"Pendirian posko siaga COVID-19 ini pada Selasa, 21 April 2020 kemarin, yang dimotori langsung oleh Kepala Desa (Kades) Magantis, Tajeri, bersama unsur pimpinan desa dan aparatur desa," jelasnya
Setelah itu, Kades Magantis, Tajeri, mengarahkan beberapa tim relawan yang akan mengedukasi masyarakat setempat dan membantu penjagaan di posko siaga COVID-19.
"Posko siaga Covid-19 ini didirikan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang wabah virus Corona saat ini," ucap Kades Magantis, Tajeri.
Selain itu, lanjut Tajeri, pihaknya juga membentuk tim relawan dari aparat desa dan masyarakat Desa Magantis itu sendiri, karena kita ada pembagian shif (jaga) sebanyak tiga shif.
"Saat ini, pihak desa memberlakukan sistem penjagaan posko yang terdiri dari tiga shif, itu shif pertama dimulai dari jam 07.00-03.00 WIB, shif kedua jam 03.00-10.00 WIB, dan shif ketiga jam 10 sampai seterusnya dengan relawan suka rela, dan masing-masing shifnya terdiri dari 6 orang," ungkap Tajeri.
Kades yang akrab dengan wartawan ini, juga menghimbau masyarakatnya agar tidak melakukan aktifitas yang dilarang saat penyebaran secara global (Pandemi) virus corona ini, jangan lupa jaga kesehatan serta kebersihan lingkungan dan berdiam diri dulu dirumah jangan keluar kalu tidak penting.
"Kita menghimbau juga kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik atau perjalanan keluar daerah, setiap tamu dari luar daerah ditanya dlulu tujuan dan di cek suhu tubuhnya, tidak membuat acara yang melibatkan orang banyak, dan selalu jaga kebersihan serta selalu memakai masker jika keluar rumah," pungkas Tajeri.(zi/jp).
























