JAKARTA- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melakukan audiensi dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya No. 29, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis dalam memperkuat publikasi, komunikasi publik, serta dukungan terhadap tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Delegasi SMSI dipimpin Ketua Umum Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, serta Wakil Ketua Dewan Penasihat Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si.. Sementara dari pihak ABPEDNAS hadir Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, Ketua Umum Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, dan Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.
Dalam pertemuan tersebut, Firdaus memaparkan perkembangan SMSI yang kini menaungi lebih dari 3.000 perusahaan media siber di seluruh Indonesia dan telah menjadi konstituen Dewan Pers. Ia menegaskan kesiapan SMSI untuk berperan dalam memperkuat diseminasi informasi pembangunan, khususnya di tingkat desa.
"Kami hadir untuk membangun sinergi dalam mendukung penguatan aspirasi masyarakat serta tata kelola pemerintahan desa melalui ekosistem media yang kami miliki,” ujar Firdaus.
Ia menambahkan, jaringan SMSI di 35 provinsi dapat dimaksimalkan untuk mendukung publikasi program ABPEDNAS, baik dalam penyampaian informasi, edukasi publik, maupun fungsi kontrol sosial sesuai Undang-Undang Pers.
Sementara itu, Reda Manthovani menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan, bahwa ABPEDNAS memiliki peran strategis dalam memperkuat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai unsur pengawasan dan penyalur aspirasi masyarakat desa.
"Penguatan desa adalah investasi jangka panjang bangsa. BPD harus menjadi garda terdepan dalam memastikan tata kelola desa yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, termasuk media dan aparat penegak hukum, dalam memperkuat tata kelola desa yang profesional dan berintegritas.
Senada, Indra Utama menyatakan bahwa kerja sama dengan SMSI merupakan bagian dari upaya memperluas sinergi nasional ABPEDNAS, terutama dalam penguatan kelembagaan dan kapasitas BPD di seluruh Indonesia.
"Kolaborasi ini penting untuk membangun gotong royong dalam menjaga dan membangun desa,” katanya.
Adhitya Yusma Perdana menambahkan, bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan hasil Rapat Pimpinan Nasional ABPEDNAS, termasuk penguatan program kelembagaan dan peningkatan partisipasi publik dalam pembangunan desa.
Audiensi ditutup dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret di tingkat daerah, serta memperluas kolaborasi dalam publikasi dan penguatan informasi pembangunan desa di seluruh Indonesia. (rls/ali/jp).
