BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Rabu, 08 Juni 2022

Polhut Ikuti Tes Psikologi, Persiapan Latihan Menembak dan Mendapatkan Izin Penggunaan Senjata Api

BANJARBARU- Upaya Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan Anggota Polisi Kehutanan Lingkup Provinsi Kalimantan Selatan patut mendapatkan apresiasi. Salah satunya melalui kegiatan Peningkatan Keterampilan menembak bagi Pembina dan anggota Polisi Kehutanan, Senin (30/5)

Pembukaan sekaligus tes psikologi untuk peningkatan keterampilan menembak bagi Pembina dan anggota Polisi Kehutanan Lingkup Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2022 tersebut dilaksanakan di Monanta Hotel Syariah, diikuti sekitar 25 anggota Pembina dan 64 anggota Polisi Kehutanan. 

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra, juga diadakan penyematan kartu peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra.

"Saya berharap semua peserta melaksanakan tes psikologi ini dengan bersungguh-sungguh agar dapat memenuhi syarat dalam mengamankan dan penggunaan senjata api sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang berlaku karena penyalah gunaan senjata api mempunyai resiko tinggi baik untuk pemegang maupun masyarakat, gunakan lah senjata api untuk kepentingan tugas pengamanan hutan," kata Fathimatuzzahra dalam sambutannya.

Setelah penyematan kartu peserta, dilanjutkan dengan tes tertulis yang sebelumnya diarahkan oleh Kasubag  Psikologi Biro SDM Polda Kalsel Mayang Sari Ratnadewi.

"Tes psikologi sendiri itu sebagai salah satu persyaratan untuk memegang senjata api (Senpi), dimana diharapkan dengan adanya tes Senpi ini bagi mereka yang memenuhi syarat nanti mereka yang betul-betul adalah orang yang tepat untuk dapat memegang Senpi dan bisa menggunakan sesuai dengan aturan-aturan atau SOP  yang memang harus diperhatikan,” kata Mayang Sari Ratnadewi  selaku Kasubag  Psikologi Biro SDM Polda Kalsel. 

Tes psikologi dalam kegiatan Peningkatan Keterampilan menembak bagi Pembina dan anggota Polisi Kehutanan tersebut diharapkan agar anggota yang sedang berdinas dapat menggunakan senjata api sebagaimana sesuai ketentuan dan anggota yang sedang betugas dilapangan dapat betul-betul aman dan tidak ada permasalahan dalam penggunaan senjata api. (dsht/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes