BREAKING NEWS

Pemprov Kalsel

Wakil Rakyat

Pemkab Batola

Jumat, 05 Juni 2026

Seruyan Darurat Narkoba, Wabup Tegaskan Tak Ada Ampun bagi ASN yang Terlibat

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menyatakan komitmennya untuk memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah tersebut. 

Wakil Bupati Seruyan, H Supian, mengakui bahwa Kabupaten Seruyan saat ini telah masuk kategori zona merah peredaran narkoba dan membutuhkan penanganan serius dari seluruh pihak.

Pernyataan itu disampaikan Supian kepada awak media usai menghadiri kegiatan di depan Gedung DPRD Kabupaten Seruyan, Kamis (4/6/2026).

"Kita akui Kabupaten Seruyan ini sudah zona merah dalam hal narkoba. Saat ini pihak kepolisian sedang gencar melakukan penanganan, dan pemerintah daerah mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan aparat penegak hukum,” kata H Supian.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci untuk menekan peredaran gelap narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan dapat mengurangi hingga menghentikan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Seruyan.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Pemkab Seruyan telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah. Hasil koordinasi tersebut antara lain membahas rencana pembangunan fasilitas Badan Narkotika Nasional (BNN) di tingkat kabupaten serta peningkatan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.

"Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan diri sendiri dan keluarga, tetapi juga berdampak pada lingkungan sosial serta masa depan daerah,” ujarnya.

Terkait isu dugaan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyalahgunaan narkoba, H Supian menegaskan bahwa ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Ia memastikan Pemkab Seruyan akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan ASN yang terbukti terlibat.

"Kita berharap tidak ada ASN yang terlibat. Namun apabila ada yang terbukti, tentu akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Selain sanksi, pembinaan dan pengawasan terhadap ASN juga akan terus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Pemkab Seruyan berharap langkah pencegahan, penegakan hukum, serta edukasi kepada masyarakat dapat menjadi upaya bersama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah tersebut. (gan/jp). 

Bupati Barito Utara Tinjau Proyek Jembatan Strategis, Pastikan Pembangunan Tahun Jamak Berjalan Sesuai Target

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan rangkaian kegiatan Safari Jumat, Jum'at (5/6/2026).

Di sela agenda tersebut, Bupati dan rombongan meninjau progres pembangunan sejumlah infrastruktur strategis, yakni Jembatan Sikan–Tumpung Laung dan Jembatan Petake. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana sekaligus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi penunjang konektivitas antarwilayah di Kabupaten Barito Utara.

Bupati H Shalahuddin mengatakan, program pembangunan daerah yang dijalankan bersama Wakil Bupati Felix S. Tingan tetap berlangsung sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, sejumlah proyek infrastruktur saat ini dikerjakan melalui skema pembiayaan multi years (tahun jamak), sehingga membutuhkan waktu dan proses pengerjaan yang tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

"Sejumlah proyek infrastruktur dilaksanakan melalui skema pembiayaan multi years (tahun jamak), sehingga membutuhkan proses dan waktu pengerjaan yang tidak dapat diselesaikan secara instan,” ujar H Shalahuddin.

Ia mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan bersabar menunggu penyelesaian proyek-proyek strategis tersebut.

"Kami optimistis hasil pembangunan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Barito Utara,” tegasnya.

Ia berharap, pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan dapat selesai sesuai target sehingga mampu memperkuat konektivitas dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah. (emca/jp).

Bupati Kapuas Terima Penghargaan Kapolda Kalteng atas Dukungan Renovasi Mako Ditsamapta

PALANGKA RAYA- Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno menerima penghargaan dari Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan atas dukungan hibah dana Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk renovasi Markas Komando (Mako) Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah. Penghargaan tersebut diserahkan saat peresmian renovasi Mako Ditsamapta Polda Kalteng di Palangka Raya, Jum'at (5/6/2026).

Bupati Kapuas hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai. Kegiatan itu juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dr. Linae Victoria Aden yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, jajaran Pejabat Utama Polda Kalteng, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung renovasi Mako Ditsamapta, termasuk Pemerintah Kabupaten Kapuas yang berkontribusi melalui hibah dana.

Menurutnya, renovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih layak, nyaman, dan representatif bagi personel kepolisian.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno atas perhatian dan dukungan yang diberikan, tidak hanya kepada Polres Kapuas tetapi juga kepada Polda Kalimantan Tengah. Dukungan ini sangat berarti dalam menunjang pelaksanaan tugas anggota di lapangan,” ujarnya.

Kapolda menegaskan, fasilitas yang memadai akan berdampak pada meningkatnya motivasi dan kinerja personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden yang membacakan sambutan Gubernur Kalteng menyebut peresmian Mako Ditsamapta menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalisme kepolisian.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang aman dan sejahtera.

Direktur Samapta Polda Kalteng, Kombes Pol. Viddy Dasmasela, menjelaskan renovasi Mako Ditsamapta berlangsung selama 210 hari dengan cakupan pekerjaan meliputi pembangunan dan pembenahan aula, barak personel, ruang kantor, lobi, taman, rumah dinas, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

"Terima kasih kepada Bupati Kapuas beserta jajaran atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Mako yang lebih modern, nyaman, dan representatif untuk mendukung tugas personel,” katanya.

Usai menerima penghargaan, Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, menegaskan dukungan yang diberikan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung tugas kepolisian sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Ia berharap, sinergi antara Pemkab Kapuas dan Polda Kalimantan Tengah terus diperkuat guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas hasil renovasi Mako Ditsamapta Polda Kalteng dan penyerahan piagam penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi dalam pembangunan serta renovasi fasilitas kepolisian. (fah/hru/jp). 

H Rais Ruhayat Apresiasi Gerakan ASRI Polda Kalsel, Dorong Budaya Peduli Lingkungan Berkelanjutan

BANJARMASIN- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Rais Ruhayat, mengapresiasi pelaksanaan Program Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diselenggarakan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan di kawasan Taman Siring 0 Kilometer Banjarmasin, Jum'at (5/6/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, instansi pemerintah, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.

H Rais Ruhayat menilai, Gerakan ASRI merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam secara berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi Polda Kalsel yang tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui Gerakan ASRI. Kegiatan seperti ini sangat positif dan patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, upaya menjaga kebersihan lingkungan, terutama kawasan sungai dan ruang publik, tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, diperlukan sinergi dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar gerakan pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

"Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam Gerakan ASRI menjadi modal penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” katanya.

Rais berharap, Gerakan ASRI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

"Dengan kepedulian dan keterlibatan semua pihak, kita dapat mewujudkan Kalimantan Selatan yang semakin bersih, hijau, dan nyaman untuk generasi sekarang maupun yang akan datang,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Reses di 16 Titik Banjarmasin, Ketua Komisi I DPRD Kalsel Serap Aspirasi Warga Soal Pembangunan dan Pelayanan Publik

BANJARMASIN- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Rais Ruhayat, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel I Kota Banjarmasin. Selama delapan hari pelaksanaan reses, ia mengunjungi 16 titik untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam setiap pertemuan, H Rais Ruhayat berdialog dengan warga dari berbagai kalangan. Beragam persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari pembangunan daerah, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga penataan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman.

Menurut H Rais Ruhayat, reses merupakan agenda penting bagi anggota DPRD untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai aspirasi warga dapat tersampaikan secara langsung kepada lembaga legislatif.

"Melalui kegiatan reses ini, kami ingin memastikan aspirasi masyarakat dapat terserap secara langsung. Setiap masukan yang disampaikan warga akan menjadi perhatian dan bahan pertimbangan dalam pelaksanaan tugas kami sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama pelaksanaan reses akan dikaji dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku sesuai kewenangan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain menjadi sarana penyerapan aspirasi, kegiatan reses juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan DPRD. Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi kunci untuk memahami kebutuhan riil masyarakat sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

"Reses merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dan DPRD. Kami hadir untuk mendengar, mencatat, serta memperjuangkan berbagai aspirasi warga agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

H Rais Ruhayat juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir di seluruh rangkaian kegiatan reses. Ia menilai keterlibatan aktif warga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, DPRD Kalimantan Selatan diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan dan harapan masyarakat sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan serta pengawasan pelaksanaan pembangunan di daerah. (sar/ali/jp). 

Polwan Presisi Polres Bartim Jaga Keamanan Salat Jumat dan Berbagi Makanan di Desa Bentot

TAMIANG LAYANG- Personel Polisi Wanita (Polwan) Presisi Polres Barito Timur menggelar patroli pengamanan sekaligus kegiatan sosial dalam program Jumat Berkah di Masjid Nurul Islam, Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (5/6/2026).

Sebanyak delapan personel Polwan diterjunkan untuk melaksanakan patroli dan pengamanan selama pelaksanaan Salat Jumat. Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang beribadah serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan melakukan pemantauan dan pengecekan situasi di sekitar masjid, termasuk area parkir kendaraan jamaah, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas. Selain itu, masyarakat juga diberikan imbauan kamtibmas agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Polwan Presisi Polres Bartim turut mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menghadapi gangguan keamanan.

Usai pelaksanaan Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian makanan kepada jamaah melalui program Jumat Berkah Polres Barito Timur. Aksi sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang mengapresiasi kepedulian Polri terhadap kebutuhan warga.

Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Senior Polwan Polres Bartim KOMPOL Volvy Apriana, S.Pd., M.A., mengatakan kegiatan patroli dan Jumat Berkah merupakan bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

"Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan Salat Jumat, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat melalui program Jumat Berkah. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian," ujar Volvy.

Kehadiran Polwan Presisi di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dan terlindungi selama menjalankan ibadah. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah Panen 8,1 Ton Jagung Pakan, Salurkan 200 Kg Pupuk untuk Dukung Swasembada Pangan

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, melaksanakan panen jagung pakan ternak sekaligus menyalurkan bantuan pupuk kepada petani di Desa Batuah, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (5/6/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Panen dilakukan di lahan milik Imam seluas 2 hektare yang ditanami jagung pakan sejak 6 Maret 2026. Dari lahan tersebut, petani berhasil memanen sebanyak 8,1 ton jagung pakan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak serta memperkuat pasokan komoditas pertanian di Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan panen dihadiri Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, Wakapolsek Dusun Tengah, Kanit Binmas Polsek Dusun Tengah, Bripda Alfin, Bripda Afrijal, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Raren Batuah, serta sejumlah petani setempat.

Selain mengikuti panen, Polsek Dusun Tengah juga menyerahkan bantuan berupa 200 kilogram pupuk kepada petani sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian, khususnya budidaya jagung pakan.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Melalui kegiatan panen jagung dan pemberian bantuan pupuk ini, kami berharap dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” katanya.

Menurutnya, pengembangan jagung pakan di Kecamatan Raren Batuah memiliki prospek yang menjanjikan karena mampu mendukung kebutuhan pakan ternak serta memperkuat rantai pasok komoditas pertanian di daerah. Potensi tersebut juga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Para petani menyambut positif dukungan yang diberikan Polsek Dusun Tengah. Mereka berharap sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendorong peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta penguatan sektor pertanian di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Polsek Benua Lima Sosialisasikan Zona Integritas, Tegaskan Pelayanan Gratis dan Bebas Korupsi

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas korupsi melalui sosialisasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada masyarakat di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Jum'at (5/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh BRIPDA Wahyu Ramadhan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembangunan Zona Integritas sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, pungutan liar (pungli), maupun gratifikasi.

Dalam sosialisasi itu, masyarakat diberikan penjelasan terkait pentingnya peran Zona Integritas sebagai upaya membangun budaya kerja yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik. Petugas juga menegaskan bahwa seluruh layanan kepolisian diberikan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa dipungut biaya atau imbalan dalam bentuk apa pun.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan antikorupsi, kegiatan turut diisi dengan foto bersama masyarakat sambil mengampanyekan pesan “Stop Korupsi” dan mendukung terwujudnya Polres Barito Timur yang berintegritas.

Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui peningkatan transparansi dan kualitas pelayanan kepolisian.

"Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami bahwa seluruh pelayanan kepolisian diberikan secara profesional, transparan, dan tanpa pungutan biaya. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan Zona Integritas demi terwujudnya Polri yang bersih, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat menyambut positif sosialisasi tersebut serta memahami bahwa seluruh layanan di Polres Barito Timur maupun Polsek Benua Lima diberikan tanpa pungutan liar maupun gratifikasi.

Polsek Benua Lima berharap kegiatan serupa dapat terus meningkatkan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. (zi/jp). 

Polres Kapuas Gencarkan Kampanye Anti Narkoba, Ajak Masyarakat Berani Melapor

KUALA KAPUAS- Kepolisian Resor (Polres) Kapuas, Kalimantan Tengah, terus menggencarkan kampanye anti narkoba sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Kampanye tersebut bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, agar berani menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) AKP Budi Utomo, mengatakan sosialisasi yang disebarluaskan melalui berbagai media visual mengusung pesan utama, “Pilih Hidup Sehat, Jauhi Narkoba!”.

"Kami menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dapat menghancurkan masa depan bangsa,” ujar AKP Budi Utomo, Jum'at (5/6/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah dampak serius yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Selain merusak kesehatan fisik dan mental hingga berpotensi menyebabkan kematian, narkoba juga dapat menghancurkan keharmonisan keluarga dan hubungan antaranggota keluarga.

Tidak hanya itu, penyalahgunaan narkoba juga dapat menghancurkan masa depan penggunanya karena berisiko berhadapan dengan hukum pidana. Di sisi lain, peredaran narkoba menjadi ancaman bagi terwujudnya generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Untuk membentengi diri dari pengaruh narkoba, Polres Kapuas mengajak masyarakat mengisi waktu luang dengan kegiatan positif dan produktif, meningkatkan prestasi untuk meraih cita-cita, memperkuat iman dan takwa sebagai fondasi moral, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar guna mencegah peredaran narkoba.

“Ayo berani menolak narkoba demi diri sendiri, keluarga, dan masa depan,” ajaknya.

AKP Budi Utomo juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian melalui nomor 110 yang siaga melayani selama 24 jam dan tidak dipungut biaya,” tandasnya. (fah/jp). 

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tabalong Bersihkan Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir

TANJUNG- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tabalong menggelar bakti kebersihan di bantaran Sungai Tabalong dan Sungai Mangkusip, Jum'at (5/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).

Bakti kebersihan dipimpin Kasat Samapta Polres Tabalong, AKP I Nyoman Sudharma, bersama personel Sat Samapta. Mereka membersihkan sampah dan material yang berpotensi menghambat aliran air di sepanjang bantaran sungai.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga kelestarian ekosistem sungai yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, aksi bersih-bersih ini juga bertujuan mengurangi risiko banjir akibat penyumbatan aliran sungai oleh sampah. Sungai yang terjaga kebersihannya diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Melalui kegiatan ini, Polres Tabalong juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai yang dapat menimbulkan pencemaran dan berbagai dampak negatif lainnya.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, mengatakan bakti kebersihan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

"Melalui kegiatan bakti kebersihan ini, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar,” ujar IPTU Heri.

Ia menambahkan, kebersihan kawasan sungai tidak hanya berfungsi sebagai langkah mitigasi bencana, tetapi juga dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sehingga kawasan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi maupun aktivitas sosial lainnya. (fah/jp). 

Manuver Politik Jokowi dan PSI Dinilai Berpotensi Ganggu Stabilitas Politik Nasional

JAKARTA- Langkah politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan akan turun langsung memperkuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hingga tingkat kabupaten dan kota memunculkan beragam respons di ruang publik. Di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan masyarakat, manuver tersebut dinilai berpotensi memicu dinamika politik baru yang dapat memengaruhi stabilitas pemerintahan.

Saat masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok dan melemahnya daya beli, sebagian kalangan menilai agenda konsolidasi politik elite seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan sensitivitas publik. Sebab, perhatian masyarakat saat ini lebih banyak tertuju pada persoalan ekonomi dibanding kompetisi politik antarkelompok kekuasaan.

Pernyataan Jokowi yang siap turun gunung untuk membesarkan PSI dipandang sejumlah pengamat sebagai sinyal bahwa pengaruh politik mantan presiden tersebut masih kuat hingga ke daerah. Meski tidak lagi menjabat, Jokowi dinilai masih memiliki jaringan politik yang luas dan mampu menggerakkan konsolidasi kekuatan politik di berbagai wilayah.

Di sisi lain, muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa pengaruh politik tersebut masih menjangkau berbagai institusi yang struktur organisasinya tersebar hingga daerah. Persepsi semacam ini, benar atau tidak, berpotensi memunculkan spekulasi dan kecurigaan publik terhadap netralitas institusi negara.

Dinamika tersebut mulai terlihat dari munculnya aksi penolakan terhadap PSI dan kunjungan Jokowi di sejumlah daerah. Di Makassar, misalnya, kelompok mahasiswa menyampaikan penolakan secara terbuka dan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap agenda politik yang dianggap tidak sejalan dengan aspirasi sebagian masyarakat.

Situasi ini mengingatkan publik pada gelombang demonstrasi besar yang terjadi pada Agustus tahun lalu ketika isu politik dinasti memicu kritik luas dari berbagai elemen masyarakat. Meski konteksnya berbeda, muncul kekhawatiran bahwa polarisasi politik dapat kembali menguat apabila elite tidak mampu mengelola komunikasi publik secara bijak.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah perlu menjaga stabilitas politik dan kepercayaan masyarakat. Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk memperkuat efektivitas pemerintahan sekaligus merespons berbagai tantangan yang berkembang.

Rencana perombakan kabinet (reshuffle) yang beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan publik dapat dimanfaatkan sebagai momentum penyegaran pemerintahan. Penataan ulang posisi kementerian dan lembaga diharapkan mampu meningkatkan koordinasi serta memperkuat respons pemerintah terhadap persoalan ekonomi dan sosial yang dihadapi masyarakat.

Fokus utama pemerintah saat ini seharusnya tertuju pada upaya memperkuat ekonomi nasional, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau. Langkah-langkah tersebut dinilai lebih mendesak dibandingkan kompetisi politik yang berpotensi memperlebar jarak antara elite dan masyarakat.

Pada akhirnya, tantangan terbesar pemerintah bukan hanya menjaga stabilitas politik, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan negara mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Sebab, apabila persoalan ekonomi tidak segera ditangani secara efektif, ketidakpuasan publik berpotensi berkembang menjadi gejolak sosial yang lebih luas. (*/jp). 

Kamis, 04 Juni 2026

Bupati Barito Utara Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur dan Fasilitas Publik

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, bersama jajaran pemerintah daerah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas publik di wilayah Kabupaten Barito Utara, Kamis (4/6/2026). 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.

Peninjauan diawali di kawasan Waterfront City (WFC) Perkimtan Lanjas dan Waterfront City Pendopo. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan turap di Karang Jawa guna melihat progres pekerjaan yang sedang berlangsung.

Selanjutnya, Bupati meninjau rencana lokasi pelaksanaan Batara Expo yang akan menjadi salah satu agenda penting daerah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengecek kesiapan fasilitas dan sarana pendukung yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) untuk memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat. Bupati menilai keberadaan MPP sangat penting dalam meningkatkan kualitas dan kemudahan akses layanan publik bagi warga Barito Utara.

Rangkaian peninjauan ditutup dengan melihat progres pembangunan Jembatan Lemo. Proyek tersebut menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan dapat mendukung konektivitas wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menegaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu, sesuai target, dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala dinas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) agar melakukan pengawasan berkala di lapangan. 

"Jangan hanya menerima laporan di balik meja. Jika ditemukan kendala teknis, segera koordinasikan dan cari solusinya bersama,” tegasnya. (emca/jp). 

Pj Sekda Sarwo Mintarjo Buka Diskusi Publik Kajian Risiko Bencana Murung Raya 2026–2030

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Diskusi Publik Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Murung Raya Tahun 2026–2030 di Aula Bapperida Murung Raya, Kamis (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Sarwo Mintarjo.

Dalam sambutannya Sarwo Mintarjo, menyampaikan bahwa penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana 2026–2030 merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam memperkuat upaya perlindungan masyarakat dari berbagai potensi bencana.

"Dengan hadirnya dokumen KRB 2026–2030, kita kini memiliki data ilmiah yang valid, peta zonasi yang lebih presisi, serta rekomendasi aksi yang konkret sebagai dasar pengambilan kebijakan penanggulangan bencana,” ujar Sarwo.

Ia menjelaskan, Kabupaten Murung Raya memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan sejumlah potensi bencana yang perlu diantisipasi, seperti banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Karena itu, Sarwo meminta Bapperida dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengintegrasikan hasil kajian dan rekomendasi dalam dokumen KRB ke dalam berbagai dokumen perencanaan pembangunan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta para camat agar menjadikan dokumen tersebut sebagai acuan dalam penyusunan program kerja sektoral.

"Kepada BPBD Murung Raya agar segera menindaklanjuti dokumen KRB ini menjadi Rencana Penanggulangan Bencana dan Rencana Kontinjensi yang lebih teknis. Selain itu, perkuat sosialisasi dan edukasi berbasis komunitas di desa-desa rawan bencana agar masyarakat semakin tangguh dan sadar terhadap risiko bencana,” tegasnya.

Diskusi publik tersebut turut dihadiri Asisten I Setda Murung Raya Rahmat K. Tambunan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) para camat, lurah, serta sejumlah undangan lainnya. (maya/jp). 

DPRD Seruyan Gelar Paripurna, Pemkab Ajukan Dua Raperda Strategis tentang Limbah Domestik dan Perhubungan

KUALA PEMBUANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Paripurna DPRD Seruyan, Kamis (4/6/2026). Agenda rapat kali ini adalah mendengarkan pidato pengantar Bupati Seruyan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah.

Dua Raperda yang diajukan Pemerintah Kabupaten Seruyan tersebut, yakni Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Seruyan, Muhtadin, dan dihadiri Wakil Bupati Seruyan, H Supian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Pidato pengantar Bupati Seruyan disampaikan oleh Wakil Bupati H Supian. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa kedua Raperda tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memperkuat pelayanan publik.

Menurut Supian, Raperda Pengelolaan Air Limbah Domestik diperlukan sebagai dasar hukum dalam pengelolaan limbah rumah tangga secara terpadu guna menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

"Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik ini akan menjadi landasan yang kuat bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mengatur mekanisme pengumpulan, pengolahan, hingga pembuangan air limbah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Raperda tentang Penyelenggaraan Perhubungan dinilai penting untuk mendukung sistem transportasi yang aman, tertib, dan berdaya saing. Regulasi tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Potensi dan peran sektor perhubungan harus terus dikembangkan guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta angkutan. Ini penting untuk mendukung pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah Kabupaten Seruyan,” kata H Supian.

Melalui pengajuan dua Raperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap pembahasan bersama DPRD dapat segera dilakukan sehingga regulasi yang dihasilkan mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (gan/jp). 

Pemkab Seruyan Apresiasi PT CKS, Pajak Perusahaan Kini Masuk ke Daerah

KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan mengapresiasi keputusan PT Ciptatani Kumai Sejahtera (CKS) yang resmi memindahkan domisili hukum dan domisili fiskalnya dari Jakarta ke Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Langkah tersebut dinilai menjadi momentum positif bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah.

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Seruyan, Ashadi, mengatakan perpindahan domisili perusahaan merupakan bentuk kepatuhan administrasi yang patut diapresiasi. Selain itu, kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap pencatatan kewajiban perpajakan perusahaan di Kabupaten Seruyan.

“Domisili hukum PT CKS kini berada di Kabupaten Seruyan. Dengan demikian, kewajiban perpajakan perusahaan dibayarkan di daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ashadi, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, langkah PT CKS sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan daerah guna mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Kontribusi sektor usaha melalui pajak dinilai menjadi salah satu penopang penting bagi pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul surat resmi PT CKS Nomor 114/CKS-LEGAL/VI/2026 tertanggal 3 Juni 2026 yang ditujukan kepada Bupati Seruyan melalui Bapenda. Dalam surat itu, perusahaan melaporkan perubahan domisili fiskal sekaligus menegaskan bahwa PT CKS telah resmi terdaftar sebagai wajib pajak yang berdomisili di Kabupaten Seruyan.

Adapun alamat domisili fiskal perusahaan tercatat berada di Desa Trans B2 Sukamandang, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan.

Secara terpisah, Direktur Legal PT CKS, Goleong Sihotang, mengatakan pelaporan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan kewajiban hukum dan administrasi perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami berkomitmen untuk terus memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah tempat perusahaan menjalankan aktivitas usaha,” katanya.

Ashadi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Seruyan berencana memberikan apresiasi kepada PT CKS sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan administrasi dan perpajakan yang ditunjukkan perusahaan tersebut.

Ia berharap, langkah PT CKS dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Seruyan untuk menyesuaikan domisili hukum dan fiskalnya sesuai lokasi kegiatan usaha.

"Pemerintah daerah mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif. Pada saat yang sama, kami berharap seluruh pelaku usaha memberikan kontribusi nyata bagi daerah melalui kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan,” tegas Ashadi.

Pemerintah Kabupaten Seruyan menilai sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Dengan semakin meningkatnya kepatuhan administrasi dan perpajakan perusahaan, manfaat investasi diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat melalui peningkatan pembangunan dan kualitas pelayanan publik.(gan/jp). 

Polres Kapuas Gaspol Kampanye Antinarkoba “Say No to Narkoba”

KUALA KAPUAS- Kepolisian Resor (Polres) Kapuas, Kalimantan Tengah, terus menggencarkan kampanye antinarkoba melalui imbauan bertajuk “Say No to Narkoba!” sebagai langkah preventif melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika, khususnya generasi muda.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo, menegaskan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

"Narkoba adalah perusak masa depan yang nyata. Jauhi sekarang, selamatkan diri dan keluarga,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Sebagai bagian dari edukasi publik, Polres Kapuas memaparkan sejumlah dampak buruk narkoba, di antaranya merusak fungsi otak dan saraf, menyebabkan ketergantungan, menghancurkan keharmonisan keluarga, menjerat pelaku dengan ancaman pidana berat, serta berisiko menyebabkan kematian akibat overdosis.

Selain kampanye edukatif, Polres Kapuas juga mengusung slogan “Generasi Hebat Tanpa Narkoba” dan “Berani Tolak Narkoba”, serta mengajak masyarakat berkomitmen menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika, menjaga diri dan keluarga, menciptakan lingkungan sehat, serta mendukung pemberantasan peredaran gelap narkoba.

AKP Budi Utomo menambahkan, pihaknya membuka ruang partisipasi masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba. Warga yang mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungannya diimbau segera melapor melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam tanpa biaya.

Melalui sinergi aparat kepolisian dan masyarakat, Polres Kapuas berharap wilayah hukumnya dapat terbebas dari peredaran gelap narkotika demi terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, dan berkualitas. (fah/jp). 

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Open Base Jupiter Aerobatic Team di Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru

BANJARBARU- Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, mengapresiasi pelaksanaan Open Base Jupiter Aerobatic Team yang digelar Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang juga menjadi bagian dari Remain Over Night (RON) ini berlangsung pada 4–5 Juni 2026 dan terbuka bagi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta masyarakat Kalimantan Selatan. Acara tersebut menampilkan atraksi udara dari Jupiter Aerobatic Team menggunakan pesawat KT-1 Woong Bee, yang dikenal dengan manuver presisi dan formasi khasnya.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan udara, melainkan memiliki nilai edukatif dan strategis dalam mengenalkan dunia kedirgantaraan kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Banua.

"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Lanud Sjamsudin Noor turut serta mengenalkan serta mengembangkan aerobatik dirgantara di Bumi Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Jupiter Aerobatic Team menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia dirgantara sekaligus mempererat hubungan antara TNI AU dan masyarakat.

"Ini sekaligus mempererat hubungan baik antara TNI AU dengan masyarakat Kalsel,” tambahnya.

Sebagai Ketua DPRD Kalsel, Supian HK juga menegaskan dukungan terhadap kegiatan yang memperkuat sinergi sipil dan militer serta mendorong semangat kebangsaan. 

Ia menyatakan, DPRD Kalsel siap bersinergi dengan Lanud Sjamsudin Noor dalam berbagai program yang berdampak positif bagi pembangunan daerah. (sar/ali/jp). 

Bupati Kapuas Lantik 1.044 ASN, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno melantik dan mengambil sumpah/janji 1.044 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (4/6/2026).

Dari total tersebut, sebanyak 850 orang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diambil sumpah/janjinya, serta 194 orang pejabat fungsional yang resmi dilantik.

Acara dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ny. Hj. Siti Saniah Wiyatno, Ketua GOW Ny. Hertitati Dodo, para camat, rohaniawan, serta para ASN yang dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno menyampaikan selamat kepada seluruh ASN yang telah resmi mengemban amanah baru setelah melalui proses seleksi panjang. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat birokrasi yang profesional dan berintegritas.

"ASN harus mampu menjadi teladan, bekerja dengan dedikasi, serta mengedepankan etika, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang prima,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Selain itu, ASN diminta adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepada pejabat fungsional yang baru dilantik, Bupati berharap agar momentum tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan kompetensi, kinerja, dan inovasi sesuai bidang tugas masing-masing. Jabatan fungsional, katanya, memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan.

"Selamat bekerja dan mengabdi. Jaga nama baik keluarga dan Pemerintah Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai dalam laporannya menyebutkan pelantikan terdiri atas 850 PNS dan 194 pejabat fungsional. Ia berharap seluruh ASN yang telah diambil sumpah/janji dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab.

"ASN harus berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” katanya. (fah/hru/jp). 

Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin dan Sinergi Kerja Saat Apel di Disdagrin

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, dan sinergi kerja dalam meningkatkan kinerja aparatur serta pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara, Kamis (4/6/2026).

Bupati mengingatkan bahwa disiplin individu menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan kualitas pelayanan publik. Karena itu, setiap pegawai diminta memiliki komitmen untuk menjalankan tanggung jawab sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Selain menekankan kedisiplinan, H Shalahuddin juga memotivasi seluruh pegawai agar terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kecintaan terhadap pekerjaan merupakan modal penting untuk menghasilkan kinerja yang optimal.

"Pegawai yang mencintai pekerjaannya akan lebih bersemangat, bertanggung jawab, dan terdorong memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” ujarnya.

Bupati juga mendorong seluruh aparatur memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Pemahaman yang baik terhadap tupoksi, lanjutnya, akan membuka ruang bagi pegawai untuk berinovasi dan menemukan solusi yang mendukung pencapaian program kerja dinas.

Ia optimistis jajaran Disdagrin mampu merealisasikan target dan program pembangunan daerah. Namun, keberhasilan tersebut harus ditopang oleh kerja sama yang solid, koordinasi yang baik, serta komunikasi yang efektif di lingkungan kerja.

Menurut H Shalahuddin, tim yang kuat dan saling mendukung menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan organisasi. 

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pegawai Disdagrin untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan koordinasi, dan membangun budaya kerja yang produktif guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Barito Utara. (emca/jp). 

Digerebek di Rumah Mertua, Terduga Pengedar Sabu di Kapuas Murung Tak Berkutik Saat Polisi Temukan 14 Paket Barang Haram

KUALA KAPUAS- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang perempuan berinisial TS (36) di wilayah Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di rumah mertua terduga pelaku yang berada di Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung.

Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasatresnarkoba AKP Budi Utomo, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas pada Senin (1/6/2026). Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu yang kerap terjadi di sebuah rumah di Kelurahan Palingkau Baru.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satresnarkoba Polres Kapuas melakukan penyelidikan setelah terlebih dahulu membuat Laporan Informasi (LI) dan Surat Perintah Penyelidikan. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, petugas akhirnya berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial TS.

"Petugas kemudian melakukan penggeledahan dengan disaksikan Ketua RT setempat, Hamrullah. Dari hasil penggeledahan di kamar rumah tersebut ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika," ujar AKP Budi Utomo, Kamis (4/6/2026). 

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan 14 paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,01 gram. Selain itu, turut diamankan dua buah dompet kecil, satu unit telepon genggam merek Redmi A5 warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp5.350.000.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, seluruh barang bukti yang ditemukan diakui oleh terduga pelaku sebagai miliknya.

Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Kapuas guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, TS disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sebagaimana telah disesuaikan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (fah/jp). 

PT AEP Nusantara Plantations Dukung Swasembada Pangan melalui Penanaman Jagung Pakan di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- PT AEP Nusantara Plantations Tbk menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung pakan di wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, di dua lokasi berbeda. Penanaman pertama dilakukan di lahan Desa Simpang Bingkuang, Kecamatan Paku (BBE-2) pada 28 Mei 2026, sedangkan kegiatan kedua berlangsung di Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang (BBE-1) pada 4 Juni 2026.

Public Relations PT AEP Nusantara Plantations Tbk, Rico Tarigan, menegaskan perusahaan mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif.

"Kami mendukung penuh kegiatan penanaman jagung pakan yang dilaksanakan bersama Polsek Dusun Tengah. Ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan,” ujar Rico.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya mendukung peningkatan produksi komoditas pertanian strategis, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan penanaman jagung pakan ini menjadi wujud sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan dunia usaha dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan. Melalui kolaborasi tersebut, seluruh pihak berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan ketersediaan bahan baku pakan ternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.
"Kegiatan penanaman jagung pakan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah. Kami mengapresiasi partisipasi PT AEP Nusantara Plantations Tbk, pemerintah desa, dan para penyuluh pertanian yang telah bersinergi dalam mengembangkan sektor pertanian produktif,” katanya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Barito Timur.

Selain mendukung program nasional, penanaman jagung pakan ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan aparat kepolisian dalam mendorong pemanfaatan lahan secara optimal guna meningkatkan produktivitas pertanian serta perekonomian masyarakat. (zi/jp). 

Sigap di Lapangan, Polsek Dusun Tengah Bantu Mobil Warga Mogok di Ampah

TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur menunjukkan respons cepat dengan membantu sebuah mobil warga yang mengalami mogok di Jalan Raya Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kamis (4/6/2026).

Peristiwa terjadi saat petugas sedang melaksanakan tugas di lapangan dan menemukan kendaraan yang mengalami gangguan mesin hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Melihat situasi itu, personel Polsek Dusun Tengah segera membantu mendorong kendaraan ke lokasi yang lebih aman agar tidak menghambat arus lalu lintas serta mencegah risiko kecelakaan di jalan raya. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi agar kendaraan lain tetap dapat melintas dengan lancar.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pelayanan cepat dan humanis Polri kepada masyarakat.

"Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat. Bantuan seperti ini merupakan bagian dari pelayanan agar situasi tetap aman dan lalu lintas berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepedulian anggota di lapangan menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Sementara itu, pemilik kendaraan menyampaikan apresiasi atas bantuan cepat petugas yang membantu mengevakuasi mobilnya sehingga tidak menimbulkan kemacetan lebih lanjut.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polsek Dusun Tengah dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Polsek Dusun Tengah dan PT AEP Tanam Jagung Pakan 4 Hektare, Dukung Swasembada Pangan Nasional

TAMIANG LAYANG- Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Polsek Dusun Tengah bersama PT AEP Nusantara Plantations Tbk melaksanakan penanaman jagung pakan di lahan seluas 4 hektare di RT. 07 Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah terkait penguatan peran personel penggerak desa dan program ketahanan pangan sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional di sektor pangan.

Penanaman jagung pakan melibatkan berbagai unsur, di antaranya manajemen dan staf PT AEP Nusantara Plantations Tbk, Wakapolsek Dusun Tengah beserta anggota, Kapolsubsektor Paku dan personel, Kepala Desa Dayu, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Karusen Janang.

Melalui kegiatan tersebut, para pihak berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan ketersediaan bahan baku pakan ternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Barito Timur.

Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kegiatan penanaman jagung pakan ini merupakan dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional. Sinergi antara kepolisian, dunia usaha, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian menjadi langkah penting dalam mendorong produktivitas sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan.

Selain mendukung target swasembada pangan nasional, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan produksi komoditas pertanian dan memperkuat ketersediaan pakan ternak di daerah. (zi/jp). 

Polsek Timpah Gencarkan Sosialisasi Karhutla, Warga Diingatkan Ancaman Pidana hingga 15 Tahun

KUALA KAPUAS- Polsek Timpah, Polres Kapuas, mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sosialisasi kepada masyarakat di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Timpah mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat berujung pada sanksi pidana berat, termasuk hukuman penjara hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar.

Sosialisasi dilaksanakan oleh Aiptu O'ok Sandra Irawan dan Aipda Hery Tubagus dengan membentangkan spanduk serta menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla dan konsekuensi hukumnya.

Petugas juga menyampaikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah terkait larangan pembakaran hutan dan lahan serta penegakan hukum terhadap pelaku karhutla.

Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai sejumlah ketentuan hukum yang mengatur larangan pembakaran hutan dan lahan, di antaranya Pasal 187 dan Pasal 188 KUHP, Pasal 78 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 108 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, serta Pasal 27 Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Karhutla.

Kapolsek Timpah, IPTU Joko Susilo, mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla, baik dari sisi dampak lingkungan maupun konsekuensi hukum yang ditimbulkan.

"Kami berharap masyarakat berperan aktif mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di wilayahnya," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Timpah berharap upaya pencegahan karhutla dapat berjalan lebih efektif sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau dapat diminimalkan. (fah/jp). 

Dua Jemaah Haji Barito Timur Tiba 9 Juni di Tanah Air, 101 Menyusul 13 Juni 2026

TAMIANG LAYANG- Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Timur, H. Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa dua jemaah haji asal Barito Timur yang tergabung dalam kloter 4 dan berangkat pada 29 April 2026 dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 9 Juni 2026.

"Pada 8 Juni 2026 pukul 06.00 waktu Arab Saudi, jemaah berangkat dari Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah. Kemudian tiba di Indonesia pada 9 Juni 2026 pukul 00.20 WITA di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru,” ujar H Ahmad Fauzi kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

Setibanya di Tanah Air, para jemaah akan terlebih dahulu menjalani proses penerimaan di Asrama Haji Debarkasi, termasuk pemeriksaan kesehatan serta pengembalian dokumen seperti paspor dan perlengkapan lainnya sebelum dipulangkan ke Kabupaten Barito Timur.

Sementara itu, sebanyak 101 jemaah haji Barito Timur yang tergabung dalam kloter 7 dan berangkat pada 3 Mei 2026, dijadwalkan tiba pada 13 Juni 2026 pukul 04.20 WITA di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Banjarbaru.

H Ahmad Fauzi menjelaskan, terpisahnya keberangkatan jemaah dalam beberapa kloter disebabkan status sebagian jemaah sebagai cadangan yang kemudian memperoleh porsi keberangkatan pada kuota haji tahun 2026.

"Penempatan kloter menyesuaikan dengan ketersediaan kursi pada pesawat yang membawa masing-masing kloter,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan seluruh jemaah haji asal Barito Timur agar diberikan kesehatan dan kelancaran hingga kembali ke daerah masing-masing.

"Kami selalu mendoakan seluruh jemaah dalam keadaan sehat hingga kembali ke tanah air,” pungkasnya. (zi/jp). 

Gerak Cepat Polisi, Mahasiswa Terduga Pengedar Sabu di Barito Timur Dibekuk Tengah Malam

TAMIANG LAYANG- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Timur mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap seorang terlapor berinisial AJP alias J (24), warga Desa Bamban, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Rabu (3/6/2026) malam.

Terlapor yang berstatus pelajar/mahasiswa itu diamankan sekitar pukul 23.15 WIB melalui operasi tangkap tangan (OTT) berdasarkan hasil penyelidikan atas laporan masyarakat.

Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno membenarkan penangkapan tersebut. 

Ia menyebut, pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan oleh Satresnarkoba.

"Penindakan ini merupakan hasil informasi masyarakat serta penyelidikan yang dilakukan anggota Satresnarkoba di lapangan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 15 paket sabu dengan berat kotor 8,16 gram. Selain itu, turut diamankan dua pack plastik klip, satu timbangan digital, satu sendok plastik dari sedotan, serta uang tunai Rp1.450.000.

Petugas juga menyita barang bukti lain berupa satu dompet, satu unit ponsel Redmi 14C, satu kartu SIM Telkomsel, serta satu unit mobil Daihatsu All New Xenia beserta STNK atas nama pihak lain.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan di Mapolres Barito Timur untuk proses penyidikan lebih lanjut di bawah koordinasi Polda Kalimantan Tengah.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (zi/jp). 

Aksi Pencuri Tabung Gas di Cafe Lago Seruyan Digagalkan, Pelaku Diburu hingga Berhasil Diamankan

KUALA PEMBUANG- Seorang pria yang diduga melakukan pencurian dua tabung gas di Cafe Lago, Jalan Raya Pematang Panjang Km 7, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, diamankan setelah sempat melarikan diri ke area semak-semak, Rabu (3/6/2026).

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat seorang saksi yang memasuki kawasan Cafe Lago melihat seorang pria yang tidak dikenal berada di depan cafe. Informasi itu kemudian disampaikan kepada seorang karyawan yang sedang bekerja di SPPG di sekitar lokasi.

Saat melakukan pengecekan, karyawan tersebut mendapati pria tersebut membawa satu tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan satu tabung gas ukuran 5 kilogram ke luar area cafe. Merasa curiga, karyawan itu langsung melakukan pengejaran.

Mengetahui dirinya dikejar, terduga pelaku membuang kedua tabung gas ke rerumputan di depan cafe. Ia kemudian meninggalkan sepeda motor yang digunakan dan melarikan diri ke arah semak-semak menuju salah satu perusahaan di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 15.00 WIB, terduga pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan perusahaan setempat. Pihak security kemudian menghubungi kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Seruyan. Namun, dalam perkembangannya, korban meminta agar perkara tidak dilanjutkan ke proses hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Polres Seruyan memfasilitasi penyelesaian perkara berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi melalui Kasi Humas AIPDA Ronny, mengapresiasi respons cepat petugas keamanan, masyarakat, dan personel kepolisian dalam menangani kejadian tersebut secara profesional.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kabupaten Seruyan. (gan/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes