BREAKING NEWS

Kamis, 20 Oktober 2022

Kepedulian Polsek Haruyan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai

BARABAI- Jajaran Polsek Haruyan, Polres Hulu Sungai Tengah bersama warga bergotong royong membersihkan Sungai di Desa Teluk Mesjid Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kamis (20/10) pagi.

Aksi gotong royong bersih-bersih sungai itu dilakukan pasca banjir beberapa waktu lalu.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sigit Hariyadi, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Haruyan, Ipda Rusmiati, S.H saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa melaksanakan gotong royong tersebut, dan Bhabinkamtibmas Desa Teluk Mesjid, Bripda M. Fitriansyah berada di lokasi kegiatan.

"Dalam kegiatan tersebut, Bripda M. Fitriansyah di bantu anggota lainnya. Seperti Aipda Zainul Mustaqin, Aipda Gusmin, Bripka Asrofi, Bripka Suswanto, dan Bripka Syahrofudin," ucap Ipda Rusmiati SH dengan hapal menyebutkan nama-nama anggota yang ikut dalam giat gorong royong tersebut.

Kapolsek mengatakan, bahwa warga setempat sangat antusias dengan adanya kerja bhakti cegah banjir ini.

"Ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin warga setempat bersama-sama menjaga lingkungan untuk antisipasi atau mengurangi dampak banjir," kata dia.

Kapolsek menuturkan, warga merasakan begitu berbeda karena keterlibatan Anggota Polri yang turut membantu meringankan beban masyarakat dalam kegiatan gotong royong tersebut.

"Pembersihan sungai ini karena banyak ranting, kayu, dan bambu pasca banjir yang menjadi sumbatan air sungai," ujarnya.

Kapolsek juga menghimbau kepada warga untuk senantiasa menjaga dan memperhatikan kebersihan lingkungan.

"Semoga dengan kerja bhakti ini kebersihan dan kesehatan masyarakat semakin terjaga,” jelas Ipda Rusmiati SH.

Terpisah, Kasi Humas Polres HST, AKP Soebagiyo mengharapkan, agar gotong royong tersebut dapat ditumbuh kembangkan seluruh komponen masyarakat.

"Karena gotong royong tersebut merupakan warisan luhur dari leluhur kita yang wajib dilestarikan," ujarnya.

Soebagiyo juga mengharapkan, dengan gotong royong semua akan merasa memiliki, dan sama-sama menjaganya, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

"Harapan kami semangat gotong royong masyarakat tidak luntur di gerus oleh era digitalisasi atau era modern seperti sekarang ini,” demikian Soebagiyo. (hendra/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes