BANJARBARU- Balai Verteriner bersama pengurus dan para santri Pondok Yatim dan Dhuafa Raudhatun Nasyi'in menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah. Kegiatan dilaksanakan di Aula Balai Verteriner Jalan Ambulung No. 24 Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (21/10).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dengan tema "Sebagai Bekal Membangun Generasi Yang Unggul Insan Yang Cerdas Dan Islami".
Kegiatan tersebut diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan para Qory Pondok Yatim dan Dhuafa Roudhatun Nasyi'in, dan menghadirkan penceramah Ustadz H Hendri Atmaja S,HI selaku pengasuh Pondok Yatim dan Dhuafa Roudhatun Nasyi'in Sungai Besar Banjarbaru.
Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Verteriner, Putut Eko Wibowo menuturkan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
"Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini kita harus tangguh dan unggul," tuturnya.
Putut Eko Wibowo mengajak, semua karyawan dilingkungan Verteriner hendaknya selalu memperhatikan dalam setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini.
Sementara itu, Ustadz H Hendri Atmaja dalam tausiyahnya mengajak semua yang hadir untuk selalu meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai bekal membangun generasi yang unggul, insan yang cerdas dan islami.
Ia juga mengatakan, bahwa dalam akhir-akhir ini maraknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi.
"Karena itu, kita harus selalu introspeksi diri guna untuk menjaga keharmonisan dalam berumah tangga," katanya.
Ustadz Hendri juga mengingatkan, jadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai sarana instropeksi diri ke arah yang lebih baik untuk dimasa yang akan datang dan selalu berikhtiar memohon pertolongan hanya kepada Allah SWT dari persoalan yang dihadapi.
"Kami juga mengajak seluruh umat islam kembali melakukan evaluasi dan introspeksi diri sejauh mana telah menjadikan akhlakul karimah Nabi Muhammad SAW sebagai suru tauladan kehidupan dunia dan akhirat," ujarnya
Ustadz Hendri mengatakan, peringatan maulid nabi terletak pada makna yang terkandung di dalamnya. Yakni sejauh mana kecintaan kepada nabi Muhammad SAW dengan mencontoh perilaku akhlak nabi dalam kehidupan sehari-hari, dan melaksanakan sunahnya.
"Mari kita bersama-sama jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai contoh berperilaku dalam kehidupan sehari -hari," jelasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua RT setempat dan warga sekitar, serta para pensiunan karyawan balai verteriner. (yetno/jp).












