BREAKING NEWS

Kamis, 08 Februari 2024

Bekerjasama Dengan LPPM UPR dan PT Adaro Minerals Indonesia, Pemkab Mura Gelar Konsultasi Publik RI PPM

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) setempat bekerja sama dengan LPPM Universitas Palangkaraya dan PT Adaro Minerals Indonesia menggelar Konsultasi Publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RI PPM). Kegiatan dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya, Rabu (7/2). 

Kegiatan konsultasi publik ini dibuka langsung oleh Pj Bupati Murung Raya, Hermon melalui Asisten II Setda Mura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ferry Hardi.

Ferry Hardi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. 

"Ini adalah sebagai salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh pemegang IUP/IUPK khususnya PT Adaro Minerals Indonesia untuk berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar tambang, " kata Ferry Hardi.

Menurutnya, Pemda setempat sangat menyambut baik dan dengan tangan terbuka juga memberikan peluang seluas-luasnya untuk berinvestasi di Kabupaten Murung Raya. 

"Kami selaku pemerintah daerah berharap agar para investor yang menanamkan modalnya untuk selalu menjaga komunikasi Intens secara komprehensif baik eksekutif, legislatif dan yudikatif maupun kepada semua lapisan masyarakat yang ada di kabupaten Murung Raya," tutur Ferry Hardi. 

Ferry Hardi berharap, dengan adanya keberadaan PT Adaro Minerals Indonesia dapat memperhatikan Basic Need atau kebutuhan dasar penduduk di wilayah operasionalnya seperti bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang infrastruktur, bidang ketenagakerjaan dan bidang sosial, budaya dan agama. 

Ferry Hardi menjelaskan, beberapa poin di atas agar dapat selaras dengan program dan kegiatan pemerintah daerah Kabupaten Murung Raya. Mengingat saat ini angka kemiskinan dan prevalensi stunting masih tinggi di Kabupaten Murung Raya. 

"Dan isu tersebut masih menjadi program prioritas pemerintah daerah dan kami berharap kerjasama dari pihak perusahaan melalui csr-nya agar bisa berkontribusi dalam mengatasi hal tersebut," jelas Ferry Hardi.

Sementara itu, Ketua Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya, Dr.Tampung Saman M.Lib dalam paparannya menjelaskan, adapun tujuan konsultasi publik tersebut adalah dalam rangka penyusunan rencana induk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (RI- PPM) wilayah operasional Adaro Minerals Indonesia (AMI) Tahun 2024-2028 di wilayah Kabupaten Murung Raya.

Sebelumnya, Fery Basrah Division Head External Relation PT Adaro Minerls Indonesia juga menjelaskan, jika PT Adaro tidak ingin banyak program tetapi setiap program memiliki impact yang besar terhadap masyarakat termasuk kedalam ring PT Adaro mineral indonesia.

"Adaro memiliki 5 pilar, pilar pendidikan, pilar kesehatan dan pilar ekonomi yang menjadi fokus untuk sustain, yang memiliki daya yang signifikan. 2 pilar lagi pilar sosial budaya dan lingkungan," jelasnya.

Hadir dalam kegiatan konsultasi publik itu, Asisten II Setda Mura, Ferry Hardy, Fery Basrah Division Head External Relation PT Adaro Minerla Indonesia, dan Ketua tim LPPM UPR Palangka Raya, Dr. tampung Saman M.Lib, 18 OPD, serta 6 camat yang berada di wilayah operasional PT Adaro minerals Indonesia (maya/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes