TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, secara resmi melepas 103 jemaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Jum'at (1/5/2026), di GPU Mantawara, Tamiang Layang.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, asisten setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Haji dan Umrah, para camat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati M. Yamin, menekankan pentingnya menjaga niat, kesehatan, dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Dari jutaan umat Islam yang merindukan Baitullah, Bapak dan Ibu adalah tamu Allah SWT yang terpilih. Ini merupakan nikmat luar biasa yang patut disyukuri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan jemaah agar meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, menjaga sikap dan lisan, serta meningkatkan kesabaran selama menjalani rangkaian ibadah haji.
Selain itu, faktor kesehatan menjadi perhatian utama. Bupati mengingatkan adanya perbedaan cuaca ekstrem antara Arab Saudi dan Indonesia. Karena itu, jemaah diminta mengikuti arahan petugas kesehatan, menjaga pola makan, serta cukup beristirahat.
"Jaga kekompakan dan tunjukkan akhlak mulia. Bapak dan Ibu membawa nama Kabupaten Barito Timur,” tegasnya.
Bupati juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan kemajuan daerah, khususnya Kabupaten Barito Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah, agar tetap aman, damai, dan sejahtera.
Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah, Misnohartaku, melaporkan bahwa seluruh persiapan keberangkatan telah dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.
Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari transportasi, pengawalan, layanan kesehatan, hingga konsumsi selama perjalanan menuju embarkasi di Banjarmasin.
"Disiapkan empat unit bus besar dan satu bus kecil untuk pengangkutan jemaah, serta pengawalan dari kepolisian dan dinas perhubungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh jemaah juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk vaksinasi COVID-19, meningitis, dan influenza, serta mengikuti manasik haji.
Selain itu, Pemkab Barito Timur menyediakan seragam batik khas daerah sebagai identitas jemaah selama perjalanan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (zi/jp).










