BANJARMASIN- Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR menghadiri kegiatan Pagelaran dan Hasil Karya Siswa SMP Negeri 2 Banjarmasin yang digelar di lingkungan sekolah tersebut, Kamis (22/1/2026) pagi.
Kegiatan ini menampilkan beragam rangkaian Karasminan (Kebudayaan Banjar) sebagai upaya pelestarian budaya lokal di lingkungan pendidikan. Berbagai penampilan seni tradisional turut memeriahkan acara, di antaranya tarian Radap Rahayu, Bausung Pengantin, hingga Madihin yang mendapat antusiasme dari para tamu undangan dan siswa.
Selain pertunjukan seni, kegiatan ini juga menampilkan hasil karya siswa berupa karya sastra, poster dua dimensi dan tiga dimensi, infografis, serta kegiatan Market Days yang menjual beragam makanan khas Banjar hasil kreasi para siswa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Banjarmasin.
Diketahui, Wali Kota Banjarmasin dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin merupakan alumni satu angkatan di SMP Negeri 2 Banjarmasin, yakni angkatan tahun 1994–1997, sementara Kasatpol PP merupakan alumni angkatan 1980.
Kegiatan ini juga terasa istimewa karena bernuansa reuni, dengan kehadiran sejumlah alumni yang merupakan rekan seangkatan Wali Kota Banjarmasin.
Dalam sambutannya Wali Kota Banjarmasin, HM. Yamin HR mengapresiasi SMP Negeri 2 Banjarmasin yang dinilai konsisten melestarikan kebudayaan Banjar melalui kegiatan pendidikan. Ia berharap sekolah-sekolah menengah pertama lainnya di Kota Banjarmasin dapat meniru langkah positif tersebut.
"Saya berharap SMP-SMP di Banjarmasin bisa seperti SMP Negeri 2 ini, yang tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah melalui kegiatan-kegiatan kreatif siswa,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan Paskibra SMP Negeri 2 Banjarmasin, yakni tim Putri Junjung Buih, yang sebelumnya berhasil meraih Juara II pada ajang Paskibaraka Passion 2025 yang berlangsung pada 10-12 Januari 2025 di SMAN 5 Banjarmasin.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Banjarmasin menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kreativitas siswa sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. (prkm/jp).
