BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR, menegaskan bahwa toleransi dan kebersamaan lintas iman merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial yang berdampak langsung pada keberlanjutan pembangunan kota.
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Open House Keuskupan Banjarmasin di Wisma Immaculata, Kamis (01/01/2026).
Menurut Yamin, keberagaman masyarakat Banjarmasin harus dikelola secara aktif melalui sikap saling menjaga dan bekerja sama, bukan berhenti pada simbol atau seremoni.
Ia menilai, stabilitas sosial yang terjaga menjadi prasyarat mutlak bagi optimalnya pelayanan publik serta kelancaran pembangunan di berbagai sektor.
"Pemkot Banjarmasin tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk umat beragama, menjadi kunci dalam membangun Banjarmasin yang damai dan sejahtera,” ujar HM. Yamin.
Ia menambahkan, momentum pergantian tahun menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan perkotaan. Lingkungan yang harmonis, kata Yamin, akan menciptakan rasa aman yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Pada kesempatan itu, Yamin juga menyampaikan apresiasi kepada Keuskupan Banjarmasin atas kontribusinya dalam menanamkan nilai kemanusiaan dan toleransi di tengah masyarakat.
Pemerintah Kota Banjarmasin berharap semangat kebersamaan lintas iman tersebut terus terjaga dan memberikan dampak nyata bagi stabilitas sosial serta kesejahteraan warga sepanjang 2026. (prkm/jp).
