MARABAHAN- Bupati Barito Kuala, Bahrul Ilmi, membuka secara resmi Gebyar Pasar Rakyat yang berlokasi di samping Taman Pematang Bastun, Marabahan, Senin (12/01/2026). Kegiatan ini dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala.
Dalam sambutannya Bahrul Ilmi, menyampaikan bahwa momentum hari jadi tahun 2026 ini harus menjadi pemacu semangat untuk menyatukan seluruh potensi daerah.
Ia berharap, kebersamaan seluruh elemen masyarakat dapat mewujudkan kemajuan pembangunan di Bumi Ije Jela.
"Pelaksanaan pasar rakyat ini memiliki arti strategis untuk menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan, menyediakan wadah bagi produk lokal unggulan, serta menumbuhkan semangat bagi pelaku UMKM agar lebih aktif dalam kegiatan perekonomian,” ujar Bupati.
Meski saat ini sebagian wilayah Barito Kuala masih terdampak musibah banjir, Bupati menekankan bahwa hal tersebut tidak boleh menyurutkan semangat pembangunan.
"Antusiasme yang besar ini menandakan ekonomi kita terus bergerak. Meski ada saudara kita yang rumahnya masih terendam banjir, semangat kita tidak boleh berkurang. Kita harus terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat agar kehadiran pemerintah dalam setiap momen hari jadi memberikan kenangan yang indah dan manfaat nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopperindag) Kabupaten Barito Kuala melaporkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa.
Peserta terdiri dari berbagai instansi, organisasi, hingga pelaku UMKM.
Beberapa instansi dan organisasi yang turut berpartisipasi di antaranya TP PKK, GOW, DWP, Dekranasda, Bhayangkari, Kejari, PN, PA, Puspaga, SMK Negeri 1 Marabahan, PT PBKM, hingga berbagai SKPD seperti Disdukcapil, DPMPTSP, Bank Kalsel, dan Dinas Kesehatan.
"Tahun ini kami menyediakan 84 tenda untuk UMKM dan 100 lapak PKR (Pedagang Kreatif Lapangan). Namun, peminat kuliner membeludak hingga kami kembali menambah tenda atas bantuan Bank Kalsel. Saat ini tercatat lebih dari 130 pelaku UMKM yang terdata ikut serta,” jelas Kadis Kopperindag.
Selain pameran produk, masyarakat juga akan disuguhkan hiburan selama 10 hari penuh, kecuali pada malam Jumat.
Adapun rangkaian hiburan tersebut meliputi:
12 Januari: Kuda Lumping dan Komunitas Musisi Artis Dangdut Barito Kuala (KMAB).
13 Januari: Penampilan Radita Music Campursari.
14 Januari: Pagelaran Sastra Dewan Kesenian Batola.
16 Januari: Wayang Kulit Banjar (Dalang Jojo dari HST).
17 Januari: Musik Tradisional Banjar Bakula.
18 Januari: Parade Band Lokal.
19 Januari: Tari Topeng, Kuntau, dan Wayang Kulit Banjar (Dalang Asmidi).
20 Januari: Penampilan Forsa.
21 Januari: Penutupan oleh The Big Boss Band dari Banjarmasin.
Acara pembukaan tersebut diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada 17 peserta dari organisasi, instansi, dan Forkopimda, serta dilakukan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Bahrul Ilmi sebagai tanda resminya pembukaan Gebyar Pasar Rakyat. (aa/ali/jp).
