BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 27 Februari 2026

PWI Bartim Salurkan Sembako dalam Bakti Ramadan 1447 H, Perkuat Kepedulian dan Toleransi

TAMIANG LAYANG- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Timur menggelar Bakti Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bingkisan bahan kebutuhan pokok kepada warga yang membutuhkan di Desa Matabu dan Desa Dorong, Jum'at (27/2/2026).

Kegiatan bertema “Berbagi Kepedulian, Menebar Kebahagiaan” tersebut menyasar warga di sekitar kediaman pengurus PWI sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat di bulan suci Ramadan.

Ketua PWI Barito Timur, Agustinus Bole Malo, mengatakan Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menumbuhkan nilai toleransi antarumat beragama di Kabupaten Barito Timur.

"Kami menggelar Bakti Ramadan ini sebagai wujud kepedulian insan pers kepada masyarakat sekitar. Ramadan mengajarkan kami untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, meski nilai bantuan yang diberikan tidak besar, pihaknya berharap bingkisan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama menjalankan ibadah puasa.

"Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat membawa sukacita dan membantu kebutuhan saudara-saudara kita,” katanya.

Menurut Agustinus, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana memperkuat harmoni di tengah keberagaman masyarakat Barito Timur. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

"Kepedulian dan toleransi harus terus kita rawat bersama, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam keseharian,” tegasnya.

PWI Barito Timur turut menyampaikan apresiasi kepada PT Adaro Indonesia dan Pemerintah Desa Matabu atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

Melalui Bakti Ramadan ini, PWI Barito Timur menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga hadir secara langsung melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (zi/jp). 

Banggar DPRD Kalsel Perdalam Soal Pokir ke DPRD DKI Jakarta

JAKARTA- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempelajari serta mendalami persoalan anggaran kedewanan ke DPRD DKI Jakarta pada Jum’at (27/2/2026) pagi. 

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua HM. Alpiya Rachman, dan H Kartoyo. 

Tak hanya soal anggaran, Banggar DPRD Kalsel turut menanyakan terkait mekanisme pokok-pokok pikiran (pokir) dewan. Namun, pihak DPRD DKI Jakarta menjelaskan bahwa tidak terdapat skema pokir sebagaimana yang diterapkan di sejumlah daerah.

Alpiya mengatakan, bahwa kegiatan yang diakomodasi dalam anggaran disesuaikan langsung dengan dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Seluruh program dan kegiatan diselaraskan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam RKPD, sehingga tidak terdapat nomenklatur khusus berupa pokok pikiran dewan.

Kartoyo menambahkan, eksekutif dan legislatif di DKI Jakarta bersama-sama mewujudkan visi misi kepala daerah, dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta, itulah yang didorong ujarnya.

"Itulah yang kita pelajari, nantinya kita juga akan belajar bahwasanya kita pun akan memperketat segi pengawasan dengan evaluasi-evaluasi anggota dewan yang sering kali terjun ke lapangan,” ujar Kartoyo.

Rombongan Banggar diterima dengan baik oleh Elva Fahri Qolbina, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dirinya menyambut positif kunjungan tersebut sebagai ajang berbagi informasi dan praktik pengelolaan anggaran antar daerah.

Menurutnya, pertemuan ini merupakan sharing dua arah. Sehingga dirinya cukup mendapatkan wahana dan informasi serta pandangan dari sejawatnya di Kalsel para wakil rakyat “Rumah Banjar”. (sar/ali/jp). 

Banmus DPRD Kalsel Lakukan Studi Komparasi Penjadwalan ke DPRD DKI

JAKARTA- Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan studi komparasi ke DPRD Provinsi DKI Jakarta dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan serta meningkatkan optimalisasi penyusunan agenda kerja DPRD.

Kegiatan studi komparasi tersebut dilaksanakan pada Jum'at, (27/02/2026) bertempat di Ruang Pertemuan DPRD Provinsi DKI Jakarta. 

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan sharing informasi serta pertukaran pengalaman terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Musyawarah, khususnya dalam penyusunan dan implementasi agenda tahunan DPRD dengan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel, HM. Alpiya Rachman. 

Rombongan Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kalimantan Selatan diterima oleh Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia yang juga merupakan anggota Badan Musyawarah dan Badan Kehormatan, Elva Farhi Qolbina, S.Sos.

Ditemui usai kegiatan, Habib Hamid Bahasyim, menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut menjadi sarana pembelajaran terkait mekanisme penjadwalan kegiatan dewan.

"Kami dari Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta guna mempelajari mekanisme penjadwalan kegiatan dewan. DPRD DKI Jakarta menerapkan penjadwalan setiap empat bulan sekali, sedangkan di daerah kami masih dilakukan setiap bulan. Hal ini menjadi bahan pertimbangan bagi kami ke depannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap dapat terjalin sinergi antar lembaga legislatif daerah serta mendorong peningkatan efektivitas dalam penyusunan agenda dan pelaksanaan fungsi DPRD guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih optimal. (sar/ali/jp). 
 

Bapemperda DPRD Kalsel Cari Masukan ke DPRD DKI Jakarta Terkait Usulan Perubahan Tatib

JAKARTA- Dalam rangka memaksimalkan perannya dalam proses penyusunan Rancangan Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) tentang Perubahan Atas Peraturan DPRD Tentang Tata Tertib, Rancangan Peraturan DPRD Tentang Kode Etik, dan Rancangan Peraturan DPRD Tentang Tata Beracara, Ketua dan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalsel mendatangi DPRD DKI Jakarta untuk mendapatkan masukan-masukan, Jum’at (27/2/2026).

Ketua Bapemperda H Gusti Iskandar Sukna Alamsyah, ditemui usai pertemuan mengatakan, dengan mempertimbangkan kegiatan Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan DPRD yang akan bekerja bulan depan, maka Bapemperda mencoba mencari masukan-masukan ke DPRD DKI Jakarta.

"Karena kita pandang DKI kan jumlah keanggotannya cukup besar, kemudian konfliknya juga besar tapi mereka bisa berjalan secara kolektif kolegial gitu. Nah, oleh karenanya DKI menjadi tujuan untuk kita mendapatkan masukan-masukan dalam rangka pelaksanaan pansus yang akan datang pada bulan depan," ucap H Gusti Iskandar.

Namun demikian, politisi kawakan Partai Golkar tersebut menekankan, mengingat Peraturan Tatib ini merupakan kebutuhan internal DPRD, tentunya memerlukan kehati-hatian dalam penyusunannya dan masih perlu merujuk kepada daerah lain dalam rangka penyempurnaannya.

"Selanjutnya mungkin nanti kita paling tidak merujuk satu dua daerah lagi yang lainnya. Karena kebutuhan Tatib ini kan kebutuhan untuk internal DPRD, sehingga Tatib ini juga jangan sampai bertentangan atau tidak selaras dengan peraturan di atasnya, khususnya peraturan pemerintah. Kemudian juga Tatib ini tidak jangan juga memberikan peluang-peluang yang sifatnya melakukan langkah-langkah pemborosan terhadap anggaran di DPRD," pungkas mantan Anggota DPR RI dua periode. (sar/ali/jp). 

Dermaga Rusak Berbulan-bulan, Aktivitas Bongkar Muat di Pasar Saik Kuala Pembuang Seruyan Terganggu

KUALA PEMBUANG- Kondisi dermaga bongkar muat di Pasar Sayur dan Ikan Kuala Pembuang (SAIK), Kabupaten Seruyan, dilaporkan rusak sejak beberapa bulan terakhir dan belum mendapat perbaikan dari pemerintah setempat.

Pasar yang dikenal sebagai pusat perekonomian masyarakat di Kabupaten Seruyan ini menampung ratusan pedagang. Selain menjadi lokasi transaksi antara pedagang dan konsumen, Pasar Saik juga menjadi salah satu sumber penghidupan utama warga Kuala Pembuang dan sekitarnya.

Namun, kerusakan dermaga pasar yang digunakan untuk aktivitas bongkar muat barang dinilai menghambat kelancaran distribusi hasil dagangan, khususnya komoditas sayur dan ikan yang setiap hari didatangkan melalui jalur perairan.

Salah seorang pedagang, Dedi, saat ditemui awak media pada Jum'at (27/2/2026), mengaku kecewa atas lambannya penanganan kerusakan tersebut.
"Sudah beberapa bulan dermaga Pasar Saik ini rusak, tetapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi ini karena sangat berpengaruh terhadap aktivitas bongkar muat barang,” ujarnya.

Menurut para pedagang, kondisi dermaga yang rusak tidak hanya memperlancar distribusi barang, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pekerja dan pembeli yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Para pedagang berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan agar aktivitas ekonomi di Pasar Saik kembali berjalan optimal dan roda perekonomian masyarakat tidak terganggu. (gan/jp). 

Bupati Barito Timur Imbau Masyarakat Gelar Bagarakan Sahur Sesuai Waktu yang Tepat Selama Bulan Ramadan

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengimbau masyarakat agar melaksanakan bagarakan sahur sesuai dengan waktu yang tepat selama bulan Ramadan. 

Hal itu disampaikan M. Yamin dalam sambutannya pada kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Jami Baiturrahman, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Jum'at (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementerian Agama, perbankan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta jamaah setempat.

M. Yamin menyarankan, agar kegiatan tersebut dimulai diatas pukul 02.00 WIB agar tidak mengganggu kenyamanan warga lainnya.

"Kalau bisa jam dua lewat lah, supaya tidak terlalu malam dan warga juga tidak terganggu waktu istirahatnya,” ujar M. Yamin di hadapan jemaah yang hadir. 

Ia menyarankan, agar pelaksanaan bagarakan tetap mengedepankan toleransi, tidak berlebihan, serta menjaga keamanan dan ketertiban.

M. Yamin berharap seluruh masyarakat dapat saling menghormati dan menjaga keharmonisan selama bulan suci, sehingga tradisi yang telah berlangsung turun-temurun itu tetap terjaga tanpa mengurangi kenyamanan bersama. (zi/jp). 

Kapolsek Dusun Tengah Hadiri Safari Ramadan Pemkab Bartim 1447 H di Masjid Jami Baiturrahman

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barito Timur Tahun 1447 H/2026 M yang digelar pada Jum'at, 27 Februari 2026, di Masjid Jami Baiturrahman, Jalan Talohen RT. 20 Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Barito Timur, Sekda Kabupaten Bartim, Wakil Ketua DPRD Bartim beserta anggota, Pabung 1012 BTK, kepala OPD, Camat Raren Batuah, Camat Dusun Tengah, Lurah Ampah Kota, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Talohen RT 20 Ampah Kota dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Barito Timur, M. Yamin, menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim, khususnya warga Talohen RT. 20 Ampah Kota. 

Ia berharap, momentum bulan suci Ramadan menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan seperti Safari Ramadan merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan serta mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

"Safari Ramadan ini bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Polsek Dusun Tengah siap mendukung setiap kegiatan masyarakat agar berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolsek.

Ia juga menegaskan, bahwa kegiatan berskala besar seperti Safari Ramadan menjadi bagian dari upaya komunikasi publik yang efektif, sekaligus sarana penyampaian pesan-pesan pembangunan dan edukasi kamtibmas secara langsung kepada warga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas lintas sektor antara unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat semakin solid, serta setiap momentum keagamaan dapat dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Bupati Barito Timur Ajak Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Safari Ramadan 1447 H di Ampah Kota

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengajak masyarakat memperkuat keimanan, kepedulian sosial, dan sinergi pembangunan daerah.

Hal ini disampaikan M. Yamin dalam sambutannya pada kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Jami Baiturrahman, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Jum'at (27/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementerian Agama, Camat, Kapolsek, perbankan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta jamaah setempat.

Bupati M. Yamin menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Dusun Tengah dalam momentum bulan suci Ramadhan.

"Safari Ramadan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita memperkuat kebersamaan serta membangun komunikasi yang harmonis demi kemajuan Barito Timur,” ujarnya.

Bupati menegaskan, bahwa Ramadan merupakan bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan yang harus dimaknai dengan peningkatan kualitas ibadah serta kepedulian sosial.

Menurutnya, menjalankan ibadah puasa bukan hanya kewajiban umat muslim, tetapi juga momentum membentuk karakter yang lebih sabar, jujur, dan peduli terhadap sesama.

"Ramadan mengajarkan kita untuk menahan diri dari hal-hal yang membatalkan dan mengurangi pahala puasa, sekaligus mendorong kita memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Safari Ramadan merupakan bagian dari program pembinaan umat beragama yang dilaksanakan secara adil dan merata di seluruh wilayah Barito Timur. Selain memperkuat nilai keagamaan, kegiatan ini juga menjadi simbol toleransi antarumat beragama di daerah tersebut.

"Melalui Safari Ramadan, pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, berdialog, dan mempererat tali persaudaraan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan sinergi dan komitmen bersama guna mewujudkan Barito Timur yang SEGAH (Sejahtera, Elok, Gigih, Amanah, dan Harmonis).

Ia berharap, semangat Ramadan menjadi energi positif dalam membangun daerah yang lebih maju dan penuh keberkahan.

Di akhir sambutannya, M. Yamin menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 H/2026 M kepada seluruh umat Muslim. 

Ia juga mengingatkan pentingnya menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh sukacita, sejalan dengan tema Kementerian Agama Republik Indonesia, “Joyful Ramadhan Mubarak”.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat dalam suasana khidmat dan penuh keakraban. (zi/jp). 

Program BERLIAN Ramadan, Polres Barito Timur Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan

TAMIANG LAYANG- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Barito Timur menggelar kegiatan berbagi takjil kepada pengguna jalan, Jum'at (27/2/2026). 

Aksi sosial tersebut dilaksanakan di Jalan Raya depan TK Bhayangkari Polres Barito Timur dan menyasar masyarakat yang masih berada dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program BERLIAN yang digagas Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, sebagai bentuk bakti Polri kepada masyarakat selama Ramadhan. Di lapangan, kegiatan dipimpin Kasat Reskrim Polres Bartim, AKP Hengky Prasetyo, bersama jajaran Satuan Reserse Kriminal.

Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur beserta pengurus, Ka SPKT Polres Bartim dan anggota, serta Kasi TIK Polres Bartim bersama personel. Keterlibatan Bhayangkari memperkuat sinergi internal sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kegiatan sosial tersebut.

Takjil dibagikan secara langsung kepada pengendara roda dua dan roda empat yang melintas. Selain membantu masyarakat agar dapat berbuka puasa tepat waktu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Hengky Prasetyo, menegaskan bahwa Program BERLIAN merupakan komitmen menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif di tengah masyarakat.

"Melalui Program BERLIAN, kami ingin menghadirkan Polri yang lebih dekat dan peduli. Ramadhan menjadi momentum untuk berbagi sekaligus memperkuat silaturahmi dengan masyarakat,” ujarnya.

Pembagian takjil berjalan tertib dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi. (zi/jp). 

Polres Tabalong Tangkap Pria 53 Tahun Terduga Pelaku Persetubuhan Terhadap Anak

TABALONG- Polres Tabalong, Polda Kalimantan Selatan mengamankan seorang pria berinisial HAR (53), warga Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa kasus tersebut terungkap setelah ayah korban menerima informasi dari petugas UPTD DP3AP2KB bersama saksi lainnya terkait dugaan persetubuhan terhadap anaknya yang berusia belasan tahun. Korban diketahui memiliki keterbatasan dalam tumbuh kembang.

"Setelah dilakukan konfirmasi, korban membenarkan adanya persetubuhan yang diduga dilakukan oleh terlapor," ujar IPTU Heri kepada wartawan, Jum'at (27/2/2026). 

Berdasarkan hasil penyelidikan, anggota Satuan Reserse Kriminal yang dipimpin Kasat Reskrim Danang Eko Prasetyo. Kemudian mengamankan HAR pada Kamis (26/2/2026) malam di sebuah rumah di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui telah melakukan perbuatannya sebanyak dua kali, yakni pada Sabtu (15/11/2025) malam di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Murung Pudak, serta Senin (17/11/2025) sore di sebuah gubuk di area persawahan Kecamatan Murung Pudak.

Saat ini, terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Tabalong guna menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Selain itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu lembar akta kelahiran korban, satu lembar baju lengan panjang, satu lembar celana panjang warna hitam, dan satu lembar pakaian dalam perempuan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 6 huruf b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau Pasal 473 ayat (2) huruf b atau huruf d Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Polres Tabalong menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan seksual, khususnya terhadap anak dan penyandang disabilitas. (fah/jp). 

Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan Salurkan Bantuan Rp1,12 Miliar dalam Program Pelindo Berbagi Ramadan 2026

BANJARMASIN- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan menyalurkan bantuan sosial senilai total Rp1.124.000.000 melalui program Pelindo Berbagi Ramadan 2026, Jum'at (27/2/2026). 

Kegiatan ini digelar untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Program tersebut meliputi pembagian 5.950 paket sembako dengan total nilai Rp892.500.000, santunan kepada 375 anak yatim piatu senilai Rp112.500.000, serta distribusi 3.400 paket takjil Ramadan dengan total nilai sekitar Rp119.000.000.

Bantuan didistribusikan di sejumlah wilayah kerja pelabuhan di Kalimantan, yakni Banjarmasin, Sampit, Pulang Pisau, Kumai, Kotabaru, dan Batulicin.

Direktur Manajemen Risiko Pelindo, Boy Robyanto, mengatakan Safari Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai integritas dan kepedulian di lingkungan perusahaan.

"Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, namun menjadi ruang silaturahmi, refleksi, dan penguatan nilai. Di tengah dinamika bisnis kepelabuhanan yang semakin kompleks, momen Ramadan mengajak kita menata niat serta memperkuat integritas dan kepedulian, baik sebagai individu maupun organisasi,” ujar Boy.

Ia menambahkan, nilai-nilai Ramadan seperti kehati-hatian, kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi sejalan dengan penerapan manajemen risiko dalam perusahaan.

Menurutnya, Kalimantan, khususnya Banjarmasin, memiliki peran strategis sebagai gerbang logistik dan ekonomi kawasan. Karena itu, operasional pelabuhan perlu didukung budaya sadar risiko yang kuat serta kolaborasi seluruh insan perusahaan.

Sementara itu, Sub Regional Head Kalimantan, Sugiono, menyatakan kegiatan Pelindo Berbagi Ramadan merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah kerja.

"Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah,” kata Sugiono.

Pelindo berharap melalui kegiatan ini nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan. Perusahaan ini mengelola pelabuhan yang tersebar di 32 provinsi di Indonesia dan menjalankan bisnis inti sebagai penyedia fasilitas serta layanan jasa kepelabuhanan guna menjamin kelancaran angkutan laut dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (hru/jp). 

Menjaga Kedaulatan Pers di Tengah Perjanjian Dagang Indonesia–Amerika Serikat

BANJARMASIN- Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington, D.C. pada 19 Februari 2026, menyisakan satu klausul yang patut menjadi perhatian serius insan pers nasional.

Dalam Lampiran III Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital, disebutkan bahwa Indonesia harus menahan diri untuk tidak mewajibkan penyedia layanan digital Amerika Serikat mendukung organisasi berita dalam negeri melalui lisensi berbayar, pembagian data pengguna, maupun model bagi hasil keuntungan.

Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar klausul teknis dalam dokumen perdagangan. Namun bagi kami, pelaku usaha media online, ini adalah persoalan keberlanjutan ekosistem pers nasional.

Kita tidak menolak perdagangan bebas. Kita juga tidak anti terhadap platform global. 

Namun perlu ditegaskan, pers bukan sekadar komoditas ekonomi. Pers adalah pilar demokrasi.

Selama satu dekade terakhir, platform digital global telah menjadi gerbang utama distribusi informasi. 

Mereka memonetisasi konten, menguasai data audiens, dan mengendalikan algoritma distribusi. 

Sementara itu, media lokal menanggung biaya produksi jurnalistik, gaji wartawan, verifikasi fakta, liputan investigasi, dan risiko hukum.

Ketika klausul perjanjian dagang membatasi kewajiban platform untuk berbagi nilai ekonomi dengan penerbit berita, maka yang dipertaruhkan bukan hanya neraca bisnis media, tetapi kualitas demokrasi itu sendiri.

Upaya membangun regulasi publisher rights selama ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara platform dan perusahaan pers. 

Model seperti di Australia atau Kanada menunjukkan bahwa negara bisa hadir untuk memastikan jurnalisme tetap hidup di tengah dominasi teknologi global.

Namun dengan adanya pembatasan dalam perjanjian dagang tersebut, ruang negosiasi pemerintah terhadap platform asal Amerika Serikat menjadi lebih sempit.

Artinya, kita tidak bisa lagi menggantungkan masa depan industri pers pada skema lisensi wajib atau pembagian keuntungan semata.

Sebagai pelaku usaha media online, saya memandang ini sebagai momentum transformasi, bukan sekadar ancaman.

Media harus berhenti bergantung sepenuhnya pada Traffic berbasis algoritma; Pendapatan iklan programatik; dan Distribusi melalui platform asing.

Kita harus mulai membangun Audiens langsung (direct audience); Database pelanggan dan komunitas pembaca; Model membership dan subscription; Event, forum diskusi, dan monetisasi berbasis komunitas; dan Kerja sama langsung dengan brand tanpa perantara platform

Media yang hanya mengejar klik akan rentan. Media yang membangun kepercayaan akan bertahan.

Industri pers tidak boleh bergerak sendiri-sendiri. SMSI, AMSI, SPS, dan seluruh organisasi perusahaan pers harus duduk bersama menyusun langkah strategis.

Kita perlu mendorong Transparansi penuh atas implikasi perjanjian tersebut; Regulasi turunan yang tetap melindungi industri pers nasional; Insentif fiskal bagi media lokal; Dana abadi jurnalisme untuk mendukung liputan berkualitas; dan Perlindungan data nasional yang tidak merugikan kepentingan media dalam negeri.

Jika ruang publisher rights menyempit dalam konteks perjanjian dagang, maka negara harus menghadirkan alternatif kebijakan yang memperkuat media nasional dari sisi lain.

Kita harus bersikap kritis, namun tetap profesional. Pers tidak boleh anti terhadap investasi dan kerja sama internasional. Namun kita juga tidak boleh membiarkan ekosistem jurnalisme nasional melemah secara struktural.

Perjanjian dagang ini bukan akhir dari perjuangan membangun pers yang sehat. Ini adalah ujian kedewasaan industri media Indonesia.

Apakah kita akan terus bergantung pada algoritma global?
Ataukah kita akan membangun kekuatan berbasis komunitas dan kepercayaan publik?

Sebagai Ketua SMSI Banjarmasin dan Pemimpin Redaksi REDAKSINDO, saya percaya satu hal:
Media yang kuat bukan yang paling besar traffic-nya, tetapi yang paling dipercaya dan paling adaptif.

Kedaulatan pers tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi oleh keberanian kita untuk bertransformasi.

Perjanjian ini adalah realitas geopolitik.
Tetapi masa depan media Indonesia tidak ditentukan oleh Washington, melainkan oleh kemampuan kita beradaptasi.

Media yang kuat bukan yang paling besar,
melainkan yang paling relevan, dipercaya, dan memiliki komunitas pembaca loyal.

Inilah saatnya industri media Indonesia naik kelas, berbasis kualitas, berbasis komunitas, dan berbasis kedaulatan digital.

Karena pada akhirnya, jurnalisme bukan hanya tentang berita, tetapi tentang menjaga masa depan demokrasi bangsa.

Adam Nugraha Wiradhana adalah penggiat usaha media siber dan pengembang ekosistem pers digital di Indonesia. Ia menjabat sebagai Ketua SMSI Banjarmasin serta Pemimpin Redaksi Portal Berita REDAKSINDO. 

Selain itu, Adam juga terlibat aktif dalam jajaran redaksi beberapa media online nasional, dengan fokus pada penguatan bisnis pers, transformasi digital, dan keberlanjutan ekosistem jurnalisme di era platform global. (Adam Nugraha Wiradhana). 

Polres Bartim Gelar Korve Terpadu, Perkuat Disiplin dan Dukung Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan korve markas komando (mako) terpadu di lingkungan Mapolres Bartim, Jum'at (27/2/2026).

Kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman Mako Polres Barito Timur yang dipimpin Wakapolres Bartim, Kompol Alexander F. Sitepu. Apel tersebut diikuti seluruh perwira dan personel sebagai bagian dari konsolidasi internal serta penguatan disiplin anggota.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, melalui Wakapolres Kompol Alexander Ferdianta Sitepu, menegaskan bahwa kebersihan dan kerapian mako bukan sekadar simbolis, melainkan wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Lingkungan kerja yang bersih dan tertata mencerminkan kedisiplinan serta kesiapan personel dalam melaksanakan tugas. Ini juga menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).

Menurutnya, penerapan program tersebut di lingkungan kepolisian diharapkan mampu membangun budaya kerja yang tertib, bersih, serta mencerminkan institusi Polri yang profesional dan humanis. (zi/jp). 

Kapolsek Awang Pimpin Kurvey Bersama di Lokasi Pembangunan Gereja, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Awang, IPTU Saipul Fazrianoor, S.H., memimpin langsung kegiatan kurvey bersama dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di wilayah hukum Polsek Awang, Jum'at (27/2/2026).

Kegiatan dilaksanakan di lokasi pembangunan Gereja GSJA Hayaping, Desa Hayaping, Kecamatan Awang. Turut hadir Kepala Desa Hayaping, Dewan Gereja, umat GSJA Hayaping, serta personel Polsek Awang.

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta melakukan kerja bakti pembersihan lingkungan sekitar lokasi pembangunan gereja. Aksi tersebut meliputi pembersihan sampah, penataan area sekitar, serta pembenahan ruang terbuka agar lebih tertib dan nyaman.

Kapolsek Awang, IPTU Saipul Fazrianoor, S.H., menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan kebersihan rutin, melainkan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, rapi, dan indah. 

Gerakan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas ruang publik, sekaligus mendukung daya tarik wilayah sebagai bagian dari pembangunan daerah.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Polri hadir bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata,” ujar IPTU Saipul Fazrianoor.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 menegaskan pentingnya penanganan persoalan sampah secara serius dan terintegrasi melalui peluncuran Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional.

Pemerintah Desa dan umat GSJA Hayaping menyampaikan apresiasi kepada Polsek Awang atas kepedulian dan partisipasi aktif dalam membersihkan lingkungan gereja. Kegiatan tersebut dinilai memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih dan harmonis.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif, serta mencerminkan semangat kebersamaan dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang ASRI di wilayah Kecamatan Awang. (zi/jp). 

Polsek Pematang Karau Gelar Kurvey Bersama Dukung Gerakan Indonesia ASRI di Pustu Bambulung

TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Pematang Karau, Polres Barito Timur, Polda Kalteng, menggelar kurvey bersama dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Pustu Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Jum'at (27/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean, beserta personel, petugas Pustu, serta Kepala Desa Bambulung dan staf. Fokus aksi adalah penataan ruang pelayanan dan area terbuka untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan tertib bagi masyarakat.

Menurut IPDA Rikardo Hutahaean, Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan kebersihan, tetapi juga upaya membangun kepedulian masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

"Kebersihan dan keteraturan fasilitas publik berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan maupun fasilitas umum lainnya,” jelasnya.

Kapolsek menyampaikan bahwa kegiatan ini mendukung kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait penanganan sampah secara serius dan terintegrasi melalui Gerakan Indonesia ASRI. 

"Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kebersihan fasilitas publik adalah tanggung jawab bersama,” tambah IPDA Rikardo Hutahaean.

Diharapkan, kebersamaan yang terjalin selama kurvey dapat memperkuat kemitraan Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menciptakan wilayah yang bersih, nyaman, dan tertib di Kecamatan Pematang Karau. (zi/jp). 

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Kurvey di Mushola Darussalihin, Dukung Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, S.H., M.M., memimpin kegiatan kurvey (kerja bakti) peduli lingkungan di Mushola Darussalihin, Jalan Pesantren Komplek Kepolisian RT. 40, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Jum'at (27/2/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) tersebut melibatkan seluruh personel Polsek Dusun Tengah. Aksi diawali dari Mako Polsek Dusun Tengah, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan area mushola dan lingkungan sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kapolsek bersama anggota melakukan pembersihan sampah, pemotongan rumput taman, serta penanaman sejumlah tanaman hias dan penghijauan di sekitar tempat ibadah. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman, khususnya di kawasan fasilitas publik dan lingkungan internal kepolisian.

Kaposek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan kegiatan kurvey tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap komitmen Prabowo Subianto dalam mendorong penanganan persoalan sampah secara serius dan terintegrasi melalui Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

"Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di fasilitas ibadah dan ruang publik. Lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan kenyamanan serta mencerminkan kedisiplinan institusi,” ujar IPTU Suprayitno.

Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI tidak sekadar kegiatan bersih-bersih rutin, tetapi juga langkah berkelanjutan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Program tersebut mendorong aksi terintegrasi, mulai dari pengelolaan sampah hingga penghijauan, yang dilaksanakan secara berkala.

Kebersamaan antara pimpinan dan anggota dalam kurvey tersebut mencerminkan soliditas internal sekaligus komitmen Polsek Dusun Tengah dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan indah. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Gelar Kerja Bakti Gerakan Indonesia ASRI di Masjid Baiturrahim Kincung

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan kurvei atau kerja bakti bersama dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di Masjid Baiturrahim Kincung, Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Jum'at (27/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., dan melibatkan personel Polsek Benua Lima, pengurus Masjid Baiturrahim Kincung, serta Ketua RT. 006 Kelurahan Taniran.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program nasional Gerakan Indonesia ASRI yang bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan indah.

"Gerakan ini bukan sekadar kegiatan kebersihan, tetapi juga upaya bersama untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik ruang publik. Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah,” ujar Ichvan kepada wartawan.

Dalam kegiatan tersebut, personel bersama warga melakukan pembersihan area dalam dan sekitar masjid, pengangkutan sampah, serta penataan lingkungan agar lebih rapi dan nyaman.

Pengurus Masjid Baiturrahim Kincung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Benua Lima atas kepedulian dan partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan masjid.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan inisiatif yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 sebagai langkah strategis penanganan persoalan sampah secara serius dan terintegrasi di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menjadi contoh positif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan di wilayah hukum Polsek Benua Lima. (zi/jp). 

Kapolsek Dusun Timur dan Personel Gelar Kurvei Bersama Dukung Gerakan Indonesia ASRI

TAMIANG LAYANG- Jajaran Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur melaksanakan kegiatan kurvei (kerja bakti) bersama dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Jum'at (27/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Komando (Mako) Polsek Dusun Timur dan diikuti oleh Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi bersama seluruh personel.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan kegiatan kurvei ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program nasional Gerakan Indonesia ASRI yang bertujuan menciptakan lingkungan bersih, tertata, dan nyaman.

"Gerakan ini bukan sekadar kegiatan kebersihan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas ruang publik agar lebih tertib, sehat, dan indah,” ujar IPDA Sulkhan kepada wartawan.

Gerakan Indonesia ASRI difokuskan pada aksi rutin mingguan, meliputi pembersihan sampah secara terpadu, penertiban baliho, iklan dan poster liar, serta penataan kabel yang semrawut di ruang publik.

Sementara itu, Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. 

Dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan tertata.

Melalui kegiatan kurvei bersama ini, Polsek Dusun Timur berharap dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang lebih nyaman bagi masyarakat. (zi/jp). 

Kemenag Barito Timur Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Rp33 Ribu–Rp55 Ribu per Jiwa

TAMIANG LAYANG- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, resmi menetapkan besaran zakat fitrah 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp33.000 hingga Rp55.000 per jiwa.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor B-625/Kk.15.11.3/BA.03.2/02/2026 tentang Ketentuan Penetapan Zakat Tahun 1447 H/2026 M untuk wilayah Tamiang Layang dan sekitarnya.

Kepala Kantor Kemenag Barito Timur, H Ahmadi melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) H Ahmad Janawi, mengatakan besaran zakat fitrah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah bersama sejumlah lembaga keagamaan dan instansi terkait.

"Penetapan ini merupakan hasil musyawarah bersama MUI Barito Timur, PC NU Barito Timur, PD Muhammadiyah Barito Timur, Pengadilan Agama Tamiang Layang, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Timur, BAZNAS Barito Timur, KUA Kecamatan Dusun Timur, serta perwakilan masyarakat muslim,” ujar H Ahmad Janawi kepada wartawan, Jum'at (27/2/2026).

Ia menegaskan, zakat fitrah wajib ditunaikan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Zakat fitrah dalam bentuk beras ditetapkan sebanyak 2,8 kilogram atau 3,5 liter per jiwa, disesuaikan dengan beras yang dikonsumsi sehari-hari.

Sementara zakat fitrah dalam bentuk uang mengacu pada harga beras yang berlaku di pasaran dengan tiga kategori. Yakni Kategori I beras kualitas terbaik seperti beras Jawa, premium, mayang, dan sejenisnya sebesar Rp55.000 per jiwa.

Kategori II beras kualitas menengah seperti unus, siam lantik, siam madu, dan sejenisnya sebesar Rp42.000 per jiwa.

Kategori III beras kualitas biasa seperti ampari, lungkung, Thailand, dolog, cihirang, dan sejenisnya sebesar Rp33.000 per jiwa.

Selain zakat fitrah, Kemenag juga menetapkan ketentuan zakat mal dan zakat emas. Nisab zakat emas ditetapkan sebesar 85 gram dengan kewajiban 2,5 persen setelah mencapai haul (satu tahun).

Berdasarkan harga emas per 25 Februari 2026 sebesar Rp2.900.000 per gram, nisab zakat mal setara 85 gram emas atau senilai Rp246.500.000. Dengan demikian, kewajiban zakat yang harus dikeluarkan sebesar 2,5 persen atau Rp6.162.500.

Sementara untuk fidyah, ditetapkan tiga kategori, yakni Kategori I sebesar Rp15.000, Kategori II sebesar Rp11.000, dan Kategori III sebesar Rp8.000.

"Fidyah adalah pengganti bagi umat Islam yang tidak sanggup menjalankan puasa karena alasan tertentu,” jelas H Ahmad Janawi.

H Ahmad Janawi menganjurkan masyarakat menunaikan zakat fitrah dan fidyah melalui BAZNAS Barito Timur maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) setempat.

Pembayaran zakat juga disarankan dilakukan sedini mungkin tanpa menunggu akhir Ramadan, guna memudahkan amil zakat dalam menyalurkan kepada para mustahik.

"Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan hingga berakhirnya Ramadan 1447 H/2026 M,” pungkasnya. (zi/jp). 

Kamis, 26 Februari 2026

Bupati Batola Kunjungi Stand Desa Belandean di Pasar Ramadan RTH Jembatan Barito

MARABAHAN- H Bahrul Ilmi, Bupati Kabupaten Barito Kuala, mengunjungi stand Desa Belandean pada kegiatan Pasar Ramadan di kawasan RTH Jembatan Barito, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala terhadap partisipasi desa dalam menggerakkan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam suasana yang ramai dan dipadati pengunjung, Bupati Bahrul Ilmi menyempatkan diri berdialog dengan Kepala Desa Belandean, perangkat desa, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka lapak. Ia juga meninjau dan membeli sejumlah produk yang dijajakan.

Beragam produk unggulan Desa Belandean ditawarkan kepada masyarakat, mulai dari aneka kue tradisional, minuman segar, hingga hasil olahan rumahan khas desa setempat.

Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan bupati ke stand mereka. Menurutnya, kehadiran kepala daerah menjadi motivasi bagi warga untuk terus mengembangkan potensi usaha desa.
"Kegiatan Pasar Ramadan ini sangat positif. Selain menjadi tempat masyarakat berburu takjil dan kebutuhan berbuka puasa, juga menjadi wadah bagi desa untuk menampilkan potensi dan produk unggulannya,” ujar Elly.

Ia berharap, dukungan pemerintah daerah terus berlanjut, khususnya dalam pembinaan dan pengembangan UMKM desa agar semakin maju dan berdaya saing.

Pasar Ramadan di RTH Jembatan Barito diikuti berbagai desa dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Barito Kuala. Setiap sore menjelang berbuka puasa, kawasan tersebut dipadati warga yang berbelanja sekaligus menikmati suasana kebersamaan Ramadan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap pertumbuhan ekonomi kerakyatan semakin meningkat serta memperkuat peran desa sebagai motor penggerak pembangunan daerah. (lim/jp). 

Magnet Dakwah Guru Zuhdi Masih Terasa di Haul ke-6

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menghadiri haul ke-6 Almarhum K.H. Ahmad Zuhdiannoor (Guru Zuhdi) di Kawasan Kubah Guru Zuhdi, Belakang Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, Kamis (26/2/2026) malam. Acara yang bertepatan dengan malam 9 Ramadan ini dihadiri ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan.

Kehadiran HM. Yamin HR menunjukkan kedekatan emosional dan penghormatannya terhadap sosok Guru Zuhdi, ulama karismatik yang dikenal sebagai pelita bagi warga Banjarmasin melalui dakwahnya yang menyejukkan. 

Dalam acara tersebut, HM. Yamin HR mengikuti rangkaian acara, mulai dari salat Isya dan terawih berjamaah yang dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Habsyi, tahlil, hingga doa bersama.

"Magnet dakwah Guru Zuhdi masih terasa, pesan-pesan damai beliau masih melekat di hati masyarakat," ujar HM. Yamin HR. 

Haul ke-6 ini membuktikan bahwa warisan spiritual Guru Zuhdi tetap hidup di tengah masyarakat. Acara ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kota Seribu Sungai. (prkm/ali/jp). 

Kapolres Seruyan Pimpin Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Negatif Narkoba

KUALA PEMBUANG- Komitmen pemberantasan narkoba di internal kepolisian kembali ditegaskan jajaran Polres Seruyan melalui tes urine mendadak yang digelar, Kamis (26/2/2026) sore.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, menjadi peserta pertama yang menjalani pemeriksaan di Ruang Satresnarkoba. Kegiatan tersebut diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel sebagai bentuk pengawasan internal yang ketat dan berkelanjutan.

Tes urine dilaksanakan oleh tim gabungan dari Satresnarkoba, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), serta Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes). Seluruh rangkaian pemeriksaan, mulai dari pengambilan sampel hingga pengecekan hasil, dilakukan secara transparan dan profesional.

Kapolres AKBP Beddy Suwendi menegaskan, pelaksanaan tes urine bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah konkret menjaga integritas institusi.

"Saya menjadi yang pertama diperiksa sebagai bentuk komitmen bersama. Tidak boleh ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri,” tegasnya.

Ia menambahkan, keteladanan pimpinan menjadi fondasi penting dalam membangun disiplin serta menjaga marwah institusi. Pengawasan serupa, lanjutnya, akan terus dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin Kasat Resnarkoba IPTU Dwi Triyanto dengan pengawasan langsung dari Propam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif narkoba. Capaian tersebut menjadi indikator pengawasan internal berjalan efektif sekaligus mempertegas komitmen bersama menjaga institusi tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.

IPTU Dwi Triyanto menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti terlibat narkoba.

"Penindakan tegas akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada kompromi,” ujarnya.

Sementara itu, Propam memastikan pengawasan melekat akan terus diperkuat guna mencegah potensi pelanggaran sejak dini.

Dengan hasil tes urine yang seluruhnya negatif, Polres Seruyan menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Seruyan. Langkah tersebut juga menjadi pesan bahwa upaya perang terhadap narkoba dimulai dari internal sebelum ditegakkan secara luas di tengah masyarakat. (gan/jp). 

Arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan : Usulan Remisi Idulfitri 1447 H Harus Akurat dan Akuntabel

PALANGKA RAYA- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah (Kakanwil Ditjenpas Kalteng), I Putu Murdiana, mengikuti rapat virtual arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan pembinaan narapidana dan anak binaan, Kamis (26/2/2026).

Rapat yang dipusatkan di ruang rapat Kanwil tersebut membahas pelaksanaan pengusulan hak integrasi, remisi narapidana, serta pengurangan masa pidana bagi anak binaan dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dan diikuti seluruh Kepala Kantor Wilayah serta Kepala Lapas, Rutan, dan LPKA se-Indonesia.

Dalam arahannya, Dirjenpas menegaskan pentingnya ketelitian, validitas data, dan akuntabilitas dalam proses administrasi pengusulan hak integrasi dan remisi. 

Ia meminta seluruh jajaran memastikan setiap usulan telah memenuhi syarat substantif dan administratif sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Proses pengusulan harus tepat waktu, tepat data, dan tepat prosedur agar hak warga binaan terpenuhi tanpa menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, I Putu Murdiana menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengawasan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan wilayah Kalimantan Tengah.

"Kami memastikan setiap pengusulan hak integrasi dan remisi dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi. Pengawasan dan verifikasi akan diperketat untuk meminimalkan kesalahan administrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan narapidana dan anak binaan merupakan bagian integral dari sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada reintegrasi sosial.

"Pembinaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan proses berkelanjutan untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” katanya.

Kanwil Ditjenpas Kalteng, lanjutnya, akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap proses pengusulan di Lapas, Rutan, dan LPKA guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prinsip keadilan dan akuntabilitas.

Partisipasi aktif seluruh jajaran dalam rapat tersebut mencerminkan komitmen bersama antara pusat dan daerah untuk memperkuat tata kelola pemasyarakatan yang profesional serta menjamin pemenuhan hak warga binaan secara tepat dan berkeadilan. (zi/jp). 

Polsek Dusun Timur Sosialisasikan Banner Barcode WBS, Perkuat Kanal Pengaduan Internal Berbasis Transparansi

TAMIANG LAYANG- Komitmen penguatan pengawasan internal dan integritas personel kembali ditegaskan di jajaran Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur. Pada Kamis, 26 Februari 2026, dilaksanakan kegiatan pemasangan banner barcode pengaduan cepat serta sosialisasi Whistle Blowing System (WBS) Polri di Mako Polsek Dusun Timur.

Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kanit Propam Polsek Dusun Timur dan diikuti oleh seluruh Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP), baik personel Polri maupun ASN di lingkungan Polsek. Banner barcode WBS dipasang di ruang lobi belakang sebagai titik yang mudah diakses dan terlihat oleh personel.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima penjelasan teknis mengenai mekanisme dan tata cara penggunaan WBS melalui pemindaian barcode. Sistem ini dirancang sebagai kanal pelaporan dugaan pelanggaran disiplin, kode etik profesi Polri (KEPP), maupun tindak pidana yang dilakukan anggota, dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

Sosialisasi menekankan bahwa WBS bukan sekadar sarana pengaduan, melainkan instrumen deteksi dini untuk mencegah pelanggaran serta mempercepat proses penanganan laporan. Edukasi ini sekaligus mempertegas kewajiban setiap PNPP dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kapolsek Dusun Timur, IPDA Sulkhah Sururi, menyatakan bahwa penguatan fungsi pengawasan internal merupakan bagian dari upaya membangun institusi yang akuntabel dan terpercaya.

"Whistle Blowing System adalah bentuk komitmen transparansi dan pengawasan internal. Dengan sistem ini, setiap personel memiliki ruang yang aman dan resmi untuk melaporkan dugaan pelanggaran, sehingga budaya integritas dapat terjaga secara berkelanjutan,” tegasnya.

Hasil kegiatan menunjukkan banner barcode pengaduan cepat WBS telah terpasang dan tersosialisasikan secara menyeluruh di lingkungan Polsek Dusun Timur. Seluruh PNPP kini dapat memanfaatkan akses tersebut untuk menyampaikan laporan sesuai mekanisme yang berlaku.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk memperkuat disiplin internal sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri melalui sistem pengawasan yang terbuka dan terstruktur. (zi/jp). 

Wali Kota Banjarmasin Pererat Silaturahmi di Masjid Bani Arsyadi Lewat Safari Ramadan

BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menghadiri Safari Ramadan dan buka puasa bersama di Masjid Bani Arsyadi, Jalan Surgi Mufti, Sungai Jingah, Banjarmasin, Kamis (26/2/2026) sore. Kegiatan ini menjadi momentum berbagi dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Pada rangkaian ini Wali Kota Banjarmasin menyerahkan bantuan dana  sebesar Rp2,5 juta dari Bank Kalsel untuk masjid dan bantuan uang tunai untuk marbot. 

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan sampah.

"Pemkot Banjarmasin terus mengoptimalkan peran 1.582 Agen 3R sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat," ujar Wali Kota.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama dan sholat Magrib Berjamaah bersama jamaah dan tamu undangan. (prkm/ali/jp). 

Bupati Lantik Tim Pakar, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional HSS dan UPPP

KANDANGAN- Bupati Syafrudin Noor secara resmi mengukuhkan Tim Pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah, serta melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Anggota Unit Pemantau Pelayanan Publik (UPPP) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati HSS tersebut dirangkaikan dengan ramah tamah dan buka puasa bersama. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua MUI Kabupaten HSS, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, para Asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah, camat, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati H Syafrudin Noor, menegaskan pelantikan dan pengukuhan tersebut menjadi momentum penguatan tiga aspek kelembagaan sekaligus, yakni fungsi sosial keagamaan melalui BAZNAS, peningkatan kualitas evaluasi pembangunan melalui Tim Pakar, serta pengawasan dan peningkatan mutu layanan publik melalui UPPP.

"Pemerintah daerah membutuhkan masukan, analisis objektif, dan rekomendasi konstruktif agar setiap kebijakan tepat arah, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, Tim Pakar memiliki peran strategis dalam mengawal realisasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati HSS yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai kewenangan masing-masing.

Adapun visi pembangunan daerah, lanjutnya, adalah membangun desa, menata kota, serta mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang sejahtera, mandiri, agamis, mengayomi, dan berbasis teknologi. Komitmen tersebut diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, kemandirian daerah, penguatan nilai religius, serta kemajuan berbasis inovasi dan teknologi.

Kepada UPPP, Bupati berharap lembaga tersebut menjadi garda terdepan dalam memastikan kualitas pelayanan publik semakin optimal. Fungsi pemantauan dan evaluasi, katanya, harus dijalankan secara tegas, objektif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh 17 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan se-Kabupaten HSS. Penandatanganan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam penggunaan dana hibah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Salat Magrib berjamaah, buka puasa bersama, serta peringatan Haul Pejuang Perang Amuk Hantarukung sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (ari/jp). 

Ketua TP PKK Kapuas Sambangi Pasar Ramadan dan Taman Adipura

KUALA KAPUAS- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kapuas, Hj Siti Saniah Wiyatno bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kapuas, Silvya Veronita Usis I. Sangkai melaksanakan kunjungan ke Pasar Ramadhan yang berlokasi di Area Stadion Panunjung Tarung, Kamis (26/2/2026) sore.

Kunjungan tersebut turut didampingi Direktur RSUD dr. H Soemarno Sosroatmodjo dr. Delianae serta rombongan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kapuas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Pasar Ramadhan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung geliat usaha mikro selama bulan Ramadhan, sekaligus mendorong pemanfaatan ruang publik yang tertata dan nyaman bagi masyarakat. (fah/hru/jp). 

Polres Barito Timur Bagikan 150 Paket Takjil di Bundaran Ampah

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur membagikan 150 paket takjil kepada masyarakat di Bundaran Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program BERLIAN (Berbagi Kemuliaan di Bulan Ramadan) dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah.

Pembagian takjil dilaksanakan di Jalan Raden Sosilo, Simpang Tiga Bundaran Ampah, Kelurahan Ampah Kota. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu titik dengan mobilitas warga yang cukup tinggi menjelang waktu berbuka puasa.

Sasaran pembagian meliputi pengendara roda dua, roda empat, serta warga sekitar yang melintas. Selain berbagi makanan berbuka, personel kepolisian juga memberikan imbauan kamtibmas serta menyosialisasikan layanan darurat Call Center 110 sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dipimpin Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso dan diikuti jajaran pejabat utama, di antaranya Wakapolres, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasat Binmas, Kabag SDM, serta personel Polsek Dusun Tengah. Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Barito Timur bersama pengurus Bhayangkari Ranting Dusun Tengah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, melalui Kapolsek Dusun Tengah, Iptu Suprayitno, mengatakan program BERLIAN merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta memanfaatkan layanan Call Center 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Melalui program BERLIAN, ia berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta menciptakan suasana Ramadan yang aman dan penuh kebersamaan di wilayah hukumnya. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes