BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Senin, 20 April 2026

Oknum ASN Disnakertrans Bartim Terbukti Langgar Disiplin, Akan Dijatuhi Sanksi Berat

TAMIANG LAYANG- Inspektorat Kabupaten Barito Timur memastikan menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) berinisial SA. ASN tersebut terbukti melanggar ketentuan disiplin terkait integritas jabatan.

Kepala Inspektorat Barito Timur, Josmar Lambok Banjar Nahor, mengatakan keputusan itu diambil setelah dilakukan pemeriksaan mendalam atas laporan pengaduan masyarakat serta tindak lanjut arahan Bupati Barito Timur.

"Pemeriksaan kami lakukan berdasarkan laporan penasihat hukum pelapor dan tindak lanjut arahan Bupati. Hasilnya, yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Josmar, Senin (20/4/2026).

Dari hasil audit investigasi, SA terbukti melanggar ketentuan larangan bagi PNS untuk menerima pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan maupun pekerjaannya.

Menurut dia, perbuatan tersebut mencederai integritas dan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, khususnya Pasal 8 ayat (4), pelanggaran tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin tingkat berat.

Sebagai sanksi, SA dijatuhi hukuman berupa pembebasan dari jabatan dan dialihkan menjadi jabatan pelaksana (staf) selama 12 bulan.

"Rekomendasi hasil pemeriksaan sudah kami serahkan ke BKPSDM untuk diproses melalui sistem aplikasi kepegawaian dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati,” jelas Josmar.

Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan sejumlah pemberitaan, menyusul dugaan keterlibatan pejabat eselon III Disnakertrans Barito Timur dalam penerimaan imbalan dari pihak perusahaan. Informasi tersebut turut memicu perhatian publik dan beragam tanggapan. (zi/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi 27 Tahun Banjarbaru, Tekankan Kolaborasi Pembangunan

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H Supian HK, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Banjarbaru, Minggu (20/4/2026). 

Dalam momentum tersebut, ia mengapresiasi capaian pembangunan kota sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen.

Perayaan yang berlangsung meriah itu mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas”, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendorong kemajuan daerah.

Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Supian HK menilai, perkembangan Banjarbaru selama 27 tahun tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

"Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi dan komitmen bersama untuk mewujudkan Banjarbaru yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan akan terus mendukung program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Banjarbaru dan wilayah sekitarnya.

Menurutnya, tema peringatan tahun ini relevan dengan tantangan pembangunan ke depan yang menuntut kerja bersama.

"Semangat gawi sabarataan dan bakurinah menjadi kunci agar Banjarbaru terus berkembang menjadi kota modern dan sejahtera menuju Banjarbaru emas,” katanya.

Peringatan HUT ke-27 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam melanjutkan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (sar/ali/jp). 

Bayi 4 Bulan Asal Batola Dirujuk ke RS Harapan Kita Jakarta untuk Operasi Jantung

MARABAHAN- Bayi berusia 4 bulan, M. Nazhan Qamil, asal Desa Murung Raya, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, resmi dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, untuk menjalani operasi akibat kelainan jantung bawaan.

Sebelumnya, Nazhan telah menjalani serangkaian pemeriksaan di daerah. Ia pertama kali diperiksa di Puskesmas Bakumpai, kemudian dirujuk ke RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Karena keterbatasan fasilitas, penanganan dilanjutkan ke RS Ulin Banjarmasin, khususnya di poli jantung.

Berdasarkan diagnosis tim medis RS Ulin, kondisi Nazhan memerlukan tindakan operasi segera yang hanya dapat dilakukan di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta.

Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas menjadi perhatian pemerintah daerah. Melalui Baznas Kabupaten Barito Kuala, bantuan dana diberikan untuk mendukung proses pengobatan bayi tersebut.

Selama menjalani pengobatan di Jakarta, Nazhan akan didampingi oleh tim yang terdiri dari bidan desa yang ditugaskan Dinas Kesehatan serta tenaga medis dari RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Pendamping juga membantu pengurusan administrasi dan kebutuhan tempat tinggal keluarga selama berada di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Kuala, Sugimin, mengatakan tahap awal pengobatan di Jakarta dijadwalkan berlangsung selama 10 hari. 

"Setelah itu akan dilakukan evaluasi untuk menentukan langkah medis selanjutnya. Kami berharap Nazhan segera pulih,” ujarnya.

Namun, keberangkatan yang dijadwalkan pada 16 April 2026 pukul 12.00 Wita sempat tertunda. Saat berada di bandara, kondisi Nazhan mengalami sesak napas hilang timbul.

Berdasarkan rekomendasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), pasien harus mendapatkan persetujuan dari dokter spesialis dan menggunakan oksigen terstandar selama penerbangan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan Barito Kuala memfasilitasi konsultasi lanjutan ke RS Siloam Banjarmasin pada hari yang sama pukul 17.00 Wita. 

Selain itu, direncanakan pula perubahan maskapai penerbangan yang menyediakan fasilitas oksigen medis sesuai standar. (dsk/ali/jp). 

Sarang Sabu di Mabuun Digulung, Tiga Pelaku Tak Berkutik di Tangan Polisi

TANJUNG- Satuan Reserse Narkoba Polres Tabalong mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika golongan I jenis sabu di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Sabtu (18/4/2026) malam.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa dalam penggerebekan tersebut petugas mengamankan tiga orang terduga pelaku, yakni RW (38), warga Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, JAH (22), warga Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, serta RT (25), pemilik rumah yang menjadi lokasi kejadian.

"Ada tiga terduga pelaku yang kita amankan," ujar IPTU Heri Siswoyo, Senin (20/4/2026). 

Ia menjelaskan, kronologis pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat melalui layanan Polri 110 terkait aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Satresnarkoba Polres Tabalong melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggerebekan.

Saat petugas tiba di lokasi, RW diduga sempat membuang satu paket plastik klip berisi serbuk bening yang diduga sabu. Sementara itu, RT sempat berupaya melarikan diri, namun berhasil diamankan.

Dari hasil pemeriksaan di dalam rumah, petugas juga menemukan JAH yang diduga baru saja mengonsumsi sabu. Kepada petugas, JAH mengaku memperoleh barang tersebut dari RW.

Selain itu, RW diduga mengaku sempat menjual satu paket sabu seharga Rp300 ribu. Sementara RT diduga berperan membantu mencarikan barang atas perintah dan modal dari RW untuk dijual kembali maupun digunakan bersama.

Dari tangan RW dan RT, polisi menyita barang bukti berupa tiga paket sabu dengan berat bersih 0,57 gram, alat hisap (bong), pipet kaca, sekop dari sedotan, korek api gas, timbangan digital, kotak penyimpanan, plastik klip, serta dua unit telepon genggam.

Sementara dari JAH, diamankan barang bukti berupa pipet kaca, sekop dari sedotan, korek api gas, bong, dan satu unit telepon genggam.

IPTU Heri menyebutkan, bahwa saat ini ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tabalong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. (fah/jp). 

Aksi Residivis Sabu Berakhir Dini Hari, Ditangkap Saat Hendak Transaksi

TANJUNG- Seorang pria berinisial MH (26), yang diduga sebagai pengedar sabu, diamankan jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Tabalong saat hendak melakukan transaksi pada Minggu (19/4/2026) dini hari di Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Penangkapan tersebut dibenarkan Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, Senin (20/4/2026). MH diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa.

Menurut IPTU Heri, pelaku diamankan di depan rumahnya saat akan menyerahkan sabu kepada pemesan. Transaksi tersebut diduga telah disepakati sebelumnya, dengan total uang sebesar Rp500 ribu yang telah ditransfer, terdiri dari Rp300 ribu untuk pembelian sabu dan Rp200 ribu untuk membayar utang.

"Pelaku diamankan saat hendak menyerahkan barang kepada pembeli,” ujar IPTU Heri.

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Satresnarkoba Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Andi Prakteknjo segera melakukan penyelidikan.

Setelah memastikan informasi, petugas kemudian melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sembilan paket plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bersih 0,56 gram, satu pak plastik klip, satu lembar tisu, satu pipet kaca, satu alat hisap (bong), serta satu unit telepon genggam.

Saat ini, MH telah diamankan di Polres Tabalong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. (fah/jp).

Pemkab Barito Kuala Targetkan Naik ke Predikat Nindya pada Evaluasi KLA 2026

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang dirangkaikan dengan workshop finalisasi pengisian evaluasi mandiri KLA Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Bahalap, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Wahyu Adibawono.

Dalam sambutannya Wahyu, menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Barito Kuala yang berhasil meraih predikat Kategori Madya pada tahun 2025 dengan skor 668,17.

Ia menjelaskan, terjadi peningkatan signifikan pada dua klaster utama dibandingkan tahun 2023, yakni Klaster Kelembagaan yang naik dari 56 persen menjadi 69,5 persen serta Klaster I (Hak Sipil dan Kebebasan) yang meningkat dari 45 persen menjadi 73,91 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi dorongan sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak.

"Capaian ini patut disyukuri, namun juga menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pemenuhan hak anak. Diperlukan komitmen aktif seluruh perangkat daerah sesuai indikator masing-masing klaster agar predikat Madya dapat meningkat menjadi Nindya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Barito Kuala menargetkan peningkatan predikat KLA pada tahun 2026 dengan memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dan optimalisasi pemenuhan indikator penilaian. (dsk/ali/jp). 

Pembangunan Jembatan Garuda di Batu Benawa Capai 50 Persen, TNI dan Warga Percepat Pengerjaan

BARABAI- Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Paya Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, telah mencapai progres sekitar 50 persen pada Senin (20/4/2026). Proyek ini terus dipercepat karena menjadi akses vital bagi masyarakat setempat.

Pengerjaan jembatan melibatkan sinergi antara TNI dan warga melalui kegiatan gotong royong di lapangan. Kolaborasi tersebut dinilai berkontribusi signifikan terhadap percepatan progres pembangunan.

Komandan Kodim (Dandim) 1002/HST, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah, mengatakan capaian 50 persen tidak lepas dari kerja sama yang solid antara personel TNI dan masyarakat.

"Progres pembangunan Jembatan Garuda saat ini telah mencapai 50 persen. Kami terus mengoptimalkan tenaga di lapangan agar pengerjaan dapat selesai sesuai target waktu,” ujarnya.

Menurut dia, percepatan dilakukan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia, termasuk partisipasi aktif masyarakat yang terlibat setiap hari dalam proses pembangunan.

"Gotong royong menjadi kunci utama. TNI dan masyarakat bekerja bersama untuk mempercepat penyelesaian jembatan ini,” katanya.

Setelah rampung, jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta meningkatkan akses transportasi dan aktivitas ekonomi antarwilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Pembangunan Jembatan Garuda juga menjadi bagian dari upaya TNI mendukung pemerintah daerah dalam peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. (hru/jp). 

Bupati Barito Utara Tegaskan Integritas ASN Harga Mati dalam Apel Gabungan Awal Pekan

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara  H Shalahuddin, menegaskan bahwa integritas aparatur sipil negara (ASN) merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. 

Penegasan tersebut disampaikan H Shalahuddin saat memimpin Apel Gabungan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Senin (20/4/2026) pagi.

Dalam amanatnya, Bupati mengingatkan seluruh ASN agar bekerja secara profesional dengan tetap berpegang pada aturan hukum yang berlaku. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan tugas agar tidak terjadi pelanggaran yang berujung pada persoalan hukum.

"Bekerjalah dengan cerdas, tetapi tetap dalam koridor hukum. Saya tidak ingin ada pegawai yang bermasalah karena kelalaian terhadap aturan,” tegasnya.

Selain integritas, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kekompakan di lingkungan kerja. Menurutnya, keberagaman latar belakang, suku, maupun agama tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun sinergi antarpegawai.

Ia menilai profesionalisme dan dedikasi dalam melayani masyarakat merupakan faktor utama dalam mendukung kemajuan daerah. 

"Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan tanggung jawab secara profesional demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Apel gabungan tersebut diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin dan koordinasi kerja di awal pekan.

Pemerintah daerah berharap pesan yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja serta menjaga soliditas dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik. (dsk/emca/jp). 

Wakapolres Tabalong Hadiri Upacara Hari Kesadaran Nasional

TANJUNG- Upacara Hari Kesadaran Nasional Kabupaten Tabalong berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Bersinar, Jalan H. Dandung Suchowardi, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Senin (20/4/2026) pagi. Kegiatan ini mengusung tema “Smart Tabalong: Akselerasi Inovasi dan Digitalisasi Layanan Publik".

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, S.Kom., M.M., bertindak sebagai inspektur upacara. 

Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya momentum Hari Kesadaran Nasional untuk memperkuat komitmen aparatur negara, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Hari Kesadaran Nasional menjadi pengingat bagi seluruh ASN akan peran dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Tema yang diangkat menekankan adaptasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kompetensi menuju transformasi ASN,” ujarnya.

Upacara dihadiri Wakapolres Tabalong, Kompol H. Hasanuddin, S.H., Pasi Ops Kodim 1008 Tabalong, Kapten Inf Dwi Prayitno, perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Tabalong, Kepala BNNK Tabalong AKBP HM. Tukiman, S.H., M.H., serta jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.

Peserta upacara terdiri dari personel Polres Tabalong, Kodim 1008 Tabalong, Satpol PP, Damkar, Linmas, serta ASN Pemerintah Kabupaten Tabalong yang mengikuti kegiatan dengan tertib.

Selain upacara, kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja, ke-107 Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong, serta ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). 

Peringatan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran strategis ketiga institusi tersebut dalam menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyatakan dukungan Polres terhadap program digitalisasi layanan publik yang dicanangkan pemerintah daerah.

"Polres Tabalong siap bersinergi mendukung inovasi dan digitalisasi pelayanan publik guna memberikan layanan yang lebih efektif dan modern kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh instansi diharapkan dapat meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih efisien dan berkualitas di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Pemantauan Gabungan Ungkap Lonjakan Harga BBM di Bartim, Stok Bio Solar Kosong

TAMIANG LAYANG- Pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, dan Satpol PP melaksanakan pemantauan ketersediaan dan harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Barito Timur, Senin (20/4/2026). 

Kegiatan gabungan ini difokuskan pada sejumlah titik distribusi, termasuk SPBU Longkang, guna memastikan stabilitas pasokan dan mencegah potensi penyimpangan di lapangan.

Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, menyampaikan bahwa pasokan BBM di SPBU Longkang diajukan setiap hari ke Depo Banjarmasin. Berdasarkan hasil pemantauan, harga BBM di SPBU tersebut tercatat sebagai berikut: Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, dan Dexlite Rp24.150 per lite mengalami kenaikan signifikan dari sebelumnya Rp14.500 per liter. Sementara itu, Bio Solar dilaporkan tidak tersedia.

Pembatasan juga diberlakukan terhadap pelansir, yakni maksimal 20 liter per hari dan tidak diperkenankan menggunakan jeriken.
Di tingkat eceran, harga BBM terpantau lebih tinggi. 

Di Kios Sayuti, Desa Matabu, Pertalite dijual Rp14.000 per liter (dibeli dari pelansir Rp12.500), sementara Pertamax dijual Rp16.000 per liter (modal Rp14.500). Adapun di Pom Mini Tiga Putri, Pertalite dijual Rp13.500 per liter dan Pertamax Rp15.500 per liter, dengan harga beli yang sama dari pelansir.

SPBU Longkang juga menerapkan penjualan pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB apabila masih terdapat sisa stok.

Dalam kesempatan tersebut, tim gabungan mengimbau pengelola SPBU untuk mengatur antrean secara tertib guna menghindari keributan antarwarga akibat waktu tunggu yang panjang. 

Pengelola juga diminta memberikan informasi secara terbuka apabila stok BBM hampir habis, terutama kepada masyarakat yang telah lama mengantre.

Selain itu, masyarakat dan pihak terkait diingatkan untuk tidak memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan atau memainkan harga BBM.

Sebagai tindak lanjut, disarankan agar pemerintah daerah segera mengeluarkan surat atau imbauan resmi guna menjaga ketertiban distribusi BBM di wilayah tersebut.

Sementara itu, usulan penambahan kuota BBM untuk Barito Timur yang sebelumnya diajukan ke Depo Banjarmasin hingga kini belum mendapat tanggapan. (zi/jp). 

Minggu, 19 April 2026

Tabligh Akbar HUT ke-75 Kapuas dan ke-220 Kota Kuala Kapuas Hadirkan Ustadz Das’ad Latif, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Tabligh Akbar 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kapuas dan ke-220 Kota Kuala Kapuas. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Al Mukarram Amanah, Minggu (19/4/2026) malam, berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah.

Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Kapuas telah memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan yang menghadirkan penceramah nasional Ustadz Das’ad Latif.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2016–2021 Habib Ismail bin Yahya, Wakil Bupati Pulang Pisau A. Jayadikarta bersama Ketua GOW Pulang Pisau, serta Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekda Kapuas Usis I Sangkai, unsur Forkopimda, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

"Alhamdulillah, masyarakat Kapuas sangat heterogen, namun kehidupan antarumat beragama tetap terjaga dengan baik, aman, dan kondusif. Kondisi ini harus terus kita pertahankan,” ujarnya.

Ia berharap, kehadiran Ustadz Das’ad Latif dapat memberikan pencerahan dan memperkuat nilai keagamaan masyarakat Kapuas.

Selain itu, Bupati juga menegaskan, bahwa Kabupaten Kapuas sebagai daerah lumbung pangan di Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan di sektor pertanian. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus melakukan penataan kota dan pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat desa.

"Motto kita Kapuas Bersinar, yaitu berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius. Semoga Kapuas ke depan semakin maju,” katanya.

Sementara itu, Ustadz Das’ad Latif dalam tausiah menyampaikan pesan tentang pentingnya memperkuat iman, menjaga persatuan, serta mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Gaya ceramah yang lugas dan diselingi humor membuat jamaah antusias mengikuti kegiatan hingga akhir.

Tabligh Akbar tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar keagamaan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan lantunan salawat yang menggema, menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan di Masjid Agung Al Mukarram Amanah. (fah/hru/jp). 

Wakil Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Penguatan Nilai Pancasila di Desa Ida Manggala

HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Kartoyo, mengapresiasi pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh masyarakat Desa Ida Manggala, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. 

Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV), Minggu (19/4/2026).

Dalam kegiatan itu, Kartoyo menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan sebagai upaya menjaga nilai luhur bangsa di tengah dinamika sosial masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga mengingatkan masyarakat agar terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menekankan, bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai konsep atau hafalan, melainkan harus tercermin dalam sikap dan perilaku, mulai dari nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, hingga gotong royong.

H Kartoyo mengaku terkesan dengan tingkat pemahaman masyarakat. Ia mencontohkan seorang guru sekolah dasar di desa tersebut yang mampu menjelaskan implementasi nilai Pancasila secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini menunjukkan nilai Pancasila masih hidup dan terjaga di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut relevan dengan semangat perjuangan R.A. Kartini yang diperingati setiap April. Menurutnya, semangat Kartini tidak hanya terkait emansipasi perempuan, tetapi juga pendidikan dan pembentukan kesadaran sosial.

"Semangat Kartini adalah semangat mencerdaskan bangsa dan membangun kebersamaan. Apa yang kita lihat hari ini merupakan wujud nyata dari nilai tersebut,” jelasnya.

Selain itu, H Kartoyo menyoroti kuatnya budaya gotong royong di Desa Ida Manggala yang dinilai sebagai cerminan pengamalan Pancasila. Ia menyebut, bahwa kondisi tersebut juga dipengaruhi latar belakang masyarakat yang berasal dari daerah transmigrasi sehingga terjadi akulturasi budaya.

Ia berharap, semangat kebersamaan di desa tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga persatuan.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (TUUD) Koramil 1003-05 Sungai Raya, Pelda Shodiqul Zakaria, menilai kondisi sosial masyarakat setempat sudah harmonis.

"Masyarakat di sini memiliki keakraban, silaturahmi, dan kepedulian yang tinggi. Ini mencerminkan nilai kehidupan bermasyarakat yang baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan SOSREV yang dinilai memberikan dampak positif bagi penguatan nilai kebangsaan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” tutupnya. (sar/ali/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Tuntaskan Retret Nasional di Magelang, Tekankan Sinergi dan Kepemimpinan Daerah

MAGELANG- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, menuntaskan kegiatan Retret Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer Magelang selama lima hari, 15–19 April 2026.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia. Para peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber, mulai dari jajaran TNI AD, akademisi, hingga arahan langsung dari 
Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo, menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi juga bergantung pada kepemimpinan daerah yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. 

Ia juga menekankan pentingnya persatuan dalam mewujudkan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, meskipun terdapat perbedaan latar belakang.

Meski sempat mengalami pembengkakan pada kaki saat mengikuti kegiatan lapangan, Supian HK tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

"Sedikit kendala di kaki tidak menyurutkan semangat kami. Justru ini menguji mental dan komitmen sebagai pimpinan. Jika ingin memimpin daerah, harus siap ditempa,” ujar Supian HK usai penutupan kegiatan.

Ia menilai, retret tersebut memberikan banyak pembelajaran praktis yang dapat diterapkan di daerah, khususnya dalam memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif, menjaga stabilitas pemerintahan, serta membangun komunikasi publik yang efektif dalam menghadapi isu strategis.

"Kami dibekali cara berpikir taktis dan strategis ala militer, namun tetap dalam koridor demokrasi. Ini menjadi bekal penting agar DPRD Kalsel semakin responsif dan solutif bagi masyarakat,” katanya.

Retret secara resmi ditutup oleh Gubernur Lemhanas RI melalui upacara parade. Sebanyak 503 Ketua DPRD dinyatakan lulus dan menerima sertifikat. 

Supian HK berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna menyamakan visi dan memperkuat semangat kepemimpinan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional sesuai Asta Cita Presiden. (sar/ali/jp). 

Trombosit Turun saat DBD Tak Perlu “Dikejar”, Ini Penjelasan Medisnya

BANJARMASIN- Banyak masyarakat panik ketika mendapat diagnosis demam berdarah dengue (DBD), terutama saat hasil laboratorium menunjukkan trombosit menurun. Kondisi ini kerap memicu upaya instan untuk menaikkan trombosit, seperti mengonsumsi jus jambu merah, sari kurma, hingga jus daun pepaya.
Padahal, secara medis, penurunan trombosit merupakan bagian dari perjalanan alami infeksi dengue.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Meldy Muzada Elfa, menjelaskan bahwa virus dengue memengaruhi tubuh dengan menekan produksi trombosit di sumsum tulang serta meningkatkan penghancurannya di dalam tubuh. Pada fase tertentu, juga terjadi kebocoran plasma yang menjadi ciri khas penyakit ini.

"Penurunan trombosit bukan karena kurang konsumsi makanan tertentu, melainkan proses alami penyakit,” ujarnya, Minggu (19/4/2026). 

Ia menambahkan, fase paling kritis pada dengue justru sering terjadi saat demam mulai turun. Pada fase ini, jumlah trombosit biasanya berada di titik terendah sehingga pasien memerlukan pemantauan ketat.

Meski demikian, kondisi tersebut umumnya akan membaik seiring pemulihan tubuh. Trombosit akan meningkat secara alami ketika sumsum tulang kembali berfungsi normal dan infeksi mulai mereda. Artinya, kenaikan trombosit bukan semata-mata dipengaruhi oleh konsumsi makanan atau minuman tertentu.

"Trombosit akan naik ketika pasien melewati fase kritis, bukan karena intervensi instan,” kata dr. Meldy.

Ia menegaskan, konsumsi jus jambu merah, sari kurma, atau bahan alami lainnya tetap diperbolehkan untuk membantu menjaga kondisi tubuh. Namun, masyarakat diimbau tidak menganggapnya sebagai terapi utama.

Lebih penting, lanjutnya, adalah mengenali tanda bahaya dengue. Gejala seperti nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan, lemas berat, hingga penurunan kesadaran harus segera ditangani tenaga medis.

Selain itu, pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan, termasuk pemeriksaan laboratorium berkala, menjadi faktor utama dalam penanganan pasien DBD.

"Yang harus dikejar bukan sekadar angka trombosit, tetapi memastikan pasien melewati fase kritis dengan aman,” tegasnya.

Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat diharapkan tidak panik berlebihan, namun tetap waspada dan mengambil langkah penanganan yang benar. (rls/jp). 

Ketua DPRD Bartim Ikuti KPPD di Lemhannas, Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Pusat–Daerah

TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada 15–19 April 2026.

Kegiatan ini mempertemukan seluruh Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan serta menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah di tengah dinamika global.

Keikutsertaan Nursulistio merupakan tindak lanjut undangan Kementerian Dalam Negeri. Sebelum pelaksanaan di Magelang, peserta terlebih dahulu mengikuti agenda koordinasi di Jakarta pada 12 April 2026.

Selama KPPD, peserta mendapat pembekalan dari berbagai narasumber, mulai dari purnawirawan TNI, akademisi, hingga sejumlah menteri. Materi difokuskan pada penguatan ketahanan nasional, kepemimpinan strategis, serta sinkronisasi program prioritas pemerintah.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan global,” ujar Nursulistio kepada wartawan ini melalui sambungan via whatsapp, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, forum tersebut juga menjadi ruang bagi daerah untuk menyampaikan kondisi riil sekaligus memperoleh respons langsung dari pemerintah pusat.

Sepulang dari kegiatan, Nursulistio berkomitmen mengimplementasikan hasil pembekalan di Barito Timur, terutama dalam memperkuat kolaborasi antara legislatif dan eksekutif.

"Kami siap mendukung program nasional dengan menyesuaikannya pada kebutuhan daerah serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi potensi daerah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Barito Timur. (zi/jp). 

Polres Seruyan Tangkap Pelaku Ancaman Sebar Konten Intim dan Pemerasan

KUALA PEMBUANG- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Seruyan menangkap seorang pria berinisial ZA atas dugaan mengancam menyebarkan konten intim tanpa persetujuan serta melakukan pemerasan terhadap korban.

Pelaku diamankan di sebuah rumah di Jalan Pattimura pada Sabtu (18/4/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari korban yang mengalami tekanan dan trauma akibat ancaman tersebut.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasi Humas AIPDA Ronny, mengatakan bahwa kasus ini bermula saat korban berniat mengakhiri hubungan asmara dengan pelaku melalui aplikasi WhatsApp. Namun, pelaku menolak dan justru mengancam akan menyebarkan video bermuatan seksual yang merekam aktivitas pribadi mereka.

"Pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada korban. Karena tidak dipenuhi, ancaman terus berlanjut hingga video tersebut akhirnya diketahui telah beredar,” ujar AIPDA Ronny, Minggu (19/4/2026).

Korban yang mengalami tekanan psikologis kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Seruyan. Menindaklanjuti laporan itu, tim Satreskrim bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya korban kejahatan serupa, agar tidak ragu melapor. Kepolisian juga menegaskan bahwa penyebaran konten bermuatan asusila tanpa persetujuan merupakan pelanggaran hukum.

Selain itu, masyarakat diminta tidak mengunduh, menyimpan, atau menyebarluaskan konten terkait kasus ini. Jika telah menerima, warga diimbau segera menghapusnya guna melindungi privasi korban. (gan/jp). 

Pabrik Disegel Kejari, Nelayan Kobar Tumbang, Rugi Ratusan Juta

KOTAWARINGIN BARAT- Penutupan pabrik pengolahan tepung ikan di Desa Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotawaringin Barat akibat dugaan korupsi berdampak luas terhadap nelayan, pemasok, dan karyawan.

Salah satu nelayan terdampak, Junaidi, mengaku mengalami kerugian besar karena tidak lagi dapat menjual hasil tangkapannya sejak pabrik ditutup. Nelayan yang telah melaut selama 25 tahun itu menyebut ikan hasil tangkapannya kerap terbuang percuma.

"Sejak 2024 hingga 2025 saya rutin menyuplai ikan ke pabrik, awalnya pakai kelotok hingga mobil. Sebelumnya ke pengepul, lalu dipercaya jadi pemasok langsung,” ujar Junaidi, Minggu (19/4/2026).

Ia memperkirakan kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah. Selain dirinya, sedikitnya 14 nelayan lain yang bergantung pada jalur distribusi tersebut juga kehilangan pasar, dengan total pasokan mencapai 1,5 hingga lebih dari 2 ton per hari.

Keluhan serupa disampaikan Ramayah, warga Desa Tanjung Putri yang juga menjadi pemasok bahan baku pabrik. Ia berharap, pabrik segera kembali beroperasi agar aktivitas ekonomi masyarakat pulih.

"Saya sangat dirugikan. Harapannya pabrik bisa dibuka kembali supaya kami bisa menyuplai bahan baku lagi,” katanya.

Menurut Ramayah, penutupan pabrik memaksa sebagian nelayan beralih profesi, mulai dari bekerja di tambang emas, menjadi tukang bangunan, hingga pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu, kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik tepung ikan tersebut masih dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palangka Raya. (emca/jp). 

Sekda Bartim Ajak ASN Kenakan Busana Adat saat Hari Kartini 2026

TAMIANG LAYANG- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Timur menegaskan peringatan Hari Kartini ke-147 pada 21 April 2026 menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa melalui penggunaan busana adat di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Sekda mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengenakan pakaian adat saat peringatan tersebut. ASN perempuan diwajibkan memakai kebaya nasional atau kebaya Kartini lengkap dengan sumping, sedangkan ASN laki-laki diminta mengenakan batik khas Kalimantan Tengah atau batik Barito Timur yang dipadukan dengan lawung.

"Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Indonesia,” ujar Sekda, Minggu (19/4/2026). 

Ia menambahkan, penggunaan busana adat dilakukan selama jam kerja sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif ASN terhadap nilai budaya dan sejarah perjuangan bangsa.

Selain itu, ASN perempuan yang mengenakan hijab diimbau menyesuaikan warna hijab dengan kebaya agar tetap rapi dan serasi, serta mencerminkan kesopanan dalam berbusana.

Sekda berharap, imbauan tersebut dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud penghargaan terhadap nilai perjuangan perempuan Indonesia sekaligus pelestarian budaya daerah. (zi/jp). 

Gowes Bersama, Bupati Barito Utara Pantau Kebersihan dan Infrastruktur Muara Teweh

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama jajaran pejabat daerah dan masyarakat melaksanakan kegiatan gowes bersama pada Minggu (19/4/2026) pagi. 

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendorong pola hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana meninjau langsung kondisi kebersihan dan infrastruktur di wilayah perkotaan.

Rute gowes dimulai dari Rumah Jabatan Bupati, kemudian melintasi Jalan Surapati, Merak, kawasan Lapangan Hijau, dan Polres. 

Rombongan selanjutnya bergerak menuju Tandean dan Karang Jawa, serta menyusuri kawasan Water Front City (WFC) yang menjadi salah satu ikon kota. Perjalanan dilanjutkan melalui kawasan Merdeka dan pusat pertokoan sebelum kembali ke titik awal.

Di sepanjang rute, Bupati beberapa kali memperlambat laju untuk memantau kondisi jalan dan kebersihan lingkungan, terutama di titik-titik keramaian. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan fasilitas umum tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kualitas lingkungan kota. (dsk/emca/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Cek Peralatan Karhutla dan Edukasi Warga Jaga Kamtibmas

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, Bripka Mujiono melakukan pengecekan kesiapan peralatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, Minggu (19/4/2026).

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh peralatan karhutla dalam kondisi siap pakai guna mengantisipasi potensi kebakaran, baik di lahan maupun permukiman warga.

"Hasil pengecekan menunjukkan peralatan karhutla di Desa Bagok dalam kondisi siap siaga,” ujar IPDA Ichvan.

Selain melakukan pengecekan, Bripka Mujiono juga melaksanakan sambang kamtibmas dengan menyampaikan pesan-pesan keamanan kepada perangkat desa, khususnya Kaur Pembangunan dan Aset Desa Bagok.

Ia mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

"Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar sebagai upaya pencegahan karhutla,” katanya.

Selain itu, warga diedukasi untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diperkenalkan layanan call center 110 Polres Barito Timur sebagai sarana cepat untuk mendapatkan bantuan kepolisian saat kondisi darurat.

IPDA Ichvan menegaskan, kegiatan ini sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dan pemerintah desa dalam menjaga kamtibmas tetap kondusif. (zi/jp). 

Karhutla Hanguskan 4 Hektare Lahan di Pematang Karau, Akses Sulit Hambat Pemadaman

TAMIANG LAYANG- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 4 hektare lahan di Desa Bambulung, RT. 10, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (18/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui dari laporan masyarakat yang melihat adanya titik api di kawasan tersebut.

"Selanjutnya, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemadaman. Namun akses sangat terbatas, kendaraan tidak bisa masuk dan tidak ada jalur setapak,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan, personel hanya mampu mencapai titik terakhir di pinggir kawasan hutan dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran. Pemantauan dilakukan secara terbatas sambil mengupayakan penanganan dengan peralatan yang tersedia.

Kondisi medan yang berada di tengah kawasan hutan juga menyulitkan mobilisasi peralatan pemadaman, sehingga proses penanganan belum dapat dilakukan secara maksimal.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta mengidentifikasi pemilik lahan yang terbakar.

Sementara itu, tim gabungan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bambulung guna menentukan langkah penanganan lanjutan dan mitigasi agar kebakaran tidak meluas.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api di wilayahnya. (zi/jp). 

Sabtu, 18 April 2026

Bupati Kapuas Buka Trail Adventure #4, 600 Rider Jelajahi Trek 50 Km

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno secara resmi membuka ajang Bupati Kapuas Trail Adventure (KTA) #4 Tahun 2026 di Kuala Kapuas, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 600 rider ini mengambil titik start dan finis di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Manggatang Tarung.

Bupati Kapuas, HM. Wiyatno hadir didampingi Wakil Bupati Dodo. Turut hadir Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2016–2021 Habib Ismail bin Yahya, Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, unsur Forkopimda Kapuas, Sekda Usis I Sangkai, serta kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kapuas.

Dalam sambutannya, HM. Wiyatno mengapresiasi pelaksanaan KTA #4 yang dinilai mampu mendorong promosi potensi wisata alam Kapuas, sekaligus memperkuat jejaring antarkomunitas otomotif dan pemerintah daerah.

"Kegiatan ini tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi sarana promosi keindahan alam Kapuas yang eksotis serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan rute trail pada tahun-tahun mendatang, termasuk menjangkau wilayah non-pasang surut hingga Pelabuhan Batanjung.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat di bidang olahraga otomotif, sekaligus mengurangi aktivitas balap liar di jalan raya.

"Ini tempat yang tepat untuk menyalurkan hobi secara aman dan terarah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Rio, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 600 rider dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Ia menjelaskan, peserta akan menempuh jalur trail sepanjang kurang lebih 50 kilometer dengan tingkat kesulitan yang menantang.

"Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus uji adrenalin bagi para pecinta otomotif,” ujarnya.

Acara pembukaan ditandai dengan pelepasan peserta oleh Bupati Kapuas, dengan harapan kegiatan berjalan lancar dan aman tanpa insiden. (fah/hru/jp). 

Polres Kapuas Ringkus Pelaku Curanmor Modus “Minta Tolong”, Beraksi di Depan Bengkel

KUALA KAPUAS- Tim Resmob Polres Kapuas menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menggunakan modus berpura-pura meminta bantuan kepada korban. Pelaku berinisial A alias Intai (28) diamankan pada Jum'at (17/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di Desa Maluen, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Reskrim AKP Danny Arrizal Saputra, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban, Ahmad Ridani (21), warga Desa Narahan Baru, Kecamatan Pulau Petak.

Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di depan sebuah bengkel di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat. Saat itu, korban didatangi pelaku yang berpura-pura mengalami kecelakaan dan meminta bantuan untuk memperbaiki sepeda motornya.

"Pelaku meminta korban membantu mendorong sepeda motor dengan alasan rusak. Korban yang merasa iba kemudian menolong,” ujar AKP Danny, Sabtu (18/4/2026). 

Setibanya di bengkel yang sudah tutup, pelaku meminta korban turun untuk mengetuk pintu. Saat korban meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci masih terpasang, pelaku langsung memanfaatkan situasi tersebut untuk membawa kabur kendaraan milik korban.

Korban sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil melarikan diri. Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 warna kuning beserta dokumen kendaraan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor hasil curian, dokumen kendaraan, serta pakaian yang digunakan saat beraksi.

Selain itu, pelaku juga diduga terlibat dalam pencurian lain di wilayah Basarang, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT bernomor polisi KH 2654 BQ.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian dan saat ini telah diamankan di Polres Kapuas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (fah/jp).

Tanpa Peringatan, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Gelar Razia Malam dan Sita Barang Terlarang

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menggelar razia insidentil di blok hunian warga binaan pada Jum'at (17/4/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Razia yang berlangsung di Wisma Gagak tersebut dipimpin Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kesatuan Pengamanan, Dhimas Calandra Anggita, bersama regu pengamanan. Pemeriksaan dilakukan secara mendadak guna memastikan kondisi rutan tetap aman dan terkendali.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, dalam meningkatkan pengawasan di lingkungan hunian. Razia insidentil dinilai menjadi langkah strategis untuk menutup celah terjadinya pelanggaran.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahan menyeluruh pada kamar hunian warga binaan. Proses pemeriksaan dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur, dengan fokus pada barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan.

Hasil razia menunjukkan tidak ditemukan handphone maupun obat-obatan terlarang. Namun, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang berbahan kaca dan logam. Barang-barang tersebut akan didata, dilaporkan, dan dimusnahkan sesuai ketentuan.

Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan razia insidentil akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata deteksi dini guna mencegah potensi gangguan kamtib. Kami akan terus meningkatkan pengawasan agar lingkungan rutan tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya. (zi/jp).

Jumat, 17 April 2026

Pemkab Barito Timur Minta OPD Kirim ASN Ikuti Pelatihan Komcad 2026

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Sekretariat Daerah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengirimkan aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) Tahun 2026.

Permintaan tersebut tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Barito Timur tertanggal 17 April 2026. Dalam surat itu, Sekda Misnohartaku menegaskan bahwa program Komcad merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Kalimantan Tengah terkait pelatihan Komponen Cadangan bagi ASN.

Meski bersifat sukarela, setiap OPD diminta memberi kesempatan kepada ASN di lingkungan kerjanya untuk berpartisipasi. Setiap perangkat daerah diwajibkan mengusulkan lima orang ASN atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebagai calon peserta.

Data calon peserta harus disampaikan paling lambat 21 April 2026 pukul 16.00 WIB kepada Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur.

Adapun persyaratan peserta antara lain laki-laki berstatus ASN aktif, berusia maksimal 35 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter. Calon peserta juga wajib melampirkan surat izin pimpinan, surat pernyataan, serta keterangan tidak pernah dijatuhi sanksi kepegawaian.

Seleksi akan dilaksanakan di tingkat kabupaten, meliputi tahapan pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, dan tes kesamaptaan jasmani yang dijadwalkan berlangsung pada 21–23 April 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) sebagai bagian dari program Komcad.

Melalui program ini, Pemkab Barito Timur berharap dapat mendorong peran aktif ASN dalam mendukung pertahanan negara, sekaligus memperkuat kedisiplinan dan semangat nasionalisme di kalangan aparatur pemerintah. (zi/jp). 

Antisipasi El Nino Ekstrem, Sekda Barito Utara Tinjau Kesiapan Personel dan Sarpras Karhutla

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring potensi fenomena El Nino ekstrem tahun 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Muhlis, menghadiri Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) di halaman Mapolres Barito Utara, Jum'at (17/4/2026), sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Dalam amanatnya, Sekda Muhlis, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

"Apel ini menunjukkan kesiapsiagaan kita bersama. Kondisi El Nino ekstrem menuntut langkah antisipatif yang lebih intensif agar kabut asap tidak mengganggu kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Usai apel, Sekda bersama Kapolres Barito Utara melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel dan peralatan. 

Pemeriksaan meliputi mesin pompa air dan selang untuk memastikan daya jangkau pemadaman, kendaraan operasional seperti mobil tangki BPBD dan kendaraan taktis kepolisian, serta alat komunikasi guna menjamin kelancaran koordinasi antarposko.

Sementara itu, Kapolres Barito Utara, AKBP SInggih Febiyanto, menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli gabungan di wilayah rawan karhutla. Selain itu, pemanfaatan aplikasi pemantauan titik panas (hotspot) akan dioptimalkan untuk deteksi dini.

"Kami mengedepankan pencegahan. Sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar terus kami tingkatkan,” tegasnya. 

Melalui apel gelar pasukan ini, seluruh instansi diharapkan memiliki pola tindak yang terpadu dalam penanganan karhutla, sehingga dampak buruk dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir.
(dsk/emca/jp). 

Bupati Murung Raya Hadiri Rakernas APKASI XVII di Batam, Bahas Percepatan Investasi Daerah

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Ballroom Hotel AsiaLink, Jalan Sriwijaya No. 22, Lubuk Baja, Kota Batam, Jum'at (17/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pengembangan Investasi Daerah APKASI, Delis Julkarson Hehi, Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, para bupati anggota APKASI, serta investor dan pemangku kepentingan terkait.

Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, menyampaikan bahwa gedung Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) telah diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada 20 Januari 2026. 

Ia menjelaskan, PPID merupakan hasil kerja sama antara APKASI dan International Business Association (IBA) yang memiliki jaringan pembeli dan investor kredibel dari luar negeri.

"PPID ini diharapkan menjadi jembatan bagi pemerintah kabupaten untuk menjangkau pasar global dan menarik investor potensial,” ujar Sarman.

Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus, menegaskan bahwa keberadaan PPID bertujuan memperluas dan mempercepat akses kabupaten dalam mendapatkan pembeli luar negeri terhadap komoditas unggulan daerah.

"PPID juga memfasilitasi kabupaten dalam memperoleh investor yang kredibel untuk berinvestasi di daerah,” kata Heriyus.

Ia menambahkan, melalui optimalisasi peran PPID, pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan ekspor komoditas unggulan serta pembukaan peluang investasi baru. (dsk/maya/jp). 

Bupati Kapuas Tinjau Lokasi, Pimpin Rapat Persiapan Tablig Akbar 2026

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno meninjau lokasi sekaligus memimpin rapat persiapan Tablig Akbar Kapuas 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026 di kawasan Masjid Agung Al Mukarram, Jum'at (17/4/2026).

Kegiatan peninjauan dilakukan usai Salat Jum'at dengan melibatkan panitia dan instansi terkait guna memastikan kesiapan pelaksanaan acara yang diperkirakan dihadiri ribuan jamaah.

Tablig Akbar tersebut akan menghadirkan penceramah nasional Das’ad Latif.

Dalam arahannya, Bupati HM. Wiyatno, menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjamin kelancaran kegiatan, terutama terkait pengamanan, fasilitas, dan kenyamanan jamaah.

"Kegiatan ini akan dihadiri banyak jamaah. Seluruh persiapan harus matang agar berjalan aman, tertib, dan khidmat,” ujarnya.

Ketua Panitia H Suwarno Muriyat dalam rapat melaporkan sejumlah langkah teknis yang telah disiapkan, termasuk rekayasa lalu lintas. Jalan Tambun Bungai akan disterilkan mulai depan Bank Kalteng hingga kawasan Taman Adipura, sementara akses menuju Jalan Keruing juga akan dikosongkan untuk mengantisipasi kepadatan.

Panitia juga menyiapkan sejumlah kantong parkir, di antaranya di kawasan stadion, Sanggar Pramuka, serta halaman Masjid At-Taqwa di sekitar Taman Adipura.

Untuk mengantisipasi membludaknya jamaah, disiapkan 18 titik layar monitor (LCD) di beberapa lokasi. Selain itu, dilakukan pengaturan tata letak dengan pemisahan area jamaah laki-laki dan perempuan.

Sejumlah organisasi perangkat daerah turut dilibatkan. Dinas Perhubungan bersama Satpol PP dan kepolisian akan mengatur lalu lintas, sementara Dinas Kesehatan menyiapkan posko layanan kesehatan dan ambulans. Petugas pemadam kebakaran juga disiagakan untuk mengantisipasi keadaan darurat.

Pemerintah Kabupaten Kapuas optimistis Tablig Akbar 2026 dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (fah/hru/jp). 

Wabup Kapuas Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026

KUALA KAPUAS- Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana, Jum'at (17/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Upacara Polres Kapuas itu dipimpin Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Dodo, S.P., Kepala BPBD Kapuas Pangeran S. Pandiangan, serta unsur terkait lainnya.

Apel ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel dan kelengkapan sarana prasarana dalam menghadapi potensi karhutla, terutama menjelang musim kemarau.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pencegahan dan penanganan karhutla. Menurutnya, kesiapan personel dan peralatan harus dipastikan sejak dini agar kejadian karhutla dapat diminimalkan.

"Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Seluruh personel dan peralatan harus siap digunakan kapan saja,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya koordinasi solid antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, dan masyarakat dalam mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini.

Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan langsung kesiapan pasukan dan peralatan sebagai bagian dari kesiapsiagaan terpadu lintas sektor.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan respons cepat dalam menghadapi ancaman karhutla di Kabupaten Kapuas. (fah/hru/jp).

Wabup Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI Perwakilan Kalteng, Targetkan Opini WTP

MUARA TEWEH- Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai bagian dari upaya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Jum'at (17/4/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Felix, menegaskan bahwa penyusunan laporan keuangan tidak semata-mata bertujuan memperoleh opini WTP, tetapi juga untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

"Tujuan utama penyusunan laporan keuangan ini bukan hanya untuk mendapatkan opini WTP, tetapi lebih jauh untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. Ini bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah yang telah melaksanakan pemeriksaan pendahuluan selama 30 hari, sejak 3 Februari hingga Maret 2026.

"Kami berharap LKPD Tahun Anggaran 2025 yang diserahkan ini dapat segera diperiksa sesuai ketentuan, dan besar harapan kami kembali memperoleh opini WTP sebagai motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Kalimantan Tengah, Dodik Achmad Akbar, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti LKPD tersebut melalui proses pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"LKPD ini akan diperiksa oleh tim BPK dalam waktu yang telah ditentukan. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus menghasilkan capaian positif, termasuk perolehan opini WTP di masing-masing daerah,” ungkapnya.

Penyerahan LKPD ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip pemerintahan yang bersih. Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah dan undangan terkait lainnya. (dsk/emca/jp). 

Pemkab HSS Masuk Nominasi Entrepreneur Government, Dorong Pembiayaan Kreatif Non-APBD

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) masuk dalam nominasi penghargaan Entrepreneur Government setelah memaparkan strategi pembiayaan kreatif non-APBD dalam agenda yang digelar Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Jum'at (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut diikuti jajaran Pemkab HSS dari Media Center Setda HSS. Daerah ini dinilai berhasil merancang skema pendanaan alternatif di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna mempercepat pembangunan.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor tetap mengikuti kegiatan secara daring meski sedang menjalankan tugas luar daerah. 

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pergeseran paradigma menuju entrepreneur government, yakni pemerintah daerah yang tidak hanya bergantung pada transfer pusat, tetapi juga aktif membuka peluang investasi.

"Pemerintah daerah harus mampu menciptakan peluang dan menarik investasi untuk memperkuat kapasitas fiskal,” ujarnya.

Paparan teknis kemudian dilanjutkan Wakil Bupati HSS, H Suriani. Ia menjelaskan strategi daerah dalam memaksimalkan infrastruktur sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif.

Menurutnya, Pemkab HSS berfokus pada inovasi pembiayaan non-APBD guna memicu keterlibatan sektor swasta.

"Kami menargetkan efek ungkit, di mana keterbatasan APBD dapat menarik masuknya investasi yang lebih besar demi kemandirian fiskal daerah,” kata Suriani.

Kegiatan ini juga dihadiri secara daring oleh jajaran pejabat daerah, mulai dari Asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), hingga direktur RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan dan RSUD Daha Sejahtera.

Kehadiran unsur rumah sakit daerah menunjukkan bahwa skema pembiayaan kreatif juga diarahkan pada sektor layanan publik, termasuk kesehatan, melalui peluang kerja sama dengan pihak ketiga dan inovasi layanan yang tetap terjangkau masyarakat.

Paparan disampaikan di hadapan tim penilai yang terdiri dari unsur Kementerian Dalam Negeri, akademisi, pakar ekonomi dan keuangan publik, serta perwakilan media nasional.

Program ini bertujuan mendorong pemerintah daerah mencari alternatif pembiayaan di luar APBD, memperkuat kemandirian fiskal, serta mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Melalui partisipasi tersebut, Pemkab HSS berharap tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga mengimplementasikan skema pembiayaan kreatif secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ari/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes