MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) meluncurkan program inovasi ATM Beras sebagai sistem penyaluran bantuan pangan berbasis otomatis.
Program tersebut diresmikan Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi di halaman Kantor Kecamatan Belawang, Senin (29/6/2026).
Pada tahap awal, program menyasar 1.126 penerima manfaat di dua kecamatan, yakni 817 warga di Kecamatan Belawang dan 309 warga di Kecamatan Jejangkit.
Dalam sambutannya Bupati H Bahrul Ilmi, menegaskan bahwa ATM Beras menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kurang mampu.
"Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjawab kesulitan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan," kata H Bahrul Ilmi.
Ia juga meminta seluruh kepala desa aktif melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak. Ke depan, Pemkab Barito Kuala menargetkan program ATM Beras diperluas secara bertahap hingga menjangkau seluruh 17 kecamatan.
Sebelumnya, Kepala DKPP Barito Kuala, H Suwartono Susanto, mengatakan setiap penerima akan memperoleh bantuan sebanyak 5 liter beras per bulan selama empat bulan berturut-turut.
"Program ini merupakan wujud komitmen Bupati Barito Kuala dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan pangan bagi warga yang membutuhkan," ujarnya.
Menurut Suwartono, ATM Beras dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan pangan sehingga distribusi dapat berlangsung lebih tepat sasaran.
Peluncuran program ditandai dengan pengguntingan pita, tapping kartu ATM Beras, serta penyerahan kartu ATM Beras secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat oleh Bupati didampingi Kepala DKPP.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Barito Kuala, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf khusus Bupati, Camat Belawang beserta Forkopimcam, serta para kepala desa se-Kecamatan Belawang. (dsk/ali/jp).
