TAMIANG LAYANG- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Barito Timur, H Rusdianor mengatakan, bahwa sesuai rencana aksi nasional pada tahun 2024 angka stunting ditargetkan 15,38 persen.
"Untuk data persentase terakhir kasus stunting tahun 2021, berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) Barito Timur berada diangka 33,7 persen," kata H Rusdianor kepada awak media ini diruang kerjanya, Selasa (15/11).
H Rusdianor menjelaskan, bahwa saat ini di Kabupaten Barito Timur sudah dibentuk tim penanganan kasus stunting yang tergabung antar lintas sektor.
"Selain itu, kecamatan melalui puskesmas dan desa turut melakukan penanganan stunting," terangnya.
H Rusdianor berharap, dengan adanya tim penanganan stunting saat ini, semoga di tahun 2022 ini angka persentase stunting Barito Timur menurun.
"Dan pada tahun 2024 nanti angka persentase yang ditargetkan 15,37 persen dapat tercapai," demikian H Rusdianor. (zi/jp).
