BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Kamis, 09 September 2021

Gelar BDS, KPP Banjarmasin Sowan ke Bupati Batola

MARABAHAN- Sehari sebelum menyelenggarakan kegiatan program Business Development Services (BDS) Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin Eko Prihariyanto Wibowo mengadakan koordinasi audensi ke Bupati Barito Kuala (Batola), Rabu (8/9/2021) kemarin.

Kehadiran Eko bersama Asisten Penyuluh Pajak Terampil Rahma Ayuning Ratri didampingi Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Marabahan Zaenal Abidin dan staf ini guna menyampaikan rencana kegiatan BDS (Business Development Services/Pelayanan Pengembangan Usaha) yang akan dilaksanakan di Kecamatan Anjir Pasar sekaligus mengundang hadir untuk membuka kegiatan. 

Kunjungan Kepala KPP Banjarmasin beserta rombongan diterima Bupati Hj Noormiliyani AS dan Kepala Diskoperindag Batola Purkan beserta Kabid Perindustrian Siti Norlailawati. 

Kepada bupati, Eko memaparkan, tentang program BDS sendiri. Ia mengatakan, Batola memiliki banyak potensi usaha masyarakat yang bisa dikembangkan, terutama yang menjadi unggulan baik berupa produk panganan maupun kerajinan dan industri termasuk anyaman purun tikus yang menjadi khas Batola. 

Apa yang disampaikan Kepala KPP Banjarmasin ini mendapat respon positif Bupati Noormiliyani. Ia memaparkan, sebenar dirinya memiliki rencana pengembangan industri dan kerajinan masyarakat di setiap desa. Namun yang menjadi kendala saat ini terkait keterampilan serta pemasaran. 

Dengan adanya program BDS yang diterapkan KPP Banjarmasin, bupati yang pernah menjadi Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini, menilai akan menjadi prosfek dalam pengembangan industri dan kerajinan bagi masyarakat di Batola. Terlebih selama ini kabupaten ini memang tidak memiliki potensi sumber daya alam selain mengandalkan pertanian. 

Noormiliyani yakin, jika berhasil mengembangkan industri kerajinan masyarakat setiap desa dengan pemasaran memadai akan mampu menjadikan sebagai daerah yang lebih maju dan sejahtera bahkan tidak mustahil akan menjadi daerah industri. 

Terpisah, Kepala KPP Banjarmasin Eko Prihariyanto Wibowo mengutarakan, rencana BDS yang akan dilaksanakan di Kecamatan Anjir Pasar nantinya dalam rangka membantu memberikan pelatihan kepada UMKM dan pengrajin purun serta panganan dengan mendatangkan instruktur berpengalaman.

Ia mengharapkan setelah dibekalinya pelatihan, para pelaku UMKM dan masyarakat semakin mampu meningkatkan kualitas produk kerajinan yang lebih menarik dan mudah dipasarkan. Mengingat KPP sendiri turut terlibat membantu dalam pemasaran. 

Eko menjelaskan, KPP membuat program BDS dalam upaya mendorong pengembangan UMKM dari bawah. Sebab, lanjutnya, jika para UMKM tersebut berkembang maka dengan sendirinya akan membuat NPWP sehingga penerimaan pajak semakin bertambah. 

"Dengan adanya BDS ini maka kantor pajak tidak semata menarik pungutan namun turut berusaha mendorong pengembangan dari bawah atau dalam kata lain turut menjadi penanam, sehingga setelah berkembang otomatis penerimaan pajak juga didapatkan,” kelekarnya. 

Kepala Dinas Koperindag Batola, Purkan yang didampingi Kabid Perindustrian Siti Norlailawati, turut menyambut positif langkah yang dilakukan KPP Pramata Banjarmasin ini. Ia menilai langkah ini akan bermanfaat mendorong pengembangan keterampilan para pelaku UMKM. 

"Kita berharap melalui cara ini nantinya dapat meningkatkan kualitas produk yang digalakkan di samping semakin memudahkan dalam pemasaran,” paparnya.  

Purkan menjelaskan, pelatihan BDS yang dilaksanakan di Anjir Pasar ini melibatkan 40 peserta masing-masing 20 peserta kerajinan panganan serta 20 kerajinan purun. Sedangkan instruktur yang didatangkan diambil dari mereka yang berpengalaman seperti Agus Master Chef (Agus Sasirangan) untuk pelatihan panganan dan Nyonya Tri untuk pelatihan anyaman purun. (prkpmd/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes