BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Selasa, 17 Mei 2022

6 Kali Berturut-turut Pemkab Kapuas Raih WTP

KUALA KAPUAS- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas, pasalnya sudah secara berturut-turut Pemkab Kapuas telah meraih hasil penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) mulai tahun anggaran 2016, 2017, 2018, 2019 dan 2020.

Pada tahun ini pun, Pemkab Kapuas kembali meraih hasil penilaian WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas tahun anggaran 2021 yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK R) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, yang mana hal ini sebagai penanda bahwa sudah keenam kalinya Pemkab Kapuas meraih hasil penilaian opini WTP secara berturut-turut.

Turut mendampingi dalam penyerahan itu, Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, Sekda Kapuas Septedy, Inspektur Kapuas Heri Bowo dan Kepala BPKAD Kapuas Yan Hendri Ale.

Wakil Bupati Kapuas, HM Nafiah Ibnor mewakili Pemkab Kapuas berkesempatan menerima secara langsung penyerahan hasil penilaian tersebut yang berlangsung di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Jumat (13/5).

"Atas nama Pemkab Kapuas saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Kalteng atas segala masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan, sehingga menghasilkan laporan keuangan sesuai dengan kondisinya,” ungkap Nafiah usai menerima penyerahan hasil tersebut.

Dirinya pun berharap melalui hasil penilaian ini, dapat semakin mendorong pengelolaan keuangan pada Pemerintah Kabupaten Kapuas sehingga semakin tertib, transparan dan akuntabel, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam memajukan pembangunan diwilayah Kabupaten Kapuas.

"Semoga dengan adanya hal ini semakin meningkatkan kinerja Pemerintah untuk lebih maju lagi dan menjadi prestasi yang dapat terus dipertahankan kedepannya,” pungkas Nafiah. (hms/rb/jp).


Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes