TANAH BUMBU- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Merdeka (Gerindra), HM. Alpiya Rakhman, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel VI yang meliputi Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu, pada 14 hingga 21 Januari 2026.
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Alpiya Rakhman untuk kembali hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dua arah guna menyerap aspirasi secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, ia mengunjungi sejumlah titik dan menggelar dialog terbuka dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, tokoh agama, hingga kelompok masyarakat lainnya.
Dalam suasana yang penuh keakraban, warga menyampaikan beragam aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Aspirasi tersebut antara lain terkait kebutuhan alat dan bantuan pertanian, perbaikan infrastruktur jalan, serta hibah untuk majelis taklim dan kegiatan sosial keagamaan. Selain itu, masyarakat juga menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi, khususnya di wilayah Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, yang dinilai belum tertangani secara optimal.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Alpiya Rakhman, menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD, baik dalam fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan.
Ia menyebut, bahwa persoalan banjir menjadi perhatian serius karena hampir setiap tahun terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk daerah pemilihannya di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.
"Masyarakat berharap adanya program penanggulangan dan mitigasi banjir yang lebih terencana dari Pemerintah Provinsi. Aspirasi ini tentu akan kami tindak lanjuti dan disinkronkan dengan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain persoalan infrastruktur dan lingkungan, masyarakat juga menyampaikan usulan terkait peningkatan wawasan dan informasi mengenai program-program pemerintah tahun 2026, termasuk dukungan sarana pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahkan, muncul aspirasi khusus dari Kecamatan Satui yang mengharapkan realisasi Sekolah Luar Biasa (SLB), yang hingga kini dinilai belum terealisasi.
Sebagai Wakil Ketua DPRD Kalsel, Alpiya Rakhman turut menekankan pentingnya penguatan mental dan karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di masa mendatang. Menurutnya, peran DPRD tidak hanya sebatas menyerap aspirasi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat, khususnya kalangan muda, dalam proses pembangunan daerah.
Melalui kegiatan reses ini, Alpiya Rakhman berharap kehadiran DPRD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus mampu melahirkan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan riil rakyat serta mendorong pembangunan Kalimantan Selatan yang lebih inklusif dan berkeadilan. (sar/ali/jp).
