TAMIANG LAYANG- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang mengikuti ibadah perayaan Paskah secara virtual, Minggu (5/4/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di aula klinik rutan dan diikuti oleh WBP beragama Nasrani.
Ibadah tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Yayasan Pelayanan Kasih Bethesda. Perayaan dipimpin oleh Pendeta Yani Setyawati Lim sebagai pembicara utama.
Meski dilaksanakan secara daring, ibadah berlangsung lancar dan tetap menghadirkan suasana kebersamaan serta penguatan spiritual bagi para peserta.
Dalam sambutannya Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menegaskan pentingnya pembinaan kerohanian sebagai bagian dari proses pembentukan karakter WBP.
Ia mengajak peserta menjadikan Paskah sebagai momentum refleksi diri dan peningkatan kualitas spiritual.
Mengusung tema “Dalam Kebangkitan Yesus, Belenggu Telah Dipatahkan” yang diambil dari 1 Korintus 15:55, ibadah ini mengajak WBP memaknai kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas dosa dan penderitaan. Nilai tersebut diharapkan mampu menumbuhkan harapan baru serta semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, WBP diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari.
Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan kepribadian WBP melalui kegiatan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan. (zi/jp).
