BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Minggu, 17 Oktober 2021

COVID-19 Bartim Alami Penurunan, Bupati : Tetap Patuhi Prokes dan Jangan Lengah

TAMIANG LAYANG- Kasus harian positif COVID-19 di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah telah mengalami penurunan.

"Adanya penurunan ini menandakan bahwa Pemkab Barito Timur bersama pihak terkait termasuk masyarakat berhasil menekan penyebaran COVID-19,” kata Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Minggu (17/10/2021).

Ampera menjelaskan, dari tanggal 1-16 Oktober 2021, hanya ada tercatat penambahan lima kasus COVID-19. Sedangkan data terbaru COVID-19 Barito Timur, Minggu (17/10) secara kumulatif kasus konfirmasi 2.071 orang, dengan rincian sembuh 2.021 orang, meninggal 46 orang, probable dan suspek nihil, sedangkan pasien dalam perawatan tersisa hanya empat orang.

Dari data itu, sambung Ampera, terjadi penurunan dalam penambahan kasus jika dibandingkan dengan sebelumnya. 

"Walaupun terjadi penurunan, kami mengajak seluruh masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat di setiap aktivitas," ajaknya.

Ampera menambahkan, pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan cakupan vaksinasi. Salah satu upaya dilakukan yakni vaksinasi massal yang dilaksanakan di Tennis Indoor Nansarunai di Tamiang Layang, Sabtu (16/10) kemarin.

Hasil penelitian menyatakan bahwa orang yang sudah dengan vaksin dosis lengkap terbukti dapat mengurangi keparahan gejala risiko perawatan di rumah sakit dan risiko kematian.

Selain itu, orang yang sudah divaksin risiko tertular kembali menjadi lebih rendah, jumlah virus dalam tubuh lebih cepat turun dan peluang terbentuknya varian baru lebih kecil.

"Walaupun sudah divaksin, tetap harus dibarengi kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan agar lonjakan kasus dapat terus ditekan,” ujar Ampera.
Pemkab Barito Timur melalui Satgas Penanganan COVID-19 setempat akan tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan seluruh masyarakat dan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menekan dan mengendalikan COVID-19.

Langkah dan kebijakan itu diambil mengingat mulai adanya peningkatan aktivitas sosial-ekonomi yang sudah mulai kembali berjalan, mengingat Kabupaten Barito Timur saat ini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level II.

"Oleh karena itu saya mengingatkan kembali kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan, sehingga kita tidak harus kembali belajar melalui lonjakan kasus kasus sebelumnya,” demikian Ampera. (mah/bb/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes