BANJARBARU- Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Kanturi II, RT 029/RW 006, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (26/2/2026) sore.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Safari Ramadan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru Tahun 2026 yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Turut mendampingi Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, H Riandy Hidayat, serta jajaran pemerintah kota.
Dalam sambutannya Wali Kota Lisa menekankan pentingnya kesinambungan komunikasi antara pemerintah dan warga.
"Mudah-mudahan bukan hanya satu kali pada saat Safari Ramadan ini saja. Saya menginginkan ini berkelanjutan pada momen kegiatan lain, agar kami bisa langsung bersilaturahmi dan bertatap muka dengan warga di masing-masing kelurahan dan kecamatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen memberikan pelayanan optimal sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Kami sebagai pelayan dan abdi masyarakat tentu ingin memberikan pelayanan terbaik, sehingga apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud, menjadikan Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera (EMAS) bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp60 juta untuk Masjid Al-Ikhlas. Selain itu, sejumlah musala di Kecamatan Landasan Ulin masing-masing menerima bantuan Rp10 juta. Pemerintah kota juga menyerahkan bingkisan kepada para marbot masjid sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam merawat rumah ibadah.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Melalui Safari Ramadan, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap dapat membangun komunikasi yang terbuka dan responsif, sehingga setiap program pembangunan selaras dengan kebutuhan masyarakat. (mc/jp).
