BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Kamis, 29 September 2022

Noormiliyani Panen Porang di Desa Sumber Rahayu

MARABAHAN- Dukung komoditas pertanian semakin meningkat di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Bupati Hj Noormiliyani AS melakukan panen porang di Desa Sumber Rahayu Kecamatan Wanaraya, Rabu (28/9).

Panen juga diikuti Kepala BPSB-TPH Kalsel Zainul Arifin, Kepala BPTP Kalsel, Kepala BPTPH Kalsel, Kepala Balitra Kalsel, Kepala Balai Karantina Kalsel, Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko SIK beserta anggota forkopimda lainnya atau yang mewakili, Camat Wanaraya Slamet Riyadi, dan undangan.

Porang memiliki nilai ekonomis dan gizi tinggi sebagai komoditas pangan alternatif. Sehingga Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) bersama petani Desa Sumber Rahayu berhasil mengembangkan jenis tanaman ini.
Kadistan TPH Batola, Murniati menyebut, panen kali ini merupakan tahun ketiga Batola sukses melaksanakan panen porang.

"Porang dirasakan memiliki nilai ekonomis tinggi serta mudah perawatannya sehingga para petani di Desa Sumber Rahayu tidak kapok dan semakin bersemangat membudidayakannya,” ucapnya.

Tahun ini, sebut Murni, ada sekitar 38 hektar lahan yang di kembangkan untuk budidaya porang yang terdiri 1 hektar swadaya, 6 hektar binaan TPH Provinsi, dan selebihnya KUR dan swadaya.

"Mudahan kita bisa semakin mengembangkan porang ini. Mengingat komoditi ini sangat mudah dibudidayakan dan bernilai ekonomis tinggi,” harap Murniati.

Mewakili Dinas TPH Kalsel, Kepala BPSB-TPH Kalsel Zainul Arifin berharap, ke depan porang bisa dijual dalam bentuk tepung bukan lagi bibit atau potongan kecil. Ia menyampaikan dukungan terhadap petani porang di Batola.

"Porang adalah komoditas eksport yang memiliki nilai ekonomis tinggi, perlu perhatian seluruh pihak agar nilai jualnya tidak jatuh," ujar Arifin.

Arifin menyatakan, Pemprov Kalsel telah mengucurkan anggaran Rp250 juta untuk mendongkrak produksi porang di Batola. Karenanya komoditas ini diharapan bisa mengikuti hasil pertanian padi yang produksinya tertinggi di Kalsel.

"Kami ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati Noormiliyani yang berhasil mendorong pertanian sehingga menjadi penyumbang produksi padi terbesar di Kalsel," ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Noormiliyani mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan petani dalam membudidayakan komoditas porang di Batola. Ia menilai budidaya tanaman porang perlu mendapat perhatian mengingat nilai gizi dan harganya yang tinggi.

"Saya berharap petani porang Batola nantinya tak hanya menjual umbi namun juga hasil produknya seperti tepung atau bentuk olahan lainnya,” harapnya.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini juga menginginkan dukungan seluruh pihak, khususnya provinsi agar pabrik pengolahan porang bisa berdiri di Batola. 

Panen porang di Desa Sumber Rahayu ini dirangkai penyerahan bantuan bibit porang dari Dinas TPH Provinsi Kalsel serta sertifikat registrasi kebun/lahan usaha kepada petani porang setempat. (prkpmd/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes