MARABAHAN- Ratusan penghobi motor trail dari berbagai daerah meramaikan Trail Adventure dan Trail Game Jelajah Alam Marabahan (JAM) 2026 di kawasan Long Storage, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
JAM 2026 tidak hanya menjadi ajang adu ketangkasan dan kemampuan teknis para rider, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi, membangun sportivitas, sekaligus memperkenalkan potensi alam dan jalur petualangan di wilayah Marabahan.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Batola, H Bahrul Ilmi, Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, Wakil Bupati Batola, Herman Susilo, Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Sadam Husin Naparin, S.H.
Turut hadir Kajari Batola, Andrianto Budi Santoso, Kapolres Batola, AKBP Susilawati, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, Ketua Pelaksana Trail Adventure JAM H Isman Almatsay, pimpinan EO Space Team Indonesia Rahmat Harianto, serta para peserta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan registrasi peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, laporan ketua panitia, sambutan Kajari Batola dan Bupati Batola, serta sambutan Kajati Kalimantan Selatan yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan.
Usai seremoni, para rider langsung menjajal jalur alam dalam sesi Trail Adventure. Karakter medan menjadi salah satu tantangan utama karena menuntut kemampuan teknis, keberanian, ketahanan fisik, dan penguasaan kendaraan.
Selain Trail Adventure, peserta juga mengikuti Trail Game yang mengedepankan unsur permainan, strategi, kekompakan, dan kemampuan menyelesaikan berbagai tantangan.
Kemeriahan kegiatan semakin bertambah dengan pengundian doorprize. Setelah seluruh rangkaian tantangan selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah utama Trail Game, pengundian doorprize utama, hiburan, dan penutupan.
Panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan dengan total Rp93,8 juta untuk tujuh kategori, yakni Build Up SE, Lokal Open Pro Non SE, Pemula Borneo, Bebek Modif, 40 Up Kelahiran 1986, 50 Up, dan Women.
Untuk kategori Build Up SE, Lokal Open Pro Non SE, dan Pemula Borneo, masing-masing juara pertama memperoleh Rp7 juta, juara kedua Rp5 juta, juara ketiga Rp3,5 juta, juara keempat Rp1,5 juta, dan juara kelima Rp1 juta.
Kategori Bebek Modif dan 40 Up Kelahiran 1986 masing-masing menyediakan hadiah Rp5 juta untuk juara pertama, Rp3 juta juara kedua, Rp2 juta juara ketiga, Rp1 juta juara keempat, dan Rp500 ribu juara kelima.
Sementara itu, kategori 50 Up menyediakan hadiah Rp2 juta bagi juara pertama, Rp1,5 juta juara kedua, Rp1 juta juara ketiga, Rp500 ribu juara keempat, dan Rp300 ribu juara kelima.
Adapun kategori Women menyediakan hadiah Rp5 juta untuk juara pertama, Rp3 juta juara kedua, Rp2 juta juara ketiga, Rp1 juta juara keempat, dan Rp500 ribu juara kelima.
Selain uang pembinaan, para pemenang juga mendapatkan trofi dan medali.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Polres Batola bersama Polsek Marabahan mengerahkan personel pengamanan.
Pengamanan tersebut berdasarkan Surat Perintah Nomor SPRIN/1003/VIII/PAM.3.3./2026 tertanggal 7 Agustus 2026. Sebanyak 10 personel dilibatkan dalam pengamanan dan dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal), Kapolsek Marabahan IPDA Dr. Bambang Rupaidi, S.H., M.H.
Kapolres Barito Kuala, AKBP Susilawati, melalui Kasi Humas Polres Batola IPTU Budi, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Menurutnya, kegiatan JAM 2026 memiliki nilai positif karena tidak hanya menjadi sarana olahraga dan rekreasi, tetapi juga mempererat kebersamaan antarkomunitas serta memperkenalkan potensi alam dan wisata di wilayah Barito Kuala.
"Yang paling utama adalah kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan kondusif. Selain itu, kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah positif bagi komunitas sekaligus memperkenalkan potensi alam dan wisata di wilayah Barito Kuala,” ujar IPTU Budi.
Ia menambahkan, aspek keselamatan peserta dan kelancaran kegiatan menjadi perhatian selama pelaksanaan event.
Di sisi lain, pemanfaatan jalur alam sebagai arena petualangan juga diharapkan tetap diiringi kesadaran menjaga kelestarian lingkungan. Kesiapan jalur, keselamatan peserta, dan pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam pengembangan kegiatan serupa.
Secara keseluruhan, Trail Adventure dan Trail Game Jelajah Alam Marabahan 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan tetap mengedepankan keselamatan peserta, kesiapan jalur, kelestarian lingkungan, serta promosi potensi wisata alam Marabahan.
Dengan konsep tersebut, JAM diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu ketangguhan para rider, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan turut mengangkat potensi wisata Kabupaten Barito Kuala. (hru/jp).













