BREAKING NEWS

Kamis, 07 Maret 2024

Desa Belandean Dapat Program Bantuan RTLH 25 Buah

MARABAHAN- Dilaksanakan sosialisasi bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) pasca bencana kepada warga calon penerima bantuan (CPB) Desa Belandean 25 buah dan Desa Tanjung Harapan 10 buah. Kegiatan dilaksanakan di halaman rumah Kepala Desa Belandean, Rabu (6/3).

Tim Leader PT. Intimulya Multikencana mewakili Dinas Perkim Provinsi Kalsel, M. Sofian Noor, ST didampingi tenaga teknis pendampingan lapangan Muhammad Amin yang nantinya akan mendampingi Desa Belandean dan Tanjung Harapan.

"Kami ada 25 orang tim fasilitator dan nantinya akan mendapingi desa yang mendapatkan bantuan RTLH tahun 2024 ini," kata M. Sofian Noor, ST. 

Ia menjelaskan, untuk tahun 2024 ini, di Dinas Perkim Provinsi Kalsel ada sebanyak 750 buah yang mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni yaitu, 300 buah Kabupaten Banjar, dan 215 buah di Kabupaten Barito Kuala.

"Untuk saat ini, warga yang hadir mengikuti sosialisasi hari ini adalah calon penerima bantuan. Setelah ini, baru proses verifikasi data CPB, jika semua itu sudah sesuai dengan fakta di lapangan, baru nantinya diterbitkan SK Gubernur Kalsel berdasarkan peraturan Perumahan, Pemukiman, dan Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan UU untuk penyetaraan perekonomian bagi masyarakat," terang M. Sofian.

Ia mengatakan, bahwa tujuan dari program ini adalah perbaikan rumah tidak layak huni, agar nantinya rumah warga itu menjadi layak huni.

"Untuk itu, diharapkan partisipasi dan dukungan dari masyarakat penerima oleh pemerintah agar nantinya berswadaya dalam menjalankan program tersebut,” ucapnya.

Disebutkan M. Sofian, untuk bantuan rumah tidak layak huni bagi masing-masing masyarakat penerima manfaat hanya sebesar Rp20 juta perunit yaitu, bahan Rp17,5 juta dan upah Rp2,5 juta, dengan dua tahap pencairan yang pertama Rp8.750.000 bahan dan Rp1.250.000 upah tukang.

"Hal ini sangat diharapkan partisipasi dan swadaya dari masyarakat agar pelaksanaan program ini bisa tercapai dan berjalan dengan baik," ungkapnya.

Kades Tanjung Harapan, Suriani sangat bersyukur dan berterima kasih karena warganya ada mendapatkan program bantuan rumah tidak layak huni dari Dinas Perkim Provinsi Kalsel sebanyak 10 buah.

"Mudah-mudahan program ini tetap berlanjut dan tahun depan warganya bisa mendapatkan lebih banyak lagi bantuan RTLH ini," harapnya. 
Suriani juga menambahkan, dengan adanya program bantuan rumah tidak layak huni dari Pemerintah Provinsi Kalsel, sangat membantu bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan untuk perbaikan rumah yang layak di huni, khususnya di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.

"Karena masih banyak warga yang rumahnya tidak layak huni dan tidak ada ketetapan penghasilan karena mata pencaharian semata-mata pertanian," jelasnya.

Sementara itu, Kades Belandean, Elly Rahmah mengucapkan terima kasih dan rasa syukurnya karena warganya tahun 2024 ini mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni sebanyak 25 buah dari Dinas Perkim Provinsi Kalsel.

"Jika kita lihat saat pendataan dari RT 1 sampai RT 14 ada sebanyak 98 buah rumah warga yang tidak layak huni, setelah di potong 25 buah yang di bantu tahun ini," ujarnya. 

Ibu kades yang akrab disapa Elly ini berharap program RTLH dari Pemerintah ini bisa berlanjut. Dengan harapan tahun depan lebih banyak lagi warganya yang mendapatkan bantuan tersebut. 

Hal ini, kata Elly, karena sangat membantu bagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni dan tidak mampu, apalagi beberapa tahun terakhir ini warganya yang bermata pencaharian di bidang pertanian mengalami kerusakan panen, sehingga pendapatan petani sangat menurut.

"Jangankan memperbaiki rumah bertahan untuk sehari-hari saja hampir tidak mencukupi. Maka dari itu, banyak juga warga yang menjadi buruh bangunan di luar desa, ada juga bekerja menjadi buruh perusahaan doking di luar desa. Untuk itu, kami minta perhatian pemerintah kabupaten maupun provinsi, terhadap nasib para petani kami, karena warga kami juga kesulitan mendapatkan pupuk bersubdisi untuk proses bercocok tanam para petani,” harapnya.

Salah satu calon warga yang menerima bantuan RTLH, Burhan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena rumahnya tahun ini mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni.

"Mudah-mudahan program ini tahun depan masuk lagi di desa, dan bisa lebih banyak lagi warga mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni ini," pugkasnya. (ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes