TAMIANG LAYANG- Sejumlah ikan liar di Sungai Lotek antara Batasan Dusun Panungku Desa Lehai, Kecamatan Dusun Hilir Mengkatip, Kabupaten Barito Selatan, dan Desa Tampulangit, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, ditemukan mati mendadak dan mengapung di pinggiran sungai yang dangkal. Tak terkecuali, di wilayah Sungai Desa Kali Napu.
Kepala Desa Kali Napu, Hairollah, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
"Hingga hari ini ikan yang mati masih ada, namun jumlahnya sudah berkurang,” ujar Hairollah saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Jum'at (30/1/2026).
Hairollah memastikan, ikan yang mati bukan berasal dari keramba milik warga. Menurutnya, seluruh ikan yang ditemukan mati merupakan ikan liar yang hidup di sungai.
"Tidak ada ikan keramba warga yang mati. Yang mati hanya ikan liar di Sungai Kerambas,” tegasnya.
Ditanya terkait penyebab kematian ikan itu, Hairollah menduga karena dampak perubahan iklim atau cuaca.
Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Abianhin, mengaku pihaknya telah mengetahui terkait peristiwa tersebut.
"Kami sudah mengetahui adanya ikan mati tersebut, baik dari media sosial maupun dari postingan masyarakat,” ujarnya singkat saat dihubungi melalui WhatsApp. (zi/jp).














