BREAKING NEWS

Selasa, 24 Maret 2026

Bupati Barito Timur Soroti Irigasi Rusak dan Krisis Bibit Ikan, Minta Percepat Penanganan

TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin menyoroti serius kerusakan jaringan irigasi dan terbatasnya bibit ikan yang dinilai menjadi penghambat utama peningkatan produksi pertanian dan perikanan di daerahnya.

Hal itu disampaikan M. Yamin saat melakukan kunjungan lapangan bersama Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) 924/Uria Mapas, Selasa (24/3/2026), di sejumlah titik strategis, termasuk Bendung Tampa, Bendung Karau, serta beberapa balai benih ikan.

Menurut Yamin, potensi lahan pertanian di Barito Timur sebenarnya sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai.

"Potensinya jelas besar, tetapi tidak akan berdampak signifikan kalau jaringan irigasi rusak dan distribusi air tidak sampai ke lahan petani. Ini persoalan mendasar yang harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Ia menyebutkan, bahwa kerusakan jaringan sekunder dan tersier serta minimnya saluran irigasi tersier menyebabkan sejumlah wilayah belum teraliri air secara optimal, meski kapasitas bendung mencukupi.

"Jangan sampai bendung besar, tapi sawah petani tetap kekeringan. Artinya ada yang tidak beres dalam sistemnya,” ujarnya.

Selain irigasi, M. Yamin juga menyoroti keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dinilai memperlambat peningkatan produktivitas.

Di sektor perikanan, ia menilai persoalan tidak kalah krusial. Tingginya minat masyarakat untuk budidaya ikan belum didukung ketersediaan bibit yang memadai.

"Kita tidak bisa bicara peningkatan produksi kalau bibit saja sulit didapat. Ini harus jadi perhatian serius,” katanya.

M. Yamin mengungkapkan, dari dua balai benih ikan milik daerah, hanya satu yang berfungsi optimal, sementara lainnya belum maksimal akibat kerusakan infrastruktur.

"Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Balai benih harus kita hidupkan kembali agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Barito Timur akan mempercepat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk rehabilitasi jaringan irigasi serta revitalisasi balai benih ikan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan TNI, guna mempercepat penanganan di lapangan.

"Kita butuh kerja cepat dan terintegrasi. Kalau hanya mengandalkan satu pihak, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Kunjungan ini, lanjut Yamin, menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis kondisi riil di lapangan agar program yang dijalankan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Yang kita cari bukan sekadar data di atas kertas, tapi solusi nyata untuk petani dan pembudidaya ikan,” pungkasnya. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes