BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Kamis, 19 Mei 2022

Putra Bakumpai Yang Selalu Dedikasikan Dirinya Untuk Banua Dan HMI

BANJARMASIN- Ani Cahyadi adalah putra Dayak Bakumpai, kelahiran Desa Karya Jadi (Barito Kuala) Provinsi Kalimantan Selatan, tanggal 30 Agustus 1976, yang sudah menjadi anak yatim sejak usia 1 tahun dan yatim piatu pada usia 13 tahun, merupakan putra dari pasangan Maseri (alm) dan Miah (almh). 

Dosen IT dalam Pendidikan, Pengembangan Media dan Sumber Belajar, Psikologi Perkembangan dan beberapa mata kuliah lainnya di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan Program Pascasarjana UIN Antasari ini adalah lulusan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Antasari, Karya Jadi, Marabahan, Barito Kuala, tahun 1989, Madrasah Tsanawiyah Swasta/Pondok Pesantren “Darul Mujahidin” Tabukan Raya, Marabahan, tahun 1992; Madrasah Aliyah Negeri Marabahan, tahun 1995; Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin, Jurusan Pendidikan Agama Islam, tahun akademik 1999/2000; Program Pascasarjana Teknologi Pembelajaran Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Yogyakarta, tahun akademik 2004/2005 dan menyelesaikan S3 pada Program Doktor Teknologi Pendidikan di UNJ Jakarta tahun 2011 dengan Beasiswa dari Yayasan SDM-IPTEK The Habibie Center milik Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie (selama 1,5 Tahun). 

Sempat mengikuti Short Course tentang Moderasi Beragama di Leiden University pada musim semi tahun 2017, dan pada tahun sama juga mengikut Short Course tentang Manajemen Pendidikan Tinggi di Marmara University di Istambul, Turkey.

Peraih predikat wisudawan Cumlaude jenjang S1 dan wisudawan Terbaik I/Cumlaude jenjang S2 ini serta Wisudawan Termuda Program Doktor Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta mayor konsentrasinya pada Teknologi Multimedia Pendidikan, aktivitas sehari-harinya selain mengajar di beberapa perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, pengamat sosial politik, aktif di beberapa lembaga swadaya masyarakat seperti LK3 Banjarmasin dan LkAM Banjarmasin dan lembaga sosial dan Profesi lainnya, antara lain sampai sekarang tercatat sebagai Ketua Umum Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) Cabang Kalimantan Selatan (2009-2012/2020-2025), Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kalimantan Selatan (2018-2023) dan Pengurus Pusat Forum Silaturrahmi Doktor Indonesia Periode 2021-2026. 

Ia juga aktif menulis, ratusan karya ilmiah yang dihasilkan, baik berupa buku, artikel baik jurnal nasional ataupun internasional.

Saat wawancara dengannya, Pa Ani sapaan akrabnya menuturkan, setelah mendapatkan gelar guru besar ( Prof ) akan saya dedikasikan untuk Kalimantan Selatan, Rabu (18/5).

Ia menyebut akan membuka peluang sebesar-besarnya bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi dengan beliau.

"Terkhusus untuk dunia pendidikan saya akaan selalu berusaha open apalagi dalam teknologi pendidikan," tutup Ani sebagai orang yang selalu membantu perkaderan di Himpunan Mahasiswa Islam. (mi/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes