BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Sabtu, 23 Januari 2021

4,5 jam jalan kaki dengan ransel dipundak, Dua Pimpinan TNI di HST dorong logistik daerah terisolir

BARABAI- Dua Pimpinan TNI di Hulu Sungai Tengah, Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Muh Ishak H. Baharuddin, S.I.P., M.I., Pol, Danyonif 621/Manuntung, Mayor Inf Yoga Yustinanda bersama Danramil 1002-07/Pagat, Kapten Inf Andi Tiro, Pasi-1/Lidik Yonif 621/Mth Lettu Inf Sumarlianto serta anggota melakukan pendorongan logistik kepada warga terdampak musibah banjir dan tanah longsor, Jum'at (22/01) kemarin.

Bersama 32 orang anggota, Dandim 1002/Barabai, Danyonif 621/Manuntung mendistribusikan logistik ke desa Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, yang mana merupakan salah satu desa yang masih terisolir dampak dari musibah banjir dan tanah longsor.

"Perlu perjuangan untuk mencapai desa Datar Ajab, kami jalan kaki selama 4,5 jam dengan membawa logistik dipundak menggunakan rangsel," ucap Dandim Barabai. 
Dandim menuturkan, bahwa untuk pendorongan logistik ke Desa Datar Ajab sampai saat ini belum bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda empat.

Untuk kendaraan roda dua sebenarnya bisa, akan tetapi kondisi jalan sangat licin ditambah adanya longsoran tanah yang menutupi jalan sehingga sangat berisiko bagi keselamatan.

"Kurang lebih 27 titik longsor yang kami temui disepanjang perjalanan menuju Datar Ajab yang menutupi jalan bahkan ada jalan yang terkikis arus banjir beberapa waktu lalu, dan hanya satu pilihan yaitu jalan kaki," ujarnya.

Danyonif 621/Manuntung, Mayor Inf Yoga Yastinanda, menambahkan bahwa logistik yang ada diransel anggota adalah beras, mei instan, sarden, kecap, roti kering, garam, gula, kopi, teh dan lilin.

"Kami maksimalkan apa yang bisa kami bawa didalam rangsel, kita juga memperhitungkan kekuatan personel dalam membawa logistik dihadapkan dengan kondisi medan yang sangat sulit dilalui," ujarnya.

Dikatakan dia, selain licin, banyak longsoran tanah yang menimbun jalan sehingga kami harus ekstra hati-hati.

"Jangan sampai niat kita menolong tetapi justru kita yang mendapat pertolongan dari orang lain," tuturnya.

Dijelaskan dia, bahwa kegiatan pendorongan logistik ini merupakan pengabdian dan wujud kepedulian TNI-AD kepada warga yang masih terisolir akibat dari dampak banjir dan tanah longsor.

Sementara untuk kebutuhan masyarakat Datar Ajab sesuai dengan permintaan warga adalah yang mendesak seperti selimut, sarung, senter, parang/gergaji.

Untuk selanjutnya pendorongan logistik akan direncanakan menggunakan heli, dan sudah dilaporkan kepada Danrem 101/Antasari.

"Semoga logistik yang kami bawa ini dapat meringankan beban bagi warga korban bencana banjir dan tanah longsor," tegas Dandim.

Sementara itu, Sandri atas nama warga Desa Datar Ajab mengucapkan terima kasih atas kepedulian TNI kepada kami.

"Meskipun melalui medan yang sangat berat, beliau-beliau membawa logistik dengan penuh semangat," ucapnya. (hen/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes