TAMIANG LAYANG- Sebuah barak atau rumah kos lima pintu di Desa Danau RT. 01, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terbakar pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan dan sejumlah barang milik penghuni hangus terbakar.
Bangunan milik Teler Biwin (81) itu berukuran sekitar 5 x 13 meter. Sebagian besar konstruksinya terbuat dari kayu dengan atap seng.
Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Kapolsek Awang, IPTU Saiful Fazrianoor, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi bernama Eftani (40), api pertama kali terlihat dari bagian atas bangunan barak.
“Menurut keterangan saksi, api terlihat berasal dari bagian atas barak dan diduga akibat korsleting listrik,” ujar IPTU Saiful.
Setelah melihat api, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kantor Desa Danau. Warga bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan yang terdiri atas lima pintu. Personel Polsek Awang kemudian tiba di lokasi dan membantu warga melakukan pemadaman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah proses pemadaman selesai, personel kepolisian memastikan kondisi di sekitar lokasi telah aman.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp104 juta. Rinciannya, kerugian milik Teler Biwin diperkirakan sekitar Rp90 juta, Juni sekitar Rp4 juta, dan Dedi sekitar Rp10 juta.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendataan terkait kebakaran.
Kapolsek Awang, IPTU Saiful Fazrianoor juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi dan penggunaan listrik.
"Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik, kabel, maupun peralatan elektronik secara berkala. Apabila ditemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan korsleting, segera lakukan perbaikan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pesannya.
IPTU Saiful juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (zi/jp).
