BREAKING NEWS

Jumat, 09 Januari 2026

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Jadi Kunci Penurunan Stunting di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi Program Percepatan Penurunan Stunting yang melibatkan pemerintah, swasta, dan mitra pembangunan, Jum'at (9/1/2026), di Aula Kantor Kecamatan Benua Lima.

Bupati Barito Timur, M. Yamin, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setda Barito Timur, Amrullah, menegaskan bahwa stunting merupakan tantangan serius karena berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

"Stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada kualitas generasi masa depan. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan,” kata Amrullah.

Ia menekankan, bahwa percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi dan komitmen bersama lintas sektor.

"Intervensi yang terintegrasi dan kolaboratif merupakan kunci keberhasilan. Penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Rapat lintas sektor tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Barito Timur, Camat Benua Lima, perwakilan pihak swasta, kepala desa se-Kecamatan Benua Lima, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Pada kesempatan itu, Amrullah juga menyampaikan apresiasi kepada PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, Yayasan Amanah Bangun Negeri, serta mitra pendukung Yayasan Sinergi Indonesia Peduli dan Yayasan Rumah Zakat Indonesia atas kontribusi nyata dalam mendukung penurunan stunting, khususnya di Kecamatan Benua Lima.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai intervensi yang telah menyasar 48 balita, dua ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta satu balita dengan kondisi khusus. Intervensi ini dinilai sebagai langkah konkret dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Menurut Amrullah, kerja sama lintas sektor ini menjadi praktik baik dalam percepatan penurunan stunting karena tidak hanya berfokus pada pendanaan, tetapi juga penguatan kapasitas dan peran aktif masing-masing pihak.

"Melalui pertemuan ini, kami berharap kolaborasi dapat terus diperkuat, visi disatukan, dan langkah diselaraskan demi masa depan Barito Timur yang lebih sehat dan cerdas,” pungkasnya. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes