MARABAHAN- Wakil Bupati Barito Kuala (Batola), Herman Susilo, membuka kegiatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal di sektor konstruksi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Dinas PUPR Batola, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, perwakilan BP2JK Wilayah Kalimantan Selatan, serta Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalsel.
Dalam sambutannya Wabup Herman Susilo mengapresiasi Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi atas pelaksanaan sertifikasi tersebut. Ia menegaskan, bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas daerah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
"Fasilitas ini mencakup asrama, ruang kelas, hingga laboratorium. Karena itu, pembangunannya harus memenuhi standar kualitas terbaik. Sertifikasi ini menjadi bukti komitmen peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Wabup Herman juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurutnya, kondisi geografis Barito Kuala menuntut ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang terampil dan tersertifikasi.
Ia menyebutkan, bahwa sertifikasi tenaga konstruksi diperlukan untuk meningkatkan daya saing pekerja lokal, menjamin mutu hasil pekerjaan melalui penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja, serta memastikan keamanan dan ketahanan bangunan.
Di akhir kegiatan, Wabup Herman mengimbau peserta mengikuti uji kompetensi secara serius. Ia juga meminta pelaksanaan asesmen dilakukan secara objektif agar menghasilkan tenaga konstruksi yang profesional.
Usai membuka acara, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di lokasi proyek. (dsk/ali/jp).
