATRIWARA mengenakan batik saat membagikan nasi kotak kepada masyarakat. Mengenakan batik menjadi bagian dari semangat “GATRIWARA Bangga Berbatik”, sekaligus bentuk apresiasi terhadap batik sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.

Bendahara GATRIWARA Kalsel, Anisa Suripno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda Jumat Berkah yang dikemas bertepatan dengan momentum Hari Batik Nasional.

"Jum'at Berkah ini kami kaitkan dengan Hari Batik Nasional. Kami ingin memanfaatkan momentum ini untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan sederhana,” ujar Anisa.

Perempuan yang akrab disapa Nisa itu menuturkan, GATRIWARA ingin turut menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

Menurut dia, kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Hal sederhana, seperti berbagi makanan, juga dapat menjadi bentuk perhatian kepada masyarakat.

Selain berbagi nasi kotak, penggunaan batik oleh para pengurus GATRIWARA menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan dalam kegiatan tersebut. Semangat melestarikan dan membanggakan batik dipadukan dengan kepedulian sosial melalui Jumat Berkah.

 Dengan kegiatan ini, GATRIWARA Kalsel tidak hanya memperingati Hari Batik Nasional, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian dengan masyarakat. (sar/ali/jp).

Disdukcapil Barito Timur Tambah Perangkat dan Personel, Layanan Adminduk di Dusun Tengah Diperkuat

TAMIANG LAYANG- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Timur memperkuat pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kecamatan Dusun Tengah dengan menambah perangkat dan personel pelayanan.

Penambahan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan sekaligus mendekatkan akses pengurusan dokumen kependudukan kepada masyarakat di tingkat kecamatan.

Plt. Kepala Disdukcapil Barito Timur, M. Mursalin, mengatakan penambahan perangkat merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan adminduk di Kecamatan Dusun Tengah.

"Dengan dukungan perangkat yang memadai, proses pelayanan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara lebih dekat,” ujar Mursalin kepada wartawan, Jum'at (2/10/2026).

Selain perangkat, Disdukcapil juga menambah personel yang ditempatkan untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan di wilayah tersebut.

Menurut M. Mursalin, penambahan personel diperlukan untuk menunjang operasional sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

"Penambahan sumber daya manusia ini diperlukan untuk mendukung operasional pelayanan serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Dusun Tengah,” katanya.

Penguatan pelayanan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah. Pihak kecamatan menyediakan ruangan yang digunakan sebagai tempat pelayanan administrasi kependudukan.

Tidak hanya menyediakan ruangan, pemerintah kecamatan juga melengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti meja dan pendingin ruangan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan petugas dalam memberikan pelayanan maupun masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan.

M. Mursalin menegaskan, penguatan layanan di Kecamatan Dusun Tengah merupakan bagian dari upaya Disdukcapil mendekatkan pelayanan adminduk kepada masyarakat.

"Kolaborasi antara Disdukcapil dan pemerintah kecamatan diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih efektif, mudah diakses, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan,” tandasnya. (zi/jp).

Pemkab Seruyan Berangkatkan Paskibraka 2026 ke Malang untuk Perkuat Wawasan Kebangsaan

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi memberangkatkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 dalam kegiatan Tour Wawasan Kebangsaan ke Kota Malang, Jawa Timur. Pelepasan rombongan dipimpin Wakil Bupati Seruyan, H Supian di halaman Kantor Bupati Seruyan, Jum'at (2/10/2026).

Pelepasan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Seruyan, dr. Bahrun Abbas, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, serta para pelatih dan pendamping Paskibraka.

Dalam sambutannya Wabup Seruyan, H Supian, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia menegaskan, Tour Wawasan Kebangsaan bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi menjadi bagian dari pembinaan dan penguatan wawasan kebangsaan yang telah diberikan selama masa pendidikan dan pelatihan Paskibraka.

"Tour Wawasan Kebangsaan ini bukan sekadar rekreasi atau jalan-jalan, melainkan bagian dari orientasi dan pemantapan wawasan kebangsaan yang telah diberikan selama masa pelatihan dan pendidikan,” kata H Supian di hadapan para peserta.

Menurutnya, keberangkatan tersebut juga merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Seruyan atas kerja keras, semangat, ketulusan, dan kedisiplinan anggota Paskibraka selama menjalani pemusatan latihan sekitar satu hingga dua bulan.
H Supian meminta para peserta memanfaatkan perjalanan ke Malang untuk menambah pengalaman dan wawasan. 

Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Seruyan, mengambil pelajaran dari setiap kegiatan, menjaga kekompakan, serta memperhatikan kesehatan selama perjalanan.

Kepada para pelatih, pembimbing, dan pendamping, Supian berpesan agar terus memberikan pendampingan dan memastikan seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan aman.

"Saya doakan mudah-mudahan sejak berangkat sampai pulang nanti selalu diberikan kesehatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya. (gan/jp).

94 dari 111 Perkara Tuntas, Penyelesaian Kasus Polresta Banjarmasin Capai 84,7 Persen

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin mencatat tingkat penyelesaian perkara sebesar 84,7 persen selama Agustus hingga September 2026. Dari 111 laporan yang ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), sebanyak 94 perkara telah diselesaikan.

Capaian tersebut berada di atas target penyelesaian perkara yang ditetapkan sebesar 70 persen.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, mengatakan dari 94 perkara yang telah diselesaikan, sebagian telah memasuki tahap P21 di kejaksaan, sementara perkara lainnya diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

"Dari 94 perkara yang telah diselesaikan, sebagian telah memasuki tahap P21 di kejaksaan dan sebagian lainnya dituntaskan melalui Restorative Justice (RJ),” ujar Riza didampingi Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa kepada awak media, Jum'at (2/10/2026).

Sementara itu, sebanyak 17 perkara lainnya masih dalam proses penanganan. Polresta Banjarmasin menargetkan seluruh perkara tersebut dapat diselesaikan pada Oktober 2026.

Berdasarkan data Satreskrim, perkara konvensional masih mendominasi laporan yang ditangani selama dua bulan tersebut. Pada Agustus, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi perkara yang dominan. Sementara pada September, kasus pencurian biasa tercatat paling banyak ditangani.

Riza menyebut, bahwa penyelesaian perkara tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, termasuk melalui kegiatan patroli rutin, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat.

Upaya tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas, Satuan Samapta, serta jajaran Polsek di wilayah hukum Polresta Banjarmasin.

Ke depan, Polresta Banjarmasin juga akan mengoptimalkan layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110. Layanan tersebut diharapkan mempercepat respons kepolisian terhadap laporan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui layanan 110 ini, kita ingin memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap, sehingga gangguan keamanan dapat segera diatasi,” pungkas Riza. (fah/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes