BANJARMASIN- Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) bagi masyarakat.
Penguatan ini ditegaskan Ketua TP Posyandu Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, saat melakukan pembinaan di Posyandu Nusa Indah III Kelurahan Telaga Biru, dan Posyandu Mutiara Ceria Kelurahan Sungai Andai, Kamis (22/1/2026).
Pembinaan tersebut dilakukan bersama sejumlah kepala SOPD terkait dan dirangkai dengan penyerahan secara simbolis Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (BPRTLH) di Kelurahan Telaga Biru.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan layanan dasar yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial, dapat terintegrasi dan dirasakan langsung oleh warga.
"Posyandu hari ini harus menjadi pusat layanan terpadu yang menjawab 6 SPM, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga penataan lingkungan,” ujar Hj Neli Listriani.
Menurutnya, pembinaan menjelang lomba tingkat provinsi harus dimaknai sebagai evaluasi kualitas layanan, bukan sekadar mengejar prestasi.
Ia menekankan, keberhasilan Posyandu 6 SPM sangat bergantung pada dukungan lintas sektor.
"Ulun (saya,red) berharap seluruh SOPD memberikan dukungan nyata dan berkelanjutan sesuai tugas dan fungsinya. Jika semua bergerak bersama, posyandu kita mampu menjadi contoh pelayanan publik yang berdampak,” tegasnya.
Hj Neli Listriani juga mengapresiasi dedikasi para kader posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
"Kegiatan ini harus berujung pada peningkatan kesejahteraan warga. Lomba hanyalah pemicu, sedangkan tujuan utamanya adalah memastikan layanan dasar terpenuhi secara adil dan berkelanjutan,” pungkasnya. (prkm/jp).


















