PURUK CAHU- Beberapa minggu lalu, stok vaksin COVID-19 di Kabupaten Murung Raya (Mura) sempat mengalami kekosongan. Hal itu mendapat perhatian dari kalangan DPRD setempat.
Ketua DPRD Mura, Dr. Doni, SP, M.Si mengharapkan, agar ketersediaan vaksin COVID-19 di wilayah ini jangan sampai kosong.
Dia juga meminta, vaksin COVID-19 di setiap fasilitas kesehatan di wilayah ini jangan sampai kosong, karena masyarakat masih membutuhkan untuk kekebalan tubuh.
Dijelaskannya, saat ini vaksin menjadi syarat utama perjalanan keluar daerah melalui jalur udara. Meskipun, rata-rata masyarakat di daerah setempat sudah melaksanakan vaksin pertama dan kedua.
Maka dari itu, sebut Doni, kebutuhan masyarakat untuk hal tersebut jangan sampai mengalami kekosongan, karena masyarakat sangat memerlukan hal tersebut.
"Seperti kita ketahui bersama bahwa vaksin COVID-19 baik itu untuk dosis I, II dan III atau yang disebut dengan booster, menjadi kebutuhan masyarakat dalam segala macam urusan terutama yang ingin melakukan perjalanan udara,” jelas Doni, Selasa (8/11).
Diakui Legislator PDIP Mura ini, banyak dari masyarakat yang belum sepenuhnya melaksanakan vaksinasi COVID-19, terutama pemberian dosis III atau booster.
Meski sekarang sudah mulai ada kelonggaran, sambungnya, upaya pencegahan virus COVID-19 masih terus dilakukan. Salah satunya dengan cara penerapan vaksin sebagai syarat perjalanan udara.
"Oleh karena itu, ketersediaan vaksin COVID-19 jangan sampai kekosongan, dengan melakukan koordinasi secara proaktif dengan pemerintah provinsi ataupun pusat, soal ketersedian vaksin COVID-19,” tandasnya. (aa/jp).
