BREAKING NEWS

Selasa, 07 April 2026

Bayi Prematur 980 Gram di Barito Timur Berjuang Hidup, Pemkab Siapkan Bantuan Sosial

TAMIANG LAYANG- Seorang bayi prematur asal Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, tengah berjuang untuk tumbuh sehat setelah lahir pada usia kehamilan 28 minggu dengan berat hanya 980 gram.

Bayi yang tercatat sebagai anak dari Ny. Nola itu kini telah menjalani perawatan intensif selama 36 hari di rumah sakit rujukan di Kandangan.

Asisten I Sekretariat Daerah Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, mengatakan kondisi bayi mulai menunjukkan perkembangan positif setelah penanganan gangguan pernapasan berhasil dilakukan.

"Alhamdulillah kondisi napas sudah teratasi. Saat ini fokus perawatan pada penambahan berat badan dan metode kangguru,” ujarnya, Selasa (7/4/2026). 

Di tengah proses pemulihan, keluarga bayi menghadapi keterbatasan. Ibu bayi diketahui sedang berada di rumah tahanan, sementara nenek yang mendampingi mengalami kesulitan ekonomi.

Sejumlah kebutuhan di luar tanggungan BPJS, seperti popok, perlengkapan bayi, dan biaya transportasi dari Barito Timur ke Kandangan, menjadi beban tambahan bagi keluarga.

Selain itu, keterbatasan akses pendampingan di ruang NICU membuat keluarga harus menyesuaikan waktu kunjungan, seperti saat pemberian ASI dan penerapan metode kangguru, yang turut menambah kebutuhan biaya akomodasi.

Atas hal itu, Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, memberikan perhatian dan mendorong penyaluran bantuan bagi keluarga bayi.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur saat ini tengah memproses bantuan sosial, termasuk dukungan untuk kebutuhan bayi dan biaya akomodasi bagi nenek selama mendampingi perawatan di rumah sakit.

Pemantauan kondisi bayi terus dilakukan oleh tenaga medis di rumah sakit rujukan. Ke depan, bayi tersebut masih memerlukan perhatian khusus, termasuk kontrol rutin tumbuh kembang serta kemungkinan penggunaan susu formula khusus karena ibu belum dapat menyusui secara langsung. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes