MARABAHAN- Momentum pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dimanfaatkan Cafe Despacito sebagai bentuk dukungan kepada para penghafal Al-Qur’an (tahfiz) dan kafilah yang mengikuti kegiatan tersebut.
Pemilik Cafe Despacito, Hery Sasmitha, mengatakan program makan gratis ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan moral agar para tahfiz semakin semangat dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an selama pelaksanaan MTQ di Batola.
"Ini secara pribadi saya sebagai pelaku usaha kuliner di Barito Kuala. Kami menggratiskan makan bagi para tahfiz dari 1 juz hingga 30 juz. Ini bagian dari investasi untuk akhirat dengan memanfaatkan momentum MTQ,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Hery menjelaskan, kebijakan tersebut diberlakukan dengan kategori hafalan Al-Qur’an. Tahfiz dengan hafalan 1–5 juz mendapatkan makan gratis satu kali selama pelaksanaan MTQ. Untuk hafalan 5–10 juz dua kali makan, 11–20 juz empat kali makan, sedangkan penghafal 30 juz mendapatkan fasilitas makan gratis tanpa batas.
"Ini murni niat dari hati dan menggunakan dana pribadi tanpa ada maksud lain. Bahkan sejak hari pertama MTQ sudah ada tahfiz 30 juz yang datang dan memanfaatkan program ini,” tambahnya.
Program makan gratis tersebut telah berjalan sejak awal pelaksanaan MTQ di Kabupaten Barito Kuala. (hru/jp).
