KANDANGAN- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Sholat Sebagai Refleksi Perjalanan Isra Mi’raj”. Kegiatan penuh khidmat ini berlangsung di Pendopo Bupati Kabupaten HSS, Selasa (06/01/2026).
Peringatan Isra Mi’raj tersebut menjadi momentum silaturahmi dan penguatan spiritual bagi seluruh jajaran TP PKK serta organisasi wanita di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Acara tersebut di hadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, Wakil Ketua TP PKK Hj Misnawati Suriani, Pembina TP PKK Hj Isnaniah Achmad Fikry, Staf Ahli TP PKK Yuniarti, Ketua Bidang I TP PKK Hj Elyani Yustika M. Noor, serta perwakilan organisasi wanita seperti GOW Kabupaten HSS, Gatriwara, Persit, Bhayangkari, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten HSS, ibu-ibu Majelis Rumah Pintar, ziran Lorong Bupati, dan seluruh undangan yang berhadir.
Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dapat kembali berkumpul dan bersilaturahmi dalam suasana penuh keimanan.
"Dengan penuh rasa syukur dan bahagia, hari ini kita dapat kembali berkumpul untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan serta menumbuhkan kecintaan kita untuk terus mengamalkan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menyampaikan, bahwa peringatan Isra Mi’raj hendaknya tidak dimaknai sebatas seremonial, namun menjadi ruang refleksi untuk memperbaiki kualitas ibadah, khususnya sholat, sebagaimana pesan utama dari peristiwa agung Isra Mi’raj.
"Melalui peringatan ini, ulun (saya,red) berharap kita semua dapat merefleksikan kembali kualitas salat kita, serta mengimplementasikan nilai-nilai salat dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat, sejalan dengan tema yang kita usung hari ini,” tambahnya.
Ketua TP PKK juga menegaskan peran strategis TP PKK sebagai pelopor dan penggerak dalam membina keluarga yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Menurutnya, keluarga yang kokoh secara spiritual merupakan fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
"Besar harapan ulun (saya,red), TP PKK dapat terus memperkuat perannya dalam membangun keluarga yang beriman dan berakhlak mulia. Dari keluarga yang kuat, akan lahir masyarakat yang rukun dan sejahtera,” ujarnya.
Menutup sambutannya ia mengajak seluruh hadirin menjadikan peringatan Isra Mi’raj ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran perempuan dalam membina keluarga dan masyarakat yang religius.
"Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa melimpahkan rahmat, hidayah, dan keberkahan kepada kita semua,” jelasnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya Ustadzah Napsiah, S.H.I, menyampaikan makna dan hikmah Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, khususnya terkait perintah salat sebagai tiang agama.
Ia menekankan, bahwa salat harus diawali dengan niat yang lurus, wudhu yang benar, bacaan yang sesuai tuntunan, serta diakhiri dengan memperbanyak istighfar untuk membersihkan dosa lahir maupun batin. (ari/jp).

















