BREAKING NEWS

Kamis, 20 Januari 2022

Gelar Press Conference, RSUD Balangan Klarifikasi Isu Lumpuh Pasca Vaksin

PARINGIN, BALANGAN- Menanggapi isu warga diduga lumpuh pasca Vaksinasi COVID-19, Pihak RSUD Kabupaten Balangan, berikan klarifikasi isu yang menyebar luas di media sosial, di RSUD Balangan, Selasa (18/01/22) malam lalu.

Hadir pada press conference tersebut, Direktur RSUD Balangan Dr. Sudirman didampingi Kabid Pelayanan Medis Dr. Sindho Buana, Plt Kepala BPBD H Rahmi, dan Dokter Penyakit Dalam Dr. Riswanto serta isteri dari pasien terkait memberikan penjelasan mengenai penyebab pasien tersebut.

Pihaknya turun tangan menangani kasus yang dialami seorang warga Lampihong Wardi (49) tahun yang saat ini masih dilakukan perawatan di RSUD Balangan. 

Diketahui Wardi tiba-tiba mengalami gejala lemas, pusing, mual yang diduga sebagai kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). 

Disampaikan oleh Dr. Sindho Buana, bahwa pasien masuk ke IGD RSUD Balangan pada hari Sabtu (15/1) yang sementara di rawat oleh dokter spesialis penyakit dalam.

"Dari hasil anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang laboratorium diagnosa sementara pasien adalah infeksi saluran kemih, hipetitis B dan ada kecurigaan encephalophaty hepatikum dan kemungkinan ada tumor di dalam kepala maka akan direncanakan CT SCAN kepala dan mata sebelah kiri," ucapnya.

Dokter spesialis penyakit dalam Dr. Riswanto yang menangani pasien, sangat tidak mungkin penyakit yang diderita pasien akibat KIPI Vaksin, dikarenakan pasca menerima vaksin pertama pasien tidak ada reaksi alergi. Sedangkan pasien muncul gejala lebih dari 48 jam setelah vaksin yang kedua.

Menurut Dr. Sudirman selaku Direktur RSUD Balangan gejala KIPI yang sering kali muncul yaitu berupa alergi, sakit kepala, demam, mual, muntah dan nyeri di tempat suntikan. KIPI bisa terjadi sesaat setelah vaksin sampai dua hari setelah pemberian vaksin. 

KIPI yang lewat dua hari angka kejadiannya sangat jarang terjadi, keluhan yang muncul setelah 48 jam setelah vaksinasi patut dicurigai sebab yang lain termasuk orang yang tertular COVID-19, jika tidak memenuhi protokol kesehatan.

Plt. Kepala BPBD H Rahmi juga turut menyampaikan untuk selalu menjaga kesehatan badan, lingkungan dan tentu dari pemerintah selalu memberikan perhatian serta pelayanan kesehatan masyarakat yang jangan sampai terabaikan.

Ia juga mengimbau, bagi warga yang yang belum vaksin, mari kita selesaikan vaksin ini, dimana program vaksin adalah program nasional yang di tugaskan oleh presiden.

"Tentunya kita menjalankan dengan sepenuh hati dan harus sesuai prosedur yang diamanahkan, maka tak perlu takut karena sampai hari ini vaksinasi kita di Kabupaten Balangan hampir 80 persen," jelas Rahmi. (mcblngn/jp).


Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes