BREAKING NEWS

Rabu, 19 Agustus 2026

Komisi I DPRD Kalsel Pelajari Corporate University Jawa Barat untuk Perkuat Kompetensi ASN

BANDUNG- Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalsel mempelajari penerapan Corporate University (CorpU) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai upaya memperkuat pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

Kunjungan kerja tersebut berlangsung di BPSDM Provinsi Jawa Barat, Rabu (19/8/2026). Rombongan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H Rais Ruhayat bersama anggota Komisi I dan perwakilan BPSDM Kalsel.

Rombongan diterima Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan BPSDM Jawa Barat, Risgiyanto, didampingi Analis Pengembangan Kompetensi Ahli Madya, Tugiman.

Dalam pertemuan tersebut, BPSDM Jawa Barat memaparkan konsep, strategi, dan implementasi Jabar Corporate University. Program tersebut mengintegrasikan pengembangan kompetensi ASN dengan kebutuhan organisasi serta target pembangunan daerah.

Melalui pendekatan CorpU, pengembangan kompetensi aparatur tidak hanya mengandalkan pelatihan formal. Pembelajaran juga diarahkan melalui berbagai metode yang mendukung peningkatan kinerja organisasi dan penyelesaian persoalan pemerintahan.

H Rais Ruhayat mengapresiasi inovasi BPSDM Jawa Barat dalam mengembangkan kapasitas ASN melalui pendekatan Corporate University. Menurutnya, model tersebut dapat menjadi referensi bagi Kalsel dalam membangun sistem pengembangan kompetensi aparatur yang lebih terarah dan berkelanjutan.

"Konsep Corporate University ini sangat baik karena tidak hanya berfokus pada pelatihan formal, tetapi juga memastikan kompetensi ASN yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah. Ini menjadi referensi yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

H Rais menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya aparatur merupakan investasi jangka panjang yang perlu dilakukan secara konsisten. Kompetensi ASN, kata dia, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menilai Corporate University berpotensi menjadi instrumen strategis untuk menyiapkan ASN yang kompeten, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan daerah serta perkembangan teknologi.

"Kami mendukung apabila ke depan lahir inovasi serupa di Kalimantan Selatan. Pengembangan kompetensi ASN harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar menghasilkan SDM yang sesuai kebutuhan daerah, perkembangan teknologi, serta tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat,” katanya.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi DPRD dan BPSDM Kalsel dalam merumuskan pengembangan kompetensi ASN yang lebih terintegrasi, berbasis kebutuhan organisasi, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. (sar/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes