KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berencana mengalokasikan anggaran untuk pengadaan tiga perahu naga baru melalui APBD Perubahan 2026. Sarana tersebut disiapkan untuk mendukung latihan atlet sekaligus penyelenggaraan lomba dayung di daerah.
Rencana itu disampaikan Wakil Bupati HSS, H Suriani saat membuka Lomba Dayung Perahu Naga HSS 2026 di Dermaga Pelabuhan LLASDP Dinas Perhubungan, Desa Tumbukan Banyu, Kecamatan Daha Selatan, Sabtu (29/8/2026).
"Pemkab HSS akan selalu mendukung setiap kegiatan olahraga di daerah. Wujud kepedulian ini insya Allah akan kita realisasikan pada APBD Perubahan 2026 mendatang dengan mengalokasikan pembelian tiga buah perahu naga baru,” ujar H Suriani.
Menurut H Suriani, tiga perahu tersebut nantinya dapat digunakan untuk menunjang latihan atlet dan mendukung penyelenggaraan berbagai event dayung di HSS, termasuk kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten HSS.
Suriani hadir mewakili Bupati HSS, H Syafrudin Noor dalam pembukaan lomba yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026. Pembukaan ditandai dengan penyerahan kayuh perahu secara simbolis kepada panitia pelaksana.
Dalam sambutan tertulis Bupati HSS, H Syafrudin Noor yang dibacakan H Suriani, disebutkan bahwa kondisi geografis HSS yang memiliki wilayah perairan menjadi salah satu modal dalam pengembangan olahraga dayung.
Ia mendorong potensi tersebut diikuti pembinaan secara berkelanjutan agar atlet HSS mampu meningkatkan prestasi dan bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional.
"Lomba dayung ini hendaknya dimaknai sebagai penyemangat untuk terus berpacu membangun banua, serta lambang kebersamaan dan kolaborasi menuju masa depan. Cita-cita pembangunan tidak akan bisa dicapai tanpa adanya kerja sama yang solid,” kata H Suriani.
Pengembangan olahraga dayung, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana memanfaatkan potensi daerah dan memberikan ruang positif bagi generasi muda.
Penyediaan sarana olahraga, pembinaan atlet, serta pelaksanaan kompetisi secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat pembinaan olahraga dayung di HSS.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) HSS sekaligus Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) HSS, Dody Puriyandhani, mengatakan lomba tahun ini juga diarahkan untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mendorong regenerasi.
Kategori undangan pada hari pertama diikuti sembilan tim dari Kabupaten Banjar, Balangan, Hulu Sungai Utara, Kota Banjarmasin, serta dua tim dari HSS.
Sementara kategori lokal pada hari kedua diikuti 21 tim dari wilayah Daha.
"Setiap tim lokal diwajibkan menyertakan minimal empat orang atlet yang berusia di bawah 18 tahun,” kata Dody.
Para peserta berlomba menempuh lintasan sepanjang 500 meter dengan garis finis berada di depan dermaga pelabuhan. Selain memperebutkan trofi dan uang pembinaan, lomba tersebut menjadi ajang bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding.
Pada kategori undangan, Wasaka Banjarmasin meraih juara pertama. Satria Muda (Alalak) menempati posisi kedua, sedangkan Kabupaten Banjar berada di peringkat ketiga.
Hasil lengkap kategori undangan Juara I Wasaka Banjarmasin; Juara II Satria Muda (Alalak); Juara III Kabupaten Banjar; Juara IV Satria Wangkang Battalion; Juara V PODSI HSS; dan Juara VI Daha HSS.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD HSS dari Dapil Daha, H Husnan, Ketua KONI HSS, Syamsuri Arsyad, perwakilan unsur Forkopimda HSS, kepala OPD terkait, jajaran camat se-Wilayah Daha, perwakilan BUMD dan perusahaan pendukung, serta official dan manajer tim. (ari/jp).
























