KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor, menegaskan peringatan Hari Kartini 2026 harus menjadi momentum memperkuat komitmen pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bukan sekadar seremoni.
Penegasan itu disampaikan Bupati H Syafrudin Noor saat menghadiri peringatan Hari Kartini di HSS, Selasa (28/4/2026).
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak dan pendidikan perempuan.
Ia menekankan, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana perempuan diberi ruang untuk tumbuh, berkarya, dan berperan dalam pembangunan.
Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten HSS mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045”.
Bupati berharap, momentum Hari Kartini dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor serta membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi unggul melalui pola asuh berkualitas, pendidikan yang baik, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli PKK, Dr. Yuniarti, membacakan biografi singkat Raden Ajeng Kartini yang menginspirasi perjuangan emansipasi perempuan.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini diisi dengan berbagai agenda, antara lain fashion show karya Hj Tata Syafrudin Noor, talk show, serta penyerahan penghargaan Kartini Inspiratif Kabupaten HSS Tahun 2026.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi wanita, tokoh perempuan, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSS. (ari/jp).





