TAMIANG LAYANG- Warga Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, dikejutkan dengan temuan lubang pada sejumlah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Protestan dan Advent, Selasa (23/6/2026). Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Polsek Pematang Karau bersama unsur Forkopimcam langsung melakukan pengecekan setelah laporan dari ahli waris yang menemukan lubang bekas galian pada makam keluarganya berinisial S. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menduga terdapat sekitar 14 makam yang menunjukkan tanda-tanda pernah dibongkar, sebagian besar merupakan makam perempuan.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso melalui Kasihumas Polres Bartim, AKP Eko Sutrisno, membenarkan adanya temuan tersebut dan memastikan pihaknya telah menurunkan jajaran Polsek Pematang Karau untuk melakukan penyelidikan.
"Benar, kami menerima laporan terkait temuan lubang di sejumlah makam di Desa Lebo. Kapolres telah memerintahkan Polsek Pematang Karau untuk melakukan penyelidikan mendalam serta berkoordinasi dengan tokoh agama dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa peristiwa tersebut masih dalam tahap dugaan dan meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi keluar.
"Ini masih dugaan. Kami imbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum pasti agar situasi tetap kondusif,” katanya.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepasang sarung tangan, sebilah kayu, dan dua botol bekas obat batuk. Hingga kini, motif di balik dugaan pembongkaran makam masih didalami oleh Unit Reskrim Polsek Pematang Karau.
AKP Eko Sutrisno menambahkan, situasi di Desa Lebo saat ini dalam kondisi kondusif setelah dilakukan penanganan awal di lapangan.
"Perkembangan kasus akan kami sampaikan secara resmi setelah proses penyelidikan selesai,” pungkasnya. (zi/jp).










