MUARA TEWEH- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H Tajeri, menyoroti pelayanan yang kurang maksimal di Bandara H. Muhammad Sidik dan maskapai Air Super Jet rute Palangka Raya- Muara Teweh, setelah seorang penumpang tertinggal pesawat meski datang tepat waktu.
Menurut Tajeri, kejadian ini menunjukkan masih lemahnya koordinasi dan komunikasi dari pihak bandara maupun maskapai, terutama terkait prosedur keberangkatan dan informasi gate.
Ia menekankan pentingnya penyampaian informasi yang jelas, berulang, dan mudah dipahami, terutama bagi penumpang lanjut usia atau yang kurang memahami proses penerbangan.
"Tugas petugas bandara dan maskapai adalah memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal atau salah informasi. Pelayanan yang baik adalah bagian dari komitmen dunia penerbangan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat,” kata Tajeri, Rabu (3/12/2025).
Ia menambahkan, keterlambatan penerbangan pun seharusnya disertai pemberitahuan resmi dengan alasan yang jelas.
Tajeri berharap kejadian ini menjadi evaluasi bagi bandara dan maskapai agar lebih profesional, teliti, dan menghargai penumpang. (rml/jp).










