TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur pada tahun 2024 dan 2025 ini melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), telah mendapatkan bantuan peningkatan produksi tanaman pangan melalui bantuan OPLAH (Optimalisasi Lahan) seluas 1.500 hektare.
Hal itu disampaikan Bupati Barito Timur, M. Yamin, pada acara panen bersama padi Inbrida sawah milik kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Serai Serumpun di Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Timur, Senin (10/11/2025).
Ia menjelaskan, bahwa pekerjaannya adalah swakelola tipe 2 oleh TNI Kodim 1012/Buntok berupa perbaikan pematang dan pembuatan saluran pembuang, dan saat ini sudah hampir selesai pekerjaannya.
"Semua ini merupakan dukungan bagi upaya khusus untuk pencapaian swasembada pangan dan swasembada pangan berkelanjutan yang telah diprogramkan Presiden Republik Indonesia, Presiden RI, Prabowo Subianto melalui nawa cita-nya Ketahanan Pangan Nasional," terang Bupati M. Yamin.
M. Yamin menambahkan, bahwa tantangan di sektor pertanian semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ketersediaan pupuk, hingga regenerasi petani muda.
"Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, petani, penyuluh, akademisi, dan dunia usaha agar pertanian di Barito Timur dapat berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing," tambahnya.
M. Yamin berharap, melalui kegiatan ini, akan tumbuh semangat baru dalam mengembangkan inovasi pertanian, penerapan teknologi tepat guna, serta peningkatan kualitas dan nilai tambah produk lokal.
"Mari kita wujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern, sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju masyarakat Barito Timur yang sejahtera dan berdaya saing," tandasnya. (zi/jp).










