KUALA PEMBUANG- Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar kawasan Islamic Center Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kamis (12/3/2026). Peristiwa tabrakan beruntun tersebut mengakibatkan dua anak meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat sebuah sepeda listrik yang dikendarai anak-anak melakukan manuver putar balik di badan jalan. Pada saat bersamaan, dua sepeda motor yang melaju dari arah belakang diduga tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan beruntun.
Benturan keras membuat para pengendara dan penumpang kendaraan terjatuh di badan jalan. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan pertama sebelum para korban dievakuasi.
Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, membenarkan peristiwa kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut.
"Berdasarkan kronologi sementara, kejadian berawal saat pengendara sepeda listrik melakukan putar balik. Dari arah belakang datang dua sepeda motor yang kemudian menabrak secara beruntun hingga para pengendara terjatuh,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jum'at (13/3/2026).
Menurutnya, dua korban dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Para korban luka saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Kuala Pembuang.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Seruyan, Iptu Subronto, menambahkan bahwa dua korban meninggal dunia merupakan anak di bawah umur, yakni berinisial M (12) dan IK (10).
"Total korban dalam kejadian ini ada tujuh orang, terdiri dari tiga pengendara sepeda listrik dan empat pengendara sepeda motor. Dua orang meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang,” jelasnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas. Orang tua diminta untuk mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anak, khususnya di jalan umum.
"Keselamatan harus menjadi prioritas. Patuhi aturan lalu lintas dan gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm agar risiko fatal saat kecelakaan dapat diminimalkan,” tegasnya. (gan/jp).

